
Semua penduduk Regulus, pasukan Regulus, Anggota Aliansi The North dan Beast kontrak Lazarus menyambut kedatangan 17,500 orang yang berasal dari Kekaisaran Eternal Frost.
"Soldrake, mengapa kamu pergi ke Regulus?" Lazarus bertanya.
"Tuan Urs, aku hanya ingin mengunjungimu. Namun aku tidak bertemu denganmu, tetapi bertemu dengan Ignis dan yang lainnya." Silver Dragon Soldrake menjawab.
"Aku mengira dia bukanlah Soldrake karena aku sudah lama tidak bertemu dengannya." Azure Scale White Snake Winter berkata.
"Winter, Summer mencarimu ke Hutan Cerulean dan dia mengatakan bahwa akan mencabut taringmu saat menemukanmu." Soldrake berkata.
Winter menjulurkan lidahnya. "Summer, Autumn dan Spring tidak akan bisa menemukanku. Mereka sangat kejam dan aku merasakan lebih lemah dari mereka, jadi aku meninggalkan Klan dan membuat sarang di Hutan White Snake."
Semua orang menatap ke arah Lazarus. Mereka tidak mengira Lazarus mempunyai 46 Beast kontrak rank tinggi. Beberapa ekor Beast Kucing besar, Serigala, Dragon, Qilin dan Long sangat mencolok.
Terlihat Lime dan Ren hinggap di kepala Lazarus, Celestial hinggap di bahu kanan Lazarus dan Haru hinggap di bahu kiri Lazarus.
"Tuan Urs, bolehkah aku bertanya?"
"Sven, kamu boleh bertanya."
"Apakah King Metal Slime itu adalah Beast kontrakmu?" Sven bertanya.
"Namanya Lime Beast kontrakku, dia adalah Metal Slime yang sangat kuat." Lazarus tersenyum.
Lime melompat-lompat di atas kepala Lazarus. Semua orang terkejut bahwa Lazarus membuat kontrak dengan seekor Beast Metal Slime, tetapi mereka tidak bisa memberi tanggapan kepada Lazarus setelah melihat lebih dari 40 Beast rank tinggi.
"Namaku Iris, aku ingin mengatakan kepada kalian bahwa sekarang kalian sudah menjadi bagian dari wilayah Regulus. Aku ingin menanyakan apakah kalian akan setia kepada Regulus?" Iris bertanya.
Sven, Arend, mantan pasukan Kekaisaran Eternal Frost dan keluarga mereka berlutut ke arah Lazarus serta keluarga Bangsawan Regulus.
"Kami akan bersumpah setia mengikuti Tuan Urs dan Keluarga Bangsawan Regulus!" Semua orang berteriak.
Mereka semua sudah melihat wilayah Regulus. Perkebunan dan pertanian tumbuhan element es yang subur dan tanah yang masih sangat luas. Bahkan cuaca dan iklim di Regulus tidak seekstrim cuaca dan iklim di Kekaisaran Eternal Frost. Meskipun dekat dengan Hutan White Snake, Hutan White Tiger dan Pergunungan Arsen yang berbahaya.
"Pertama kalian akan tinggal di Kota kedua dan ketiga yang tidak jauh dari Ibukota Regulus. Meskipun sedikit lebih kecil dari Ibukota Regulus, tetapi Arsitektur, keamanan dan semuanya sama dengan Ibukota Regulus." Lazarus berkata.
Semua orang terkejut mendengarnya, mereka seperti diberikan tempat tinggal dan lahan untuk membajak secara gratis tanpa melakukan apapun.
"Kedua, aku sudah mendirikan akademi tingkat rendah dan sedang. Anak-anak wajib untuk memasuki akademi dan aku juga sudah mendirikan fasilitas kesehatan, kuil, pemandian, Guild Petualang dan Guild Marcenary The North di sana." Lazarus berkata.
"Tuan Urs!" Lebih dari 1000 orang berlutut.
"Perkenalkan nama perwakilan kalian dan katakan apa yang kalian inginkan?" Lazarus bertanya.
