
Pasukan Raja Tyron, Ignite, Rock, Evanthe, Sairorgh dan Nine Head mundur ke wilayah Barat di belakangnya adalah jalan masuk ke Dungeon Labirin Ignatius. Mereka mengetahui 3 gerbang masuk Kerajaan Terra Timur, Utara dan Selatan sudah di tutup oleh Alberich.
Pasukan Alberich berada di wilayah timur. Mereka berjumlah lebih sedikit dari pasukan Raja Tyron. Meskipun perang Kerajaan Terra tidak sebesar Perang Kerajaan Pendragon, tetapi banyak sekali ranah Legendary yang gugur.
Semua ranah Mythical dan Legendary yang berada di pihak Raja Tyron masih hidup meskipun mereka terluka parah sedangkan di pihak Alberich dari 30 ranah Legendary dan 1 ranah Mythical hanya tersisa 5 orang ranah Legendary termasuk Alberic karena Green Viper dan 4 anggotanya beralih pihak ke pasukan Raja Tyron.
Alberich menaiki punggung Legendary Beast Ancient Darkness Eagle terbang ke tengah pasukan.
"Tyron! Raja Thorin, semua Elder Dwarf dan penduduk Kerajaan Terra masih berada di tanganku! Menyerahlah sebelum aku memenggal leher ayahmu dan membunuh semua orang." Alberich berteriak seraya menggenggam sebuah Artefak Long Sword.
Semua Pasukan Dwarf Kerajaan Terra yang dipimpin oleh Raja Tyron. Menatap Alberich dengan mata penuh haus darah. Pria di depan mereka adalah orang yang berada di balik perang Kerajaan Terra.
Elder Tyron menaiki punggung Gaver dan terbang ke arah Alberich. Semua orang bersiap-siap menggunakan Skill mereka untuk melindungi Raja Tyron dari serangan kejutan dari Alberich dan pasukannya.
"Alberich, lepaskan ayahku! Apabila kamu melukai sehelai rambut pun ayahku aku akan membunuhmu!" Raja Tyron menjawab.
"Hahaha. Sadarlah posisimu! Kamu tidak mempunyai kekuatan untuk membantah perintahku!" Alberich menusuk tangan kanan Raja Thorin.
Semua pasukan pemberontak bersorak. Kedatangan Alberich dapat langsung membalikkan keadaan di Medan Perang.
"Putraku Tyron, jangan pikirkan aku! Lanjutkan lah perang Alberich, Green dan Mountain telah membunuh Paman dan 14 Saudaramu. Kamu adalah harapan Kerajaan Terra satu-satunya!" Raja Thorin berkata dengan mata berlinang air mata.
"Hahaha. Tyron, aku akan membunuh Raja Thorin! Apabila kamu tidak menyerah dan memakai Artefak kalung budak. Pasukan Dwarf, nyawa ayah, ibu, anak dan keluarga kalian berada di tanganku. Apabila kalian terus melanjutkan perang aku akan memerintahkan pengikutku untuk membantai mereka semua!" Alberich berteriak.
"Alberich, kamu sudah melakukan pemberontakan, membeli banyak budak perang, menyewa banyak kekuatan untuk membantumu, kemudian membantu anggota kekuatan itu menyusup ke Kerajaan Terra di wilayah Green Stone dan Purple Stone. Kamu sudah menodai kehormatan Ras Dwarf dan aib terbesar dalam sejarah ras Dwarf. Kamu membantai rasmu sendiri dan melakukan banyak kekejaman termasuk membunuh para Elder Dwarf." Lazarus yang berada di kepala Earth Titan Rock berkata.
"Urs/Tuan Urs!" Semua orang berteriak.
Mereka mengetahui, jika Lazarus berada di sini berarti dia sudah menyelamatkan Elder Dwarf yang di tawan oleh Alberich.
"Anak Muda, apakah kamu berasal dari Kekaisaran Boreas? Mengapa anggota keluarga Kekaisaran terkuat di Benua Utara mencampuri urusan Kerajaan Terra?" Alberich bertanya.
