LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 150. Grand Duke Lazarus Regulus.



Duke Gigas Leontios mempunyai wajah pucat mendengar perkataan Lazarus. Dia mengetahui jika saat ini wilayah Leontios berperang dengan wilayah Regulus. Mereka tidak akan menang dengan mudah meskipun organisasi Golden Dawn/Fajar Emas berada di belakang mereka.


Keluarga Kekaisaran, Keluarga Bangsawan Leandro dan Keluarga Bangsawan Aslan juga akan menggunakan kesempatan ini dan menerkam wilayah Regulus dan wilayah Leontios setelah perang. Menang maupun kalah. Dia berwaspada kepada Altair, Adrian dan Elenio karena dia mengakui kecerdasan mereka bertiga, tetapi Lazarus lebih berbahaya dari mereka.


"Hahaha. Kakek Tua, kamu bisa membawa bantuan dari luar! Aku akan berperang denganmu habis-habisan dan tidak akan menyerah sampai salah satu dari kita hancur." Lazarus memprovokasi Duke Gigas Leontios.


Duke Gigas Leontios berkeringat dingin. Duke Gigas mengetahui, dia tidak diuntungkan dalam masalah ini. Dia tidak membayangkan wilayah Leontios berperang dengan beberapa Kekaisaran, Kerajaan dan Kekuatan Besar. Seolah-olah seekor semut yang menantang seekor gajah.


"Golden Dawn? Apakah kamu mengetahui tentang organisasi itu? Organisasi yang berdiri di zaman ke empat saat Seven King masih hidup. Organisasi pencari sejarah! Aku rasa mereka kembali ke permukaan setelah lama bergerak di balik bayangan. Begitupun dengan 4 Kekuatan Besar di zaman ke empat yang kembali ke permukaan." Lazarus berkata.


"Apaa! Duke Lazarus, bagaimana mungkin kamu mengetahuinya? Bukankah hanya Kaisar Cyril, Elder Vulcan, Duke Berlin Phoenix, Raja Hector dan Duke Zaire Raven yang mengetahuinya? 4 Organisasi Besar zaman ke empat? Tunggu apakah ada Organisasi lain selain Golden Dawn?" Felicity terkejut mendengar perkataan Lazarus begitupun dengan semua orang yang berada di sana.


Semua orang melirik ke arah Lazarus. Mereka mengetahui pertemuan Aliansi Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar kali ini akan membalas tentang Organisasi Fajar Emas.


Lazarus menghisap rokoknya. "Duke Gigas Leontios, apakah kamu ingin tetap berperang dengan wilayah Regulus?"


Duke Gigas mengetahui Lazarus sudah tahu bahwa dia berhubungan dengan Organisasi Golden Dawn. Mata biru kristal Lazarus seolah-olah dapat melihat ke kedalaman jiwanya. Trik dan siasat apapun tidak berguna di hadapan Lazarus.


"Aku kalah," batin Duke Gigas.


Pierre menyentuh bahu ayahnya, kemudian dia menggeleng ringan. Dia mengetahui ayahnya sudah berada di jalan buntu dan hanya dapat menarik kembali keputusannya untuk berperang.


"Keluarga Bangsawan Leontios! Setuju Wilayah Regulus memisahkan diri dari Kekaisaran Lion Heart." Duke Gigas Leontios berkata seraya menggertakan giginya.


"Altair bagaimana denganmu?"


"..."


Altair hanya terdiam mendengar pertanyaan Lazarus. Dia hampir saja membunuh Lazarus, tetapi Lazarus tidak menganggap hal itu sebagai masalah yang besar. Harga dirinya sebagai seorang Kaisar dan Ksatria merasa malu karena kalah dengan menyedihkan oleh seseorang yang 1 ranah berada di bawahnya.


"Hahaha. Altair, kamu sangat kuat. Bahkan jika Freya atau Carissa melawanmu bersamaan mereka akan kalah. Kekalahan bukanlah sebuah akhir kamu bisa menantang aku kapan saja. Aku yakin setelah pertarungan ini kamu akan menjadi lebih kuat dan menembus ranah Mythical."


"Lazarus, mengapa kamu tidak membunuhku?'


