
Kelompok Lazarus membunuh semua Dog Hunter. Mayat para Dog Hunter berserakan di sekitar Lazarus. Meskipun, gang ini berada di area Ibu Kota Zander, tetapi suasana terlihat sepi. Mungkin, semua orang tidak berani mendekati tempat ini karena mereka tahu tempat ini adalah sarang Dog Hunter.
Lazarus memasukan semua Beast Kontraknya kedalam cincin Draupnir. Namun, Crimson tetap melingkari tubuh Lazarus meskipun dia sudah berukuran panjang hampir 1,5 meter.
"Crimson, apakah kamu menyayangiku?" Lazarus bertanya.
Crimson mengangguk seolah-olah mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Lazarus. Sebagai bayi dari Beast rank tinggi Crimson mempunyai kecerdasan seperti bayi manusia berusia tiga tahun.
"Baiklah, aku akan mengajakmu bermain setelah semua urusanku selesai." Lazarus mengusap kepala Crimson, kemudian memasukannya ke dalam Cincin Draupnir.
"Tuan, apakah kita harus membersihkan semua mayat ini?" Bleddyn yang masih berlumuran darah bertanya.
"Bleddyn, biarkan mayat mereka! Sebentar lagi para penjaga dan Dog Hunter lain akan segera mengetahuinya!"
"Saudara, kamu sangat pintar! Aku rasa para Dog Hunter lain akan mengira bahwa mereka mati akibat bertarung dengan kelompok Dog Hunter lainnya. Meskipun, Dog Hunter jarang bertarung dengan Dog Hunter lain, tetapi banyak kasus kelompok Dog Hunter yang menjarah kelompok Dog Hunter lainnya."
Para Dog Hunter yang mengetahui tentang pembantaian ini akan menjadi sangat berhati-hati kepada Dog Hunter lainnya. Mengakibatkan, hubungan mereka akan retak dari dalam mereka akan saling curiga dan dengan sedikit percikan api akan dapat memicu pertumpahan darah.
Kelompok Lazarus membersihkan semua darah di pakaian mereka, kemudian pergi dari tempat itu meninggalkan mayat para Dog Hunter yang berserakan.
"Saudara Tyron, aku ingin membeli Artefak Barrier Rank Unique itu. Berapa harga yang harus aku bayar?" Lazarus bertanya.
Elder Tyron, memberikan Artefak Barrier miliknya kepada Lazarus. "Saudara, kamu tidak harus membayarnya. Artefak ini dapat digunakan 5 kali lagi." Tyron tersenyum.
"Terima kasih, saudara."
Kelompok Lazarus kembali mencari keberadaan Alyssa dan yang lainnya. Tempat yang akan mereka tuju adalah Kasino Black Rose cabang Kerajaan Pendragon.
...****************...
*Kasino Black Rose cabang Kekaisaran Lion Heart.
Alyssa dan Amarilis sedang duduk di meja perjudian. Sedangkan Charlotte dan yang lainnya sedang menikmati makanan dan Wine di samping mereka.
Seorang Demon wanita berjenis Succubus yang menjadi dealer mengocok dadu.
"Nona, Besar/Kecil?" Wanita Succubus itu tersenyum.
"Besar!" Amarilis dan Alyssa memasang masing-masing 10,000 Koin emas.
Ketika, penutup dadu di buka muncul angka 3,4 dan 2 totalnya 9 hasilnya adalah kecil. Angka 3-10 berarti kecil dan angka 11-18 berarti besar.
"Nona, kalian kalah. Apakah kalian ingin bermain lagi?" Dealer Succubus cantik itu bertanya.
"Amarilis, sudahlah kalian berdua sudah kalah hampir 100 kali dan hanya memenangkan 20 permainan! Kalian sudah menghabiskan 1,6 juta koin emas untuk berjudi!" Charlotte berteriak.
"Nona Charlotte, aku setuju denganmu! Meskipun, uang itu adalah pemberian Tuan Urs, tetapi 1 juta Koin Emas adalah penghasilan pajak suatu Wilayah Sedang selama 1 tahun!" Diana menambahkan.
Eleanor, Cathrine dan Freya mengangguk.
Mendengar tentang Urs, Alyssa dan Amarilis menjadi pucat. Mereka tidak sadar menghabiskan begitu banyak uang untuk berjudi. Meskipun, uang di kantung penyimpanan Lazarus masih tersisa banyak, tetapi mereka merasa bersalah kepada Lazarus karena menyia-nyiakan uangnya.
"Freya, bantu aku menjelaskan kepada Urs! Aku mohon!" Alyssa menyentuh tangan Freya.
