
Iris, Lilian dan Theresia sedang duduk di halaman kastil Regulus seraya meminum secangkir teh. Mereka tidak mengkhawatirkan Lazarus karena mereka menghargai keputusan Lazarus untuk pergi berlatih.
Namun Lazarus tidak memilih waktu yang tepat saat berlatih. Dia meninggalkan Leonhart, Gardenia, Arion dan Arianna yang masih kecil.
"Huhuhu. Nyonya, apakah Master membenciku? Dia tidak membawaku saat berpetualang ke Hutan Cerulean." Seekor Cerpelai berbulu ungu Violet berukuran 1 meter menangis tersedu-sedu.
Lime yang berada di samping Celestial menunduk lesu, dia ingin pergi bersama Lazarus ke Hutan Cerulean.
Iris mengusap kepala Celestial dan Lime. "Lazarus, pasti mempunyai alasan tidak membawa kalian. Apabila Lazarus membawa kalian sama saja dengan dia tidak berlatih."
"Saudari Iris, apakah Urs memang sangat keras kepala?" Theresia bertanya.
"Bajingan itu sangat keras kepala! Meskipun kita melarangnya, tetapi dia akan tetap memegang teguh keputusannya." Iris menjawab.
"Duke Regulus, memang orang seperti itu. Dia rela mengorbankan nyawanya sendiri untuk orang lain. Akan tetapi, aku sangat khawatir kepada Cathrine, Deviela dan Alyssa. Mereka bertiga baru saja melahirkan dan Duke Regulus meninggalkan mereka dalam waktu yang lama." Lilian meminum tehnya.
"Groooaar!"
Seekor White Dragon dan Black Dragon muda terbang ke halaman Kastil. Di punggung Asterion terlihat seorang wanita berambut merah muda, dia adalah ketua Magic Tower Roseanne.
"Iris, Lilian, Theresia, aku sudah membangun Gate dimensi di Hutan White Tiger yang terhubung dengan Hutan Emerald. Aku ingin sekali bertemu dengan Urs, dan ingin mengetahui cara dia mengontrak 2 ekor Legendary Beast Dragon." Roseanne berlari ke arah Iris seraya tersenyum cerah.
"Urs, pergi ke kedalaman Hutan Cerulean untuk berlatih." Lilian berkata.
"Apaaa! Mengapa dia ingin berlatih ke salah satu tempat paling berbahaya di Planet Antares!" Roseanne berteriak.
"Bajingan itu ingin menjadi lebih kuat! Kami sudah melarangnya, tetapi dia tetap pergi ke Hutan Cerulean." Alyssa dan yang lainnya berjalan ke arah Roseanne.
"Tunggu! Bukankah kalian adalah seorang ranah Legendary yang baru menikah? Apakah 5 bayi itu adalah anak kalian?" Roseanne melihat ke arah Leonhart dan yang lainnya.
"Veronika adalah putri Alastair. Dia lebih tua satu tahun dari Leonhart." Cassandra memeluk Veronika.
"Doragon.." Mata Arion berbinar saat melihat Asterion dan Aneira.
Deviela tersenyum, kemudian berjalan ke arah Asterion dan Aneira. "Asterion, bisakah kamu membiarkan aku dan Arion menaiki punggungmu dan terbang mengelilingi wilayah Regulus?"
"Sesuai perintahmu, Nyonya." Asterion tersenyum seraya mengendus aroma tubuh Leonhart.
"Kami juga ingin pergi. Nyaww." Cathrine berlari ke arah Aneira seraya mengendong Leonhard dan Gardenia di kedua pundaknya.
"Fufufu. Bayi yang sangat cantik, Asterion kapan aku mempunyai seorang bayi yang indah seperti mereka?" Mata biru safir Aneira menoleh ke arah wajah Asterion.
"Aku sudah berusaha siang dan malam! Apabila Master berada di sini, aku pasti dapat meminta saran dan yang lainnya juga belum mempunyai seorang anak." Asterion menjawab.
