
Lazarus berpamitan kepada Red Dragon Agni dan semua kawanan Beast Dragon. Mereka kemudian keluar dari sarang Ignite.
"Sayang, apakah kamu baik-baik saja?" Theresia bertanya.
"Theresia, aku baik-baik saja dan perkenalkan mereka adalah Roland, Rias, Louise, Kiara dan Kakek tua siapa namamu?" Lazarus bertanya.
"Merlin Aragon. Nona muda kamu sangat cantik dan mempunyai Afinitas 5 element Skill sihir petir, api, angin, tanah dan air." Merlin berkata seraya mencium tangan Theresia.
Lazarus menarik janggut Merlin. "Theresia adalah istriku, Kakek tua kamu tidak boleh menyentuh istriku!"
Roland melihat Theresia dengan wajah memerah, meskipun Theresia berasal dari alam bawah. Namun dia mempunyai penampilan yang sangat cantik, rambut emas dan mata emasnya sama seperti seorang yang berasal dari Kekaisaran Golden Dragon.
"Hahaha. Urs, kamu sangat beruntung karena mempunyai istri yang cantik. Mata emasnya apakah dia berasal dari Kekaisaran Zephyra?" Merlin bertanya.
"Theresia adalah salah satu Putri Kekaisaran Zephyra. Merlin nama yang tidak asing, aku seperti pernah mengenalnya di suatu tempat." Lazarus berkata.
Red Dragon Ignite dan Gold Dragon Evanthe terbang dengan cepat ke arah kelompok Lazarus. Sage Merlin adalah orang yang menjebak dan memenjarakan Ignite selama lebih dari 4000 tahun di lantai 4 Dungeon Sage Merlin.
"Merlin, aku akan membunuhmu!" Ignite berteriak.
"Ignite!" Merlin gemetar ketakutan.
"Sage Merlin Aragon, dalam kisah Raja Ksatria Arthur Di zaman kelima! Bukankah kamu sudah pergi ke alam atas?" Theresia terkejut.
Gold Dragon Evanthe, Red Dragon Ignatius, Black Dragon Heather menahan Ignite agar tidak mengamuk.
"Ignite, maafkan aku!" Merlin berteriak.
"Aku akan membakar mu menjadi abu! Lepaskan aku!" Ignite berteriak dengan mata semerah darah.
"Urs, pergilah aku akan menahan Ignite." Evanthe tersenyum.
"Baiklah." Lazarus bersiul memanggil semua Beast kontraknya.
Sesaat kemudian semua Beast kontrak milik Lazarus berkumpul karena mendengar panggilan Lazarus.
"Master, apakah kita akan kembali dan siapa Legendary Beast Ancient Black Winged Dark Tiger itu?" Regulus menatap Kiara dengan pandangan penuh nafsu.
"Namanya Kiara, dia berasal dari Planet Auriga. Dia tidak sengaja terbawa oleh pusaran dimensi dan berakhir di sini." Lazarus menjawab.
"Tuan Urs, apakah kamu seorang Beast Master?" Kiara bertanya.
"Aku mempunyai 45 Beast kontrak, meskipun Soldrake dan Winter belum menjadi Beast kontrakku." Lazarus tersenyum.
Kiara mengetahui setiap Beast Lazarus adalah Beast kuat. Meskipun berada di alam atas, dia melihat ke arah kawanan Beast kucing besar Lazarus dan terpaku kepada seekor singa jantan bersurai dan bulu ungu.
Amethyst merasakan sebuah aliran listrik saat melihat Kiara. Seakan-akan sudah terhubung oleh benang takdir, mereka merasakan hubungan yang sulit untuk dijelaskan.
"Regulus, Goldie, Emerald, Onyx kalian sudah mempunyai pasangan! Ingatlah untuk tidak menggoda Kiara dan jika kalian menggodanya aku akan mengkebiri burung kalian." Lazarus mengeluarkan aura haus darah.
Nash dan Jin mempunyai mata berbinar mendengar itu. Bukankah sekarang adalah kesempatan mereka untuk mendapatkan pasangan. Musim semi bagi mereka sudah tiba.
Amethyst menatap Kiara, kemudian berbalik. Dia masih trauma saat cintanya kepada Linnnn ditolak dan Linn lebih memilih Emerald daripada dirinya.
