
*Kerajaan Light.
Seorang wanita sangat cantik berambut emas panjang dan iris mata merah yang mempesona sedang berada di lapangan latihan. Memakai penutup wajah yang menutupi hidung dan mulutnya seraya membawa Artefak Long Sword berwarna emas.
"Lilian, kamu harus merasakan arah serangan menggunakan semua indra milikmu." Long Sword berwarna emas itu berkata.
"Auva, terima kasih."
Seratus lebih Archer di atas benteng lapangan latihan membidikkan panah mereka ke arah Lilian. Seorang pemimpin regu pemanah bersiap-siap untuk memberi isyarat untuk menembakan panah.
Lilian melakukan kuda-kuda tempur, tanpa menggunakan aura dan sihir dia menggenggam erat Mythical Sword Auva.
"Tembak!" Pemimpin regu berteriak.
Ratusan panah membentuk sebuah hujan melesat ke arah Lilian.
Lilian menutup matanya seraya mengayunkan pedangnya. Dia, memotong dan menghindari setiap anak panah yang melesat ke arahnya. Sesaat kemudian di sekitar Lilian sudah banyak anak panah yang terpotong dan menancap di tanah.
"Dewi.." batin pemimpin regu pemanah.
"Lanjutkan!"
"Nona Lilian! Kaisar Cahaya memanggilmu!" Seorang Priest berteriak.
Lilian menyarungkan kembali Auva, kemudian pergi ke arah ruangan Kaisar Cahaya. Meskipun Lilian menutupi sebagian wajahnya, tetapi setiap pria masih terpesona saat melihat mata merah Lilian yang mempesona.
Lilian Giselle Golden Phoenix adalah wanita itu. Dia, adalah urutan pertama dari daftar 21 wanita cantik di Benua Barat meskipun hanya sedikit orang yang pernah melihat wajahnya. Dia, adalah putri Ratu Golden Phoenix dan Kaisar Kekaisaran Cahaya.
Bahkan, menurut semua orang Saint Iris, Putri Theresa dan Lilian adalah tiga wanita tercantik di zaman ke enam. Rumor mengatakan banyak sekali Raja, Pangeran, Bangsawan bahkan Pahlawan yang ingin memilikinya. Namun, Lilian selalu menolak lamaran mereka semua.
"Hahaha, Lilian kamu sangat cantik hari ini." Seorang pria kekar berambut abu-abu seraya menggunakan full armor berwarna perak berkata.
"Ular, berhentilah menggodaku! Apabila kamu menggodaku lagi. Aku akan memotong lidahmu." Lilian berkata.
"Ular, ini tidak akan melepaskan mangsanya dengan mudah." Pria itu tersenyum.
Aidyn The Snake Tamer adalah nama pria itu. Seorang Beast Master yang mengontrak 3 Legendary Beast jenis ular.
"Aku, akan memenggal leher ular itu! Apabila dia berani menjulurkan lidahnya ke arahku." Lilian mengeluarkan aura membunuh.
Aidyn merasakan sebuah sabit Dewa Kematian Thanatos berada tepat di lehernya.
Lilian melirik Aidyn dengan tatapan tajam, kemudian pergi ke ruangan Kaisar Cahaya.
"Meskipun, aku sudah menjadi Beast Master ranah Legendary dan Swordman ranah Grand Master, tetapi aku masih tidak dapat menahan aura membunuhnya! Putri Lilian dan Saint Iris aku Aidyn bersumpah akan mendapatkan kalian berdua," batin Aidyn.
Lilian memasuki ruangan Kaisar Cahaya.
Kaisar cahaya adalah seorang pria paruh baya dengan rambut berwarna emas dan mata berwarna biru memakai jubah berwarna coklat tua. sedang duduk di singgasana yang terbuat dari kayu berbanding terbalik dengan ruangan yang terbuat dari perak dan emas. Di sampingnya seekor Mythical Beast Light Dragon sedang berbaring malas. Light Dragon mempunyai sisik berwarna putih dengan gradasi warna kuning dan sayap seperti burung berwarna putih berukuran panjang 27 Meter sedikit lebih kecil dari Gold Dragon Evanthe.