"Aku tidak ingin membunuhmu dan menjadi Kaisar Kekaisaran Lion Heart. Awalnya aku merasa lebih rendah darimu dari kekuatan, sifat dan kecerdasan. Namun aku tetap percaya diri dan terus bekerja keras untuk menjadi lebih baik. Kamu menganggap aku lebih layak menjadi Kaisar dan tidak langsung membunuhku di banyak kesempatan. Aku merasa aku sekarang lebih kuat, cerdas dan kharismatik daripada kamu. Namun berbeda dengan sudut pandang ku kamu masih berkembang. Di masa depan kamu akan menjadi seorang Kaisar yang tertulis dalam sejarah. Altair, apabila kamu butuh bantuan karena 3 rubah tua itu aku akan dengan senang hati membantumu." Lazarus melirik ke arah 3 Duke Kekaisaran Lion Heart.


"Hahaha. Apakah kamu benar Lazarus? Aku lebih tua 3 tahun darimu! Aku tidak pernah mengira saudaraku dapat melebihi aku dalam waktu 30 tahun yang singkat! Baiklah aku menyetujuinya." Altair tertawa.


Para perwakilan 4 Kekaisaran Besar, Kekaisaran Suci, Kekaisaran Avalon, Kerajaan Pendragon, Kerajaan Beastman, Kerajaan North Sea, Aliansi Black, Ketua Serikat Benua/Ketua Cabang Gold Bank, dan Guild Perjalanan Aquila menghampiri Lazarus. 20 orang yang mempunyai kedudukan tinggi itu pergi ke hadapan Altair dan Lazarus.


"Alison dan Demon King Rei, kalian berdua akan menjadi saksi wilayah Regulus memisahkan diri dari Kekaisaran Lion Heart." Duke Garfield berkata.


Seorang Priest pria tampan berambut pirang dengan mata ungu berbinar memakai jubah berwarna putih pergi ke hadapan Lazarus bersama dengan seorang Demon pria kurus dengan Sklera hitam dan tanduk kambing di kepalanya.


"Aku High Priest Dewi Cahaya Elektra Alison akan menjadi saksi wilayah Regulus sekarang telah menjadi wilayah Netral. Semoga Dewi Cahaya Elektra selalu memberkahi wilayah Regulus dan penguasa tanah Regulus. Sekarang karena jumlah rakyat Regulus belum bisa dikatakan sebagai Kerajaan aku membeli gelar Lazarus Regulus sebagai Grand Duke Regulus." Alison berkata seraya mengeluarkan sebuah mutiara berwarna putih.


"Hahaha. Alison, kamu munafik seperti biasanya. Aku Demon King Mark High Guardian Dewi Kegelapan Nyx mengakui wilayah Regulus sebagai wilayah Netral semoga Dewi Kegelapan Nyx memberkahi wilayah Regulus. Semoga Dewi Kegelapan Nyx memberikan kegelapan abadi kepada semua musuh wilayah Regulus." Demon King Mark mengeluarkan mutiara berwarna hitam.


"Kami akan menjadi saksi wilayah Regulus menjadi wilayah Netral!"


Mutiara hitam dan putih yang dipegang Alison dan Mark bersinar sangat terang. Ruangan tertutup oleh cahaya berwarna putih dan hitam. Lazarus tiba-tiba kehilangan kesadaran dan berada di tempat kosong berwarna hitam.


Lazarus melihat pakaiannya sekarang dia menggunakan pakaian yang sama dengan nomer 1.


"Dimana aku? Apakah ini adalah ruang jiwaku? Tidak ini bukan ruang jiwaku!" batin Lazarus.


"Saudara kecil, akhirnya aku menemukanmu."


Lazarus melirik ke arah seorang wanita cantik berambut hitam. Dengan 8 sayap malaikat berwarna hitam di punggungnya. Nomer 1 pernah mengatakan bahwa berhati-hatilah dengan Nyx dan Elektra.


Bintang-bintang mulai berkilauan di ruang hitam itu, kemudian seorang wanita cantik berambut pirang dengan 8 sayap malaikat berwarna putih di punggungnya muncul di hadapan Lazarus.


"Chronos, sudah lama tidak bertemu! Apakah kamu baik-baik saja?"


Lazarus tidak menjawabnya, kemudian menggunakan Skill yang diajarkan oleh nomer 1 apabila mata para Dewa mengejarnya.


"Tidak!!"


Lazarus membuka matanya dan melihat semua orang yang terkejut. Iris di sampingnya melirik ke arah Lazarus dengan mata yang lebar.


"Urs, apakah kamu seorang Apostle?" Freya bertanya.