"Fufufu. Alberich, kamu yang telah membawa bantuan dari luar terlebih dahulu. Mengapa Tyron, tidak boleh membawa bantuan dari luar?" Carissa terkekeh kecil.
Alberich mempunyai wajah pucat. Rencana yang dia susun selama lebih dari 200 tahun telah hancur berantakan.
50 Pasukan Dwarf Green Stone berlari ke arah Alberich.
"Raja Alberich! Semua penduduk Kerajaan Terra sudah tidak ada di tambang! Mereka telah melarikan diri dari tambang!" Para prajurit Dwarf berkata.
"Bagaimana mereka bisa pergi dari tambang! Aku sudah menutup semua jalan keluar dari Kerajaan Terra dan menggunakan Artefak Absolute Domain Rank Legendary agar Skill telekomunikasi dan teleportasi tidak berguna," batin Alberich.
"Tyron! Kamu sangat licik! Apakah kamu mempunyai cetak biru Kerajaan Terra dan mengetahui jalan rahasia untuk masuk ke Kerajaan Terra." Alberich berkata.
"Pengkhianat! Aku tidak perlu memberitahumu apapun. Apakah kamu bodoh? Kita adalah musuh di medan perang ini!" Elder Tyron menjawab.
"Tyron, Raja Thorin dan Elder Dwarf masih berada di tanganku! Apabila kamu tidak menyerah aku akan membunuh semua Elder Dwarf dan Raja Thorin adalah orang yang pertama mati!" Alberich berteriak seraya mendekatkan bilah Artefak Short Sword ke mata Raja Thorin.
"Hahaha. Alberich, kamu akan mati dengan sangat mengenaskan! Bunuh saja Raja Thorin, apabila Raja Thorin mati, semua Elder Dwarf dan Dwarf setia yang tersisa akan membantai semua orang yang berada di pihakmu." Elder Ragnar bersama 14 Elder Dwarf rank Legendary berkata dari belakang pasukan Alberich.
Pasukan Alberich menjadi ketakutan saat melihat 15 Elder Dwarf ranah Legendary berada tepat di belakang mereka.
Alberich melirik ke arah Lazarus dan Sebastian yang berada di kepala Legendary Beast Earth Titan. Dia tahu bahwa Lazarus dan Sebastian adalah orang yang berada di balik semua ini.
"Hahaha. Tyron, aku mengetahuinya! Apakah kamu sudah menemukan semua Harta Suci Ras Dwarf ? Apakah Red Dragon dengan penuh bekas luka itu adalah Red Dragon Ignatius? Kamu bersekutu dengan musuh bebuyutan Ras Dwarf! Akan tetapi aku masih mempunyai kartu As, meskipun aku mati di sini! Kamu akan menderita karena melihat ayahmu terbunuh di depan matamu. Aku juga akan menghancurkan Kerajaan Terra. Apabila aku tidak bisa memiliki Kerajaan Terra semua orang juga tidak boleh memilikinya!" Alberich bersiap-siap untuk menusuk jantung Raja Thorin dengan Artefak Short Sword miliknya.
"Sebastian, Celes sekarang!" Lazarus berteriak.
Sebastian menonaktifkan Artefak anti teleportasi dan telekomunikasi, kemudian Celestial menggunakan Skill ruangnya untuk mengirim Raja Thorin ke suatu tempat yang acak.
"Demon! Epik Beast Celestial Mink!" Alberich berteriak.
"Alberich menyerahlah! Kamu sudah tidak mempunyai kesempatan untuk menang! Sebelum para Elder Dwarf datang ke sini mereka sudah membuka 3 Gerbang keluar Kerajaan Terra." Lazarus berteriak.
"Hahaha. Anak Muda, apakah kamu yang menggagalkan semua rencanaku? Aku mengetahui Tyron dan Theodore tidak mungkin merencanakan semua ini." Alberich tertawa gila, kemudian melompat ke tangah Medan perang.
"Alberich, apakah kamu mempunyai pesan terakhir sebelum kamu mati?" Raja Tyron bertanya.
