LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 172. Permainan Takdir I.



Lazarus mengendong Alya dipundaknya seraya menggenggam tangan Cruel. Lazarus menyuruh gadis High Elf berambut hijau Emerald itu untuk mencari seorang Elf dari atas pundaknya.


"Iris, apakah kamu tidak menemukan Freya dan yang lainnya di penginapan ini?" Lazarus bertanya.


"Lazarus, aku mengira mereka tidak berada di penginapan ini. Di Kota Light Castle ada 10 penginapan megah seperti ini." Iris tersenyum.


Lazarus mengetahui banyak sekali orang di Kota Lion Castle sekarang yang berasal dari Kerajaan dan Kekuatan Besar di Empat Benua. Lazarus sebenarnya sangat beruntung berada di penginapan yang sama dengan Kaisar Asher dan Tuan Yun Che.


"Iris, apakah kita harus pergi ke penginapan lainnya untuk mencari ras Elf dan High Elf?" Lazarus bertanya.


"Lazarus, aku akan mengikuti kamu!" Iris menjawab seraya tersenyum manis.


Semua pria yang melihat keromantisan Iris dan Lazarus merasa iri, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.


"Tuan Urs, aku melihat seorang Elf di meja sebelah sana!" Alya berkata.


Lazarus segera pergi ke meja yang ditunjukkan oleh Alya. Dia melihat seorang wanita High Elf cantik berambut emas dan mata emas. Dia mempunyai 2 payudara yang sedikit lebih besar dari Diana, memakai gaun berwarna emas yang dibuat dari benang sutra Grand Demon Beast Golden Silkworm.


Di samping wanita High Elf itu adalah seorang wanita Demon cantik dengan rambut hitam panjang terurai, mata merah, tubuh tinggi semampai dengan lekukan tubuh yang indah dan sayap burung berwarna hitam legam seperti malam, dia memakai gaun indah berwarna ungu dengan renda bunga mawar. Seorang wanita Vampire Klan Blue Moon berambut pendek berwarna putih dengan ujung berwarna biru dan mata biru menatap kosong ke luar jendela seolah-olah tidak mempunyai harapan dan tujuan bosan dengan segala hal yang berada di dunia.


Ketiga wanita ini mempunyai kecantikan yang sama dengan Iris, Freya dan wanita Lazarus yang lain. Akan tetapi, Lazarus merasakan sedikit kerinduan di hatinya.


Lazarus menggunakan Skill Eye Of World untuk melihat Statistik ketiga wanita itu.


Nama: Bella. Ranah: Epik.


Nama: Mira. Ranah: Epik.


Nama: Yggdrasil. Ranah: Epik.


Ketiga wanita itu bernama Bela, Luka dan Yggdrasil. Namun Lazarus terkejut seorang High Elf memberikan nama putri cantik mereka Yggdrasil.


Lazarus dan Iris berjalan ke arah ketiga wanita itu. "Nona cantik, bolehkah aku menganggu waktu kalian sebentar?" Lazarus membungkuk.


Iris menggenggam tangan Lazarus dengan sangat kuat, dia merasakan bahwa ketiga wanita di hadapannya berbahaya.


"Tuan, apa ada yang bisa kami bantu?" Wanita High Elf itu bertanya.


"Nona, aku hanya ingin memulangkan Alya kembali ke Hutan Yggdrasil. Dia tersesat dan diculik oleh pemburu budak. Pengikutku menyelamatkannya dan akan menjadikan Alya anggota Aliansi The North. Aku sudah menyembuhkan racun yang dia pakai untuk merusak wajahnya." Lazarus berkata.


"Apakah kamu memasang sihir perbudakan kepada Alya?" Wanita High Elf itu bertanya seraya menatap Lazarus dengan mata tajam.


"Apa maksudmu Royalty Tato?" Lazarus melepas sarung tangan Alya sebuah tato White Dragon terlihat.


"Tuan, jangan hapus Royalty Tato dari tanganku! Kamu sudah berjanji aku akan menjadi bagian Aliansi The North!" Alya menangis saat Lazarus ingin menghapus Royalty Tato dari punggung tangan kanannya.


"Aku tidak mau menghapus Royalty Tato! Tuan Urs, aku tidak mau pulang!" Alya menangis.


Lazarus menyentuh dagunya. "Apakah kamu tidak menyayangi kedua orang tua dan saudaramu?"


