LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 406. Perselisihan Keluarga Regulus.



Matahari sudah terbenam. Di lapangan pelatihan Beast wilayah Regulus, para pasukan penunggang Beast sedang merawat Beast mereka.


Sebuah celah dimensi muncul di depan mereka. Kelompok Lazarus bersama puluhan Beast rank tinggi keluar dari celah dimensi itu.


Lazarus mengendong Gardenia yang sangat kelelahan, tetapi terlihat senyuman manis di bibirnya.


"Grand Duke Regulus!" Pasukan penunggang Beast Regulus berlutut ke arah Lazarus yang baru saja tiba.


"Hahaha. Aku baru saja kembali dari mencari Beast kontrak untuk anak-anak. Bisakah kalian menjaga Ignis dan yang lainnya?" Lazarus bertanya.


Semua pasukan menatap ke arah Red Dragon Ignis dan yang lainnya. Sesaat kemudian Winter dan Summer datang seraya membawa mayat seekor Epik Beast Giant Blue Horned Eating Poison Ice Deer.


"Soldrake, mengapa kalian semua datang ke Kastil Regulus?" Winter bertanya.


"Winter, kami akan membantu Master dalam kompetisi berburu di Hutan Artemis." Soldrake menjawab.


"Apakah sudah 100 tahun?" Winter bertanya.


"Waktu berjalan dengan sangat cepat." Soldrake menjawab.


Ular putih raksasa dengan mata biru itu menatap ke arah Lazarus. "Aku ingin pergi bersamamu mengikuti kompetisi berburu."


"Tunggu, kamu belum menjadi Beast kontrakku. Aku tidak bisa membawamu ke kompetisi berburu."


"Urs, Hutan Artemis penuh dengan banyak bahaya dan tidak ada aturan bahwa kamu hanya boleh membawa Beast kontrak." Winter berkata.


"Urs, apakah kamu tahu tentang bahaya Hutan Artemis?" Summer bertanya.


"Hutan Artemis adalah salah satu tempat berbahaya di Planet Antares. Selain di huni oleh Beast liar setiap 100 tahun sekali 11 Klan Great Beast, kecuali Klan Great Sea akan mengirimkan perwakilan untuk berburu ras humanoid dan Beast begitupun sebaliknya." Lazarus berkata.


"Hutan Artemis adalah Medan perang yang sangat besar, 50% orang dan Beast yang mengikuti kompetisi Berburu akan mati. Akan tetapi, mereka yang bisa melewatinya akan tumbuh lebih kuat." Winter berkata.


"Sahabatku Winter, apakah kamu pernah mengikuti kompetisi berburu Artemis?" Lazarus bertanya.


"Sahabatku, ras humanoid menyebut kompetisi itu sebagai kompetisi berburu Artemis. Akan tetapi, Klan Great Beast menyebutnya sebagai Kompetisi Typhon. Aku pernah mengikutinya di masa lalu saat menjadi Legendary Beast dan berhasil bertahan, meskipun aku harus terluka parah." Winter menjawab.


"Para tetua Klan Great Beast pasti akan datang." Summer berkata.


"Kompetisi seperti medan perang diantara ras humanoid dan Beast. Siapa yang berhasil bertahan akan mendapatkan banyak keuntungan." Winter berkata.


"Master, aku tidak akan mundur satu langkah pun meski harus mati dalam kompetisi berburu." Six-Winged Light Frost Horned Lion Alvar mengaum.


"Hahaha. Bukankah tidak ada kekuatan yang didapatkan tanpa rasa sakit? Master, aku akan mengikuti mu sampai ke dasar Abyss." Violet Thunder Violet Snake Kai berkata.


"Para bajingan itu pantas untuk mati." Black Lava Tyrannosaurus Rex berkata.


"Master, kamu tidak boleh takut sebelum mereka melawanmu, kami akan selalu melindungi mu." Golden Phoenix Krisan berkata.


"Aneira, bagaimana dengan telur dan kondisimu?" Lazarus bertanya.


