
Semua perwakilan Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan besar duduk di ruang pertemuan, sedangkan para pelayan menyajikan banyak makanan dan minuman untuk semua orang.
Sebuah singgasana besar tempat duduk Lazarus dibiarkan kosong karena semua perwakilan adalah orang-orang yang mempunyai status setara dan lebih tinggi dari Lazarus.
"Kakek, bukankah sekarang saatnya pertemuan di mulai?" Lazarus bertanya.
Semua orang menatap ke arah Lazarus. Mereka mengetahui tujuan diadakan pertemuan ini adalah untuk membahas banyak masalah di Benua Barat Zephyra, Benua Selatan Moonlight dan Benua Utara Boreas.
"Adonis, Kyros mari kita mulai pertemuan sekarang." Galan berkata.
Galan, Kyros dan Adonis adalah 3 orang yang mengusulkan pertemuan dan menentukan tempat pertemuan di wilayah Regulus. Mereka pergi ke depan semua orang, kemudian duduk di kursi yang sudah Lazarus siapkan.
Semua pemimpin Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar duduk di kursi paling depan. Meskipun Lazarus bukanlah seorang Raja, Kaisar atau Pemimpin Kekuatan Besar, sebagai tuan rumah dia duduk di barisan paling depan.
Perwakilan dari faksi netral Master Heath, Kakek Hugo, Roseanne, Gavin, Arie, Sean, Asta dan Darren duduk terpisah sedikit menjauh dari pemimpin Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar.
Merlin, Roland, Rias dan Louise duduk di lantai atas bersama keluarga Bangsawan Regulus dan eksekutif Aliansi The North.
"Lazarus." Iris bergumam.
...****************...
Ruang pertemuan menjadi hening, mereka mengetahui bahwa hasil pertemuan ini akan menentukan masa depan Planet Antares.
"Terima kasih karena telah meluangkan waktu kalian untuk menghadiri pertemuan ini. Aku sebagai Silver Demon Emperor Adonis bersama Pangeran Kyros dan Mantan Kaisar Kekaisaran Boreas akan memberitahu masalah yang dibahas dalam pertemuan ini." Adonis berkata dengan wajah serius.
Lazarus memperhatikan Adonis, Kyros dan Galan yang terlihat mempunyai ekspresi gusar. Namun dia sudah mengetahui bahwa masalah yang akan di bahas adalah tentang kawanan Beast herbivora yang berkembang biak dengan cepat, Beast karnivora yang semakin banyak karena sumber makanan yang berlimpah, banyak Beast karnivora dan herbivora rank sedang yang berevolusi menjadi Beast rank tinggi, Perang Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon, Perang Kerajaan Terra, Penculikan para orang-orang kuat yang berasal dari Kerajaan,Kekaisaran dan Kekuatan Besar, Perang Besar Di Benua Timur Golden Sun dan terakhir adalah perang Hutan Cerulean.
Kyros menjelaskan semua masalah di Benua Barat Golden Sun, Galan menjelaskan semua masalah di Benua Utara Boreas dan Adonis menjelaskan semua masalah di Benua Selatan Moonlight.
Semua orang mempunyai ekspresi yang berbeda-beda saat mendengar penjelasan mereka. Bukan hanya tentang masalah Beast, tetapi mereka juga sekarang mengetahui tentang perjanjian perdamaian sudah tidak berlaku.
"Kaisar Castor Silver Phoenix sudah membuat faksinya sendiri di empat Benua. Mereka terdiri dari beberapa Kekuatan tingkat sedang, Kerajaan dan Kekaisaran di Benua Barat Zephyra, Benua Utara Boreas, Benua Selatan Moonlight dan Benua Timur Golden Sun." Kyros berkata.
"Organisasi-organisasi rahasia yang sudah ada sejak akhir zaman kedua, ketiga, keempat dan kelima juga mulai muncul ke permukaan. Aku tidak ingin bencana yang terjadi di zaman ketiga dan keempat akan terjadi kembali di zaman ke enam. Mungkin dari beberapa ras berumur panjang seperti Elf, Dark Beastman, Vampire, Dwarf, Demon dan Beast mengetahui berapa kelamnya zaman itu." Galan berkata.
Lilith duduk di samping Lazarus dengan ekspresi tenang, sedangkan Reese mempunyai ekspresi serius saat mendengarkan semua masalah yang di sampaikan oleh Adonis, Kyros dan Galan.
"Apakah kalian mempunyai pertanyaan?" Adonis bertanya.