"Nama saya Bragi ras manusia dan seorang guru di Kekaisaran Eternal Frost, saya ingin bertanya apakah Anda tidak mendapatkan kerugian dengan memberikan tempat singgah, lahan dan akademi gratis untuk kita?" Seorang pria berambut coklat dan mata biru bertanya.
Lazarus tersenyum. "Bragi, aku tidak mendapatkan kerugian. Aku menggunakan uang pajak untuk merawat fasilitas umum dan memberi upah guru."
"Tuan Urs, berapa pajak yang harus kita bayar?" Seorang ras Beastman Snow Wolf bertanya.
"Setiap orang membayar pajak yang berbeda sesuai dengan penghasilan mereka." Lazarus mulai menjelaskan tentang sistem pembayaran pajak di Regulus.
"Tuan Urs, pajak itu 3 kali lipat lebih besar dari pajak di Kekaisaran Eternal Frost!" Sven berteriak.
"Hahaha. Apakah kamu tidak bertanya berapa penghasilan para penduduk Regulus dan Aliansi The North?" Lazarus tertawa.
Tiara menjelaskan penghasilan minimal, maksimal dan rata-rata penduduk Regulus dan Aliansi The North. Semua orang melebarkan matanya dengan keringat yang mengucur dari dahi mereka.
"Apakah penghasilan semua penduduk di Benua Barat Zephyra sebanyak ini?" Arend bertanya.
"5-20 kali lipat penghasilan kita saat berada di Kekaisaran Eternal Frost. Bukankah pajak itu sangat sedikit?" Seorang Dark Beastman beruang salju bertanya.
"Aku juga akan memberikan kalian pekerjaan sesuai dengan Job dan keinginan kalian. Namun saat terjadi masalah seperti perang, gelombang Beast dan serangan bandit kalian harus membantuku. Aku juga mempunyai beberapa aset di luar wilayah Regulus seperti 9 cabang Aliansi The North di berbagai kerajaan dan wilayah, Markas besar aliansi The North, Pertambangan di perbatasan dan wilayah Blackton di Kerajaan Pendragon." Lazarus tersenyum.
Semua orang mempunyai mata berbinar, mereka tidak menyesal sudah mengikuti Lazarus.
"Tetapi.."
Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka mengetahui di mana ada kekuasaan, kekayaan dan gelar maka di sana ada tanggung jawab yang besar juga. Tidak ada yang gratis di dunia ini, kecuali udara dan sinar matahari.
"Ingatlah, aku tidak menyukai seseorang yang korupsi. Apabila kalian menyalahgunakan wewenang, kekuasaan dan menggelapkan uang. Aku akan memberikan hukuman yang berat kepada kalian terutama orang yang menggelapkan upah pekerja." Lazarus tersenyum seraya menatap ke arah Sven dan yang lainnya.
Sesaat kemudian Brant dan pengikutnya membawa 42 orang ke hadapan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab kepada pertambangan wilayah Regulus dan hanya memberikan setengah upah untuk pekerja.
"Tuan Urs, selamatkan hidupku!" Seorang pria paruh baya dengan kumis dan perut yang buncit bersujud.
"Tuan Alban!" Semua pekerja tambang wilayah Regulus berteriak.
"Grand Duke, mengapa kamu ingin menghukum Tuan Alban? Bukankah dia sudah melakukan tugasnya dengan benar?" Seorang pria kekar berambut pirang panjang, mata biru bertanya dengan bingung. Tuan Alban sudah selalu memberikan bayaran yang lumayan besar kepada semua pekerja tambang.
"Bajingan ini hanya memberikan setengah upah pekerja tambang. Dia dan pengikutnya membunuh serta memenjarakan orang-orang yang ingin melaporkan kejahatannya kepadaku dan Bangsawan Regulus. Ardan mengetahui ada yang tidak beres saat mengecek pertambangan, kemudian dia menyelidiki Alban dan mengetahui tentang kejahatan yang dilakukan Alban." Lazarus berkata.
Semua penduduk Regulus terkejut mendengar perkataan Lazarus, kemudian segera mengeluarkan Artefak senjata mereka.
"Grand Duke, biarkan aku membunuhnya!" Semua orang berteriak.