"Amethyst, bukankah kelihatannya singa betina itu tertarik kepadamu." Emerald berkata.
Amethyst menggeleng ringan. "Kamu, Golden Fang, Regulus, Onyx, Jin dan Nash lebih tampan dariku." Amethyst berkata, kemudian berjalan ke arah Hutan Emerald.
"Master, kita akan kembali ke Hutan Emerald untuk menangani para Beast pengembara bersama Soldrake dan Winter. Sedangkan kalian pulang bersama Celena, Annora, dan Rhea." Ignis berkata.
"Baiklah, ingatlah untuk saling melindungi." Lazarus mengusapkan wajahnya ke kepala Ignis.
Haru, Ren dan Lime hinggap di bahu dan kepala Lazarus.
"Celes, apakah kamu ingin pulang bersamaku?" Lazarus bertanya.
"Master, aku ingin mengunjungi kawananku." Celestial tersenyum.
Kiara pergi bersama semua Beast kontrak Lazarus hanya menyisakan Celena, Annora dan Rhea untuk tunggangan mereka kembali ke wilayah Regulus.
"Apakah kita akan menaiki Beast Dragon?" Roland bertanya dengan mata lebar.
"Apakah kalian belum pernah menaiki Beast Dragon?"
"Di Planet Auriga Beast rank tinggi sangat sulit untuk dijinakkan. Seorang Beast Master atau Ksatria yang dapat membuat kontrak dengan Beast rank tinggi sangat langka." Merlin menjawab.
"Aku mengerti bahkan di Planet Antares seseorang yang membuat kontrak dengan banyak Beast rank tinggi berdarah murni hanyalah sedikit." Lazarus mengangguk, kemudian naik ke punggung Light Dragon Annora bersama Theresia.
Roland ragu-ragu untuk menaiki punggung Gold Dragon Rhea. Namun dia dan Merlin akhirnya memberanikan diri untuk menaiki punggung Gold Dragon Rhea.
Rias dan Louise menaiki punggung Darkness Dragon Celena. Mereka belum pernah melihat seekor Darkness Dragon berdarah murni sejinak Celena.
"Sisik hitam yang sangat indah." Rias berkata.
"Terima kasih atas pujianmu." Celena menjawab.
Kelompok Lazarus terbang kembali ke Regulus menaiki 3 Dragon betina. Mereka melihat pemandangan Hutan, Gunung, Perbukitan dan tebing disekitar Hutan Cerulean. Mereka juga melihat kawanan Beast kontrak Lazarus yang sedang mendaki berjalan dan terbang melewati Pergunungan Storm untuk pergi ke Hutan Emerald.
"Aku tidak mengerti mengapa semua Beast rank tinggi itu tidak menyerang kita." Merlin berkata.
"Hahaha. Kakek Merlin tenang saja, apabila kamu berurusan dengan Beast di Planet Antares. Maka panggil aku dan aku akan menghadapinya." Lazarus berkata.
"Urs, apakah kamu adalah Grand Duke wilayah Regulus? Aku belum pernah mendengar tentang wilayah bernama Regulus di Benua Barat Zephyra." Merlin bertanya.
"Kakek Merlin, wilayah Regulus adalah wilayah Utara Kekaisaran Lion Heart dekat dengan Hutan White Tiger, Hutan White Snake dan Pergunungan Arsen." Theresia menjawab.
"Apa! Bukankah wilayah itu adalah tempat berbahaya yang tidak layak untuk di huni? Wilayah itu adalah wilayah bekas pertarungan terakhir antara White King Orion melawan Six King dan Seven Sun. Sepanjang tahun wilayah itu tertutupi oleh salju dan gelombang Beast skala kecil, skala sedang, dan skala besar terjadi setiap tahun." Merlin berkata.
"Sekarang wilayah Regulus menjadi wilayah yang makmur. Kalian harus melihatnya dan pasti akan terkejut dengan tanah Regulus." Lazarus tersenyum.
"Aku ingin melihat keindahan tanah Regulus." Rias tersenyum.
"Hohoho. Aku ingin merasakan Wine khas wilayah Regulus." Louise berkata.
****************
Kelompok Lazarus sampai di wilayah Regulus, mereka melihat kota kedua dan ketiga yang selesai di bangun. Kedua kota itu mempunyai 4 benteng dan Artefak pertahan berlapis, meskipun hanya ada sedikit orang yang baru mendiami kedua kota itu.