Kaisar Andre Von Avalon mengangkat tangannya. Andre adalah Kaisar baru Kekaisaran Avalon dan putra pertama dari Kaisar Cyril Von Avalon. Dia mempunyai bakat yang melebihi Cyril, rambut pirang pendek dan mata berwarna hijau zamrud.
"Tuan Adonis, apakah kamu melupakan bahwa Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon pernah berperang melawan aliansi Kekaisaran Nightmare, Kerajaan Nebula dan Kekaisaran Black Desert? Mengapa Kekaisaran Avalon harus beraliansi dengan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert?" Andre bertanya seraya melirik ke arah Permaisuri Lilith dan Kaisar Seth.
"Anak muda, bukankah Kekaisaran Avalon yang membunuh Permaisuri Lilith sebelumnya?" Kaisar Seth Kaisar Kekaisaran Black Desert menatap tajam ke arah Andre, Kaisar Seth mempunyai rambut coklat panjang, kulit hitam dan mata berwarna ungu.
"Permaisuri Lilith dan Kaisar Seth yang menyerang Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon terlebih dahulu. Kami saat itu sedang menghalau gelombang Beast dari Hutan King saat Guardian Beast Kerajaan Pendragon Red Dragon Ignite menghilang. Kami menderita kerugian yang sangat besar dalam perang itu banyak penduduk dan pasukan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon gugur. Kami membutuhkan waktu lama dan biaya yang banyak untuk bangkit seperti semula." Kaisar Andre menatap tajam ke arah Kaisar Seth dan Permaisuri Lilith.
"Duke Rey Zander gugur dalam perang itu. Kekaisaran Nightmare, Kerajaan Nebula dan Kekaisaran Black Desert juga menggunakan cara tercela dengan mengirim orang untuk menyusup ke Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon." Raja Aland Pendragon menatap
"Apapun alasannya Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon tidak ingin bekerja sama dengan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert." Kaisar Andre berkata.
"Apakah kalian menganggap diri kalian bersih?" Pangeran Solon Black Desert bertanya.
"Kaisar Andre, Raja Aland kalian menggunakan racun mematikan saat berperang melawan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert. Hampir 3/4 pasukan kami gugur dalam perang itu, kami mendapat kerugian lebih besar dari Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon." Duke Arhat menatap tajam ke arah Andre dan Aland.
Tubuh Mantan Kaisar Cyril dan Raja Alden gemetar, kemudian melirik ke arah Lazarus yang duduk di samping Lilith. Lazarus adalah orang yang membawa dan menggunakan racun mematikan dalam perang itu.
"Demon King Arhat, kalian terlebih dahulu yang menggunakan cara tercela!" Duchess Anya berteriak.
"Jika kami tidak menggunakan semua cara dalam perang itu, maka Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon akan hancur. Kami semua pasti tidak bisa menghadiri pertemuan hari ini, jika kami kalah dalam perang itu." Duke Alvin Cerelia berkata.
"Demon King Arhat, apakah maksudmu kami tidak boleh memakai cara tercela dan kalian bisa?" Raja Aland bertanya.
Semua orang hanya mendengar, memperhatikan dan menilai perdebatan diantara, perwakilan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon dengan perwakilan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert.
"Hahaha. Apakah keturunan dari Raja Arthur Pendragon yang dijuluki sebagai Knight King yang menjunjung tinggi kebaikan, harga diri dan kehormatan menjadi orang yang tidak tahu malu?" Duke Asta tertawa.
Perwakilan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon menjadi geram karena mendengar perkataan Demon King Asta.
"Demon King Asta, bukankah kalian sendiri yang mengatakan semua adil dalam cinta dan perang?" Putri Grace tersenyum halus.
"Apakah kalian masih merasakan malu saat kalah dalam perang yang telah kalian rencanakan selama ratusan tahun?" Duke Donovan Garcia tersenyum.
"Kalian sudah kalah dalam permainan kalian sendiri." Putri Grace tersenyum halus.
Semua perwakilan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert menjadi geram saat mendengar jawaban Grace. Kekalahan saat berperang melawan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon masih membekas di ingatan mereka dan menjadi noda yang tidak pernah bisa dihapuskan di Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Dessert.
"Sejarah hanya ditulis oleh pemenang. Jika kami kalah dalam perang itu, maka sejarah tentang Raja Arthur, Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon perlahan akan hilang seiring berjalannya waktu." Raja Aland berkata.
