LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 410. Kompetisi Berburu Artemis II.



Pagi hari.


9 Perwakilan dari setiap Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar di Planet Antares tiba di Kota Artemis. Mereka adalah orang-orang kuat dari 4 Benua. Terlihat orang-orang berambut hitam dan mata merah turun dari kereta kuda yang dikontrak oleh Beast peringkat tinggi. Mereka adalah perwakilan Kekaisaran Golden Sun.


Kekaisaran Golden Sun sekarang sudah melakukan gencatan senjata di Benua Timur, atas paksaan dari 3 Kekaisaran besar dan 12 Kekuatan Besar Planet Antares. Sekarang Benua Timur Golden Sun terbagi menjadi dua kubu, yaitu pihak yang memihak Kekaisaran Golden Sun dan pihak lawan yang dipimpin oleh Kekaisaran Golden Crow.


"Cleon, berapa orang yang mengikuti Kompetisi Berburu Artemis?" Lazarus bertanya.


"Urs, ras Dwarf tidak mengikuti kompetisi berburu. Mereka hanya menghadiri kompetisi perburuan untuk menjual Artefak senjata untuk kompetisi berburu. Kekaisaran Zephyra mengundang 27 Kekaisaran dan Kerajaan di 4 Benua beserta 12 Kekuatan Besar Benua. Berarti ada 120 kelompok yang beranggotakan 9 orang mengikuti Kompetisi Berburu Artemis, 1080 orang yang ikut dalam kompetisi dan yang paling lemah adalah seorang ranah Epik." Cleon menjawab.


Semua orang menatap Cleon, mereka mengetahui Cleon adalah seorang yang cerdas. Namun dia sudah menghitung semuanya dengan terperinci.


"Cleon, apakah kamu tidak menghitung bahwa mereka juga membawa beberapa Beast Master?" Altair bertanya.


"Maafkan aku karena belum menyelidiki secara terperinci, tetapi ada beberapa Beast Master Rank S-SS yang mengikuti Kompetisi Berburu Artemis. Alban dari Kerajaan Zircon seorang Beast Master Rank SS. Ryana dari Kekaisaran Beastman seorang Beast Master Rank SS, dia adalah putri dari Wolf King Ryan. Putri Ariana Boreas dari Kekaisaran Boreas seorang Beast Master Rank SS. Kuro Neko dari Black Market seorang Beast Master Rank SS. Shion dari Kerajaan Yamato seorang Beast Master Rank SS. Frederick pemimpin Golden Bank seorang Beast Master Rank SS dan beberapa Beast Master kuat yang tidak dikenal." Cleon menjawab.


"Cleon, terima kasih karena sudah bekerja keras." Altair menepuk pundak Cleon.


"Baiklah, sekarang saatnya kita pergi ke Kompetisi Berburu." Lazarus bangkit dari tempat duduknya.


Perwakilan Lazarus pergi ke tempat kompetensi berburu, mereka melihat banyak orang yang pergi menuju sebuah tempat seperti coloseum yang sangat luas.


Lazarus sampai di Colosseum, dia melihat banyak orang sudah berkumpul di sana. Mata mereka menatap ke arah Namean dan Ludger, sedangkan para penonton duduk di Coloseum di tengah Coloseum adalah Altar besar berwarna biru yang dinamakan Altar Of Honesty.


"Master, aku merasakan Altar itu bukanlah Altar biasa." Red Dragon Ignis berkata.


"Aku merasakan perasaan yang kuat dari Altar itu." Golden Fang berkata.


"Altar itu adalah Emperor Artefak untuk mendeteksi kecurangan. Misalnya seseorang yang membawa Inti Beast dari luar." Lazarus berkata.


"Hahaha. Urs, apakah kamu mengincar kemenangan?" Sebastian tiba-tiba merangkul pundak Lazarus.


"Sebastian, apakah kamu menjadi perwakilan Kekaisaran Moonlight?" Lazarus bertanya.


"Rubah tua itu memaksaku." Sebastian menjawab.


"Urs, terima kasih karena kamu sudah mengobati ku." Seorang Demon berambut ungu dan mata merah berkata, dia adalah Pangeran kedua Elias Moonlight.


"Cih, bajingan sudah lama tidak bertemu." Pangeran ke delapan Karl Moonlight berkata.


"Karl, apakah kamu tidak bertambah tinggi? Mengapa pria pendek sangat menyebalkan?" Lazarus bertanya.


"Keluarkan pedangmu, mari kita berduel!" Karl berteriak.


"Karl, berhentilah atau aku akan memukulmu." Seorang pria ras Demon berambut biru panjang dan mata biru berkata, dia adalah Duke Ethan Leviathan.


