LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 30. Guild Perjalanan Aquila.



Charlotte memperhatikan Lazarus. Ayah dan Kakaknya mengatakan ada seorang Beast master yang sangat menarik akan menemani mereka dalam perjalananan.


"Ayah, mengatakan kamu seorang Beast master, tetapi kamu terlihat seperti seorang Warrior daripada Beast master." Charlotte berkata seraya melirik ke arah Artefak yang digunakan oleh Lazarus.


"Charlotte, kamu tidak pernah berubah." Amarilis berkata seraya melirik ke arah wajah Charlotte dengan tatapan tajam.


"Amarilis? Apakah kamu ikut? Ayah tidak mengatakan kamu akan ikut!" Charlotte membalas tatapan Amarilis.


Lazarus merasakan seolah-olah ada dua Aura yang berbenturan di antara mereka berdua, dia memikirkan bahwa ada sebuah masalah diantara mereka berdua.


"Apakah kamu sudah menyelesaikan urusan di perbatasan? Aku mengira kamu tidak akan meninggalkan perbatasan." Amarilis berkata seraya tersenyum halus.


Hahaha


"Amarilis, apakah kamu tidak mendengar kabar? Bahwa Kekaisaran Lion heart dan Kekaisaran Albion sudah melakukan gencatan senjata selama satu tahun? Bukankah ini kesempatan yang tepat untuk pergi menemui kekasihmu? Pangeran Ketiga Kekaisaran Albion, Chiron Albion?" Charlotte menatap Amarilis dengan tajam.


"Chiron, tidak mempunyai hubungan dengan ini semua! Kamu terlebih dahulu yang membatalkan pertunangan, dengan Alastair dan membuat malu Keluarga Bangsawan Regulus!" Amarilis berteriak.


"Apakah kamu ingin bertarung? Aku ingin mengetahui mana yang lebih panas. Aura api milikku atau Sihir api milikmu." Charlotte mengeluarkan pedang Claymore besarnya.


"Aku akan menerima tantangan mu!" Amarilis memperkuat mananya.


Berhenti !


Diana dan Alyssa berteriak menghentikan Amarilis dan Charlotte yang akan bertarung.


"Apakah, kalian melupakan tentang tugas kalian? Lupakan urusan pribadi untuk saat ini! Kita harus pergi Ke Hutan Zamrud untuk menemani Nona Eleanor, setelah itu pergi ke Kerajaan Terra untuk menemani Urs." Diana berkata.


Mereka berdua segera menarik kembali Auranya.


Eleanor dengan anggun mendekat ke arah semua orang. "Maafkan, kekasaran bibiku Tuan, Kakak perempuan Amarilis, Alyssa dan Nyonya Diana." Eleanor sedikit membungkuk.


"Eleanor? Sudah lama tidak bertemu.. Aku bertemu denganmu saat kamu berumur 10 tahun, sudah tidak terasa sekarang 10 tahun berlalu." Amarilis tersenyum.


"Terima kasih, kakak Amarilis." Eleanor tersenyum.


"Eleanor dia bukan kakakmu! Wanita itu hanyalah seorang pengkhianat yang mencintai seorang pria dari Kekaisaran musuh!" Charlotte berkata.


Amarilis menatap tajam ke arah Charlotte. Tapi Diana menghentikannya, dia tahu Amarillis ingin bertarung dengan Charlotte.


"Kalian berdua, hentikan pertikaian kalian! Aku tidak ingin kita tertinggal oleh Karavan Guild Perjalanan Aquila! Karena pertikaian kalian." Alyssa berkata.


Charlotte dengan enggan menuruti perkataan Alyssa dia tahu bahwa semua ini adalah masalah pribadinya dengan Amarilis.


Lazarus dan semua orang pergi ke Guild Perjalanan Aquila. Amarilis dan Charlotte tetap menjaga jarak dan tidak saling menyapa. Sedangkan Eleanor menaiki Demon Beast Ice Lion di sampingnya.


"Diana, apakah kamu mengetahui tentang masalah diantara mereka berdua?" bisik Lazarus.


"Nona Charlotte awalnya adalah tunangan Alastair. Namun, karena Nona Charlotte menganggap Alastair sebagai adik dia menolak pertunangan dan masuk ke Ordo Pasukan Golden Lion. Alastair sejak saat itu sangat terpukul dan melatih dirinya selama 3 tahun di Hutan Snow Tiger untuk bertarung dengan Beast, dan selalu pulang dalam kondisi terluka parah hingga akhirnya Alastair bertemu dengan Cassandra.. Meskipun, Iris dan Alastair sudah memaafkannya. Namun, Amarilis masih belum memaafkan Nona Charlotte." Diana menjawab.


"Siapa Pangeran ketiga Chiron Albion? Yang disebutkan oleh Nona Charlotte?" Lazarus kembali berbisik.


"Chiron, adalah teman Amarilis di Red Tower, dia melupakan putra ketiga Kaisar Agenor Albion–" Diana tiba-tiba berhenti melanjutkan perkataannya


"Urs, masalah ini sudah terkenal di Kekaisaran Lion Heart. Amarilis adalah kekasih Pangeran Chiron, Namun, hubungan mereka diketahui oleh Altair dan Agenor, yang merupakan rival abadi. Urs, mengapa kamu ingin tahu masalah tentang itu? Seperti seorang ayah yang khawatir pada putrinya?" Alyssa tersenyum halus.


Lazarus sedikit terkejut kemudian menenangkan dirinya. "Tidak, aku hanya ingin mengetahuinya."


