LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 200. Pria Licik II.



Lazarus melihat Acasha, Reese, Adara, Amara dan Beryl. Dia mengetahui tidak mempunyai kesempatan menang saat melawan mereka berlima, dia harus mengulur waktu selama 30 menit. Namun meskipun Lazarus dan Deborah bekerja sama, mereka akan kalah sebelum 30 menit.


"Aku dan Deborah, akan melawan kalian berlima! Akan tetapi, bukankah tidak adil karena kalian mempunyai ranah dan level yang lebih tinggi dari aku?" Lazarus bertanya seraya menyipitkan matanya.


"Semuanya adil di dalam cinta dan perang!" Beryl menjawab.


Lazarus berjalan ke arah Beryl, setiap langkahnya sangat halus dan indah. Dia berhenti tepat 20 Cm di depan Beryl.


"Nona, aku sudah mengatakan aku bukanlah seorang pria yang berlindung di balik punggung wanita."


Beryl memalingkan wajah. Jantung Beryl berdetak dengan cepat saat Lazarus berada di hadapannya.


"Fufufu. Apa maksudmu kita harus menekan ranah kami?" Amara terkekeh kecil.


"Waktu terus berjalan! Jangan menganggu seorang pria lemah seperti aku. Apa keputusan kalian?? Aku lebih memilih tidur selama beberapa bulan lagi di tempat tidur daripada menyerah di pertarungan ini." Lazarus berkata.


Adara merasakan sesuatu yang aneh. Lazarus, seperti sedang merencanakan sesuatu yang buruk.


"Baiklah, aku setuju!" Reese mengeluarkan sebuah Artefak Mutiara Rank Legendary untuk menekan ranah.


"Reese! Tunggu!"


Adara ingin menghentikan Reese, tetapi sudah terlambat. Deborah, Amara, Acasha, Adara, Reese dan Beryl ditutupi oleh cahaya berwarna hijau, setelah itu ranah mereka menjadi ranah Epik Level 80.


Lazarus tersenyum lebar. Dia dengan cepat pergi ke belakang Beryl, kemudian memeluknya dengan lembut.


Semua orang yang berada di sana terkejut dan tidak mengetahui apa yang terjadi.


"Lazarus, apa yang kamu lakukan?" Beryl bertanya dengan wajah Semerah tomat matang.


"Beryl, maafkan aku!" Lazarus memukul tengkuk leher Beryl,.kemudian Beryl jatuh ke pelukan Lazarus.


"Semua adil di dalam cinta dan perang!" Lazarus berkata.


Tubuh Beryl di transportasi ke ruang pesta dansa.


"Licik!"


Lazarus tersenyum lebar. "Beryl, sudah menggunakan semua mananya saat bertarung dengan Iris dan yang lainnya. Dia sebenarnya memaksakan diri, dia harus tampil di pesta dansa sebentar lagi. Bukankah kalian tidak memperhatikan kaki dan tangan Beryl gemetar?"


Semua orang sadar bahwa Beryl hanya mempunyai level 81 dan orang yang paling lemah di kelompok Reese. Meskipun Skill Sihir Support Beryl sangat berguna untuk pertarungan kelompok.


Lazarus berjalan kembali ke samping Deborah. Dia mengeluarkan Artefak Sabit Regalia dari Cincin Draupnir, kemudian membawanya di bahunya yang kekar.


"Regalia!" Reese bergumam.


Adonis bangkit dari kursinya saat melihat Lazarus membawa Eight Element Schyte Regalia. Dia mengetahui Demon Emperor Ci You I sudah menyembunyikan sabit itu di suatu tempat yang sangat aman.


"Lucius..." Acasha bergumam.


"Nona, seseorang memanggilku Raja Arthur, White King Orion dan Pahlawan Cesare. Namun, aku baru pertama kali mendengar nama Lucius dari seseorang. Apakah Lucius adalah pemilik Regalia sebelumnya? Seseorang bernama Jack memberikan Regalia dan Scorpion kepadaku sebagai tanda penyesalannya." Lazarus berkata seraya meregangkan otot-ototnya.


"Lazarus, kamu sangat mirip dengan mereka semua. Aku berpikir kamu adalah salah satu keturunan Cesare." Demon Emperor Reese berkata.


"Bukankah Demon Emperor Rhodes yang sangat mirip dengan Pahlawan Cesare? Dia pasti mempunyai darah yang kental dari Pahlawan Cesare." Lazarus menjawab.


"Bagaimana kamu mengetahuinya?" Reese melebarkan matanya saat mendengar perkataan Lazarus.


