LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 391. Grung.



Lazarus dan Iris berbaring di atas punggung Ludger, mereka melakukan perjalanan ke Dungeon Helios bersama Ludger. White Fang dan Sirius memandu di depan kelompok Lazarus bersama Raegal, Rosemary, Ren dan Lime yang ingin ikut.


"Tuan Urs, apakah kamu tidak bisa menggunakan Skill Beast Transformation selama 3,2 tahun?" Ludger bertanya.


"Skill Beast Transformation berbeda dengan Skill Demon Transformation yang bisa aku gunakan setiap saat. Semakin lama aku menggunakan Skill itu, maka semakin lama Cooldown Skill itu. Apabila aku mati dalam bentuk Beast tubuh manusiaku juga akan mati." Lazarus menjawab.


"Skill yang sangat kuat, tetapi dengan efek yang sangat besar." Hector berkata.


Kelompok Lazarus berhenti di wilayah berbatu, mereka merasakan sesuatu yang berbahaya.


"Berhati-hatilah!" Lazarus berteriak.


Seekor Mythical Beast Black Mountain-Eating Worm sepanjang 90 meter dengan mulut berbentuk bulat dengan banyak sekali gigi muncul dari bawah tanah. Beast itu adalah Beast rank tinggi tanpa akal dan dikenal sebagai pembuat goa dan lorong bawah tanah.


"Biarkan kami yang mengurusnya!" Sebastian dan yang lainnya berteriak.


Laufey, Lazarus dan Iris hanya melihat pertempuran Hector dan yang lainnya. Meskipun ukurannya 5 kali dari Beast Dragon dan bisa bergerak di dalam tanah seraya memakan tanah dan bebatuan untuk menyaring nutrisi, serangga dan Slime. Namun Beast itu kurang dalam penglihatan dan takut akan api dan petir.


1 jam kemudian Altair dan yang lainnya berhasil mengalahkan Black Mountain-Eating Worm. Mereka membongkar material Beast cacing itu karena material yang berharga hanya Inti dan kulitnya.


Lazarus dan Iris turun dari punggung Ludger.


"Urs, biarkan kami yang mengurus material Beast cacing karnivora ini." Hector berkata.


Lazarus mengeluarkan Long Sword Raegal, mereka tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh Lazarus, kemudian Lazarus berjalan dan sampai di tempat perut cacing.


Lazarus melapisi Long Sword Raegal dengan auranya dan membelah perut cacing itu terlihat banyak sekali Material Permata dan Logam berharga.


Semua orang melebarkan matanya melihat semua itu. Memang benar banyak sekali Mountain Worm yang memiliki material berharga di dalam perutnya, tetapi kemungkinannya kecil dan biasanya Mountain-Eating Worm akan membuang lagi Material berharga itu dari anusnya.


"Ayah Mertua, Siegfried, kelihatannya Black Mountain-Eating Worm ini mengalami sembelit. Mereka biasanya akan mengeluarkan lagi Material berharga yang mereka makan." Lazarus berkata dengan suara lemas.


"Beast itu biasanya jarang muncul ke permukaan. Namun sekarang dia muncul ke permukaan di siang hari. Padahal dia sangat sensitif terhadap cahaya." Laufey berkata.


"Hahaha. Urs, aku Sebastian selalu mengagumi kecerdasanmu." Sebastian membungkuk.


"Seperti perjanjian, kita harus membagi Material ini dengan adil. Kakek Galan, kamu harus membaginya dengan adil kepada setiap anggota kelompok. Aku akan memilihnya terakhir." Lazarus berkata seraya batuk memuntahkan darah.


Siegfried segera pergi untuk membantu Lazarus, dia mengetahui tubuh Lazarus sangat lemah sekarang.


"Lazarus, kamu harus beristirahat dan tidak usah memaksakan diri." Iris berkata.


"Apakah kita harus kembali?" Galan bertanya.


