
Lazarus mengetahui bahwa Ancient Silver Lightning Centipede adalah Beast yang sangat langka. Mereka mempunyai ukuran panjang 30-45 meter saat dewasa.
"Darren, apakah bayi Beast Ancient Silver Lightning Centipede itu adalah anak Sil?" Daryan bertanya.
"Hahaha. Daryan, aku belum memberinya nama karena dia baru berusia 9 bulan dan hampir mencapai level 51/Ranah Demon Beast. Sama seperti Silva Beast kontrak Silver Lightning Centipede milikmu, dia adalah anak dari Mythical Beast penjaga Kekaisaran Black Crow Sil. Namun aku saat ini masih tidak mengetahui Beast Kelabang mana yang menjadi pasangan Sil." Darren berkata Sklera mata hitam dan Iris mata merahnya bersinar ingin mengetahui kebenaran.
"Mythical Beast Ancient Darkness Centipede, Tarak. Adalah pasangan Sil, aku mengetahuinya dari Tarak sendiri dia mempunyai pasangan di Hutan Black Crow." Lazarus berkata seraya membawa Magical Beast Silver Lightning Centipede ke bahunya.
"Tarak?" Reese bergumam.
"Reese, Aku dan Lazarus bermalam dengan para Beast Beast King saat kamu dan Adara mencari aku dan Lazarus di penginapan." Iris berkata.
Semua orang melirik ke arah Iris dan Lazarus. Beast Rank tinggi dan Beast King sangat sudah untuk di dekati oleh ras humanoid. Kebanyakan Beast rank tinggi menganggap ras humanoid layaknya makanan dan pengganggu.
"Aku hanya meminta izin kepada para Beast King untuk membuat kontrak dengan Golden Fang dan yang lainnya. Meskipun tidak berjalan dengan baik, tetapi akhirnya mereka menyetujuinya dengan sedikit paksaan." Lazarus berkata seraya mengusap kepala Gin di sampingnya.
"Urs, apakah kamu tertarik dengan Ancient Silver Lightning Centipede muda?" Darren bertanya.
"Tuan Darren, aku sudah mempunyai 32 Beast kontrak dan 31 diantaranya adalah Beast rank tinggi. Aku menyisakan Slot Beast untuk 4 Beast tipe Support, racun dan kegelapan. Aku tidak mengetahui kapan Job Beast Masterku menjadi Job Beast Master Rank SS seperti Beastman King Ryan dan Demon Emperor Da Ji yang dapat mengontrak 72 Beast. Namun aku ingin memberikannya pada seseorang." Lazarus berkata.
"Hahaha. Menarik, baiklah kamu boleh memberikannya pada siapapun yang kamu mau." Darren tertawa.
"Tiara, sudah mencapai Job Pemimpin Ranah Grand Master, tetapi dia tidak mempunyai kekuatan untuk bertarung. Saat aku mengecek statusnya sebelum pergi ke Pertemuan Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar dia mempunyai pilihan Job Beast Master Rank A untuk Job keduanya." Iris berkata.
Lazarus mengangguk. "Aku akan memberikan si kecil ini kepada Tiara, bagaimanapun Tiara mempunyai Job Female Leader Rank S. Dia adalah orang yang sangat setia dan berharga bagi Aliansi The North."
...****************...
Lazarus berpamitan kepada semua orang yang berada di sana, kemudian pergi ke toko Rhodes yang tidak jauh dari toko Darren.
"Darren, aku belum pernah melihatmu sangat tertarik kepada seorang manusia." Seorang pria tampan berambut perak pendek muncul di ruangan Darren.
"Hahaha. Paman Adonis, Urs adalah manusia yang sangat menarik. Apakah kamu mengetahui Urs, seperti gabungan antara Lucius, Cesare, Orion dan Arthur. Bukan hanya wajah mereka yang sangat mirip, tetapi Job dan Skill mereka sangat mirip. Aku sudah bertemu mereka berempat dan sekarang aku bertemu dengan Urs yang sangat sempurna di berbagai aspek." Darren menjawab seraya menghisap sebatang rokok.