"Tyron, awalnya semua Klan Dwarf terpisah di seluruh dunia. Seorang Dwarf yang merupakan Black Smith terbaik dan Warrior terbaik di zaman itu menyatukan semua Klan Dwarf dan membangun Kerajaan Terra di Benua Barat, Kerajaan Brown Castle di Benua Selatan dan Kerajaan White Wolf di Benua Utara. Apakah kamu mengetahui siapa dia?" Alberich menatap mata Tyron dengan tajam.
"Brown King adalah orang yang menyatukan semua Dwarf di seluruh dunia." Raja Tyron menjawab.
Alberich mengeluarkan selembar kertas catatan kuno yang terlihat sudah sangat tua.
"Ragna sangat kelelahan karena bertarung dengan Beast Kontrak White King , Ancient Black Dragon Raegal. Orang kepercayaan Ragna, Adalsteinn pemimpin Klan Black Stone menusuk jantung Ragna dan mendirikan Kerajaan Terra di sarang Ancient Black Dragon Raegal." Alberich membacakan catatan itu.
"Tyron! Leluhurmu adalah orang yang membunuh Brown King!! Kalian kemudian mengambil alih kekuasaan dari tangan Brown King! Sejarah tentang Adalsteinn yang sangat setia kepada Brown King adalah omong kosong! Apakah hanya Klan Black Stone yang harus menjadi Raja Kerajaan Terra? Apakah kamu mengetahui apa yang dilakukan oleh kakek buyutmu Raja Bard di masa lalu? Dia membantai semua Dwarf dan Elder Dwarf yang menantangnya! Termasuk dengan 3/4 anggota Klan Orange Stone, Purple Stone, Gray Stone, Blue Stone, Green Stone, Yellow Stone, Brown Stone, Bronze Stone dan Red Stone di masa lalu?" Raja Alberich berteriak.
Raja Tyron berkeringat dingin mendengar cerita Alberich.
"Saudara Tyron, tenanglah!" Lazarus berteriak.
Raja Tyron kembali tenang.
"Urs, aku sudah mengirim semua orang yang terluka parah keluar dari sini menggunakan Skill element ruang Violetta." Alyssa berkata di bahunya terlihat seekor Epik Beast Violet Mink muda.
Lazarus mengangguk. "Pasukan Pemberontak, menyerahlah! Apabila kalian tidak menyerah kita akan membunuh kalian semua!" Lazarus berteriak.
Semua orang kecuali para budak melemparkan senjata mereka.
"Bajingan! Mengapa kalian menyerah! Baiklah, aku tidak mempunyai pilihan lain!" Alberich berkata, kemudian memperkuat aura mananya.
Black Dragon Raegal yang arogan dan perkasa. Raja dari semua Dragon. Sang penguasa kegelapan dan kekejaman....
Wilayah kerajaan Dwarf tertutupi oleh Rune sihir besar berwarna ungu.
"Skill sihir Darkness Resurrection Rank SS! Sebastian bunuh Alberich sebelum menyelesaikan mantra sihirnya.!" Lazarus berteriak.
"Sesuai perintahmu, Urs!" Sebastian berkata, kemudian dengan cepat pergi ke arah Alberich.
"Demon, aku tidak akan membiarkanmu! Menganggu Alberich!" Iron dan 2 orang ranah Legendary menghadang Sebastian.
"Celes! Violet! Kirim Alberich pergi dari sini menggunakan Skill ruang kalian!"
"Master, dia menggunakan Artefak anti Skill ruang! Kami tidak bisa mengirimnya menggunakan Skill element ruang." Celestial berkata.
"Semua orang cepat bunuh Alberich sebelum dia menggunakan Skillnya." Ignite, Raja Hector, Evanthe dan semua anggota pasukan Urs The North berlari ke arah Alberich.
Akan tetapi, saat mereka menyerang ke arah Alberich mereka dihentikan oleh sebuah Barrier berlapis yang sangat kuat.
