
Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanan dan sampai di sebuah sungai yang sangat jernih berair tenang, mereka mengetahui bahwa sungai berair tenang selalu menyimpan bahaya.
Heath melemparkan mayat Black Horned Bull ke sungai itu, sesaat kemudian sungai itu mengeluarkan riak dan seekor Mythical Beast Blue Lightning Hydra muncul dari dalam sungai.
"Laila, apakah kamu sudah menembus ranah Mythical level 94 dan menjadi Beast King?" Heath bertanya.
"Heath, aku sudah menjadi Beast King dan sudah lama tidak bertemu." 9 kepala Laila menjawab, kemudian menatap ke arah Green Dragon Andara, kawanan Beast serigala dan Lazarus.
"Manusia, aku mencium aroma banyak Beast di tubuhmu dan diantaranya adalah Ice Hydra dan Nine Element Hydra. Apakah kamu mengontrak 50 ekor Beast?" Blue Lightning Hydra bertanya.
"Tunggu, apakah Master mengontrak banyak Beast rank tinggi?" Green Dragon Andara bertanya.
"Nyonya, kamu sangat indah dan senang bertemu Blue Lightning Hydra yang sangat langka. Aku mengontrak banyak Beast rank tinggi dan aku juga mempunyai hubungan yang baik dengan banyak Beast rank tinggi." Lazarus menjawab.
"Nine Element Hydra, sudah 15,000 tahun aku tidak pernah melihat mereka. Nine Element Hydra adalah Beast yang sangat kuat, saat dewasa mereka mempunyai 9 kepala yang mewakili element yang berbeda. Kepala berwarna merah yang mewakili element api, kepala berwarna biru yang mewakili element air, kepala berwarna hitam yang mewakili element kegelapan, kepala berwarna kuning yang mewakili element cahaya, kepala berwarna perak yang mewakili element logam, kepala berwarna putih yang mewakili element es, kepala berwarna hijau yang mewakili element kayu, kepala berwarna coklat yang mewakili element tanah dan kepala berwarna ungu yang mewakili element petir. Mereka hampir tidak terkalahkan dalam pertarungan 1 lawan 1, tetapi mereka mempunyai kelemahan saat melawan orang atau Beast di ranah lebih tinggi dan melawan banyak orang." Laila berkata.
"Aku mengetahuinya dan Nine Element Hydra juga lemah dengan Beast atau seseorang yang mempunyai element angin." Lazarus berkata.
"Tidak ada Beast yang sempurna, mereka pasti mempunyai kelemahan dan kekurangan." Laila berkata.
Lazarus mengeluarkan 2 mayat Green Forest Wyvern dan memberikannya kepada Blue Lightning Hydra, Laila.
"Terima kasih, kebetulan aku sangat lapar dan saat melihatmu aku teringat tentang Tuan Orion." Laila berkata.
"Apakah kamu mengenal Orion?" Lazarus bertanya.
"Aku sangat mengenalnya dan Ayahku adalah salah satu Beast Kontrak Orion. Namun dia mati saat berperang bersama Tuan Orion di zaman ketiga." Blue Lightning Hydra, Laila menjawab.
Kelompok Lazarus berpamitan kepada Laila, kemudian melanjutkan perjalanan mereka ke Dungeon Moonlight. Mereka akhirnya sampai di Barrier yang menutupi Dungeon Moonlight.
"Auuuuuu." Suara lolongan kawanan Beast serigala terdengar.
Seekor Mythical Beast Moonlight Fenrir dengan bulu berwarna putih keperakan bermata emas dengan lambang bulan di keningnya, bersama 8 Legendary Beast Fenrir dan kawanan besar Beast serigala menghampiri kelompok Lazarus.
Sirius dan Beast kontrak serigala yang lain terkejut saat melihat 8 Legendary Beast Fenrir dan kawanan besar Beast serigala yang menghampiri mereka.
"Heath, apakah kamu yang membawa 7 Beast Fenrir ini?" Seekor Legendary Beast Darkness Fenrir jantan bertanya.
"Moonlight Fenrir dan Golden Sun Fenrir, aku belum pernah melihat Moonlight Fenrir lain selain Silver Moon dan aku baru pertama kali melihat Golden Sun Fenrir." Legendary Beast Crimson Fenrir betina berkata.
"Mereka adalah Beast kontrak Urs dan kami ke sini hanya untuk mengunjungi Dungeon Moonlight." Heath menjawab.
"Tunggu, apakah mereka adalah Beast kontrak seorang manusia?" Storm Fenrir jantan dengan bulu berwarna ungu dan lambang petir di keningnya bertanya.
