LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 59. Party Gold Dragon.



Mythical Gold Dragon Evanthe melirik ke arah semua orang, dengan skala berwarna emas dan tubuh yang elegan.


"Bagaimana, ada seorang Demon rank tinggi yang menyusup tanpa terdeteksi oleh Insting Naga milikku." Gold Dragon Evanthe melirik ke arah mayat Winston.


Semua orang yang berada di sana merasa lega bahwa Gold Dragon Evanthe berada di sini.


"Oh... Gold Dragon Evanthe yang agung. Terima kasih atas semua bantuanmu." Ray berkata.


"Manusia, aku sudah berjanji kepada seseorang untuk membantu kalian. Aku merasakan lebih dari 20 aura yang aku kenali berada tidak jauh dari sini." Gold Dragon Evanthe memandang ke arah Hutan King.


"20!"


Semua orang menjadi berisik yang mereka tahu hanya ada 18 ekor Legendary Beast penguasa Hutan King. Meskipun, dengan adanya Mythical Beast Gold Dragon Evanthe di pihak mereka, tetapi mereka tetap kalah jumlah.


Mythical Beast Evanthe dapat menahan 3 ekor Legendary Beast dewasa. Jadi, mereka hanya mempunyai kekuatan 1 orang ranah Mythical dan 6 orang ranah Legendary setelah kematian Winston. Bila ditotal kekuatan mereka adalah 9 Vs 20 mereka masih kalah jumlah belum lagi melawan ratusan ribu Beast rank rendah dan sedang.


Gelombang Beast ini seperti perang bukan perburuan. Semua pihak akan menerima kerugian yang signifikan kalah maupun menang.


"Bagaimana ini! Bukan hanya gelombang Beast yang semakin besar, tetapi ada Demon yang menyusup!" Seseorang berkata.


"Hidup lebih penting! Apakah kita harus mundur?" Seorang Marcenary berkata.


"Diam!"


Ray berteriak diperkuat oleh auranya semua orang terdiam mendengar suara Ray yang menggema.


"Biarkan Pangeran Aland berbicara!" Ray berkata.


Raja Arden adalah penguasa wilayah Pendragon. Namun, karena Raja Arden dan pasukan Bangsawan yang lain belum sampai Aland sebagai Pangeran adalah orang yang bertanggung jawab.


"Semuanya, maafkan Kerajaan Pendragon karena telah membawa kalian dalam kondisi ini. Aku Aland Pendragon tidak akan memaksa kalian untuk bertarung karena semua ini bermula dari masalah Kerajaan Pendragon! Aku, Duke Zander dan Duke Elliot sangat berterima kasih kepada kalian yang telah datang ke sini, maka dari itu siapa pun yang tidak ingin bertarung boleh pergi."


Apabila salah satu perwakilan dari Kekuatan Besar mundur, maka mereka seperti saja mencemarkan nama baik Kekuatan Besar yang mereka ikuti.


Lazarus berpikir bahwa para anggota Kekuatan Besar lebih baik mati daripada mencoreng nama Kekuatan Besar yang mereka ikuti.


"Hahaha. Aku dan anggota Guild Marcenary Beast King! Bukanlah seorang pengecut! Apabila aku melarikan diri sama saja dengan mencemarkan nama Beast King! Kami tidak takut untuk mati!" Leon tertawa terbahak-bahak.


"Pangeran Aland, Guild Petualang akan bertarung di sisimu!" Ellar berkata.


"Orang tua ini akan tetap bertarung sampai akhir!" Duke Donovan berkata.


"Aland, Guild Perjalanan Aquila akan membantumu!" Ainsley tersenyum.


"Aland, Party Gold Dragon akan membantumu sampai akhir." Sieg tersenyum seraya melirik ke arah Lazarus.


Lazarus merasakan dirinya ditatap oleh ribuan mata. Semua bulu kuduknya merinding seolah-olah mata Sieg melihat ke dalam jiwanya.


"Apa yang aku rasakan?" batin Lazarus.


"Master, manusia itu mempunyai Skill Eye Of Soul dia melihat ke dalam jiwamu!" Ignis berkata.


