LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 246. Claymore Frostmoure.



Tembok ke empat selesai dibangun. Sekarang adalah waktunya untuk membangun tembok ketiga, tetapi Lazarus mengetahui pembangunan tembok ketiga dan kedua akan dibangun sangat cepat.


Tembok ketiga berbentuk lingkaran, tembok kedua berbentuk lingkaran dan tembok pertama berbentuk lingkaran yang sangat kecil untuk mengelilingi kastil dan taman Regulus.


Lazarus pergi ke bendungan yang telah diperbuat. Saluran air sungai seperti sungai kecil telah dibuat dengan sangat indah, dilapisi oleh Snow stone di bawah dan sisi-sisinya.


"Tuan Urs, saluran air sudah dibuat! Apabila kita menghancurkan bendungan ini air dari sungai Pergunungan Arsen akan mengaliri wilayah Regulus." Elder Durin berkata seraya melihat gambar Design Lazarus.


"Masih belum! Setelah tembok ketiga, kedua dan pertama selesai dibuat kita akan mengalirkan aliran sungai. Kita akan membangun aliran sungai yang bercabang yang ditengahnya adalah kastil Regulus." Lazarus menjawab.


"Tuan Urs, kamu sangat jenius! Apabila seseorang membuat kesalahan tentang sistem aliran cabang sungai ini, semuanya akan gagal dan wilayah Regulus akan terendam oleh air! Dari saluran air besar/anak sungai buatan ini kamu menciptakan aliran-aliran yang kecil ke lahan pertanian dan perkebunan. Air yang bermuara di Gerbang Selatan akan membentuk sebuah danau buatan dan bisa menjadi tempat perkembang biakan ikan dan udang. Kita harus membuat jembatan di Gerbang Selatan." Elder Durin berkata.


Lazarus hanya memakai sistem irigasi yang biasa dipakai di bumi modern. Akan tetapi, semua orang menganggap dia yang menciptakan sistem ini.


"Baiklah, aku memercayakan semua itu kepadamu. Namun gerbang selatan akan menjadi gerbang perairan karena wilayah Regulus akan bertambah luas dan besar di sekitarnya akan dibangun wilayah-wilayah baru dan mereka membutuhkan aliran air dari sini." Lazarus tersenyum .


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs."


...****************...


Lazarus pergi ke kedalaman Pergunungan Arsen tempat Icarus, Alastair dan Altair menemukan tambang Kristal mana.


"Master, aku belum pernah melihat ras humanoid membangun sistem saluran sungai seperti itu." Asterion yang berada dalam bentuk kucing hitam berkata.


"Asterion, aku belajar dari seseorang." Lazarus menjawab.


Lazarus akhirnya sampai di tempat tambang Kristal mana element es itu ditemukan. Sebastian, Sarion dan Senna sedang menunggu Lazarus di sana.


"Tuan Urs/Grand Duke! Kami menemukan tambang Kristal mana!"


Lazarus menghampiri lubang itu, kemudian melihat di sekelilingnya kristal element es berwarna biru yang sangat banyak berada di sana.


"Hahaha. Aku kaya setidaknya tambang ini bernilai 90 Milyar Koin Emas!! Mari kita menggalinya dan melihat seberapa banyak kristal mana element es di dalamnya." Lazarus berkata.


Lazarus, Sarion dan Sebastian menggali tambang Kristal itu menggunakan beliung besar. Sedangkan Senna bertugas untuk memasukan semua kristal itu ke dalam Artefak penyimpanan.


"Trankk!"


Lazarus merasakan palu beliung miliknya membentur sesuatu seperti baja.


"Tuan Urs, apa yang terjadi?" Senna dan yang lainnya melihat ada yang tidak beres dengan Lazarus.


"Aku kelihatanya menemukan sebuah makam yang sudah sangat tua."


"Apa! Bagaimana mungkin ada makam dengan pintu perunggu di wilayah Regulus." Senna melompat ke dalam lubang.


Sebastian dan Sarion yang menggali di sisi lain menghampiri Lazarus. Mereka baru 4 meter menggali tambang itu, tetapi Lazarus sudah menemukan sesuatu yang aneh.


"Apakah ini makam Orion? Aku sangat beruntung! Claymore Frostmoure berada di sini. Namun mengapa makam ini terkubur 4 meter di bawah tanah?" batin Lazarus.