Perwakilan Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert, mengeluarkan aura mereka karena penghinaan Aland sudah melewati batas toleransi kesabaran mereka.
"Apakah kalian ingin bertarung?" Andre mengeluarkan aura ranah Mythical.
"Bukan hanya kalian yang berkembang menjadi lebih kuat, tetapi kami juga sudah berkembang puluhan kali lebih kuat dari saat perang!" Pangeran Richard mengeluarkan Artefak Dagger miliknya.
"Manusia, mari kita berperang habis-habisan sampai salah satu dari kita hancur dan hilang dari sejarah!" Kaisar Seth berteriak.
"Seth, apakah seorang yang kalah bisa arogan seperti itu?" Mantan Kaisar Cyril mengeluarkan auranya.
Semua orang yang berada di dalam ruang pertemuan bersiap-siap untuk menghentikan mereka karena takut sesuatu yang buruk akan terjadi.
"Seth, berhentilah." Kaisar Laufey Eternal Frost berkata dengan dingin, tetapi kata-kata itu membuat semua orang menggigil.
"Andre, Aland berhentilah." Lazarus berkata.
Semua orang menarik kembali aura mereka dan duduk tenang kembali di kursi mereka. Banyak orang tidak mengetahui siapa pria tampan ras Demon berambut putih salju, yang dapat menenangkan Demon Emperor Seth hanya dengan 2 kata sederhana.
Duke Sairorgh duduk seraya menggenggam erat Dagger berwarna hitam miliknya seraya melirik ke arah Grace dengan aura haus darah.
"Sebas, Reiga, bawa Duke Sairorgh ke lantai 2 ruang pertemuan untuk menenangkan diri." Lazarus berkata dengan suara dingin.
Sebastian dan Reiga terbang ke arah Demon Emperor Sairorgh Duke Kekaisaran Nightmare. Semua orang yang berasal dari Benua Selatan terkejut melihat Pangeran Sebastian Moonlight dan Black King Reiga menuruti perintah Lazarus.
"Pangeran Sebastian, Tuan Reiga, mereka telah menginjak harga diri Permaisuri Lilith dan Kekaisaran Nightmare!" Sairorgh berteriak seraya mengeluarkan aura ranah Mythical.
"Sairorgh, aku mengetahui kesetiaanmu terhadap Lilith dan Kekaisaran Nightmare. Namun kamu tidak boleh membuat keributan di pertemuan ini. Bukankah banyak perwakilan Benua Selatan berada di sini? Kami akan mencari keadilan untuk semua orang." Reiga berkata.
Sairorgh menarik kembali aura haus darahnya, kemudian pergi ke lantai 2 ruang pertemuan bersama Sebastian dan Reiga.
"Lilith, apakah kamu ingin mengatakan sesuatu?" Adonis bertanya.
Lilith bangkit dari tempat duduknya. "Tuan Adonis, aku berpikir Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon tidak akan merencanakan semua itu dan ada orang lain di belakang mereka yang merencanakannya." Lilith menatap tajam ke arah Lazarus.
"Lilith, apakah maksudmu ada seseorang yang memimpin mereka dari bayang-bayang?" Kaisar Laufey bertanya.
Lilith mengangguk. "Tuan Laufey, aku merasakan ada hal yang tidak beres dari semua itu dan aku menyadari bahwa Urs adalah orang yang berperan besar dalam kemenangan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon."
Semua orang terdiam, mereka mendengar bahwa Lazarus berhasil menang saat berduel dengan Permaisuri Lilith menggunakan Skill peningkatan ranah sementara. Namun saat itu Permaisuri Lilith sudah terluka setelah melawan Duke Ray Zander dan banyak pasukan Kekaisaran Avalon.
"Gilbert." Adonis berkata.
Lazarus bangkit dari kursinya tanpa ada rasa takut sedikitpun.
"Tuan, Urs hanya membantu Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon. Dia bukanlah orang yang merencanakan semua itu!" Richard berteriak.
"Diam!" Galan berteriak.
Semua orang terdiam karena aura Galan, mereka mengetahui bahwa hal ini adalah sebuah masalah yang sangat serius.
"Urs, apakah kamu orang yang mempunyai rencana menggunakan racun dalam perang?" Kyros bertanya.
"Kyros, aku adalah orang yang merencanakan semua itu." Lazarus menjawab.
Semua orang terdiam mendengar jawaban Lazarus. Mereka tidak mengetahui bahwa Lazarus adalah orang yang menggunakan banyak racun dalam perang.