"Karl, kamu bukanlah lawan dari Urs dan Urs mari kita bertarung lagi setelah kompetisi berakhir." Gladius berkata.


"Gladius, mungkin lain kali." Lazarus tersenyum.


"Aku mengingat tentang seorang yang sangat tampan. Apakah kamu mengincar juara Kompetisi Berburu Artemis?" Seorang wanita ras Demon cantik berambut jingga bertanya.


"Deborah, kelompokku hanya akan berburu di wilayah luar dan tengah Hutan Artemis. Kami tidak akan mengincar juara." Lazarus berkata.


"Aku mengira kamu mengincar kemenangan karena membawa 1 Beast King yang mempunyai level diatas 95 dan 1 Mythical Beast. Apakah kamu tidak mempunyai ambisi seperti Sebastian untuk mengincar kemenangan?" Seorang ras Demon berambut perak dan mata merah bertanya, dia adalah Deandra Moonlight atau Moonlight King.


"Deandra, sudah lama tidak bertemu. Kamu sangat cantik seperti biasanya. Namun kamu terlihat lebih dingin." Lazarus tersenyum.


Telinga Deandra memerah.


"Hahaha. Deandra, apakah telinga mu memerah karena pujian itu?" Karl tertawa.


"Diamlah!" Deandra memukul kepala Karl dengan keras.


"Sakit!" Karl berteriak.


"Mari kita membuat aliansi. Kita pasti bisa masuk kedalam tiga besar di Kompetisi Berburu Artemis." Deborah menatap Lazarus dan Altair.


"Maafkan aku, tetapi kami tidak mengincar kemenangan dalam Kompetisi Berburu Artemis." Altair berkata.


"Hahaha. Apakah tujuan kalian hanya ingin membuktikan ketangguhan kalian dengan bertahan hidup sampai Kompetisi Berburu Artemis berakhir?" Duke Ethan Leviathan tertawa.


"Setiap orang yang bertahan sampai Kompetisi berburu Alkemis berakhir sudah digolongkan sebagai orang kuat karena setiap diadakan lebih dari setengahnya akan mati." Elias tersenyum.


Luciana dan Perwakilan Kekaisaran Moonlight Frost pergi ke arah Lazarus, dia memeluk lembut Lazarus.


"Urs, aku merasa hidup setelah memelukmu." Luciana tersenyum.


"Kamu tahu bahwa kebiasaan ini harus diakhiri." Lazarus berkata.


Karl melebarkan matanya saat melihat Luciana memeluk Lazarus. Bagaimana seorang wanita tercantik dan kuat di Benua Utara bisa memeluk seorang pria yang sudah beristri seperti Lazarus.


"Sepupu, apakah kamu mengikuti Kompetisi Berburu Artemis?" Seorang wanita cantik ras Ancient Demon berambut putih salju pendek, menaiki seekor Blue Ice Fenrir Blue Claws tiba-tiba melompat ke arah Lazarus.


"Sepupu!" Aurora melompat ke arah Lazarus dan menggendongnya.


"Senang bertemu denganmu Aurora. Aku tidak mengetahui kamu akan ikut dalam Kompetisi Berburu Artemis. Nenek, Bibi sudah lama tidak bertemu." Lazarus membungkuk.


"Senang melihatmu baik-baik saja dan apakah kamu ingin membentuk Aliansi? Kami juga sudah membentuk Aliansi dengan Kekaisaran Boreas?" Adelaide bertanya.


"Bibi Adelaide, kelompokku hanya akan berburu di wilayah bagian luar dan tengah hutan." Lazarus menjawab.


"Baiklah, bahkan untuk kami bertahan hidup di bagian dalam sangat berbahaya. Kemenangan sebenarnya adalah saat kamu bisa bertahan hidup." Adelaide tersenyum.


"Hahaha. Kucing hitam, aku melihat pertarungan mu kemarin. Kamu sangat hebat." Arhat, Lilith dan Perwakilan Kekaisaran Nightmare berjalan ke arah kelompok Lazarus.


"Arhat." Altair tersenyum.


"Altair, kamu bertambah kuat. Bahkan aku tidak yakin bisa mengalahkan mu saat Kompetisi dimulai." Arhat tersenyum lebar.


"Altair akan mengalahkan mu." Sebastian tersenyum lebar.


"Hahaha. Bukankah lebih baik kita tunjukan siapa yang akan menang sekarang?" Arhat tersenyum lebar seraya mengeluarkan aura haus darah.


Ludger mengeluarkan auranya, dia menggeram ke arah Arhat dan yang lainnya. Lazarus sudah memerintahkannya untuk melindungi kelompok Lazarus kepada seseorang yang menunjukan permusuhan kepada kelompok mereka.


