LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 248. Memancing.



Reiga dan Sebasta mengeluarkan aura haus darah yang pekat. Sesaat kemudian Kaisar Alcander, Galan dan Ibu Suri Agatha pergi ke kemah utama.


Mereka sangat terkejut dengan berita yang di sampaikan Senna. Namun saat mereka pergi ke tenda utama tempat Lazarus dan semua orang berkumpul, mereka merasakan aura haus darah yang kuat.


"Cucuku, apa yang terjadi?"


Lazarus menceritakan semuanya, kemudian Galan melihat ke arah Reiga dan Sebasta yang bersiap untuk bertarung habis-habisan sampai mati.


"Bang!!"


Galan memukul kepala Reiga dan Sebasta.


"Galan, apa yang kamu lakukan?"


"Bajingan! Sudah lupakan masa lalu! Apabila kalian bertarung di wilayah Regulus, aku dan Agatha akan membuat kalian tertidur selama beberapa tahun!" Galan berteriak.


"..."


"..."


Reiga dan Sebasta tetap saling menghina. Mereka berdua seperti musuh bebuyutan, tetapi Lazarus mengetahui. Apabila mereka berdua bertarung, wilayah Regulus yang sedang di bangun akan hancur.


"Sebasta, mari kita memancing." Lazarus berkata.


"Baiklah, aku tidak ingin terlalu lama berada di samping rubah hitam itu."


"Bajingan Ular laut! Aku juga tidak ingin bertemu denganmu lagi! Apakah kamu masih menyukai ikan? Pantas saja tubuhmu berbau amis seperti ikan!" Reiga berteriak.


Lazarus mengeluarkan aura yang kuat. "Apabila kalian membuat masalah di wilayah Regulus! Aku tidak akan memaafkan kalian!Aku akan mengusir kalian dari wilayahku dan tidak akan membiarkan kalian masuk ke wilayah Regulus lagi!


Reiga dan Sebasta merasa sedikit ketakutan dengan aura haus darah Lazarus. Berbeda dengan Orion atau Cesare, aura Lazarus sangat tajam seperti pedang dan dingin seperti es.


"Root apabila putramu membuat keributan di wilayah Regulus, aku tidak akan membiarkan kamu dan Reiga menginjakkan kaki lagi di Regulus. Begitupun dengan kamu Sebasta!" Lazarus menatap Rhodes dan Sebasta dengan tatapan dingin.


Reiga mengeluarkan aura haus darah yang pekat. "Urs, meskipun kamu telah menolongku...."


Rhodes mencekik leher Reiga. "Apabila kamu mengatakan satu hal lagi kepada Urs, aku bersumpah akan meremukkan semua tulangmu!"


****************


Lazarus dan Sebasta, pergi ke danau di puncak Pergunungan Arsen. Mereka tahu danau Pergunungan Arsen banyak sekali Beast ikan yang berasal dari Sungai Sapphire. Sungai terbesar di Benua Barat yang melewati beberapa Kerjaan dan Pergunungan.


"Urs, bisakah kamu menjelaskan kenapa danau di Pergunungan Arsen tidak pernah habis dan bahkan bisa menghubungkan 2 wilayah di sisi Pergunungan sampai bermuara di lautan?" Sebasta bertanya.


"Hahaha. Jawaban yang sangat mudah! Angin yang berada di bawah terpaksa menaiki pegunungan karena tidak bisa menembus Pergunungan. Sesudah itu angin itu mengembun karena suhu udara yang semakin rendah dan membentuk awan. Awan ini akan tumbuh dan menghasilkan hujan, tanah akan menghisap air hujan dan menjadikannya air tanah, kemudian air tanah itu mengalir ke wilayah lebih rendah karena gaya gravitasi. Namun di Pergunungan Arsen yang bersalju ini air akan berubah menjadi salju, kemudian akan mencair di musim panas. Menciptakan sebuah sungai yang di sebut sungai Arsen, lama-kelamaan karena aliran sungai Arsen tanah terkikis dan menjadi sungai baru yang terus meluas sehingga bergabung dengan aliran Sungai Sapphire sampai bermuara di West Sea dan South Sea." Lazarus menjawab.


"Bagaimana kamu mengetahuinya?"


"Hahaha. Aku memakai otakku! Aku mengetahuinya karena di puncak gunung yang ada aliran sungainya selalu hujan."


"Aku kalah!"


****************


Lazarus dan Sebasta duduk di batu di sisi danau. Mereka mengeluarkan joran mereka, kemudian Sebasta melilitkan umpan yang berupa serangga kecil.


"Aku sudah lama tidak memancing Beast air di danau di atas pergunungan. Aku tidak mengetahui mengapa Beast yang tinggal di puncak gunung lebih kuat dari Beast air di sungai biasa."


