
Lazarus duduk di kereta kuda Karavan Guild Perjalanan Aquila. Di sampingnya adalah Freya, Alyssa, Carissa, Lynelle, Bleddyn dan Iris.
"Bagaimana, mereka tiba-tiba ingin ikut pergi bersamaku! Apakah mereka mengetahui bahwa aku Lazarus?" batin Lazarus.
Awalnya, Lazarus dan kelompoknya ingin melanjutkan perjalanan ke Hutan Zamrud dan Kerajaan Terra, tetapi Iris, Sebastian dan Carissa tiba-tiba ingin ikut bersama dengan kelompok Lazarus.
"Saint Iris, bukankah kamu harus kembali ke Kerajaan Light?"
"Urs, aku sudah meminta izin kepada Kaisar Cahaya untuk melakukan perjalanan selama 3 tahun. Apakah kamu tahu meskipun tanpa aku Kerajaan Cahaya tetap akan baik-baik saja karena di jaga oleh Mythical Beast Light Dragon, Aidyn The Snake Tamer dan para Paladin." Iris menjawab seraya meminum tehnya.
"Nona Carissa, apakah kamu juga tidak mempunyai urusan dan pekerjaan di Kekaisaran Boreas?"
"Di Kekaisaran Boreas aku hanya berlatih sudah lama aku tidak meninggalkan tempat latihan. Alcander dan ibuku dapat mengurus Kekaisaran Boreas... apakah kamu ingin bersamaku pergi ke Kekaisaran Boreas untuk melihat tanah leluhurmu? Semua anggota kekaisaran pasti menyambut kamu."
"Fufufu. Carissa di Kekaisaran Boreas kamu hanya dapat melihat salju dan es. Apabila, waktu malam hari udaranya sangat dingin." Alyssa tersenyum halus.
"Wilayah Regulus juga di tutupi salju dan es sepanjang tahun! Bahkan menurutku Urs sama seperti Lazarus yang menyukai salju dan es karena mereka mempunyai garis darah Bangsawan Utara." Carissa menjawab.
"Urs, apakah kamu pernah pergi ke Kingdom Of The Sky Golden Phoenix?" Iris bertanya.
Mata Lazarus berbinar. "Kerajaan Golden Phoenix berada di atas langit! Kita harus menaiki Beast terbang untung pergi ke sana dan merupakan salah satu dari 7 Kerajaan Yang sangat indah di Benua Barat. Akademi Pengetahuan Austin juga berada di sana! Aku masih penasaran tentang banyak pulau terapung yang mengambang di atas Hutan Great Land."
"Sama seperti Kerajaan Blue Dragon yang sebagian wilayahnya berada di bawah air. Kerajaan Terra yang wilayahnya berada di bawah gunung Terra/ Bawah tanah. Kerajaan Zircon yang berada di tengah padang pasir. Kerajaan Yggdrasil yang berada di tengah Hutan Great Beast. Kekaisaran Boreas yang tertutupi oleh salju dan es. Kerajaan North Sea yang berada di tengah pergunungan dan dataran terjal dan disebelah utaranya adalah laut North Sea yang menghubungkan Benua Utara dan Barat. Kerajaan Golden Phoenix lebih indah dari itu semua! Kamu bisa melihat kawanan Demon Beast Green Peacock dan Beast terbang lainnya bermigrasi ke arah barat saat musim dingin." Iris berkata.
"Bukan hanya itu! Makanan, di Kerajaan Golden Phoenix sangat enak! Terutama, ulat kelapa dan belalang yang digoreng dengan mentega, Iga dari Demon Beast Black Bull bakar dan Sup Rainbow Chicken dengan bumbu rahasia restauran Golden Phoenix!" Lazarus menjawab.
Semua orang melirik ke arah Lazarus.
"Hahaha. Apa yang sedang kita lakukan! Aku merasa sangat senang saat mengingat masa lalu." Carissa tertawa.
Freya yang duduk di samping Lazarus menarik tangan Lazarus.
"Urs, apakah kamu ingin pergi bersamaku ke Kerajaan North Sea?"
"Freya, mengapa kamu terlihat sangat gugup?"
"Ayahku, mengirimkan aku surat! Surat itu berisi bahwa dia dan paman Vali sedang pergi ke Kekaisaran Lion Heart karena menerima berita tentang Saudari Soren dan aku yang sudah menikah. Setelah ayah dan paman Vali bertemu dengan saudari Soren dia akan pergi mencari aku!"
"Tunggu! King Eric akan mencari aku! Dia, pasti akan mengajakku untuk berduel! Freya mengapa kamu tidak memberitahuku dari awal. Tua Bangka itu adalah penggila pertarungan sama seperti Tua Bangka Beast King Hector yang merupakan rivalnya. Apabila, menurut penilaiannya aku tidak cocok untukmu dia bisa membunuhku!" Lazarus berkeringat dingin.