"Tidak! Kita sudah sampai sejauh ini dan jika kita kembali. Aku takut lebih banyak orang yang menemukan Dungeon Helios!" Lazarus berteriak.


Siegfried dan Iris membantu Lazarus untuk menaiki punggung Ludger. Lazarus sekarang terlihat mempunyai wajah pucat, tubuh lemah dan sakit.


Lazarus berbaring di paha Iris, meskipun dia terlihat lemah. Akan tetapi, Lazarus tidak ingin kembali ke wilayah Regulus.


"Tidurlah." Iris berkata.


"Terima kasih." Lazarus menjawab.


Laufey melihat ke arah material yang berada di dalam perut Beast Black Mountain-Eating Worm. Material permata dan logam itu memiliki berbagai jenis Rank bahkan dia tidak mengetahui bahwa di dalam perut Beast cacing pemangsa raksasa itu ada material sebanyak ini.


"Mari kita bagi Material ini dengan rata sesuai perkataan Cucuku. Aku akan menerimanya terakhir dan Sebastian kamu adalah yang paling berperan dalam perburuan ini." Laufey berkata.


300 bongkah logam Orichalcum Rank Unique, 520 bongkah logam Adamantine Rank Epik, 300 bongkah logam Black Adamantine Rank Legendary, 9 Moon Goddess Sapphire Cristal Rank Legendary, 18 Dragon Blood Diamond Rank Legendary, 90 bongkah logam Gold, 72 bongkah logam logam Platinum, 13 Black Night Cristal Rank Legendary, 15 Thunder Vein Blue Crystal Rank Legendary, 20 Crystal Mana Element Api Rank Epik, 50 Mana Crystal Element Tanah Rank Unique, 9 Dragon's Blood Diamond Rank Mythical, 10 Blue Ice Phoenix Diamond Rank Mythical.


"Bajingan, apakah aku sedang tidak bermimpi?" Hector bertanya.


"Seumur hidupku aku belum pernah mendengar seseorang menemukan banyak sekali Material Rank tinggi di dalam perut Beast terutama 19 Material Rank Mythical dan lebih dari 300 Material logam Rank Legendary. Kita mendapatkan sebuah Jackpot!" Galan berteriak.


"Orang-orang pasti tidak akan memercayai bahwa kita menemukan banyak sekali Material berharga di dalam perut seekor Beast tanpa melihatnya sendiri." Eric menambahkan.


"Hahaha. Urs adalah sebuah bintang keberuntungan. Aku terkadang mengira dia adalah kekasih Dewi Keberuntungan." Sebastian tertawa.


"Aku tidak ikut dalam perburuan Beast dan aku tidak bisa menerima ini. Seumur hidupku aku belum pernah melihat banyak sekali Material berharga di dalam perut Beast." Laufey berkata.


"Tidak, sesuai dengan perkataan Urs sebelum pergi ke Pergunungan Helios. Kita harus membagi harta hasil jarahan dengan adil." Hector berkata.


"Aku setuju, tetapi tanpa Urs kita tidak dapat menemukan semua harta ini." Altair menjawab.


"Kulit Black Mountain-Eating Worm sangat berharga, tetapi tidak bisa dibandingkan semua Material ini. Mari kita berikan Urs harta yang lebih banyak." Siegfried mengangguk.


Semua orang membagi adil semua harta itu ke 9 orang, mereka memerlukan 4 jam untuk menguliti cacing dan membagi harta dengan adil.


Iris berjalan ke arah semua orang, dia kemudian melihat tumpukan material dan kulit Black Mountain-Eating Worm yang berada di sana.


"Iris, semua harta ini adalah bagian kamu dan Urs." Galan berkata.


"Terima kasih, Kakek." Iris membungkuk dan memasukan semua Material itu kedalam Artefak penyimpanan Draupnir.


"Iris, apakah cucuku tertidur?" Galan bertanya.


Iris mengangguk. "Suamiku tertidur."


Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanan karena aura Beast King Ludger hanya ada sedikit Beast yang menyerang mereka. Akhirnya mereka sampai di kedalaman Pergunungan Helios.


"Tempat ini bukanlah wilayah kekuasaanku lagi dan akan banyak Beast yang menyerang kita mulai dari sini." Ludger berkata.


"Kyaaattt."


5 Ekor Epik Beast Therizino, mempunyai kepala seperti burung, tubuh bersisik hijau tua seperti kadal berlari menggunakan 2 kaki, mempunyai 2 tangan dengan 3 cakar panjang seperti bilah melengkung menyerang kelompok Lazarus.


"Hahaha. Kelihatannya banyak Beast kuat yang berada di Pergunungan Helios." Eric tertawa seraya mengeluarkan kapak perang merahnya.


"Apabila aku pergi kesini sendirian pasti aku akan terluka parah dan mati." Altair berkata seraya mengeluarkan Great Sword miliknya.


Kelompok Lazarus menghadapi berbagai macam Beast rank sedang, hingga akhirnya mereka sampai di sebuah danau dan memutuskan untuk beristirahat.


"Tuan Galan, mengapa kita tidak menunggangi Beast terbang untuk pergi ke Dungeon Helios?" Altair bertanya.


"Ignis, sudah mengatakan infomasi wilayah Dungeon Helios. Setiap Dungeon adalah wilayah dari 5-10 Beast King, apabila kita pergi ke sana menunggangi Beast terbang bukankah kita akan menarik perhatian mereka?" Galan bertanya.


Ludger mengangguk. "Giant Lizard Dragon yang mempunyai ukuran sebesar bukit, dia sangat kuat dan mempunyai kekuatan setara denganku. Dia mempunyai 3 bawahan Beast King dan selain itu masih ada banyak Beast King yang tersembunyi di kedalaman Pergunungan Helios, Ignis dan Rhea beruntung bisa keluar hidup-hidup setelah memasuki wilayah mereka."


"Seandainya aku punya sayap, aku ingin mengeksplorasi Pergunungan Helios. Pantas saja para Dwarf membuat Kerajaan di bawah Gunung Helios dan tidak membangun di atasnya." Moonlight Fenrir, Sirius berkata.


...****************...


Medan Pergunungan Helios sangat berbeda dengan Hutan Emerald. Medan Pergunungan Helios sangat terjal dan dipenuhi oleh bebatuan. Mereka memerlukan lebih banyak usaha untuk berjalan dan berlari menuju Dungeon Helios.


Lazarus perlahan membuka matanya, dia merasakan tubuhnya sudah segar dan kekuatannya mulai pulih.


"Berapa lama aku tertidur?" Lazarus bertanya.


"2 hari dan apakah kamu lapar?" Iris bertanya.


"Aku membutuhkan banyak makanan untuk memulihkan kekuatanku." Lazarus menjawab.


Semua orang bersyukur Lazarus baik-baik saja. Terutama Galan yang sangat khawatir kepada Lazarus, dia mengingat tentang putranya Arka saat melihat wajah Lazarus.


Sebastian mengeluarkan 1 Grand Demon Beast Silver Forest Bull utuh, kemudian dia membakarnya.


Lazarus meneteskan ludah saat melihat daging Silver Forest Bull utuh di hadapannya dan mulai makan. Semua orang terkejut melihat nafsu makan Lazarus, sedangkan Iris yang sudah terbiasa hanya bisa tersenyum. Dia lebih mengkhawatirkan jika Lazarus tidak mempunyai nafsu makan.


"Iris, aku belum kenyang." Lazarus berkata setelah memakan semua bagian Silver Forest Bull utuh.


Iris mengeluarkan Ice Element Fruit, Fire Element Fruit, Dark Element Fruit dan Light Element Fruit Rank Legendary, kemudian memberikannya kepada Lazarus.


"Aku ingin membuat kontrak dengan Spirit King, tetapi mereka menolak aku dan membawaku ke Spirit Emperor Garden. Aku membawa banyak sekali Elemental Fruit dan herbal langka dari sana." Lazarus menjawab.