"Hahaha. Mungkin kita semua mempunyai suatu kemiripan, Multi Colour Chicken Panggang adalah makanan terenak di dunia dan apabila, kita tidak ditakdirkan untuk bersama di kehidupan kali ini. Kita akan bertemu kembali di kehidupan selanjutnya!" Lazarus berteriak.


Semua orang yang mengenal Lucius, Cesare, Orion dan Arthur bangkit dari kursi duduknya. Mereka mengetahui tentang makanan kesukaan Orion dan yang lainnya. Orion dan yang lainnya juga selalu mengatakan tentang kehidupan selanjutnya dan siklus reinkarnasi.


"Aku mengatakan semua itu kepada Iris sejak aku masih remaja." Lazarus berkata seraya mengacungkan Sabit Regalia ke arah Reese dan yang lainnya.


...****************...


"Apakah kamu benar akan bertarung dengan kita semua? Kalian berdua bukan tandingan kami berempat, meskipun kami mempunyai ranah yang sama." Acasha berkata.


Lazarus tersenyum lebar. "Siapa yang mengatakan hanya kita berdua yang akan bertarung dengan kalian?"


"Tunggu! Aku lupa bahwa Lazarus mempunyai Job Beast Master!" Amara berteriak.


Mata Reese dan yang lainnya melebar. Mereka seharusnya tidak menekan ranah mereka ke ranah Epik, tetapi Legendary karena Lazarus mempunyai Job Beast Master.


Sirius, Regulus dan yang lainnya memasuki Barrier Panggung Claudius. Lime dan 20 Beast kontrak rank tinggi Lazarus pergi ke samping Lazarus.


"Master, aku sudah menunggu lama! Apakah kita sekarang boleh bertarung?" Ancient Crimson Snake, Crimson bertanya.


"Hahaha. Aku ingin menunjukan kekuatanku yang sebenarnya kepada Master!" Steel-toothed Black Tyrannosaurus, Rex berkata.


"Berhati-hatilah, meskipun ranah mereka sudah ditekan, tetapi mereka tetap sangat kuat! Kalian tidak boleh lengah, jika tidak ingin kehilangan salah satu anggota tubuh kalian." Ancient Golden Spotted Darkness Leopard Darkness berkata.


"Master, perintahkan kami untuk menyerang!" Brontes berseru.


"Auuuuuuu."


White Fang dan Black Fang melolong siap untuk bertarung.


"Pria Licik!! Kami tidak bisa mengalahkan 21 Beast kontrak rank tinggi dalam waktu 20 menit!!!" Amara berteriak.


"Hahaha. Semua adil di dalam cinta dan perang. Seharusnya kalian mengenal musuhmu terlebih dahulu sebelum kalian bertarung dengannya." Lazarus menjawab.


"Fufufu, kita sudah memasuki perangkap yang dipersiapkan Lazarus!" Adara tertawa kecil, dia semakin tertarik dengan Lazarus.


"Adara, apa yang harus kita lakukan?" Reese bertanya menggunakan transmisi suara.


"Reese, kamu harus menculik Lazarus dan membuatnya tidak sadar! Acasha akan menahan Deborah, Aku dan Amara akan menahan semua Beast kontrak Lazarus. Apabila kamu berhasil kita bisa membawanya ke Benua Selatan Moonlight, dia adalah orang yang sangat licik dan mempunyai nilai untuk Benua Selatan Moonlight." Adara menjawab.


Lazarus dan Deborah saling melirik. Mereka juga sudah mengetahui rencana Reese dan yang lainnya.


"Serang!!!" Lazarus berteriak.


Pertarungan dimulai Adara dan Amara bertarung dengan semua Beast kontrak Lazarus. Sedangkan Acasha berlari ke arah Amara.


Reese menggunakan Skill element kegelapan miliknya berusaha menyelinap ke belakang Lazarus dan menyerangnya hingga tidak sadarkan diri.


Reese mengincar punggung Lazarus, kemudian mengincar tulang rusuk kanan Lazarus. Namun saat dia melancarkan serangan Lazarus mengayunkan sabit Regalia ke arah Reese.


Reese sedikit terkejut, kemudian melompat ke belakang untuk memberi jarak. Dia mengetahui Lazarus sudah mengetahui rencana mereka.


"Hahaha. Demon Emperor Reese, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Aku bahkan bisa mengalahkan seorang warrior ranah Legendary saat aku baru mencapai ranah Epik tanpa menggunakan Skill Unique milikku." Lazarus dengan cepat pergi ke arah Reese seraya mengayunkan Regalia.


"Banggg!!!"


Regalia dan Gorgon berbenturan. Lazarus merasakan tangannya mati rasa saat Regalia berbenturan dengan Gorgon.