"Aku menyayangi mereka, tetapi aku kesepian mereka selalu meninggalkan aku di rumah sendirian. Semua temanku menjauhiku karena aku berasal dari Klan Moon Forest! Klan Moon Forest dikhususkan untuk Job pertarungan jarak dekat, mereka mempunyai tubuh yang kuat dan Kapasitas mana lebih besar dari High Elf lainnya. Mereka menjauhiku karena takut dengan kekuatanku." Alya menangis tersedu-sedu di Aliansi The North dia mempunyai banyak teman, semua anggota eksekutif The North menyayanginya.


Lazarus mengeluarkan seutas kain sutra dan menghapus air mata Alya. Dia mengetahui bagaimana rasanya sendirian dan kesepian. "Alya, kamu masih mempunyai keluarga yang merindukanmu dan tempat yang di sebut rumah."


Lazarus berkata dengan suara dalam. Alya menghentikan tangisannya, dia mengetahui dari suara Lazarus bahwa Lazarus sudah mengalami sesuatu yang lebih buruk darinya.


"Tuan, aku akan membiarkan Royalty Tato itu berada di punggung tangan Alya." High Elf itu berkata seraya menggenggam sebuah Artefak Liontin hijau untuk mendeteksi kebohongan.


"Terima kasih, Alya aku akan pergi ke Kerajaan Yggdrasil untuk melihatmu. Aku juga mempunyai 2 orang sahabat High Elf Lilac dan Cordelia di Kerajaan Yggdrasil. Katakan pada mereka bahwa kamu adalah pengikut Tuan Urs dan mereka akan jadi sahabatmu."


"Terima kasih, Tuan Urs." Alya duduk di samping Wanita High Elf.


"Tuan, terima kasih karena telah mengembalikan Lilac ke Kerajaan Yggdrasil." Wanita High Elf berkata seraya tersenyum tulus.


Cruel melihat makanan enak di nampan yang di bawa oleh pelayan. "Alya kita akan bertemu lagi dan Tuan Urs, Nyonya Saint mari kita kembali dan memesan banyak makanan enak!" Cruel tersenyum seraya menarik tangan Lazarus, tetapi Lazarus tetap diam di tempatnya.


Naluri Cruel merasakan bahaya, kemudian bertanya kepada Lazarus dengan wajah pucat dan dahi berkeringat. "Tuan Urs?Nyonya Saint?"


Wanita cantik ras Demon berambut hitam itu seolah-olah tertarik dengan apa yang terjadi dan melihat Lazarus dan Iris dengan penuh antusias. Wanita Ras Vampire Blue Moon juga memperhatikan seraya meminum secangkir teh.


"Cruel, kamu adalah seorang Dark Beastman Rank 10. Aku sudah berpikir Kekaisaran Moonlight lebih cocok untukmu di bandingkan Aliansi The North." Lazarus berkata dengan dingin.


Cruel terkejut mendengar perkataan Lazarus. "Nyonya Saint, selamatkan aku! Aku ingin terus berada di Aliansi The North! Bukankah banyak Demon dan Dark Beastman di Aliansi The North?"


"Cruel, maafkan aku. Apabila Kekaisaran Moonlight mengetahui Aliansi The North dan Regulus merawat Dark Beastman Rank 10 aku takut mereka akan menyerang kita untuk membawamu."


"Tidak! Aku tidak menginginkannya kalian berbohong! Tolong, orang tuaku ingin menjual ku." Cruel berteriak dengan keras.


Iris sudah memasang Barrier anti suara di sekitar Cruel, jadi orang yang berada di luar Barrier tidak bisa mendengar teriakan Cruel.


Lazarus mencengkram erat kepala Cruel dan mengangkatnya ke udara. Cruel mencoba memberontak untuk melepaskan diri, tetapi cengkraman Lazarus sangat kuat.


"Tuan Urs, lepaskan Cruel." Alya menggenggam tangan Lazarus, agar dia melepaskan Cruel.


"Hmmm.. Tuan, bisakah kamu melepaskan anak itu? Kamu dan istrimu bisa duduk bersama kami. Apakah kamu ingin membiarkan seorang wanita yang sangat cantik berdiri dalam waktu lama?" Wanita Ras Vampire Blue Moon itu berkata.


Lazarus melepaskan cengkeramannya dan Cruel jatuh ke tanah dengan wajah yang mempunyai bekas cengkraman tangan Lazarus.


"Tuan Urs, aku tidak ingin pergi ke Benua Selatan Moonlight." Cruel memeluk kaki Lazarus, seraya menangis tersedu-sedu dengan bekas tangan di wajahnya.