"Apostle Dewa, hanyalah seseorang yang hidupnya dipermainkan oleh Dewa! Aku bukanlah seorang Apostle." Lazarus menjawab.


"Berkah Dewi Elektra dan Nyx! Bagaimana mungkin kedua Dewi yang tidak pernah akur dapat memberi berkah kepada sebuah wilayah bersamaan? Duke, apakah kamu mempunyai leluhur seorang Demon?" Priest Alison bertanya.


"Aku tidak mengetahuinya karena aku belum pernah melihat orang tuaku."


"Aku di kehidupan sebelumnya pernah menjadi Manusia, Beast, Demon, Elf, Carulean, Half Dwarf, Angel, Beastman, Dark Beastman, Vampire bahkan Ras Abadi! Aku juga mengira kehidupan pertama sampai kelimaku adalah seorang Dewa." batin Lazarus.


"Baiklah, sekarang kamu adalah penguasa Regulus. Grand Duke Lazarus Regulus!" Alison berteriak.


"Hidup Grand Duke Lazarus Regulus!"


"Hidup Grand Duke Lazarus Regulus!"


Anggota Aliansi The North dan Bangsawan Regulus bersorak, kemudian Lilian memberikan sebuah mahkota berwarna perak ke kepala Lazarus.


Alastair yang berdiri di samping Lazarus terlihat sangat senang dan bertepuk tangan. Regulus sekarang akan menjadi salah satu wilayah terkuat di Benua Barat Zephyra.


"Tuan Alison, bisakah aku pensiun? Aku tidak ingin terikat oleh urusan politik wilayah Regulus. Aku ingin pergi berpetualang ke seluruh dunia, tetapi wilayah Regulus adalah tempat untuk aku pulang."


"Apaaaa!"


Semua orang terkejut karena mendengar perkataan Lazarus. Mereka mengetahui Lazarus tidak ingin melakukan pekerjaan yang sangat melelahkan setelah rumor tentang dia menjadi Grand Duke dan Duelnya menyebar saat Aliansi Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar 6 hari kemudian.


"Aku tidak ingin melewati jalan yang sama dengan Arion dan Kaisar Arthur. 19 dan 20 kehilangan segalanya karena terlalu berfokus kepada Kerajaan," batin Lazarus.


"Alastair, aku memberikan gelar Grand Duke Alastair Regulus kepadamu! Kamu juga sekarang adalah pemimpin muda dari Aliansi The North!" Lazarus bangkit dari kursinya, kemudian menyuruh Alastair duduk di kursinya dan memakaikan mahkota ke kepala Alastair.


"Hidup Alastair The North! Hidup Grand Duke Alastair Regulus!" Semua orang bersorak.


"Ayah!" Alastair melirik ke arah Lazarus dengan wajah pucat.


"Tenang saja! Apabila seseorang berani kepadamu aku akan menghancurkan mereka semua dan sekarang adalah waktunya aku berduaan dengan ibumu Iris." Lazarus menoleh ke arah Iris.


Semua orang terkejut dengan peristiwa terjadi. Alastair sangat beruntung karena tidak melakukan apapun, tetapi dapat menjadi seorang Grand Duke dalam satu hari.


"Kaisar Cyril, Raja Arden, aku ingin mengambil wilayah Dimitrie dan Blackton yang ditinggalkan. Aku dan Iris juga akan pergi ke wilayah Pendragon 2 hari lagi! Aku akan membayar semua Hutang Kekaisaran Cyril dan Kerajaan Pendragon setelah sampai di sana. Bahkan aku bisa menjanjikan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon demi Dewa Kehidupan Gail dan Dewi Keberuntungan Celia. Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon akan menjadi seperti di masa kejayaannya."


"Urs, terima kasih! Aku dan Arden sangat bahagia karena berteman denganmu! Apakah kamu juga ingin mengambil wilayah lainnya? Kebetulan banyak wilayah yang ditinggalkan." Kaisar Cyril dan Raja Arden berkata dengan mata berbinar. Aliansi Urs The North meskipun baru di bentuk, tetapi mereka mengira Aliansi itu dapat membayar semua hutang mereka dengan mudah di masa depan. Lazarus juga berteman dengan Kerajaan Terra dan Sahabat Dwarf yang merupakan tambang emas dan kekayaan di Planet Antares.


Lazarus menggeleng ringan. "Aku hanya ingin wilayah Count Blackton dan Duke Dimitrie. Nyonya Tiara, Soren, Jane kalian harus kirim anggota Aliansi The North untuk mengatur wilayah itu."