"Tubuhku baik-baik saja dan tentang telurku. Aku menitipkannya kepada Bibi Heather, kebetulan dia sekarang sedang menjaga telur." White Dragon Eirlys berkata.


Lazarus melihat semangat di semua mata Beast kontraknya, bahkan Haru, Ren, Raegal, Lime, Rosemary dan Celestial mempunyai mata yang membara.


Golden Fang berjalan ke arah Lazarus. "Master, aku harus bertambah kuat untuk melindungi semua orang yang aku sayang. Kamu tidak boleh menyalahkan dirimu sendiri atas kematian Darkness karena semua itu adalah salahku karena aku sangat lemah."


"Golden Fang, aku sudah merawat mu sejak bayi dan kematian Darkness sudah menjadi takdir. Kamu adalah harimau besarku dan terima kasih telah memercayai ku." Lazarus tersenyum.


"Lime." Lime melompat-lompat di bahu Lazarus.


"Master, kami akan selalu melindungi mu dan aku akan memakan apapun yang menghalangi jalanmu." Lime berkata menggunakan suara serak seperti seorang pria dewasa.


"Lime!" Semua orang berteriak.


"Lime, sejak kapan kamu bisa berbicara?" Lazarus melebarkan matanya.


"Aku sudah berbicara saat aku menembus ranah Epik Beast, mungkin sekitar 3 tahun yang lalu." Lime menjawab.


"Hahaha. Baiklah, aku akan memercayai kalian semua dan aku akan membuat Artefak penyimpanan Beast terbaik di Planet Antares untuk menyimpan kalian semua. Kai, katakan kepada Ludger bahwa aku memerlukan bantuan. Goldinia dan Eirlys kalian sedang hamil, kamu tidak boleh mengikuti kompetisi berburu. Pergilah ke sarang Dragon karena aku takut Beast rank tinggi liar menyerang mu. Lindungi Anak-anak Golden Fang dan yang lainnya, katakan kepada Ao Yue dan Yue untuk pergi ke sarang Dragon karena sarang Dragon adalah wilayah paling aman di 6 Hutan. Saat mengandung kalian akan menjadi sangat lemah, aku takut Beast liar menyerang kalian." Lazarus berkata.


"Master, sejak kapan kamu mengetahuinya?" Ice Wyrm Eirlys bertanya.


"Hahaha. Meskipun aku terlihat seperti memperhatikan kalian, tetapi aku adalah Master kalian." Lazarus menjawab.


"Master." Goldenia dan Eirlys mengusapkan kepalanya ke arah Lazarus.


Kai menciptakan celah dimensi, kemudian mengantar Goldinia dan Eirlys kembali ke Hutan Emerald. Dia juga akan memanggil Ludger untuk meminta bantuan.


"Lizzy, perintahkan pasukan Regulus untuk menjaga Beast kontrakku. Mereka tidak akan menggigit. Alastair bantu aku ke ruangan Black Smith, sedangkan Leonhart katakan kepada Iris dan yang lainnya aku tidak akan kembali malam ini." Lazarus memberikan Gardenia yang tertidur lelap kepada Leonhart.


"Baiklah." Leonhart menjawab.


...****************...


Leonhart dan yang lainnya pergi ke ruangan Kastil Regulus. Terlihat Iris dan yang lainnya sedang berkumpul di meja makan menunggu Lazarus. Mereka ingin merayakan hari ulang tahun Lazarus saat melihat Leonhart dan yang lainnya kembali mereka segera mencari Lazarus.


"Leonhart, mengapa kalian tidak bersama Lazarus dan Alastair?" Iris bertanya.


"Ibu, Ayah dan Kakak sedang berada di ruang Black Smith untuk mempersiapkan kompetensi perburuan 2 hari lagi." Leonhart menjawab.


"Apaa!" Alyssa berteriak.


"Aku akan memanggil Lazarus." Akira bangkit dan kursinya, kemudian ingin pergi ke ruangan Black Smith.


Carissa dan Lilian segera menghadang Akira. "Urs, sedang mempersiapkan semua hal untuk kompetisi Perburuan Artemis. Biarkan dia mempersiapkan segalanya."