"Fufufu. Kamu sangat kuat untuk anak muda seusiamu. Namun kamu bukanlah tandingan ku!" Reese mengeluarkan aura kegelapan dari tubuhnya.


"Unique Skill?" Reese bergumam.


Lazarus melemparkan 30 pisau lempar yang ke arah Reese. Namun Reese dapat menghindarinya dengan mudah.


"Eternal White Fire Schyte Art gaya pertama! White Fire Schyte Slash!"


"Tartarus Sword Art gaya pertama! Tartarus Slash!"


Bilah yang terbuat dari kegelapan dan api putih saling berbenturan. Menciptakan ledakan yang lumayan besar.


Lazarus dan Reese bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mereka menggunakan semua kemampuan dan Skill yang mereka miliki.


Reese dan Lazarus tidak menerima satupun serangan. Seolah-olah mereka sudah menebak arah serangan masing-masing 5 detik sebelumnya.


"Bagaimana mungkin! Lazarus, belum genap 100 tahun. Akan tetapi, dia sudah mencapai level ini?" batin Reese.


"Demon Emperor Reese, kamu harus fokus kepada pertarungan! Apabila kamu tidak fokus kamu akan mati!" Lazarus berkata seraya melemparkan 30 Artefak Pisau lempar dengan gagang berlubang ke arah Reese.


"Wind Barrier!" Reese menciptakan sebuah Barrier angin untuk menahan serangan Lazarus.


Reese dan Lazarus saling bertarung, mereka bergerak dengan sangat cepat sehingga tidak bisa dilihat oleh orang dengan ranah dibawah Ranah Epik.


"Darkness Chain!!"


Reese ingin mengikat Lazarus menggunakan rantai kegelapan. Namun Lazarus dapat menghindarinya, kemudian melemparkan banyak Artefak pisau lempar ke arah Reese.


Reese dapat melihat semua jalur yang di lemparkan Lazarus. Dia dengan sangat lihai menghindari jarum itu seolah-olah waktu yang melambat di sekitarnya.


"Fufufu. Waktu tinggal tersisa 10 menit, bukankah kita harus mengakhiri pertempuran ini secepatnya?" Reese bertanya.


"Baiklah, aku akan menunjukan kartu As milikku sekarang." Lazarus menyimpan Regalia, kemudian mengeluarkan Artefak Gulungan benang yang terbuat dari campuran Logam Mythril dan Orichalcum, kemudian mengambil Artefak Long Sword Black Dragon Soul.


"Silver Moon Silk Thread Skill!" Adonis berteriak.


Lazarus kembali bertarung dengan Reese. Mereka sekarang sudah sangat menikmati pertarungan, tetapi Lazarus masih bukan tandingan Reese dalam Skill seni pedang.


"Bangg!!" Reese berhasil menendang perut Lazarus, tetapi Lazarus melompat sedikit melompat ke belakang untuk menahan efek serangan Reese.


Lazarus, kemudian melemparkan 20 Artefak pisau lempar ke arah Reese dan pilar-pilar tembok yang berada tidak jauh dari sana.


"Lazarus, menyerahlah!" Reese ingin berjalan ke arah Lazarus untuk mengakhiri pertarungan. Namun dia merasakan tubuhnya susah untuk bergerak, dia kemudian melihat benang perak tipis berada di sekitarnya.


"Skakmat!!!"


Lazarus menarik benang itu, kemudian tubuh Rise terikat oleh banyak benang perak. Reese seperti seekor kupu-kupu yang terperangkap di dalam jaring laba-laba. Namun, semua tubuh Reese yang sangat elegan terlihat sangat indah karena terikat di dalam jebakan benang Lazarus.


"Lepaskan aku! Bagaimana kamu bisa menyiapkan jebakan ini tanpa aku sadari!" Reese berteriak.


"Hahaha. Demon Emperor Reese kamu terlalu fokus kepadaku dan tidak memperhatikan sekitarmu. Kamu ceroboh di dalam pertarungan dan tidak fokus! Dari awal aku sudah mengingatkanmu untuk fokus kepada pertarungan! Akan tetapi, kamu selalu terkejut saat aku dapat menandingi Skillmu."


Reese melebarkan matanya. "Lazarus, apakah kamu mempunyai Skill yang dapat melihat wilayah di sekitarmu saat kamu bertarung menggunakan Skill Absolute Fokus?"


Reese terkejut di serangan pertamanya, dia sudah menyelinap dan mengincar titik buta Lazarus. Namun Lazarus dapat menahannya dengan Schyte Regalia dengan mudah tanpa melihat serangan Reese.