"Berapa banyak?" Galan bertanya.


"Aku membawanya bersama pohonnya sebelum waktuku di sana habis." Lazarus menjawab seraya mengunyah Elemental Fruit.


...****************...


"Aku kenyang dan sekarang kita harus melanjutkan perjalanan ke Dungeon Helios. Aku merasa tubuhku sangat segar dari biasanya." Lazarus tersenyum.


Lazarus memandu semua orang pergi ke Dungeon Helios. Dia kemudian berhenti di sebuah wilayah yang dipenuhi oleh Beast rank rendah.


Wilayah yang dipenuhi oleh batuan dan sebuah danau itu terlihat seperti suaka bagi Beast untuk minum dan beristirahat. Akan tetapi, semua orang merasakan hal yang sama tempat itu adalah tempat yang berbahaya.


Lazarus mengeluarkan Regalia Schyte. Sabit besar berwarna hitam itu sangat mencolok, kemudian dia memperhatikan sekitarnya.


"Apa yang terjadi?" Iris bertanya.


"Kelompok orang bodoh, menggiring kawanan besar Beast ke arah kita." Laufey berkata seraya mengeluarkan Artefak Giant War Axe berwarna biru miliknya.


Sesaat kemudian 5 orang berambut perak dan mata emas berlari ke arah kelompok Lazarus. Mereka adalah Victor, Belinda, Liana, Cynthia dan Ega. Pangeran kelima Victor, Putri Kedua Belinda, Putri Ketujuh Cynthia, Putri Bungsu Liana dan Ega pemimpin Green Tower sebelumnya sekaligus adik dari Kaisar Castor Silver Phoenix.


"Cynthia ada kelompok orang di depan." Victor berkata.


"Tunggu, aku seperti mengenal mereka." Liana berkata.


"Kelompok di depan adalah kelompok Urs!" Cynthia berteriak.


Laufey menatap ke arah kawanan besar Beast dengan tenang, kemudian mengulurkan tangannya untuk menggunakan Skill skala besar.


21 Rune element es berwarna biru muda tercipta di hadapan Laufey. Semua orang terkejut dengan semua itu melihat seseorang dapat menggunakan 21 Skill sihir bersamaan.


"Blizzard, Frozen Wave, One-Hundred Ice Arrow..." Laufey menggunakan semua Skill element es untuk menyerang kawanan besar Beast.


"Berhenti,, kami terkena serangan!" Victor berteriak.


Laufey tidak menghentikan Skillnya dan terus menyerang ke arah kawanan Beast banyak Beast rank rendah dan sedang terbunuh karena serangan Laufey.


Sesaat kemudian wilayah sudah membeku karena Skill Laufey, tetapi Laufey masih mempunyai banyak energi mana yang tersisa. Dia bahkan tidak mengeluarkan setengah dari kekuatannya untuk melawan kawanan Beast.


"Masih belum berakhir!" Lazarus berteriak.


Sesaat kemudian terlihat seekor Giant Dragon Lizard sebesar bukit keluar dari balik embun es Laufey. Beast kadal sebesar bukit dan sepanjang 170 meter dengan gigi yang tajam sepasang tanduk di kepalanya, mata emas tajam dan sisik berwarna coklat ditutupi oleh lumut serta bebatuan berjalan ke arah kelompok Lazarus.


"Manusia, aku akan membunuh kalian!" Beast King Grung berteriak semua Beast burung terbang mendengar suara yang menggelegar seperti badai.


Nama Beast: Giant Mountain Drake.


Ranah: Mythical.


Level: 99.


Element: Tanah dan Api.


Deskripsi: Beast yang sangat kuat dan Agresif menghancurkan setiap wilayah yang dilaluinya.


Kemungkinan Evolusi....


Batas kekuatan: Saint Beast.