"Tapi.."


"Bukankah dia harus menyayangi dirinya sendiri? Mengapa dia harus mengikuti kompetisi Perburuan Artemis, sedangkan dia mempunyai banyak anak yang masih bayi?" Theresia bertanya.


"Urs, melakukan hal itu untuk menjadi lebih kuat." Felicity berkata.


"Bukankah dia bisa menggunakan cara lain untuk menjadi lebih kuat selain mengikuti kompetisi Perburuan Artemis yang sangat bahaya? Aku membaca dari buku catatan sejarah bahwa setiap seratus tahun banyak orang yang mati dalam kompetisi berburu Artemis." Reina berkata.


"Reina, apakah kamu mencoba untuk melarang Urs untuk mengikuti kompetisi perburuan?" Freya bertanya.


"Aku setuju dengan Reina banyak cara untuk menjadi lebih kuat dan Urs sudah terlalu memaksakan tubuhnya sendiri. Sesuatu yang berlebihan tidak akan berakhir baik, dia menyayangi semua orang. Akan tetapi satu hal yang dia lupakan dia tidak menyayangi dirinya sendiri." Alyssa menjawab.


"Bukankah Urs sudah memutuskan untuk mengikuti kompetisi berburu. Kalian pasti mengetahui bahwa Urs sudah memutuskan sesuatu, dia tidak akan menarik kembali keputusannya." Felicity berkata.


"Diamlah!" Alyssa menatap tajam ke arah Felicity.


"Aku mengetahui sifat Urs, dia akan tetap pergi. Meskipun kita sudah melarangnya, Alyssa mengapa kamu menyuruhku untuk diam? Bukankah kita mempunyai hak sama di sini?" Felicity berkata.


"Aku sudah lebih dari 50 tahun mengenal Lazarus, aku mengetahui rasa sakitnya dan bagaimana dia menjalani kehidupannya selama ini!" Alyssa berteriak.


"Alyssa, aku mengetahui kamu sangat peduli kepada Urs dan kamu sudah mengenal Urs lebih lama dari kami. Akan tetapi, bukankan sudah tugas seorang istri untuk mendukung suaminya?" Deviela bangkit dan menatap tajam ke arah Alyssa.


"Deviela, sudah tugas seorang istri untuk melindungi suaminya." Alyssa menjawab.


"Aku menghargai keputusan Urs untuk mengikuti kompetisi berburu. Aku sudah mengenal Urs lebih lama dari Alyssa, kalian pasti peduli kepada Urs meskipun mempunyai pendapat yang berbeda. Akan tetapi, aku mendukung Urs untuk mengikuti kompetisi berburu." Diana berkata.


"Diana, tutup mulutmu!" Theresia bertanya.


"Diana, apabila kamu mencintainya kamu pasti akan melarangnya. Nyaww." Cathrine berteriak.


"Bodoh, mengapa kalian bertengkar di hadapan anak-anak!" Carissa berteriak.


Leonhart dan yang lainnya ketakutan, mereka belum pernah melihat Alyssa dan yang lainnya bertengkar sebelumnya.


"Leonhart, kalian harus membawa Julius dan yang lainnya ke Kastil kedua. Kami harus menyelesaikan sedikit masalah di sini." Carissa berkata.


Leonhart dan Gardenia yang baru bangun mengangguk, kemudian mengendong Julius dan yang lainnya pergi ke Kastil Kedua.


"Biarkan Urs, pergi ke kompetisi berburu." Carissa berkata.


"Carissa, tutup mulutmu! Kamu pasti mengetahui apa yang dilakukan Lazarus selama ini, tubuhnya akan hancur berantakan karena terlalu memaksakan diri." Alyssa berkata.


"Alyssa, kamu yang harus menutup mulutmu. Lazarus berusaha untuk menjadi lebih kuat untuk melindungi kita semua!" Carissa berteriak.


"Fufufu. Apakah kamu menganggap kami tidak lebih kuat untuk melindungi diri kami sendiri?" Lilian bertanya.