Eye Of Soul adalah Skill yang dapat melihat ke dalam jiwa seseorang. Berbeda dengan Eye Of True yang dapat melihat semua kebenaran, Eye Of Soul dapat melihat bentuk dan warna jiwa seseorang.


"Sial! Dia mengetahui bahwa aku mengontrak Ignis dan Asterion! Apa yang harus aku lakukan!" batin Lazarus .


Sieg berjalan ke arah Lazarus, kemudian berbisik, "Tuan, aku belum pernah melihat jiwa berwarna putih kebiruan seperti bunga es dengan rantai yang mengikat tiga jiwa."


"Sieg, berhentilah menganggu seseorang!" Theresia menjewer telinga Sieg.


"Theresia, aku hanya ingin berkenalan dengan semua orang." Sieg berkata.


"Apakah, mereka adalah orang yang kuat Sieg?" Seorang pria muda berambut pirang, mata hijau dan berbadan kekar memakai armor berat berwarna hitam dengan tinggi 2 meter bertanya.


"Halton, mereka sangat kuat!" Sieg menjawab.


"Otak otot, jangan berpikir untuk bertarung melawan mereka! Masih, ada masalah yang harus kita selesaikan." Seorang gadis cantik berambut biru tua dan bermata biru berkata.


"Adair, aku akan bertarung dengan mereka setelah Gelombang Beast ini berakhir." Halton berkata.


"Halton, apakah kamu sangat mengidolakan Lazarus Regulus, sampai seperti itu?" Seorang pria berambut merah panjang seraya membawa tombak berkata.


"Tyr, setelah pertempuran ini kita akan berduel." Halton tersenyum seraya mengeluarkan Great Sword besar berwarna hitam yang sangat berat.


Dua orang anggota Party Gold Dragon yang lain mendekat ke arah Sieg. Mereka, juga penasaran dengan kelompok Lazarus. Sieg biasanya tidak pernah membuka pembicaraan kepada seseorang yang tidak menarik.


"Tyr? Apakah itu kamu?" Freya bertanya.


"Frey? Bagaimana kamu berada di sini! Sudah lama tidak bertemu." Telinga Tyr memerah saat melihat ke arah Freya.


"Hahaha. Lihat telinganya seperti buah tomat yang sudah matang!" Halton tertawa.


"Halton, berhentilah tertawa!" Seorang pria High Elf berambut perak dengan mata perak seraya membawa tongkat sihir berkata.


"Hahaha. Alwyn, apakah kamu juga mengenal gadis Elf yang cantik itu? Apakah ini sebuah takdir yang konyol." Halton tertawa.


Alwyn menatap wajah Alyssa dengan wajah penuh kerinduan. Dia sangat mengenal Alyssa bahkan lebih dari dirinya sendiri.


"Cathrine, sudah lama tidak bertemu.." Seorang gadis Beastman Harimau berambut emas tersenyum.


"Tuan, perkenalkan semua anggota Party Gold Dragon. Namaku, Sieg sebagai pemimpin Party. Saudariku Theresia, High Elf Alwyn, Halton, Adair, Tyr, Beastman harimau Esther dan anggota baru pria berambut hitam panjang membawa Artefak pedang panjang itu adalah Ronin dia berasal dari Benua Golden Sun."


"Master, aku merasakan aura mereka sangat kuat terutama pria berambut emas itu! Aku merasakan sedikit rasa takut!" Ignis berkata.


"Apakah dia adalah penguasa Benua manusia di masa depan? Bahkan, aura yang dia keluarkan sama dengan nenek! Meskipun dia masih di ranah Epik." Asterion menambahkan.


"Namaku Urs The North, mereka semua adalah sahabatku Alyssa, Diana, Amarilis, Charlotte, Freya, Ainsley, Gil dan Gale." Lazarus membungkuk.


"Apakah Nona Alyssa dan Diana adalah mantan anggota Party Golden Lion? Aku adalah penggemar kalian! Aku sudah membaca buku tentang kalian! Terutama tentang Black Lion Duke Lazarus Regulus. Aku juga membaca buku The Shadow Assasins Demon Sebastian dan The Lightning Swordsman Rey Armstrong. Kalian adalah legenda." Halton memegang tangan Alyssa.