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs."


Para Bangsawan Lion Heart ingin segera meninggalkan wilayah Regulus. Mereka merasakan perasaan mereka tidak enak kepada Lazarus dan insting mereka mengatakan Lazarus akan melakukan sesuatu yang jahat kepada mereka.


"Kakek, Blossom takut!" Blossom memeluk pinggang Lazarus.


"Blossom, kamu adalah cucuku!"


"Cih.. Aku sudah menduga hal ini akan terjadi. Bangsawan Leontios akan membayar semua kerusakan yang diperbuat oleh para pengkhianat."


"Bangsawan Aslan, akan membayar semua kerusakan yang diperbuat oleh para pengkhianat."


"Bangsawan Leandro, juga akan membayar semua kerusakan wilayah Regulus."


Lazarus tersenyum lebar ke arah 3 Duke Kekaisaran Lion Heart. Mereka tidak mengetahui bahwa selain wilayah Regulus yang di serang. Wilayah para Bangsawan yang berkhianat juga di serang.


"Kucing Hitam! Mengapa kamu tersenyum?" Duke Gigas Leontios bertanya.


"Apakah, aku tidak mengatakan bahwa Organisasi Silver Wind akan menghancurkan wilayah Bangsawan yang tidak membayar biaya sewa mereka? Aku rasa mereka menghancurkan wilayah Count Erick, Count Baul dan Bangsawan Lion Heart lainnya dan menjarah semua kekayaannya." Lazarus berkata.


"Bajingan! Mengapa kamu mengatakannya saat ini! Pasukan Leandro sekarang cepat kembali ke wilayah kita!" Duke Adrian Leandro berteriak, kemudian semua Bangsawan Lion Heart dengan cepat meninggalkan wilayah Regulus, kembali ke wilayahnya masing-masing.


Altair dan Bangsawan Ibukota Kekaisaran Lion Heart ingin segera kembali ke ibukota. Namun Lazarus menghentikan mereka semua dan menyuruhnya untuk tetap berada di sini.


"Duke Lazarus Regulus! Mengapa kamu menghentikan kami? Wilayah Count Baul sudah di serang oleh Organisasi Silver Wind!" Pangeran Icarus berkata.


"Aku sebelumnya telah menyewa seseorang untuk melindungi Ibukota Kekaisaran Lion Heart!" Lazarus berkata.


Gerbang ruang pertemuan terbuka 12 orang berjubah hitam masuk ke ruang pertemuan. Terlihat darah segar yang berada di pakaian mereka.


"Tuan Urs, aku sudah melaksanakan semua perintahmu!" Green membuka jubahnya, terlihat seorang wanita cantik berambut hijau dengan mata yang tajam. Green kemudian melemparkan 3 kepala ranah Legendary ke lantai.


"Sebas, kamu juga harus mengeluarkan kepala para pengkhianat. Total semuanya berarti 27 Kepala Ranah Legendary."


"Hahaha. Sungguh sangat cerdas! Mereka tidak mengetahui bahwa kepala penjahat ini dapat dijual ke Gold Bank karena mereka adalah kumpulan kriminal yang dicari di seluruh dunia. Mereka juga mempunyai harga yang mahal di setiap kepalanya.'


Semua orang melirik ke arah 27 orang ranah Legendary yang berada di bawah lantai. Mereka sangat terkejut berapa kekayaan yang di dapat Lazarus dari 27 kepala kriminal ini.


"Tuan Sean, berapa harga semua kepala kriminal ini?"


"Ini.. Tunggu aku harus membawa semua kepala mereka untuk dinilai oleh ayahku! 2 hari kemudian aku akan kembali lagi ke sini." Sean Griffin segera memasukan 27 kepala Organisasi Silver Wind ke dalam Artefak penyimpanan. "Tuan Urs, kamu sudah berjanji kepadaku untuk memperkenalkan aku dengan seorang wanita cantik setelah pertemuan! Apakah kamu lupa dengan janjimu?" Sean Griffin melirik ke arah Calista dengan wajah memerah.


Calista segera memalingkan wajahnya karena dia tidak tertarik dengan Sean Griffin.


"Blossom! Aku ingin memperkenalkan kamu kepada Sean Griffin!" Lazarus berkata seraya membawa Blossom ke arah Sean Griffin.


"Tuan Urs, apakah kamu menjebakku! Aku tidak tertarik kepada seorang gadis kecil!"


