LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 60. Pertempuran 1.



Lazarus mempunyai ekspresi bingung dengan tawaran Sieg yang tiba-tiba. Party Golden Dragon adalah Party yang berisikan para anggota kuat banyak sekali Petualang yang ingin bergabung dengan party itu.


"Maafkan aku Sieg, aku tidak dapat menerima tawaranmu."


"Aku sudah menduga kamu akan mengatakan itu. Apabila kamu berubah pikiran kamu bisa datang pada Party Golden Dragon aku akan selalu menyambut kamu. Tenang saja aku akan menerimamu meskipun sudah 100 tahun berlalu." Sieg tersenyum.


"Tuan Sieg dan Tuan Urs pertempuran akan segera dimulai sebentar lagi. Sudah banyak Beast pengintai yang sudah berada di sekitar tenda." Seorang prajurit berkata.


"Urs, panggil aku Sieg. Kita akan bekerja sama dalam perang ini." Sieg mendekat ke arah Lazarus dan berbisik ke telinga Lazarus, "Aku akan menjaga rahasiamu. Kamu tidak perlu takut aku membocorkan rahasiamu." Kelompok Party Gold Dragon pergi ke Medan pertarungan.


"Urs, maafkan saudaraku! Aku akan mengajarinya dengan baik." Theresia membungkuk dengan wajah memerah, kemudian pergi menyusul Sieg dan yang lainnya.


"Aku menemukanmu!" batin Theresia.


"Urs, apakah kamu mengenal Theresia?" Freya bertanya.


"Freya, aku baru pertama kali bertemu dengannya."


"Apa cuman firasatku atau Theresia seperti sudah lama sekali mengenalmu. Melebihi Alyssa, aku dan yang lainnya." Freya melirik ke arah punggung Theresia.


Semua orang sedang merencanakan strategi pertempuran dengan Gelombang Beast. Mereka tidak menyangka gelombang Beast datang lebih cepat dari apa yang mereka perkirakan.


"Pasukan gabungan kita berjumlah 30,000 setelah 3000 orang meninggalkan pasukan. Aku sudah mengirim 300 orang untuk menyebarkan informasi kepada desa dan kota terdekat untuk segera mengungsi ke daerah yang jauh dari wilayah Zander. Pasukan bantuan akan datang minimal 5 jam lagi. Sedangkan Raja Arden, dan 3 Count akan datang satu-tiga jam lagi." Duchess Anya berkata.


"Kita, tidak bisa menggunakan cara biasa untuk bertempur dengan Beast. Aku takut sebelum bantuan datang sebagian besar pasukan kita sudah di bantai." Donovan berkata.


"Meskipun, aku dan Ellar adalah seorang Marcenary dan Petualang veteran, tetapi kami tidak ahli menyusun strategi dalam pertempuran skala besar. Raja Arden, akan datang 3 jam lagi, maka Pangeran Aland, Duke Donovan dan Duchess Anya harus mengatur strategi." Leon mempercayakan nasibnya kepada Aland, Duchess Anya dan Duke Donovan.


"Urs, mengatakan tentang berapa jumlah Beast rank rendah, menengah dan tinggi. Apa jenis Beast yang ikut dalam pertempuran. Hutan King sudah lama tidak terjamah oleh manusia. Banyak sekali Beast yang tinggal di sana! Bahkan, termasuk jenis Drake, Wyvern, Griffin, Gyr falcon, serangga, Beast air dan Ancient Beast. Aku takut meskipun kita sudah bertarung sekuat tenaga pasukan kita tidak akan bertahan bahkan dalam 1 jam. Meskipun, Mythical Gold Dragon Evanthe berada di pihak kita." Duke Donovan berkata.


"Kakek Donovan, ini bukan salahmu! Meskipun, kamu hanya membawa seperempat pasukan Garcia. Aku sebagai Duke Zander sangat berterima kasih dengan bantuanmu." Ray tersenyum.


"Ayah, Kakek dan Saudara, aku akan bertemu kalian kembali. Seandainya Sebastian, Altair dan Lazarus berada di sini. Mereka, pasti akan menertawakan aku." batin Ray.


Setiap gelombang Beast datang dari Hutan King, pasukan Bangsawan Zander adalah pasukan yang selalu menerima kerugian yang signifikan karena berbatasan langsung dengan Hutan King. Ayah, saudara dan kakeknya meninggal saat bertempur melawan para Beast di Hutan King hanya menyisakan dia dan satu orang saudara laki-laki.