Semua orang gemetar merasakan aura Ludger, aura itu setara dengan Laufey dan Reese. Semua Tetua dan anggota Klan Great Beast yang baru saja tiba merasakan aura Ludger.


"Ludger, tenanglah." Lazarus mengelus kepala Ludger.


"Tuan Urs, bolehkah aku memakannya?" Ludger bertanya.


"Ludger, dia bukanlah musuh."


"Bajingan, kamu membawa bencana itu ke Kompetisi Berburu Artemis. Apakah kamu mengincar juara pertama?" Julian dan kelompok Kekaisaran Darkness Dragon mendekat ke arah Lazarus.


"Julian, aku membawanya untuk berjaga-jaga takut seseorang mengincarku. Kamu tahu aku tidak akan berkompetisi dengan semua orang dan akan berburu di wilayah luar dan tengah Hutan Artemis." Lazarus berkata seraya mengelus surai Ludger.


"Urs, kamu harus menjaga Beast singa milikmu dengan baik. Aku takut dia mengamuk dan akan banyak korban dari pihak kawan dan lawan." Deborah berkata.


"Ludger adalah anak yang baik. Berbeda dengan Beast ku yang lain." Lazarus tersenyum seraya mengelus leher Ludger.


Alcander dan kelompok Kekaisaran Boreas berjalan ke arah kelompok Lazarus. "Bodoh, apakah kamu beraliansi dengan Kekaisaran Moonlight dan menolak tawaran aliansi dariku?" Alcander bertanya.


"Cebol, aku sudah mengatakan berkali-kali akan berburu di wilayah luar dan tengah Hutan Artemis." Lazarus berkata.


"Urs, sudah lama tidak bertemu denganmu." Duke Garfield berkata.


"Salam Duke Garfield." Lazarus tersenyum.


"Urs, apakah kamu memberi nama putrimu Ariana sama seperti namaku?" Ariana bertanya.


"Ariana adalah gadis yang baik."


"Kapan kamu akan mengunjungi Kekaisaran Boreas?" Ariana bertanya.


"Setelah semua bayiku sedikit Dewasa." Lazarus menjawab.


Seorang wanita Beastman rubah berambut emas berekor sembilan dengan mata biru, bersama 8 orang perwakilan Black Market melangkah ke arah kelompok Lazarus. Semua orang berwaspada karena tidak mengetahui alasan mereka mendekati Lazarus.


Semua pria yang di sana melihat ke arah tubuh indah dan glamor Asuka, mereka belum pernah melihat tubuh sempurna seperti itu.


"Tuan Urs, sudah lama tidak bertemu. Apakah kamu mengikuti Kompetisi Berburu Artemis?" Asuka tersenyum.


"Nona Asuka, kelihatannya kamu sudah menyiapkan segalanya aku harap kamu bisa masuk 30 besar. Aku tidak mengincar posisi juara dan hanya berburu di wilayah luar Hutan." Lazarus berkata.


"Urs, mengapa kamu mengenal mereka semua?" Amelia bertanya.


"Tuan Urs, mereka semua sangat kuat." Ares berbisik.


"Mereka semua adalah angsa bertelur emas milikku dan sebagian adalah sumber masalahku. Kamu tahu sebenarnya takdir yang mempertemukan kami semua." Lazarus berkata.


Suasana menjadi hening seketika karena Lazarus menjawab transmisi suara menggunakan perkataan biasa.


Asuka mengerutkan keningnya. "Tuan Urs menemukan Celestial Fox Pearl dan memberikannya kepadaku. Akhirnya aku menjadi Permaisuri Rubah yang baru dan memimpin semua Beastman rubah."


Semua orang terkejut dengan jawaban Asuka.


Kaguya dan perwakilan Organisasi Azure Dragon yang sudah lama mencari Lazarus, akhirnya menemukan Lazarus. Mereka melihat kelompok Lazarus berada di dalam bahaya karena di dekati oleh banyak kelompok kuat yang ingin menggertak nya.


"Urs, apakah kamu memerlukan bantuan?" Kaguya bertanya seraya siap untuk menarik Artefak katana miliknya.


"Aku baik-baik saja." Lazarus tersenyum kecut karena banyak sekali kelompok kuat yang pergi kearahnya.


Siegfried dan kelompok Kekaisaran Zephyra pergi ke arah Lazarus, terlihat Duke Zaire Raven, Duke Edmund dan Duke Berlin berada di sana bersama Pangeran kedua Noa Zephyra, seorang pria berambut emas pendek dan mata emas membawa sebuah Artefak tombak Rank Mythical seperti trisula dengan bilah tengah lebih panjang. Menatap semua orang dengan tajam, dia mengira orang-orang itu berusaha menggertak Lazarus.


