LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 311. Perbatasan Wilayah Utara Dan Tengah Hutan Cerulean.



Terlihat 300 ekor Epik Beast Four-Tusked Black Elephant. Kawanan Beast gajah dengan kulit berwarna hitam dan 4 gading besar di dekat belalainya sangat mendominasi dan mencolok. Mereka mempunyai ukuran tinggi dan panjang 1,5 kali lipat lebih besar dari Beast gajah biasa, yaitu tinggi 7 meter dan panjang 12 meter.


Seekor Mythical Beast Ancient Emperor White Elephant dengan kulit berwarna putih, sepasang gading besar dan ukuran tinggi 17 meter dan panjang 28 meter memimpin kawanan gajah itu.


"Lord White Tusk, kita harus berhenti di sini." Seorang pria kekar, berkulit coklat, berambut perak panjang dan mata emas berkata.


Beast gajah itu berhenti di tempat yang diperintahkan oleh sang pria, kemudian pria itu melompat dari punggung gajah dan mengeluarkan sebuah Artefak berbentuk seperti sebuah bola metal yang terukir banyak Rune kuno.


"Absolute Barrier!" Pria itu berteriak.


Artefak bola itu menghisap mana di sekitar Hutan Cerulean, kemudian perlahan melayang di atas Hutan Cerulean dan menciptakan sebuah pelindung yang menutupi Hutan Cerulean dari dunia luar.


"Pangeran Victor, apakah Artefak itu adalah Artefak Rank Mythical zaman kedua?" Seorang pria berjubah hitam bertanya.


"Black Moon, nama Artefak itu adalah Absolute Barrier Pearl. Meskipun Artefak itu adalah Artefak Rank Mythical, tetapi Artefak ini setara dengan Artefak Rank King." Victor tersenyum.


"Apakah Artefak Barrier ini dapat mengurung semua orang dan Beast di Hutan Cerulean?" Black Moon bertanya dengan ragu.


"Hahaha. Artefak ini menghisap mana dari Hutan Cerulean untuk dijadikan Barrier, jadi kita tidak menggunakan Inti Beast, Mana Stone dan Crystal Mana sebagai sumber energi mana Artefak ini. Di dalam legenda leluhurku dapat mengurung 35 ekor Beast King dari dalam. Namun Artefak ini mempunyai beberapa kekurangan, yaitu Barrier Artefak ini akan sangat lemah saat digunakan di wilayah yang mempunyai energi mana yang tipis, Artefak ini seperti pedang bermata dua karena apabila diserang dari luar Artefak ini bisa saja hancur dan terakhir apabila seseorang mengetahui keberadaan dan menghancurkannya, maka Barrier akan hancur." Victor menjelaskan.


"Tunggu! Hutan Cerulean mempunyai energi mana yang berlimpah, berarti Barrier yang diciptakan oleh Artefak ini akan sangat kuat." Black Moon berkata.


"Black Moon, perintahkan beberapa orang kuat untuk menjaga dan melindungi Artefak ini." Victor berkata.


"Sesuai perintahmu, Pangeran Victor." Black Moon berlutut.


...****************...


Victor menaiki White Tusk untuk kembali ke tempat pasukan utama, di sana terlihat orang-orang sedang mempersiapkan perang untuk menyerang wilayah timur Hutan Cerulean.


"Pangeran Victor, aku ingin melaporkan sesuatu." Anna berkata.


"Black Mage Anna, apa yang ingin kamu laporkan?" Victor menatap ke arah Anna seolah-olah melihat ke kedalaman jiwa Anna.


"Tekanan ini berbeda dengan Pangeran ketiga Islwyn Silver Phoenix. Pangeran Kelima Victor Silver Phoenix mempunyai kekuatan melebihi Pangeran Ketiga Islwyn Silver Phoenix," batin Anna.


"Maafkan aku karena telah mengeluarkan sedikit auraku. Baiklah, kita akan membicarakannya di tempatku dan aku ingin mendengar informasi yang berharga darimu." Victor berkata.


Kekaisaran Silver Phoenix mempunyai 9 Pangeran dan Putri. Mereka dikenal sebagai 7 Pilar Kekaisaran Silver Phoenix. Putra Mahkota adalah yang terkuat, sedangkan Pangeran ketiga Islwyn adalah yang terlemah. Sedangkan Victor berada di posisi ketujuh berdasarkan kekuatan dan dukungan.


