
Lazarus membaca kisah yang terukir dalam prasasti.
"Raja Arthur mempunyai dua putra dari dua istrinya. Ratu Aria Zephyra dan selir Celine Zephyra. Ryan Pendragon dan Brian Pendragon. Ryan adalah seorang warrior yang kuat dia mempunyai kekuatan seperti seekor Ancient Dragon, Gold Dragon Evanthe yang melatihnya sedangkan adik Ryan, Brian yang dilatih oleh Red Dragon Ignite mempunyai kekuatan yang hampir sama. Ryan dan Brian adalah dua berlian di Kerajaan Britannia."
"Arthur sangat menyayangi kedua putranya dan tidak dapat memutuskan siapa yang akan menjadi Raja Britannia selanjutnya. Dia, tidak ingin saling kedua saudara itu saling membunuh."
"Ryan mempunyai sifat yang kejam dan ambisius dia berambisi untuk memperluas wilayah Kerajaan Britannia, sedangkan Brian mempunyai sifat sebaliknya dia adalah seseorang yang baik hati, lembut dan penuh kasih sayang seperti ibunya Celine."
Semua orang melirik ke arah patung Great Mage Celine, di dalam legenda Great Mage Celine mempunyai Skill unik Eye Of True yang dapat melihat kebenaran dan Raja Arthur mempunyai Skill Eye Of World.
"Bagaimana, patung ini terlihat seperti Celine kecil?" batin Lazarus.
"Seorang Raja tidak boleh mempunyai sifat terlalu kejam dan ambisius seperti Ryan fan sifat terlalu baik hati seperti Brian. Jadi, aku mengusulkan kepada Arthur untuk membagi wilayah Kerajaan Britannia menjadi dua memberikan Artefak Aegis Shield kepada Ryan agar dia mengetahui arti untuk melindungi dan Holy Sword Excalibur kepada Brian agar dia mengetahui arti untuk melawan, tetapi hal ini adalah hal yang paling aku dan Arthur sesali seumur hidup kami.."
"Urs, kamu harus melanjutkan kisahnya. Aku tidak pernah melihat seseorang yang bisa menerjemahkan huruf kuno sehebat kamu." Theresia berkata.
"Apakah, kalian tidak bisa membaca prasasti ini?"
"Fufufu. Aku bisa membaca prasasti ini dan mengetahui tentang arti prasasti ini, tetapi prasasti ini ditulis menggunakan huruf kuno dan bahasa yang digunakannya juga bahasa kuno. Sieg, Aland, Theresia, dan Grace juga mengetahui arti dan maknanya, tetapi kamu langsung bisa menerjemahkan prasasti ini dalam bahasa umum." Alyssa terkekeh. Bahkan, Kakek Hugo tidak bisa langsung menerjemahkannya ke bahasa umum.
"Urs, aku curiga kamu seekor Naga atau Beast kuno yang menyamar." Adair menatap Lazarus dengan pandangan tajam, hanya Naga dan Beast kuno yang dapat menerjemahkan bahasa kuno dengan sekali lihat.
"Aku akan melanjutkannya."
"Ryan membentuk Kekaisaran Avalon dan menjajah Kerajaan tetangga untuk memperluas wilayahnya dia berambisi membuat Kekaisaran Avalon menjadi kerajaan terkuat di Benua Barat. Pemerintahannya kejam dan tirani tidak ada bangsawan yang berani korupsi dan menentang keputusannya di Kekaisaran Avalon, maka akan dipenggal seluruh keluarganya. Namun, wilayah Kekaisaran Avalon menjadi makmur rakyat hidup dengan baik berbanding terbalik dengan Kerajaan yang menjadi musuh Kekaisaran Avalon."
"Kaisar Ryan berbeda dengan Kaisar Halbert Lion Heart, meskipun dia memimpin dengan kejam dan tirani, tetapi dia masih memikirkan rakyatnya sedangkan Kaisar Halbert Lion Heart selain memerintah dengan kejam dan tirani, dia juga tidak memikirkan rakyat, menggunakan uang pajak untuk kepentingan pribadi bahkan membuat rakyat sengsara dan kelaparan," batin Lazarus.