"Iris, kita tidak bisa mengalahkan kadal itu. Meskipun kita bertarung dengannya, tetapi kita akan mengalami kerugian yang sangat besar!" Lazarus bertanya.


"Manusia!" Grung menggunakan Skillnya dan menciptakan retakan tanah yang menghancurkan sekitarnya. Dia kemudian menatap ke arah kelompok Victor.


Grung mengumpulkan mana element api untuk menciptakan sebuah bola api yang sangat besar.


"Kita harus melarikan diri!" Liana berteriak.


"Tidak, kita tidak akan sempat untuk melarikan diri dari monster itu!" Ega menjawab.


Grung menyemburkan api yang sangat besar. Dia membakar semua wilayahnya dengan api itu, sedangkan Victor dan yang lainnya menggunakan Skill pertahanan mereka untuk menahan semburan api itu.


"Celestial sekarang!" Lazarus berteriak.


Celestial mengeluarkan Skillnya untuk mengirim Lazarus dan semua orang ke tempat yang aman. Mereka memilih untuk mundur daripada harus menghadapi Beast yang sangat kuat seperti itu.


Grung memperhatikan wilayah sekitarnya. "Mereka pasti sudah mati." Grung kembali ke wilayahnya.


"Tuan Grung, apakah kamu sudah membunuh semua penyusup itu?" Seekor Brass Dragon bertanya.


"Aku sudah membunuhnya dan kamu harus mengawasi para penyusup itu agar tidak kembali ke wilayahku. Tuan Raegal dan Orion sudah memerintahkan ku untuk menjaga wilayah ini dari para ras humanoid." Grung menjawab.


Brass Dragon itu terlihat seperti tikus dibandingkan tubuh Grung. Akan tetapi, dia seperti sudah terbiasa dengan Grung.


"Baiklah, aku dan yang lainnya akan berjaga-jaga." Brass Dragon itu menjawab.


...****************...


Lazarus dan semua orang sampai di gerbang Kerajaan Terra. Terlihat kelompok Victor yang terengah-engah akibat melarikan diri dari kejaran Beast Grung.


"Bajingan, apa yang telah kalian lakukan?" Lazarus bertanya.


"Kami hampir mati karena kalian!" Ludger berteriak.


"Urs, terima kasih karena telah menyelamatkan kami." Cynthia berkata.


"Aku tidak mengetahui di Pergunungan Helios ada seekor Beast sekuat itu." Galan berkata.


"Beast itu bernama Grung, dia sangat kuat dan merupakan penguasa Pergunungan Helios. Aku tidak mempunyai kesempatan menang untuk bertarung melawannya." Ludger berkata.


Gerbang Kerajaan Terra terbuka. Pasukan Dwarf menatap ke arah Lazarus dan yang lainnya.


"Saudara, apakah itu kamu?" Elder Vulcan bertanya.


"Saudara Vulcan." Lazarus menjawab.


"Apa yang terjadi kepada kalian?" Vulcan bertanya.


"Saudara Vulcan, apakah kamu mengetahui tentang seekor Naga Raksasa yang tinggal di Pergunungan Helios?" Lazarus bertanya.


"Apakah kalian pergi ke wilayah Grung?" Vulcan mempunyai ekspresi pucat.


"Grung adalah Beast yang sangat kuat. Aku mengira kekuatannya setara dengan seekor Void Beast." Lazarus menjawab.


"Kalian semua beruntung masih hidup setelah melihat penguasa gunung. Kekuatan Grung setara dengan Black Dragon Raegal di masa jayanya. Aku akan menceritakan semuanya tentang Legenda Grung yang sudah diceritakan dari beberapa generasi Dwarf." Vulcan mengajak semua orang masuk ke Kerajaan Terra yang baru.


"Sirius!" White Fang berteriak.


"Dimana Sirius?" Lazarus bertanya.


"Sirius tertinggal di sana. Sebelumnya Sirius mengatakan kepadaku untuk buang air besar." Ludger menjawab.


"Gara!"


"Gura!"


...****************...