
Regulus perlahan melebarkan sayapnya. Dia tidak mengetahui bagaimana cara terbang. Berbeda dengan Golden Fang, Ignis dan Asterion yang sudah bisa terbang saat bayi. Regulus tidak mengetahui apapun bagaimana caranya terbang menggunakan sepasang sayap.
"Master, maafkan aku karena menyerang kamu." Regulus berkata.
Lazarus menggeleng ringan seraya menatap wajah Regulus. Singa botak yang selalu dihina oleh orang-orang dan dianggap cacat oleh jenisnya sendiri sekarang sudah menjadi seorang Raja.
Regulus seperti seekor ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Dia sudah menumbuhkan surai dan sepasang sayap putih yang indah.
"Apakah kamu Regulus?" Lazarus bertanya.
"Master, aku adalah Regulus! Apakah kamu melupakanku?"
Lazarus tersenyum seraya mengusap kepala Regulus. "Aku hanya terkejut kamu bisa berubah menjadi Legendary Beast White Winged Silver Wind White Lion. Beast yang hanya bisa ditemukan di zaman pertama."
"Urs, aku mengetahui bahwa Regulus adalah Beast yang sangat langka! Berbeda denganku dan Sairorgh yang masih bisa ditemukan di belahan Planet Antares. Aku ingin melaporkan semua ini ke Klan Great Cat." Nine Head berkata.
"Kyuu." Onyx melompat ke kepala Lazarus.
"Aku memikirkan hal yang sama! Aku mempunyai banyak Beast Kontrak jenis kucing besar. Emerald, Amethyst, Zinovia, Kyle, Darkness, Golden Fang, Onyx dan Regulus. Aku akan meminta izin untuk merawat mereka kepada Beast-Beast tua di Klan Great Beast." Lazarus menjawab.
"Lazarus, bagaimana jika mereka tidak mengizinkan kamu merawat Regulus dan yang lainnya?" Iris bertanya.
Lazarus menggeleng ringan. "Aku tidak memaksa semua Beast kontrakku untuk mengikuti aku. Seperti Legendary Beast Ancient Darkness Eagle yang lebih memilih kembali ke sarangnya daripada membuat kontrak denganku."
Semua orang mengetahui apabila Lazarus semakin kuat, maka akan semakin banyak tanggung jawab di pundaknya.
...****************...
Regulus, Sirius dan Lime berjalan ke arah Lazarus. Mereka awalnya adalah 2 Beast cacat dan 1 Beast Metal Slime liar. Namun sekarang mereka sudah menjadi Beast yang kuat bahkan di Planet Antares.
"Master, terima kasih karena sudah merawat kami semua! Aku sangat bersyukur pada Dewa Fenrir karena bertemu denganmu." Sirius berkata.
"Master, aku akan menjadi pelayan yang setia. Aku akan menjadi pedang dan perisai Master! Aku berjanji tidak ada Beast yang berani melawan Master di masa depan." Regulus berkata.
"Hahaha. Bodoh! Hidup kalian bukan milikku, tetapi milik kalian sendiri!" Lazarus tertawa, kemudian menaiki punggung Sirius.
Winter menatap ke arah Lazarus. Dia berpikir manusia yang selalu menantangnya di masa lalu sekarang telah berubah. Banyak Beast rank tinggi yang mengikutinya.
"Winter, apakah kamu tidak ingin pulang ke Regulus bersamaku?" Lazarus bertanya.
Mata Winter berbinar mendengar itu semua, kemudian mengikuti Lazarus dan Iris kembali ke wilayah Regulus.
...****************...
Lazarus sampai ke wilayah Regulus.
Ketika Lazarus memasuki wilayah Regulus semua orang ketakutan melihat Winter dan Beast lainnya.
Namun saat mereka melihat Lazarus dan Iris di punggung Moonlight Fenrir, Sirius. Mereka bisa bernafas lega. Semua orang menghampiri Lazarus dan berterima kasih karena telah menyelamatkan hidup dan keluarga mereka.
Alastair menghampiri Lazarus bersama Cleon dan para prajurit Regulus. Dia terlihat sangat terkejut saat melihat Winter dan yang lainnya.
"Ayah, aku sudah menyelamatkan semua pasukan yang terluka dan sudah memberi kompensasi kepada keluarga korban. Pengrajin Dwarf dalam jumlah besar akan datang ke sini besok di pimpin oleh para Elder untuk membangun Regulus."