"Kadal Hitam! Aku juga ingin menaiki punggungmu, tetapi kamu tidak boleh terbang dengan cepat! Aku ingat saat terakhir kali aku menunggangi punggungmu dan aku hampir mati!" Alyssa menatap Asterion dengan tajam.
"Hahaha. Maafkan aku Nyonya Alyssa, aku saat itu hanya sedikit menggoda mu." Asterion tertawa.
...****************...
Deviela dan Alyssa menunggangi punggung Asterion, sedangkan Cathrine menunggangi punggung Aneira. Mereka kemudian terbang ke langit wilayah Regulus.
"Mengapa kedua Dragon itu sangat jinak? Mereka membiarkan seseorang menunggangi punggung mereka!" Roseanne berkata, dia tidak menyangka Asterion membiarkannya naik ke punggungnya.
"Fufufu. Mereka hanya mengizinkan Lazarus dan semua orang yang dekat dengannya yang boleh menaiki punggungnya. Bahkan mereka menyerang Siegfried saat ingin menaiki punggung mereka." Theresia terkekeh kecil.
"Mereka?"
"Lazarus mempunyai Beast kontrak lebih dari 20 Legendary Beast!" Felicity menjawab.
"Apa!!!" Roseanne terkejut.
...****************...
Asterion dan Aneira terbang di langit Ibukota wilayah Regulus. Semua orang mengetahui bahwa kedua Dragon itu adalah Beast jinak dan tidak ketakutan karena Artefak Barrier dan Pertahanan wilayah Regulus tidak aktif saat kedua Dragon itu masuk ke wilayah Regulus.
Artefak Barrier dan Pertahanan Rank Legendary berlapis tujuh serta para penjaga Aliansi The North yang mengawasi wilayah Regulus sudah membuat semua penduduk aman.
"Lord Albion, apakah kamu mengenal kedua Dragon itu?" Seorang Beastman kucing bertanya.
"Asterion dan Aneira, mereka adalah sahabatku sama dengan Red Dragon Ignatius, Gold Dragon Evanthe dan Red Dragon Ignite yang datang ke wilayah Regulus saat pernikahan." Albion tersenyum.
"Regulus, sekarang sangat aman, bahkan semua orang sangat bahagia dan berterima kasih kepada Tuan Urs." Seorang pria ras Beastman serigala salju bersama 100 anak-anak wilayah Regulus berkata.
"Bleddyn, apakah kamu sudah mengingatkan kepada rakyat wilayah Regulus satu aturan yang sudah dibuat?" Albion tertawa mata birunya yang tajam menatap ke mata Bleddyn.
"Tenang saja, aku mengerti! Tuan, Nyonya dan Anak-anak apa aturan pertama wilayah Regulus." Bleddyn berteriak,
Semua orang mengeluarkan pedang, pisau kecil, cangkul, sekop, tombak ikan.
"Apabila ada penyusup bunuh mereka tanpa ampun!"
"Aturan kedua!"
"Kita tidak boleh membiarkan orang-orang luar menindas penduduk Regulus!"
"Aturan ketiga!"
"Membalas 3 kali kebaikan orang yang sudah baik kepada kami dan membalas 5 kali kejahatan orang yang sudah jahat kepada kami."
"Aturan keempat!"
"Melindungi keluarga Regulus dan siap berperang kapan saja untuk wilayah Regulus."
"Aturan kelima."
"Pengkhianat harus mati!"
Pemilik toko roti, penjual sayur, petani, nelayan, pemburu, Herbalis, pemilik toko Artefak dan anak-anak berkata dengan suara bernada dingin. Aturan ini adalah aturan yang dibuat oleh Celine, mereka mengetahui bahwa Lazarus sudah mengorbankan banyak hal untuk mereka dan mereka sudah bersumpah setia kepada Lazarus dan keluarga Regulus.
Meskipun aturan ini sangat berbahaya dan ekstrim, tetapi mereka menurutinya karena mereka tahu banyak pihak yang akan mengincar wilayah Regulus.
...****************...
