LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 260. Latihan Alastair Dan Icarus.



3 hari kemudian.


Lazarus sedang memeriksa berkas wilayah Regulus di ruangan kerjanya. Berita tentang pengkhianat Scars, Leonis dan Argus sudah tersebar di semua Kerajaan. Meskipun pertarungan Lazarus, Reiga dan Sebastian yang membantu Kerajaan Beastman di rahasiakan.


Namun semua orang mencuriga Lazarus terlibat dalam perang saudara di Kerajaan Beastman karena sebelum berperang Raja Hector dan Ratu Leona pergi ke wilayah Regulus untuk menyambut kelahiran cicit mereka.


"Tiara, apakah kamu sudah merawat Silver?" Lazarus bertanya.


"Silver lebih menyukai memakan Herbal dan dedaunan! Tuan Urs, terima kasih karena telah memberikan Silver kepadaku." Tiara menjawab.


"Bagaimana pendapatan Aliansi The North dan masalah apa saja yang terjadi di sana?" Lazarus bertanya.


"Pendapatan kita meningkat 10 kali lipat dari awal didirikan dan masalah yang terjadi adalah tentang Kekuatan Besar lainnya. Mereka menganggap gaji anggota Aliansi The North terlalu tinggi dan banyak orang yang ingin bergabung dan bekerja di Aliansi The North." Tiara menjawab.


"Baiklah, kamu harus menyesuaikan gaji pekerja untuk sekarang sesuai dengan posisi dan kinerja mereka. 8000 anggota dan 2000 anak-anak yatim piatu menurutku sudah cukup untuk sekarang dan untuk sekarang kita harus hanya memilih anggota yang berbakat untuk bergabung dengan Aliansi The North." Lazarus bertanya.


"Bukankah Kekuatan besar lainnya mempunyai setidaknya 300,000 Anggota, bagian Serikat Pembunuh Night Hunter mempunyai 70,000 anggota aktif. Apabila kita ingin menjadi salah satu Kekuatan Besar di Benua Barat Zephyra setidaknya kita harus mempunyai lebih dari 100,000 anggota." Nyonya Tiara menjawab.


"Nyonya Tiara, kualitas lebih penting dari Kuantitas. Meskipun kita hanya mempunyai 8000 anggota, tetapi kita harus terus melatih mereka dengan baik. Mereka akan menjadi jantung dan bagian tubuh Aliansi The North di masa depan."


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs." Tiara membungkuk.


"Siapa yang kamu kirim ke Kerajaan Beastman?" Lazarus bertanya.


"Aku mengirim Rion dan Brant untuk membantu Kerajaan Beastman." Tiara menjawab.


Lazarus melebarkan matanya. "Nyonya Tiara, mengapa kamu tidak mengirimkan 1 orang lagi untuk pergi bersama mereka?"


"Apakah ada alasan lain?"


"Brant dan Rion adalah 2 orang pria kaku dan serius! Aku takut mereka berdua akan selalu diam sepanjang perjalanan! Seharusnya kamu mengirim Orcblorg atau Demian juga untuk mencairkan suasana. Bagaimanapun mereka adalah 2 orang yang sudah berusia lebih dari 300 tahun dan bernasib tragis, hingga kehilangan sebagian besar emosinya." Lazarus menggelengkan kepala.


"Aku melupakannya!!"


"Cepat perintahkan Demian dan Sedna untuk pergi ke Kerajaan Beastman!"


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs."


...****************...


Lazarus pergi ke ruangan keluarga di Kastil Regulus. Dia melihat Iris dan yang lainnya sedang bermain dengan Leonhart, Gardenia, Veronika dan Arion.


"Hahaha. Putriku Gardenia, Cucuku Veronika apakah kamu merindukan aku." Lazarus mengendong 2 bayi perempuan itu.


Leonhart dan Arion menatap Lazarus dengan pandangan lembut.


"A-yah!!" Veronika berkata, bagaimanapun dia sudah berusia 1 setengah tahun.


Cassandra dan Alastair yang baru tiba terkejut mendengar Veronika mengucapkan kata pertamanya.


