
Semua orang berpamitan pada Duke Adrian, Marquis Edgar dan Claire. Semua masalah yang telah terjadi sudah selesai.
"Edgar, selidiki latar belakang Urs, apakah dia seorang petualang biasa atau bukan? Setelah itu ikat semua pengkhianat itu di alun-alun kota Lion Castle, sebelum mereka dipenggal." Duke Adrian memberi perintah dengan suara bernada dingin.
"Sesuai Perintahmu, ayah!" Marquis Edgar menjawab. Kemudian pergi dengan ekspresi marah.
...****************...
Lazarus dan semua orang sampai di penginapan Keluarga Bangsawan Regulus.
"Kakek!" Blossom segera berlari ke arah Lazarus dan memeluknya.
"Blossom, apa kamu menjadi gadis yang baik?" Lazarus mengelus rambut Blossom.
"Tuan, Nona Blossom sudah menjadi gadis yang baik." Diana tersenyum.
Setelah Lazarus pergi, Blossom menceritakan apa saja yang dia telah lakukan bersama Urs. Diana tidak pernah melihat Blossom sebahagia itu.
Lazarus dan semua orang masuk ke penginapan Keluarga Bangsawan Regulus. Diana segera menghidangkan teh dan makanan pencuci mulut.
"Urs, apakah kamu tidak ingin menjadi Ksatria Regulus?" Alastair bertanya.
"Tuan Alastair, saya masih mempunyai banyak urusan yang belum saya selesaikan. Setelah, semua urusan saya selesai saya akan pergi ke wilayah Regulus." Lazarus menjawab.
'Sebenarnya aku bukan pergi tapi pulang ke wilayah Regulus.' batin Lazarus.
"Kakek, apakah kamu mempunyai hadiah untuk Blossom?" Blossom tersenyum. Lazarus sudah berjanji memberikan dia hadiah.
"Baiklah, kakek akan memberikan kamu hadiah, karena Blossom sudah menjadi gadis yang baik."
Lazarus kemudian mengambil Artefak belati White Dragon Rank Epik, yang berada di panggangnya.
Belati White Dragon mempunyai sarung berwarna putih, yang terbuat dari kulit Epik Beast Frost Wyvern. Dengan bilah sepanjang 35 Cm berwarna biru seperti kristal es. Lazarus mendapatkan Belati ini dari penyimpanan harta para Dwarf, karena di dalam penyimpanan harta Dwarf masih ada lusinan Artefak Belati White Dragon.
"Kakek, pisau belati yang indah." Blossom melihat Artefak Belati White Dragon dengan mata berbinar.
"Urs, apakah itu Artefak Rank Epik? Aku pernah melihatnya di pelelangan Artefak Belati White Dragon Rank Epik. Bilah yang terbuat dari campuran Logam Frost Mithril Rank Unique dan Permata Moonlight Frost Rank Epik. Bahkan, sarungnya terbuat dari Kulit Epik Beast Frost Wyvern. Artefak ini terjual seharga 90,000 Koin emas di pelelangan!" Duke Alastair berkata dengan hampir menetaskan ludahnya.
"Ayah, Artefak Belati ini milik Blossom!" Blossom memeluk Artefak Belati itu.
"Blossom, bolehkah ayah yang menyimpannya? Saat kamu dewasa ayah akan memberikannya kepadamu." Duke Alastair berkata.
"Diana.. Blossom akan menitipkan belati ini pada Diana." Blossom mengembungkan pipinya, dia mengetahui ayahnya mempunyai koleksi banyak Artefak senjata.
"Baiklah, Nona Blossom." Diana tersenyum.
"Tapi-- Diana bolehkah aku meminjamnya?" Duke Alastair memohon pada Diana.
Diana menatap tajam ke arah Duke Alastair, tiba-tiba tubuh Duke Alastair gemetar melihat tatapan tajam Diana.
"Urs, apakah kamu tahu penguasa Keluarga Bangsawan Regulus bukan Alastair, atau Amarilis melainkan Diana?" Alyssa terkekeh kecil.
"Aku dan Diana yang membesarkan Alastair dan Iris. Meskipun, aku selalu pergi ke Kerajaan Cahaya. Tapi, Diana yang selalu merawat mereka berdua. Diana, seperti ibu kedua untuk Alastair dan Amarilis." Iris tersenyum.
"Nona Diana, memang wanita yang sangat menarik." Lazarus berkata seraya melirik ke arah payudara Diana.
Lazarus kemudian mengeluarkan telur Grand Demon Beast Silver Snow Fox, yang dia menangkan dari Cincin Draupnir.
