LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 245. Wilayah Grand Duke Regulus.



Lazarus membagi semua orang menjadi beberapa kelompok untuk melakukan tugas. Namun yang paling penting adalah membuat saluran air dan benteng keempat.


Benteng keempat adalah benteng yang sangat besar dan luas berbentuk persegi. Disertai dengan 3 gerbang Barat, Timur dan Selatan sedangkan wilayah Utara adalah tempat saluran air.


Semua orang menggali lubang yang dalam dan luas di sekitar tanah bersalju. Mereka tidak mengetahui apa fungsi dari tanah ini, tetapi Lazarus sudah menjelaskannya kepada Elder Durin dan Elder Durin menceritakannya kepada semua orang.


Para Dwarf dengan menjelaskan mengapa mereka menggali lubang yang luas dan dalam di sekitar sini. Lubang itu berfungsi menjadi pondasi untuk mengubur satu perempat benteng ke tanah, mengakibatkan benteng jauh lebih kuat dan tahan dari gempa, longsor dan Beast.


Para Pekerja North Sea, Amazones, Dwarf dan Beastman mengangkut batuan Snow Stone besar dari sekitar wilayah Regulus dan Pergunungan Arsen dengan kereta yang ditarik Beast. Para Dwarf memotongnya jadi berbentuk persegi panjang besar seperti bata, mereka memotong dengan kecepatan tinggi, seolah-olah memotong mentega dan semua ukurannya sama.


Mereka juga mengajari pekerja lain untuk memotong batuan dengan benar. Banyak pekerja berbakat Beastman, Manusia, Dark Elf mengikuti apa yang dilakukan para Dwarf. Namun tidak bisa memotong secepat Dwarf.


Pekerja lainnya memotong pohon-pohon besar di Hutan White Tiger dan White Snake. Winter mengawasi mereka semua, agar tidak diserang oleh Beast dari Hutan White Tiger dan White Snake.


Sementara pekerja lainnya membuat bendungan sederhana, kemudian menggali saluran air yang luas di Sungai Arsen. Dengan bantuan Mage element bumi, kayu dan Air mereka dapat menggali dengan lebih cepat.


Tidak terasa hari pertama berlalu, Alyssa, Rion dan Elise kembali setelah membeli Potion, bibit herbal dan telur Beast element kayu dan es.


Telur Beast element kayu seperti sebuah benih besar berbentuk telur, tetapi Lazarus mengira benih itu adalah bola kayu, bola rotan dan bola akar.


Semua orang beristirahat seraya memakan makanan yang telah dipersiapkan dan meminum Wine Regulus. Meskipun lelah mereka puas dengan pekerjaan hari ini.


"Urs, mainkan sebuah lagu." Beryl berkata.


"Baiklah, aku akan memainkan sebuah lagu untuk semua orang." Lazarus mengeluarkan Artefak Moonlight Liong Flute Rank Legendary.


Lazarus mulai memainkan lagu berjudul "Flying Ice Phoenix In Winter." Semua orang terpesona dengan lagu yang dimainkan oleh Lazarus, begitupun dengan para Beast yang kelihatan sangat senang saat Lazarus memainkan lagu itu.


Malam hari semua orang tertidur lelap, Lazarus menyuruh Sebastian dan Sirius, White Fang dan Black Fang untuk berjaga. Hari pertama berkahir dengan cepat, setelah tidur dan beristirahat semua orang melakukan lagi tugasnya.


"Mayat!!!" Lindsey berteriak.


Semua orang segera menghampiri Lindsey dan pergi melihat mayat yang ditemukan oleh Lindsey. Mereka melihat 70 mayat yang dikerumuni oleh Slime liar yang sudah terpenggal.


"Apakah mereka Dark Goblin, Blade Goblin, Cruel Minotaur yang merupakan buronan Kekaisaran Swallow dan 9 mayat lain, aku tidak mengenalnya! Akan tetapi, aku pernah melihat poster buronan mereka di Kekaisaran lain." Seorang pria berkata.


"Kelompok Dog Hunter Green dan Fisherman Mark!! Mereka adalah buronan Kekaisaran Avalon dan dikenal sangat kejam!!" Diana berseru.


Semua orang mengenal dari kepala mayat itu, bahwa mereka semua adalah kriminal yang dicari di setiap Kekaisaran dan Kerajaan.


