
Aliansi Perwakilan Kekaisaran Boreas dan Kekaisaran Moonlight, sedang bertarung dengan seekor Mythical Beast laba-laba dengan setiap kakinya berukuran panjang 32 Cm. Laba-laba itu mengeluarkan kabut racun dan cairan asam dari mulutnya, terlihat banyak sekali jaring di sekitar wilayahnya.
"Aku tidak mengetahui jenisnya, tetapi aku mengira laba-laba itu adalah laba-laba penenun renda hitam. Bukan tarantula, laba-laba janda hitam atau laba-laba jenis lain." Aurora berkata.
"Bajingan, mengapa dalam pertarungan kamu masih memikirkan jenis Beast itu!" Duke Garfield berteriak.
"Tuan, apakah kamu tahu kita harus mengetahui informasi musuh sebelum melawannya?" Aurora bertanya seraya melemparkan sebuah tombak ke mata laba-laba itu.
Laba-laba itu berteriak kesakitan, kemudian mengeluarkan banyak jaring lengket ke arah Aurora.
"Ice Wind Sword Art!" Asia salah satu perwakilan Kekaisaran Boreas menggunakan Skill Rapier miliknya dan memotong semua jaring itu.
"Terima kasih." Garfield berkata.
"Berhati-hatilah." Asia berkata.
"Frozen Ice Prison." Ariel menggunakan Skillnya seratus rantai es mengikat tubuh laba-laba itu.
"Alcander, Luciana sekarang saatnya!" Ariel berteriak.
"White Dragon Spear Art!"
"Blizzard Spear Art!"
Luciana dan Alcander menggunakan serangan terkuat mereka dari atas Beast laba-laba, sesaat kemudian tombak mereka berdua menembus perut Beast laba-laba itu dan Beast laba-laba itu terpotong menjadi dua. Cairan lengket berwarna hijau keluar dari tubuh laba-laba itu.
"Snow Rose Sword Art!" Brisa perwakilan Kekaisaran Boreas seorang wanita cantik berambut biru, segera memenggal kepala laba-laba itu.
Aurora segera mengambil inti Beast di jantung laba-laba itu, dia mengetahui inti Beast laba-laba itu bernilai 1 juta poin.
"Berapa orang yang gugur?" Alcander bertanya.
"Alcander tidak ada yang gugur, kami hanya menderita luka sedang dan Brisa terkena racun laba-laba itu." Garfield berkata.
"Kita baru memasuki wilayah tengah Hutan dan masih jauh ke pusat Hutan, tetapi kita sudah bertemu Black Mother Long Legs. Mengapa Beast langka seperti ini berkeliaran di Hutan Artemis, apabila kelompok lain yang menemukannya mereka semua pasti akan terbunuh." Luciana berkata.
"Luciana, darimana kamu mengetahui nama Beast ini?" Alcander bertanya.
"Urs, yang memberitahuku. Aku belajar banyak tentang jenis-jenis Beast dari Urs." Luciana menjawab.
Aurora mengambil inti Mythical Beast dari tubuh Beast laba-laba raksasa itu, kemudian dia menatap ke arah mayat laba-laba. "Luciana, material apa yang berharga dari mayat Beast laba-laba ini?"
"Aurora, biarkan saja mayat laba-laba ini, ukurannya terlalu besar dan kita masih membutuhkan Artefak penyimpanan untuk menyimpan material Beast yang lebih berharga." Luciana berkata.
"Aku mengerti, seandainya kita mempunyai Artefak penyimpanan yang sangat besar dan luas." Aurora berkata.
Blue Ice dan 17 Beast kontrak Aurora yang lain menggeram. Alcander dan Aurora mengetahui sekelompok orang sedang pergi ke tempat mereka.
"Hahaha. Kelihatannya kami sudah terlambat karena buruan incaran kami sudah di kalahkan oleh kelompok rubah berambut putih." Seorang pria kekar berambut hitam panjang, mata merah, sebuah luka sayatan di pipi kanannya tertawa terbahak-bahak. Dia adalah Feng Yan Pangeran Ketiga Kekaisaran Golden Sun.
"Mereka terlihat seperti kelompok elang daripada kelompok rubah." Seorang pria berambut setengah hitam dan setengah putih panjang dengan mata ungu tersenyum, dia adalah Marcel Anak Pemimpin Guild Petualang 4 Benua.