"Ayah! Veronika adalah putriku!!!" Alastair berteriak.


"Alastair, aku tidak mengira Veronika menyebut aku ayah!! Maafkan aku dan Veronika panggil aku Kakek!"


"Us?" Veronika menatap Lazarus dengan bingung.


"Iya! Alastair adalah Ayahmu, Cassandra adalah Ibumu dan aku adalah Kakek Urs!" Lazarus berkata, kemudian mengembalikan Veronika kepada Cassandra.


"Uss!" Veronika menangis ingin ikut bersama Lazarus.


"Veronika, makanlah buah pir ini. Aku akan segera bermain denganmu setelah menyelesaikan semua urusanku. Alastair, apakah Hector baik-baik saja?"


Alastair menggeleng ringan. "Raja Hector, butuh 1 bulan lagi untuk memulihkan diri! Dia sekarang berada di lapangan latihan dengan Icarus."


"1 bulan kemudian kita akan pergi ke Hutan Carulean. Alastair ikut aku melihat-lihat Ibukota Regulus."


"Baiklah,"


"Uss." Veronika menangis memanggil Lazarus, tetapi Lazarus dan Alastair sudah pergi meninggalkan kastil.


"Urs, sangat baik kepada anak-anak." Freya berkata.


Iris mengangguk ringan. "Meskipun Lazarus sangat kejam saat berperang. Namun dia sangat menyayangi semua anggota keluarganya."


"Aku tidak pernah melihat Alastair sangat senang seperti itu. Meskipun Lazarus tidak merawat Alastair saat bayi, tetapi dia menyayangi Alastair seperti anak kecil. Padahal Alastair sudah berusia hampir 40 tahun." Diana berkata seraya mengendong Gardenia.


"Aku ingin kebahagiaan ini bertahan selamanya." Deviela berkata.


"Bagaimanapun kita harus menjadi lebih kuat agar bisa membantu Lazarus di masa depan dan Diana bagaimana pelatihanmu?" Alyssa yang sedang duduk dengan perut besar bertanya.


"Aku sudah mempunyai level 79 dan sebentar lagi aku dapat menembus ranah Legendary. Namun aku harus mengalami pertarungan nyata untuk melewati ranahku." Diana menjawab.


...****************...


Lazarus dan Alastair berjalan-jalan di Ibukota Regulus.


Lazarus menjawab salam mereka, kemudian tiba di arena latihan. Di sana mereka melihat para prajurit Regulus sedang berlatih dalam bimbingan Cleon.


Icarus pergi ke arah Lazarus. "Paman, apakah kamu ingin melatihku dan Alastair saat ini?"


"Icarus, untuk sekarang kita mengundurkan perjalanan ke Hutan Carulean sampai Hector sembuh dan di mana Hector?"


"Raja Hector dan Ratu Leona pergi ke taman Regulus. Mereka ingin melihat bunga-bunga untuk menenangkan diri." Icarus menjawab.


Lazarus mengangguk. Sesudah membunuh saudara yang sudah bersama selama 500 tahun mereka memerlukan banyak waktu untuk menenangkan diri.


...****************...


Lazarus, Icarus dan Alastair pergi ke Hutan White Tiger.


"Snow Fang dan Aneira kemari lah!"


Seekor Ice Fenrir dan White Dragon pergi ke arah Lazarus dan yang lainnya.


"Master, apakah kamu memanggilku?" Aneira bertanya.


"Aku memerlukan bantuan kalian!" Lazarus bertanya.


"Serahkan padaku!" White Fang menjawab.


Beast kontrak element es Lazarus lebih memilih untuk tinggal di Regulus karena iklim dan cuaca Regulus lebih cocok untuk mereka.


"Roseanne, akan datang kemari untuk membuat Gate dimensi untuk menghubungkan Hutan Emerald dan wilayah Regulus. Maafkan aku karena kalian harus menunggu dengan sabar untuk bertemu Black Fang dan Asterion." Lazarus mengusapkan wajahnya ke kepala White Fang.