"Alyssa, baru kali ini aku tidak setuju dengan perbuatanmu. Aku tidak akan membantumu! Banyak sekali orang kelaparan. Namun, kalian berdua menyia-nyiakan banyak uang hanya untuk berjudi!" Freya berkata dengan dingin.
"Tuan Urs, sangat kaya Nyaww. Apakah dia menjarah sarang naga nyaww. Bahkan ayah tidak sekaya Tuan Urs." batin Cathrine.
Lazarus melihat Alyssa dan yang lainnya sedang berada di lantai satu Kasino Black Rose dia segera menghampiri mereka.
Melihat kedatangan Lazarus Alyssa dan Amarilis menjadi gemetar karena takut. Mereka, tidak ingin Lazarus mengetahui bahwa mereka sudah mengunakan banyak sekali uang Lazarus untuk bermain judi.
"Apakah, kalian sudah bersenang-senang?"
"..."
Suasana menjadi hening. Mereka tidak menjawab pertanyaan Lazarus. Merasakan, sesuatu yang tidak beres Elder Tyron bertanya. "Apa yang telah terjadi? Apakah kalian kalah saat berjudi? Berapa kekalahan kalian apakah 1000 Koin emas? Hohoho. Ini adalah pelajaran untuk tidak pernah berjudi."
"Urs, maafkan aku dan Alyssa karena telah menghabiskan banyak uangmu." Amarilis berkata seraya menunduk.
"Hohoho. Wanita muda semua orang pasti membuat kesalahan. Aku akan mengganti uang yang kalian habiskan untuk berjudi." Elder Tyron mengeluarkan 100 Koin Emas dari Artefak penyimpanannya.
Alyssa dan Amarilis menolaknya. Merasa, ada sesuatu yang aneh Elder Tyron bertanya, "Berapa banyak total kekalahan kalian berdua?"
"Elder Tyron, total kekalahan mereka berdua adalah 1,6 juta Koin Emas." Diana berkata.
"Apaaaaaaa!"
Elder Tyron berteriak sangat keras seraya memegang dadanya. Dia belum pernah mendengar kekalahan sebanyak itu. Elder Tyron jatuh tersungkur ke tanah, bahkan di Artefak penyimpanannya hanya ada 100,000 Koin Emas hasil dari menjual Artefak Rank Legendary kepada Lazarus.
Bleddyn segera membantu Elder Tyron untuk berdiri. Dia juga masih terkejut dengan total kekalahan Alyssa dan Amarilis.
"Wanitaaa! Apabila seseorang pria kaya menikahi kalian, pasti mereka akan jatuh miskin dalam waktu satu malam!" Tyron menunjuk ke arah Amarilis dan Alyssa.
"Maafkan kami!" Alyssa dan Amarilis membungkuk.
"Meskipun, Urs masih mempunyai banyak herbal berharga dan harta dari sarang Naga. Namun, 1,6 juta Koin Emas adalah jumlah yang tidak sedikit." batin Alyssa.
"Aku memaafkannya. Akan tetapi, kalian harus berjanji satu hal padaku."
"Apa? Kami akan berjanji padamu!"
"Berhentilah untuk berjudi mulai dari sekarang! Terutama kamu Amarilis." Lazarus berkata.
"Baiklah, Urs kami akan berhenti untuk berjudi!"
Lazarus mengambil kantung penyimpanan yang berada di tangan Alyssa, kemudian pergi ke arah Dealer.
"Nona, panggil ketua kamu. Aku akan bertaruh dengan jumlah yang sangat besar. Aku takut kamu akan terbunuh setelah kalah di taruhan ini." Lazarus berkata.
"Baiklah, tuan." Succubus itu tersenyum
"Manusia, yang sangat arogan! Kamu mengetahui bahwa di ruang ketua cabang ada tiga orang ketua cabang lainnya sedang berkumpul! Tunggu saja apabila kamu kalah dan jatuh miskin aku akan menghisap aura kehidupanmu sampai kering." batin Succubus.
"Hahaha. Amara, Kasino Black Rose cabang Kerajaan Avalon mendapatkan keuntungan 90 Juta Koin emas tahun ini." Seorang Demon kekar dengan tanduk berwarna besar berwarna merah melingkar seperti tanduk domba di kepalanya dan rambut panjang berwarna merah tertawa.
"Sullivan, kamu menggunakan sihir pesona Succubus untuk mendapatkan keuntungan sebanyak itu. Kasino Black Rose cabang Kekaisaran Albion mendapatkan keuntungan 50 Juta Koin emas tahun ini." Seorang Pria berambut perak pendek dengan Iris mata biru seperti mata Beast berkata.