"Lilian, apakah kamu setuju Urs tidak mengikuti kompetisi berburu?" Carissa menatap tajam ke arah Lilian.


"Aku setuju dengan Alyssa." Lilian menjawab.


Cassandra memandu Helene, Anastasya dan Elena pergi ke ruang makan, tetapi mereka melihat Carissa dan yang lainnya sedang bertengkar. Iris hanya duduk membungkuk mendengarkan semuanya.


"Apa yang terjadi di sini?" Helene bertanya.


"Carissa tutup mulutmu!" Lilian berteriak.


"Fufufu. Putri Lilian, apakah kamu ingin melarang seekor burung untuk terbang bebas? Apakah kamu akan mematahkan kedua sayapnya? Biarkan Urs melakukan apa yang dia mau!" Carissa berteriak.


"Bodoh, Apakah kalian ingin Urs mati saat Kompetisi Berburu dan yang pulang hanya mayat atau namanya. Nyaww!" Cathrine berteriak.


"Urs, tidak akan mati dalam berburu dia adalah pria yang kuat dan berhati-hati, dia akan kembali hidup-hidup. Cathrine perkataanmu sama saja tidak memercayai Urs?" Diana bertanya.


"Diam!" Cathrine melemparkan gelas ke arah Diana, tetapi Diana segera menghindarinya.


"Diana, apabila kamu tidak menutup mulutmu selanjutnya adalah sebuah pisau. Nyaww!" Cathrine menggertakkan giginya.


"Fufufu. Apakah karena kamu kalah dalam berdebat, kamu mulai menyerangku dan aku tidak takut kepadamu!" Diana berteriak dan melompat ke arah Cathrine, mereka saling memukul dan menjambak rambut.


"Carissa, rubah putih sepertimu tidak mempunyai empati dan simpati kepada suamimu sendiri." Alyssa berkata.


"Apa maksud Elf datar sepertimu mempunyai simpati dan empati? Kamu selalu menyebut Lazarus, Keledai Bodoh dan yang lainnya." Carissa tersenyum halus.


"Keledai bodoh, adalah sebutan kasih sayangku kepada Lazarus dan kamu sudah melewati batas!" Alyssa berteriak dan menampar wajah Carissa.


"Fufufu. Kamu yang memukul terlebih dahulu, aku akan melawanmu seperti masa lalu." Carissa mengangkat tubuh Alyssa kemudian melemparkannya, tetapi Alyssa berputar-putar di udara dan mendarat dengan mulus.


"Aku akan melawanmu!" Alyssa mendorong Carissa, tetapi Carissa tidak bergeming dari tempatnya.


"Fufufu. Aku sudah banyak berlatih dan selalu menggunakan 2 Gravity Bracalet setiap berlatih, aku lebih kuat dari masa lalu!" Carissa menyikut punggung Alyssa dengan keras, kemudian dia melompat ke belakang untuk menjaga jarak dengan Alyssa.


"Fufufu. Apakah kamu ingin bertarung jarak denganku?" Alyssa terkekeh, kemudian dengan cepat melompat ke arah Alyssa dan menendangnya dengan keras. Namun Carissa berhasil menahannya dengan tangan kanannya ,tetapi dia tetap terlempar karena kekuatan serangan Alyssa.


Semua orang saling bertarung, pesta ulang tahun yang awalnya bahagia sekarang kacau.


"Berhenti!" Iris berteriak.


Semua orang menghentikan pertarungan mereka, kemudian duduk ke tempatnya masing-masing. Di dalam Harem Iris adalah orang yang memutuskan sesuatu seperti pemimpin dan saudari tertua.


Cassandra, Elena dan Anastasya yang memakai kain penutup wajah duduk di pojokan ketakutan melihat pertarungan itu. Mereka tidak bisa bergerak karena baru pertama kali melihat Alyssa dan yang lainnya bertarung, mereka terlihat sangat akur.


Cathrine mengeluarkan darah dari hidungnya, mata kucing berwarna hijau miliknya mengecil menatap ke arah Freya dan Diana. Awalnya dia hampir menang melawan Diana, tetapi Freya membantunya dan memberikan pukulan keras ke arah Cathrine.


