LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 107. Sang Pencari Kebenaran.



Dua orang pria sedang bermain catur disebuah gazebo di tengah kolam seraya menikmati secangkir teh dan alunan lagu seorang pemusik. Sesaat kemudian seekor Beast Light Dove terbang ke arah bahu salah satu pria itu membawa dua buah surat.


"Apakah itu surat dari Delia, Joker dan Hell?"


"Tuan, surat Delia berisi dia sudah melakukan semua yang telah kamu perintahkan. Dia sangat terpukul oleh kematian suaminya Ray dan dia tidak ingin melakukan misi mencari informasi selama satu tahun ini."


"Delia, adalah pion sempurna dia mempunyai kemampuan mencari informasi dan penyamaran yang bagus. Dia juga seseorang bermuka dua dia dapat menyembunyikan emosinya dengan sempurna."


"Delia, adalah seseorang yang membantu Blackton, Almer dan Demon lain menyusup! Secara tidak langsung dia yang membunuh suaminya. Mungkin ini karma untuknya karena telah menjual sahabatnya."


"Tuan, apa maksudmu Duke Regulus? Aku memuji keberanian dan kekuatan pria itu. Dia tidak tahu bahwa wilayah Regulus menyimpan sumber daya alam yang sangat besar dan Claymore Frostmoure tertidur di sana."


"Vincent, Aslan dan Leontios adalah pion yang dapat kita buang dan korbankan sesuka hati. Berbeda dengan Delia yang merupakan sebuah pedang yang tajam."


"Tuan, Delia bisa saja mengkhianati kita. Pedang tidak mempunyai mata. Apabila digunakan dengan benar pedang itu dapat melindungi pemiliknya, tetapi pedang itu bisa saja melukai pemiliknya."


"Apabila pedang itu sudah tumpul, maka kita harus membuangnya dan menggantikan pedang itu dengan yang baru. Apabila pedang itu melukai tuannya maka kita harus menghancurkan pedang itu. Skakmat."


"Tuan, aku lengah! Kamu mengorbankan banyak pion milikmu karena menungguku untuk lengah."


"Bagaimana, isi surat dari Joker dan Hell?"


"Tuan, Hell dan Joker sudah menghabisi sampah. Rencana kita untuk menghancurkan Kerajaan Simfonia dan mengadu domba Keluarga Bangsawan Raven dan Phoenix dengan Kerajaan Yggdrasil telah gagal. Orang yang menggagalkan rencana ini sama dengan orang yang menggagalkan rencana kita di Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon."


"Urs The North."


"Tuan, Urs adalah seorang Beast Master yang mengontrak 3 Legendary Beast muda. Dia berasal dari Benua Utara Boreas dan dia mempunyai hubungan dengan Saint Iris."


"Aku harus memilikinya! Seseorang yang dapat menggagalkan rencana sempurnaku 2 kali adalah orang yang tidak lebih rendah dariku." Pria itu tersenyum lebar.


"Sesuai perintahmu, Tuan! Aku sudah memerintahkan seseorang untuk mengawasi Urs."


...****************...


*Kerajaan Simfonia.


Semua orang berpamitan. Keluarga Bangsawan Raven dan Phoenix berdamai dengan Kerajaan Yggdrasil. Mereka mengetahui bahwa seseorang berada di belakang ini.


"Tuan Urs, sampai bertemu lagi." Cordelia berkata.


"Kyuu.." Seekor anak Violet Mink melompat ke arah bahu Cordelia.


"Nona Cordelia, kelihatannya dia menyukaimu! Aku akan memberikannya kepadamu."


"Tuan Urs, Terima kasih untuk semuanya."


"Hahaha. Menantuku! Kamu adalah bintang keberuntunganku! Aku mendapatkan 500 Juta koin emas hanya dengan menjarah Material Beast." Raja Eric tertawa terbahak-bahak seraya mengangkat Lazarus.


Semua orang melirik ke arah Raja Eric. Meskipun 9 anggota pasukan aliansi di beri masing-masing 1 Milyar koin emas. Namun, mereka membawa pasukan yang besar dan harus 3/4 dari hasil jarahan kepada para pasukan.