Moonlight Fenrir Silver Moon berjalan ke arah Sirius, dia mempunyai ukuran sedikit lebih besar dari Sirius dan mata berwarna emas yang sangat indah. Sirius merasakan aura yang sangat kuat dari Silver Moon karena Silver Moon adalah seekor Beast King.
"Auuuu." Semua Beast serigala melolong.
"Aku melupakan bahwa Silver Moon belum mempunyai pasangan dan dia bersumpah hanya akan menikah hanya dengan Moonlight Fenrir jantan!" Heath berteriak.
"Namaku Silver Moon, bisakah aku mengetahui siapa namamu?" Silver Moon bertanya.
"Namaku adalah Moonlight Fenrir Light Sirius Beast kontrak Grand Duke Lazarus Regulus." Sirius menjawab.
"Apakah kamu sudah mempunyai pasangan?" Silver Moon bertanya.
"Aku sudah mempunyai pasangan dan Golden Sun Fenrir jantan ini adalah putraku Blade. Aku juga mempunyai seorang putri Moonlight Fenrir bernama Auva." Sirius menjawab.
Silver Moon menundukkan kepalanya saat mendengar jawaban Sirius, kemudian berbalik dan pergi dari tempat itu. Semua Beast serigala menjadi marah dengan jawaban Sirius, mereka menatap Sirius seolah-olah ingin mencabik-cabik tubuh Sirius karena sudah menolak alpa mereka.
"Ibuku Aurelie mengatakan kepadaku bahwa Ayah mempunyai 2 pasangan lain selain Ibu, mereka adalah Ice Fenrir bernama Fenris dan Green Forest Fenrir bernama Forest Li..." Sebelum Golden Sun Fenrir Blade menyelesaikan perkataannya Sirius segera menekan kepala Blade ke tanah.
Telinga Silver Moon terangkat, kemudian dia membalikkan tubuhnya dan berjalan kembali ke arah Sirius dengan mata berbinar.
"Master!" Sirius melirik ke arah Lazarus, tetapi hanya ada Green Dragon Andara yang sedang memakan daging Green Forest Bull.
"Hahaha. Master mengatakan kamu harus menyelesaikan masalahmu sendiri sebelum pergi." Green Dragon Andara tertawa.
...****************...
Kelompok Lazarus memasuki Dungeon Moonlight. Meskipun di sebut Dungeon, tetapi Dungeon Moonlight hanyalah sebuah kuil yang di penuhi oleh ukiran dan patung orang yang menggunakan Skill Swordman, Skill Assasins, Skill Spearman, Skill Martial Art dan Skill lainnya.
Di dalam kuil itu terlihat sekitar 28 orang yang berusaha memahami Skill yang terukir di dinding atau Skill yang diperagakan oleh sebuah patung. Mereka juga berusaha memecahkan ukiran bahasa kuno zaman kedua yang terukir di bawah ukiran patung.
Seorang wanita cantik berambut perak panjang bergelombang dan mata emas sedang memperhatikan sayatan yang berada di sebuah batu. Meskipun dia mempunyai tubuh kurus dan ramping, tetapi dia tidak kesulitan untuk membawa sebuah Artefak Great Sword besar di punggungnya.
Semua orang yang berada di Dungeon Moonlight tidak memperhatikan satu sama lain. Mereka hanya fokus memahami Skill yang berada di dalam Dungeon Moonlight karena semua Skill itu adalah warisan dari zaman pertama dan kedua.
"Skill Storm Dragon Sword Art dan Skill Storm Dragon Dance lengkap!" Roland berteriak dengan keras.
Lazarus memegang keningnya karena melihat perilaku Roland yang telah menganggu semua orang di dalam Dungeon Moonlight.
Semua orang melihat ke arah Roland dengan wajah marah, mereka tidak mengetahui darimana Roland berasal. Namun Roland telah menganggu fokus mereka semua, sesaat kemudian banyak orang yang berjalan ke arah Roland.
"Tuan, Kamu telah menganggu fokusku dan aku hampir saja bisa mengetahui tentang Skill Fiery Dance Sword Art yang digunakan oleh Fire King Leonidas!" Seorang pria ras Demon berambut jingga panjang acak-acakan dan mata merah berteriak.
Roland menatap tajam ke arah semua orang, dia hanya berteriak karena menemukan Skill keluarganya yang lengkap. Namun semua orang seperti ingin membunuh Roland.
"Apakah di sini tidak bisa berteriak?" Roland bertanya.
Lazarus segera meminta maaf kepada semua orang karena keributan yang disebabkan oleh Roland.
"Bajingan, siapa orang yang menganggu fokusku!" Seorang wanita cantik berambut pirang panjang, mata hijau dan kulit kecoklatan berteriak.
