LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 407. Perwakilan Kompetisi Berburu Artemis.



Pagi wilayah Regulus. Lazarus dan semua orang berada di Kota kedua, tempat bermalam Altair dan yang lainnya. Mereka akan memutuskan siapa yang ingin ikut dalam kompetisi berburu besok.


"Kastil yang sangat besar dan indah, bahkan kastil ini sedikit lebih luas dan besar dari Kastil Regulus. Kamu pasti menghabiskan banyak sekali uang untuk membangun Kastil ini." Duke Elenio Aslan berkata.


"Kastil Winter Snow adalah Kastil paling besar dan indah di wilayah Regulus. Aku membangun kastil ini untuk menyambut tamu kehormatan dan kalian adalah orang yang pertama kali bermalam di sini setelah Kastil ini selesai di bangun." Lazarus berkata.


"Sebuah kehormatan. Kami adalah tamu pertama yang kamu undang ke Kastil yang sangat indah ini." Edgard berkata.


Helene, Elena, Anastasya, Iris dan yang lainnya berlari ke arah kelompok Lazarus. Mereka tertidur setelah memakan daging panggang masakan Freya, apabila Tiara tidak membangunkan mereka mungkin mereka masih tertidur lelap.


"Maafkan kami karena terlambat." Helene berkata.


Semua pria yang berada di ruangan itu tersipu malu saat melihat Helene, mereka mengetahui bahwa Helene adalah sebuah kecantikan yang sangat langka.


"Helene, kamu tidak terlambat dan kita masih menunggu semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart yang lain." Lazarus berkata.


Sesaat kemudian Cleon bersama Bangsawan Regulus memasuki ruang pertemuan, mereka mempunyai wajah yang serius tentang kompetisi berburu Artemis. Rein bersama Bangsawan wilayah Leonis memasuki ruang pertemuan. Beryl dan Ethan bersama Bangsawan wilayah Aslan memasuki ruang pertemuan. Charlotte dan Bangsawan wilayah Leandro memasuki ruang pertemuan. Terakhir adalah Icarus dan Calista bersama Bangsawan Ibukota Kekaisaran Lion Heart memasuki ruang pertemuan.


Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart sudah berkumpul di Kastil itu. Mereka semua memancarkan aura yang intens saling mengawasi satu sama lain.


"Apakah kalian membawa keluarga kalian?" Lazarus bertanya.


"Lazarus, kami membawa keluarga kami dan mereka bersenang-senang di lantai pertama." Count Ivan Ash berkata.


"Kastil yang sangat indah dan luas, kamu pasti menghabiskan banyak uang untuk membangun kastil ini." Viscount Harry Laurel berkata.


"Grand Duke Lazarus Regulus, aku ingin banyak belajar darimu dalam membangun wilayah seperti Regulus. Aku melihat saluran air untuk pertanian dan para petani hidup subur, kamu pasti menginvestasikan uang yang sangat banyak di wilayah mu. Akan tetapi, keuntunganmu pasti berlipat ganda." Viscount Arie Martinez berkata.


"Harry, meskipun Lazarus sudah menginvestasikan banyak uang untuk membangun wilayah Regulus. Namun di masa depan keuntungannya bisa bertambah berkali-kali lipat. Selain itu aku mendengar dari Besan ku Baron Lean dan Count Lucas. Seminggu yang lalu Lazarus membeli wilayah Zander Kerajaan Pendragon dan menyelesaikan permasalahan Keluarga Bangsawan Duke Garcia." Marquis James Rodriguez berkata.


"Berapa kekayaan yang kamu miliki?" Cleon bertanya.


"Iris, berapa kekayaan yang ada di Ruang Penyimpanan Harta Regulus?" Lazarus bertanya.


"100 Juta koin emas. Setelah membayar pajak ke Kekaisaran Lion Heart, semua harta kekayaan wilayah Regulus habis tidak tersisa setelah kamu membangun 13 Kota Regulus dan membeli wilayah Zander." Iris menjawab.


