
"Master, aku melihat sarang Legendary Beast di dekat hulu aliran sungai di balik air terjun dan satu lagi di goa yang terbuat dari es yang tidak jauh dari sana." Asterion berkata.
"Asterion, aku akan pergi kesana."
"Asterion, apakah kamu tidak merasa aneh tidak ada satu Epik Beast pun yang menyerang kita, mereka seolah-olah menjauh dari kita?" Ignis bertanya.
"Ignis, mereka mungkin takut kepadamu karena kamu sudah memancarkan aura ranah Epik Beast." Asterion menjawab.
"Hahaha, baru kali ini kamu memujiku. Aku akan memberitahukan bagaimana cara aku dan Master melawan Epik Beast." Ignis tertawa dan menambah kecepatannya terbang meninggalkan Asterion.
Asterion melirik ke kejauhan dengan mata yang tajam, kemudian terbang menyusul Ignis.
Di kejauhan Gold Dragon Evanthe beserta kelompok Legendary Beast keluar dari tempat persembunyian mereka.
"Apakah Black Dragon itu Crossbreed Beast Black Dragon dan Red Dragon seperti Melanthios? Dia mempunyai insting yang tajam dan dapat menemukan tempat persembunyian kita dalam jarak lumayan jauh." Gray Dragon betina berkata.
Gold Dragon Evanthe mengangguk. "Black Dragon itu adalah putra Melanthios dan Ignatius."
"Aku sudah lama tidak melihat Melanthios, tetapi aku mendengar Ignatius di buru oleh para Dwarf karena mencuri Harta Suci mereka." Gray Dragon jantan berkata.
"Melanthios sudah mati sedangkan Ignatius bersembunyi di Pergunungan Helios." Gold Dragon Evanthe menjawab.
"Bagaimana, Melanthios mati! Dia, adalah salah satu kandidat Dragon King faksi Naga Warna." Ancient Ice Dragon Crocodile jantan berkata.
Ancient Ice Dragon Crocodile jantan pernah melawan Melanthios di masa lalu. Dia, kalah dengan sangat mudah. Kekuatan Melanthios bahkan lebih kuat dari Gold Dragon Evanthe dan sama kuat dengan Red Dragon Ignite.
"Aku tidak mengetahuinya, tetapi yang jelas dia kalah saat berduel satu lawan satu."
"Lord Evanthe, yang lebih menarik adalah Beast Master itu. Dia, dapat mengontrak banyak sekali Beast berdarah murni. Aku melihat dia merawat Red Dragon dan Black Dragon muda itu dengan sangat baik. tubuh dan sayap yang kekar tanpa cacat, sisik yang keras, warna dan juga aura mereka lebih kuat dari Beast Dragon di usia yang sama." Frost Water Wyrm betina berkata.
"Aku setuju denganmu.. Beast Master itu sudah memberikan pelatihan yang keras dan makanan yang bergizi untuk Beast Kontraknya. Aku menjadi tidak khawatir untuk menitipkan anakku. Apabila, anakku besar di Wilayah Hutan King aku takut dia tidak akan bertahan hidup tidak lebih dari 2 tahun. Karena banyak Beast licik seperti Chameleon yang akan mengincar anakku." Ancient Ice Dragon Crocodile betina mengangguk.
...****************...
Kelompok Lazarus pergi ke arah Air terjun. Mereka, hanya menghadapi Beast rank rendah dan tidak ada Grand Demon Beast dan Epik Beast yang menghadang jalan mereka.
"Urs, dimana sarang Legendary Beast yang kamu cari. Bukankah, menaiki punggung Asterion akan lebih mudah?" Alyssa mengeluh.
"Nona Alyssa, kakimu sungguh lemah. Kita hanya berlari selama setengah jam, tetapi kamu sudah kelelahan." Adair yang berada di pundak Halton tersenyum.
"Adair, kamu bahkan tidak berjalan!" Alyssa berteriak.
Sudah lama Alyssa tidak berolahraga dan hanya mabuk-mabukan dan memakai sihir rank rendah.
"Menurutku sarang Legendary Beast itu berada di balik air terjun itu." Lazarus menunjuk ke arah air terjun.
"Water Control!"
Alyssa menggunakan Skill sihir element airnya. Air terjun terbelah menjadi dua. Di baliknya ada sebuah goa yang mempunyai terowongan lumayan dalam.
"Urs, bantu aku untuk melompat." Alyssa berkata.
"Urs, biarkan aku saja yang menggendong Alyssa." Freya mengendong Alyssa di punggungnya.
"Freya, kamu sangat tidak peka!" Alyssa sedikit berteriak.
Kelompok Lazarus melompat ke arah sarang Legendary Beast. Mereka, melihat gua gelap yang lembab juga dingin.
"Alyssa, batalkan Skillmu." Lazarus berkata.
"Tuan Urs, ini semua adalah harta karun." Richard tersenyum lebar.