"Sebasta, Beast yang tinggal di danau di puncak Pergunungan harus mendaki air terjun untuk pergi ke sana. Sehingga mereka jauh lebih kuat dari Beast yang tinggal di sungai, rasa dagingnya juga lebih empuk karena lapisan otot yang kuat. Terutama Beast ikan yang tinggal di wilayah dingin seperti Regulus dan North Sea, mereka mempunyai cadangan lemak yang banyak untuk menahan dingin." Lazarus berkata seraya menjilat bibirnya di masa lalu, dia selalu memancing di danau ini.


"Apakah danau ini adalah sarang Beast rank tinggi?"


"Aku pernah melihat Legendary Beast Golden Royal Shrimp dan Emperor King Crab di sini, tetapi mereka hanya singgah sebentar untuk perjalanan."


"Baiklah, aku berharap aku mendapat banyak ikan di sini!" Sebasta mengayunkan jorannya.


Lazarus sudah menyiapkan umpan dari campuran kuning telur dan daging Beast cincang. Dia kemudian melemparkan kain pancingnya ke tengah danau.


"Dewa Lautan Dan Sungai Poseidon! Aku mengharapkan tangkapan yang banyak untuk semua orang." Lazarus berdoa.


"Hahaha. Dewa Poseidon, hanya mendengar doa pengikutnya! Urs, mari kita bertaruh siapa yang mendapat ikan paling banyak!" Sebasta berseru.


"Baiklah, apabila ini taruhan mari kita bertaruh dengan sesuatu yang berharga." Lazarus tersenyum seraya mengeluarkan Artefak Claymore Vermilion Rank Legendary.


"Apakah kamu serius?" Sebasta tersenyum halus.


"Aku sangat serius! Cepat keluarkan sesuatu yang bernilai sama dengan Artefak Rank Legendary!" Lazarus tersenyum halus.


Sebasta mengeluarkan Skill Book Rank SS, Skill berjudul Saint Liquor Recipe. Skill Book yang dia temukan di alam atas dan berisi resep-resep minuman keras yang sangat enak.


"Sebasta, kamu mempunyai koleksi Skill Book yang berharga! Aku akan menerima taruhan ini!"


"Urs, kamu tidak boleh menyesalinya!"


****************


Sesaat kemudian umpan Lazarus di makan oleh Beast air. Jorannya melengkung dengan tajam, Lazarus terus menggulung benang pancingannya. 2 menit berlalu Lazarus mendapatkan seekor Ikan Salmon berukuran 1 meter bersisik perak dan totol biru.


"Magical Beast Blue-Spotted Silver Salmon! Kamu mendapatkan ikan yang langka!" Sebasta berteriak.


Lazarus memukul kepala Beast ikan salmon itu dengan keras menggunakan sebuah palu. Sampai ikan Beast salmon itu mati.


Seekor buaya dengan sisik putih gradasi biru dan 4 tanduk biru, dengan panjang 10 meter memperhatikan ikan itu.


"Master, kamu mendapatkan seekor ikan yang sangat cepat dan sulit di tangkap!" Albion berseru.


"Aku adalah seorang pemancing yang sangat hebat!" Lazarus bertanya seraya melemparkan ikan itu kepada Albion.


"Terima kasih! Ikan ini sangat enak." Albion berkata dengan mata berbinar.


"Master, aku juga ingin mencicipi ikan!" Seekor ular dengan kepala Dragon (Wyrm) dengan sisik biru kristal seperti es berkata,


"Eirlys, tenang saja! Aku sudah meracik umpan yang sangat enak! Aku yakin akan mendapatkan banyak Beast air!" Lazarus tersenyum.


"Keberuntungan pemula." Sebasta berkata.


...****************...


"War Beast Ice Cat Fish? Lumayan untuk seorang pemancing berpengalaman." Lazarus tersenyum.


"Pertandingan baru saja di mulai!" Sebasta menatap Lazarus dengan tajam.


Joran Lazarus kembali lagi melengkung, tetapi tidak melengkung dengan sangat tajam seperti pertama kali Lazarus mendapat ikan. Seekor Beast ikan berbentuk panjang dengan mulut sedikit panjang, berukuran 20 Cm dan kulit biru naik ke atas permukaan.


"Hahaha. Urs, selamat kamu mendapatkan bayi Blue Bass!! Aku biasanya memakainya untuk umpan."


Lazarus tersenyum, kemudian melemparkan kail pancing dan bayi Blue Bass itu ke tengah danau. Sesaat kemudian umpan bayi Blue Bas itu dimakan oleh ikan besar, kail Lazarus melengkung tajam.


"Master!!" Eirlys segera mengikat tubuh Lazarus dengan ekornya.


Albion ingin masuk ke danau, ingin melihat ikan apa yang di dapatkan oleh Lazarus. Akan tetapi, Lazarus menghentikan Albion karena semua ini adalah pertandingan.


Seekor Beast ikan Salmon berukuran 3 meter dengan sisik emas yang bersinar melompat ke permukaan danau.