"Roland, kamu sudah tamat karena menyinggung seseorang yang tidak boleh kamu singgung." Lazarus berkata.
"Fufufu. Apakah pria itu menyinggung pemimpin Kuil Tombak Akademi Sirius, Ursula?" Wanita berambut perak panjang bergelombang dan mata emas itu terkekeh.
Ursula adalah wakil pemimpin Akademi Sirius dan orang terkuat kedua setelah Heath. Dia merupakan Junior Lazarus di masa lalu bersama Sherina, dia mempunyai kekuatan yang mengerikan dan perkembangan yang sangat cepat. Akan tetapi, dia sangat pemarah dan berapi-api.
Ursula berjalan ke arah kelompok Lazarus dengan wajah marah seperti ingin memakan seseorang.
"Ursula berhenti di sana!" Lazarus menghentikan Ursula.
"Senior Lazarus sudah lama tidak bertemu. Aku mengira kamu telah mati, tetapi kamu harus menyingkir dari hadapanku." Ursula mengangkat Urs dengan satu tangannya seperti mengangkat sebuah bulu.
Ursula ingin membanting Lazarus, tetapi Lazarus dengan lincah melompat dan mencekik leher Ursula, kemudian menjatuhkannya ke lantai.
"Apakah kamu sudah menjadi lebih kuat?" Ursula bertanya.
"Aku mengatakan kepadamu untuk tidak membuat keributan di dalam Kuil Moonlight." Lazarus menjawab.
Lazarus mencekik leher Ursula dengan keras, dia mengetahui Ursula diberkahi kekuatan yang besar seperti Cesare. Meskipun dia seorang ras manusia, tetapi kekuatannya lebih kuat dari ras Beastman, Demon, Dwarf dan Giant.
Ursula tersenyum, kemudian bangkit membawa Lazarus. Sekarang Lazarus terlihat seperti orang anak yang sedang di gendong oleh ibunya.
Ursula membanting Lazarus dengan keras ke lantai, tetapi Lazarus segera menghindar sebelum tubuhnya menyentuh lantai.
"Kucing hitam, kamu sekarang lebih gesit." Ursula tersenyum.
"Apakah kamu ingin meremukkan semua tulangku?" Lazarus bertanya.
"Monster." batin Lazarus seraya melihat status Ursula menggunakan Skill Eye Of True.
"Nona Ursula, bisakah kamu tidak membuat keributan di Dungeon Moonlight?" Wanita cantik berambut perak panjang bergelombang dan mata emas bertanya.
"Putri Liana Silver Phoenix, pria berambut biru itu yang membuat masalah denganku terlebih dahulu dan aku tidak takut denganmu. Meskipun kamu adalah Putri bungsu Kekaisaran Silver Phoenix." Ursula menjawab.
"Ursula, apakah kamu ingin bertarung di arena Moonlight?" Lazarus menunjuk ke 3 arena kosong yang berada di tengah ruangan.
"Bertarung, bertarung!" Semua orang bersorak, mereka sudah lama tidak melihat orang yang bertarung di arena Moonlight.
"Apakah kamu berpikir aku takut!" Ursula mengeluarkan sebuah Artefak Tombak Rank Legendary berwarna jingga dengan ukiran seekor Fire Phoenix.
"Apakah kamu ingin bertaruh dengan Artefak tombak milikmu?" Ursula bertanya dengan mata berbinar.
"Apakah kamu mempunyai Artefak Rank Mythical yang bisa dipertaruhkan?"
"Aku tidak mempunyainya." Ursula menggertakan giginya, dia mencoba mencari Artefak Rank Mythical kemanapun, tetapi dia tidak mempunyai uang untuk membeli dan membuatnya serta tidak bisa menemukannya.
Roland berjalan ke samping Lazarus. "Biarkan aku saja yang bertarung dengan wanita itu dan Kuil ini sangat kuat sampai bisa menahan pertarungan seseorang ranah Emperor. Aku tidak mengetahui di Planet Antares ada tempat suci seperti ini." Roland berkata menggunakan transmisi suara.
Lazarus mengangguk.
Ursula dan Roland pergi ke salah satu arena untuk berduel, mereka mengetahui satu sama lain bahwa lawan mereka sangat kuat.
Kelompok Lazarus dan semua orang ingin melihat duel diantara Roland dan Ursula, mereka mengetahui bahwa Dungeon Moonlight sangat kuat, bahkan bisa bertahan dari zaman pertama tanpa sedikit pun kerusakan. Meskipun seseorang ranah Mythical level 99 bertarung di arena Moonlight menggunakan seluruh kekuatannya, mereka yakin bahwa Dungeon Moonlight tidak akan hancur.