"Tuan Urs, kelihatannya makam ini dibangun sudah ribuan tahun. Makam ini mungkin berada di bawah tanah karena tertimbun tanah longsor atau terkikis oleh angin dan salju selama ribuan atau puluhan ribu tahun." Senna sangat ahli mengenai dungeon, kisah masa lalu dan sihir zaman kuno.


"Pintu perunggu dengan lambang Darkness Dragon adalah lambang dari Kekaisaran Moonlight! Apakah ini adalah makam paman Reiga?" Sarion mempunyai wajah pucat.


"Reiga?"


"Black King Reiga! Urs, Reiga adalah kakak laki-laki dari Deandra atau Moonlight King dan anak tertua dari Demon Emperor Rhodes! Dia mempunyai rambut berwarna hitam yang sangat panjang, 4 tanduk 2 dikepalai dan 2 di dahinya, Sklera mata hitam dan iris mata merah. Dia sudah mencapai ranah Demon Emperor dan terkenal sebagai Demon paling kuat, licik dan jahat!" Sarion menjawab.


"Urs, orang-orang di benua lain lebih sering memanggilnya Black King." Sebastian bertanya.


Lazarus mengetahui tentang Demon Emperor Reiga dari Orion. Namun dia tidak menduga kuburan Orion dan Reiga berada di tempat yang sama.


"Sebas, apakah kamu mengetahui Rhodes mempunyai berapa putra?"


"Paman Rhodes mempunyai 2 anak Reiga dan Deandra." Sarion menjawab.


"Baiklah, kita akan membuka makam ini! Apabila firasatku benar, makam ini adalah makam White King Orion dan Black King Reiga!" Lazarus berseru.


Lazarus mengeluarkan Regalia, kemudian menebasnya dengan sangat kuat sehingga pintu itu terpotong menjadi dua. Sarion segera menendang pintu itu.


Mereka memasuki ruangan berwarna putih kebiruan yang terbuat dari Snow Stone. Kristal Light Stone bersinar terang, mereka melihat 1 buah Artefak Claymore dengan gagang berwarna hitam dan bilah berwarna biru seperti es.


"Frostmoure! Sebastian, Senna jangan sentuh pedang yang memikat itu!" Lazarus berteriak.


Sebastian dan Senna sedikit terpesona dan ingin mengambil Claymore Frostmoure, tetapi mereka segera menggunakan Skill penguat mental dan kembali sadar.


Sarion seolah dikendalikan oleh Frostmoure, kemudian memegang pedang itu seketika tangannya mulai membeku dan mulai menjalar ke tubuhnya.


"Sebastian, potong tangan Sarion segera! Sebelum tubuhnya membeku!"


Ras Demon, High Elf, Werewolf, Dark Beastman dan Vampire mempunyai kemampuan regenerasi yang tinggi. Meskipun anggota tubuhnya terpotong, meskipun Demon mempunyai waktu sekitar 10 tahun untuk meregenerasi tangan.


Sebastian segera mengeluarkan Scorpion dan memotong tangan kanan Sarion.


"Swooossh!!"


Darah bercucuran dari tangan Sarion.


Sarion tersadar, dia hampir saja mati membeku akibat terhipnotis oleh kutukan Claymore Frostmoure.


"Apakah kamu baik-baik saja?" Sebastian bertanya.


"Kakak, terima kasih! Aku hampir saja mati!" Sarion membalut tangan kanannya yang terpotong sampai darahnya tidak mengalir.


Senna mempunyai wajah pucat, Sarion tidak berteriak atau terkejut sedikit pun tangannya terpotong.


"Nona Senna, tenang saja tanganku akan tumbuh lagi dalam 5-10 tahun." Sarion berkata.


Lazarus mendekat ke arah Claymore Frostmoure Rank Mythical. Dia menggunakan Skill Northern Noble Bloodline, rambutnya perlahan menjadi putih.


"Tuan Urs, kamu tidak boleh menyentuh Claymore Frostmoure! Pedang itu menyimpan kutukan dendam White King! Siapapun yang memegang Claymore Frostmoure akan membeku!" Wanita berambut biru muda seperti es itu berteriak.


"Tenang saja! Aku mempunyai Wisdom Ring Rank Mythical. Purify!"