"Brian membentuk Kerajaan Pendragon. Akan tetapi, karena sifatnya terlalu lembut dan baik hati, wilayahnya semakin mengecil banyak para Bangsawan serakah yang korupsi dan menyalah gunakan kekuasaan sehingga Kerajaan Pendragon hancur dari dalam dan rakyat menderita. Para Bangsawan tidak menganggap Brian sebagai Raja, tetapi mereka menganggap Brian hanyalah boneka mereka."
"Aku dan Arthur tua hanya dapat memperhatikan mereka dari kejauhan. Namun, suatu hari Bangsawan serakah Kerajaan Pendragon menjadi tidak puas karena uang yang mereka dapatkan tidak sebanyak seperti dulu. Rakyat Kerajaan Pendragon lebih milih memberontak dan bergabung dengan Kekaisaran Avalon. Para Bangsawan serakah Kerajaan Pendragon menjadi murka mereka menyuruh Brian untuk menyerang Kekaisaran Pendragon. Akan tetapi, Brian menolaknya karena dia tidak ingin berperang dengan Ryan."
"Para Bangsawan Serakah Kerajaan Pendragon akhirnya menyusun siasat licik untuk mengadu domba Ryan dan Brian. Mereka bekerja sama untuk membunuh Ratu Ella dan Pangeran Bavol, tetapi mereka hanya berhasil membunuh Ratu Ella yang selalu menjadi penghambat mereka. Mereka, menyuap para pengawal untuk mengatakan bahwa mereka di serang oleh Pasukan Kekaisaran Avalon alasannya diperkuat dengan mayat seorang Ksatria pasukan Kekaisaran Avalon. Ketika itu aku sedang merawat Arthur tua yang sudah sakit-sakitan karena tidak bisa menembus ranah akibat memikirkan Aria dan Celine yang meninggal terlebih dahulu."
"Sementara itu seorang Duke Kekaisaran Avalon yang bersekongkol dengan Bangsawan serakah Kerajaan Pendragon menghasut Ryan untuk merebut Pedang Mythical Holy Sword Excalibur untuk mewujudkan ambisinya membuat Kekaisaran Avalon menjadi Kerajaan terkuat di Benua Barat. Akan tetapi, Ryan menolaknya dia tidak ingin berperang dengan saudaranya sendiri sesuai dengan pesan ayahnya."
"Peperangan terjadi ratusan ribu pasukan menjadi korban. Ryan dan Brian berduel di wilayah Briton habis-habisan. Brian awalnya unggul, tetapi saat melihat wajah kakaknya dia tidak tega untuk membunuhnya. Ketika mereka berdua kelelahan dan terluka parah Duke Kekaisaran Avalon dan para Bangsawan serakah Kerajaan Pendragon menyerang mereka berdua. Brian dan Ryan sekarang sadar bahwa mereka telah di adu domba. Pembunuh Elena ternyata adalah semua orang yang paling dia percayai. Mereka berdua bertarung habis-habisan Lancelot dan 11 Ksatria tua yang melihat itu semua membantu Ryan dan Brian, tetapi karena kalah jumlah dan para Ksatria tua sudah tidak berada pada masa jaya mereka. Brian dan para Ksatria tua mati dalam pertempuran menyisakan Ryan yang sekarat. Pada saat itu Arthur tua dan aku membantu Ryan membunuh semua pengkhianat. Arthur tua memeluk mayat putra bungsunya dan menangis dia sadar sudah gagal menjadi seorang Raja dan Ayah."
