LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 315. Perang Hutan Cerulean End.



Semua wilayah Hutan Cerulean menjadi hancur berantakan karena perang besar ini. Perang diantara pasukan ras humanoid penjajah, kawanan Beast pengkhianat, pasukan korban konspirasi jahat dan kawanan Beast yang ingin mempertahankan rumahnya.


Kawanan Beast dapat membedakan Beast musuh dan kawan dari aroma, aura dan penglihatan. Kawanan Beast yang merupakan pengikut Darkness Fang mempunyai aroma dan aura Darkness Fang serta kebanyakan pengikut Darkness Fang adalah Beast darat berkaki empat.


Lazarus, Ragnar, Magna, Black Cloud, Nightmare dan Soldrake bertarung dengan Darkness Fang, Blizzard, Black Wind, Summer, Barak, Arie, Carlos, Victor, Emma, Elodie, Agares dan Egan di wilayah Barat.


Terlihat wilayah barat hancur karena pertempuran mereka. Sekarang Lazarus sudah mempunyai kekuatan setara dengan Beast King jadi dia tidak kesulitan untuk melawan Darkness Fang dan kelompoknya yang sudah terluka.


"Siapa kamu? Mengapa kamu menyerang pasukan kami!" Victor berteriak.


"Aku yang seharusnya bertanya apa tujuan kalian menjebak semua orang di Hutan Cerulean?" Lazarus bertanya, kemudian menembakan baut-baut petir emas dari 9 kepalanya.


"Giant Wind Shield!" Duke Carlos menciptakan sebuah perisai angin topan untuk menahan serangan Lazarus.


"Soldrake, mengapa kamu menyerang kawanan Beast Darkness Fang!" Blizzard berteriak.


"Soldrake, kamu membawa Ragnar dan Magna untuk menyerang Darkness Fang? Apakah kamu berusaha menguasai semua wilayah Hutan Cerulean?" Black Wind bertanya.


"Black Cloud, mengapa kamu bekerja sama dengan ras humanoid untuk menyerang kawanan Beast Darkness Fang? Darkness Fang hanya berusaha untuk mengusir pasukan ras humanoid yang Hutan Cerulean!" Summer berteriak.


Lazarus, Black Cloud dan Soldrake terkejut dengan pertanyaan para Beast King itu. Darkness Fang lah yang bekerja sama dengan pasukan ras humanoid untuk menguasai Hutan Cerulean.


"Bajingan! Darkness Fang telah menipu kalian bertiga! Dia sebenarnya yang bekerja sama dengan pasukan ras humanoid untuk menguasai Hutan Cerulean! Dia juga sudah membunuh Beast King Black Qilin Hei Lan!" Lazarus berteriak.


"Gold Dragon, Apa maksudmu?" Black Wind berteriak.


"Summer, Darkness Fang yang bekerja sama dengan ras humanoid untuk menguasai Hutan Cerulean!" Black Cloud berteriak.


Semua orang mencari Darkness Fang, tetapi Darkness Fang sudah melarikan diri dengan cepat menjauh dari Medan pertempuran. Dia mengetahui rencananya sudah hancur berantakan dan sekarang dia harus melarikan dari tempat ini sebelum Soldrake dan Black Cloud membunuhnya.


Reiga tiba-tiba menghadang Black Cloud seraya membawa Artefak Regalia Schyte berwarna hitam legam.


"Demon, menyingkirlah dari jalanku!" Darkness Fang berteriak, kemudian menerkam ke arah Reiga.


Reiga tersenyum, kemudian dengan cepat mengayunkan sabit Regalia dan memotong satu kaki Darkness Fang.


Darkness Fang meringis kesakitan, dia sudah kehilangan banyak mana, terluka dan kelelahan setelah bertarung dengan Melida.


"Darkness Chain!" Rantai dari kegelapan mengikat tubuh Darkness Fang, kemudian Reiga terbang dengan cepat ke arah tempat pertarungan seraya membawa Darkness Fang.


...****************...


Leonidas, Apollo, Melida dan beberapa orang ranah Mythical segera pergi ke tempat pertarungan. Apabila Victor, Rhys Barak dan Arie mati mereka akan mendapatkan masalah yang sangat besar.


Sesaat kemudian mereka sampai di tempat pertarungan dan melihat Victor, Rhys Barak dan yang lainnya sedang bertarung mati-matian dengan Kawanan Beast King. Mereka segera bergabung dalam pertarungan itu untuk menolong Victor, Rhys Barak dan Arie.