Semua orang melebarkan matanya, mereka mengira Lazarus akan mempunyai banyak harta yang tersisa.


"Aku tidak mempunyai uang sedikitpun sekarang, tetapi ruang harta itu akan penuh dalam 2 bulan. Uang seperti aliran air yang sangat deras, aku bahkan tidak berani membayangkan berapa uang yang telah aku habiskan." Lazarus menghela nafas panjang, dia sudah menjarah sarang Naga di masa lalu. Akan tetapi, kekayaan itu sangat kecil dibandingkan pengeluaran wilayah Regulus.


"Uangmu tidak habis, tetapi ditukar oleh beberapa aset berharga. Istriku selalu mengatakan bahwa semua Istrimu adalah pemilik banyak bisnis di dalam dan luar wilayah Regulus. Aliansi The North juga sangat berkembang hari ke hari dan kamu hanya mengatakan kekayaan wilayah Regulus. Kamu tidak memberitahu kekayaanmu dan semua istrimu." Viscount Ivan tersenyum.


"Rubah yang sangat licik. Aku tidak bisa membodohi kalian mengenai uang." Lazarus tersenyum.


"Pelayan layani semua tamu dengan makanan dan Wine terbaik." Lilian berkata.


"Sesuai perintahmu, Nyonya Lilian." Para pelayan segera menghidangkan banyak makanan dan banyak botol Wine terbaik ke arah para Bangsawan.


Elena, Anastasya, Blossom, Calista dan Beryl naik ke atas panggung. Sesaat kemudian Anastasya membuka kain penutup wajahnya, terlihat wajah yang sangat cantik di balik penutup wajah itu.


"Lazarus siapa wanita itu?" Semua Bangsawan bertanya, mereka terpesona oleh kecantikan Anastasya. Mereka tidak pernah ada seorang wanita yang sangat cantik di Kekaisaran Lion Heart.


Harry dan Ivan mempunyai ekspresi campur aduk karena sekarang mereka akan mempunyai banyak saingan. Sedangkan Baron Alvin melihat putrinya dengan mata berbinar.


Orcblorg membawa sebuah alat yang disebut sebagai Piano. Lazarus bekerja sama dengan para pemusik dan Akademi Pengetahuan Austin untuk membuat piano. Orcblorg, kemudian menurunkan piano dengan hati-hati di samping para wanita.


Evangeline membawa kursi, kemudian duduk di depan Piano, dia terlihat sangat cantik dengan gaun berwarna biru. Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart memperhatikan pertunjukan apa yang akan mereka lakukan tanpa berkedip.


Evangeline mulai menekan tombol piano, saat Evangeline menekan tombol piano terdengar suara. Semua Bangsawan mengira piano adalah sebuah Artefak karena bisa mengeluarkan bunyi, tetapi Lazarus mengatakan bahwa piano bukanlah sebuah Artefak.


Evangeline menekan tombol piano dengan jari-jarinya yang lentik, kemudian Sebastian mulai menggesek sebuah biola dengan sangat indah.


Beryl mulai bernyanyi diikuti oleh Anastasya dan yang lainnya. Mereka menyanyikan lagu berjudul "Lion Heart" yang mengisahkan tentang seorang Ksatria hebat yang mendirikan Kekaisaran Lion Heart.


"Pertunjukan yang sangat bagus!" Duke Elenio berteriak, dia sangat menikmati pertunjukan yang di siapkan oleh Lazarus untuk menyambut semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart.


"Makanannya sangat enak, Lazarus bisakah kamu memberitahu kami apa saja resepnya?" Semua Bangsawan bertanya.


"Hahaha. Makanan itu hanyalah makanan biasa, aku akan memberitahu kalian tentang resepnya." Lazarus menjawab.


Semua Bangsawan menikmati pertunjukan, makanan dan Wine yang sangat enak. Mereka tidak pernah menghadiri perjamuan seperti ini seumur hidup mereka.


Di luar kastil Regulus, kelompok Shadow Lion Aliansi The North. Pasukan Beast Mask dan eksekutif Aliansi The North menangkap puluhan orang tidak di kenal dan mencurigakan.