Sven dan penduduk Kekaisaran Eternal Frost terkejut saat melihat itu semua. Bagaimana para pekerja tambang tidak mengetahui bahwa setengah upahnya di korupsi oleh pemimpin tambang. Bukankah mereka pasti akan menyadari saat diberi upah yang kecil.
"Ardan, Frisk bawa saksi dan buktinya ke sini!" Lazarus berteriak.
Prajurit Regulus membawa 4 mayat yang 2 diantaranya sudah menjadi tulang belulang beserta 7 orang pekerja tambang yang berada di penjara rumah Alban.
"Grand Duke, saat Alban mengetahui bahwa dirinya di curigai. Alban bersama 42 pengikutnya melarikan diri ke Kekaisaran Swallow dengan membawa semua harta berharganya. Namun pasukan kami berhasil menangkap mereka, meskipun harus membunuh 7 orang sewaan Alban." Seorang wanita cantik berambut coklat gelap panjang dan mata biru dengan sebuah bekas luka di pipi kanannya berkata.
"Frisk!" Sven berteriak dengan tubuh gemetar.
Frisk melirik ke arah Sven, dia awalnya tidak mengenal Sven karena kumis dan janggut Sven. Namun dia sangat mengenal suara Sven.
"Sayang!!' Frisk berteriak.
Sven berlari ke arah Frisk, kemudian memeluknya dengan erat ke tanah. Frisk adalah Istri Sven yang terbawa ombak bersama putrinya Aster saat kapalnya karam di South Sea. Dia mengira Frisk dan Aster sudah mati dan bergabung dengan Kekaisaran Eternal Frost.
Lazarus adalah orang yang menebus Frisk dan Aster di Guild Pedagang Budak Black Fox karena melihat bakat mereka.
Ares mengangkat Sven dengan satu tangannya dan melempar Sven dengan keras ke sebuah pohon.
"Bajingan, kamu sudah menganggu persidangan dan menyerang Hunter Aliansi The North!" Ares berteriak.
"Frisk adalah istriku!" Sven berteriak.
"Lakukan hal yang kalian inginkan setelah persidangan ini selesai! Kalian tidak menghormati persidangan ini, apabila kamu terus menganggu persidangan aku akan mematahkan kedua kakimu." Ares mengeluarkan aura ranah Mythical.
"Sayang, Aster sangat merindukanmu dan kita akan bertemu setelah persidangan ini. Kamu tidak boleh mencampurkan urusan pribadi dan tugas." Frisk berkata.
Sven mengangguk, kemudian duduk dengan tenang.
"Apakah diantara kalian ada keluarga dan yang mengenal keempat mayat ini?" Lazarus bertanya.
10 orang berlari ke arah Lazarus, mereka adalah anggota keluarga dan orang yang mengenal korban Sven.
"Putraku Jean!" Seorang nenek tua menangis memeluk salah satu mayat yang berupa tulang belulang saat melihat sebuah gelang yang dibuatnya berada di tulang tangan kanan mayat itu.
"Ayah/Sayang!" Seorang anak kecil dan wanita memeluk pria kurus.
"Hahaha. Istriku, Putraku, maafkan aku karena sudah membuat kalian khawatir selama satu Minggu ini." Pria itu tertawa.
Ardan membawa sebuah kereta, kemudian membukanya. Terlihat puluhan peti yang berisi koin emas, koin perak dan material berharga element es.
"Grand Duke Regulus, ampuni hidup kita semua! Tuan Alban yang memerintahkan kita untuk membunuh dan memenjarakan mereka!" Seseorang memohon.
Lazarus menarik rambut Alban. "Bajingan berapa korban yang telah kamu bunuh?"
"Tuan Urs, kami hanya membunuh 4 orang dan memenjarakan 7 orang." Seorang pria pengikut Alban menangis tersedu-sedu. Dia melihat ke arah keluarga korban yang terlihat ingin mencabik-cabik nya, tetapi di tahan oleh Freya. Begitupun dengan semua penduduk Regulus yang marah karena peristiwa ini.
Tiara memberikan laporan kepada Lazarus.