"Gilbert, darimana kamu mendapatkan semua racun itu?" Adonis bertanya.
"Aku mendapatkan semua herbal beracun dan racun Beast itu dari Hutan Eternal Poison. Kebetulan saat itu aku baru keluar dari Hutan Eternal Poison dan membawa banyak sekali racun untuk dijual." Lazarus menjawab.
"Tunggu, apakah kamu pergi ke kedalaman Hutan Eternal Poison?" Kyros bertanya.
"Aku mempunyai Skill Poison Immune Rank S dan tidak terpengaruhi oleh sebagian besar racun. Aku terbiasa menghirup udara beracun dan memakan Beast beracun di Hutan Eternal Poison, bahkan racun Black Dragon tidak berpengaruh kepadaku." Lazarus menjawab.
"Mengapa kamu membawa begitu banyak racun Beast dan Herbal beracun?" Darren bertanya.
"Aku membawanya untuk dijual dan menghasilkan banyak uang. Alyssa, Freya, Grace dan Richard adalah orang yang membantuku menjual racun itu di Kota Briton dan Pemimpin Akademi Pengetahuan Austin Hugo Austin adalah salah satu orang yang membeli banyak racun Grand Demon Beast Winged Black Cobra dariku." Lazarus menjawab.
Semua orang menatap ke arah Kakek Hugo.
"Aku bisa menjadi saksi Urs dan dia memang menjual banyak racun kepadaku." Kakek Hugo berkata.
"Berapa banyak racun yang kamu gunakan dalam perang?" Galan bertanya.
"Aku menggunakan racun pelumpuh dengan bentuk gas yang menyerang darah, pernafasan dan saraf, kemudian membuat penawar untuk diminum semua pasukan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon. Aku meracuni sungai di wilayah Zander agar semua pasukan musuh teracuni saat minum dari air sungai. Aku menggunakan racun yang sangat banyak sampai Medan perang terkontaminasi oleh racun selama 2 tahun sampai bisa ditinggali lagi." Lazarus menjawab.
Semua orang melebarkan matanya, mereka tidak mengetahui bahwa Lazarus adalah seorang pria yang sangat kejam. Bahkan Galan dan semua orang baru mengetahuinya saat ini.
"Kejam!" Raja Poseidon Blue Dragon berteriak.
Ruang pertemuan menjadi bising, tetapi Lazarus tetap menatap ke arah Galan, Adonis dan Kyros dengan berani seolah-olah sebuah gunung yang sangat kokoh.
"Tetapi, ras Demon dan Dark Beastman mempunyai kekebalan racun lebih tinggi dari ras manusia. Meskipun aku sudah meracuni mereka, tetapi kami hanya mempunyai kemungkinan menang 30% sebelum pasukan bantuan tiba. Awalnya apabila pasukan bantuan terlambat aku akan menggunakan racun yang lebih banyak dan kuat untuk meracuni semua pasukan aliansi Kekaisaran Nightmare." Lazarus berkata.
"Urs, berapa banyak racun yang kamu punya?" Galan bertanya.
"Hutan Eternal Poison adalah wilayahku karena hanya aku ras humanoid yang bisa masuk ke pusatnya. Bisa dibilang aku tidak akan kekurangan racun untuk berperang dengan siapapun musuhku." Lazarus menjawab.
Semua orang menggigil saat membayangkan menjadi musuh Lazarus.
"Apabila kamu menggunakan racun yang lebih banyak dan kuat, bukankah kamu juga akan meracuni semua orang termasuk pasukan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon?" Kyros bertanya.
"Aku sudah memerintahkan Kaisar Cyrille dan Raja Alden untuk mengevakuasi Keturunan Kekaisaran, Bangsawan dan Penduduk Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon mengungsi ke Kerajaan tetangga. Semua pasukan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon sudah memilih untuk mati daripada kalah dalam perang ini. Namun semua berjalan sesuai dengan rencanaku dan kami tidak menggunakan rencana terakhir." Lazarus menjawab.
"Apa alasan kamu membantu Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon?" Galan bertanya.
"Urs, bukankah kamu tidak mempunyai alasan untuk membantu mereka?" Lilith bertanya.
"Lilith aku sebenarnya tidak mempunyai niat untuk membantu Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon." Lazarus menjawab.
Artefak pendeteksi kebohongan di meja Galan bersinar, semua yang dikatakan oleh Lazarus adalah jujur.