"Sun Dance!" Fire King Apollo menerjang ke arah Darkness Dragon Ragnar, tetapi sebuah petir emas segera menyerang tubuhnya dari samping hingga dia terlempar dan menabrak sebuah bukit hingga hancur.


"Ragnar berhati-hatilah!" Lazarus berteriak.


"Terima kasih!" Ragnar berterima kasih.


Element angin, racun, es, petir, api, kegelapan, cahaya, kayu, kehidupan, kematian terus berbenturan.


"Bajingan, apakah siapa kamu! Mengapa kamu ikut campur dalam rencana kami!" Victor berteriak.


Salah satu kepala Lazarus menyeringai. "Aku tidak mengetahui Kekaisaran Silver Phoenix sangat tercela seperti ini."


"Dragon! Bukankah kami tidak mempunyai urusan dengan kalian, apakah kalian ingin melanggar kesepakatan yang kita buat pada zaman kuno?" Arie bertanya.


"Hahaha. Kalian yang sudah melanggar kesepakatan terlebih dahulu setelah kalian berusaha untuk menculik Soldrake!" Lazarus berteriak dan ingin menggunakan Skill terkuatnya untuk menyerang kelompok Victor.


"Gunakan Skill pertahanan dan penyerangan terkuat kalian ke arah Nine Headed Golden Dragon itu!" Melida berteriak.


Element api berkumpul di sekitar Lazarus, semua orang di sana segera menggunakan Skill pertahanan terkuat mereka.


"The Seven-colored Lightning Sword Art!" Gelombang petir tujuh warna menyerang ke arah Lazarus.


"Thorn Forest Seal!" Sulur-sulur dahan berduri mengikat tubuh Lazarus.


"Golden Sun Flame Storm!" Lazarus menggunakan Skill terkuat yang dimiliki oleh Gold Dragon, semua wilayah pertarungan tertutupi oleh pusaran api berwarna emas menghanguskan wilayah sekitarnya, hutan yang lebat hangus terbakar dan danau yang penuh api mengering karena Skill element api Lazarus.


"Bajingan!" Duke Carlos dan yang lainnya menggunakan semua energi mana di tubuh mereka untuk menahan Skill itu.


Sesaat kemudian Skill berhenti semua orang pasukan aliansi musuh berhasil selamat dari Skill skala besar yang digunakan Lazarus.


Semua orang menatap ke arah Nine Headed Golden Dragon itu, tetapi Nine Headed Golden Dragon sudah menghilang.


"Kemana Gold Drago.." Sebelum Barak Rhys mengatakan sesuatu, tiba-tiba dengan cepat Lazarus memenggal kepala Barak Rhys menggunakan Claymore Frostmoure.


"Wakil Ketua!" Arie berteriak, tetapi Blizzard segera menghadangnya.


"Aku sudah memenggal satu pemimpinnya! Tinggal tersisa 2 kepala lagi untuk memenangkan perang ini." Lazarus tersenyum seraya membawa Claymore Frostmoure di bahunya.


"Bajingan!" Semua anggota pasukan ranah Mythical segera menyerang ke arah Lazarus.


Galan dan yang lainnya segera menahan serangan mereka semua sesudah memenangkan pertempuran di wilayah Timur, Barat dan Selatan Hutan Cerulean.


"Hahaha. Tikus-tikus kecil ini membuatku sedikit kesulitan." Sebastian melangkah ke arah Lazarus seraya melemparkan 2 orang berjubah hitam, mereka adalah Black Moon dan Silver Moon yang menjaga Artefak Eternal Barrier.


"Julian, berapa orang pasukan kita yang gugur?" Lazarus bertanya.


"2000 orang pasukan kita telah gugur, tetapi mereka gugur dengan penuh rasa hormat." Julian menjawab.


"Apakah anggota utama kita ada yang gugur?" Lazarus bertanya.


Julian terdiam. "Raiden Raven gugur dalam perang, Jayden Draco kehilangan satu tangannya dan Daisy Silva kehilangan satu matanya."


Lazarus sedikit sedih karena kematian Raiden, tetapi di dalam perang apapun bisa terjadi.