"Apakah kamu memercayai reinkarnasi? Urs tidak sekejam Putraku Lucius, tidak bodoh seperti Cesare, tidak terlalu naif seperti Orion dan tidak memegang teguh prinsip ksatria seperti Arthur. Dia bisa berpikiran dingin di dalam setiap kondisi dan keadaan apapun." Adonis menjawab.
"Aku tidak memercayai reinkarnasi. Seseorang yang mati akan dikirim ke Eden atau Abyss. Namun aku memercayai Lazarus akan membuka jalan ke alam atas di zaman ini." Darren tersenyum lebar.
...****************...
Lazarus dan semua orang pergi ke toko Material dan Artefak Rhodes. Dia ingin membeli sebuah Artefak rantai untuk pertarungan besok.
Mereka memasuki toko Material Rhodes, bau bir dan minuman keras tercium sangat pekat saat Rhodes membuka pintu. Para Black Smith Dwarf, Giant, Cyclop, Dark Beastman dan Beastman sedang mengadakan pesta minuman keras setelah kembali di Blue Light Castle.
"Root dan Urs, bergabunglah dengan kami! Kita sudah menunggu sejak lama, mengadakan pesta kecil untuk memperingati 2 orang Black Smith yang menembus ranah Mythical." Elder Vulcan berkata.
Ras Dwarf bukanlah ras pendendam seperti Ras Elf. Mereka menganggap masa lalu seperti halnya bunga yang layu. Meskipun dahulu berperang selama ribuan tahun dengan ras lainnya, tetapi mereka melupakan itu dan membuat lembaran yang baru.
"Saudara Vulcan, aku ingin membeli Artefak rantai dengan bilah untuk pertarungan besok."
"Root, kita mempunyai banyak Artefak rantai rank Epik dan Legendary. Aku akan membayarnya untuk saudara Urs anggap saja ini adalah sebuah hadiah dariku." Seorang Dwarf berambut putih salju berkata, dia adalah Raja Boar White Snow Stone.
"Boar, aku juga akan memberikannya gratis kepada Urs. Urs, aku mempunyai banyak Artefak rantai di sini, kebanyakan Hunter menggunakannya untuk mengikat Beast ukuran Besar." Rhodes memperlihatkan berbagai macam Artefak rantai berbagai warna yang terbuat dari beberapa Material.
Lazarus melihat-lihat 2 Artefak rantai yang terbuat dari Frost dan Red Fire Mythril sepanjang 17 meter. Rantai berwarna perak kebiruan itu digunakan untuk mengikat Beast element api, sedangkan rantai berwarna merah digunakan untuk mengikat Beast element es.
"Frost Chain dan Lava Chain Rank Epik. Artefak ini dibuat menggunakan Material Mythril. Namun kedua Artefak ini tidak mempunyai fungsi apapun, kecuali mengikat Beast ukuran besar dan apabila digunakan untuk mengikat Beast rank sedang ukuran besar. " Rhodes berkata.
"Aku ingin membelinya dan apakah kamu mempunyai Artefak Saber Rank Epik yang terbuat dari Material yang sama?"
"Aku mempunyainya. Tunggu sebentar, aku akan mencari di mana Artefak Saber itu." Rhodes berjalan ke arah lemari, kemudian membawa 2 bilah Great Saber besar berwarna perak kebiruan dan merah.
Lazarus menerima kedua Artefak Saber itu. "Apakah aku bisa meminjam ruang Black Smith mu?"
"Urs, kamu boleh menggunakan semua ruang Black Smith yang berada di toko ini."
Lazarus berjalan ke arah Ruang Black Smith, kemudian melepaskan gagang kedua Great Saber itu dan memasangnya dengan rantai sepanjang 17 meter itu.
"Lazarus, apa yang ingin kamu gunakan dengan kedua rantai bilah itu?" Iris bertanya.