"Bajingan! 100 lapisan Barrier dari Artefak rank Epik! Dan 3 lapis Barrier dari Artefak rank Legendary. Bahkan seorang ranah Mythical mempunyai banyak waktu untuk menembusnya!" Vulcan berteriak.
20 Artefak Cincin yang dipakai oleh Alberich ternyata Artefak Barrier begitupun dengan setiap gigi emas, kalung, anting-anting dan semua pakaian Alberich.
"Terus menyerang!" Lazarus berteriak.
"Aku memanggilmu dari dasar Abyss paling dalam! Bangkitlah Black Dragon King Raegal! Darkness Resurrection!"
Mana Element kegelapan dan kematian berkumpul di sekitar Alberich. Mengakibatkan Lazarus dan yang lainnya terlempar.
"Hahaha. Urs, kita terlambat." Sebastian menatap Alberich dengan tajam di sebelahnya adalah mayat Iron dan yang lainnya.
Kerajaan Terra bergetar di dalam tanah muncul sebuah cakar Dragon raksasa berwarna hitam legam, sesaat kemudian tanah retak dan Seekor Black Dragon berukuran 40 meter merangkak keluar dari tanah.
"Semua orang mundur!" Lazarus berteriak.
Pasukan Dwarf, Raja Alberich, dan semua sekutunya berlari menjauh melihat seekor Black Dragon yang mempunyai ukuran lebih besar dari Red Dragon Ignatius dan Evanthe di depan mereka.
Nama: Undeath Black Dragon King Raegal.
Jenis: Dragon.
Ranah: Void Beast.
Level: 100.
"Void Beast!" Lazarus berteriak.
"Bajingan! Dwarf itu membangkitkan Black Dragon King terkuat dalam sejarah Klan Dragon! Aku akan membakar Dwarf itu menjadi abu!" Ignite berkata- seraya terbang melarikan diri bersama Ignatius dan Evanthe dan pasukan Raja Tyron.
"Celestial, kirimkan semua pasukan Dwarf keluar dari Kerajaan Terra menggunakan semua Skillmu! Apabila Black Dragon itu keluar dari Kerajaan Terra dia akan membuat kehancuran dimanapun dia berada!" Lazarus berteriak.
"Sesuai perintahmu, Master!"
Celestial menggunakan Skill element ruangnya dan membuat Celah dimensi yang sangat besar.
"Para Elder Dwarf, pimpin semua pasukan memasuki celah dimensi itu. Alyssa, Freya kalian juga harus segera meninggalkan Kerajaan Terra!" Lazarus berteriak.
"Urs, kami tidak akan pergi! Kami akan tetap di sini bersamamu!" Alyssa berkata.
Raja Tyron, Elder Dwarf dan semua pasukan Dwarf memasuki Celah dimensi yang dibuat oleh Celestial.
"Saudara! Elder Vulcan kalian juga harus pergi dari sini!" Raja Tyron berteriak.
"Tidak! Apabila kita pergi dan Dragon itu keluar dari Kerajaan Terra dia akan mengakibatkan kehancuran di setiap tempat!" Elder Vulcan berkata.
"Hahaha. Baru kali ini badanku gemetar ketakutan saat bertemu lawan yang sangat kuat." Raja Hector berkata.
Celestial menutup celah dimensinya setelah semua anggota pasukan Dwarf masuk.
"Grooooarrr."
Black Dragon Raegal mengaum mengakibatkan Kerajaan Terra bergetar. Terlihat di mata merahnya keluar cairan merah seperti darah.
"Hahaha. Sekarang aku menang! Tyron, pengecut! Dia melarikan diri dengan pasukannya." Alberich yang sudah tidak mempunyai gigi sedikitpun tertawa.
"Hidup Raja Alberich! Hidup Raja Alberich!" Semua pasukan Alberich bersorak mereka merasa sudah memenangkan perang ini.
"Bodoh.." Sebastian tersenyum lebar.
"Black Dragon King Raegal! Namaku adalah Alberich Orange Stone. Aku yang telah membangkitkan kamu dan sekarang kamu harus menuruti perintahku." Alberich berteriak.