Pria itu adalah seorang Dark Beastman Werewolf Bangsawan meskipun terlihat seperti manusia. Namun, dia dapat berubah bentuk menjadi Serigala Humanoid,.dia akan lebih kuat terutama saat malam hari dan bulan purnama.
"Lycan, kamu terlihat terlalu kaku. Kasino Black Rose cabang Kekaisaran Avalon hanya mendapatkan 9 Juta Koin emas tahun ini." Seorang Demon dengan rambut hitam panjang dan tanduk berwarna hitam berkata.
"Karl, kamu mendapatkan pendapatan paling kecil. Kasino Black Rose cabang Kekaisaran Lion Heart mendapatkan 60 Juta Koin Emas tahun ini." Amara berkata.
"Hahaha. Karl kamu harus kembali ke Benua Selatan karena tidak mencapai target 10 juta Koin Emas. Aku yakin kakekmu akan sangat kecewa."
Karl berdiri dan menyentuh leher Sullivan dengan kuku panjang miliknya. "Sullivan, apakah kamu lupa tentang kekuatanku! Berhentilah berbicara atau saat ini kepalamu akan jatuh ke lantai."
"Hahaha, Karl aku sangat takut!" Sullivan mencoba memprovokasi Karl.
"Tok! Tok! Tok!"
Seseorang mengetuk pintu. Para pelayan membukakan Pintu.
"Harlequin, apa yang terjadi? Apakah kamu mendapatkan banyak uang hari ini?"
"Tuan, aku mendapatkan 1,8 juta Koin emas hari ini. Namun, seorang manusia di sana ingin bertaruh dengan jumlah yang sangat banyak dia mengatakan bahwa tuan harus mengawasinya." Harlequin membungkuk.
"Harlequin Kerja bagus! Siapa manusia, yang sangat arogan! Aku ingin mengetahui berapa jumlah taruhan miliknya." Sullivan berkata dengan ekspresi marah.
"Kami akan ikut menjadi saksi."
Sullivan dan yang lainnya pergi ke ruangan Kasino untuk melihat manusia yang begitu berani menantang Sullivan.
Kelompok Lazarus menunggu Dealer dan ketua Kasino Black Rose, kemudian dia melihat Dealer beserta empat orang turun dari tangga.
Lazarus mengenal gadis berambut emas itu, gadis itu adalah Amara Aurelia Golden Moon. Adik dari Clare dan teman masa kecil Lazarus saat menjadi budak seorang Baron.
Alyssa dan Diana melirik ke arah Amara dengan tatapan permusuhan. Di masa lalu Amara sering terlibat bentrok dengan Party Golden Lion.
"Alyssa dan Diana sudah lama tidak bertemu kalian terlihat semakin cantik." Amara tersenyum.
"Amara, kamu terlihat sama. Apakah kamu masih mempunyai mulut yang berbisa?"
"Fufufu. Alyssa, sifat kamu tidak pernah berubah."
Semua orang duduk mengelilingi meja Dealer. Semua penjudi di sana mendekat ke arah meja Lazarus karena melihat Amara yang sangat cantik. Bahkan, kecantikannya dapat menyaingi Saint Iris dan Putri Helene Zephyra.
"Aku, akan mempertaruhkan semua uang yang berada di Artefak penyimpanan ku."
"Masukan, kantung penyimpanan mu ke dalam Artefak penghitung uang. Aku bersumpah atas nama Dewi Nyx tidak akan melakukan kecurangan."
"Hahaha. Bodoh, bukan aku yang menjadi Dealer, tetapi Harlequin seharusnya dia yang bersumpah. Skill Unik milik Harlequin dapat mengendalikan pikiran meskipun hanya sedikit. Seseorang yang belum menembus ranah Legendary akan dengan mudah tergoda." batin Sullivan.
"Aku juga bersumpah atas nama Dewi Elektra tidak akan melakukan kecurangan!" Lazarus memasukan uangnya ke Artefak penghitung uang.
Artefak penghitung uang itu menghitung jumlah uang yang berada dalam Artefak penyimpanan Lazarus. 1 juta, 2 juta dan terus bertambah, kemudian berhenti di angka 110 juta Koin emas.
Semua orang terkejut melihat jumlah uang yang berada di dalam Artefak penyimpanan Lazarus. Harlequin melebarkan matanya dia menjilat bibirnya menganggap Lazarus seperti seekor ternak yang siap untuk di potong.
"Ehem! tuan permainan apa yang kamu minta?" Sullivan berkata dengan lebih sopan. Dia harus menyelidiki latar belakang Lazarus.
"Tebak dadu!"
"Baiklah, Harlequin kocok dadunya."