"Manusia, apakah kalian tidak meminta pendapat dari Urs?" Gold Dragon Evanthe berkata.


"Urs? Aku melupakannya! Dia adalah seseorang yang dapat melerai perdebatan. Sieg dan Theresia juga adalah dua matahari Kekaisaran Zephyra mereka pasti mempunyai pendapat tentang Gelombang Beast ini. Penjaga panggil mereka." Aland memberi perintah.


Urs, Sieg dan Theresia memasuki ruang rapat strategi. Almer yang duduk di samping Calvin memperhatikan Urs dengan tatapan tidak senang. Sieg melirik ke arah Almer, kemudian tersenyum.


Naluri Almer merasakan perasaan bahaya saat melihat senyuman Sieg. Dia, seperti berada dalam genggaman tangan raksasa.


"Pria ini berbahaya!" batin Almer.


"Urs, Sieg dan Theresia, apakah kalian mempunyai pendapat tentang pertempuran ini?" Aland bertanya.


Aland sangat bahagia saat Party Gold Dragon dan kelompok Lazarus tidak pergi dan lebih memilih untuk bertarung bersama dengan Kerajaan Pendragon.


"Aku berpikir kita bisa menahan gelombang Beast selama 2 jam. Apabila para Mage element es, tanah dan kayu membuat benteng. Sedangkan para Warrior, Assasins dan panah membunuh para Beast yang berhasil lolos." Sieg menyentuh dagunya.


"Wilayah Duke Zander, kekurangan Artefak pertahanan dan persenjataan. Bahkan, mereka juga kekurangan material. Aku takut dalam perang ini setengah dari pasukan gabungan yang berada di sini akan mati." batin Sieg.


Theresia, menggeleng ringan. "Sieg, para Beast tidak hanya bergerak di atas tanah. Namun, mereka bergerak di bawah tanah, terbang dan berenang di air. Para Archer bisa menembakan busur untuk membunuh Beast rank rendah, tetapi daya tahan Beast rank sedang seperti Griffin dan Wyvern tidak bisa di bunuh oleh Archer rank rendah dan sedang dengan sekali terpanah. Para penyihir Element es bisa membekukan sungai, dan penyihir Element bumi bisa memaksa Beast yang bergerak dibawah tanah keluar. Kebetulan Nyonya Anya berada di sini. Dia adalah penyihir Element es dan bumi ranah Legendary. Kita bisa memerintahkan penyihir Element angin untuk melawan Beast rank rendah jenis serangga. Kita masih bisa bertahan selama 3 jam apabila beruntung." Theresia menambahkan.


"Kami setuju dengan pendapat Sieg dan Theresia." Ellar, Donovan dan yang lainnya berkata.


"Urs, apakah kamu mempunyai pendapat lain?" Aland bertanya.


Lazarus menyentuh dagunya. Semua orang melirik ke arah Lazarus. Mereka, penasaran dengan pendapat Lazarus. Terutama Theresia yang menatap Lazarus dengan mata berbinar.


"Aland, kita bisa memenangkan pertempuran ini." Lazarus berkata.


"Bajingan! Menenangkan pertempuran ini mustahil! Bahkan, dengan pasukan bantuan yang akan segera datang!" Almer berteriak.


"Diamlah! Biarkan Urs, menyelesaikan perkataannya!" Ray berseru.


"Pendapat Sieg dan Theresia memang benar. Akan tetapi, semua orang yang berada di sini pasti memikirkan suatu hal yang sama! Wilayah Zander kekurangan Artefak Persenjataan, Artefak serangan dan Artefak pertahanan. Meskipun, semua Ksatria dan Pasukan Zander adalah salah satu pasukan terkuat di Benua, tetapi jumlah mereka sangat sedikit karena Gelombang Beast setiap 10 tahun sekali. Para Bangsawan yang mendukung dan dekat dengan Duke Zander lebih memilih melarikan diri membawa kekayaan mereka karena mereka tahu Bangsawan Zander akan hancur cepat atau lambat." Lazarus berkata.


"Aku sudah gagal menjadi seorang Duke." Ray berlutut seraya menggertakan giginya.


"Tuan Ray itu semua bukan salahmu. Berdirilah dengan gagah berani! Kamu adalah seorang Duke dan Ksatria yang hebat dan kuat." Lazarus tersenyum seraya menyentuh bahu Ray.


"Lazarus?" Ray bergumam. Dia seperti melihat sahabatnya Lazarus berdiri di hadapannya.