"Paman Vali pasti akan menghentikan ayah untuk membunuhmu karena kamu sudah menyelamatkan Aris dan saudari Soren. Akan tetapi, dia pasti akan mematahkan semua tulangmu! Tenang saja Urs, aku akan membeli Potion Regeneration Rank Legendary dengan semua uang tabunganku. Tuan Rion dan Nyonya Elise juga akan menahan ayahku untuk tidak membunuhmu." Freya tersenyum.
Lazarus mempunyai wajah pucat saat mendengar perkataan Freya.
"Fufufu. Urs The Cruel juga mempunyai rasa takut." Alyssa terkekeh kecil.
Sesaat kemudian Karavan Guild Perjalanan Aquila berhenti karena sudah sampai di Kuil Dewa Kegelapan Nyx.
Semua orang turun dari keretanya. Mereka, melihat kota kecil yang sangat makmur yang dihuni oleh Ras Dark Beastman, Demon, Manusia, Beastman, Elf, dan Dwarf. Di tengah kota tepat berada kuil besar berwarna hitam yang dibuat oleh material rank Epik.
"Sudah, lama aku tidak pergi ke sini." Iris berkata.
"Saint Iris, bukankah kamu adalah Saint Dewi Cahaya Elektra?"
"Saint Dewi Kegelapan Nyx Ver dan aku adalah sahabat lama. Dia, juga sering mengunjungi Kerajaan Cahaya."
Dewi Kegelapan Nyx adalah dewa yang di sembah oleh Demon dan Dark Beastman.
"Tuan Sebas, bisakah kamu tidak selalu datang tiba-tiba? Aku akan menemanimu pergi ke Kuil Nyx." Lazarus tersenyum.
Lazarus pergi meninggalkan Karavan Guild Perjalanan Aquila. Mereka akan singgah di sini selama 1 jam karena perang yang terjadi di Kerajaan Pendragon jadwal keberangkatan mereka terhambat. Seharusnya mereka sudah sampai di Kerajaan Terra 15 hari yang lalu.
Lazarus memasuki Kuil Nyx, dia melihat banyak Demon dan Dark Beastman yang berlalu lalang. Di sebuah Altar yang megah seorang wanita berambut hitam dengan pakaian tertutup sedang berdoa.
Sebastian dan Lazarus pergi ke arahnya.
"Ver sudah lama tidak bertemu.." Sebastian berkata seraya tersenyum halus.
"Tuan Sebastian. Senang bertemu denganmu." Saint Ver menjawab dengan pandangan mata yang kosong.
Saint Ver adalah seorang wanita cantik berambut hitam panjang, mata berwarna biru, dan kulit putih pucat. Dia, selalu memakai gaun berwarna hitam pekat serta menanam Herbal Bunga Black Rose.
"Ver, aku hanya ingin melihatmu. Perkenalkan dia adalah sahabatku Urs The North."
"Salam Saint Ver." Lazarus membungkuk.
Saint Ver melirik ke arah Lazarus. Entah mengapa mata yang awalnya terlihat sangat suram mendapatkan sedikit kilauan cahaya.
"Orion..." Saint Ver bergumam.
"Saint Ver, nama saya adalah Urs The North bukan Orion."
"Maafkan aku... saat aku melihatmu aku seperti mengingat tentang seseorang di masa lalu yang sudah lama sekali."
"Hahaha. Saint Ver saat semua orang melihat wajahku mereka mengatakan aku mirip dengan Raja Arthur, Duke Lazarus Regulus bahkan White King! Apakah wajahku sungguh rata-rata?"
"Tidak! menurutku kamu mempunyai wajah yang tampan dan rambut putih yang sangat indah! Urs The North sungguh nama yang bagus Urs berarti beruang dalam bahasa North Sea dan Boreas." Saint Ver menjawab.
"Hahaha. Ver sudah lama aku tidak melihatmu mengatakan banyak hal seperti itu! Mungkin hanya Urs yang dapat membuat kamu berekspresi seperti itu." Sebastian tersenyum lebar.
Lazarus dan Sebastian berbincang dengan Saint Ver.
"Saint Ver, aku harus melanjutkan perjalanan. Terima kasih, atas teh yang telah kamu buat."
"Urs, apakah kamu akan pergi ke Kuil Nyx lagi?"
"Aku akan mengunjungi kamu lagi karena kita berdua sudah menjadi sahabat. Kamu tidak akan kesepian di dunia ini aku akan selalu ada untukmu." Lazarus tersenyum.
Saint Ver mengingat bayangan seseorang yang selalu berada di dalam hatinya.
"Terima kasih, Tuan Urs." Saint Ver menjawab.
Lazarus dan Sebastian berpamitan kepada Saint Ver untuk melanjutkan perjalanan.
Saint Ver menggenggam tangannya dengan erat seraya melihat ke arah punggung Lazarus yang meninggalkan kuil. Dia tidak percaya dapat melihat pria itu lagi.
"Mungkin, hidup abadi tidaklah terlalu buruk. Cesare, Orion, Arthur dan Urs, meskipun kita sudah bertemu di empat kehidupan. Akan tetapi kamu tidak berubah. Semoga Dewi Kegelapan Nyx selalu memberkatimu..." Saint Ver berdoa.
Note: Veron, Veronica, Ver..
Baca kembali Ch 72.