Kelompok Aliansi musuh kebingungan darimana orang-orang kuat ini berasal. Mereka tidak menyangka ada pasukan sebesar dan sekuat ini di Hutan Cerulean, mereka juga bekerja sama dengan kawanan Beast di wilayah Utara dan wilayah selatan.


"Hahaha. Mengapa kalian tidak menungguku untuk pesta ini! Aku sudah mendapatkan kucing tua untuk hidangan pembuka." Reiga berkata, kemudian melemparkan Darkness Fang yang sudah kehilangan satu kaki dan tidak berdaya.


"Sebas, bunuh dia dan sekarang kita tinggal membunuh satu orang lagi." Lazarus berkata dengan suara bernada dingin.


Sebastian terbang ke arah Darkness Fang, kemudian menusuk jantungnya dengan Artefak Long Sword Scorpion.


"Sampah! Kamu harusnya memburu sendiri!" Reiga berteriak.


"Sepupu, aku akan membayarnya di masa depan." Sebastian tersenyum.


Kelompok pasukan aliansi dan kelompok Lazarus saling mewaspadai, mereka kemudian melanjutkan pertempuran.


Reiga menyerang Melida, Galan menyerang Leonidas dan Deandra menyerang Apollo. Sedangkan para Beast King bertarung dengan Arie dan orang-orang ranah Mythical serta Legendary aliansi musuh.


Lazarus menerjang ke arah Victor menggunakan Claymore Frostmoure.


"Aku akan membunuh dan mencabik dagingmu!" Victor berkata seraya memperkuat auranya.


"Seperti yang diharapkan dari salah satu pilar Kekaisaran Silver Phoenix, kamu sangat kuat!" Lazarus tersenyum.


Victor terus menyerang menggunakan tinju dan kakinya begitupun dengan Lazarus yang menghindari dan membalas serangan Victor.


"Mountain Shattering Martial Art!"


"Eternal White Sun Sword Art!"


Perang tidak seperti tidak yang diharapkan oleh Lazarus. Meskipun mereka sudah terluka parah, tetapi mereka masih mempunyai kekuatan besar untuk melawan. Seperti hewan buas yang mempunyai kekuatan besar saat sedang terpojok.


Mereka semua entah Beast dan ras humanoid mengetahui bahwa mereka sudah melampaui batasan mereka. Orang-orang dan Beast yang selamat dalam perang ini akan menjadi lebih kuat karena sudah mengalami pertempuran untuk melewati batasan mereka terus-menerus.


Victor terbaring lemah dengan penuh bekas luka, sedangkan Lazarus berdiri di dekatnya seraya bersiap-siap untuk memenggal kepala Victor.


"Hahaha. Pertempuran yang menarik! Aku sepertinya tidak menyesal mati di tanganmu, bolehkah aku mengetahui siapa namamu?" Victor bertanya.


"Grand Duke Lazarus Regulus!" Lazarus mengayunkan Claymore Frostmoure ke leher Victor, tetapi sebuah tombak tiba-tiba melesat ke arah Claymore Frostmoure. Lazarus seketika merasakan genggamannya mati rasa karena merasakan kuatnya dampak benturan itu.


Gelombang besar pasukan ras humanoid berjumlah sekitar 10 juta orang dari Kekaisaran Silver Phoenix, Organisasi Black Scorpion Orchid, Kerajaan Nebula, Guild Marcenary Black Phoenix, Kerajaan Black Bull, Kekaisaran Black Crow dan serikat Pembunuh Green Viper mendekat dari sebelah Utara. Terlihat mereka memakai pelengkapan lengkap dengan banyak Beast yang sudah dijinakkan.


Arie, Duke Carlos dan anggota pasukan ranah Mythical menemukan secercah harapan untuk menang, mereka kemudian segera berlari menyelamatkan diri ke arah pasukannya.


"Victor, kamu beruntung! Melida, bawa pria ini kembali ke pasukannya." Lazarus menendang Victor ke arah Melida.


Putri kedua Kekaisaran Silver Phoenix yang memimpin dan pasukan Kekaisaran Silver Phoenix menatap ke arah Lazarus yang menendang Victor dengan aura haus darah. Mereka ingin sekali membunuh orang yang menyerang Pangeran Kekaisaran Kelima Victor.


"Lazarus, mengapa kamu tidak membunuhku?" Victor bertanya.


"Apabila aku membunuhmu akan terjadi Chaos dan perang besar akan terjadi." Lazarus mengeluarkan sebatang rokok, kemudian Sebastian segera menyalakannya.