Lazarus menyuruh Richard untuk diam. Dia, takut Legendary Beast yang tinggal di sini kembali sarangnya dan mengetahui keberadaan mereka.
"Apakah, kalian mempunyai Artefak kantung penyimpanan berukuran besar?" Lazarus bertanya.
Semua orang mengangguk.
Lazarus memberikan beliung, palu dan alat menambang kepada semua orang, kecuali Sieg dan Aland.
"Urs, apa maksudmu?" Freya bertanya dengan mata yang polos.
"Urs, apakah kamu ingin menjarah sarang Legendary Beast! Bukan hanya mencuri telurnya! Cuman orang gila yang menjarah sarang Legendary Beast!" Alwyn berteriak.
"Syuuuttt!" Sieg menyuruh Alwyn untuk diam. "Mencuri telur Legendary Beast sama dengan kematian dan berkali-kali lebih buruk dari menjarah sarang Legendary Beast. Alwyn, bahkan bayaran misi Petualang peringkat S selama 10 tahun tidak akan lebih menguntungkan dari menjarah sarang Legendary Beast."
"Tetapi... mencuri itu adalah perbuatan jahat!" Alwyn melirik ke arah semua orang.
"Trak! Trak! Trak!"
Halton, Freya, Ronin dan Tyr mulai menambang dengan penuh semangat. Richard, Grace dan Alyssa sedang memetik Herbal dengan teknik yang terlatih.
"Theresia, Adair?" Alwyn melirik ke arah Theresia dan Adair.
"Kami berdua akan berjaga di luar! Kami akan memberikan informasi apabila Legendary Beast itu kembali ke sarang." Theresia berseru.
"Alwyn, menjarah sarang Beast bukanlah perbuatan jahat seperti mencuri telur Beast. Para Legendary Beast itu tidak memerlukan kristal mana dan Herbal Rank sedang untuk bertahan hidup. Akan tetapi, mana yang berada di sekitarnya dan juga Inti serta daging Beast rank rendah dan sedang. Herbal dan kristal mana ini adalah sampah bagi mereka. Anggap saja sebagai bayaran untuk merawat anak mereka. Merawat anak Legendary Beast juga memerlukan uang yang tidak sedikit." Lazarus menyentuh bahu Alwyn.
"Baiklah, Urs... aku percaya padamu." Alwyn mulai memetik herbal dengan ekspresi senang.
Sieg melirik ke arah Alwyn. "Apakah cuman perasaanku atau Alwyn mempunyai aura berbunga-bunga di sekitarnya."
Lazarus, Aland dan Sieg pergi ke ujung goa sarang Legendary Beast. Mereka, melihat sebuah telur berwarna biru kristal seukuran dengan telur Ignis.
"Aku rasa dari ketinggian goa ini. Aku rasa ini telur Legendary Beast Frozen Water Wyrm." Sieg berkata.
"Benar, ini adalah telur Legendary Beast Frozen Water Wyrm. Hanya ada Ancient Ice Dragon Crocodile dan Frozen Water Wyrm yang bersarang di Hutan King." Aland mengangguk.
Lazarus, memasukan telur itu ke dalam Artefak Cincin Draupnir, kemudian mereka meninggalkan sarang itu. Meskipun, masih banyak kristal mana element air dan es dan herbal langka yang berada di sana. Lazarus takut saat mereka fokus menjarah Frozen Water Wyrm kembali ke sarangnya.
Lazarus memberikan beliung kepada Sieg dan Aland.
"Urs, apa maksudmu? Apakah aku harus menambang saat Kerajaanku hancur? Istriku Chloe juga masih menunggu di Istana." Aland berkata.
"Aland, tenang saja Kerajaan Pendragon, akan menang dan kelihatannya peperangan ini akan berlangsung selama seminggu! Aku sudah mengirim pesan pada Bangsawan Avalon, Kerajaan dan Kekaisaran yang berada di sekitar Kerajaan Pendragon untuk membantu. Pasukan di luar Benua yang menyerang Kerajaan dan Kekaisaran Benua Barat adalah musuh semua semua orang yang tinggal di Benua Barat."
"Urs, apakah itu benar?" Aland bertanya dengan mata yang berkaca-kaca.
Lazarus mengangguk.
Aland memeluk Lazarus.
"Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon adalah salah satu sekutuku di masa depan. Kita telah bertarung hidup dan mati. Saat Klan Great Dragon dan Klan Beast lainnya selain Klan Great Cat mengetahui keberadaan monster kontrakku. Kalian harus ikut membelaku!" batin Lazarus.
Note: Author gak suka kalo ada Bakwan di balik udang kaya gini :)
Sieg memperhatikan Lazarus dan Aland dengan tatapan kosong. "Apakah ini adalah Kisah Cinta Kaisar Altair dan Duke Lazarus jilid dua? Apabila, Nona Chloe dan Theresia melihat ini! Akan sangat berbahaya."