"Bagaimana dengan uang ganti rugi dari Altair dan para Duke?"
"Ya. Mereka sudah membayar biaya ganti rugi dengan nominal yang sangat banyak kemarin. Aku, Cassandra dan Tiara sudah mengurus itu semua."
"Alastair, bisakah kamu mengikuti aku setelah ini?"
"Ayah, aku akan mengikuti kamu dan mematuhi semua perintahmu!"
Semua orang kembali ke Kastil Regulus. Semua Beast selain Onyx menunggu di halaman yang luas seraya para pelayan Regulus menghidangkan banyak makanan.
Sairorgh mengajarkan Regulus untuk terbang. Meskipun Regulus kesusahan, tetapi dia bersemangat untuk bisa terbang menggunakan sepasang sayap burung berwarna putihnya.
Lazarus sudah mengganti Armornya menjadi pakaian kasual biasa. Memperlihatkan otot tangan dan dada yang kekar. Dia dan Iris, kemudian pergi ke ruang makan di sana Lilian dan semua orang sedang menunggu.
"Amarilis, apakah kamu tidak kembali ke Magic Tower?"
"Ayah, aku sudah meminta izin kepada Magic Tower sebelumnya untuk membantu wilayah Regulus yang menghadapi krisis." Amarilis menjawab.
Para pelayan memasuki ruang makan seraya membawa berbagai hidangan dan minuman. Lazarus duduk di kursi utama dan Alastair berada di kursi sebelah kanan bersama Iris, Cassandra, Amarilis, Icarus dan Blossom, sedangkan di kursi sebelah kiri Freya dan yang lainnya duduk dengan anggun sesuai dengan urutan.
Meja makan terasa hening. Lazarus memikirkan bagaimana cara memecahkan keheningan ini.
"Kakek, Blossom kemarin bermain dengan Nenek Freya dan yang lainnya. Mereka sangat baik." Blossom kecil berkata.
"Blossom, adalah gadis kecil yang sangat cerdas dia bahkan dapat menggunakan Skill Swordman dan Sihir." Carissa tersenyum halus.
Lazarus melirik ke arah Carissa dan semua wanita yang berada duduk di kursi sebelah kiri meja makan. Dia kemudian memperhatikan semua gerak-gerik mereka semua.
"Aku akan membuat Artefak cincin untuk kalian semua. Aku mengira upacara pernikahan akan diadakan setelah Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar selesai." Lazarus tersenyum.
Semua orang terdiam mendengar perkataan Lazarus. Mereka tidak mengetahui Lazarus mempunyai Skill Black Smith.
"Urs, apakah kamu ingin menanyakan ukuran jari kami?" Ainsley bertanya.
"Aku bisa mengetahui ukuran jari manis kalian dengan satu kali lihat. Aku berjanji akan membuatkan Artefak Cincin terindah yang pernah kalian lihat." Lazarus menjawab.
Cesare mengajarkannya tentang Skill Black Smith yang bahkan lebih hebat dari Skill para Dwarf. Semua kehidupan Lazarus mempunyai keunikan masing-masing.
"Fufufu. Aku sangat menantikannya." Deviela terkekeh kecil.
Selesai makan Lazarus memerintahkan Cassandra untuk membawa Blossom ke kamarnya. Lazarus mengetahui bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk pembicaraan serius.
"Apakah ada yang ingin kalian sampaikan?" Lazarus bertanya.
"Tuan Urs, aku tidak mempunyai keluhan apapun. Nyaww." Cathrine berkata.
"Lazarus, aku akan menerima semua keputusanmu." Diana tersenyum.
"Urs, aku hanya ingin kamu pergi ke Kerajaan North Sea setelah menikah." Freya berkata.
"Fufufu, Lazarus aku tidak mempunyai keluhan apapun." Carissa berkata.
"Tuan Urs, pernikahan adalah janji suci aku akan selalu setia kepadamu di kehidupan kali ini. Kamu telah menyelamatkan ayah dan saudaraku. Bahkan rasa terima kasih tidak bisa menggambarkan kebahagiaanku." Ainsley tersenyum, dia tidak mengetahui bahwa Lazarus akan menjadi suaminya.
Iris, Alastair dan Amarilis melirik ke arah semua wanita. Mereka tidak mengetahui Lazarus adalah seorang yang sangat populer. Bagaimana jika ada banyak wanita lagi yang akan terpikat dan menikah dengan Lazarus.