"Iris, aku akan menggunakannya untuk bertarung. Aku mempunyai Skill Darkness Knife, Poison Needle dan beberapa Skill Assasins lainnya yang menggunakan benang dan rantai." Lazarus berkata seraya memasukan kedua Artefak rantai dengan bilah itu ke dalam Cincin Draupnir.
"Seorang pengguna rantai sangat langka di Antares, tetapi aku mengenal dua diantaranya. Gilbert dan Orion, mereka sering menggunakan rantai saat berburu dan bertarung dengan Beast." Reese berkata.
"Ibu, bukankah Tuan Adonis, juga adalah seorang pengguna rantai? Aku pernah melihatnya membantai kawanan Black Wyvern." Agathias berkata.
"Adonis, adalah Master Of Chain. Selain ahli menggunakan rantai, dia juga ahli dalam Skill sihir jiwa, belati, pedang, panah, tombak, Kapak dan Hand to hand combat. Dia juga menguasai beberapa Skill sihir rank tinggi." Reese menjawab.
"Reese, apabila kamu bertarung denganku, siapa yang akan menang?" Seorang pria tampan berambut perak, mata perak bertanya seraya duduk di jendela ruangan toko.
"Adonis, kita berdua belum pernah bertarung. Akan tetapi, aku yakin aku yang akan menang dalam pertarungan nyata." Reese menjawab.
Adonis melompat dari jendela toko, kemudian berjalan ke arah Lazarus. Sebagai Ras Vampire Silver Moon Adonis mempunyai garis darah paling murni dari semua Vampire di Antares.
"Gilbert, sudah lama tidak bertemu." Adonis berkata.
Adonis adalah ayah dari Lazarus di kehidupan masa lalunya. Namun Lazarus mengetahui dia sekarang bukanlah Long Ao Tian/Lucius Gilbert. Namun dia adalah Lazarus Regulus sang Grand Duke Regulus, Istri Iris Lion Heart dan Ayah Alastair dan Amarilis Regulus.
"Sudah lama tidak bertemu. Apakah kamu baik-baik saja?" Lazarus tersenyum tulus.
Mata Adonis sedikit bergerak dan bibirnya bergetar. "Aku baik-baik saja. Aku menyaksikan pertunjukan Bakat dan pertarungan kamu di Kastil Blue Light."
"Tuan Adonis, apakah kita pernah bertemu atau mengenal di masa lalu? Aku merasakan sudah lama mengenalmu, tetapi aku tidak mengingatnya."
"Lazarus, kita baru pertama kali bertemu di Kastil Blue Light. Akan tetapi, wajahmu sangat mirip dengan putraku yang sudah lama meninggal."
"Tuan Adonis, apa maksudmu Gilbert? Apakah wajahnya sangat mirip denganku?"
Adonis mengangguk ringan. "Gilbert mempunyai rambut hitam yang sama denganmu. Namun dia mempunyai mata merah seindah Ruby dan aura panas yang keluar dari tubuhnya."
Lazarus menggunakan Skill Garis Darah Bangsawan Timur. Mana element api berkumpul di sekitar tubuh Lazarus, perlahan matanya berubah menjadi merah seperti Ruby.
"Gilbert..."
"Tuan Adonis, kamu bisa menganggap aku adalah putramu. Aku mengetahui kamu tenggelam dalam penyesalan, lupakan semua yang telah terjadi! Jangan menganggap semua kemalangan Gilbert karena kesalahanmu."
Adonis merasakan rantai yang membelenggu tubuh dan jiwanya lepas saat Lazarus mengatakan hal itu.
Level 98->99.
Tubuh Gilbert mengeluarkan aura cahaya perak. Dia sudah menembus level yang belum pernah dia tembus seumur hidupnya. Rasa bersalahnya pada Lucius sangat besar, dia tidak pernah memberikan kasih sayang kepada Lucius dan tidak bisa melindunginya.
Lazarus kembali ke penampilan normal. Dia mengetahui Lucius, sangat menyayangi Adonis jauh di dalam relung hatinya. Namun dia hanya malu untuk mengakuinya.
"Nak, terima kasih." Adonis berkata.