"Diana, Freya, pukulan yang sangat hebat Nyaww." Cathrine berkata.


"Fufufu. Kucing sepertimu pantas untuk mendapatkan pukulan itu." Diana terkekeh seraya mengobati bekas cakaran di wajah Freya.


"Diana, aku mengatakan Diam!" Iris berteriak.


"Baiklah." Diana menjawab.


"Aku sudah memutuskan Lazarus akan mengikuti kompetisi berburu Artemis, aku mengetahui sifatnya dan dia akan tetap pergi ke sana meskipun kita melarangnya." Iris menjawab.


"Baiklah, apabila Iris sudah memutuskan." Theresia berkata.


Helene berjalan ke arah Iris. "Aku akan menjadi salah satu perwakilan kompetisi berburu. Aku berjanji akan melindungi Grand Duke Regulus." Helene tersenyum.


"Terima kasih." Iris menjawab.


Sesaat kemudian pintu terbuka, Amarilis, Altair, Florencia, Chiron, Edgard, Adrian, Elenio, Lazarus dan Alastair pergi ke ruang makan.


"Apa yang terjadi di sini?" Lazarus bertanya.


Iris dan yang lainnya hanya diam, mereka tidak berani menatap mata Lazarus. Makanan berserakan dimana-mana hanya ada sedikit makanan yang berada di atas meja makan.


"Apakah mereka bertarung?" batin Lazarus.


Lazarus duduk di meja makan, kemudian menikmati makanan yang berada di meja makan tanpa mengatakan apapun seolah-olah tidak ada yang terjadi. Dia mengetahui Iris dan yang lainnya menyiapkan semua ini untuk merayakan pesta ulang tahunnya. Amarilis melepaskan beberapa Slime untuk memakan makanan yang berserakan di lantai.


"Apakah kalian tahu banyak orang yang kelaparan di luar sana? Kalian tidak boleh membuang-buang makanan." Lazarus bertanya.


Suasana tetap hening.


"Aku hanya ingin berterima kasih karena kalian sangat menyayangiku dan terima kasih untuk makanan yang telah kalian persiapkan. Kelihatannya Freya yang memasak daging panggang yang sangat enak ini, Freya Skill memasak mu sudah berkembang sangat pesat. Aku juga akan menyisakan beberapa potong daging panggang masakan Freya untuk kalian." Lazarus berkata, kemudian bangkit dari tempat duduknya. Akan tetapi, suasana tetap menjadi hening.


Lazarus menatap ke arah semua orang. "Aku sangat mencintai kalian dan apabila kalian tidak mengizinkan ku untuk mengikuti kompetisi berburu, aku akan tetap tinggal di Regulus dan bermain dengan anak-anak."


"Kamu boleh pergi." Alyssa berkata.


"Kamu boleh pergi. Nyawww.. Tapi kamu harus kembali hidup-hidup. Nyawww." Cathrine berkata.


"Aku berjanji akan kembali hidup-hidup " Lazarus menjawab.


Lazarus dan para pria pergi ke ruangan Black Smith, sedangkan para wanita tetap berada di ruang makan melihat daging rusa panggang di atas meja.


"Freya, apakah kamu yang memasaknya. Nyawww." Cathrine bertanya seraya mencium aroma daging rusa panggang itu.


"Cassandra yang mengajariku memasak, dan aku sudah berusaha dengan keras." Freya tersenyum.


Cassandra berkeringat dingin saat melihat senyuman Freya, tubuhnya gemetar ketakutan.


"Kelihatannya tidak beracun, mari kita makan ini." Alyssa berkata seraya memotong daging rusa itu.


Semua orang mendapatkan potongan daging panggang masakan Freya, kemudian mereka memakan satu gigitan. Freya tiba-tiba terjatuh di meja makan setelah mencicipi daging panggang itu.


"Freya!" Iris berteriak.


Helene dan yang lainnya pingsan satu persatu, sesaat kemudian Iris merasakan dunianya mulai hitam dan terjatuh.