Dari wilayah Selatan terlihat gelombang besar pasukan Beast dan ras humanoid berjumlah sekitar 18 Juta orang yang berasal dari Kekaisaran Zephyra, Kerajaan Pendragon, Kekaisaran Avalon, Kekaisaran Black Dessert, Kekaisaran Moonlight, Kekaisaran Moonlight Frost, Kekaisaran Boreas, Organisasi Azure Dragon, Kekaisaran Beastman.


Pasukan itu memenuhi semua wilayah Utara dan Selatan Hutan Cerulean. Mereka terdiam dan saling melirik untuk sesaat.


"Urs, apakah kamu baik-baik saja!" Freya, Lilian dan yang lainnya berlari ke arah Lazarus bersama Beast kontrak Lazarus yang lainnya.


"Master!" Ignis dan Asterion segera terbang ke arah Lazarus.


"Ignis, sudah lama tidak bertemu aku sangat merindukanmu. Apakah kamu terlihat lebih besar lihat kalian sudah mempunyai anggota keluarga baru." Lazarus berkata.


"Master, kami sudah mengetahuinya dari Golden Fang." Red Dragon Ignis berkata.


...****************...


Kaisar Erland Zephyra, Pangeran Mahkota Kyros Zephyra, Ketua Organisasi Azure Dragon, Xie Yan Kaisar Agathias dan Permaisuri Agatha melangkah ke arah tengah pasukan. Mereka adalah perwakilan dari 3 Kekaisaran Besar dan 1 Organisasi Besar di 4 Benua.


Kaisar Castor Silver Phoenix, Pangeran Mahkota Maximus, Ketua Organisasi Black Scorpion Orchid Midas melangkah ke arah tengah 2 pasukan mereka adalah perwakilan dari pasukan aliansi musuh.


"Castor, apakah kamu ingin menyebabkan zaman kekacauan kembali!" Erland berteriak.


"Erland, pasukan aliansi kami hanya ingin menjadikan Hutan Cerulean yang tanpa pemilik sebagai wilayah kami!" Kaisar Castor menyeringai.


"Kalian sudah menyebarkan rumor tentang Eternal Blue Lily untuk memecah belah kami! Kalian membunuh pasukan pencari kami dengan licik!" Kyros berkata.


Galan, Lazarus, Solon, Levin, Curtis dan Yun Shan segera pergi ke sana untuk memberikan kesaksian.


Victor dan Arie juga datang kesana untuk memberikan kesaksian mereka.


Mereka semua mengetahui, jika perang terjadi. Maka zaman keempat akan terulang kembali dan keseimbangan antara 4 Benua akan terganggu.


Pemimpin Organisasi Azure Dragon menatap tajam ke arah pemimpin Organisasi Black Scorpion Orchid Midas. Hampir semua anggota Organisasi Azure Dragon yang dikirim ke Hutan Cerulean terbunuh, sedangkan Kyros mengeluarkan aura haus darah saat mendengar pasukan Kekaisaran Zephyra yang dikirim ke Hutan Cerulean hanya tersisa 15 orang, Ciel Phoenix dan Raiden Raven 2 dari anggota Kekaisaran Zephyra juga gugur dalam perang ini.


"Hahaha. Castor, apabila kamu membunuh cucuku. Kekaisaran Boreas akan berperang habis-habisan dengan Kekaisaran Silver Phoenix." Galan berkata.


"Galan, kamu sudah terlalu tua untuk menyayangi keluargamu dan Kekaisaran Silver Phoenix akan membayar ganti rugi atas semua masalah ini." Castor berkata.


Midas menatap ke arah Lazarus, dia seperti melihat Orion saat melihat wajah Lazarus.


"Apakah kamu yang membunuh Barak?" Midas bertanya.


"Aku yang membunuh Barak. Akan tetapi, dia sudah terluka parah setelah bertarung dengan Victor. Victor dan Barak sangatlah bodoh, mereka berdua saling mengkhianati demi keserakahan mereka. Apabila Victor dan Barak bekerja sama dari awal mungkin rencana kalian untuk menaklukkan Hutan Cerulean akan berhasil." Lazarus tersenyum.


Midas terkejut dengan jawaban Lazarus, kemudian menggertakan giginya. Meskipun Barak tidak sekuat Arie dan anggota Organisasi Black Scorpion Orchid yang lain, tetapi dia adalah orang yang paling lama mengikuti Midas dan orang yang paling dia percayai.