Pangeran Mahkota Kekaisaran Silver Phoenix dikatakan mempunyai kekuatan yang melebihi Golden King. 200 tahun yang lalu Pangeran Mahkota Kekaisaran Zephyra Kyros Zephyra dan Pangeran Mahkota Kekaisaran Silver Phoenix bertarung satu lawan satu dan berakhir seri.


"Anna, apa yang ingin kamu laporkan?" Victor bertanya.


"Pangeran Victor, Pangeran Islwyn sudah mati di Cerulean Valley wilayah Barat Hutan Cerulean." Anna menjawab.


"Hahaha. Apakah kakak bodohku mati? Aku tidak memedulikan Islwyn mati karena dia sangat lemah dan suatu hari pasti dia juga akan mati. Bukankah hal bagus Islwyn mati? Aku kehilangan satu pesaing dalam perebutan tahta dan kekayaan Islwyn akan dibagikan ke 8 saudaranya yang lain." Victor tertawa terbahak-bahak.


Wajah Anna perlahan menjadi pucat saat mendengar jawaban Victor. Anna merasakan Victor tidak mempunyai hati nurani saat senang mendengar saudaranya mati.


"Anna, apakah kamu membawa mayat Islwyn?" Victor bertanya.


"Cloud, Grand bawa mayat Pangeran Islwyn kemari!" Anna berseru.


Sesaat kemudian Cloud dan Grand membawa mayat Islwyn yang tidak utuh karena tercabik-cabik oleh Beast kedalam ruangan Victor.


"Kakak, aku sudah mengatakan untuk diam di pasukan utama. Aku sudah berjanji kepada Ayah dan rubah perak itu untuk tidak membunuhmu dalam tugas ini. Namun kamu sangat bodoh, demi mendapatkan pujian, hadiah dan gelar kamu pergi ke wilayah Barat untuk berburu." Victor berkata, kemudian mengambil Artefak penyimpanan berbentuk gelang berwarna emas dari tangan Islwyn.


Victor mengeluarkan Artefak Peti mati berwarna putih, kemudian memasukan mayat Islwyn ke dalamnya.


"Anna, apakah kamu mempunyai informasi lain?" Victor bertanya.


"Pangeran Victor, aku berpikir bahwa di dalam pasukan utama ada pengkhianat." Anna berkata.


"Apa maksudmu?"


"Aku dan Grand melihat Anggota pasukan aliansi menyerang pasukan aliansi lainnya. Aliansi ini terbentuk bukan karena kesetiaan, melainkan hubungan saling menguntungkan satu sama lain. Tidak ada sumpah dan kontrak tentang pembentukan aliansi ini, Kerajaan Nebula, Kekaisaran Black Crow, Organisasi Black Scorpion Orchid, Kerajaan/Kekaisaran dan Kekuatan Besar lainnya mempunyai tujuan masing-masing." Anna berkata.


"Pangeran Victor, anggotaku mengkhianati aku dan meninggalkan aku sendirian dalam keadaan terluka parah, setelah menyerang pasukan yang sudah membantai pasukan aliansi. Aku dan kelompokku sudah beberapa dekade saling mengenal dan bertarung bersama, tetapi mereka berani mengkhianati aku. Apalagi sebuah pasukan Aliansi yang baru terbentuk dalam beberapa bulan bisa saja bertarung satu sama lain?" Cloud bertanya.


"Pangeran Victor, aku mengira pemimpin Kerajaan/Kekaisaran dan Kekuatan besar yang lain mempunyai tujuannya masing-masing. Mereka adalah orang-orang tua yang sudah hidup sejak zaman kelima, keempat dan ketiga. Aku mengira mereka menjadikanmu pemimpin dengan alasan kamu adalah seorang pemuda yang kurang pengalaman. Apabila rencana untuk menaklukan Hutan Cerulean ini gagal, maka mereka akan menjadikanmu kambing hitam sebagai alasan kegagalan. Sebaliknya apabila tujuan ini tercapai, mereka akan menghunuskan pedang dan senjatamu untuk merebut semua yang telah kamu dapat." Seorang Marcenary pria berambut hijau dengan bekas luka di pipi kanannya berkata.


"Pangeran Victor, maafkan kelancanganku. Akan tetapi, Hutan Cerulean ini tidak mempunyai mulut dan mata. Bahkan apabila seseorang Pangeran, Raja atau Kaisar meninggal. Berbeda dengan Kekaisaran, Kerajaan dan Kekuatan Besar yang mempunyai hukum. Hutan adalah wilayah tanpa hukum." Cloud berkata.