Halton tidak kesakitan karena Stat Vitality dan Defense miliknya berada di atas rata-rata. Dia melirik ke arah Alwyn dan bertanya, "Alwyn? Apakah kamu memukulku?"


"Halton, singkirkan tanganmu dari tuan putri! Atau aku akan membakar kamu menjadi abu." Alwyn berteriak.


Halton melepaskan tangan Alyssa dengan ekspresi polos. Dia bingung dengan apa yang baru saja terjadi. Alwyn selalu tenang dan pendiam dia tidak pernah melihat Alwyn selama 2 tahun sejak mereka bertemu.


"Halton, sudahlah sesudah ini aku akan memasakan kamu makanan yang enak." Adair tersenyum.


"Sungguh?"


Aldair mengangguk. "Banyak sekali Beast di sini yang mempunyai daging yang enak."


"Hahaha. Terima kasih." Halton memeluk tubuh Adair sehingga Aldair terangkat ke udara. Namun, Aldair terlihat sangat senang.


"Tuan Putri Alyssa, Ratu selalu merindukanmu. Apakah kamu ingin kembali ke Kerajaan Yggdrasil bersamaku?" Alwyn bertanya.


"Alwyn, apakah kamu keluar dari Hutan untuk mencari aku? Maafkan aku karena tidak bisa kembali sekarang karena banyak sekali hal yang harus aku lakukan." Alyssa menjawab.


"Tuan Putri Klan Silver Forest adalah pelayan Klan Golden Forest. Aku tidak ingin melihat Ratu terluka. Semenjak kematian Lazarus kamu selalu terbebani. Ingatlah usia Elf lebih panjang dari manusia." Alwyn berkata.


"Diam!" Alyssa berteriak.


"Maafkan, aku tuan putri." Alwyn berlutut.


Lazarus mengetahui ada masalah diantara Alyssa dan Alwyn. Namun, dia tidak ingin mencampuri urusan Alwyn.


Ras Elf adalah ras berumur panjang dan diberkati oleh mana, tetapi mereka sulit untuk mendapatkan keturunan. Seperti halnya seseorang yang kuat yang sudah menembus ranah Legendary mereka harus mencari pasangan yang mempunyai ranah yang hampir sama dan sangat sulit mendapat keturunan. Semakin kuat atau semakin panjang usia Beast atau ras Humanoid, maka semakin susah mendapatkan keturunan.


"Frey, apakah kamu ingin berduel denganku? Aku sudah semakin kuat!" Tyr tersenyum bangga.


Freya menggeleng ringan. "Tyr, aku sudah mempunyai pasangan. Kamu tidak boleh menganggu aku." Freya memeluk tangan Lazarus.


"Apakah kamu sudah menikah! Tunggu, bagaimana ada seorang pria yang dapat mengalahkan kamu? Apakah pria ranah Grand Master ini yang mengalahkan kamu?" Tyr menggertakkan giginya karena menahan amarah.


Di Kerajaan North Sea Tyr jatuh cinta pandangan pertama kepada Freya, tetapi dia kalah saat dia berduel dengan Freya. Dia pergi dari Kerajaan North Sea ke Kekaisaran Zephyra untuk bertambah kuat, dia bertemu dengan Sieg dan melakukan banyak petualangan untuk bertambah kuat hingga akhirnya menembus ranah Epik. Namun, mendengar Freya sudah memiliki pasangan hati Tyr hancur berantakan.


"Saudari Astrid, yang sudah menjadi saksinya." Freya berkata.


"Apakah kamu pasangan Freya? Mari kita berduel!" Tyr menantang Lazarus.


"Tuan Tyr, aku hanya mempunyai ranah Grand Master sedangkan kamu sudah ranah Epik. Aku pasti akan kalah saat berduel dengan kamu saat ini."


"Apakah pria pengecut ini yang menjadi pasanganmu? Dia pasti sudah berbuat curang!"