Semua orang terkejut mendengar jawaban Lazarus, bahkan Rias, Roland, Merlin dan Louise yang berada di lantai atas terkejut dengan jawaban Lazarus.
"Bisakah kamu menjelaskannya?" Reese bertanya.
"Para Dewa membenci dan ingin membunuhku." Lazarus menjawab.
"Urs, mengapa kamu mengatakan para Dewa membencimu?" Magnolia bertanya.
"Aku sebenarnya sedang dalam perjalanan ke Kerajaan Terra untuk mengembalikan Artefak Golden Ruler's Hammer dan Kekayaan Kerajaan Terra yang tidak sengaja aku temukan. Aku menyembunyikan identitasku karena saat itu aku masih lemah dan tidak mempunyai kekuatan serta kekayaan. Wilayah Regulus bahkan hampir hancur, tetapi alasan sebenarnya kenapa aku tidak langsung kembali ke Regulus adalah takut kepada Iris karena aku sudah menghilang selama 30 tahun. Aku sebenarnya hanya tidak sengaja terbawa oleh tragedi itu." Lazarus menjawab.
"Apakah kamu membantu Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon karena tidak sengaja berada di sana?" Gail bertanya.
Lazarus mengangguk. "Aku mengingat tentang sahabatku Rey dan karena kasihan aku membantu Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon, kemudian bergabung dalam perang. Aku berkali-kali hampir mati dalam perang itu, kemudian pergi ke Dungeon Sage Merlin dan menyelamatkan Red Dragon Ignite yang terjebak di sana bersama beberapa orang. Aku mengharapkan setelah perang berakhir akau akan mendapatkan bayaran yang sangat besar, tetapi setelah perang berakhir Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon hampir bangkrut. Mereka juga meminjam uang yang sangat banyak dari Golden Bank dan jika tidak di bayar semua wilayah serta aset mereka akan di sita."
"Sial, mengapa kamu tidak meminta bayaran yang besar sebelum semua aset mereka di sita?" Agathias bertanya.
"Mereka memberikan aku gelar Duke dan wilayah Blackton, tetapi karena wilayah itu sudah menjadi jaminan kepada Gold Bank. Aku sebenarnya sangat marah, tetapi untung saja dibalik kesialan selalu ada keberuntungan." Lazarus menjawab.
Semua orang menatap tajam ke arah Mantan Kaisar Cyrille dan Raja Alden yang mempunyai wajah merah. Andre dan Aland bahkan hanya bisa menunduk malu karena semua yang dikatakan Lazarus benar.
"Apa maksudmu?" Lilith bertanya.
"Aku mengetahui bahwa Raja Arthur menyimpan banyak sekali kekayaan di ruang tahta Kerajaan Pendragon. Kekayaan itu 5 kali lipat lebih banyak dari Kekayaan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon sebelum perang." Lazarus menjawab.
"Britannia adalah Kerajaan yang kaya dan mengingat tentang sifat Arthur, dia pasti sudah menyimpan dana itu untuk keadaan darurat. Namun dia mati sebelum memberitahu pewarisnya." Leonhart Zephyra yang hidup di zaman yang sama dengan Arthur berkata.
"Aku setuju." Astrid mengangguk.
Merlin yang merupakan sahabat baik Arthur melebarkan matanya.
"Rubah tua itu tidak memberitahuku tempat dia menyimpan hartanya, bahkan saat di nafas terakhirnya." Merlin bergumam seraya menggertakan giginya.
Semua orang menatap tajam ke arah Mantan Kaisar Cyrille dan Raja Alden. Mereka sekarang mengetahui mengapa Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon bisa pulih dan berkembang dengan sangat cepat setelah perang.
...****************...
"Urs, apakah mereka memberimu bagian saat kamu memberitahu mereka keberadaan harta itu?" Agathias bertanya.
"Rubah-rubah tua, Urs sudah membantu kalian dan kalian malah memanfaatkan kebaikan Urs." Tyron menatap Kaisar Cyril dan Raja Alden dengan tatapan rendah.
"Urs, kami sebenarnya ingin memberikanmu bagian. Namun kami menunggu waktu yang tepat dan 3/4 Kekayaan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon dirampok saat Richard dan Aland akan menyimpannya di Gold Bank." Semua perwakilan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon menatap tajam ke arah Richard.
"Urs, maafkan aku!" Richard berlari ke arah Lazarus dan berlutut.
Lazarus menatap dingin ke arah Richard.
"Bisakah kamu menceritakan saat kamu di rampok?" Lazarus bertanya.