"Anak ketiga Baron Ezra Kekaisaran Swallow. Kamu datang ke wilayah Regulus 6 bulan lalu bersama 42 pengikutmu, kemudian bekerja di tambang. Korban pertama adalah pemimpin tambang sebelumnya Bart, kemudian korban kedua adalah sahabat Bart, Louis. Kamu kemudian menggunakan kesempatan untuk menggantikan Bart menjadi pemimpin karena identitasmu sebagai Anggota Keluarga Bangsawan Kekaisaran Swallow, saat upah tambang naik, kamu hanya memberikan upah seperti biasa. Sehingga para pekerja tambang tidak mengetahui bahwa upah naik, kamu membunuh 2 orang dan menyekap orang-orang yang mengetahui bahwa upah itu naik." Lazarus mengeluarkan aura membunuh.
"Bunuh para bajingan itu!" Semua rakyat Regulus berteriak.
Lazarus melemparkan 6 orang yang terikat kepada orang-orang yang kehilangan keluarganya dan sudah mendapat siksaan. Sesaat kemudian nenek tua itu menusuk salah satu orang dengan sebuah tombak kayu yang lancip. Begitupun dengan yang lainnya, mereka terus menyerang orang-orang itu dengan niat membunuh yang kuat.
"Grand Duke Regulus, ampuni aku!"
"Mereka juga pasti memohon, tetapi apakah kalian mengampuni mereka?" Lazarus bertanya.
Alban dan sisa 30 pengikutnya yang melihat hal itu sangat ketakutan, tubuh mereka gemetar saat melihat hal itu. Bahkan sebagian dari mereka membahasi celana.
"Grand Duke Regulus, ampuni aku!" Semua orang berteriak.
"Apakah di sini ada keluarga dari Alban dan 42 pengikutnya?"
"Mereka baru datang kesini 6 bulan lalu dan tidak mempunyai keluarga!" Orang-orang menjawab.
"Asterion, habisi 6 orang dan Cruel buang sisanya ke kawanan Beast liar. Biarkan mereka menjadi makanan Beast liar." Lazarus memerintahkan.
"Ampuni hidup kami Grand Duke Regulus!" Semua orang itu berteriak.
6 orang itu dibakar menjadi tulang belulang oleh Asterion, kemudian sisanya dibawa oleh pasukan ke Hutan White Tiger.
"Hahaha. Bajingan, kamu sangat kejam! Kamu seharusnya bersyukur aku berada di sini, seorang rakyat jelata yang menjadi seorang Grand Du..." Alban menghentikan hinaannya saat melihat Iris memotong salah satu kakinya.
"Ahhhhhkkk!" Alban menangis tersedu-sedu saat melihat darah mengucur dengan keras..
"Sven, penggal kepalanya. Ini adalah tugas pertamamu." Lazarus berkata seraya berjalan pergi ke arah kereta Alban.
"Baiklah." Sven menjawab.
"Tidakkk!" Alban berteriak.
...****************...
Lazarus berdiri di hadapan semua orang.
"Aku tidak ingin peristiwa ini terjadi kembali, Tiara perketat penjagaan bagi seseorang yang masuk ke wilayah Regulus. Pasukan Regulus dan Aliansi The North harus mengawasi pertambangan dan semua pekerjaan penduduk Regulus. Hukum mati orang-orang yang berkhianat dan melakukan penggelapan dana. Kalian harus menyelidiki apabila ada laporan tentang orang yang hilang." Lazarus berteriak.
"Sesuai perintahmu Grand Duke Lazarus Regulus." Semua orang menjawab.
"Bell, kamu akan di denda sebesar 7 Juta Koin emas karena tambang yang dipimpin oleh Alban berada dalam tanggung jawabmu. * Lazarus berkata.
"Urs, tambang itu berada dalam tanggung jawab Alastair." Bell menjawab.
"Apaa?" Lazarus melebarkan matanya, kemudian menatap tajam ke arah Alastair dan Cassandra.
Cassandra dan Alastair segera berlutut.
"Ayah, maafkan aku karena tidak menyadari tentang kejahatan Alban." Cassandra berkata.
"Ayah, aku sibuk mengakuisisi dua tambah Material di Perbatasan Wilayah Regulus dan Leontios. Maafkan aku karena terlambat menyadari kejahatan Alban, seharusnya aku mengirim seseorang untuk menyelidiki tambang." Alastair berkata.