"Yan, bisakah kamu diam? Perkataanmu bisa memancing konflik yang tidak perlu." Seorang pria tampan berambut hitam di ikat seperti sarjana, dengan mata merah dan tatapan mata yang sangat lembut berkata.
"Saudara kedua aku mengerti." Feng Yan berkata.
Pria itu adalah Feng Yuwen Pangeran Kedua Kekaisaran Golden Sun. Dia adalah pemimpin Perwakilan Kekaisaran Golden Sun dan salah satu orang terkuat di Kekaisaran Golden Sun, semua orang banyak yang mendukung Feng Yuwen yang cocok menjadi Kaisar. Namun Feng Yuwen menolaknya karena sebuah
"Putri Luciana, kamu lebih cantik daripada yang terlihat di lukisan. Apakah kamu sudah menikah? Apakah kamu mencari seorang suami?" Feng Yuwen bertanya.
"Tuan, aku sudah mempunyai seseorang yang aku cintai." Luciana berkata.
"Baiklah aku menyerah, tetapi jika kamu berubah pikiran kamu bisa mencari aku. Aku akan menjadikanmu selir ke 100 ku. Sebagai seorang pria sejati aku hidup demi cinta, tidak ada yang lebih baik dari kasih sayang antara pria dan wanita. Tunggu bukankah Ariana, Aurora dan Brisa, kalian sangat cantik..."
Feng Yuwen hidup untuk mencintai seorang wanita, dia terlihat seperti seorang bajingan. Namun dia hanya mencintai seseorang yang belum memiliki pasangan. Seorang pria aneh esentrik yang membuat semua saudaranya malu karena sifat kakaknya yang sudah terkenal di 4 Benua.
"Saudara, biarkan aku yang berbicara." Seorang wanita cantik berambut hitam panjang, mata merah dengan bekas luka sayatan di mata kanannya berkata. Dia adalah Feng Jiao Putri Ketiga Kekaisaran Golden Sun. Dia terkenal atas kecantikan, kekuatan dan kekejamannya di medan perang saat muda.
"Baiklah, aku akan serius. Aku tidak akan mencuri inti Beast dari kalian, tetapi kalian harus meninggalkan wilayah ini karena kami akan berburu di wilayah ini. Apabila kalian menolak, aku akan menggunakan cara paksa untuk mengusir kalian." Feng Yuwen mengeluarkan aura haus darah.
"Apakah kalian berpikir kami takut kepadamu!" Alcander mengeluarkan aura haus darah yang sama besar dengan Feng Yuwen.
"Syaoran." Feng Jiao berkata.
Seekor Mythical Beast serigala berwarna putih dengan Rune emas di tubuhnya dan mata perak berlari ke samping Feng Jiao.
"Celestial Silver Wind Fenrir." batin Ariana.
Syaoran menatap ke arah kedalaman Hutan, sesaat kemudian Sebastian bersama Perwakilan Kekaisaran Moonlight dan Kekaisaran Nightmare menghampiri mereka.
"Hahaha. Bisakah kita ikut dalam pertarungan?" Sebastian tertawa.
"Sebastian, serigala itu mempunyai level yang sama denganku. Kamu harus menaikan bayaranku untuk menghadapinya." Beast King Blizzard Lion Blizzard berkata.
"Blizzard, aku membayar sewa kepada Urs 1 miliar koin emas. Aku juga membayar mu dengan inti Beast dan herbal senilai 1 miliar Koin emas, tetapi aku akan menaikan bayaranmu senilai 4 miliar koin emas." Sebastian berkata.
"Aku hanya ingin Inti Beast serigala itu sebagai bayaran." Blizzard tersenyum.
"Baiklah." Sebastian tersenyum lebar.
Kelompok Perwakilan Kekaisaran Golden Sun dan Guild Petualang Benua menarik kembali aura mereka. Mereka mengetahui bertarung dengan 4 kelompok perwakilan Kekaisaran sangat tidak diuntungkan dan Kompetisi Berburu Artemis baru dimulai selama 5 jam.