Semua orang di sana menjadi sangat terkejut, telur Grand Demon Beast sangat berharga dan ketika mereka dewasa mereka setara dengan ranah Expert.
"Kakek, apakah telur cantik itu untuk Blossom?" mata Blossom berbinar.
Nyonya Cassandra segera mengendong Blossom. "Blossom, Artefak Rank Epik adalah sesuatu yang sangat berharga, tetapi telur Grand Demon Beast adalah sesuatu yang lebih berharga. Tuan Urs, kami tidak ingin menerimanya."
"Cassandra, Urs sudah memberikannya kepada Blossom terima saja." Alyssa tersenyum.
Blossom mempunyai mana atribut Element es dia juga akan mengontrak Raja mana Element Es Glacies. Grand Demon Beast Silver Snow Fox akan menjadi partner yang cocok untuk Blossom. Seperti halnya Namean Legendary Golden Lion yang berjanji melindungi wilayah Lion Heart, setelah Altair mengalahkannya.
"Duke Alastair Regulus dan Nyonya Cassandra, Keluarga Bangsawan Regulus hanya mempunyai anggota keluarga berjumlah empat orang. Nona Blossom adalah salah satu harapan Keluarga Bangsawan Regulus, sebelum Nyonya melahirkan anak lagi. Duke Alastair hanya mempunyai satu Istri seperti halnya Duke Lazarus yang hanya mempunyai satu orang istri, berbeda dengan Duke lain yang mempunyai banyak istri mereka tidak kekurangan pewaris yang kuat. Kita harus memperkuat wilayah Regulus sebelum melewati Badai di masa depan." Lazarus berkata.
"Tapi--" Nyonya Cassandra tergagap.
"Leontios terkenal dengan hasil tambangnya, dia juga mempunyai banyak anak dari beberapa selir. Sebelum Kaisar Altair naik tahta, mereka sudah menguasai wilayah Barat. Aslan terkenal dengan armada lautnya yang sangat kuat, mereka menjaga wilayah lautan sebelah Selatan, Kekaisaran Lion Heart, dia juga mempunyai banyak anak dari beberapa selir. Leandro mempunyai tambang mana stone, banyak guild petualang dan tiga Marquis yang sudah mencapai ranah Epik, mereka tidak akan kalah dengan Leontios dan Aslan, mereka pantas dijuluki sebagai penguasa wilayah Timur. Sedangkan Regulus meskipun disebut sebagai penguasa wilayah Utara, tapi Duke Lazarus sudah hilang. Duke Alastair juga masihbelum menembus ranah Legendary, seperti tiga Duke lainnya. Meskipun, kalian mempunyai hubungan darah dengan Kaisar Altair, kalian tidak akan membantu banyak saat Kaisar Altair di kudeta." Lazarus menatap tajam ke arah semua orang.
Semua orang terdiam, mereka tidak dapat menyangkal perkataan Lazarus, Duke Regulus adalah Duke terlemah dari empat Duke.
"Urs, apakah kamu bersedia menjadi wakilku? Aku akan memberikanmu gelar Marquis dan wilayah yang luas." Duke Alastair berkata.
"Yang Mulia, saya terlalu lemah saat ini setelah saya bertambah kuat saya akan pergi ke wilayah Regulus." Lazarus sedikit membungkuk.
"Leontios dan Aslan, aku masih sangat curiga pada mereka berdua, tetapi Alastair dan Namean pasti dapat menyelesaikan masalah ini. Apabila mereka melakukan kudeta." Iris memegang dagunya.
"Saint Iris, suatu hal akan menjadi berbeda ketika Duke Leontios membuat perjanjian dengan Sky Golden, Legendary Beast Golden Roc Penguasa Barat dan Aslan membuat perjanjian dengan Triton, Legendary Beast Blue Dragon Penguasa Selatan."
Apaaaa.
Selain Melanthios penguasa timur Kekaisaran Lion Heart, masih ada Beast penguasa lainnya yang tinggal di wilayah Lion Heart. yaitu Legendary Beast Golden Lion penguasa bagian tengah, Legendary Beast Golden Roc penguasa Barat, Legendary Beast Blue Dragon penguasa Selatan dan Legendary Beast Ancient Azure Scales White Snake penguasa Utara.
"Apabila Altair dapat membuat perjanjian dengan Namean, Duke yang lain juga dapat membuat perjanjian yang sama dengan Golden Sky dan Triton." Alyssa berkata.