Tyr tahu kekuatan Freya, dia seperti seorang Valkyrie saat bertarung. Bahkan, dengan seseorang dengan orang yang mempunyai ranah satu tingkat diatasnya.


"Tyr, aku bersumpah atas nama Dewa Hoaar dan Dewi Freya! Aku berduel dengan adil!" Freya menjawab.


Tubuh Tyr gemetar karena rasa marah. Auranya semakin kuat. Charlotte, Amarilis dan yang lainnya melihat ke arah pria berambut merah itu dan bersiap-siap untuk melerai. Halton dan Sieg mendekat ke arah Tyr mereka tidak ingin sesuatu yang diharapkan terjadi.


"Freya, apakah kamu mencintainya?" Tyr berkata dengan suara gemetar.


"Aku sangat mencintai, Urs."


Air mata keluar dari mata Tyr, dia menangis karena mendengar perkataan Freya. Hatinya sudah hancur. Melihat cinta pertamanya sudah menjadi pasangan orang lain.


"Tyr..." Halton menyentuh bahu Tyr . Dia baru pertama kali melihat seseorang Ranah Epik menangis. Dia, tidak percaya seseorang yang tidak pernah mundur dari pertarungan, seseorang yang berkali-kali hampir mati meneteskan air matanya saat ini.


"Freya, aku bahagia dengan kebahagiaanmu! Akan tetapi, aku akan memberi waktu 3 tahun untuk pasanganmu menembus ranah Epik dan pada saat itu kita akan berduel dan membuktikan siapa yang lebih kuat! Ingat Urs, aku akan mengingat namamu dan saat ini aku belum mengakui kamu!" Tyr berkata.


Semua orang bernafas lega sekaligus kasihan saat melihat Tyr.


Tyr adalah pria sejati. Dia tidak langsung menyerang Lazarus. Namun, dia memilih untuk mengakui kekalahan dengan lapang dada.


Tyr, pergi ke arah Ronin yang sedang duduk dan menghisap rokok di bawah pohon besar. Dia kemudian duduk termenung di sebelah Ronin, sesaat kemudian Alwyn yang mempunyai ekspresi yang sama ikut duduk termenung di sebelah Ronin.


"Begitulah Cinta, deritanya tiada akhir." Ronin berkata seraya menghisap rokok kembali dan memegang bahu Tyr dan Alwyn.


"Adair, apa yang sedang mereka berdua rasakan?" Halton bertanya.


"Halton, apakah kamu pernah merasakan perasaan menyukai seorang wanita?"


Halton menyentuh dagunya. "Aku menyukai Adair, karena telah membuatkan banyak makanan yang enak."


"Halton, aku juga menyukaimu." Adair tersenyum, kemudian memeluk Halton.


Diana dan Alyssa melihat ke arah Halton dan Adair. Mereka, mengingat tentang Lazarus dan Iris. Sifat Halton mirip dengan Lazarus.


"Banteng bodoh, berhentilah bermesraan jika tidak aku akan menusuk bokong kamu dengan Artefak Cakar milikku." Esther berkata.


"Cih.. Esther kamu selalu menggangguku!"


"Adair, jangan menipu banteng bodoh! Wanita berambut biru aromamu seperti ikan!"


"Semua, anggota Kerajaan Blue Dragon Heart mempunyai rambut biru! Diamlah kucing pencuri aku akan memberi kamu ikan saat kembali ke rumahku!"


Cathrine yang berada di samping sepupunya Esther hanya mendengar dan melihatnya dengan tatapan polos.


"Kucing pencuri nyaww? Esther adalah harimau dia bukan kucing! Tunggu, apabila aku mendekati tuan Urs, Freya akan memanggilku kucing pencuri nyaww!" batin Cathrine.


Diana yang melihat pertengkaran Esther dan Adair menoleh ke arah Alyssa dengan ekspresi tidak percaya.


Halton, pergi meninggalkan Adair dan Esther yang sedang bertengkar. Dia pergi ke samping Sieg, Theresia dan Lazarus yang sedang mengobrol.


"Bagaimana Tuan Urs, apakah kamu ingin menjadi anggota Party Gold Dragon?"


"Apa?"