"Seminggu kemudian Arthur tua meninggal dunia. Setelah itu aku membawa mayat Arthur dan pedang Holy Sword Excalibur ke Dungeon bekas penelitian yang aku buat dan Ryan membersihkan semua Bangsawan serakah Kerajaan Pendragon yang dikenal sebagai peristiwa pembantaian terbesar di Benua Barat pada masa itu. Ryan, kemudian merawat Pangeran Bavol seperti anaknya sendiri dan berjanji dia juga keturunannya akan menjadi perisai pelindung bagi Kerajaan Pendragon. Aku merasakan kesedihan yang sangat mendalam saat itu, tetapi takdir berkata lain, aku menembus ranah Void setelah menguasai sihir waktu Bintang 10. Dalam sihir waktuku aku melihat seorang pria muda keturunan Arthur bersama Golden King, White King, Green King, Red King dan Saint Helene membimbingnya. Aku sudah menyiapkan semua hartaku, Ekstraksi Skill Eye Of World, dan Holy Sword Excalibur kalian dapat mengambil semuanya di lantai lima dengan memecahkan teka-teki. Apabila kalian masuk ke sini dengan Rune dan tanpa darah keturunan Arthur kalian akan terjebak selamanya sampai pewaris Arthur yang asli datang, tetapi jangan khawatir aku sudah menyiapkan wilayah dimensi dengan banyak Beast ternak, Skill pertempuran dan Sihir di lantai 4 Dungeon agar kalian dapat bertahan hidup dan bertambah kuat. Yang Mulia White King aku memohon katakan kepada Willy bahwa masternya tidak dapat mengantarkan dia pulang ke Benua Timur."
"Merlin The Aragon."
"Apa ini White King? Green King? Golden King? Red King? Saint Helen hanyalah sebuah kisah legenda Zaman ke empat tentang 7 Raja yang menguasai Planet Antares di masa lalu." Adair berseru dia tidak mempercayai prasasti ini menceritakan kisah yang sangat rinci dan terdapat tragedi sebesar itu yang di hapus dari sejarah Benua Barat Zephyra.
Richard dan Aland saling berpelukan. Mereka, merasakan perasaan yang campur aduk saat mendengar isi prasasti yang dibacakan oleh Lazarus.
"Bajingan! Bagaimana Raja Brian sangat bodoh! Aku ingin menusuk jantungnya dengan tombakku!"
"Tyr, aku setuju denganmu Gozaru." Ronin menjawab.
Lazarus, Alyssa, Freya, Sieg dan Theresia melirik ke arah prasasti itu. Entah mengapa mereka merasakan perasaan penuh kerinduan.
"Apakah aku yang menulis novel ini?" batin Lazarus dia merasakan dia sudah tidak berada di dalam novelnya, tetapi dunia yang benar-benar baru.
"Urs, apakah kamu memercayai reinkarnasi?" Theresia bertanya.
"Aku tidak memercayainya orang yang mati tidak akan hidup kembali untuk apa anggota Seven King dan Saint Helen bereinkarnasi? Apakah mereka tidak senang hidup bahagia di taman Eden?"
"Mungkin, mereka mempunyai sesuatu yang belum di selesaikan atau mereka sudah berjanji di kehidupan sebelumnya untuk bertemu kembali meskipun melewati puluhan kali reinkarnasi." Alyssa berkata.
"Mungkin..."
Halton melirik ke arah Lazarus, Sieg, Alyssa, Freya dan Theresia. Dari buku yang dia baca Golden King adalah manusia yang membangun Kekaisaran Zephyra, Green King adalah Ratu Elf dan pemimpin semua Ras Elf. Red King meskipun hanya sedikit informasi tentangnya, tetapi dia adalah seorang Valkyrie, Saint Helene, Saint Lana, Saint Veron adalah tiga saudari Saint Helene mempunyai rambut emas dan mata emas, Saint Lana mempunyai rambut perak dan mata merah, Saint Veron mempunyai rambut hitam seperti malam dan mata biru terakhir White King adalah seorang Raja yang tidak diketahui tentang informasinya, tetapi orang-orang menganggap dia adalah pendiri Kekaisaran Boreas.
"Aku tidak bisa memikirkannya dengan otakku yang kecil ini. Kakek mengapa hanya aku pria yang bodoh di keluargaku!" Batin Halton berteriak.
Note: Halton you gak bodoh! Cuman you salah lahir di keluarga yang isinya semuanya orang-orang jenius.