"1000 perampok yang dipimpin oleh Bandit King Ares merampok keretaku dan membawa hampir semua Kekayaan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon." Richard menjawab.
"Lupakan, aku tidak akan mengharapkan bagian dari kalian." Lazarus berkata.
"Apakah kamu ingin wilayah?" Andre bertanya.
Lazarus tersenyum. "Berikan aku wilayah Rosemary."
Semua orang menatap ke arah Lazarus, wilayah Rosemary adalah wilayah ukuran sedang yang sangat indah dan subur di Kekaisaran Avalon.
"Baiklah, kamu bisa mendapatkannya." Andre langsung setuju.
"Ares kemari lah." Lazarus berkata.
Sesaat kemudian seorang pria kekar berarmor lengkap. Rambut berwarna emas, mata merah menuruni anak tangga dan berjalan ke samping Lazarus.
"Ares!" Kaisar Asher Swallow berteriak.
"Hahaha. Asher sudah lama tidak bertemu, sekarang aku sudah pensiun menjadi bandit dan menjadi pengikut Tuan Urs." Ares tertawa.
Aland, Cyril, Alden dan yang lainnya mengeluarkan Artefak senjata mereka karena Ares adalah orang yang merampok 3/4 harta kekayaan Kekaisaran Avalon.
"Urs, apa maksudmu?" Cyrille bertanya.
"Aku bertemu dengan Ares yang sekarat di Hutan Cerulean dan menyelamatkannya." Lazarus menjawab.
"Urs, bukankah kamu merampok dan menjebaknya?" Akira bertanya.
"Banyak orang yang hadir dalam pertemuan ini menjadi saksi saat aku bertemu dengan Ares. Kalian bisa menanyakan hal itu kepada Hector, Alastair, Icarus, Ludger dan yang lainnya." Lazarus berkata.
"Ares, kembalikan Harta Kekayaan kami yang kamu rampok!" Aland berteriak.
"Raja Aland, maafkan aku, tetapi aku sudah tidak memilikinya." Ares membungkuk.
"Apa maksudmu?" Aland bertanya.
Semua perwakilan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon menatap ke arah Lazarus. Mereka menyadari sesuatu, apabila Ares sudah menjadi pengikut Lazarus berarti semua harta kekayaan Ares sudah diambil oleh Lazarus.
"Mengapa kalian melihatku dengan tatapan seperti melihat penagih hutang?" Lazarus bertanya.
"Hmmm." Sean terbatuk.
"Urs, bisakah kamu mengembalikan harta itu?" Aland bertanya.
"Hahaha. Bodoh, aku tidak mencuri harta kalian dan aku tidak terlibat dalam perampokan itu. Ares hanya membayar ku untuk menyelamatkan hidupnya." Lazarus tersenyum halus.
"..."
"Ares, kamu harus bertanggung jawab!" Richard berteriak.
"Richard, Ares sudah menjadi anggota Aliansi The North. Jika kalian menyerang Ares sama saja dengan kalian menjadikan aku dermawan dan orang yang banyak membantu kalian menjadi musuh. Apabila kalian membunuh Ares, kalian masih tidak akan mendapatkan harta itu kembali." Lazarus tersenyum halus.
"Hahaha. Urs, apakah kamu ingin menjadi eksekutif Gold Bank?" Sean tertawa.
"Sean, maafkan aku karena harus menolak tawaranmu." Lazarus menjawab.
"Baiklah, kami tidak akan membawa harta itu kembali." Cyrille berkata.
Lazarus mengeluarkan 2 Artefak kantung penyimpanan dan melemparkannya ke arah Andre.
"Urs, apa maksudmu?" Andre bertanya.
"Aku hanya akan mengambil setengah harta itu untuk membangun wilayah Regulus dan aku mengembalikan setengahnya. Anggap saja sebagai pembayaran wilayah Rosemary dan tanda hubungan jangka lama. Namun apabila kalian ceroboh seperti itu lagi aku tidak akan bertanggung jawab." Lazarus menjawab.
Richard memeluk Lazarus dengan erat. "Saudaraku terima kasih, aku berhutang nyawa kepadamu!"
"Berhentilah aku tidak menyukai seorang pria!"
"Aku akan memberikan Grace kepadamu sebagai rasa terima kasihku."
"Richard, aku sudah mempunyai banyak istri dan kamu tidak boleh menjual kakakmu seperti itu. Bukankah banyak pria yang tertarik kepada Gil termasuk Kaisar Altair Lion Heart." Lazarus tersenyum.