"Alcander, Sebastian, kami akan mundur untuk sekarang karena kalian mengetahui bahwa kita bertarung habis-habisan. Semua orang pasti akan menderita kerugian yang besar." Feng Yuwen dan kelompoknya melangkah pergi meninggalkan kelompok Alcander dan Sebastian.
****************
"Sebastian, Lilith, mengapa kalian membantuku?" Alcander bertanya.
"Alcander, aku hanya memenuhi janjiku kepada Urs." Sebastian menjawab.
Blue Claws serta semua Beast kontrak Aurora dan Ariana gemetar saat melihat Blizzard. Mereka mengatahui Blizzard adalah seekor Beast King, seekor Beast yang mempunyai level 94 atau lebih tinggi.
"Sebastian darimana kamu mendapatkan Beast King Blizzard Lion itu?" Aurora bertanya.
"Hahaha. Aku menyewa Blizzard selama 17 hari dari Urs. Urs mengatakan kepadaku dan kelompokku untuk membantumu dan Noa saat berada dalam masalah." Sebastian menjawab.
"Apakah kucing hitam menyewakan Beast King?" Alcander bertanya seraya melebarkan matanya.
"Beast King sangat arogan dan sombong, mereka tidak akan tunduk kepada ras humanoid, kecuali Urs adalah Alpa mereka. Bukankah Beast singa bersayap yang di bawa Lazarus adalah seekor Beast King?"
"Urs, menyewakan Beast King untuk perwakilan Kekaisaran Moonlight, Kekaisaran Avalon, Kerajaan Pendragon dan Kerajaan Simfonia. Aku mendapatkan potongan harga sehingga aku hanya membayar sebanyak 1 miliar koin emas." Sebastian tersenyum lebar.
"Bodoh, aku berani membayar 10 miliar koin emas bahkan lebih untuk seekor Beast King! Mengapa kucing hitam itu tidak memberitahuku bahwa dia menyewakan Beast King!" Alcander berteriak.
"Kamu seharusnya menyewanya 1 Minggu yang lalu. Apakah Kakek Galan tidak memberitahu bahwa Lazarus sudah menjadi penguasa 7 wilayah? Hutan Emerald, Hutan King, Hutan Atlanta, Hutan Wild Land, Hutan Sirius, Hutan Cerulean dan Pergunungan Helios adalah wilayahnya, semua Beast King yang berada di sana mengakui Urs sebagai Alpa." Sebastian tersenyum.
"Bagaimana seorang manusia bisa menguasai 7 wilayah dengan 7 Beast yang belum mencapai ranah Mythical Beast!" Aurora berteriak.
"Aurora, kamu belum melihat kekuatan Urs sebenarnya dan Sebastian apakah kamu ingin meminta bayaran atas bantuanmu?" Alcander bertanya.
"Urs, hanya mengatakan bahwa Kekaisaran Moonlight akan menjadi juara pertama dan Alcander kami tidak membutuhkan inti Beast milik kalian karena kami sudah memburu 2 Mythical Beast dan 1 Legendary Beast. Kebetulan Mythical Beast mempunyai element api dan kedua Beast itu baru naik ranah. Kami akan pergi menjauh dari wilayah ini, sembuhkan diri kalian dan jika kalian memerlukan bantuan." Sebastian memberikan Artefak Raegal Earring dan sebuah suar kepada Alcander.
"Sebas, pakah kamu mengetahui keberadaan Urs?" Luciana bertanya.
"Kelompok Urs, berburu di wilayah luar Hutan Artemis. Mereka tidak ikut dalam kompetisi berburu dan aku mengetahui bahwa dia mempunyai sebuah tujuan masuk ke Hutan Artemis." Sebastian menjawab.
"Apakah dia hanya ingin mencari herbal dan material? Bukankah di wilayahnya masih banyak herbal dan material berharga?" Alcander bertanya.
"Alcander, aku bisa menebak sedikit tujuan Urs mengikuti Kompetisi Berburu Artemis karena kita berdua adalah orang licik." Sebastian menjawab seraya tersenyum halus.
"Apa tujuan Urs?" Alcander bertanya.
"Menurutku Urs ingin mencari sesuatu yang sangat berharga di Hutan Artemis. Pasti hal itu lebih berharga dari hadiah juara pertama Kompetisi Berburu Artemis." Sebastian menjawab.