"Tuan Urs, kami mendapatkan 1 Milyar Koin emas dari Ratu Alicia." Rion berkata.


"Baguslah! Pakai Koin emas itu untuk kepentingan Aliansi The North. Rion, aku menyerahkan Aliansi The North kepada kalian." Lazarus menjawab.


"Sesuai perintahmu, Tuan."


Lazarus menyentuh dahinya, semua harta dan herbal langka yang dia miliki di jarah oleh Red Dragon Ignite.


Ignite mengatakan agar pengikut Lazarus mengambil semua Herbal dan material Beast di Kedalaman Hutan King. Dia akan menjaga semua Koin Emas, Material logam dan Artefak di sarangnya.


"Hahaha. Menurutku menyimpan semua hartaku di sarang Ignite, bukanlah hal yang buruk. Ignite akan menjadi anjing penjaga ranah Mythical yang melindungi semua hartaku. Awalnya aku akan membagi koin emas itu menjadi dua untuk Ignis dan Asterion karena awalnya semua koin emas itu adalah milik ibunya. Aku sudah memberikan bagian Asterion sebelumnya. Sedangkan Koin emas bagian Ignis diambil oleh Ignite," batin Lazarus.


"Tuan, bukankah kamu tidak mempunyai koin emas lagi di Artefak penyimpanan milikmu? Kita akan memberikan 500 juta kepadamu." Bleddyn bertanya.


"Bleddyn berikan aku 100,000 Koin emas. Aku rasa koin emas itu sudah cukup untukku! Aku juga mempunyai perintah untukmu dan Dyonisius." Lazarus menyentuh bahu Bleddyn dan Dyonisius dan memberikan perintahnya.


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs! Setelah ini kami akan mengambil semua Herbal di sarang Lord Ignite dan menanamnya di lantai empat Sage Merlin! Kami juga akan merekrut seorang Herbalis untuk menanam, merawat dan mengurus Herbal." Dion menjawab menggunakan telepati suara.


Elise, Rion dan anggota Aliansi The North berpamitan kepada Lazarus, kemudian kembali ke Kota Lion Castle.


"Tuan Urs, terima kasih untuk semuanya! Setelah perjalanan ini selesai datanglah ke wilayah Allan." Eleanor tersenyum cerah mata biru dan rambut pirang yang indah menambah kecantikan Eleanor.


"Baiklah, aku akan datang ke wilayah Allan."


Charlotte berjalan ke arah Lazarus seraya menundukkan wajahnya yang memerah.


"Urs, di dalam perjalanan ini aku mendapat banyak pelajaran. Sebagai seorang Ksatria aku menghormatimu. Urs, terimalah Liontin ini!" Charlotte berkata seraya memberikan sebuah Liontin kepada Lazarus.


"Terima kasih, Nona Charlotte." Lazarus menerima Liontin itu.


"Urs, kami akan pergi sekarang!" Charlotte berkata, kemudian menaiki punggung Snow Bersama Eleanor mereka pulang bersama Amarilis dan rombongan pasukan Kekaisaran Lion Heart.


"Eleanor, apakah aku harus memanjangkan rambutku?"


"Bibi, kamu terlihat lebih cantik dengan rambut pirang gradasi jingga yang panjang."


"Aku sudah mengatakan berkali-kali kepadamu untuk memanggilku Nenek bukan bibi." Charlotte tersenyum.


"Cih.. Pria bajingan! Aku belum mengakuimu! Apabila kamu membuat putriku menangis, aku akan mencincang tubuhmu dan memberikannya kepada Beast liar!" Raja Legolas berkata.


"Raja Legolas, aku berjanji untuk merawat Alyssa dengan baik."


"Urs, aku sebagai Raja sangat berterima kasih karena telah memberikan kami resep dan bahan Potion kesuburan . Aku juga sangat menghargai kamu yang sudah membantu Cynderyn, Alicia dan Cordelia. Atas nama Kerajaan Yggdrasil aku berterima kasih kepadamu. Akan tetapi, aku tidak akan memberikan putriku Alyssa kepadamu! Setelah perjalananmu selesai mampirlah ke Kerajaan Yggdrasil untuk bertemu Istriku Roselia dia sangat merindukan Alyssa." Raja Legolas berkata menggunakan telepati suara, kemudian pergi bersama Lilac dan High Elf yang lain.