Lazarus menoleh ke arah Felicity, Feng Xueyin dan Deviela yang tetap diam tidak mengatakan apapun.
"Feng Xueyin, apakah kamu mengetahui tentang upacara Gu?"
"Bagaimana kamu mengetahuinya." Feng Xueyin melebarkan matanya.
Lazarus bangkit dari kursinya, kemudian berjalan ke arah Feng Xueyin.
"Kaisar Feng Yun sangat licik dan tidak peduli pada nasib putrinya. Upacara Gu adalah ketika seorang memasukan banyak Beast beracun ke tempat yang sama. Mereka akan saling membunuh sampai hanya satu Beast beracun yang tersisa. Aku tidak mengetahui bagaimana kamu bisa bertahan sampai hari ini."
Semua orang terkejut karena mendengar perkataan Lazarus. Mereka tidak mengetahui apapun dengan upacara di Benua Timur Golden Sun.
"10,000 anak kecil di suntikan berbagai jenis racun mematikan sampai tubuhnya beracun, kemudian mereka di suruh saling membunuh dan hanya menyisakan satu orang dan orang yang dapat bertahan adalah prajurit paling kuat. Mungkin orang-orang memanggil orang itu monster karena saat dia membuka Artefak yang menutupi kulitnya racun yang sangat kuat akan menyebar ke tubuhnya."
Semua orang menghela nafas dalam. Memang banyak sekali pelatihan yang sangat ekstrim untuk Assasin, Swordman, Magician kuat. Namun pelatihan Feng Xueyin seperti neraka.
"Kaisar Feng Yun, pasti menggunakan kamu sebagai Hidden Blade. Pedang tersembunyi dia ingin sekali membunuhku karena aku akan menjadi ancaman untuk Benua Timur Golden Sun di masa depan." Lazarus berkata seraya membuka sarung tangan sutra dan Artefak anting yang digunakan Feng Xueyin.
Feng Xueyin tidak bisa bergerak karena Lazarus sangat dekat dengannya. Dia tidak ingin Lazarus teracuni. Lazarus memegang dagu Feng Xueyin dan menyuruh Feng Xueyin untuk melihat wajahnya.
"Xueyin, apakah kamu sudah merasakan dunia yang kejam? Ayahmu telah menggunakan kamu layaknya alat. Panglima Bai Long adalah mantan tunanganmu dan Ayahmu Kaisar Feng Yun ingin kamu menikah dengannya. Apakah kamu mengetahui bahwa tubuhmu tidak bisa tersentuh dan siapapun pria yang menghabiskan malam denganmu akan mati."
"Maafkan aku,"
Lazarus menyentuh tangan Feng Xueyin, kemudian mencium lembut bibir Feng Xueyin. Iris yang melihatnya menggenggam gelasnya sampai hancur karena merasakan panas di hatinya.
Feng Xueyin terkejut dia sekarang belum meminum obat penawar racun dan tidak memakai Artefak untuk menahan racun. Dia takut Lazarus akan teracuni oleh air liur dan tubuhnya yang beracun.
"Duke Lazarus, hentikan!" Feng Xueyin mendorong tubuh Lazarus, kemudian Lazarus menghentikannya.
"Lazarus, apakah kamu baik-baik saja?" Theresia bertanya.
"Aku baik-baik saja. Menurutku racun itu sangat manis. Xueyin adalah racun itu sendiri. Kita tidak bisa menggunakan Eliksir untuk mendetoksifikasi tubuh racun Xueyin, jika kita mendetoksifikasinya Xueyin akan mati." Lazarus berkata.
Semua orang terkejut mengapa Lazarus baik-baik saja setelah mencium Feng Xueyin. Bahkan mereka menduga Lazarus mempunyai tubuh racun yang sama.
"Duke Lazarus, mengapa kamu baik-baik saja?" Feng Xueyin bertanya.
"Xueyin, apakah kamu ingin aku mati? Aku bahkan tinggal lama di kedalaman Hutan Eternal Poison. Racun seperti ini tidak ada artinya untukku."
"Tunggu! Apakah kamu mempunyai Skill Immune Poison Rank S?"
"Aku mempunyai Skill Immune Poison Rank S+ Bahkan racun seekor Ancient Black Dragon dan Nine Colours Spider tidak berguna untukku." Lazarus tersenyum.
"Bukankah berarti Lazarus adalah pria yang dapat menikah dengan Xueyin!!" Ainsley berkata.