"Herbal dan material yang sangat langka, Nature Treasure atau herbal dan material di atas rank Mythical." Luciana berkata.
Semua orang terdiam, mereka menyadari bahwa Lazarus sepertinya mengetahui letak keberadaan herbal dan material di atas ranah Mythical. Mereka merasa seperti orang bodoh karena tidak mengetahui tujuan Lazarus mengikuti kompetisi berburu Artemis sebelumnya dan bertarung satu sama lain hanya untuk sebuah Artefak Rank Mythical belaka.
****************
"Mendaki gunung lewati lembah. Sungai mengalir indah ke Samudra..." Lazarus bernyanyi dengan semangat, Altair tidak mengetahui lagu yang dinyanyikan Lazarus. Namun Altair sangat menikmati lagu Lazarus.
"Urs, mengapa Albion dan yang lainnya belum kembali?" Altair bertanya.
"Apakah kamu mengetahui Water Dragon Moss Rank Mythical, Water Dragon Lily Rank Mythical dan Rebirth Water Dragon Fruit Rank Void?" Lazarus bertanya.
"Water Dragon Moss berguna untuk perawatan kulit, herbal itu adalah bahan langka dan kualitas terbaik sebagai bahan baku membuat salep dan kosmetik. Water Dragon Moss bisa menghilangkan luka bakar dan bekasnya dalam 1 hari. Florencia pernah membeli 100 gram Water Dragon Moss Rank Epik dan harganya adalah 100 ribu koin emas. Water Dragon Lily adalah herbal untuk membuat Potion, Eliksir dan Pill penyembuhan, Potion campuran Blue Dragon Lily Rank Epik bisa meningkatkan efek Healing Potion 10 kali lipat. Rebirth Water Dragon Fruit Rank Legendary lebih langka dan lebih kuat dari Yggdrasil Fruit dalam efek penyembuhan, aku pernah melihat buah itu terjual seharga 100 juta koin emas di pelelangan." Altair melebarkan matanya. "Apakah kamu bilang Rank Mythical dan Void?"
"Albion, Winter, Golden Sun dan Kai kelihatannya sedang menelusuri sungai dan mencari goa di belakang air terjun. Aku mendapatkan informasi ini dari seseorang yang sangat aku kenal dan tidak mungkin salah." Lazarus tersenyum.
"Athan, sebutkan ciri-ciri pohon, daun dan buahnya. Jangan sentuh pohon itu, aku takut bahwa kamu menemukan pohon Fire Poison Rank Legendary." Edgard berkata.
"Athan, beritahu posisimu. Kami akan segera pergi ke sana untuk memeriksanya. Apabila pohon itu adalah Fire Poison jangan sentuh itu, kulitmu akan terbakar dan sulit untuk di sembuhkan." Ares berkata.
"Pohonnya masih kecil berukuran satu meter tersembunyi di rimbunan rerumputan dan pohon besar. Batangnya berwarna merah terang dan terlihat sangat mencolok, daunnya berwarna merah dan seperti menjari. Terdapat satu buah berwarna merah lonjong berwarna merah seperti ditutupi sisik naga."
"Rebirth Fire Dragon Tree muda dan Rebirth Dragon Fruit!" Semua orang berteriak.
"Athan, apakah ada Beast yang menjaga pohon itu?" Lazarus bertanya.
"Tidak ada satu pun Beast di area ini. Apakah aku boleh mengambilnya?" Ethan bertanya.
"Athan, kamu tidak boleh mengambilnya. Aku tidak memercayai ada Rebirth Fire Dragon Fruit yang matang di tengah hutan dan Beast liar tidak memakannya. Apakah kamu melihat sesuatu yang aneh disana?" Lazarus bertanya.
"Aku melihat banyak pohon dengan batang penuh dengan duri dengan ujung hitam. Pohon itu mempunyai buah seperti buah labu dan tidak ada burung yang hinggap di sana. Pohon merah itu tumbuh di tengah-tengah pohon menakutkan itu." Athan bertanya.
"Athan jangan mendekati pohon itu! Kamu harus menjaga jarak dari pohon itu!" Helene berteriak.
"Apakah pohon berduri itu berbahaya?" Athan bertanya.
"Pohon itu disebut Poison Thorn Tree atau orang-orang menjulukinya Poison Hell Tree!" Helene berteriak.