"Ikat mereka dan bawa ke depan Kaisar Altair dan Grand Duke Lazarus Regulus!" Ares berteriak seraya membawa seseorang ranah Legendary.


"Aku adalah Shadow Guardian Keluarga Bangsawan Marquis Rodriguez!" Orang itu berteriak.


"Hahaha. Kamu terlihat seperti pembunuh dan kami akan memastikannya kepada Marquis Rodriguez bahwa kamu benar pengikutnya atau bukan." Ares berkata.


"Tuan Ares, seseorang ingin bunuh diri dengan meminum racun dari giginya!" Seorang pria dengan topeng Leopard berteriak.


"Segera, beri dia penawar dan biarkan Tuan Urs dan Kaisar Altair yang menentukan apa dia pembunuh, mata-mata atau kawan. Tapi menurutku dia adalah seorang mata-mata yang mengawasi salah satu Bangsawan." Ares berkata.


"Apakah kalian tidak akan menghabisi para Bangsawan Kekaisaran Lion Heart?" Seseorang bertanya.


"Hah? Apakah kalian pikir Aliansi The North dan wilayah Regulus berisi orang-orang tercela?" Ares bertanya.


"Tapi kalian menangkap kami, aku bersumpah atas Dewi Cahaya Electra aku adalah Shadow Guardian Count Laurels!" Seseorang berteriak.


"Hahaha. Bodoh, ini sudah menjadi peraturan, tidak ada namanya Shadow Guardian di wilayah Regulus. Kami bertugas untuk menjaga keamanan semua Bangsawan di wilayah Regulus." Ares tertawa.


"Baiklah, kamu seharusnya mengatakan sebelumnya. Aku hampir saja meledakan diri karena tiba-tiba kalian menangkap ku!" Seorang wanita berteriak.


"Bodoh, apabila wilayah Grand Duke Regulus ingin menjadi seorang tirani. Kami akan langsung menyerang wilayah kalian dan tugas kami hanya menjaga keamanan para Bangsawan saat berada di wilayah Regulus." Ares berkata.


"Syukurlah." Semua Shadow Guardian Bangsawan bernafas lega.


"Ares, bajingan ini sangat lincah, dia berusaha bunuh diri dengan meledakan dirinya. Akan tetapi, aku segera menghancurkan jantung mana miliknya." Bleddyn berkata seraya melemparkan seorang pria ranah Epik yang tidak berdaya.


"Bajingan, cepat ikat dia!" Ares berteriak.


...****************...


Pertunjukan selesai. Semua Bangsawan bertepuk tangan, sekarang adalah saatnya untuk menentukan 7 perwakilan Kekaisaran Lion Heart untuk mengikuti kompetisi berburu.


"Kaisar Altair, apakah kita sekarang akan memulai membahas tujuh perwakilan Kekaisaran Lion Heart?" Viscount Harry bertanya.


"Sebelum itu, kami ingin memperlihatkan sesuatu kepada kalian." Altair tersenyum.


Orcblorg dan yang lainnya membawa 70 orang mencurigakan kedalam ruang pertemuan.


"Tuan, tolong jelaskan bahwa aku adalah Shadow Guardian Keluarga Rodriguez!" Pria itu berteriak.


"Benito!" Marquis James Rodriguez berteriak.


"Lazarus, apa maksudmu?" Viscount Harry Laurel bertanya.


"Keamanan kalian di wilayah Regulus adalah tanggung jawabku. Aku memerintahkan para pengikutku untuk menangkap orang-orang mencurigakan. Aku juga sudah meminta izin kepada Kaisar Altair dan 3 Duke lainnya. Apabila kalian mengenal mereka berarti mereka bukanlah ancaman, tetapi apabila kalian tidak mengenalnya berarti mereka adalah mata-mata atau pembunuh yang mengincar kalian." Lazarus menjawab.


"Hahaha. Kamu hampir membuat jantungku berhenti berdetak. Benito, kemari lah!" Marquis James Rodriguez berkata.