"Sebastian, apakah kamu yang membunuh mereka?" Lazarus bertanya.


"Urs, aku hanya membunuh 7 orang di sebelah Utara dan aku tidak mengetahui siapa yang membunuh mereka!" Sebastian menjawab dengan ekspresi terkejut, dia tidak mengetahui siapa yang membunuh kelompok kriminal ini.


Iris menghela nafas ringan seraya menggenggam tangan Celine dan Blossom kecil.


"Sayang, kita harus memperketat penjagaan dan pengawasan." Iris berkata.


"Aku juga berpikir sama! Rion, kalian harus menjaga semua orang di sini dan perbanyak personil penjagaan."


"Sesuai perintahmu." Semua orang menjawab.


"Sarion, semua mayat ini setidaknya ranah Epik dan dibawahnya. Tukarkan semua kepala mereka dengan uang."


"Hahaha. Serahkan kepadaku!" Sarion tertawa.


Lazarus melihat bekas cakaran seekor Dragon dan bilah pedang besar dari mayat itu. Dia mengetahui salah satu Beast yang sudah menyerang mereka, karena Lazarus sudah mengetahui sifat dan karakternya.


"Asterion, apakah kamu sudah bangun? Aku tidak mengira kamu bangun secepat ini setelah menyerap Inti Black Dragon King Raegal. Meskipun inti itu mempunyai kekuatan 1/1000 dari aslinya." batin Lazarus.


Lime dan seekor kucing hitam bermata merah melompat ke bahu kanan dan kiri Lazarus.


"Master, aku merindukanmu!" Asterion berkata melalui telepati jiwa.


"Asterion, apakah kamu sudah menguasai Skill Transformasi? Kapan kamu bangun?"


"Aku bangun seminggu yang lalu dan Ignis membutuhkan waktu lebih lama untuk bangun."


"Baiklah, denganmu berada di sini, aku akan menjadi lebih aman dan Lime kemana kamu malam itu?"


Lime melompat-lompat.


"Apakah kamu membantu Asterion membunuh mereka semua? Terima kasih pria kecil atau gadis kecil?"


Slime tidak mempunyai kelamin.


"Apakah kamu ingin dipanggil pria besar? Baiklah aku akan memanggilmu pria besar!" Lazarus tersenyum.


"Master... Bagaimanapun Lime sangatlah kuat!" Asterion mengingat peristiwa saat malam hari.


"Ya Ya, Ya Aku percaya Lime sang pria besar sangat kuat!" Lazarus tersenyum seraya mengusap kepala Asterion dalam belum bentuk kucing hitam.


"Master, aku serius!!" Asterion menegaskan.


Namun Lazarus mengetahui bahwa Lime adalah Magical Beast dari Skill Eye Of Divine Master. Meskipun Lime mempunyai Skill Predator dan Camouflage.


...****************...


Tidak terasa 1 bulan sudah berlalu, Lazarus mulai melanjutkan pekerjaan. Lazarus, Alastair dan Icarus beserta para pekerja terlihat sangat berotot. Di saat istirahat Lazarus dan anggota Aliansi The North berlatih Skill pedang, tombak dan yang lainnya.


Sebuah kereta yang di tarik oleh serigala dengan lambang palu dan serigala berhenti di dekat tenda Lazarus.


Raja Tyron dan Elder Vulcan bersama beberapa orang Dwarf turun dari kereta itu.


"Saudara Urs!" Dwarf berambut dan janggut hitam itu berlari ke arah Lazarus, kemudian memeluknya.


"Saudara Tyron!!" Lazarus membalas pelukan Raja Tyron dan mengangkatnya ke udara.


"Saudara Urs, aku sudah mendengar laporan dari Elder Theodore dan kamu sangat berbakat dengan Arsitektur! Saudara Urs, bagaimana keadaan Theodore dan Dwarf yang lainnya?" Tyron bertanya.


"Kamu bisa melihatnya sendiri." Lazarus menunjuk ke arah para Dwarf yang sedang bekerja seraya meminum Snow Flower Wine.


Melihat kedatangan Raja Tyron semua Dwarf menghampiri Tyron.


"Aroma ini sangat enak! Tunggu, apakah mereka benar-benar bekerja selama 1 bulan?" Tyron terkejut, melihat aura Elder Theodore dan semua Dwarf menjadi lebih kuat.