*Gerbang Kastil Regulus
Kelompok Pria beranggotakan 15 orang dengan tubuh kekar dan luka di wajah mereka memasuki ke kota Regulus.
"Hahaha. Wilayah Regulus sangat kaya! Bahkan bangunannya sangat kokoh! Aku yakin 5 tahun lagi kota ini akan menjadi kota besar yang sangat kaya! Kita harus dapat membangun kekuatan, kemudian menguasai kota ini. Aku yakin kekayaan yang sangat besar akan menanti kita di masa depan." Seorang pria Dark Beastman babi hutan berbulu coklat berkata.
"Bos, semua penduduk Regulus adalah orang bodoh dan lemah! Aku mendengar Grand Duke Lazarus Regulus adalah orang lemah. Kita bisa saja merekrut beberapa penduduk wilayah Regulus untuk menjadi anggota kita dan menguasai kota ini dengan mudah." Seorang pria kurus dengan rambut hijau panjang, memakai satu penutup mata berkata.
"Bos, untuk sekarang kita harus mencari informasi tentang Ibukota Regulus. Kita harus menculik beberapa penduduk Regulus untuk ditanyai informasi. Bagaimana dengan Ayah dan anak penjual buah disana, Kakek tua Beastman beruang penjual daging Beast dan wanita cacat berambut pirang panjang, mata biru yang memakai tangan dan kaki palsu. Aku lihat Artefak tangan dan kaki palsu yang dia gunakan sangat mahal." Seorang pria berambut coklat pendek dengan bekas luka bakar berkata.
"Baiklah, culik mereka dan bawa mereka ke gang belakang. Ingatlah kalian tidak boleh diketahui oleh orang lain." Bos Beastman Dark Beastman babi hutan itu berkata.
"Sesuai perintahmu."
Pedagang dan anak perempuan penjual buah itu sedang menjual buah-buahan element es.
Sang pembeli menggeleng ringan, kemudian pergi ke belakang pedagang buah dan menodongkan pisau ke punggung pedagang buah. Sedangkan yang lainnya mengendong anak perempuan sang pedagang buah.
"Apabila kamu dan anakmu ingin tetap hidup ikuti kami ke Gang belakang." Pria kurus berambut hijau panjang itu berbisik.
Sang pedagang tetap tenang seraya tersenyum halus tidak ada rasa kegugupan di hatinya.
"Baiklah, kami akan pergi dengan kalian." Pria pedagang buah itu menjawab.
*Gang belakang.
"Ayah aku takut!" Sang anak perempuan pedagang menangis.
"Clementine tenanglah!" Sang pedagang berkata dengan tenang seraya memberi isyarat tangan kepada Clementine.
Clementine mengangguk dalam tangisan seraya memasukan tangan ke saku celananya.
"Kalian harus memberi tahu kami tentang informasi wilayah Regulus! Apabila tidak kami akan membunuh anak ini dan kalian semua!" Dark Beastman babi hutan itu berteriak.
Pak Tua Beastman beruang penjual daging dan Wanita penjual herbal bunga itu hanya memperhatikan sang pria penjual buah. Mereka bersiap-siap untuk menyerang kelompok 15 orang itu.
Sang pria tersenyum seraya memberikan isyarat jari untuk Clementine dengan cepat Clementine mengeluarkan pisau dari celananya dan menusuk leher pria yang mencekiknya
Clementine, kemudian melompat dan berlari ke ayahnya.
Sang penjual buah, Ayah Clementine mengeluarkan sebuah Artefak Peluit dan meniupnya, kemudian dia mengeluarkan Artefak Long Sword yang menjadi sabuk pinggang miliknya.
"Bajingan!"
Kelompok 15 orang itu terkejut dan mengeluarkan Artefak senjata mereka.
"Bunuh mereka semua dan cari orang lain untuk ditanyakan informasi."
Sang pedagang buah tersenyum. "Sesuai aturan wilayah Regulus kami Rela mengorbankan nyawa kami untuk wilayah Regulus. Meskipun aku hanya mempunyai Job Herbalis Rank Elite dan putriku Clementine belum melakukan upacara kebangkitan. Namun aku akan bertarung sampai mati dengan kalian."