"Aku sudah mengatakan bahwa aku adalah Shadow Guardian, Marquis Rodriguez." Benito berkata dan berjalan ke samping Marquis James Rodriguez.


Tersisa 27 orang di sana. Celine menatapnya dengan Skill Eye Of True dan Anastasya menatapnya dengan Skill Eye Of Soul. 27 orang itu merasakan ribuan mata sedang menatap mereka.


"Apakah kalian mengenal mereka?" Lazarus bertanya.


"Aku juga tidak mengenalnya dan aku seperti pernah melihat orang itu di suatu tempat." Viscount Harry Laurel mengingat sesuatu.


"Seorang kriminal Assasins ranah Epik bernama Lizard, bukankah dia adalah ahli kamuflase dan posternya tersebar di wilayah Kekaisaran Lion Heart?" Baron Alvin bertanya.


"Lizard!" Tunggu aku juga mengenal wanita itu. "Bukankah dia adalah Blue Widow seorang Assasins ranah Legendary, dia melakukan tugasnya seorang diri dan tidak terikat dari kelompok!"


"Tunggu, dia pasti mengincar salah satu dari kita!" Duke Elenio berteriak.


"Bleddyn,interogasi mereka jangan biarkan mereka bunuh diri. Kita harus mengetahui siapa yang mereka incar, sesudah itu katakan kepada Tiara untuk mengirimkan informasi tentang tujuan mereka ke Bangsawan yang mereka incar." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu, Tuan Urs." Bleddyn menjawab.


"Ares, tunggu di sini!" Altair berseru.


"Kaisar Altair, apakah kamu membutuhkan sesuatu?" Ares bertanya.


"Kamu akan menjadi salah satu Perwakilan Kekaisaran Lion Heart untuk mengikuti kompetisi berburu Artemis bersamaku." Altair berkata.


Ares sangat senang, dia kemudian berjalan ke samping Lazarus. Ares mempunyai tubuh kekar dengan tinggi 2,3 meter, dia juga adalah seorang ranah Mythical dan semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart setuju dengan keputusan Lazarus.


"Aku, Lazarus dan Ares adalah 3 perwakilan Kompetisi Berburu Artemis. Kita membutuhkan 3 perwakilan lagi."Altair berkata.


"Kaisar Altair, aku akan ikut bersamamu mengikuti kompetisi berburu Artemis." Duke Adrian berkata.


"Paman Adrian, sayangnya aku harus menolak karena wilayah Leandro masih membutuhkan kepemimpinan mu." Altair berkata dengan tenang.


"Biarkan aku ikut dengan kalian, aku pernah mengikuti Kompetisi Berburu Artemis, meskipun tidak juara tapi aku bertahan sampai akhir." Duke Elenio Aslan berkata.


"Aku tidak setuju. Duke Elenio terluka saat gelombang Beast, biarkan aku yang menggantikannya sebagai perwakilan Kekaisaran Lion Heart dalam kompetisi berburu." Marquis Edgard Allan berkata.


"Baiklah, Edgard kamu akan menjadi perwakilan Kekaisaran Lion Heart. Sekarang kita memerlukan 3 orang lagi sebagai perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Altair berkata.


"Deviela, kamu adalah Putri Kekaisaran Moonlight. Kamu seharusnya mewakili Kekaisaran Moonlight, bukan Kekaisaran Lion Heart. Sesuai aturan zaman kuno, meskipun kamu sudah menikah dengan Lazarus. Akan tetapi, kamu tidak diizinkan untuk mengikuti kompetisi berburu Artemis mewakili Kekaisaran Lion Heart." Altair berkata.


"Aku akan ikut dengan kalian." Iris berkata.


"Iris, seorang Saint akan menjadi pihak netral dan tidak boleh mengikuti Kompetisi Berburu." Altair menjawab.


"Ayah, aku akan ikut denganmu." Alastair berkata.


"Hahaha. Putraku Alastair, baiklah kamu akan ikut." Lazarus tertawa.