Semua Dwarf melepaskan pakaian mereka, memperlihatkan otot tangan dan tubuh yang kekar. Perut yang awalnya buncit sekarang menjadi sixpack.


"Bajingan! Mengapa kalian menjadi sehat seperti itu! Apa yang telah kalian lakukan selama 1 bulan saat bekerja di Regulus!"


"Vulcan, bukan hanya yang sangat baik dan sehat! Akan tetapi, semua Dwarf yang ikut membangun wilayah Regulus sangat sehat! Mereka sekarang mempunyai otot kekar dan lebih bertenaga!" Theodore tersenyum lebar.


"Tunggu! Apakah kalian bermalas-malasan?" Raja Tyron bertanya.


"Kami bekerja dengan sangat giat dan tekun. Namun Lazarus memberi kami Potion, Makanan enak bergizi tinggi dan Wine yang sangat enak setiap hari! Mungkin setelah kami kembali ke Kerajaan Terra, kami akan sangat merindukan wilayah Regulus."


"Apa! Saudara Urs, bolehkah kami mencicipi Wine dan makanan wilayah Regulus?" Elder Vulcan bertanya.


Para pelayan menghidangkan Wine Snow Flower dan makanan untuk Raja Tyron, Elder Vulcan dan para pengawalnya.


Raja Tyron, Elder Vulcan dan Semua pengawalnya terkejut saat mencicipi Wine dan makanan enak yang dibuat wilayah Regulus. Mereka kemudian memakannya dengan lahap.


"Urs, apakah kamu memberikan makanan ini kepada para pekerja setiap hari?" Elder Vulcan mendobrak meja.


"Aku memberikan semua makanan ini kepada para pekerja. Kebetulan Regulus mempunyai suhu yang dingin dan daging tidak mudah untuk membusuk."


"Apakah kalian memberikan 2-3 porsi setiap hari kepada semua pekerja?" Elder Tyron bertanya.


"Tidak! Kami memberikan sarapan, makan siang dan sarapan. Akan tetapi, semua orang bisa makan sepuas-puasnya sampai kenyang. Kebetulan kami mempunyai banyak bahan dan daging Beast yang dapat digunakan selama 5 tahun ke depan porsi 500,000 orang."


"Apaa!"


Elder Tyron melihat semua pekerja sangat bahagia. Tembok kastil selesai 98% dan para Elf mengajarkan orang-orang untuk bertani, berkebun dan menanam herbal.


"Urs, aku ingin bekerja disini!" Elder Tyron berteriak.


"..."


"Cih. Tyron! Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di Kerajaan Terra! Saudara Urs, terima kasih untuk Wine dan makanannya. Ini 36 Gravity Bracelet yang kamu pesan. Artefak gelang ini bisa membuat gravitasi tubuh 2 kali lipat! Kamu bisa menumpuknya menjadi 4,6,8,10 kali lipat Gravitasi. Gelang ini sangat bagus untuk melatih tubuh." Elder Vulcan berkata menggunakan telepati suara seraya memperlihatkan 2 gelang berwarna hitam di tangan kanan dan kirinya.


"Aku akan mengatakannya sekarang. Gelang ini tidak boleh disebarluaskan kepada orang lain tanpa seizin ku sesuai perjanjian! Aku juga mengatakan kepadamu bahwa di alam atas gravitasi 2 kali lipat dari Antares!" Lazarus berkata menggunakan telepati suara..


"Baiklah, Saudara aku akan mengingatnya! Raja Thorin meminta 20 tong Wine untung gelang itu."


"Baiklah, aku akan mengirimkan 20 tong Wine Snow Flower ke Kerajaan Terra." Lazarus tersenyum.


Elder Vulcan dan Raja Tyron berpamitan kepada Lazarus, Iris dan Deviela. Mereka kemudian kembali ke Kerajaan Terra.


"Ayah sekarang giliranmu!"


"Paman, aku dan Alastair menemukan tambang Mana Stone element es! Para anggota Aliansi The North sedang menjaganya." Icarus berkata.


"Baiklah, aku mempunyai hadiah untuk kalian." Lazarus memberikan Artefak gelang kepada Alastair dan Icarus.


Alastair dan Icarus memakainya, seketika tubuhnya menjadi lebih berat 2 kali lipat.


Icarus dan Alastair tersenyum. Bukankah, dengan memakai gelang ini, mereka dapat melatih tubuhnya setiap saat? Bahkan saat mereka tidur.