"Baik tuan."
Harlequin mengocok dadunya dengan penampilan yang menggoda. Dia diam diam menggunakan Skillnya ke arah Lazarus. Skill Soul Of Controller Rank B adalah Skill unik. untuk mengendalikan jiwa seseorang untuk sesaat. Meskipun, terdengar lemah, tetapi dalam perjudian Skill ini adalah Skill yang sangat kuat karena tidak bisa terdeteksi oleh seseorang di bawah ranah Legendary.
"Master, Succubus itu menggunakan Skill pesona. Dan Skill jiwa. Dia tidak mengetahui jiwa Master sangat kuat karena telah mengontrak 3 ekor Beast rank tinggi." Asterion berkata.
"Manusia, terima kekalahanmu! Pilih kecil dan akhiri semua ini." batin Harlequin.
"Tuan, silahkan pilih Besar/Kecil."
Semua orang terdiam. Mereka, ingin tahu bagaimana hasil dari perjudian ini. Bahkan, kerumunan orang semakin banyak.
"Aku, akan memilih Besar!" Lazarus tersenyum seraya melirik ke arah Harlequin.
Mendengar Lazarus memilih besar. Wajah Harlequin berkeringat, tubuhnya gemetar, seolah-olah sabit Dewa Kematian berada di lehernya.
"Apakah, skill unik milikku tidak berfungsi? Pria ini hanyalah seseorang yang belum menembus ranah Expert."
"Buka Dadunya!" Semua orang bersorak.
"Hahaha. Harlequin cepat buka Dadunya." Sullivan tertawa seolah-olah kemenangan telah dipastikan.
"Tuan! apakah kamu yakin memilih besar? Menurutku dadunya adalah kecil." Harlequin mencoba menggoda Lazarus dengan Skill pesona seraya memperlihatkan belahan dadanya yang besar.
"Demon, berhentilah bermain-main cepat buka dadunya!" Freya berkata dengan dingin.
"Apa yang harus aku lakukan? Tuan Sullivan akan membunuhku!"
"Tuan, pikirkan kembali aku takut tebakanmu salah. Jangan sampai kamu menyesali keputusanmu.." Harlequin menggoda lagi Lazarus.
Mengetahui ada sesuatu yang ganjal Sullivan berteriak, "Harlequin cepat buka dadunya!"
Harlequin dengan wajah pucat perlahan membuka dadunya. Mata, hijau Harlequin terlihat kosong bahkan rambut hijau Zaitun miliknya terlihat kehilangan kilauannya.
Seketika semua orang terdiam melihat hasilnya. Hasil dari ketiga dadu itu adalah 5 , 6 dan 4 totalnya adalah 15 besar.
Sullivan dan tiga ketua cabang Kasino Black Rose tidak percaya dengan apa yang terjadi.
"Tuan Urs, menang nyaww." Anya berteriak untuk mencairkan keheningan.
*112 Juta Pria itu memenangkan 112 Juta Koin Emas.
Dewa Judi! Apakah Dia Urs The North dari Kekaisaran Lion Heart aku pernah mendengar bahwa dia mendapatkan barang berharga berturut-turut dalam perjudian batu sedimen. Aku awalnya mengira semua itu adalah kebohongan*.
Kasino Black Rose menjadi semakin berisik. Mereka, sudah mendengar rumor tentang Urs The North. Awalnya mereka tidak memercayainya, tetapi sekarang mereka percaya.
"Manusia! Kamu curang!" Sullivan memperkuat aura ranah Legendary. dan memukul meja judi sampai hancur.
Merasakan aura Sullivan semua orang pergi melarikan diri. Apabila mereka tetap berada di sini mereka akan mati.
"Tuan, apakah aku curang? Aku sudah bersumpah dan kalian berempat berada di sini." Diana dan lainnya pergi ke sisi Lazarus mereka siap untuk bertarung.
Amara memperhatikan Urs. Wajah Urs sangat mirip dengan Lazarus, tetapi sikap mereka jauh berbeda. Dia merasakan jantungnya berdetak dengan kencang.
"Apa yang terjadi mengapa darahku seperti mendidih!? Apakah dia Lazarus? Tidak! Lazarus tidak sepintar pria itu," batin Amara.
"Manusia, matilah!" Sullivan menerjang ke arah Lazarus.
Lycan menghalangi serangan Sullivan.
"Lycan, apakah kamu membantu manusia itu?"
"Sullivan, kalau kamu membuat kekacauan di Benua Barat! Kamu akan di hukum berat oleh Demon King!" Lycan berkata.
"Menyingkirlah." Sullivan melemparkan Lycan.