Victor menatap ke arah pelayan wanita berambut coklat pendek dan mata hijau yang berdiri di sampingnya.


"Anna, Cloud, Grand, terima kasih karena telah memberi informasi yang berharga kepadaku. Aku akan menghadiahkan masing-masing dari kalian 10 Juta Koin Emas dan aku akan lebih berhati-hati kepada anjing-anjing tua itu. Apakah mereka mengira aku adalah orang bodoh seperti Islwyn yang bisa mereka manfaatkan? Mereka belum mengetahui bahwa di dalam tubuhku mengalir darah Kaisar Kekaisaran Silver Phoenix." Victor tersenyum lebar.


Anna, Cloud dan Grand berpamitan kepada Victor kembali ke pasukan utama. Sedangkan pelayan Grand Lucy mengeluarkan Artefak timbangan pendeteksi kebohongan.


"Lucy, apakah mereka berkata jujur?" Victor bertanya.


"Yang Mulia, mereka berkata jujur." Lucy menjawab.


"Apabila mereka berbohong dan mencoba menghasut aku. Mungkin aku sudah memenggal kepala mereka bertiga dan memberikan tubuhnya untuk makanan Beast liar!" Victor berteriak.


Lazarus sebelumnya sudah mengatakan kepada Anna, Cloud dan Grand untuk mengelabui Skill Eye Of True dan Artefak pendeteksi kebohongan. 3 cara pertama yaitu adalah berkata jujur, cara kedua adalah mencampur kebohongan dengan kejujuran dan cara terakhir menggunakan Artefak/Skill counter Artefak/Skill pendeteksi kebohongan.


Mereka bertiga berkata jujur tanpa melebih-lebihkan apa terjadi, di dalam pasukan Aliansi memang ada pengkhianat. Anna, Cloud dan Grand adalah pengkhianat begitupun 300 orang lainnya tujuan mereka adalah untuk menyebarkan informasi yang menyebabkan keraguan diantara pasukan aliansi.


Sehingga semua pasukan aliansi saling mewaspadai satu sama lain. Mereka akan merasakan seperti menyimpan Beast harimau liar di dekat mereka yang suatu saat bisa menerkam mereka.


Seseorang berjubah hitam dengan sulaman matahari dan Silver Phoenix memasuki ruangan Victor.


"Silver Moon, apakah kamu mempunyai informasi?" Victor bertanya.


"Baldie, sudah menyelesaikan tikus-tikus yang menyerang pasukan kita. Mereka adalah pasukan bantuan Kekaisaran Zephyra dan Darkness Fang beserta kawanan Beast akan menyerang pasukan aliansi setelah pertempuran berakhir." Silver Moon menjawab.


"Hahaha. Beast liar terlihat lebih jujur daripada manusia dan Demon. Silver Moon berhati-hatilah dengan anggota pasukan aliansi yang lain. Mereka akan menikam kita dari belakang." Victor tertawa terbahak-bahak.


"Yang Mulia, aku juga sudah menyadari bahwa Pemimpin Organisasi Black Scorpion Orchid mempunyai maksud tertentu setuju untuk membuat Aliansi dengan kita dan yang lainnya. Namun kamu seperti sudah menyadarinya sebelum aku memberitahumu." Silver Moon tersenyum halus.


"Baiklah, kita akan menggigit mereka terlebih dahulu sebelum mereka menggigit kita. Seorang anjing yang menggigit Tuannya harus dibunuh." Victor berkata.


Terlihat pasukan besar ras humanoid dan Beast pergi ke wilayah timur Hutan Cerulean. Pertempuran ini akan sangat panjang dan korban jiwa akan banyak yang berjatuhan dikedua belah pihak.


Black Cloud menatap dari atas gunung paling tinggi. "Absolute Domain? Bukankah Artefak ini salah satu Artefak yang dimiliki Golden King? Kelihatannya wilayah timur akan sangat bergejolak dalam beberapa bulan." batin Black Cloud.


"Siiiiii." Seekor ular dengan sisik seperti pelangi dan seekor kumbang badak emas pergi ke arah Black Cloud.


"Lord Black Cloud, Master mengirimi kamu surat." Rainbow berkata.


...****************...