Hal paling mencolok adalah saluran irigasi yang dibuat sangat efektif untuk berbagai macam kegunaan diantaranya mengaliri ladang, tempat minum, perkembang biakan Beast konsumsi dan mandi.
Jalan yang sangat panjang yang ditanami oleh pohon Ice Willow, Ice Ex, Ginkgo dan lainnya di setiap kanan dan kirinya dibuat dengan sangat indah. Pohon itu berguna untuk menunjukkan jalan saat jalan wilayah Regulus tertutupi oleh salju tebal saat musim dingin.
"Apakah jalan ini menghubungkan 3 kota? Bagaimana kamu mempunyai ide untuk membangun saluran sungai seperti itu?" Roland bertanya.
"Roland mungkin maksudmu saluran irigasi." Lazarus berkata.
"Urs, sangat cerdas aku tidak pernah berpikir untuk membangun saluran itu. Biasanya pertanian menunggu hujan atau musim panas untuk wilayah bersalju untuk menyiram perkebunan dan pertanian. Dengan sistem yang disebut "Irigasi" para petani tidak akan khawatir kekurangan air." Merlin tersenyum.
Louise menyentuh dagunya. "Hohoho. Bukankah sistem ini akan bisa digunakan oleh semua orang? Sistem ini akan merubah dunia pertanian dan perkebunan. Sebuah perubahan besar untuk sebuah kemakmuran, selama 300 tahun aku hidup aku masih memikirkan tentang konsep ini."
"Louise, kita bisa menggunakan sistem ini di wilayah Planet Auriga. Meskipun banyak wilayah yang menggunakan sistem yang hampir sama, tetapi tidak seefektif sistem ini." Rias berkata.
"Urs, apakah kamu yang mendesign semua bangunan dan wilayah ini?" Roland bertanya.
"Aku dan para Dwarf yang mengaturnya. Meskipun biaya yang aku keluarkan sangat mahal dan bisa mengosongkan semua ruang harta Regulus. Namun semua sesuai dengan harganya aku tidak menyesal menghabiskan semua kekayaanku untuk membangun wilayah Regulus." Lazarus tersenyum.
"Fufufu. Sayang, kamu mendapatkan keuntungan yang sangat besar di wilayah Regulus dan bisnismu. Bukankah semua ini sama dengan investasi masa depan?" Theresia bertanya.
Lazarus tersenyum. "Kota keempat, kelima, keenam dan ketujuh mulai dibangun dan kita masih kekurangan banyak penduduk."
"Bukankah para penduduk akan datang dengan sendirinya saat melihat sebuah wilayah yang makmur?" Louise bertanya.
"Louise, aku lebih memikirkan kualitas penduduk daripada kuantitas penduduk. Aku memikirkan kesejahteraan para penduduk, di alam atas dan alam bawah banyak Kerajaan dan Kekuatan Besar hancur karena pengkhianatan, korupsi dan perang. Aku ingin wilayah Regulus menjadi wilayah yang damai, meskipun kedamaian tidak akan pernah terjadi selama ras humanoid mempunyai keserakahan dan kepentingannya masing-masing. Setidaknya aku bisa meminimalisir terjadinya kehancuran dengan memilih pengikut dan penduduk ku." Lazarus berkata.
Semua orang terdiam mendengar perkataan Lazarus. Meskipun mereka mengetahui ideologi Lazarus terdengar mustahil, tetapi mereka seakan-akan tertarik tentang ideologi Lazarus.
"Urs, hal itu mustahil. Meskipun kamu bisa mengatasi masalah internal, tetapi masih banyak masalah eksternal. Orang-orang serakah pasti akan mengincar wilayah Regulus." Rias berkata.
"Hahaha. Nona, apakah kamu mengetahui Regulus bisa menjadi wilayah yang makmur seperti ini karena pondasinya dibangun dengan banyak sekali keringat, darah dan orang-orang yang mati. Kekuatan adalah segalanya entah itu di Planet Antares atau Planet Auriga. Semakin terang cahaya, maka akan semakin gelap bayangannya. Apakah kalian berpikir aku seorang pria yang naif dan baik hati? Aku sudah membunuh ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang dan Beast agar bisa berada di posisiku sekarang." Lazarus berdiri di punggung Annora seraya melihat wilayah Regulus dari atas langit.