"Bajingan!"
Athan dan Blue Rose yang mengetahui nama pohon itu segera menjauh dari sana ke tempat aman. Athan pernah mendengar tentang sebuah pohon yang sangat beracun, pohon yang menembakan banyak duri yang sangat beracun saat di sentuh sedikit saja. Buahnya juga bisa meledak.
Seseorang ranah Legendary bisa mati saat terkena duri-duri itu. Pohon itu dijuluki Poison Hell Tree bukan tanpa alasan karena pohon itu sudah merenggut banyak nyawa di masa lalu.
"Blue Rose, kita hampir saja mati." Athan berkata.
"Athan, apakah pohon itu berbahaya?" Blue Rose bertanya.
"Pohon itu sangat berbahaya, bahkan untuk seorang ranah Mythical. Ingatlah, apabila kamu melihat pohon itu jangan coba-coba menyentuhnya." Athan menjawab.
"Aku mengerti." Blue Rose mengangguk.
Kelompok Lazarus sampai ke tempat Athan, mereka melihat banyak pohon Poison Hell Tree yang berada di sana.
"Athan, apakah kamu baik-baik saja?" Lazarus bertanya.
"Urs, aku baik-baik saja. Rebirth Fire Dragon Tree tumbuh di tengah-tengah Hell Poison Tree." Athan menjawab.
"Bagaimana kita harus mengambilnya?" Cleon bertanya.
"Apakah kita harus membakar Poison Hell Tree? Aku dengar Rebirth Fire Dragon Tree tidak bisa dibakar." Cleon berkata.
"Tidak, asap beracun akan menyebar dan mencemari Hutan Artemis. Setiap bagian Poison Hell Tree sangat beracun." Amelia berkata.
"Aku dan Ignis mempunyai pengalaman buruk tentang pohon itu. Aku dan Ignis pernah terkena oleh duri pohon itu, meskipun kami kebal terhadap racunnya. Namun mata kami tidak kebal, kami tidak bisa melihat selama 1 bulan." Asterion berkata.
"Aku akan mengambil Rebirth Fire Dragon Tree, aku bisa bertahan dari duri itu, dengan memakai helm aku bisa melindungi mataku." Ares berkata.
"Ares, apakah kamu melupakan Lime?" Lazarus bertanya.
"Lime!" Lime melompat-lompat.
"Lime adalah seekor Metal Slime dan kebal terhadap racun karena mereka tidak bisa merasakan rangsangan rasa sakit, kecuali di serang oleh Skill element. Namun Lime hanya berukuran 20 Cm, dia tidak bisa mengambil pohon itu." Edgard berkata.
"Aku adalah pria besar." Lime berkata dengan suara serak seperti orang dewasa.
Ratusan Metal Slime keluar dari gelang penyimpanan Beast Lazarus, kemudian bergabung dengan Lime sehingga Lime mempunyai ukuran tinggi 15 meter.
"Master, Lime adalah pria besar. Lime sudah menjadi kuat dan bisa berubah menjadi Lava." Lime berubah menjadi Giant Lava Slime, semua orang terkejut melihatnya karena seekor Slime tidak bisa melakukan hal itu.
"Lime, mengapa suaramu dalam bentuk aslimu sangat imut." Lazarus tersenyum.
"Entahlah." Lime berkata, kemudian berubah lagi menjadi Metal Slime.
"Semua orang menjauh dan gunakan Skill pertahanan terkuat kalian semua!" Altair memerintahkan.
Lime berubah menjadi Beast ular, kemudian pergi ke tempat Rebirth Fire Dragon Tree. Dia menyentuh Hell Poison Tree, kemudian duri-duri di batangnya meledak begitupun dengan buahnya meledak dan menyemburkan banyak duri ke sekitarnya.
"Mengerikan." Cleon berkata.
"Cleon, duri-duri itu seperti jarum. Aku pernah merasakannya dan mencabut duri-duri itu satu per satu." Lazarus berkata.
Lime sampai di tempat Rebirth Fire Dragon Tree.
"Lime gali tanahnya, kamu tidak boleh mencabutnya langsung karena aku takut batang dan akarnya patah." Lazarus berkata.