"Duke Ray, namaku Urs The North, aku tidak sehebat yang mulia Lazarus." Lazarus tersenyum.


"Terima kasih, Urs." Ray berdiri tegak. Dia, sudah mendapatkan kembali rasa percaya dirinya.


"Urs, bisakah kamu katakan rencanamu?" Theresia berkata.


Lazarus tersenyum lebar. Semua orang merasakan rasa ngeri saat melihat senyuman Lazarus.


"Menurutku rencana Sieg dan Theresia adalah rencana yang paling bagus untuk di gunakan dan sama dengan rencana yang dipikirkan Duke Donovan, Duchess Anya, Aland dan semua orang yang berada di sini."


Semua orang mengangguk.


"Theresia, bagaimana jika kita memerintahkan penyihir Element air dan Element bumi untuk menciptakan genangan lumpur di depan benteng yang telah di buat."


"Rencana yang sangat bagus! Kita dapat memperlambat gerakan Beast yang berjalan di tanah!" Theresia berkata.


"Belum sampai sana. Apakah kalian lupa bahwa air adalah penghantar alami petir? Bagaimana setelah itu kita menyuruh Mage Element petir untuk menyerang genangan lumpur dan sungai. Kita dapat langsung membunuh sebagian besar Beast rank rendah dan membuat Beast rank sedang sedikit terluka."


"Urs, ide yang bagus!" Theresia tersenyum.


"Aland, berapa jumlah Archer, Black Mage, White Mage dan Red Mage yang berada dalam pasukan."


"3000 Pemanah, 2000 Black Mage, 500 White Mage dan 900 Red Mage."


"Bagaimana, kita mendapatkan racun itu? Kebetulan aku adalah seorang Black Mage ranah Legendary." Calvin bertanya.


Lazarus tersenyum lebar, kemudian pergi ke luar tenda. Semua orang mengikuti Lazarus dari belakang.


Lazarus, mengeluarkan banyak sekali tanaman beracun, kantung yang berisi banyak racun Beast yang sudah dinamai dan dipisahkan oleh Alyssa dan ratusan botol racun Asterion.


Semua orang gemetar ketakutan kecuali Calvin, Black Mage dan sebagian Red Mage.


"Dewi Elektra The Great apakah aku sedang bermimpi? Bagaimana, aku dapat melihat banyak sekali racun dari herbal dan Beast ini!" Calvin berteriak dan segera pergi ke arah racun.


"Racun Grand Demon Beast Black Winged Cobra, Abyss Darkness Rose! Tunggu ini Seven Day Purple Flower! Tuan Urs, aku akan menyembahmu menjadi guru! Hanya dengan sekantung racun Grand Demon Beast Black Winged Cobra ini juga cukup untuk para pemanah! dan membuat banyak sekali bom beracun hanya butuh 100 kantung darah dan 100 Abyss Purple Rose. Mengapa kamu mengeluarkan banyak sekali racun! Apakah kamu ingin menghancurkan sebuah Kekuatan Besar, Kekaisaran atau Kerajaan?" Calvin tertawa gila.


"Urs!!! Bajingan!" Alyssa menendang kepala Lazarus dengan keras.


Duke Donovan dan Leon segera memegang Calvin. Mereka tahu di Guild Perjalanan Aquila ada seseorang yang sangat berbahaya dan sangat terobsesi dengan racun.


"Lepaskan aku!" Calvin berusaha melepaskan diri.


"Calvin, tenanglah. Aku akan meminta sedikit racun dan herbal beracun dari Tuan Urs," Ainsley berkata, kemudian berjalan ke samping Lazarus.


Semua orang memandang Lazarus dengan tatapan ketakutan.


"Alyssa, mengapa kamu menendang aku?" Lazarus bertanya dengan ekspresi bingung.


"Apakah, kamu sadar apa yang telah kamu perbuat?"


Lazarus menggeleng ringan.


"Tuan Urs, racun yang telah kamu keluarkan cukup untuk meracuni seluruh ibukota Kekaisaran Zephyra." Theresia berkata dengan ekspresi serius.


"Sial aku ceroboh!" batin Lazarus.


"Urs, menurutku kamu sama berbahayanya dengan Gelombang Beast yang terjadi! Kalian yang berada di sini harus tutup mata dan tutup mulut! Apabila kalian membocorkannya aku berjanji atas nama Dewa Hoaar akan membunuh kalian." Leon berteriak seraya mengeluarkan aura ranah Legendary.