Lilian berlutut.
"Putriku Lilian... Apakah kamu sudah selesai latihan?" Kaisar cahaya bertanya.
"Ayah aku sudah selesai. Apakah kamu mempunyai sebuah perintah untukku?"
"Lilian, bisakah kamu melindungi Iris dalam perjalanan? Sesudah dia memperluas wilayah Kerajaan Suci dengan membuat janji dengan Mythical Beast Golden Phoenix Aurelia. Kerajaan cahaya sekarang sudah menjadi Kekaisaran Suci. Iris meminta izin untuk tidak berada di Kekaisaran Suci selama 3 tahun." Kaisar Cahaya berkata.
"Baiklah, aku akan melindungi Saudari Iris."
"Aldric, apakah kamu tidak khawatir kepada putrimu?" Light Dragon itu bertanya.
"Hogni, aku tidak khawatir kepada Lilian. Aku lebih khawatir kepada seseorang yang mengganggunya.. Dia sekarang sudah berusia 48 tahun, meskipun dia terlihat masih muda. Dia, sudah dalam masa untuk menikah." Kaisar Aldric berkata.
Lilian meninggalkan ruangan Kaisar Cahaya. Saint Iris adalah sahabat sekaligus saudari yang sudah dia anggap sebagai keluarganya sendiri.
"Tuan Regulus, seandainya kamu masih hidup apakah kamu akan mengenali aku?" batin Lilian.
Lilian mengingat 38 tahun yang lalu saat dia berkunjung ke Wilayah Regulus dia tersesat di Hutan White Tiger. Ketika, dia sudah pasrah menerima kematian. Namun, seorang pria berambut hitam dan bermata biru menyelamatkannya. Pria itu adalah Lazarus Regulus. Lilian masih mengingat punggung Lazarus saat dia menggendongnya sampai sekarang.
...****************...
"Gadis, kecil apakah kamu baik-baik saja?"
"Tuan, siapa Anda?"
"Aku adalah penguasa tanah ini Lazarus Regulus."
"Namaku Lilian, apakah kamu Black Lion Duke Lazarus Regulus suami dari Saudari Iris?"
"Gadis kecil aku adalah suami Iris. Kamu sangat kuat dapat membunuh banyak War Beast di Hutan White Tiger? Apakah kamu melarikan diri?"
"Pesta di Kastil Regulus sangat membosankan. Aku melarikan diri ke sini untuk bersenang-senang. Mengapa tuan berada di sini? Bukankah, tuan seharusnya berada di pesta?"
"Apakah tuan juga melarikan diri?"
"Hahaha. Aku hanya ingin mencari udara segar. Aku tidak cocok untuk berada di pesta. Apabila, para Bangsawan mengetahui aku seorang Duke Yang bodoh dan hanya bisa bertarung mereka akan memanfaatkan aku. Iris yang sebenarnya mengatur wilayah Regulus." Lazarus tertawa canggung.
"Tuan yakinlah kepada dirimu sendiri! Apakah kita akan melanjutkan pelarian kita? Bagaimana untuk berjalan-jalan di Ibukota Regulus?"
"Aku setuju denganmu. Alfred sudah memasak menu baru di restaurannya."
"Fufufu.. Tuan, apakah kamu tidak membawa semua inti Beast dan material Beast.. Kita dapat menjadikan dagingnya bahan makanan dan menjual inti Beast itu."
"Gadis kecil, aku lupa!"
"Fufufu. Sudahlah, apabila kamu kembali ke sana pasti sudah banyak Beast rank sedang yang memakan mayat Beast itu."
"Apakah tuan membutuhkan seorang selir? Seorang Duke harus mempunyai lebih dari satu istri."
"Selir? Bukankah seorang pria berambut hitam hanya dapat menikahi satu wanita?"
"Siapa yang mengatakannya!"
"Iris, yang mengatakannya. Dia, bilang apabila seorang pria rambut hitam menikahi lebih dari satu wanita pria itu akan langsung pergi ke Abyss.."