Ursula dan Roland memperkenalkan diri mereka, kemudian mengeluarkan aura ranah mereka. Apabila dilihat dari level Ursula dan Roland seimbang, semua orang tidak mengetahui darimana Roland berasal. Namun mereka tahu bahwa Roland adalah seseorang yang setara dengan Ursula.
Aura api yang membara melapisi tubuh dan tombak Ursula, sedangkan aura petir biru yang bergemuruh melapisi tubuh dan Great Sword Golden Roc Rank Legendary yang dipinjam Roland dari Lazarus.
"Hahaha. Aku sudah lama tidak bertarung dengan serius." Ursula tersenyum lebar seraya menjulurkan lidahnya yang panjang.
"Hahaha. Kamu mengingatkanku tentang seseorang, tetapi aku yang akan memenangkan duel ini." Roland tersenyum lebar, kemudian menyerang Ursula terlebih dahulu.
Duel dimulai. Roland dan Ursula menyerang dengan ganas. Meskipun kekuatan Ursula lebih kuat dari Roland, tetapi Roland sedikit lebih cepat dari Ursula.
"Fufufu. Master Heath, mari kita bertaruh siapa yang akan memenangkan duel ini." Liana tertawa.
Jumlah orang yang berada di Dungeon Moonlight adalah 32 orang, mereka adalah orang-orang kuat yang berasal dari 4 Benua dan tentu saja mereka adalah orang-orang kaya.
"Putri Liana, bisakah kita bergabung dengan taruhanmu?" Seorang wanita berambut pirang panjang dan mata hijau bertanya, dia adalah salah satu Valkyrie Kekaisaran Suci dan Ibu dari Diana Irene Garcia.
"Ibu Mertua!" Lazarus berteriak.
"Lazarus, apakah kamu datang ke sini bersama Diana?" Irene bertanya.
Lazarus membisikkan sesuatu ke telinga Irene dan seketika matanya berbinar. Dan bibirnya mulai melengkung.
"100 Juta Koin emas untuk kemenangan Ursula!" Irene berteriak.
Semua orang segera memilih Ursula dan bertaruh 100 Juta koin emas.
"100 Juta Koin emas untuk kemenangan Ursula." Heath tersenyum.
"Aku bertaruh 100 Juta koin emas untuk kemenangan Roland. Nyaww." Cathrine berkata.
"Aku bertaruh 100 Juta koin emas untuk kemenangan Roland." Gladius tersenyum.
"Aku bertaruh 100 Juta emas untuk kemenangan Roland." Deviela berkata.
Alastair menatap ke arah Lazarus. "Aku bertaruh 100 juta koin emas untuk kemenangan Tuan Roland."
"Aku juga akan bertaruh 100 juta emas untuk kemenangan Roland." Putri Liana berkata.
32 orang yang berada di Dungeon Moonlight sudah bertaruh. 27 orang memilih Ursula dan 5 orang memilih Roland. Apabila Ursula menang, mereka masing-masing akan mendapatkan 122.000 Koin emas dan jika Roland yang menang mereka akan mendapatkan masing-masing 660 juta koin emas. Semua orang yakin bahwa Ursula akan menang karena sudah mengetahui kekuatan Ursula, tetapi mereka bingung mengapa Liana, Cathrine, Deviela, Alastair dan Gladius bertaruh untuk Roland yang sudah pasti kalah.
"100 Juta koin emas untuk pertarungan ini berakhir dengan seri." Lazarus tersenyum.
Semua orang menatap bingung ke arah Lazarus, kemungkinan hasil duel seri hampir mustahil dan jika pertarungan berakhir seri Lazarus akan mendapatkan 3,3 milyar Koin emas.
"Hahaha. Aku terkejut karena masih ada yang bertaruh kepada pria berambut biru itu, tetapi aku lebih terkejut karena kamu bertaruh hasil duel adalah seri." Seorang Beastman harimau berambut pirang tersenyum.
"Dalam pertarungan apapun bisa terjadi." Lazarus menjawab.
3 jam kemudian pertarungan sudah mencapai batasnya dan saat sudah 5 jam Roland dan Ursula berlutut karena kehabisan banyak energi mana. Mereka sudah terluka parah dan jika pertarungan ini dilanjutkan salah satu dari mereka akan mati. Irene dan semua orang terkejut karena melihat pertarungan yang sangat ganas, apabila mereka yang bertarung dengan Ursula atau Roland bisa dipastikan mereka akan kalah.