"Gale!" Grace berteriak.
"Andre, bisakah kamu memenuhi satu permintaanku?" Lazarus bertanya.
"Urs, apa yang kamu inginkan?" Andre bertanya.
"Kamu harus melupakan masa lalu dan ikut dalam aliansi bersama Kekaisaran Nightmare dan Kekaisaran Black Desert." Lazarus menjawab.
Semua orang terdiam, mereka semua mengetahui perang besar itu memberikan bekas luka yang sangat dalam untuk kedua belah pihak dan aliansi susah untuk terbentuk.
"Maafkan aku, tetapi aku harus menolak." Andre menjawab.
"Kami juga tidak ingin bekerja sama denganmu!" Asta berteriak.
Keributan terjadi lagi, tetapi Lilith dan Cyrille segera menghentikan keributan itu.
"Tuan Adonis, bisakah aku menceritakan apa penyebab perang antara Kekaisaran Avalon dan Kekaisaran Black Desert?" Lazarus berlutut.
"Urs, apakah kamu juga melihat masa laluku?" batin Lilith.
"Gilbert, kamu bisa menceritakannya." Adonis menjawab.
"Perang itu terjadi karena kesalah-pahaman, sebenarnya yang memicu perang itu adalah kematian Pangeran Arga Nightmare. Waktu itu Kaisar Seth belum membentuk Kerajaan Black Desert dan menjadi bawahan permaisuri Lilith ke 9. Kamu tahu Pangeran Arga adalah ketua cabang Aliansi Black Kekaisaran Avalon dan sangat dekat dengan Kaisar Cyrille. Mendengar kematian putra satu-satunya Permaisuri Lilith ke 9 memimpin pasukannya untuk menyerang Kekaisaran Avalon." Lazarus berkata.
"Urs, apa maksudmu kesalahpahaman?" Asta bertanya.
"Tuan Asta, bisakah kamu kemari?" Lazarus bertanya.
Asta terbang ke arah Lazarus.
Lazarus menggunakan Skill Demon Transformation dan berubah menjadi seorang ras Ancient Ice Demon.
"Aku sudah menduganya, apakah seseorang atau kamu sendiri yang menyegel ingatan itu?" Lazarus bertanya.
"Urs, apa maksudmu?" Seth bertanya.
"Tuan Seth, bisakah kamu kemari?" Lazarus bertanya.
Seth terbang ke samping Asta, mereka berdua penasaran dengan apa yang ingin Lazarus lakukan. Mereka memang merasakan sesuatu telah hilang dari ingatan mereka, tetapi mereka tidak mengetahui apa yang hilang.
Terutama Demon Emperor Seth yang tidak bisa mengingat mengapa dia pergi ke sebuah Padang pasir dan membuat sebuah Kerajaan yang diberi nama Kerajaan Black Desert yang sekarang menjadi Kekaisaran Black Desert.
"Tuan Seth, bisakah aku menyentuh kepalamu?"
"Apa yang ingin kamu lakukan!" Seth berteriak.
"Aku hanya ingin melihat struktur sihir yang digunakan untuk menghapus atau menyegel ingatanmu." Lazarus menjawab.
Seth dengan ragu-ragu mengangguk, kemudian Lazarus memegang kepala Seth.
"Rune Circle!"
Banyak Rune berwarna hitam yang muncul dari dahi dan tubuh Seth. Rune itu sangatlah rumit dan yang paling parah adalah Skill itu adalah Skill Sihir Terlarang Penyegelan Rank S yang membuat penggunanya tidak bisa membocorkan rahasia. Jika Skill itu dipaksa dibatalkan, maka Seth akan mati.
"Black Seal dan Curse Of Power?" Lazarus bergumam.
Reese bangkit dari tempat duduknya, begitupun dengan semua orang yang berada di sana saat mendengar Skill Black Seal Rank S dan Curse Of Power Rank S. Kedua Skill sihir itu adalah Skill sihir terlarang, Black Seal adalah Skill penyegel ingatan Rank S dan apabila segel itu di lepaskan, maka orang itu akan mati dan bangkit menjadi Undeath mengamuk tidak berjiwa. Sedangkan Curse Of Power adalah Skill yang membuat seseorang bertambah kuat dengan cepat dengan mengorbankan aura kehidupannya.
"Apakah kamu yang memasang sendiri Cursed Of Power?" Lazarus bertanya.