"Hohoho. Urs, apakah ambisimu hanya itu saja?" Louise tertawa.
"Aku hanya ingin melihat senyuman para penduduk Regulus. Anak-anak yang tumbuh dengan kuat dan baik serta wilayah Regulus menjadi makmur. Aku akan menghancurkan siapapun yang memandang wilayah Regulus dengan pandangan penuh kebencian dan keserakahan. Semua orang yang tinggal di wilayah Regulus adalah orang-orang pemberani dan tidak takut mati. Mereka akan mengorbankan segala hal termasuk nyawanya untuk wilayah Regulus." Lazarus tersenyum.
"Arthur, apakah kamu melihatnya? Bukankah anak muda ini adalah pemimpin yang lebih baik darimu?" batin Merlin.
Kelompok Lazarus sampai ke Kastil Regulus, semua orang segera memberi isyarat kepada Iris dan yang lainnya bahwa Lazarus dan Theresia sudah kembali.
"Annora, Celena, Rhea kalian harus menunggu di sini." Lazarus berkata.
"Kami akan menjaga Kastil Regulus sampai Albion, Sun Flower dan Snow Flower kembali." Darkness Dragon Celena menjawab.
Kelompok Lazarus pergi ke ruang pertemuan. Rias, Louise, Roland dan Merlin mengikuti di belakang Lazarus.
Saat membuka pintu, Lazarus melihat semua orang sudah menghias indah ruang pertemuan. Semua orang duduk dengan makanan enak di samping mereka.
Roland dan Merlin terpesona dengan 9 wanita cantik yang menyambut mereka, memakai gaun indah.
"Iris, apa yang terjadi di sini?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke Lazarus Regulus selamat ulang tahun di usiamu yang ke 67. Semoga kamu selalu diberkahi oleh para Dewa." Iris tersenyum cerah.
Semua orang mengangkat gelas mereka dan mengucapkan selamat kepada Lazarus. Meskipun Lazarus tidak mengetahui hari ulang tahunnya, tetapi dia sangat senang dengan pesta kecil yang diadakan oleh Iris dan yang lainnya.
"Fufufu. Sepupu, selamat ulang tahun di usia 67 tahun. Aku tidak mengetahui kamu masih sangat muda." Luciana mengalungkan sebuah kalung bunga ke leher Lazarus.
"Terima kasih." Lazarus berterima kasih kepada semua orang.
Rias menatap ke arah Deviela, dia seperti mengenal Deviela. Bukankah wajahnya sama dengan sahabatnya Istri ke empat Kaisar Kekaisaran Silver Night Ella.
"Perkenalkan mereka adalah 10 istri, 6 anak, 2 menantu dan 2 cucuku." Lazarus tersenyum.
"Apa!" Merlin dan Roland berteriak.
Gladius, Raegal dan Sebastian menghampiri Lazarus seraya membawa seekor Epik Beast Golden Sheep yang sudah dipanggang. Mereka sudah memikirkan hadiah terbaik untuk Lazarus dan mereka memutuskan memilih Golden Sheep Panggang yang merupakan Beast terenak urutan pertama di Antares. Mereka membeli Golden Sheep ini menggunakan semua uang tabungan mereka.
"Golden Sheep!" Lazarus berteriak.
"Hahaha. Urs, apakah kamu suka hadiah dari kita?" Sebastian tertawa.
"Aku menyukainya dan harganya sangat mahal. Pasti kalian menghabiskan semua uang kalian untuk membeli Golden Sheep ini." Lazarus menjawab.
Lazarus memberikan 3 Artefak kantung penyimpanan kepada Sebastian, Reiga dan Gladius.
"Urs, apa maksudmu?" Reiga bertanya.
"Itu bonus kalian karena telah banyak membantuku dan kalian sudah mempunyai pasangan. Berikan hadiah kepada Evangeline, Brianna dan Camilla dengan uang itu." Lazarus tersenyum.
Reiga, Sebastian dan Gladius tersenyum. Mereka mengetahui bahwa Lazarus adalah orang yang baik, meskipun dia lebih kejam dari iblis saat berhadapan dengan musuh-musuhnya.