"Aku akan menikahi mu. Kamu tidak perlu khawatir kamu akan meracuniku. Namun aku tidak bisa membiarkan yang lainnya pergi ke tempatmu. Aku akan membangun sebuah kastil khusus untuk kamu tinggal. Bukan berarti aku menyingkirkan kamu. Namun aku tidak ingin racunmu meracuni yang lain saat kamu tidak memakan obat penawar untuk menekan racun. Apakah kamu selalu merasa kesakitan saat malam bulan purnama karena racunmu?"
"Duke Lazarus, terima kasih! Mengapa kamu mengetahui bahwa aku selalu kesakitan saat bulan purnama?"
"Meskipun tubuhmu beracun, tetapi Skill Immune Poison milikmu hanyalah Rank A dan sudah mencapai batas. Kamu bisa mati apabila racun itu tidak dikeluarkan dan suatu keberuntungan kamu bisa hidup selama 200 tahun. Xueyin ingatlah kamu sekarang berada di wilayah Regulus dan berada di dalam perlindunganku. Apabila Kaisar Feng Yun ingin mengambil kamu aku tidak akan membiarkannya bahkan dengan mempertaruhkan nyawaku." Lazarus berkata seraya mengusap lembut pipi Xueyin.
"Terima kasih."
Lazarus berlutut ke arah Feng Xueyin. "Ingatlah, sekarang kamu tidak akan sendirian saat kesakitan. Aku akan selalu berada di sampingmu dan menemani kamu. Begitupun dengan Iris dan yang lainnya."
Feng Xueyin meneteskan air mata ke pipinya yang halus. Dia tidak pernah menduga seorang pria akan mengatakan hal seperti itu kepadanya.
"Mengapa, kamu menangis? Apakah perkataanku menyakiti perasaanmu?"
Feng Xueyin menggeleng ringan. "Duke Lazarus, aku hanya ingin berterima kasih kepadamu! Aku akan selalu berada di sampingmu selamanya."
Iris bangkit dari kursinya, kemudian melemparkan piring ke arah Lazarus. Namun Lazarus dengan lincah menghindarinya.
"Iris, apa yang kamu lakukan?"
"Bajingan! Berapa kekasih yang kamu miliki di luar sana?"
"Aku tidak mempunyai banyak kekasih! Di perjalanan aku hanya berhubungan dengan Alyssa, Carissa dan Freya."
Iris melirik ke arah Carissa dan Freya yang mempunyai wajah merah.
"Mengapa kamu tidak memberitahuku saat kita bertemu di Kota Lion Castle!" Iris melemparkan piring lagi ke arah Lazarus.
"Apabila aku mengatakannya kepadamu! Kamu akan memaksaku pulang dan aku tidak dapat membangun kekuatan dan Relasi dengan Kerajaan Pendragon, Kekaisaran Avalon, Guild Perjalanan Aquila, Kerajaan Terra dan yang lainnya! Ketiga Singa tua itu pasti akan membunuhku apabila aku lemah! Bukankah mereka tidak berani mengacungkan senjata kepadaku karena melihat kekuatanku!"
"Berhentilah menghindar aku akan membuatmu tidak bisa bangun dari tempat tidur selama 3 hari."
"Aku adalah mantan Grand Duke dan pemimpin Aliansi The North! Kamu tidak boleh melakukan itu kepadaku!"
"Oh ya? Aku bisa saja meremukan semua tulangmu di sini! Apakah mereka semua akan membelamu."
"Alastair, Amarilis bantu aku! Sebelum kalian tidak bisa melihat ayah kalian selamanya!"
"Baiklah."
Alastair, Amarilis, Freya dan yang lainnya berusaha menahan Iris yang marah. Namun Lazarus hanya bisa melihatnya dengan putus asa di pojok ruangan.
"Iris, seperti biasanya. Sebastian dimana kamu? Aku sangat merindukanmu."
...****************...
Di sebuah pantai yang indah Sebastian dan Evangeline yang memakai bikini berwarna biru sedang bersantai seraya meminum Wine terbaik.
"Fufufu. Suamiku, apakah kamu tidak mengkhawatirkan Lazarus?"
"Evangeline, aku tidak mengkhawatirkannya. Aku berpikir setiap malam dia akan merasakan seseorang menodongkan pisau ke lehernya. Dengan menikahi banyak bunga-bunga Antares dia sudah menjadi musuh banyak pria di Antares."