"Aku setuju Alastair menjadi perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Duke Adrian Leandro berkata.


"Kami setuju." Semua Bangsawan berkata tidak ada calon yang lebih cocok dari Alastair.


Perwakilan Kekaisaran Lion Heart adalah Altair, Lazarus, Ares, Edgard dan Alastair masih ada 2 lagi.


Seekor merpati putih bersayap empat mengetuk jendela seraya membawa sebuah surat. Lazarus segera mengambil surat dari merpati itu, kemudian berlutut dan memberikan surat itu kepada Altair.


"Urs, mengapa kamu harus berlutut kepadamu?" Lazarus bertanya.


"Kamu adalah Kaisar Kekaisaran Lion Heart dan Regulus adalah bagian Kekaisaran Lion Heart. Bukankah selayaknya aku berlutut kepadamu." Lazarus tersenyum.


Semua Bangsawan di sana terkejut, bukankah dengan wilayah Regulus yang tunduk kepada Kaisar Altair Lion Heart berarti Regulus berada di belakang Keluarga Kekaisaran Lion Heart. Dengan adanya Keluarga Regulus di belakang Keluarga Kekaisaran Lion Heart, sama saja dengan memperkokoh kedudukan Keluarga Bangsawan Kekaisaran Lion Heart.


"Terima kasih." Mengerti maksud Lazarus, Altair sangat senang karena kepercayaan para Bangsawan semakin meningkat setelah Lazarus memberitahu kedudukannya.


"Altair, apa isi dari surat itu?" Duke Adrian bertanya.


"Kekaisaran Zephyra mengatakan bahwa jumlah perwakilan ditambah menjadi 9 orang." Altair menjawab.


"Apa!" Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart terkejut.


"Aku akan menjadi salah satu perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Icarus berkata.


"Icarus, aku tidak mengizinkan kamu untuk menjadi perwakilan Kekaisaran Lion Heart!" Altair menolak dengan keras.


"Ayah mengapa kamu mengizinkan Alastair untuk pergi, tetapi kamu tidak mengizinkanku untuk pergi?" Icarus bertanya.


"Sebagai seorang Putra Mahkota Kekaisaran Lion Heart, kamu harus tetap berada di Kekaisaran sebagai perwakilan Altair yang pergi." Permaisuri Florencia berkata.


"Ibu, Alastair adalah Duke Regulus dan pewaris Regulus. Bukankah aku mempunyai hak yang sama untuk mewakili Kekaisaran Lion Heart mengikuti kompetisi berburu Artemis?" Icarus bertanya.


"Aku berbeda denganmu, Ayahku sangat menyayangiku." Alastair tersenyum.


"Paman, tolong bujuk ayahku agar aku boleh mengikuti kompetisi berburu." Icarus memohon.


Lazarus menghela nafas panjang. "Icarus, Altair sudah memutuskannya. Aku dan para Bangsawan tidak setuju kamu ikut dalam kompetisi berburu Artemis karena kompetisi itu sangat berbahaya. Aku awalnya tidak mengizinkan Alastair untuk ikut dalam kompetisi berburu Artemis, tetapi dia berlatih keras sehingga aku berpikir dia sudah siap. Jika aku dan Alastair mati kami mempunyai pengganti, Blossom akan menjadi seorang Duchess Regulus. Namun kami yakin bahwa kami semua akan bertahan hidup." Lazarus tersenyum.


"Hahaha. Icarus kamu harus segera menikah dan melahirkan seorang putra agar kamu bisa bebas. Kamu tahu hanya seorang pria yang bisa mewarisi tahta Kekaisaran Lion Heart." Alastair tertawa.


"Icarus, bisakah kamu diam?" Altair mengeluarkan auranya. Meskipun Icarus adalah putranya, tetapi dia juga adalah seorang Kaisar yang memikul tanggung jawab besar di pundaknya.


"Baiklah." Icarus duduk dengan ekspresi kesal.