Lilian menyentuh keningnya. "Tuan, perbandingan pria dan wanita di planet Antares adalah 1:4. Jadi poligami di Planet Antares sangat wajar. Ayahku mempunyai 3 istri. Semua orang di Benua Timur Golden Sun mempunyai rambut hitam mereka tetap melakukan poligami bahkan lebih dari 10 istri."
"Apakah benar? Gadis kecil kamu sangat pintar. Kalau begitu aku bisa menikahi Carissa, Alyssa dan Diana."
"Apakah mereka mencintaimu?"
"Aku tidak mengetahuinya. Semenjak aku menikahi Iris. Aku belum bertemu mereka lagi."
"Kamu tidak boleh memaksa seorang wanita yang tidak mencintaimu untuk menikah denganmu. Contohnya aku mencintaimu karena telah menyelamatkan hidupku."
"Hahaha. Aku sudah terlalu tua. Aku sudah berusia 21 tahun. Sedangkan kamu baru berusia 7 tahun."
"Aku berusia 10 tahun! Ketika aku menembus ranah Epik dan Legendary di masa depan. Aku akan berusia panjang dan tetap muda."
"Hahaha. Baiklah gadis kecil... aku akan menikahi kamu.. "
"Apakah kamu berjanji dengan nama Dewi Elektra."
"Aku berjanji, tetapi aku tidak dapat berjanji dengan nama Dewi Elektra karena seandainya aku mati aku tidak dapat menepati janjiku."
"Tuan, kamu tidak akan mati." Lilian memeluk kepala Lazarus seraya menangis tersedu-sedu.
"Mengapa, kamu menangis?"
"Aku tidak ingin tuan mati."
"Aku berjanji aku tidak akan mati." Lazarus tersenyum.
*7 Tahun kemudian.
"Akhirnya aku menembus ranah Epik! Tuan Regulus, kamu harus menepati janjimu." Lilian bergumam.
"Putri! Raja cahaya memanggil semua orang ke ruang pertemuan." Seorang pelayan berkata.
Lilian pergi ke ruang pertemuan.
"Ayah, apa yang terjadi?"
"Suami Iris Duke Lazarus Regulus, meninggal saat bertarung melawan Mythical Beast Ancient Black Dragon Melanthios. Aku harus pergi untuk menenangkan Iris. Dia, pasti sangat terpukul karena kehilangan suaminya. Iris juga sekarang sedang hamil."
Wajah Lilian menjadi pucat pasi saat mendengar perkataan ayahnya, dia kemudian pergi meninggalkan ruang pertemuan. Ratu Golden Phoenix ingin menghentikan Lilian, tetapi Raja Cahaya menghentikannya.
"Huhuhu.. Tuan Regulus, kamu sudah berjanji untuk tidak mati! Kamu sudah mengingkari janjimu!" Lilian muda menangis tersedu-sedu setengah dunianya hancur saat mendengar berita kematian Lazarus.
...****************...
"Tuan Regulus, kamu sudah mengingkari janjimu." batin Lilian.
*Perbedaan Kekaisaran dan Kerajaan di novel Lazarus.
Kekaisaran mempunyai wilayah yang bisa di huni luas minimal dengan luas 2 kali wilayah Kerajaan. Mempunyai lebih dari 3 Duke dan penduduk lebih dari 500,000 orang. Contoh Kekaisaran Lion Heart.
Kerajaan mempunyai wilayah yang bisa di huni tidak seluas kekaisaran. Mempunyai maksimal 3 orang Duke dan penduduk minimal 100,000 orang dan maksimal 500,000 orang. Contoh Kerajaan Pendragon.
Kerajaan North Sea mempunyai wilayah yang luas dan penduduk lebih dari 500,000 orang. Akan tetapi, Kerajaan ini baru di bentuk dan masih ada konflik dari luar dan dalam Kerajaan North Sea (belum stabil).
Meskipun sebuah Kerajaan lebih kuat dari Kekaisaran, tetapi apabila tidak mempunyai wilayah luas dan penduduk lebih dari 500,000 tetap saja di sebut Kerajaan tidak disebut Kekaisaran..
Author ngarang kan komik Fantasy :)