"Hahaha. Aku tidak mengetahui ada Skill sihir untuk melihat tubuh seseorang dan aku sendiri yang memasang Skill Cursed Of Power di tubuhku." Seth menjawab.
"Kamu adalah seseorang yang sekarat." Lazarus berkata.
"Aku sudah mengetahuinya, tetapi Putra pertamaku akan menggantikan aku saat aku mati." Seth berkata.
Lazarus memeriksa tubuh Asta dan terlihat Rune Black Seal yang berada di kening Asta bisa dikatakan orang yang memasang Skill ini adalah Asta sendiri.
"Urs, kita tidak bisa melepaskan segel ingatan itu." Roseanne berkata.
"Master Merlin, bahkan tidak bisa melepaskan segel sihir terlarang Black Seal." batin Roseanne.
...****************...
"Merlin, apakah kamu bisa melepaskan segel itu?" Roland bertanya.
"Aku tidak bisa, tetapi jika salah satu dari 3 penyihir terkuat di Auriga. Kemungkinan mereka memerlukan waktu 5-50 tahun untuk melepaskan Skill Sihir Black Seal. Sedangkan untuk Curse Of Power mereka memerlukan waktu yang lebih banyak." Merlin menjawab.
"Apabila leluhur Demon Eternal Night yang menciptakan kedua Skill sihir itu masih hidup. Aku kira dia bisa melepaskannya dengan mudah dalam beberapa menit." Rias berkata.
"Apakah maksudmu ras Demon pertama, aku kira itu hanyalah dongeng karena tidak ada bukti dan peninggalannya yang ditemukan." Merlin tersenyum.
...****************...
"Sebastian, bisakah kamu mengambilkan ku kuas kecil?" Lazarus bertanya.
"Aku akan mengambilnya." Sebastian menjawab, kemudian terbang ke arah Lazarus.
"Gilbert, apa yang ingin kamu lakukan?" Adonis bertanya.
"Aku ingin membatalkan Skill sihir terlarang yang berada di tubuh mereka berdua." Lazarus menjawab.
"..."
Semua orang terkejut mendengarnya.
"Mustahil." Merlin berteriak.
"Urs, apakah kamu akan bertanggung jawab apabila Seth dan Asta mati?" Lilith bertanya.
"Aku akan memberikan kepalaku, jika aku gagal." Lazarus menjawab dengan percaya diri.
"Hahaha. Baiklah aku terlebih dahulu karena tubuhku sudah hancur dan tinggal menunggu kematian. Urs, apabila kamu gagal aku akan menerimanya. Mungkin semua itu sudah menjadi takdirku mati di sini." Seth tertawa.
Lazarus mulai melapisi kuas hitam itu dengan mana kegelapan dan mengukir kembali Rune yang berada di dahi dan tubuh Seth dengan teliti. 3 menit kemudian perlahan Rune di tubuh Seth menghilang. Seth merasakan rasa sakit seperti ditikam puluhan pedang dan ingatan mulai membanjiri otak Seth.
"Berhasil. Tahanlah, rasa sakit itu sebentar." Lazarus berkata, kemudian mengukir Rune yang berada di dahi Asta dan ingatan mulai membanjiri otak Asta. Dia berlutut ke tanah untuk memproses ingatan itu.
"Urs, apakah kamu berhasil?" Galan bertanya.
"Aku adalah seorang Rune Master yang hebat. Skill seperti ini bisa aku selesaikan dengan semudah membalik telapak tangan. Kakek, apakah kamu tahu aku bahkan bisa mengobati penyakit langka Elias menggunakan gabungan 7 Skill terlarang Rank SS dan 7 Skill pembaliknya." Lazarus tersenyum.
"...."
"Pembunuh! Lilith kamu membunuh Permaisuri Lilith!" Seth berteriak dengan mata Semerah darah.
"Reiga, Sebastian sekarang adalah giliran kalian." Lazarus berkata.
"Serahkan kepada kami." Reiga dan Sebastian menjawab, kemudian pergi ke arah Seth untuk menahannya. Namun sesaat kemudian Reiga dan Sebastian terlempar karena gelombang mana Seth.
Lazarus menyentuh dahinya. "Seseorang bisakah kalian membantuku untuk menahan Tuan Seth sebelum ruang pertemuan hancur."
Kyros, Rhodes, Sebastian dan Reiga menahan Seth. Mereka tidak bisa menggunakan kekuatan asli mereka karena ruangan akan hancur.