"Tuan Urs, aku juga bersalah dalam hal ini karena tidak langsung menyelidiki bahwa ada pekerja tambang yang hilang." Tiara berlutut.
"Grand Duke, kami juga bersalah karena tidak melaporkan bahwa keluarga kami menghilang. Kami berpikir mereka mendapatkan suatu pekerjaan dari Grand Duke." Cielo saudara Bart berlutut.
"Alastair dan Cassandra ingatlah kalian adalah pemimpin mereka semua. Kalian harus memperhatikan semua rakyat kalian. Cassandra bayar denda 7 Juta Koin emas karena kesalahanmu dan Alastair ikutlah denganku ke ruang kerja. Aku tidak bisa menghukum kamu karena ini semua bukan kesalahanmu." Lazarus berkata.
"Terima kasih!" Alastair dan Cassandra berterima kasih, mereka takut Lazarus akan sangat marah karena mereka.
"Tiara, Rion, Dyonisius kirimkan banyak orang untuk mengantar orang-orang ke kota dan ketiga. Beritahu mereka tentang semua peraturannya, ajari mereka cara bertarung, menanam, beternak, berkebun dan beri mereka pekerjaan sesuai Job, Skill, Bakat dan Keinginan mereka." Lazarus memerintahkan.
"Sesuai perintahmu."
"Semua orang kembali ke tempat kalian masing-masing, terima kasih karena sudah memberi waktu kalian dan Cielo kamu dikeluarkan dari tim penyerang Aliansi The North. Kamu akan menjadi pemimpin para penambang menggantikan Alban, tetapi apabila ada waktu luang atau serangan kamu bisa ikut bertempur." Lazarus berkata.
"Sesuai perintahmu, Grand Duke." Cielo berlutut.
"Semayamkan orang-orang yang gugur dalam serangan bandit dan orang-orang korban Alban dengan upacara Ksatria dan berikan uang kompensasi kepada keluarga orang-orang itu." Lazarus berkata.
Semua orang terkejut pemakaman prosesi Ksatria hanya untuk Ksatria yang gugur di Medan perang atau para Bangsawan.
"Tapi Grand Duke.." Nenek itu berkata.
"Mereka adalah Ksatria ku. Mereka mengorbankan hidup mereka demi wilayah Regulus. Ingatlah di Regulus tidak ada rakyat jelata dan perbudakan semua orang sama di mataku." Lazarus berkata.
"Hidup Grand Duke Lazarus Regulus!'
Semua orang bersorak.
"Groooarr!!"
"Roaaar!"
"Kyaatt"
"Auuuu.."
Semua Beast kontrak Lazarus mengaum, melolong dan mendesis merasakan kharisma Lazarus.
Lazarus melompat ke punggung Fire Phoenix Gaver yang sudah mempunyai nama asli Hyacinth setelah menembus ranah Legendary Beast. Berbeda dengan seekor Beast Dragon yang mempunyai nama asli saat dia lahir, Beast Phoenix mempunyai nama asli saat dia menembus ranah Legendary.
"Urs, apakah kamu ingin pergi?" Theresia bertanya.
"Aku ingin pergi ke Hutan King untuk bertemu dengan Ignite dan apakah kalian ingin ikut denganku?" Lazarus bertanya.
"Aku akan ikut denganmu." Theresia menjawab dan melompat ke punggung Hyacinth.
"Bagaimana dengan kalian?" Lazarus bertanya.
"Cih. Kami sangat sibuk dan ingatlah kamu harus kembali besok." Alyssa menjawab.
"Baiklah." Lazarus, Theresia, Soldrake dan semua Beast Kontraknya pergi ke Gate Dimensi yang berada di Hutan White Tiger.
"Iris, apakah ulang tahun Lazarus besok?" Carissa bertanya.
"Aku tidak mengetahui kapan ulang tahun Lazarus karena Lazarus bahkan tidak mengetahui kapan ulang tahunnya sendiri. Namun aku mengetahui dari Amara bahwa ulang tahun Lazarus adalah tanggal 1 bulan Naga karena dia mengenal Priest yang mengurus Lazarus saat bayi." Iris menjawab.
"Baiklah, kita harus segera memberi kejutan keledai bodoh itu." Alyssa berkata.