Lazarus menggunakan Skill pemurnian Wisdom Ring Rank S untuk memurnikan kutukan Claymore Frostmoure. Sesaat kemudian kutukan berupa cairan hitam keluar dari Pedang Claymore Frostmoure.


Lazarus menggenggam gagang Claymore Frostmoure. Dia meneteskan setetes darahnya ke bilah Claymore Frostmoure.


Claymore Frostmoure bersinar kebiruan dan kontrak terbentuk.


"Master, apakah itu kamu?" Frostmoure bertanya.


"Hahaha. Aku sangat senang kamu menjadi Masterku di kehidupan ini. Aku akan memotong dan membekukan semua musuhmu!" Frostmoure berkata.


"Bajingan! Ingatlah aku yang pertama kali membuat kontrak dengan Master!" Nine Element Schyte Regalia berkata.


"Aku yang terkuat diantara kalian! Ingatlah bahwa aku adalah tombak terkuat Master!" Nine Headed Golden Dragon Spear menjawab.


"Senior, kalian tidak boleh berbicara! Ingatlah bahwa seseorang mengetahui bahwa kita Artefak Rank Mythical, Master akan dalam bahaya." Wisdom Ring berkata.


"Master! Bagaimana kamu mendapatkan 3 Artefak Rank Mythical!" Frostmoure berteriak.


"Diam!!!" Lazarus berteriak.


"Sesuai perintahmu, Master."


...****************...


Lazarus mencari sarung Frostmoure, tetapi dia tidak menemukannya di sekitar sana.


"Mungkinkah!" Lazarus pergi ke 2 peti mati berwarna putih.


Dia kemudian membuka salah satu peti itu. Seorang mayat seorang pria tampan, berambut putih salju dan mata biru kristal yang sangat identik dengan Lazarus diawetkan dengan sempurna di dalam peti mati itu.


"White King!" Senna berteriak.


Di samping White King adalah sarung Claymore berwarna hitam kebiruan. Sarung itu adalah sarung dari Frostmoure.


"Master, pria itu sangat mirip denganmu.. Seolah-olah kalian kembar identik." Asterion berkata.


Lazarus menyarungkan Claymore Frostmoure, kemudian membawa Claymore itu di punggungnya.


"Senna, bisakah kamu setelah ini kamu menghubungi Alcander, Nenek Agatha dan Kakek Galan untuk datang?"


"Baiklah, aku akan menghubungi mereka setelah keluar dari sini."


Sebastian dan Sarion membuka peti mati yang berada di samping peti mati Orion. Di peti mati itu terbaring seorang pria tampan ras Demon dengan rambut hitam panjang empat tanduk, memakai jas hitam rapih. Tertidur dengan sangat pulas.


"Kakak, apakah dia adalah sepupu Reiga?" Sarion bertanya.


"Sarion, dia adalah Reiga. Aku mengetahuinya dari lukisan yang berada di rumah paman! 4 tanduk dan garis darah rank 11. Dia benar adalah sepupu Reiga. Cepat angkat mayatnya dan bawa dia kembali Kekaisaran Moonlight untuk dimakamkan dengan layak." Sebastian memerintahkan.


Sarion mencoba untuk memegang tubuh Reiga, tetapi tiba-tiba tangan Reiga menggenggam erat tangan Sarion. Reiga perlahan membuka mata dan melihat Sarion dengan Sklera mata dan Iris mata merah yang tajam.


"Bajingan! Apakah kamu seorang Undeath!" Sarion berteriak seraya terkejut dan memukul wajah Reiga.


"Apakah kamu memukulku? Demon rendahan sepertimu berani memukul wajah tampanku!" Reiga menggenggam wajah Sarion, kemudian perlahan bangkit dan mengangkat Sarion ke udara.


Sebastian dengan cepat menghunuskan sebuah Artefak belati Rank Legendary. Namun Reiga dapat menahannya hanya dengan kuku panjangnya yang hitam.


"Rank 12? Garis darahmu lebih tinggi dariku. Dari Iris mata merah dan rambut hitammu. Aku tahu kamu berasal dari Klan yang sama denganku. Demon, apakah tempat ini adalah Eden atau Abyss?" Reiga bertanya seraya tersenyum lebar memperlihatkan gigi taring yang tajam di mulutnya.