"Aku dapat melihat semuanya, bahkan jika aku tidak mempunyai mata dan buta. Aku mendengar, mencium, meraba, dan mengecap wilayah sekitar. Aku juga bisa menggunakan pantulan suara untuk merasakan keadaan sekitarku." Lazarus berkata seraya menarik kembali benangnya.


Amara yang diam-diam menyelinap ke belakang Lazarus. Tiba-tiba terperangkap dalam jebakan benang perak yang dibuat Lazarus.


"Lazarus, bagaimana kamu mengetahuinya?" Amara bertanya seraya berusaha melepaskan diri dari benang itu.


"Master, kami berhasil mengalahkannya!" Crimson berkata seraya membawa Acasha yang dililit oleh Lime yang berubah menjadi tali logam.


"Fufufu. Aku menyerah." Acasha terkekeh kecil.


"Apakah kalian baik-baik saja?"


"Master, kamu baik-baik saja!! Kami hanya terluka sedang saat bertarung dengan Nyonya Acasha." Ancient Ice Dragon Crocodile Albion menjawab.


"Aummmm.." Onyx kecil mengaum di atas kepala Emerald.


Deborah pergi ke arah Lazarus seraya mengendong Adara. Mereka terkejut karena melihat Reese dan Amara terikat oleh benang baja seperti kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba.


"Tunggu! Lazarus, bukankah ini adalah Silver Moon Silk Thread Skill?" Adara bertanya, Cesare pernah mengikatnya dengan sangat memalukan di masa lalu menggunakan Skill itu.


"Hahaha. Apakah kamu mengetahui bahwa benang dan tali adalah jalan pria sejati! Mereka akan berkembang seiring berjalan waktu! Skill ini bukan Skill Silver Moon Silk Thread Skill, tetapi Skill Royal Silver Moon Thread Silk!!! Skill yang hanya harus digunakan kepada seorang wanita cantik dan bertubuh ind—"


Lazarus menghentikan kata-katanya karena Adara, Deborah, Reese, Amara dan Acasha melihat Lazarus dengan tatapan seperti melihat kotoran.


"Hmmm.. Cathrine yang mengajarkan aku Skill ini dan aku hanya merubah sedikit gerakannya." Lazarus terbatuk kecil.


"Pertarungan Selesai! Pemenangnya adalah Lazarus Regulus!!!" Kaisar Aldric berteriak.


Reese dan Amara melepaskan diri dari perangkap Lazarus, kemudian mereka melihat Lazarus dengan tatapan seolah melihat sampah.


Naluri Lazarus merasakan untuk lari. Dia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini, bahkan saat melawan Black Dragon King Raegal.


"Regu–"


Lazarus ingin memanggil semua Beast kontraknya. Akan tetapi, mereka telah pergi menjauh dari panggung Claudius.


"Master, maafkan kami! Bukankah Demon berambut hitam itu wanitamu? Kami tidak ingin ikut campur dengan urusan pasangan, aku hanya ingin memberikan satu saran. Lari! Kamu harus melarikan diri secepatnya!!" White Fang berteriak melalui kontrak jiwa.


"Plakkk!!"


Reese menampar pipi Lazarus sehingga Lazarus terlempar dan menabrak sebuah pilar yang berada di sana.


Meskipun Reese tidak mengeluarkan semua kekuatannya. Akan tetapi, Lazarus merasakan pipinya sakit dan mati rasa karena tamparan Reese.


2 ekor bayi Cerberus berbulu hitam kemerahan dan putih kebiruan berlari ke arah Lazarus, kemudian menjilati wajah Lazarus. Mereka mempunyai 3 kepala serigala dan ekor panjang berbulu lebat.


"Urs, mereka sudah menetas! Aku serahkan mereka berdua kepadamu dan kamu bebas memberikannya nama." Beast King Golden Cerberus berkata.


Lazarus memperhatikan 2 bayi Legendary Beast Cerberus dihadapannya. Bayi Ancient Fire Cerberus mempunyai jenis kelamin jantan dan bayi Ancient Ice Cerberus mempunyai jenis kelamin betina. Mereka terlahir sehat dan tanpa kecacatan, mereka juga sama berbakatnya dengan Beast Lazarus yang lain.


"Fire dan Ice? Apakah kalian menyukai nama itu?" Lazarus bertanya.


"Bajingan! Apakah kamu ingin memberikan nama yang buruk pada Beast rank tinggi! Biarkan aku yang memberi mereka nama!" Reese mengambil 2 bayi Cerberus itu dari pangkuan Lazarus.


"Sun Flower dan Snow Flower!!"


"Baiklah, nama mereka adalah Sun dan Snow. Sun Flower dan Snow Flower!" Lazarus tersenyum.


"Augggg.."