"Ayah, aku akan ikut denganmu! Celine, mengatakan padaku bahwa seseorang yang mengorbankan diri demi melindungi wilayahnya akan masuk ke Taman Eden!" Clementine tersenyum seraya menjilat darah di pisau belatinya.
Seorang pria kekar ras Beastman banteng menyerang ke arah Clementine dan ayahnya, tetapi saat dia ingin mengayunkan kapak perangnya. Tubuh pria Beastman itu terpotong vertikal menjadi 2 bagian.
Sang wanita penjual bunga adalah Nyonya Quinn Istri dari Brant dan salah mantan Valkyrie.
"Aku tidak suka hama seperti kalian! Bajingan seperti kalian harus dibasmi sampai akarnya." Quinn menatap orang itu dengan aura haus darah.
"Hahaha, Quinn biarkan aku bergabung." Kakek tua Beastman beruang itu mengeluarkan Artefak kantung penyimpanan Beast.
Seekor Beast dengan kepala Liong dan tubuh kuda ditutupi oleh sisik biru tua, memakan salah satu pria di kelompok itu.
Kelompok pria itu gemetar, meskipun mereka mempunyai 7 orang Ranah Expert dan 3 orang ranah Epik. Namun mereka merasakan bulu kuduknya merinding seolah-olah melihat seekor Beast rank tinggi liar.
"Lari!" Pemimpin kelompok itu berteriak.
Saat mereka ingin melarikan diri 10 orang Beastman Snow Wolf, Demon, Dark Beastman Minotaur ranah Epik menghalangi jalan mereka bersama puluhan orang-orang Regulus yang mendengar peluit.
Dark Beastman Minotaur itu meniup peluit dengan suara yang berbeda. Menandakan semua masalah ini sudah diatasi.
"Penyusup! Bunuh!" Semua penduduk Regulus berkata dengan dingin seraya mengeluarkan aura membunuh. Entah itu wanita, nenek tua, kakek tua, penjual sayuran, petani dan Anak-anak.
Dark Beastman babi dan 12 bawahannya gemetar ketakutan. Mereka terkejut dengan penduduk Regulus yang sangat aneh, mereka seperti kawanan Beast liar yang haus darah. Bahkan seorang anak perempuan tidak ragu-ragu untuk membunuh seorang.
"Tuan Iron, apa yang harus kita lakukan dengan mereka?" Minotaur Urd bertanya.
"Obati orang-orang kita yang terluka, biarkan satu orang hidup untuk di interogasi dan bunuh sisanya. Orang-orang kembalilah ke tempat kalian dan selesaikan urusan kalian."
"Sesuai perintahmu, Sir!" Orang-orang menjawab, kemudian pergi dari tempat itu seolah-olah tidak ada yang terjadi.
Pembantaian terjadi suara teriakan yang memilukan terdengar. Namun para prajurit penjaga Regulus tetap membantai semua orang.
Seorang gadis berambut coklat dan mata hijau itu menatapnya tanpa berkedip, sedangkan sang penjual buah Ayah Clementine memuntahkan makanannya setelah melihat pembantaian yang tidak manusiawi.
"Ayah, apakah kamu takut?"
"Tidak! Apabila mereka tidak mati, kita yang akan mati." Ayahnya menjawab.
...****************...
"Iron, kita sudah membunuh 320 penyusup di bulan ini. Tidak ada satu korban jiwa sedikitpun, hanya 3 orang yang terluka parah dan 4 orang yang kehilangan tangannya." Quinn berkata.
"Hahaha. Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati? Dengan begini tindakan kriminal di wilayah Regulus berkurang 99%." Iron menjawab, kemudian berjalan ke arah sang penjual buah.
"Siapa namamu dan anak perempuanmu?" Iron bertanya.
"Sir, namaku Paul dan anakku Clementine."