Senna jatuh ke tanah dengan wajah pucat dan keringat dingin. Dia merasakan aura haus darah yang kuat dari Reiga.


"Demon Emperor Reiga, kita masih berada di Planet Antares! Tenangkan dirimu dan kamu masih hidup!" Lazarus berteriak.


Reiga melirik ke arah Lazarus, dia melihat seseorang yang sangat dia kagumi dan hormati seumur hidupnya.


"Sahabatku Orion!! Apakah kamu masih hidup atau bangkit dari kematian?" Reiga melemparkan Sarion, kemudian memeluk Lazarus.


"Demon Emperor Reiga, namaku Lazarus dan sahabatmu berada di sana!" Lazarus menunjuk ke arah peti mati.


"Orion? Apakah kamu kembaran Orion! Tunggu tahun berapa ini? Arion!! Dia menyegel ku di samping peti mati Orion!" Reiga mengingat semuanya, kemudian mengeluarkan aura yang sangat kuat. Dia membuat ruangan bergetar seperti gempa.


"Sepupu tenangkan dirimu! Apakah kamu ingin membuat kita tertimbun oleh tanah!" Sebastian berteriak seraya membantu Sarion.


"Baiklah, aku akan mendengar cerita kalian." Reiga duduk dengan tenang.


Lazarus menceritakan bahwa zaman ini adalah zaman ke enam dan sudah lebih dari 10,000 tahun Reiga tertidur.


"Apakah Kiara Black Moon, Ayah, Nenek Reese, Paman Agathias, Paman Daryan dan Deandra masih hidup?" Reiga bertanya.


"Mereka semua masih hidup dan sehat, tetapi Kiara Black Moon tenggelam dengan kesedihan. Aku bertemu Alastor seminggu lalu di Kekaisaran Avalon, dia mengatakan Ibunya selalu bersedih di taman Black Rose." Sebastian menjawab.


Reiga menunduk. "Kiara dan Alastor, maafkan aku karena menjadi seorang Ayah dan Suami yang tidak bertanggung jawab."


"Hahaha. Sepupu tenang saja! Darren selalu mengunjungi Nyonya Kiara setiap hari, tetapi Nyonya Kiara selalu mengusir Darren." Sarion tertawa.


Sebastian menutup mulut Sarion.


"Darren!"


Aura haus darah kuat memancar dari tubuh Reiga.


"Reiga, berhentilah! Apabila kamu mengeluarkan aura haus darah seperti itu, putramu yang masih bayi akan sangat ketakutan. Apabila Orion berada di sini, dia pasti akan mengatakan hal itu." Lazarus tersenyum.


"Orion.. Apakah kamu Orion?"


"Aku sudah mengatakan aku Lazarus Regulus dan Orion berada di sana. Aku akan membawa mayat Orion untuk disemayamkan dengan layak di tanah kelahirannya Benua Utara. Demon Emperor Reiga, apakah kamu mengizinkan aku membawa mayat Orion dari sini."


"Baiklah, Orion pasti akan sangat bahagia di taman Eden melihat mayatnya sudah disemayamkan dengan layak." Reiga tersenyum.


...****************...


Sebastian mengendong Senna yang pingsan dan Lazarus mengendong mayat Orion di punggungnya kembali ke tempat Iris.


"Tuan Urs, biarkan aku yang mengendong mayat White King Orion."


"Tidak, aku berhutang Budi kepadanya." Lazarus menjawab.


Reiga melirik ke arah kucing hitam bermata merah yang berada di bahu kanan Lazarus. Dia mengetahui bahwa Black Dragon King Raegal selalu berubah menjadi kucing hitam bermata merah dengan Skill Transformasi.


"Bukankah menaiki punggung Black Dragon lebih cepat?" Reiga mencubit pipi Asterion.


"Demon Emperor Reiga, apabila aku menaiki punggung Black Dragon. Semua orang akan lari ketakutan!"


"Tuan Urs, apa maksudmu Magical Beast kucing hitam di bahumu adalah seekor Black Dragon?" Sarion bertanya.


"Namanya adalah Asterion, dia adalah Beast kontrakku. Akan tetapi, kamu harus merahasiakannya."


"Aku bersumpah kepada Dewi Nyx! Aku akan merahasiakan semuanya!"