
Asterion dan White Dragon betina terbang berputar-putar di atas langit Markas Pemberontak. Black Dragon dan White Dragon itu terus menyemburkan es, angin dingin, air, racun dan api.
"Aku tidak mengetahui di tempat ini ada seekor White Dragon yang sekuat ini, tetapi White Dragon ini bertindak tidak sesuai dengan kemauannya." batin Asterion.
Asterion menerjang ke arah White Dragon betina, kemudian mencakar, menggigit dan mencambuk menggunakan ekornya. Sedangkan White Dragon betina itu terus membalas serangan Asterion, di dalam Hierarki Dragon garis darah/jumlah suku kata nama adalah yang utama.
Sebagai seekor Dragon yang mempunyai 6 suku nama. Asterion lebih kuat daripada Beast Dragon muda yang mempunyai ranah yang sama, tetapi White Dragon betina itu dapat terus mengimbangi kekuatan Asterion.
"Blizzard!" Sebuah lingkaran sihir yang terdiri dari rune bahasa naga terbentuk di bawah kaki Asterion, badai salju terbentuk mengelilingi badan Asterion.
"Black Fire Tornado!" Sebuah lingkaran sihir yang terdiri dari rune bahasa naga terbentuk di bawah kaki White Dragon itu. Pusaran api hitam terbentuk mengelilingi tubuh White Dragon itu.
"Grooooarrr!!"
Tubuh Asterion perlahan membeku karena Skill element es milik White Dragon betina, sedangkan tubuh White Dragon betina terbakar oleh api hitam Asterion.
Mereka mengaum kesakitan. Semua pasukan pemberontak segera menembakan panah ke arah Asterion, tetapi Reiga memotong dan mencincang mereka semua dengan Regalia.
"Black Dragon Asterion! Dia bahkan mempunyai kekuatan seperti itu di usia muda dan yang paling mengejutkan adalah White Dragon itu dapat mengimbanginya. Aku harus membunuh White Dragon betina itu sebelum dia tumbuh jauh lebih kuat dan membalas dendam." Reiga bergumam.
"Demon! Jangan menganggu pertarungan ku! Apabila kamu mengganggu pertarungan ku! Aku bersumpah akan berduel sampai mati denganmu!" Asterion berkata menggunakan telepati suara.
Reiga tersenyum lebar, kemudian kembali bertarung dengan 5 orang ranah Legendary yang berada di sana.
Kalung budak yang berada di leher White Dragon itu meleleh akibat api hitam Asterion. Seekor White Dragon bersisik putih salju dan mata biru itu melihat ke arah Asterion. White Dragon adalah Beast Dragon terindah dari semua Klan Colour Dragon.
"Aku baru kali bertarung dengan seekor Dragon dengan ranah dan level sama yang dapat menandingi kekuatanku!" White Dragon itu berkata dengan dingin.
"Namaku Asterion! Seekor Crossbreed Black Dragon yang terhormat! Kamu sudah terbebas dari perbudakan, bukankah sebaiknya kita akhiri pertarungan ini?" Black Dragon dengan sisik hitam dan mata merah itu berkata.
"Namaku Aneira! Seekor White Dragon dengan 7 kata suku nama! Putri dari White Dragon King Snowfall dan White Dragon King Icylis. Black Dragon, aku mengakuimu! Maka mari kita lanjutkan pertarungan." Aneira menjawab seraya menggeram ke arah Asterion.
"7 Suku kata nama!" batin Asterion.
"Aneira, pergilah! Aku harus membantu Masterku sekarang! Apabila kamu ingin bertarung denganku, maka cari aku ke wilayah Regulus." Asterion berkata.
"Apakah kamu adalah Beast kontrak manusia? Seekor Black Dragon yang kuat sepertimu tidak pantas untuk menjadi budak manusia!" Aneira berkata dengan suara bernada dingin, seraya menatap wajah Black Dragon itu dengan mata birunya yang indah.
"Master, adalah segalanya bagiku! Aku bahkan rela mengorbankan nyawaku untuknya." Asterion menjawab, kemudian berbalik dan berjalan pergi.
"Tunggu! Apabila kamu meninggalkan pertarungan ini, aku akan membunuh manusia itu dengan sangat kejam!" Aneira berteriak.
Asterion yang mendengarnya segera melirik ke arah Aneira. "Bajingan! Apakah kamu bosan untuk hidup?"
"Apabila kamu dapat mengalahkanku dalam pertarungan ini atau membunuhku. Aku akan menarik semua kata-kataku dan akan ikut bersamamu menjadi Beast kontrak manusia itu atau kamu bisa memberikan mayatku pada Mastermu sebagai hadiah." Aneira tersenyum.