"Hahaha. Kalau aku membunuhnya! Aku dapat memiliki 112 juta Koin emas. Wanita yang bersama dengannya juga sangat cantik." batin Sullivan.
Tubuh Lycan perlahan berubah bentuk menjadi Humanoid Serigala dengan bulu berwarna keperakan. Tinggi Lycan bahkan menjadi dua kali dari tingginya di bentuk manusia.
"Auuuuu"
"Sullivan, apakah kamu ingin bertarung sampai mati?" Lycan bertanya.
"Hahaha, tenang saja! Saat aku membunuh manusia ini! Aku akan kembali ke Benua Selatan untuk menerima hukuman. Lycan aku lebih kuat darimu." Sullivan tertawa memperlihatkan mulut penuh dengan gigi berbentuk taring-taring runcing dan tajam.
"Swooossh" Karl dengan cepat menyerang ke arah dada Lycan.
Terlihat lubang menganga di sekitar dada Sullivan. Dia melihat ke arah dadanya dengan ekspresi sangat terkejut. Sedangkan Karl dengan santai menggenggam jantung Sullivan hingga hancur.
"Masih, tersisa enam jantung lagi" Karl berkata.
"Karl, kamu bajingan!" Sullivan menggeram dan menyerang ke arah Karl.
Karl tetap tenang dan menghindari semua serangan Sullivan yang marah dengan mudah. Dia sudah tahu arah dari serangan Sullivan.
Karl maju ke depan Sullivan, kemudian mencekik leher Sullivan. "Sullivan ingatlah tempatmu. Meskipun, kita berdua Demon Rank 9. Namun, kekuatanku puluhan kali lebih kuat darimu."
Sullivan berusaha melepaskan cekikan Karl. Namun, dia tidak bisa melepaskan cekikannya.
"Tuan!" Semua Demon pekerja Kasino Black Rose mencoba membantu Sullivan karena segel perbudakan.
"Fufufu. Kalian harus diam disini." Amara terkekeh dan menggunakan Skillnya tali yang terbuat dari darah mengikat mereka semua.
"Manusia, maafkan kami karena telah bersikap kasar. Kami akan membayar semua kerugianmu." Karl berkata seraya memberikan kantung penyimpanan Sullivan pada Lazarus.
"Sisa 22 juta Koin Emas lainnya kamu boleh membawa semua Demon Budak Sullivan. Kekaisaran Moonlight akan menghukum Sullivan dengan berat." Lycan berkata dengan sopan.
"Terima kasih , Nyonya Amara Golden Moon, Tuan Lycan The Moonlight dan Tuan Karl Dantalion The Watcher Of Darkness"
"Bagaimana, kamu mengetahui nama kita? Apakah kamu berasal dari Benua Selatan Moonlight?" Karl dan yang lainnya bertanya.
"Perkenalkan namaku Urs The North aku selalu berpergian ke seluruh dunia." Lazarus tersenyum.
"Fufufu, manusia yang menarik."
Kelompok Lazarus berpamitan pada semua ketua cabang Kekaisaran Lion Heart seraya membawa semua budak Demon milik Sullivan. Karl yang berada di sana membantu Lazarus untuk mengalihkan kontrak budak.
"Alyssa, dia adalah seseorang yang aku ceritakan." Karl berkata.
"Fufufu, Karl kamu sangat licik. Kirim si bodoh ini ke Kekaisaran Moonlight dia tidak tahu bahwa kita juga berbisnis Restauran, Pelelangan, dan Penjualan budak. Karl meskipun kasinomu cuman mendapat 9 Juta Koin emas, tetapi bisnismu yang lain menghasilkan pendapatan lebih dari 250 Juta Koin emas." Alyssa terkekeh.
"Hahaha, liat bajingan bodoh ini yang hanya terfokus pada Kasino. Dia akhirnya jatuh tersungkur ke bawah tanah. Total semua pendapatan Karl 259 Juta Koin emas, pendapatan Amara 120 Juta Koin Emas dan Pendapatanku 119 Juta Koin Emas. Sedangkan kamu tidak mendapatkan keuntungan tahun ini melainkan kerugian." Lycan mencemooh Sullivan.
Karl melepaskan cekikannya.
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!"
"Jangan berpikiran bodoh. Apabila kamu berusaha untuk melawan atau melarikan diri kami bertiga akan mencabikmu." Karl dan yang lainnya mengeluarkan aura yang menakutkan.
"Baiklah... aku akan menerima hukumanku."
Kehilangan satu jantung juga merupakan kerugian yang sangat besar untuk Sullivan.
"Manusia, aku akan mengingat namamu!" batin Sullivan.