"Midas, bukankah urusan kita belum selesai?" Xie Yan bertanya.


"Xie Yan, anggota Organisasi Azure Dragon juga sudah membunuh banyak anggota Organisasi Black Scorpion Orchid. Apakah kamu ingin kita berperang?" Midas mengeluarkan aura ranah Mythical level 95.


"Aku bukanlah seorang yang akan gentar dengan ancaman. Setelah ini ingatlah aku akan membalas dendam kepadamu. Urusan ini adalah urusan antara kedua Organisasi kita." Xie Yan mengeluarkan aura ranah Mythical level 95.


Midas menatap tajam ke arah Lazarus karena pria itu semua rencananya hancur. Dia ingin sekali mencabik-cabik Lazarus karena sudah menggagalkan rencana yang sudah di susun sejak lama.


Galan dan Agatha mengeluarkan aura haus darah yang pekat seraya menatap tajam ke arah Midas, mereka mengetahui bahwa Midas adalah seseorang yang sangat kejam dan orang yang membalas dendam dengan puluhan kali.


"Apakah kamu berani berpikiran jahat kepada cucuku?" Galan bertanya.


"Hahaha. Galan, apakah kamu berani berperang melawan Organisasi Black Scorpion Orchid hanya untuk seorang pria? Apakah kamu penguasa tanah Regulus 2 juta anggota pasukan Organisasi Black Scorpion Orchid akan menyerang wilayahmu. Ingatlah apabila ada yang ikut campur akan menjadi musuh Organisasi Black Scorpion Orchid!" Pria ras Vampire Black Moon itu tertawa terbahak-bahak memperlihatkan sepasang taring panjang.


Semua orang merasakan 3 aura membunuh mendekat ke arah mereka. Reese, Adonis dan Reiga menghampiri semua orang 3 keberadaan terkuat di Benua Antares itu mengeluarkan aura yang sangat agung.


"Bedebah, Midas apakah kamu berusaha menghancurkan wilayah Regulus?" Reiga melepaskan topengnya.


"Bajingan, orang sepertimu tidak layak untuk memimpin Organisasi yang aku dan Adonis buat!" Reese berteriak.


Tubuh Midas gemetar melihat Black King Reiga dan Demon Emperor Reese. Adonis tiba-tiba berada di belakang Midas, kemudian berbisik.


"Midas, aku akan membunuhmu karena berani mengatakan sesuatu hal yang buruk kepada Putra angkat ku." Adonis memotong 2 telinga Midas menggunakan kukunya yang tajam.


"Lord Adonis, Lord Reiga dan Demon Emperor Reese. Maafkan aku karena aku tidak mengetahui kamu dan pria itu mempunyai hubungan!" Midas bersujud seraya menangis tersedu-sedu.


Adonis mengulurkan tangannya.


"Tuan Adonis, tidak!!" Midas sangat ketakutan, kemudian berusaha melepaskan diri. Nalurinya mengatakan bahwa Adonis benar-benar akan membunuhnya.


Midas terbang cepat dengan sepasang sayap kelelawar menjauh dari tempat itu. Adonis kemudian mengepalkan tangannya, seketika tubuh Midas meledak menjadi aliran darah yang berhamburan kemana-mana.


Semua anggota Organisasi Black Scorpion Orchid ngeri dan ketakutan saat melihat ketua mereka Midas meledak menjadi aliran darah.


"Apakah namamu Arie?" Adonis bertanya.


"Lo-lord, namaku adalah Arie." Arie menjawab.


"Apakah kamu ingin menjadi pemimpin Organisasi Black Scorpion Orchid selanjutnya?" Adonis bertanya.


"Lord, tetapi akan banyak orang yang menentang aku untuk menjadi pemimpin selanjutnya. Meskipun aku sudah berlevel 94." Arie menjawab dengan wajah serius.


"Tenang saja, Reiga dan Daryan akan mengatasinya. Aku dan Reese sudah lama tidak mengawasi Organisasi Black Scorpion Orchid menjadikan Organisasi itu tempat berkumpulnya banyak sampah. Kamu pasti adalah orang yang pantas menjadi pemimpin Organisasi itu karena Rhys dan Midas memperlakukanmu dengan buruk, tetapi kamu tetap membela Rhys dan Midas bahkan rela mengorbankan nyawamu." Adonis menjawab.