'Kekaisaran Albion dan Kekaisaran Lion Heart sudah berperang, bahkan sejak Kaisar sebelumnya Halbert Lion Heart memimpin.. Tunggu! Agenor? Dia sekarang menjadi Kaisar? Dia adalah seorang pria arogan dan kejam, yang dikalahkan oleh Lazarus di masa lalu. Bagaimana putriku jatuh cinta pada anak musuh ayahnya sendiri!' batin Lazarus seraya menoleh ke arah Amarilis.


Sesaat kemudian Lazarus dan semua orang sampai di Guild Perjalanan Aquila. Mereka melihat banyak War Beast dan Demon Beast yang menarik kereta, juga banyak orang yang sedang beristirahat yang terdiri dari para Pedagang, Bangsawan dan Petualang yang mengawal mereka.


"Tuan dan Nona, apakah kalian ingin melakukan perjalanan? Bolehkah kami mengetahui tujuan kalian?" Orc itu bertanya.


"Kita, akan pergi ke Emerald Forest, berapa biaya yang dibutuhkan untuk pergi ke sana?" Alyssa bertanya karena biaya perjalanan di Guild Perjalanan Aquila selalu berubah tergantung rute, dan cuaca.


"Cathrine, kemari! Pelanggan kita ingin membayar." Orc itu berteriak memanggil seseorang.


"Tunggu Goth, aku akan segera ke sana nyawww..." Seorang wanita Beastman kucing, berambut pirang keemasan dan bermata hijau segera pergi ke arah kelompok Lazarus.


"Tuan dan Nona, kemana tujuan kalian, nyawww?" Cathrine bertanya.


"Cathrine, tujuan kami adalah Hutan Emerald." Freya menjawab.


"Freya? Aku sudah lama tidak melihatmu nyawww.. Hutan Emerald melintasi bagian Kekaisaran Avalon, Kerajaan Pendragon, Kuil Dewi Kegelapan Nyx, dan Kerajaan Simfonia.. Waktu ke sana adalah 3 bulan, setiap orang normalnya harus membayar 10 Koin Emas, Namun, kami berhutang budi kepada Freya diperjalanan yang lalu, jadi kami memberikan potongan 8 Koin emas per orang, kalian harus membayar 56 Koin emas nyawww" Cathrine tersenyum.


Eleanor segera memberikan 56 Koin emas pada Cathrine. "Terima kasih, nyaw, kalian bisa menunggu 1 jam lagi nyaww, setelah para Beast master dan Beast kontraknya beristirahat nyaww ." Cathrine tersenyum kemudian pergi meninggalkan kelompok Lazarus, untuk melakukan tugasnya yang lain.


"Aku akan pergi sebentar untuk menghirup udara segar! Eleanor, tunggu di sini." Charlotte pergi ke arah para pedagang Artefak, dia seperti tidak ingin duduk bersama Amarilis.


"Diana, aku melihat seorang pedagang menjual perhiasan di sana.. Aku ingin membelinya tolong temani aku." Amarilis menarik tangan Diana.


"Baiklah, kebetulan sudah lama aku tidak pergi ke sini." Diana menuruti keinginan Amarilis. "Tuan Urs, aku akan segera kembali."


Hanya ada Eleanor, Freya dan Alyssa yang berada di sana.


"Nona Eleanor, apakah Beast Kontrakmu seekor Demon Beast Ice Lion? Bolehkah aku mengetahui siapa namanya?" Lazarus bertanya seraya melirik Eleanor yang sedang mengelus Beast kontrak di sampingnya.


"Urs, panggil saja aku Eleanor, Beast Kontrakku bernama Snow." Eleanor tersenyum.


Eleanor, mengetahui dari ayahnya bahwa Urs yang menyelesaikan semua masalah wilayah Allan, Eleanor sangat penasaran tentang siapa Urs.


Lazarus mengambil Inti Demon Beast dari Cincin Draupnir, saat Snow melihat Inti Demon Beast itu matanya berbinar.


'Master, singa ini hanya tahu bagaimana menarik perhatian, aku rasa dia belum pernah bertarung hidup dan mati.' Ignis menggerutu.


Lazarus memberikan Inti Demon Beast itu kepada Snow, kemudian mengelus Surai dan tubuh Snow.


"Beast yang jinak, Eleanor, kamu seharusnya melatihnya untuk pertempuran. Karena Ice Lion adalah Demon Beast yang setara dengan seseorang ranah Grand Master, ketika dewasa." Lazarus berkata.


"Terima Kasih Urs, saat sampai di Hutan Emerald, Snow akan belajar menjadi seekor Singa sejati." Eleanor melirik ke arah Snow seraya tersenyum halus. Namun, entah mengapa Snow dan Lazarus merasakan perasaan dingin dari senyuman Eleanor.


'Di balik sifat baik Eleanor, dia menyimpan kepribadian yang menyeramkan, seperti seseorang yang aku kenal.' pikir Lazarus sambil mengingat Iris.


"Eleanor, bibi menemukan, sesuatu yang bagus untukmu! Cepat ikut denganku." Charlotte tiba-tiba datang dan menarik tangan Eleanor.


"Urs, aku akan segera kembali." Eleanor tersenyum kemudian pergi bersama Eleanor.


Di sana sekarang hanya ada Freya, Alyssa dan Lazarus.


...****************...


Concealment


Alyssa segera menggunakan sihir , penyembunyian miliknya.


"Urs, bisakah kamu menceritakan tentang urusanmu pergi ke Kerajaan Terra, sekarang?" Alyssa bertanya.


Lazarus mulai menceritakan semuanya, mengenai Cincin Draupnir, Golden Ruler's Hammer dan hal lainnya, kepada Alyssa dan Freya, karena Lazarus mempercayai mereka berdua.


Perlahan Alyssa mengeluarkan ekspresi berubah-ubah. Bahkan Freya yang selalu tenang, sedikit berkeringat saat mendengar cerita Lazarus.