"Grand Demon Beast Golden Salmon yang sudah hampir punah! Ikan itu berada di peringkat pertama makanan air terenak di Planet Antares!" Sebasta berteriak, tetapi jorannya tiba-tiba melengkung di makan oleh ikan.


Lazarus dan Sebasta berhasil menangkap ikan mereka. Albion memukul kepala Beast Golden Sea Salmon itu sampai mati, seraya mengeluarkan air liur. Sedangkan Sebasta mendapatkan seekor Blue Cat Fish lagi.


"Hahaha, Sebasta sebaiknya kamu menyerah sekarang!" Lazarus tertawa.


"Master bolehkah aku memakan ikan itu?" Ancient Ice Wyrm Eirlys bertanya.


"Tidak! Aku akan memakan ikan ini bersama Iris dan semua orang. Kamu bisa memakan ikan itu saat aku menangkap ikan yang sama dua kali." Lazarus berkata.


...****************...


"Demon Beast Ice Crab!"


" War Beast Ice Cat Fish."


"Magical Beast Blue-Spotted Silver Salmon"


"Ice Shrimp."


"Demon Beast Sapphire Eel!"


"War Beast Ice Cat Fish!"


"Demon Beast Blue Sand Lobster!"


"War Beast Ice Cat Fish!!"


Joran Lazarus melengkung tajam, dia menarik dan menggulung benang itu dengan setiap inchi tenaganya. Seekor Beast Golden Sea Salmon dengan ukuran panjang 5 meter melompat-lompat di permukaan.


Eirlys dan Albion mempunyai mata berbinar melihat Beast itu. Bukankah mereka boleh memakan Beast Golden Salmon itu.


"Epik Beast Golden Sea Salmon! Urs, kamu sungguh beruntung mendapatkan Variant Golden Sea Salmon!"


Lazarus melemparkan Grand Demon Beast Golden Sea Salmon berukuran 3 meter kepada Eirlys dan Albion, kemudian memasukan Epik Golden Sea Salmon yang dia dapatkan ke Artefak penyimpanan.


Matahari mulai tenggelam tidak terasa Lazarus mendapat berbagai jenis Beast air enak saat memancing. Dia bahkan mendapatkan 13 ekor Beast Golden Sea Salmon, sedangkan Sebasta hanya mendapatkan 1 Demon Beast Black King Crab dan beberapa Beast rank rendah.


"Aku menyerah! Bajingan! Mengapa kamu sangat beruntung! Grand Demon Beast Golden Goliath Grouper, Grand Demon Beast White Ice Salmon, Demon Beast Blue Ice King Crab..." Sebasta menjadi putus asa, melihat keberuntungan Lazarus.


"Sebasta, berapa stat keberuntunganmu?'


"7/10."


"Stat keberuntunganku awalnya 8/10, tetapi setelah mengontrak Wisdom Ring Stat keberuntunganku 7/10. Mungkin karena umpan yang kamu pakai mempunyai rasa sangat buruk yang tidak di sukai Beast air enak." Lazarus berkata.


Sebasta menyadari sesuatu. "Apa umpan yang kamu gunakan?"


"Kuning telur Beast Rock Bird dan daging Epik Beast Wyvern cincang."


"Kamu curang!"


"Curang? Kamu tidak memberi peraturan tentang umpan yang harus sama! Berarti aku boleh memakai umpan apapun dan tidak melanggar peraturan." Lazarus menjawab.


Sebasta menyadari bahwa jawaban Lazarus benar, tidak ada aturan untuk memakai umpan yang sama.


"Sebasta masih tersisa 2 umpan terakhir. Kamu boleh memakai salah satunya."


"Benarkah?"


"Yap! Bagaimanapun aku telah memenangkan pertaruhan ini."


Sebasta mengambil umpan terakhir Lazarus.


"Mari kita lakukan bersama-sama untuk terlahir kalinya." Lazarus berkata.


"Baiklah."


Lazarus dan Sebasta melemparkan umpan bersama-sama, sesaat kemudian umpan mereka di makan ikan dan joran mereka melengkung dengan tajam.


"Ahhhkk!"


Lazarus dan Sebasta berteriak. Lazarus mendapatkan seekor Golden Scale Goldfish, sedangkan Sebasta memancing seekor Epik Beast Cruel Crocodile.


"Buaya!! Aku memancing seekor buaya! Bajingan! Aku akan menjadikanmu sup! Kamu sudah memberikan aku harapan palsu!" Sebasta berteriak marah.


"Ikan mas itu!" Albion dan Eirlys berteriak.


"Ikan mas ini sangat indah!" Lazarus bergumam.


Ikan mas itu dengan cepat menggigit tangan Lazarus, kemudian membuat kontrak jiwa dengan Lazarus.


"Bagaimana mungkin? Kamu bisa membuat kontrak jiwa denganku!!" Lazarus berteriak.