Pria berambut hitam dan mata biru itu bersujud ke arah Adonis, Reese dan Reiga.


"Reiga, Daryan kalian harus membersihkan organisasi itu secara menyeluruh." Reese memerintahkan.


Seorang pria berambut hitam panjang dan mata hijau muncul dari bayangan Reese, kemudian membawa Arie dan Reiga pergi ke pasukan Black Scorpion Orchid. Semua anggota Black Scorpion Orchid berlutut menyambut mantan pemimpin dan pemimpin baru mereka.


"Urs, tenang saja Organisasi Black Scorpion Orchid tidak akan mengganggumu dan wilayah Regulus. Xie Yan, apakah kamu bisa melupakan dendam?" Adonis bertanya.


"Hahaha. Tuan Adonis, apabila kamu mengatakan itu aku tidak bisa membantah kamu." Xie Yan tertawa canggung.


"Midas, pantas mendapatkannya." Yun Shan berkata.


"Castor, bisakah kamu menarik pasukanmu?" Reese bertanya.


"Demon Emperor Reese!" Kaisar Erland berteriak.


Lazarus menyentuh bahu Kaisar Erland. "Ayah mertua kamu harus menuruti Demon Emperor Reese tenang saja aku sudah menemukan 7 tangkai Herbal Eternal Blue Lily Rank Void dan Nature Treasure Element Kayu Rank Mythical." Lazarus berkata menggunakan transmisi suara.


"Baiklah, Kekaisaran Zephyra akan membiarkan kalian pergi dan ingatlah sekarang Kekaisaran Zephyra akan selalu memperhatikan setiap gerak-gerik Kekaisaran Silver Phoenix. Aku tidak akan melupakan dendam ini." Kyros menatap tajam ke arah Kaisar Castor dan Putra Mahkota Maxime.


Kaisar Castor dan Pangeran Mahkota Maxime sedikit bernafas lega, tetapi mereka bingung mengapa Erland dan Kyros melepaskan mereka. Sebagai seseorang yang mengenal Kyros dan Castor selama ratusan tahun, mereka mengetahui bahwa perang besar-besaran akan terjadi.


"Hahaha. Kyros, tatapanmu sungguh menakutkan. Akan tetapi, ingatlah di sebuah gunung tidak akan ada 2 penguasa." Kaisar Castor berkata, kemudian menarik pasukannya untuk mundur.


...****************...


Semua orang bernafas lega karena perang besar tidak terjadi. Namun mereka tetap marah kepada 7 Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar yang bekerja sama melakukan semua ini.


Hutan Cerulean sudah hancur lebur dan kabut yang menutupinya sudah tidak ada karena bunga Sky Blue Lily dan Illusion Green Rose yang menghasilkan Barrier kabut sudah hancur karena perang. Butuh 50-100 tahun agar wilayah ini kembali seperti semula.


"Urs, apakah kamu baik-baik saja?" Freya bertanya.


"Aku baik-baik saja dan bagaimana dengan wilayah Regulus?" Lazarus bertanya.


"Saat kamu pergi ke Hutan Cerulean, wilayah Regulus berperang dengan wilayah Leontios. Freya yang memimpin perang itu dan berhasil mengalahkan Keluarga Bangsawan Leontios." Diana berkata.


"Berapa pasukan yang gugur dari pihak kita?" Lazarus bertanya.


"1200 orang. 800 Gugur saat perang dan 400 sisanya gugur setelah perang karena terluka parah. Namun kita dibantu oleh Red Dragon Agni dan istrinya untuk perang di wilayah Leontios." Freya berkata.


Lazarus melebarkan matanya. "Berapa jumlah musuh?"


"80,000 orang." Freya menjawab.


"Hahaha. Freya, kamu sangatlah beruntung karena Agni dan Melys membantumu dalam perang. Aku mengira bahwa sekitar 20,000 orang akan gugur dalam perang itu. Apakah Eksekutif Aliansi The North dan 12 Bangsawan Regulus ada yang gugur?" Lazarus bertanya.


"Damian, Gar, Listya dan Mery gugur dalam perang itu. Urs, maafkan aku karena tidak bisa menyelamatkan mereka." Freya menjawab.


"Semoga mereka semua masuk ke Taman Eden dan Freya terima kasih telah menyelamatkan banyak orang." Lazarus mencium tangan Freya.