"Aku akan menjadi perwakilan Kekaisaran Lion Heart dalam Kompetisi Berburu, aku adalah Beast Master Rank SS dan Seorang Mage All Element. Aku mengontrak banyak Spirit King dan wilayah Leonis saat ini berada dalam kondisi yang damai. Rein dan yang lainnya akan mengurus wilayah Leonis saat aku pergi." Helene berkata.


"Baiklah, Helene kamu akan menjadi salah satu perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Altair menjawab dengan wajah memerah.


"Hmmm." Lazarus terbatuk.


"Baiklah, kalian harus memilih 3 orang perwakilan lagi." Altair berkata.


"Kaisar Altair, aku akan menjadi salah satu perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Cleon berkata.


"Sebagai pewaris keluarga Bangsawan Aslan. Aku mencalonkan diri sebagai salah satu perwakilan Kekaisaran Lion Heart." Ethan Aslan berkata.


"Kita membutuhkan 1 orang lagi." Altair berkata.


"Urs, bagaimana dengan Rion dan Brant?" Cleon bertanya.


"Rion mempunyai hubungan dengan Kekaisaran Albion, sedangkan Brant mempunyai hubungan dengan Kekaisaran Vermilion." Lazarus menjawab.


"Kita membutuhkan seseorang yang ahli bertahan hidup di alam liar." Duke Elenio Aslan berkata.


"Baiklah, aku akan mencalonkan diri sebagai perwakilan terakhir Kekaisaran Lion Heart." Charlotte Leandro berkata.


"Tidak. Siapa yang akan menjadi pewaris ku saat Edgard mati." Duke Adrian Leandro berteriak.


"Tapi!"


"Charlotte, aku tidak menyetujuinya dan kamu belum siap untuk mengikuti kompetisi berburu Artemis." Lazarus berkata.


"Baiklah."


Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart bingung, mereka memikirkan dengan matang siapa yang akan menjadi perwakilan Kekaisaran Lion Heart. Semua Bangsawan mempunyai banyak masalah di wilayahnya dan kurang dalam pengalaman, bisa saja mereka mati saat Kompetisi berburu karena 100 tahun lalu hanya Duke Elenio Aslan yang berhasil kembali hidup-hidup.


"Ingatlah, meskipun kalian menawarkan diri. Namun kami akan tidak langsung menyetujuinya karena kami harus menilai kalian terlebih dahulu." Altair berkata.


"Orang yang pantas untuk menjadi perwakilan terakhir adalah Duke Elenio Aslan."


"Altair, biarkan aku menjadi perwakilan terakhir." Elenio berkata.


"Duke Elenio, aku akan menolaknya. Kamu terlalu memaksakan tubuhmu sendiri dan jika kamu sakit atau terluka saat berburu. Kamu akan menjadi beban kami." Lazarus berkata.


"Baiklah, aku sudah menentukan seseorang yang cocok menjadi perwakilan." Altair berkata.


"Hahaha. Aku akan menjadi perwakilan terakhir Kekaisaran Lion Heart." Seorang wanita berambut pirang pendek dan mata hijau berkata, dia adalah Amelia Rosewood Panglima Perang Kekaisaran Lion Heart dan Komandan Pasukan Golden Lion.


"Amelia, sudah lama tidak bertemu kamu sangat tampan." Lazarus berkata.


"Kucing Hitam, aku baru tiba di Kekaisaran Lion Heart setelah melakukan petualangan ke penjuru Benua. Aku tidak menyangka kamu masih hidup dan segera kembali ke Kekaisaran Lion Heart." Amelia berkata.


"Ibu, kamu berlari terlalu cepat." Seorang wanita cantik berambut hitam dan mata perak berlari ke arah Rosewood seraya terengah-engah.


"Nora, beri salam kepada semua orang." Amelia tersenyum seraya memperlihatkan 2 gigi seperti taringnya, Amelia seperti seorang wanita yang sangat liar. Perilaku dan penampilannya seperti seekor singa betina.


"Hallo. Namaku adalah Nora Alexander Regulus." Nora memperkenalkan dirinya.