"Apakah, aku harus pergi ke sarang Winter untuk membuat perjanjian?" Duke Alastair berkata.
"Tidak! Alastair jika kamu pergi ke sarang Winter sama saja dengan bunuh diri!!! Kamu berbeda dengan Lazarus yang mempunyai tubuh yang kuat, Lazarus bahkan sudah empat kali menantang Winter dan berakhir dengan kegagalan!" Iris berteriak.
Iris masih trauma, saat mengingat Lazarus yang menantang Black Dragon Melanthios dan tidak pernah kembali lagi.
Hanya Legendary Beast Azure Scales White Snake Winter yang dapat bertarung seimbang dengan Melanthios, karena Winter kebal terhadap racun dan Atribut element utamanya adalah es yang merupakan kelemahan api.
Iris masih trauma dengan kematian Lazarus saat bertarung dengan Black Dragon Melanthios.
"Duke Alastair saat waktunya tiba aku akan pergi ke sarang Winter dan menantangnya!" Lazarus berkata.
"Apabila Urs, yang mengatakan itu aku mempercayainya." Alyssa mengangguk.
"Baiklah, tuan Urs aku akan menerima telur Grand Demon Beast Silver Snow Fox ini.. Dan aku tidak ingin menerimanya dengan gratis, sebagai bayaran dari telur Beast ini. apa yang kamu minta?" Alastair tertawa.
Alyssa dan Iris melirik ke arah Alastair. Mereka berdua tahu, Urs lebih kaya dari Alastair.
"Tuan Alastair, aku tidak ingin meminta apapun, tetapi aku tertarik pada seseorang--"
Semua orang terkejut mendengar perkataan Lazarus.
'Apakah Urs tertarik padaku?' batin Amarilis.
"Siapa yang membuatmu tertarik?" Duke Alastair tersenyum.
Lazarus kemudian memegang tangan Diana dan berkata, "Nona Diana, tolong ikut dalam perjalananku ke Terra Kingdom selama tiga bulan, aku mengetahui bahwa makanan yang kamu masak sangat enak!! Kamu juga mempunyai mana yang kuat aku yakin kamu seorang Mage yang hebat."
"Urs, tapi--" Duke Alastair berkeringat.
"Duke Alastair, yang terhormat penguasa Utara, apakah kamu ingin menarik keputusanmu sendiri? Keputusan ini berada di tangan nona Diana."
Diana mengeluarkan rona merah di wajahnya. kemudian menjawab, "Baiklah, aku menerimanya, kebetulan sudah 30 tahun, aku belum mengambil liburan."
Mata semua orang terbelalak mereka tidak mengetahui, yang Urs minta adalah Diana menjadi pengawalnya dalam 3 bulan.
"Blossom ingin ikut!" Blossom memeluk Lazarus.
"Tidak.. Blossom saat ini berusia tujuh tahun kamu harus pergi ke Akademi Kekaisaran untuk belajar! Apakah Blossom ingin menjadi gadis yang nakal?" Lazarus berkata.
"Kakek Urs, apakah kakek Urs akan pergi ke Kastil Regulus?" Blossom bertanya.
"Aku akan pergi ke Kastil Regulus setelah Blossom mengontrak Raja Mana Element Es Glacies dan meneteskan telur Beast." Lazarus menjawab.
"Baiklah, Blossom akan menunggu kakek!" Lazarus tersenyum manis.
"Urs?" tiba tiba Alyssa menghampiri Urs.
"Alyssa, apa yang ingin kamu lakukan?" Lazarus merasakan aura intimidasi dari Alyssa.
"Pria tercela!" Alyssa meninju perut Lazarus dengan sangat keras sehingga Lazarus terlempar ke belakang.
"Tuan Urs!!" Diana segera membantu Lazarus.
"Fufufu, Urs ingat jangan mempermainkan hati seorang wanita cantik." Iris tersenyum.
'Master, sadarlah!'
...****************...
Cerita sampingan di dalam cincin Draupnir.
Asterion dan Golden Fang sedang bertarung memperebutkan inti Demon Beast.
'Asterion, jangan gunakan racun di sini! Golden Fang jangan gunakan petir disini! Kalian berdua akan menghancurkan Barrier Cincin Draupnir!'
Brug! Brug! Brug!
Ignis memukul kepala Asterion dan Golden Fang.
'Apabila keberadaan kita terungkap Master akan ada dalam bahaya.'
Rooar
"Hahaha, Beast kecil seperti kalian ingin mengalahkanku? Dan menjadi Alpa? Dalam mimpi kalian."
Brug! Brug! Brug!