Tetua High Elf Ararik membuat celah dimensi menggunakan Skill sihirnya. Lilac berlari ke arah Lazarus, kemudian mencium lembut bibir Lazarus.


"Tuan Urs, kita akan bertemu lagi." Lilac tersenyum, kemudian memasuki celah dimensi bersama Raja Legolas dan yang lainnya.


Lazarus merasakan aura dari Carissa, Iris, Freya dan Alyssa di sampingnya. Lynelle dan Eira hanya melirik ke arah Lazarus dengan tatapan kosong.


"Maafkan, aku!" Lazarus berkata.


Ratu Alicia bersama 4 Ksatria kepercayaannya berjalan ke arah Lazarus. Ratu Alicia sangat cantik memakai gaun berwarna hijau.


"Tuan Urs, terima kasih!" Ratu Alicia mengecup lembut dahi Lazarus.


"Bajingan! Aku akan mati sebelum mencapai Kerajaan Terra," batin Lazarus.


"Ratu Alicia, aku hanya melakukan tugasku."


"Duke Urs, apabila kamu sudah menyelesaikan urusanmu pergilah ke Kerajaan Simfonia. Kamu akan selalu di terima di sini dan kebetulan Kerajaan Simfonia belum mempunyai seorang pewaris." Ratu Alicia berbisik di telinga Lazarus, kemudian tersenyum halus dan berjalan pergi.


"Urs!!" Freya menyentuh bahu Lazarus.


"Apabila aku menoleh aku akan mati! Aku harus melarikan diri sekarang juga! Sebastian bantu aku untuk menahan empat monster ini!" batin Lazarus berteriak. Instingnya mengatakan untuk tidak menoleh kebelakang atau ke samping.


Lazarus berlari ke arah Karavan Guild Perjalanan Aquila. Dia harus meminta pertolongan kepada Cathrine dan Ketua Gavin. Namun, kakinya tiba-tiba tertutupi oleh Es.


"Urs, mengapa kamu melarikan diri? Bukankah, kamu mempunyai banyak hal yang harus dilakukan?" Iris bertanya.


"Saint Iris, kita harus melanjutkan Perjalanan Ke Kerajaan Terra." Lazarus menjawab.


"Fufufu. Urs, bolehkah aku memukul perutmu?" Alyssa terkekeh kecil.


"Urs maafkan aku, tetapi kali ini aku ingin sekali menghajar wajahmu!" Freya berkata.


"To-tolong!" Lazarus berkata dengan suara lemah, tetapi sudah terlambat.


...****************...


Black Slaughter dan Eucalyptus keluar dari Hutan Emerald.


"Lord Black Slaughter dan Eucalyptus, apakah kalian belum pulang bersama Raja Legolas!" Ratu Alicia berteriak.


Black Slaughter dan Eucalyptus saling melirik.


"Legolas bajingan! Dia meninggal kita!" Black Slaughter dan Eucalyptus mengaum.


*Kerajaan Simfonia.


"Hachuuu... Alarik aku merasakan telah melupakan sesuatu."


"Legolas, aku juga merasakan telah melupakan sesuatu yang penting. Akan tetapi, aku tidak mengingatnya."


"Legolas, Ararik, apakah kalian melupakan Eucalyptus dan Black Slaughter di Kerajaan Simfonia?"


"Kita meninggalkan Black Slaughter dan Eucalyptus di Kerajaan Simfonia!!!" Raja Legolas dan Eucalyptus berteriak bersamaan.


Seorang High Elf pergi ke ruang singgasana.


"Raja Legolas, semua panen Herbal kita yang berada di Hutan Great Beast sudah dijarah oleh Kawanan Beast! Kerugiannya diperkirakan sama dengan pajak Kerajaan Yggdrasil selama 50 tahun."


"Raja Legolas, kawanan Epik Beast Inferno Wolf di pimpin oleh Vanargand menyerang wilayah Beast jenis Tiger! Kami tidak bisa menemukan Black Slaughter dimanapun."


"Ararik! Cepat jemput Black Slaughter dan Eucalyptus!" Raja Legolas berteriak.