Yun Shan menghampiri Lazarus, dia sudah mengumpulkan semua anggota pasukan yang selamat dan meninggal.


"Tuan Urs, terima kasih!" 4200 orang yang sangat senang melihat kehadiran Lazarus, terlihat 2000 mayat yang tertutupi oleh sebuah kain.


"Aku tidak tahu darimana asal kalian, tetapi terima kasih karena telah berkorban untukku. Semoga 2000 orang Ksatria yang gugur akan beristirahat tenang di Taman Eden." Lazarus membungkuk.


Semua orang membungkuk ke arah Lazarus, tanpa Lazarus mereka semua akan mati tanpa diketahui di kedalaman Hutan Cerulean.


"Urs, terima kasih telah membantu Beast yang tinggal di Hutan Cerulean. Kami akan kembali ke wilayah Selatan yang masih belum hancur." Black Cloud dan Nightmare berkata di belakang mereka terlihat kawanan Beast dari berbagai jenis dan spesies.


"Sahabatku Black Cloud, apabila kamu memerlukan bantuanku. Aku akan selalu membantumu." Lazarus berkata.


Kawanan besar Beast berjumlah lebih dari 400, 000 berbagai jenis, spesies dan Rank berjalan pergi ke wilayah selatan Hutan Cerulean tanpa menyerang pasukan ras humanoid disekitarnya.


"Urs, terima kasih karena telah membalaskan dendam ayahku. Semoga para Dewa Beast memberkahi kamu." Kawanan Beast Qilin berjumlah 14 ekor berlutut.


"Zhu, semoga kamu akan menjadi Beast yang kuat di masa depan." Lazarus mengelus kepala Zhu.


"Groooarr!" Seekor bayi Fire Qilin betina mengusapkan kepalanya ke kaki Lazarus.


"Hahaha. Namanya adalah Huo Zhu, dia adalah bayi Beast Qilin yang selamat dari 5 telur yang dihancurkan Darkness Fang. Aku kira dia menyukaimu." Zhu tertawa.


"Tuan Urs, apakah kamu ingin merawat anakku dia akan membantumu di masa depan." Pasangan Zhu berkata.


"Baiklah, aku akan merawatnya kebetulan aku sangat tertarik kepada Beast Qilin." Lazarus memikirkan tentang kelahiran ke 13. Dia bisa mengajarkan Fire Qilin ini Skill dari Ancestral Qilin.


"Terima kasih." Kawana Qilin pergi dan bergabung ke kawanan Beast.


Terlihat para pasukan dari berbagai Kekaisaran, Kerajaan dan Kekuatan besar mengidentifikasi 2000 mayat itu. Setelah mengidentifikasi mereka berterima kasih dan berpamitan kepada Lazarus dan yang lainnya. Begitupun dengan Jaan, Solon, Herakles, Hali Julian, Butter dan yang lainnya.


"Urs, apakah kamu baik-baik saja!" Magnolia memeluk Lazarus.


"Bagaimana dengan Akira dan Reina?" Iris bertanya.


"Kami baik-baik saja." Reina dan Akira menjawab, mereka masing-masing mengendong seorang bayi pria dan wanita ras Oni.


Diana dan yang lainnya segera menghampiri Reina dan Akira untuk melihat bayi itu. Reina mengendong seorang bayi wanita dengan rambut hitam dan mata biru, sedangkan Akira mengendong seorang bayi laki-laki dengan rambut hitam dan mata biru.


"Apakah kalian melahirkan di Hutan Cerulean?" Diana bertanya.


"Aku berpikir kedua bayi ini mirip dengan seseorang. Terutama mata biru mereka, apakah mereka mempunyai Ayah yang sama?" Alyssa bertanya.


"Nama putraku adalah Akihiro." Akira berkata.


"Fufufu. Nama putriku adalah Akari. Meskipun, mereka terlahir dari ibu yang berbeda, tetapi mereka seperti saudara kembar." Reina berkata.


"Akari dan Akihiro nama yang bagus." Lazarus berkata.


"Urs, apakah kamu tidak menambahkan nama Regulus di belakang nama mereka?" Deviela bertanya.


"Akira Regulus dan Akihiro Regulus. Putra dan Putriku." Lazarus tersenyum.


Alyssa, Diana, Felicity, Freya, Theresia, Cathrine dan Lilian menatap tajam ke arah Lazarus.


Suasana menjadi hening.


"..."