Asterion memikirkan sesuatu, Aneira mencoba untuk memprovokasinya. Namun mengapa seekor White Dragon dengan 7 suku kata di namanya, rela untuk menjadi Beast kontrak manusia. Ada satu alasan untuk itu semua.
"Asterion, apabila seekor Dragon betina tertarik denganmu. Dia akan menilai mu dengan pertarungan atau memberikan makanan dan Herbal berharga untukmu. Dia akan selalu memprovokasi mu, kemudian apabila kamu tidak dapat bisa mengalahkannya dalam pertarungan. Dia akan mengalahkan kamu dan membawamu pergi bersamanya."
...****************...
Asterion mempunyai wajah yang sedikit memerah. "A-apakah, kamu menyukai aku?"
Aneira yang mendengarnya seolah-olah tertangkap basah saat mencuri. Dia memang menyukai Asterion, tetapi Asterion seperti seekor Black Dragon tampan yang tidak tertarik kepada Dragon betina.
Asterion memperhatikan wajah dan tubuh Aneira. Apabila dilihat dengan lebih teliti, Aneira adalah White Dragon betina yang sangat cantik dan sempurna. Bahkan dia lebih cantik dari Gold Dragon Rhea Eos yang sedang menunggu Ignis yang melakukan proses Rebirth.
Aneira berkeringat dingin. "Apa maksudmu? Kita baru pertama kali bertemu! Mengapa kamu melihatku seperti itu? Aku baru berusia 8 tahun!"
"Master mengatakan bahwa White Dragon betina mempunyai ego yang tinggi. Mereka tidak akan dengan mudah untuk mencintai seekor Dragon jantan, tetapi saat mereka mencintai satu pejantan. Mereka akan setia sampai akhir hidupnya." Asterion berjalan ke arah Aneira, wajahnya kemudian berhenti tepat di depan wajah Aneira.
"Kamu terlalu dekat! Apa yang kamu lakukan?" Jantung Aneira berdebar dengan kencang, begitupun dengan jantung Asterion.
"Apakah kamu mencintaiku? Aku akan menerima kamu menjadi pasanganku dan akan selalu setia kepadamu selama-lamanya. Apabila aku berselingkuh kamu boleh membunuhku dan mencabik-cabik tubuhku." Asterion berkata.
"Apakah kamu melamar aku di tempat ini! Tunggu kita baru bertemu 1 kali, aku membutuhkan waktu untuk memutuskannya." Aneira menjawab seraya mundur beberapa langkah.
"Aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama kepadamu. Aku adalah seekor Black Dragon dengan 6 suku kata nama, apakah aku tidak pantas menjadi pasanganmu?" Asterion terus berjalan maju, sedangkan Aneira terus berjalan mundur.
Akhirnya Aneira tersudut di tembok tebing, dia tidak bisa mundur lagi, sedangkan wajah Asterion tepat berada di depan wajahnya.
"A-aku."
Asterion menjilat wajah Aneira. "Apakah kamu mempunyai Dragon jantan lain yang kamu suka?"
Aneira menggeleng ringan. "Aku menerima kamu menjadi pasanganku, Asterion aku akan berada di sampingmu selamanya." Aneira mengusapkan kepalanya ke kepala Asterion.
"Tunggu! Setelah pertempuran ini kita akan kembali ke wilayah Regulus! Aku akan memperkenalkan mu kepada yang lainnya. Sekarang aku harus membantu Masterku!" Asterion berjalan pergi, sedangkan Aneira berjalan di samping Asterion.
"Siapa Mastermu? Apakah dia manusia yang kuat? Apakah dia mengontrak banyak Beast rank sedang?" Aneira bertanya.
"Masterku adalah Grand Duke Lazarus Regulus atau Urs The North! Dia adalah manusia yang sangat menarik dan kuat! Dia juga mengontrak lebih dari 25 Beast Rank tinggi." Asterion menjawab.
"Apakah kamu alpa kawanan? Kamu adalah Beast Crossbreed Dragon yang sangat kuat." Aneira bertanya.
"Hahaha. Saudaraku Ignis adalah Alpa kawanan, dia adalah Red Dragon dengan 6 suku kata nama dan sangatlah kuat! Aku berada di urutan kedua soal kekuatan yang awalnya aku berada di urutan ke 5." Asterion menjawab.
Aneira terkejut, seumur hidupnya dia hanya mengetahui 18 manusia yang mengontrak banyak Beast Rank tinggi.
"Asterion, apakah Mastermu akan menerima aku?" Aneira menjawab.
"Banyak Beast Rank tinggi yang ingin menjadi Beast kontrak Master. Namun Master hanya memilih Beast muda yang belum genap 100 tahun yang berbakat. Dia bahkan merawat bayi Beast rank tinggi." Asterion tersenyum, kemudian terbang bersama Aneira untuk membantu Lazarus.