Lazarus segera memasukan kembali sebagian besar racun yang telah dia keluarkan.


"Urs, atas nama wilayah Zander dan Kerajaan Pendragon. Kami sangat berterima kasih." Aland, Ray dan Duchess Anya berterima kasih.


"Urs, aku akan membalas semua kebaikanmu." Aland berkata.


"Aland, aku hanya membantu sahabatku! Dan apakah kalian mengetahui tentang material batu ini. Saat terkena api material batu ini dapat menghasilkan ledakan cukup besar." Lazarus mengeluarkan material batu transparan berwarna merah dengan Gradasi jingga.


Awalnya Lazarus mengira batu ini mana stone, tetapi saat Ignis membakarnya batu sekepalan tangan ini dia sampai terlempar dan hampir mati.


Semua orang memandang Lazarus dengan tatapan kosong. Almer, di sisi lain berkeringat dingin.


"Urs, apakah kamu bodoh!!!!" Alyssa memukul perut Lazarus dengan tongkat sihirnya. "Berapa material batu itu yang kamu punya?"


"Aku mempunyai lebih dari 20 material ini di Artefak penyimpanan milikku."


"Urs, apakah kamu pergi ke inti gunung berapi untuk mengambil Material Core Fire Stone Rank Epik itu?" Sieg bertanya.


"Rank Epik? Aku mengira batuan ini hanya dapat digunakan sebagai bahan peledak saat bertarung." Lazarus berkata.


"Manusia, apabila seorang Mage element api Bintang 4 atau ranah Grand Master menggunakan Core Fire Stone sebesar batu yang kamu bawa sebagai katalis. Mereka dapat menggunakan sihir setara Mage Bintang 5. Meskipun, hanya bisa dipakai 2 kali." Gold Dragon Evanthe terbang ke samping Lazarus.


"Apa! Bukankah itu sama saja dengan pemusnahan masal! Berarti apabila seorang Mage element api ranah Epik menggunakan ini sebagai katalis berarti sama saja dengan serangan Mage ranah Legendary?"


"Seharusnya aku membawa lebih banyak material ini."


Semua orang mengangguk..


"Hahaha. Bukankah itu bagus kita mempunyai tambahan 20 orang Mage dengan serangan setara ranah Legendary meskipun hanya 2 kali serangan." Lazarus tertawa seraya memberikan semua Material Core Fire Stone kepada Alyssa.


"Aland, atur semua pasukan mari kita bertempur! Aku ingin segera menepati janjiku!" Lazarus menyentuh bahu Aland, kemudian pergi meninggalkan semua orang.


"Eye Of World, aku akan mendapatkannya!" batin Lazarus.


"Urs, apakah ini adalah jati dirimu yang lain? Aku tidak pernah melihat kamu seperti itu." Freya bergumam.


"Freya, dia adalah pria yang terselimuti banyak misteri. Apabila Keluarga Bangsawan Leandro atau Kekaisaran Lion Heart menjadi musuhnya. Aku takut untuk membayangkan apa yang terjadi!" Charlotte berkata dengan suara bergetar.


Semua orang yang berada di sana mengangguk.


"Seumur hidupku selain Ketua aku baru pertama kali melihat seorang pria yang sangat kejam seperti itu." Leon berkata.


"Leon, baru kali ini aku setuju denganmu." Ellar mengangguk.


"Saudari Grace, apakah dia pria yang kamu sukai? Baru pertama kali ini aku sangat takut! Apakah kamu tidak lihat senyumannya! Dia, mempunyai senyuman seperti Demon King!"


"Richard, meskipun senyumannya menyeramkan, tetapi aku menyukainya! Menurutku Urs, terlihat sangat tampan."


Theresia dan Diana mengangguk bersamaan.


...****************...


*Semak-semak yang jauh dari tempat semua orang.


"Master, apakah kamu menahannya selama ini? Hahaha. Aku tidak bisa membayangkan ekspresimu saat menahan buang air besar."


"Ignis, aku sudah menahannya dengan semua kekuatanku. Namun, Alyssa malah memukul perutku. Hampir saja aku membasahi celanaku!"


"Hahaha. Master, untung saja kamu dapat menahannya. Mungkin, karena Wine dan 2 ekor Multi Colours Chicken Panggang dengan saus cabai extra pedas Pendragon yang kamu makan saat malam hari." Golden Fang tertawa terbahak-bahak.


"Diam!!!"