Raegal menoleh ke arah Alberich, kemudian memakan Alberich dan mengunyahnya.
Pasukan Alberich berkeringat dingin saat melihat Raja mereka di makan oleh Black Dragon King Raegal.
"Master, aku akan melindungi mu! Dwarf kotor aku akan membantai kalian sampai tidak tersisa!" Raegal berkata, kemudian menyemburkan racun dan asam ke arah pasukan Alberich. Pasukan Alberich melarikan diri kemana-mana, tetapi Black Dragon Raegal menyemburkan api berwarna ungu dari mulutnya.
Lazarus, Freya, Alyssa, Carissa, Sebastian, Iris, Vulcan, Raja Hector, Ignatius, Kalia, Liavin, Evanthe, Ignite, Nine Head, Sairorgh, Brant, Greisy, Calvin, Rock dan Cathrine memperhatikan pasukan Alberich yang dibantai dari kejauhan.
"Bajingan! Dwarf tua itu membangkitkan Beast yang sangat tua dan sangat kuat meskipun, Aku, Nine Head dan 5 orang ranah Mythical bekerja sama kita tidak akan mempunyai kesempatan untuk menang!" Sairorgh berkata.
"Level Undeath Black Dragon King Raegal adalah level 100. Saat mati dia sudah menembus ranah Void Beast! Di ranah Legendary dan Mythical perbedaan 1 level sangat besar! Elder Vulcan dan Raja Hector hanya mempunyai level 91, Ignatius level 91, Nine Head level 91, Sairorgh level 91, Ignite level 92, Sebastian level 91, Evanthe 91. Meskipun semua orang bekerja sama, tetapi kita mempunyai perbedaan 9 level dari Raegal dan sisanya hanya mempunyai level di bawah 90." Lazarus berkata.
"Urs, apakah kamu mempunyai Skill Eye Of World?" Iris bertanya.
"Iris, aku tidak sengaja mendapatkannya. Apabila kita semua melawan Black Dragon Raegal sekarang! Kita akan mati sia-sia karena Black Dragon King Raegal adalah Undeath dengan ingatan sebelumnya." Lazarus berkata.
"Grooooarrr."
Raegal mengaum dan menginjak pasukan Alberich. Kerajaan Terra sudah hancur rata dengan tanah bahkan langit-langitnya mulai runtuh.
"Apa yang harus kita lakukan?" Carissa bertanya seraya mendekatkan wajahnya ke arah Lazarus.
"Apabila Kaisar Erland Zephyra, Raja Legolas dan Kaisar Agathias berada di sini kita mempunyai kesempatan 80% untuk menang karena mereka mempunyai level 95. Akan tetapi, sekarang kita tidak mempunyai kesempatan untuk menang! Kalian pergilah dari sini aku akan menahan Raegal sendirian."
...****************...
Beast kontrak 21/21
Job Beast Master Rank A â> Job Beast Master Rank S.
Beast Kontrak 21/36.
Reverse Time Strong Power Rank Bâ> A.
Cooldown 2 Bulan.
Ranah: Expert.
Level: 68.
...****************...
"Urs!!! Aku tidak ingin kamu mengorbankan diri!" Iris menggenggam tangan Lazarus.
"Saint Iris, aku berjanji akan kembali dengan selamat."
"Tidak! Aku akan membantumu untuk menahan Dragon itu! Bahkan, jika aku harus mengorbankan nyawaku!" Carissa berteriak.
"Hahaha, Urs kita sudah mengalami pertarungan hidup dan mati bersama! Aku dan Evanthe juga akan membantumu meskipun kita berdua harus mengorbankan nyawa."
"Saudara Urs, maafkan aku karena semua ini terjadi karena Kerajaan Dwarf." Elder Vulcan berlutut kepada semua orang.
"Hahaha, Vulcan tua! Kita adalah sahabat! Aku tidak keberatan untuk mati di sini." Raja Hector menjawab.
"Urs, kamu tidak sendirian. Kami semua akan membantumu." Lilian berkata.
"Terima kasih." Lazarus berkata.