"Apakah Blossom wanita?"


"Ya."


"Apakah Blossom cantik?"


"Ya."


"Apakah dia akan tumbuh menjadi seorang wanita cantik? Aku mengira cucuku Blossom di masa depan mempunyai kecantikan yang sama dengan ibu dan neneknya." Lazarus berkata dengan suara dingin.


"Akan tetapi–"


"Apakah kamu berani mengatakan Blossom kecil hanya gadis kecil? Dalam waktu 20 tahun Blossom akan menjadi wanita dewasa dan siap untuk menikah! 20 tahun untuk seseorang ranah Mythical sangat cepat. Blossom juga sangat cerdas dan berbakat."


"Tunggu! Tunggu! Apakah kamu ingin menjodohkan ku dengan gadis kecil ini?" Sean Griffin melirik ke arah Blossom kecil.


"Tuan, perkenalkan namaku Blossom." Blossom tersenyum.


Semua orang terpesona dengan senyuman Blossom kecil yang sangat manis.


"Apakah kamu mempunyai seorang Putri?'


"Amarilis, kemarilah!"


Amarilis segera berjalan ke samping Lazarus. Amarilis juga sangat cantik dan merupakan salah satu dari wanita cantik yang langka di Planet Antares.


"Namaku Amarilis." Amarilis memperkenalkan dirinya dengan tubuh gemetar.


Lazarus memperhatikan putrinya yang tidak merasa nyaman.


"Maaf, Tuan Sean. Putriku Amarilis sudah mempunyai seorang pujaan hati! Aku tidak bisa memberikan putriku Amarilis kepadamu." Lazarus membungkuk.


"Ayah!!" Amarilis berteriak seraya terharu mendengar perkataan Lazarus.


"Tidak Duke! Aku memang sudah lama mencintai putrimu dan sudah pernah menyatakan perasaanku saat di pelelangan Golden Fang. Namun, aku mengetahui bahwa hatinya sudah di miliki oleh orang lain." Sean Griffin berkata dengan suara kecewa.


"Tuan Sean! Jangan bersedih! Kamu sangat kuat dan tampan! Berapa usiamu?" Blossom bertanya seraya menarik tangan Sean.


Sean berlutut. "Gadis kecil, aku berusia 320 tahun. Apakah kamu menyukai pria tua yang belum menikah sepertiku?"


"Blossom, menyukai Tuan Sean? Apakah kamu bisa kembali ke wilayah Regulus 20 tahun lagi?" Blossom bertanya.


"Apaa! Bagaimana kamu mengatakan seperti itu? Aku adalah seorang pria tua!"


"Nenek Freya dan Lilian mengatakan kepadaku bahwa seorang pria baik akan menemukan takdirnya. Blossom adalah wanita baik dan Tuan Sean adalah pria baik. Aku merasakan aku sudah menemukan takdirku saat bertemu Tuan Sean." Blossom tersenyum.


Lilian dan Freya berjalan ke samping Lazarus seraya menggenggam erat tangan Lazarus ke dada mereka.


"Aku seperti mengingat tentang gadis kecil di masa lalu." Lazarus berbisik ke telinga Lilian.


Lilian memalingkan wajahnya yang memerah.


"Tuan Sean, perkenalkan meraka ber 8 adalah calon istriku dan Iris adalah istri pertamaku. "


"Apa!" Sean terkejut dengan mata yang lebar.


"Alyssa, tidak berada di sini! Mungkin setelah pertemuan Aliansi Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar aku akan menikah dengan mereka semua."


"Duke, kamu sangat beruntung! Aku sangat tertarik kepadamu! Apakah kamu ingin menjadi sahabatku?" Duke Sean Griffin berkata.


"Hahaha. Sean, aku juga ingin menjadi sahabatmu!" Kaisar Cyril berkata.


"Kakek Tua, mengapa aku tidak mempunyai sahabat karena aku tidak memercayai kalian semua! Aku tidak ingin menjadi sahabat dengan seseorang yang memandang kekayaanku!'


"Sean, aku akan menjadi sahabatmu!" Lazarus berkata.


...****************...


"Pangeran Sebastian, Lazarus lebih licik dari kamu dan Demon Emperor Agathias!" Demon King Leonhart berkata.


"Hahaha. Lazarus memang sangat berbeda dari orang-orang yang pernah aku kenal. Aku tidak menyesali keputusanku menjadi pengikutnya." Sebastian menjawab.