Forest Dark Hero Melida, Thunder King Leonidas dan Fire King Apollo berpamitan kepada kelompok Lazarus.


"Ketiga bajingan itu akan ikut dalam perang ini sebagai pembayaran melanggar kontrak." Reiga bergumam.


"Deandra, Hogni dan Reiga kalian harus menahan mereka saat perang terjadi. Bertarung lah seolah-olah sedang berlatih karena mereka tidak akan menyakiti kelompok kita." Lazarus berkata.


"Kami mengerti."


"Julian bawa yang lainnya kemari!" Lazarus berkata.


Julian dan yang lainnya pergi ke sarang Soldrake, terlihat lebih dari 7000 orang dengan ras dan rank yang berbeda berkumpul disekitar Lazarus.


"Urs, kelihatannya mereka sudah bergerak untuk menyerang wilayah timur Hutan Cerulean. Apakah kita harus membantu kawanan Beast Qilin dan Beast-Beast liar yang berada di sana?" Julian bertanya.


"Bodoh! Jumlah pasukan humanoid adalah 70,000 dengan Beast mungkin pasukan mereka sekitar 180-200 Ribu. Apabila kita ikut berperang untuk membantu Beast Qilin dengan 7000 orang, maka hampir 3/4 dari anggota kita akan mati!" Lazarus berkata.


"Urs, bukankah kawanan Beast Qilin dan Beast di wilayah timur akan bertarung bersama kita?" Hector bertanya.


Lazarus menatap ke arah Hector. "Bodoh! Apakah kamu tidak mengetahui bahwa mereka adalah Beast liar? Bukan seperti Emerald, Linwood, Little Gold, Feira dan Emerald. Bukan hanya kepada ras humanoid, mereka akan menyerang Beast lain yang tidak dikenal memasuki wilayah mereka."


Hector dan yang lainnya terkejut. "Aku melupakannya karena kita selalu dekat dengan Beast liar. Aku jadi tidak menganggap mereka sebagai Beast."


"Cih. Beastman, apabila Urs tidak di sini aku juga akan membunuh kalian semua." Silver Dragon Soldrake berkata.


Carissa, Alcander dan Alastair menatap ke arah Black Dragon King Magna, mereka mengingat tentang Melanthios. Namun Black Dragon dihadapan mereka adalah jantan Pure Black Dragon bahkan Crossbreed Black Dragon.


"Apakah kamu adalah saudara Black Dragon Melanthios?" Alastair bertanya.


"Aku adalah Ayah dari Black Dragon Melanthios." Black Dragon Magna menjawab.


"Tunggu, apakah kamu mengetahui Ayah membunuh putrimu?" Alastair bertanya.


"Hahaha. Ingatlah aku adalah Beast Melanthios dan Urs bertarung dengan adil. Aku mempunyai 12 anak dan 3 diantaranya terbunuh dalam pertarungan." Magna tertawa.


"Tunggu, mengapa kamu tidak membalas dendam?" Carissa bertanya.


"Apakah kalian belum mengetahui hubungan kekeluargaan diantara Beast hanyalah semacam hubungan. Banyak Beast rank tinggi yang mementingkan keluarganya dan sebagian lagi tidak memedulikan keluarganya. Aku juga sudah menerima ingatan warisan Melanthios sebelum kematiannya." Magna berdiri dan menatap tajam ke arah Lazarus.


"Magna, apa yang kamu lakukan?" Soldrake menggeram takut Magna menyerang Lazarus.


Reiga dan Galan segera mengeluarkan Artefak senjata mereka untuk menahan serangan Black Dragon King Magna.


"Urs, seharusnya kamu sudah mati di Hutan Eternal Poison bersama putriku Black Dragon Melanthios. Mengapa kamu masih hidup?" Black Dragon King Magna bertanya.


"Aku memang sudah mati, tetapi aku hidup kembali setelah 30 tahun kemudian." Lazarus menjawab.


Semua orang terkejut mendengar jawaban Lazarus. Namun Jino segera menghampiri Lazarus.


"Apakah kamu diberikan Vampire Virgin Secret Heart dari salah satu leluhur Vampire sebelum kamu mati?" Jino bertanya.


"Saat aku kecil, aku sekarat karena bertarung dengan seekor Demon Beast Black Wolf. Aku mempunyai teman seorang gadis kecil berambut emas bernama Amara. Dia mengigit aku saat aku sekarat untuk merubahku menjadi Vampire, tetapi aku tidak berubah menjadi Vampire melainkan aku mendapatkan Skill Regenerasi Rank A." Lazarus berkata.