"Tuan, aku tidak pernah melihat wajah Ibu dan Ayahku sejak aku terlahir di dunia ini. Namun aku menganggap Priest Eric, dan Master Heath sebagai seorang ayah. Bukankah kita mirip? Aku kehilangan kedua orang tuaku dan kamu kehilangan putramu? Bukankah para Dewa sudah merencanakan takdir seperti ini? Mereka pasti mempunyai alasan mempertemukan kita berdua."
Adonis tersenyum lembut. "Lazarus, anggap saja aku ayahmu mulai sekarang dan berkunjunglah ke Black Fortress untuk bertemu denganku. Apakah anak muda ini adalah putramu?"
"Halo Tuan, namaku adalah Alastair Regulus."
"Hahaha. Panggil aku Kakek sekarang."
Alastair menoleh ke arah Lazarus, tetapi Lazarus hanya mengangguk ringan.
"Kakek."
"Aku akan kembali terlebih dahulu ke penginapan! Aku ingin mengatakan kepada Adara, Graham dan Albert berapa senangnya hatiku sekarang!" Adonis berpamitan kepada semua orang, kemudian terbang ke penginapan.
"Urs, apakah kamu mengenal Adonis?" Reese bertanya.
"Reese, apabila aku mengatakan aku, Lucius, Cesare, Orion dan Arthur adalah orang yang sama, apakah kalian semua akan memercayainya?" Lazarus tersenyum lebar.
Semua orang membeku mendengar perkataan Lazarus.
"Hahaha. Aku hanya menggoda kalian." Lazarus tertawa terbahak-bahak. Akan tetapi, Reese, Agathias, Rhodes dan Daryan masih hening dan tidak menjawab perkataan Lazarus.
"Daryan, apakah kamu mengetahui seberapa persen kemiripan Lazarus dengan ayah?" Agathias bertanya.
"Saudara, kamu sudah berusia 17 tahun saat ayah masih hidup. Aku saat itu masih berada di kandungan ibu dan belum melihat dunia." Daryan berkata.
"Urs, memiliki kemiripan lebih dari 90%." Rhodes menjawab.
"Rhodes, mengapa kamu mengetahuinya?"
"Aku dan Lazarus, mempunyai sikap yang sama dan ibu mengatakan aku mempunyai kemiripan 90% dengan ayah. Sedangkan ibu mengatakan wajah Lazarus sangat identik dengan ayah. Bukankah hal itu berarti ibu melihat Lazarus seperti melihat seorang pria."
"Tunggu! Apabila ibu mencintai Lazarus dan menikah dengannya dan dia menjadi ayah tiri kita! Tidakkkk! Kita harus menjauhkan Ibu dari Lazarus. Putriku Deviela adalah istri Lazarus dan hal itu akan menjadi aib seumur hidupku jika Lazarus menjadi menantu sekaligus ayahku."
"Deviela bukanlah anak kandungmu. Dia berasal dari Planet Auriga. Biarkan ibu menikah lagi karena Lazarus juga mengikuti jalan seorang "Pria Sejati" Sama sepertiku."
Daryan teringat tentang perkataan Beast kontraknya Linnna. "Apakah kita harus mengancam Lazarus untuk menjauhi ibu kita?"
"Aku tidak setuju!' Rhodes menjawab.
"Aku setuju!" Agathias menjawab.
"Aku setuju! Rhodes, kamu kalah! Aku dan Agathias akan menjauhkan Lazarus dari Ibu."
Semua orang melihat ke arah Rhodes, Agathias dan Daryan seperti sedang memikirkan sesuatu. Mereka mengetahui bahwa Daryan dan yang lainnya sedang menggunakan telepati suara.
"Hahaha. Aku bukanlah Cesare yang serakah dan mesum. Tuan, aku tidak akan menikah dengan ibu kalian." Lazarus berkata.
"Bagaimana kamu?" Agathias bertanya.
"Akan tetapi, hal itu berlaku untuk saat ini. Akan tetapi, kita semua tidak bisa melawan takdir." Lazarus berkata.