"Paul, aku menghargai kamu karena kamu dan putrimu sudah mengikuti cara yang sudah diberikan Nyonya Tiara. Meskipun kamu tidak pernah membunuh dan kamu tetap tenang berurusan dengan para penjahat itu dan kamu tidak ragu-ragu untuk mengorbankan nyawamu. Kamu bahkan tetap menutup rapat mulutmu, padahal banyak orang yang tidak bisa menutup rapat mulut mereka saat pertama kali mengalami kejadian itu." Iron tersenyum.
"Apa yang terjadi pada mereka saat membuka mulut?"
"Mereka diberikan hukuman harus mengikuti latihan bertarung/militer selama 1 bulan sampai 1 tahun. Apabila mereka menolak identitas mereka akan dihapus dan diusir dari wilayah Regulus selamanya. Namun mereka dengan senang hati meminta maaf dan mengikuti latihan militer yang menyakitkan." Quinn menjawab.
"Berbeda dengan orang yang berkhianat dan bergabung dengan kelompok kriminal. Mereka akan di eksekusi langsung di tempat, Paul ingatlah mata dan telinga ada dimana-mana di setiap bagian wilayah Regulus. Bisa dibilang semua penduduk Regulus adalah mata dan telinga wilayah Regulus."
Paul tersenyum. "Sir, aku merasa sangat lemah! Bahkan aku muntah saat melihat pembantaian, bisakah aku mengikuti wajib militer?"
"Semua orang boleh mengikuti wajib militer. Aku akan merekomendasikan mu kepada Dion, ingatlah meskipun kamu sudah berumur dan tidak mempunyai Job pertempuran kamu juga bisa mempelajari Skill pertarungan."
"Sesuai perintahmu, Sir."
"Wajib militer dibagi menjadi 5 kategori level. Level Rendah, sedang, tinggi, lanjutan dan veteran. Aku menyarankan kamu mengikuti level rendah dan hanya latihan Skill dan tubuh selama 2-3 jam. Latihan di mulai dari jam 3 sore sampai jam 5-6 malam. Biasanya anak-anak Regulus yang mengikuti latihan itu setelah pulang dari akademi, Clementine dan semua anak-anak wilayah Regulus mengikutinya." Quinn tersenyum.
Paul melirik ke arah Clementine. "Clementine bukankah setelah pulang dari Akademi kamu pergi untuk bermain?"
"Fufufu. Ayah seorang wanita pasti mempunyai rahasia." Clementine tersenyum.
...****************...
"Tuan Urs juga berencana membuat kota baru untuk membuat Akademi menengah untuk remaja usia 12-13 tahun. Di akademi itu semua orang dinilai sama sesuai usianya, pengajar disana orang-orang berbakat dan orang yang sudah lulus. Boleh melanjutkan ke Akademi Lanjutan di Kekaisaran Lion Heart, Akademi Magic, Akademi Sirius, atau Akademi Austin sesuai bakat mereka." Quinn berkata.
"Apaa!! Apakah semua itu tidak mengeluarkan biaya?" Paul bertanya.
"Akademi dasar dan Akademi menengah gratis dan tidak mengeluarkan biaya karena diambil dari uang pajak wilayah Regulus. Hanya orang yang berbakat dan terpilih yang akan dikirimkan ke Akademi besar dengan gratis. Sedangkan orang-orang yang bakatnya kurang boleh memilih menjadi Herbalis, Prajurit, Penjaga Wilayah, Pedagang, Petualang, Marcenary dan sebagainya tergantung dengan bakat dan minat mereka." Quinn menjawab.
"Jangan lupakan di Regulus semua orang dihargai entah itu rakyat jelata, kaya, pedagang, Bangsawan atau ras apapun dan Bleddyn ras Beastman Wolf sudah diangkat menjadi seorang Bangsawan Viscount karena jasanya." Iron menjawab.
"Apaaa!" Paul terkejut, dia tidak menduga bahwa Akademi gratis, dia bahkan sudah terkejut mendengar rakyat jelata boleh masuk ke Akademi.
Note: SDM lebih utama ya..