"Terima kasih Ayah/Paman!"


"Hahaha. Aku akan melihat tambang itu dan kalian harus menyesuaikan gravitasi 2 kali lipat gelang itu. Apabila kalian sudah terbiasa, aku akan meningkatkannya menjadi 3 kali lipat dan 4 kali lipat." Lazarus menyentuh bahu Alastair dan Icarus, kemudian pergi meninggalkan tempat itu. Dia juga memakai satu gelang itu.


Iris penasaran dengan satu Artefak gelang hitam yang berada di meja, kemudian memakainya seketika Iris terjatuh ke tanah dengan sangat keras karena tidak bisa menahan beban tubuhnya sendiri.


"Ibu/Bibi!"


"Alastair, Icarus bantu aku! Lazarus, dia masih mempunyai sifat yang sama!! Apakah dia ingin mengerjai ku!" Iris berteriak.


Alastair dan Icarus membantu Iris, mereka melepaskan gelang dari tangan Iris.


"Terima kasih."


"Ibu, kamu bukanlah seorang petarung yang selalu berlatih! Kamu mempunyai waktu yang lama untuk menyesuaikan tubuh dengan gravitasi gelang itu."


Alyssa, Diana bersama wanita Lazarus yang lain menghampiri Iris. Mereka tidak mengetahui apa yang terjadi kepada Iris yang tiba-tiba meminta pertolongan.


"Iris, apa yang terjadi?" Alyssa bertanya.


Iris tersenyum kecil. "Fufufu. Lazarus memberikan aku gelang ini, tetapi gelang ini terlalu ketat untukku. Bisakah kalian memakainya?" Mata merah Iris berbinar.


"Baiklah," Alyssa memakai gelang itu, tetapi tidak ada yang terjadi.


"Apa? Mengapa Alyssa tidak terpengaruh pada Gravitasi 2 kali lipat? Padahal dia seorang Magician" batin Iris.


"Gravitasi 2 kali lipat. Gelang ini sangat cocok untuk berolahraga dan melatih tubuh." Alyssa tersenyum seraya memperlihatkan beberapa gerakan tinju.


"Alyssa, aku ingin meminjamnya." Carissa berkata.


Carissa memakai gelang itu dan seolah-olah tidak ada yang terjadi. Di masa muda mereka telah dilatih di ruangan gravitasi 2 kali lipat, meskipun mereka Magician. Namun Stat kekuatan mereka sama dengan seorang Job pertarungan ranah Grand Master atau Expert.


Terakhir adalah Diana yang akan mencoba gelang itu. Apabila dilihat dengan sekilas, Diana mempunyai tubuh yang lebih besar dari semua wanita Lazarus terutama di bagian dada.


"Fufufu. Aku harus meminta gelang seperti ini kepada Urs dan meningkatkan gravitasinya 3 kali lipat." Diana terkekeh kecil.


"Diana, bagaimana kamu bisa?"


"Iris, apakah kamu lupa bahwa saat bertarung tangan kosong aku adalah yang terbaik di Party Golden Lion."


"Tunggu! Mengapa kalian tidak terpengaruh oleh gravitasi 2 kali lipat?" Iris bertanya.


"Iris, kami semua rajin berlatih Nyaww. Lihatlah kami semua berotot Nyaww." Cathrine berkata seraya memperlihatkan lengan rampingnya. Saat dia menegangkan ototnya. Otot bisep dan trisep terbentuk dengan sempurna.


Iris memperhatikan tubuh semua orang, kemudian memperhatikan tubuhnya. Sejak kematian Lazarus, dia jarang melatih tubuh.


Iris melihat gumpalan lemak di perutnya, sejak bersama kembali dengan Lazarus. Iris selalu memakan banyak makanan enak setiap hari.


"Tunggu! Apakah aku semakin gemuk?" Iris memikirkan dirinya menjadi wanita gemuk, kemudian Lazarus lebih memilih Alyssa dan yang lainnya.


Iris menggelengkan kepala. "Bantu aku untuk berlatih! Aku ingin kuat seperti kalian!"


Alyssa dan yang lainnya tersenyum. Mungkin saatnya mereka membalas Iris yang selalu menggoda mereka semua.


Insting Iris merasakan ketakutan saat melihat senyuman Alyssa dan yang lainnya. Seolah-olah mereka semua merencanakan sesuatu yang jahat kepadanya.