"Mari kita berpesta semalaman! Bleddyn keluarkan Monkey Wine di gudang dan tuangkan kepada cangkir semua orang!"
"Dengan senang hati." Bleddyn menjawab.
"Hidup Grand Duke Lazarus Regulus!" Semua orang bersorak.
Sebastian, Reiga, Gladius, Sarion dan Luciana mempunyai ekspresi ketakutan saat melihat ke arah Rias. Namun Lazarus segera mengirimkan transmisi suara kepada mereka tentang awal pertemuannya dengan Rias, Roland, Merlin dan Louise.
"Nona Rias, bisakah kamu ikut denganku menikmati pesta ini?" Luciana tersenyum seraya memeluk tangan Rias.
Rias membalas Luciana, kemudian mengikuti Luciana ke kursi paling megah.
"Urs." Leonhart menarik paha Lazarus.
"Singa Hitam, apakah kamu ingin makan bersamaku? Sebastian hidangkan semua makanan ini untuk yang lainnya juga." Lazarus tersenyum.
"Baiklah." Sebastian menjawab.
"Urs, terima kasih atas perjamuannya." Roland tersenyum.
"Roland, meskipun makanan di sini tidak seenak makanan di Auriga. Namun semoga kalian menikmatinya." Lazarus berkata.
Lazarus mengetahui bahwa air tenang sebelum badai dan masih banyak masalah yang harus segera di selesaikan.
"Deandre Galanthus, Kaisar Feng Yun Golden Sun, Kekaisaran Silver Phoenix, Kerajaan Nebula, Organisasi Golden Dawn masih banyak masalah yang harus aku selesaikan." batin Lazarus.
...****************...
Seorang pria kekar berkulit coklat, rambut putih salju dan mata biru sedang melihat badai salju di luar kastilnya.
"Deandre, apakah kamu selalu memikirkan menguasai Kekaisaran Boreas?" Seorang wanita menghampiri Deandre dengan senyum indahnya.
"Tuan Galan dan Ibu Suri Agatha selalu mengawasi pergerakanku. Aku sudah membunuh Arka, meskipun menggunakan tangan orang lain. Namun Jack berkhianat dan ingin membunuhku, aku terluka parah saat bertarung dengan Jack." Deandre bertanya.
"Tidak, Ice King Galan adalah penghalang yang sangat besar. Kita tidak bisa menyentuh Ice King Galan, tetapi berbeda dengan Alcander kita masih bisa membunuhnya." Seorang pria kekar berambut emas dan mata emas dengan wajah yang tertutupi oleh topeng ekspresi marah berkata.
"Alcander, bajingan itu harus segera di bunuh. Seharusnya aku yang menjadi penguasa Benua Utara. Bukankah seharusnya Ayahku Orion yang menjadi Kaisar?" Deandre bertanya seraya mengulurkan tangannya ke arah bulan purnama.
"Pembalasan dendam. Ayahmu Orion adalah seseorang yang baik hati, tetapi para bajingan itu bekerja sama untuk membunuhnya." Seorang pria berambut hitam panjang berkata (Spoiler itu Saint Dewi Kegelapan Nyx Ver, Veron, Veronika)
"Alcander dan Carissa adalah halangan terbesar untuk kamu menyatukan Utara." Seorang pria berambut ungu dengan topeng kesedihan berkata.
"Apakah aku harus menerima tawaran Organisasi Golden Dawn atau Kekaisaran Golden Sun?" Deandre bertanya.
"Hahaha. Organisasi Golden Dawn adalah Organisasi yang sangat licik, semua anggotanya menjadi pion dan Kaisar Feng Yun adalah orang yang sangat manipulatif. Kekaisaran dan Organisasi itu mempunyai tujuan masing-masing, kita tidak boleh bersama dengan serigala yang bisa menerkam kita." Seorang pria berambut coklat panjang dengan topeng ekspresi kesenangan berkata.
"Yang lebih penting kita harus segera menyatukan Utara dan membalaskan dendam Tuan Orion." Seorang pria berambut merah memakai topeng ekspresi ketakutan berkata.
"Ayah, aku akan segera membalaskan dendam mu. Kepada Kekaisaran Zephyra dan semua orang yang terlibat dalam kematianmu." Deandre memeluk sebuah Liontin dengan ukiran nama Aris.