Semua Bangsawan melirik ke arah Lazarus dengan ekspresi tidak percaya. Alastair dan Amarilis melebarkan mulutnya membentuk huruf O, bahkan Lazarus sendiri tidak mengetahui apa yang terjadi. Memang benar Lazarus pernah dekat dengan Amelia, tetapi hanya sekedar teman.


"Hahaha. Bukankah nama putriku sangat bagus benarkan kucing hitam?" Amelia tertawa.


Semua orang melirik ke arah Nora, dia mempunyai rambut berwarna hitam yang langka di Benua Barat Zephyra. Nama belakangnya juga adalah Regulus yang memperkuat kecurigaan mereka terhadap Lazarus.


Iris dan yang lainnya bangkit dari tempat duduk, menatap kosong ke arah Lazarus.


"Lazarus, apakah kamu mempunyai kata-kata terakhir? Berapa wanita, kekasih dan anakmu yang berada diluar sana?" Carissa bertanya.


"Hahaha. Ayahku adalah pria sejati!" Alastair tertawa.


"Boom!"


Alyssa memukul keras perut Lazarus, sehingga Lazarus terlempar dengan keras.


"Dengarkan penjelasanku! Aku tidak berhubungan dengan wanita diluar sana! Iris sabarlah dan jangan serang aku menggunakan pisau lempar!" Lazarus berteriak seraya menghindari lemparan yang melayang ke arahnya.


"Pergilah, jangan kembali lagi dan bersenang-senang lah dengan kekasih mu di luar sana!" Iris berteriak.


"Aku bukanlah Altair atau Edgard!" Lazarus berteriak.


"Hahaha." Amelia tertawa terbahak-bahak.


"Ibu, apa yang terjadi?" Nora bertanya


"Para wanita itu menyangka Grand Duke Lazarus Regulus adalah Ayahmu." Amelia tertawa terbahak-bahak.


"Apakah, dia adalah Ayahku?" Nora bertanya dengan mata berbinar.


"Kamu baru berusia 15 tahun dan aku terakhir bertemu dengannya 40 tahun yang lalu. Mana mungkin dia adalah ayahmu dan aku hanyalah ibu angkatmu bukan ibu kandungmu." Amelia tersenyum lebar.


Iris dan yang lainnya berhenti.


"Berikan aku, sedikit waktu untuk menjelaskannya. Banyak orang dari Wilayah Utara Benua Barat Zephyra mempunyai nama keluarga Regulus. Nora mempunyai warna mata perak, dia bukan putriku dan Amelia. Meskipun dia mempunyai warna rambut hitam, mungkin ayah atau ibunya berasal dari Benua Timur. Paling penting adalah dia berusia 15 tahun dan aku bertemu dengan Amelia lebih dari 40 tahun yang lalu." Lazarus menjelaskan.


"Hahaha. Senang melihat kalian baik-baik saja dan Nora adalah anak angkat ku. Aku belum menikah, karena aku hanya ingin menikahi seorang pria kuat yang penuh luka di medan perang, tetapi bisa tetap berdiri. Pria bodoh yang mempertaruhkan hidupnya untuk seorang wanita gila dan pecandu pertempuran." Amelia berjalan ke arah Lazarus.


"Seorang pria yang mempunyai punggung yang sangat lebar, dia membuat seorang wanita merasa aman." Amelia mencium bibit Lazarus.


"Rasanya seperti daging Multicolour Chicken panggang." Amelia menjilat bibirnya dengan lidah yang panjang.


"Apa yang kamu lakukan?" Lazarus bertanya.


"Aku hanya mengucapkan terima kasih dan senang kamu masih hidup. Ciuman itu adalah ciuman pertamaku." Amelia tersenyum.


"Ibu Mencium seorang pria!" Nora berteriak memecahkan suasana yang sangat hening.


"Hahaha. Nora sepertinya ciuman itu akan menjadi ciuman terakhirku." Lazarus menjawab seraya menatap kosong ke arah Iris dan yang lainnya.