"Baiklah." Lime menuruti perintah Lazarus, kemudian menggali tanahnya dan mencabut Rebirth Fire Dragon Tree muda dari akarnya. Lime kembali lagi ke arah Lazarus.
"Master, Lime sudah mendapatkannya. Lime ingin sebuah hadiah dari Master." Lime membuat wajah tersenyum seraya memberikan pohon itu kepada Lazarus.
Lazarus memberikan gundukan herbal element es kepada Lime.
"Master, aku ingin besi." Lime berkata.
"Ibumu mengatakan kamu harus memakan element lain agar kamu bisa bertambah kuat. Aku akan memberikanmu 5 Kg Orichalcum setelah kompetisi berburu Artemis berakhir." Lazarus berkata.
Tubuh Lime berubah menjadi ratusan Metal Slime, kemudian dia mengecil ke ukuran asli. "Baiklah." Lime tersenyum seraya memakan herbal element es.
"Helene berapa harga Rebirth Fire Dragon Tree di pelelangan?" Lazarus bertanya.
"5 Miliar koin emas. Kita sudah menutup kerugian kita dan aku bingung mengapa seekor Metal Slime bisa berbicara." Helene tersenyum, kemudian menatap ke arah Lime.
"Lime adalah Greedy Slime." Lazarus menjawab.
"Apakah Lime adalah anak Great Sage Aruru?" Helene bertanya.
"Apakah kamu mengetahui tentang Ibu Lime? Aku secara tidak sengaja membuat kontrak dengan Lime." Lazarus menjawab.
Helene perlahan pingsan, tetapi Lazarus segera menangkapnya.
"Helene, apa yang terjadi kepadamu?" Lazarus bertanya.
Amelia ingin memberi nafas buatan kepada Helene, tetapi dia berpura-pura pusing dan terjatuh ke tanah.
"Ares, Amelia mungkin terkena duri beracun Poison Hell Tree. Kamu harus segera memberikan Amelia penawar racun." Lazarus berkata.
"Baiklah." Ares menjawab.
"Helene, sebagai seorang wanita aku akan membantumu." Amelia berkata menggunakan transmisi suara.
"Terima kasih." Helene menjawab.
Altair, Cleon, Alastair, Athan dan Edgard menatap ke arah Helene yang tidak sadarkan diri di paha Lazarus.
"Urs, kelihatannya Helene membutuhkan nafas buatan." Altair berkata dengan wajah memerah.
"Sebagai seorang pria sejati, aku menawarkan diri memberikan nafas buatan kepada Helene." Cleon berkata seraya membusungkan dada.
"Hahaha. Apakah kalian bercanda? Kalian semua sudah mempunyai istri dan sekarang aku yang akan memberi nafas buatan kepada Helene." Athan tertawa dengan wajah memerah.
"Orang tua, lebih baik aku yang memberikan nafas buatan kepada Helene karena aku adalah yang termuda di sini." Alastair berkata.
Lazarus menatap ke arah Ares, dia penasaran mengapa Ares tidak tertarik kepada Helene dan mengira Ares tidak menyukai wanita.
"Tuan Urs, aku masih Pria normal. Aku mempunyai kekasih bernama Emelie Eternal Frost, dia datang bersama Luciana. Aku sangat mencintainya dan aku berencana untuk menikah dengannya setelah kembali dari Kompetisi Berburu Artemis." Ares berkata dengan wajah memerah.
Lazarus menatap ke arah Helene, kemudian mencubit kedua pipi Helene dan menyentuh bibir merah muda Helene. Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka sangat iri karena Lazarus bisa bermain dengan wajah Helene.
"Baiklah, aku akan memberikan nafas buatan." Lazarus berkata.
Alis Helene sedikit bergerak, kemudian Lazarus mengetahui bahwa Helene hanya berpura-pura.
"Aku berubah pikiran. Athan cium dia, aku tidak ingin merebut ciuman pertama seorang gadis dan kamu pasti belum pernah mencium seorang wanita." Lazarus tersenyum.
"Sesuai perintahmu, Tuan."
"Urs, aku baik-baik saja! Aku hanya sedikit kelelahan dan ingin beristirahat!" Helene berteriak.
"Nona, kamu adalah wanita yang sangat licik." Lazarus berkata.
"Maafkan aku." Helene tersenyum cerah.