"Tidak! Kami akan menunggu dengan bersabar. Meskipun Asterion dan Black Fang bisa pergi ke sini dengan bantuan Beast Violet Mink. Namun, para Beast Violet Mink termasuk Celestial harus menggunakan mana element ruang yang banyak." Aneira menjawab.


...****************...


"White Dragon!" Alastair dan Icarus berteriak.


"Kalian harus bertarung dengan White Fang dan Aneira. Mereka berdua mempunyai level yang sama dengan kalian." Lazarus memberikan senjata Rank Elite kepada Alastair dan Icarus.


"Dengan cara ini aku bisa melatih Alastair dan Icarus bersamaan," batin Lazarus.


Sirius berjalan ke arah Lazarus seraya membawa Sun dan Snow. Dia sekarang adalah Beast yang mengurus Sun dan Snow, sedangkan Kai yang mengurus Alanna dan Rainbow.


"Sesuai perintahmu, Master!" White Fang dan Aneira menjawab.


Icarus dan Alastair menatap tajam ke arah White Fang dan Aneira mereka ingin sekali bertarung dengan Legendary Beast.


"Mulai! Aku akan melihat pertarungan kalian di dekat pohon bersama Sirius. Tenang saja, apabila kalian terluka parah, aku sudah menyiapkan banyak Healing dan Mana Potion." Lazarus pergi ke arah Sirius yang berbaring di dekat pohon.


...****************...


"Master, apakah Tuan Muda dan Icarus akan baik-baik saja? Bagaimanapun White Fang dan Aneira lebih kuat dariku."


"Putraku Alastair dan Keponakanku Icarus adalah petarung yang berbakat. Aku kira mereka mempunyai bakat yang sama denganku, tetapi mereka jarang untuk mengasahnya." Lazarus menjawab.


...****************...


5 jam berlalu. Alastair dan Icarus terbaring lemas dengan banyak bekas luka. Mereka terlihat sangat kesakitan, sedangkan White Fang dan Aneira hanya terluka ringan.


Lazarus segera memberikan Heal Potion dan Mana Potion kepada Lazarus dan Alastair.


"Apakah kalian baik-baik saja?" Lazarus berkata.


"Kami baik-baik saja!" Alastair dan Icarus menjawab.


"Baiklah, dari mulai besok kalian harus berlatih dengan Aneira dan White Fang menggunakan Artefak senjata Rank Elite. Pagi hari aku akan mengajari kalian tentang semua hal yang aku tahu, entah itu politik, ekonomi, herbal, arsitektur, menempa dan yang lainnya."


"Terima kasih, Ayah/Paman."


"Paman, mengapa kita harus bertarung dengan Artefak senjata Rank Elite? Bukankah kita tidak mempunyai kesempatan untuk mengalahkan White Fang dan Aneira?" Icarus bertanya.


"Hahaha. White Fang dan Aneira mempunyai ranah yang sama dengan kalian. Memang Beast mempunyai tubuh dan insting bertarung lebih kuat dari ras Humanoid. Akan tetapi, apabila kalian terlalu mengandalkan Artefak. Insting bertarung kalian akan melemah dan saat kalian bertarung tanpa menggunakan Artefak dengan seekor Beast/orang yang mempunyai ranah yang sama. Kekuatan bertarung kalian akan menurun sebanyak 50%."


"Kami mengerti!!"


"Aku akan melatih teknik, pikiran dan ilmu pengetahuan kalian. Sesudah itu melatih tubuh kalian sampai sekuat seekor Beast, selain itu masih ada hal yang lain. Namun kalian masih belum siap untuk melatih itu."


"Ayah, cepat katakan!" Alastair berseru.


"Semua orang di berkahi 1 element selain element alam entah itu semua ras humanoid, Beast atau Spirit. Apakah kalian mengetahui element apa itu?"


"Jiwa/Soul!" Icarus dan Alastair berteriak.


"Aku akan mengajari kalian beberapa cara untuk melatih element Soul kalian!" Lazarus menjawab.


"Terima kasih!!"