Awalnya Ursula menekan Roland, tetapi di tengah-tengah Roland berhasil membalikkan keadaan.
"Master Heath, hentikan pertarungan!" Lazarus berteriak kepada Heath yang menjadi wasit.
"Tunggu, mereka belum menyerah!" Liana berteriak.
"Apabila duel di hentikan sekarang, berarti kamu yang akan memenangkan semua uang pertaruhan itu!" Seorang Demon berambut jingga dan merah berteriak.
"Ursula, bangkitlah dan kalahkan pria itu!" Irene memberi semangat kepada Ursula.
"Bodoh, nyawa dua orang itu lebih berharga dari 3,3 miliar koin emas!" Lazarus berteriak.
Keributan terjadi, bahkan Deviela memarahi Lazarus karena dia tahu hanya Lazarus yang akan diuntungkan jika hasil pertarungan berakhir seri.
"Tuan Roland, kamu harus bersemangat. Nyaww!" Cathrine memberikan semangat kepada Roland.
Ursula dan Roland bangkit dengan tubuh gemetar, mereka kemudian saling menatap satu sama lain. Seumur hidupnya mereka tidak pernah berhadapan dengan seseorang yang sangat kuat.
"Lumayan, kamu pria yang sangat kuat." Ursula tersenyum lebar.
"Wanita gila, mari kita akhiri duel ini!" Roland berteriak.
Roland dan Ursula melemparkan Artefak senjata mereka ke arah Heath, kemudian berlari dan saling memukul wajah satu sama lain. Mereka akan menentukan pemenang dengan daya tahan tubuh mereka, semua orang menatap kedua ksatria itu. Meskipun mereka berdua sudah terluka parah, tetapi kekuatan pukulan mereka sangat kuat.
Ursula menendang Great Sword milik Roland, tetapi Roland segera menahan tendangan Ursula dengan tangan kirinya, dia kemudian berusaha mencolok mata Ursula menggunakan 2 jarinya. Namun Ursula segera menangkap tangan Roland menggunakan 2 tangannya.
"Wanita gila, kamu ingin merenggut masa depanku!" Roland berteriak.
"Bajingan, apakah kamu ingin membuat aku buta!" Ursula berteriak.
"Aku sudah mencapai batas dan kamu juga sama, bagaimana jika kita tentukan dengan satu pukulan?" Roland bertanya.
Ursula mengangguk. "Baiklah!"
Roland dan Ursula saling memukul bersamaan ke arah wajah dengan menggunakan seluruh kekuatan mereka yang tersisa. Suara yang sangat keras terdengar semua orang menjadi ngeri karena kekuatan pukulan mereka berdua. Roland dan Ursula jatuh bersamaan ke lantai arena dan tidak sadarkan diri.
Semua orang berdiri membeku menyaksikan semua itu, mereka belum pernah melihat pertarungan sehebat ini seumur hidup mereka.
"Aku menang!" Lazarus berteriak dengan sangat keras.
Semua orang melirik ke arah Lazarus, mereka mengetahui bahwa hanya Lazarus pemenang dalam pertarungan ini.
Lazarus pergi ke arah Ursula dan Roland, kemudian meminumkan Healing Potion kualitas terbaik dan berlari ke arah Heath untuk mengambil uang taruhan.
Ursula dan Roland duduk dengan wajah yang bengkak seperti kepala babi. Mereka kemudian saling melirik dan memberi kepalan tangan.
"Hahaha. Pertarungan yang sangat hebat!" Ursula tertawa.
"Hahaha. Wanita gila, mari kita bertarung lagi di masa depan!" Roland tertawa.
Heath memberikan semua uang taruhan kepada Lazarus, tetapi wajahnya sangat kesal dan ingin sekali memukul wajah Lazarus.
"Aku menang!" Lazarus mengangkat tinjunya ke udara.
Ursula dan Roland melirik ke arah Lazarus, karena fokus bertarung mereka tidak mengetahui alasan Lazarus sangat senang.
Lazarus berlari ke arah Arena dan memberi Roland dan Ursula masing-masing 100 Juta koin emas.
"Kucing hitam, apakah kamu memenangkan taruhan?" Ursula bertanya seraya meludahkan darah.
"Urs, kamu memberikan kami masing-masing 100 juta koin emas. Apakah kamu memenangkan taruhan yang sangat besar?" Roland bertanya.
"Aku memenangkan 3,1 miliar koin emas karena hasil duel kalian berakhir seri." Lazarus tersenyum.
"Apa!"
Ursula dan Roland terkejut mendengar hasil kemenangan Lazarus. Mereka yang bertarung dan terluka parah, tetapi Lazarus yang mendapatkan kemenangan yang besar.