Jino memegang bahu Lazarus. "Apakah kamu bocah laki-laki kecil yang selalu dibicarakan oleh Amara? Bahkan dia memberikan setengah hatinya kepadamu!" Jino menatap tajam ke arah Lazarus.


"Jino, apa hubunganmu dengan Claire dan Amara?" Lazarus bertanya.


"Urs, meskipun aku 5 level lebih rendah. Aku adalah Ayah dari Amara dan Claire pemimpin Klan Red Moon sebelumnya." Jino berkata.


"Apakah kamu terluka?"


"Aku terluka parah dan pergi ke Hutan Cerulean untuk mencari Herbal Eternal Blue Lily." Lazarus berkata.


"Urs, seorang gadis Vampire yang sudah memberikan setengah hatinya tidak akan mempunyai pasangan lagi! Sama seperti Acasha yang tidak bisa menikah lagi setelah Lucius meninggal!" Jino berteriak.


"Apa maksudmu?"


"Kamu harus bertanggung jawab!"


"Ya??"


...****************...


Puluhan Divine Beast dan beberapa Dewa sedang duduk di sebuah ruangan megah berwarna putih. Mereka terlihat sangat marah karena sesuatu.


Seekor Gold Dragon dengan ukuran 5 meter membawa seorang wanita berambut hitam panjang dan mata hitam.


"Hestia, apakah kamu mengetahui kesalahanmu!" Dewa Kehidupan Gail berteriak.


"Gail, aku tidak berbuat salah!" Hestia menjawab.


"Artemis, berikan dia bukti tentang kesalahannya!" Gail berteriak.


Artemis membawa suatu lembaran. "Hestia sudah 2 kali turun ke Planet Antares, dia tertarik kepada seorang pria bernama Grand Duke Lazarus Regulus yang merupakan reinkarnasi ****** Pertama Hestia memberikan ****** ***** berwarna hitam yang terbuat dari kulit Saint Beast Black Dragon yang merupakan Artefak Rank King setelah dia bangkit. Kedua dia turun ke Planet Antares lagi saat Lazarus Regulus bertarung dengan Permaisuri Lilith. Dia menyogok Dewa waktu Cronos dengan seratus Divine Of Wine untung saja Vanargand Fenrir melihat dan melaporkannya, jadi kita semua mengetahuinya."


Hestia, Cronos, Surt dan semua Dewa menatap tajam ke arah Divine Beast Fenrir, Vanargand Fenrir.


"Maafkan aku!"


"Hestia, apakah kamu mengakuinya?"


"Cih... Baiklah, berikan hukumanku!" Hestia berteriak.


"Hestia, akan dikurung di penjara dan kekuatan miliknya akan disegel berdasarkan waktu yang belum ditentukan!" Gail berkata.


"Apaaa!! Bagaimana kalian tega menyegel kekuatanku! Aku hanya sedikit membantunya untuk bisa melewati kesengsaraan ini! Kalian pasti ingin segera melihatnya duduk bersama kita dan menyerang ke Kubu Thanatos!" Hestia berteriak.


"Bahamut segera kirim dia ke penjara!" Gail berteriak.


"Hestia!! Bajingan, apabila kubu Thanatos mengetahuinya. Bukankah mereka akan segera menyerangnya!" Gail berteriak.


"Gail, apakah kita harus ikut campur?" Seekor Dragon dengan sisik berwarna-warni bertanya.


"Apabila Nyx dan Electra berada di pihak kita, tetapi mereka lebih memilih netral. Mungkin kita bisa mengalahkan Dewi Bajingan itu! Terus awasi manusia itu karena dia sekarang selemah semut dan Thanatos pasti tidak akan memerhatikan dirinya." Gail berkata.


"Nyx dan Electra pasti telah melakukan sesuatu seperti membagi kesadarannya menjadi 2, kemudian saat dia mati di kehidupan ini pemicu aktif dan seketika kesadaran mereka menyatu kembali." Artemis berkata.


"Kita tidak mengetahuinya karena kita bukan maha kuasa. Apakah semesta sendiri atau keberadaan yang lebih kuat melakukan itu. Akan tetapi, semoga kehidupan kali ini adalah kehidupan yang terakhir." Gail tersenyum.