"Bakatnya setara dengan Siegfried, tetapi dia lebih pengalaman dan matang. Meskipun sedikit berada di bawah Kyros," batin Lazarus saat melihat Noa.


"Pergilah, apakah kalian ingin menggertak adik iparku?" Noa menatap semua orang dengan tajam.


"Saudara Noa, kamu salah paham." Lazarus menjelaskan semuanya.


"Cih, apabila mereka menggertak mu katakan padaku dan saudara kita baru pertama kali bertemu. Aku sudah mendengar banyak cerita tentangmu, mengapa kamu tidak mengunjungi Istana Kekaisaran Zephyra?" Noa bertanya.


"Senang bertemu denganmu. Theresia dan Felicity sudah menceritakan banyak hal tentangmu." Lazarus berkata.


"Noa." Elias berkata.


"Elias." Noa menatap tajam ke arah Elias.


"Apakah kalian berdua mempunyai masalah di masa lalu? Bisakah kalian tidak bertarung di sini?" Lazarus bertanya.


"Baiklah." Elias menjawab.


"Tunggu, saudara mengapa Elias yang gila pertarungan dan bangga bisa mendengarkanmu?" Noah bertanya.


"Elias sangat menghormati ku." Lazarus menjawab.


"..."


"Urs, apakah kita bisa beraliansi?" Siegfried bertanya.


"Mengapa setiap orang mengajakku beraliansi? Aku mengatakan hanya akan berburu di wilayah luar dan tengah Hutan Artemis." Lazarus menjawab.


"Kamu adalah salah satu perwakilan kuat, mengapa kamu tidak mengincar juara? Selain hadiahnya yang besar kamu juga akan membanggakan Kekaisaran dan membuat namamu terkenal di 4 Benua, apabila kamu masuk 30 besar." Julian berkata.


"Bertahan hidup lebih penting dan masih ada hal yang lebih berharga dari menjadi juara di Kompetisi Berburu Artemis. Aku kelihatannya akan berburu Beast rank rendah dan sedang, juga mencari herbal dan material di bagian luar dan tengah Hutan Artemis." Lazarus tersenyum.


"Urs, kamu dan kelompokmu tidak mempunyai ambisi." Lilith berkata.


"Aku mengira kelompok kalian lumayan kuat, dengan beraliansi, kalian bisa masuk 30 bahkan 10 besar." Duke Garfield berkata.


"Duke Garfield, apabila aku berambisi aku akan menjadi juara pertama dari kompetisi berburu Artemis." Lazarus menjawab.


Semua orang terdiam. Mereka yang sudah mengenal dan menyelidiki informasi tentang Lazarus pasti yakin bahwa Lazarus bisa masuk ke tiga besar.


Garfield melirik ke arah Alcander, kemudian Alcander mengangguk ringan.


...****************...



Orang berkumpul di tengah arena Coloseum setelah melewati Altar Of Honesty, ada 3 orang yang membawa Inti Beast dari luar dan dihukum mati di tempat karena menodai kesucian Kompetisi Berburu Artemis. Akhirnya Kerajaan dan Kekaisaran yang bersangkutan didiskualifikasi dan hanya tersisa 118 kelompok dengan 1062 orang.



"Kelihatannya yang curang adalah Kerajaan yang baru saja terbentuk." batin Lazarus.


"Mereka datang." Gold Dragon Rhea berkata.


12 Beast yang mempunyai kekuatan sangat kuat memasuki Colosseum. Mereka adalah pemimpin dari 12 Klan Great Beast, terlihat seekor Gold Dragon kekar dan lebih besar dari Agni.


"Gold Dragon Sunfyre salah satu Tetua Klan Great Dragon." Lazarus bergumam.


Puluhan ribu penonton memasuki dan duduk di Coloseum, mereka berasal dari setiap Kerajaan dan Kekaisaran yang pergi ke Kota Artemis. Mereka datang ke kota Artemis untuk melihat pembukaan dan penutupan siapa yang akan memenangkan kompetisi berburu Artemis.


"50.000 tidak tapi sekitar 70.000 orang dan masih bertambah." batin Lazarus.


"Urs, harga tiket terendah adalah 500 koin emas untuk barisan paling belakang. 5000 koin emas untuk barisan berikutnya. 5 Juta Koin emas paling depan dan 10 juta koin emas untuk kursi vip, Kursi vip berjumlah 3000 kursi dan 10 juta koin emas. Kamu tahu Kompetisi Berburu Artemis berlangsung selama 2 Minggu" Sebastian tersenyum.


"Kompetisi Berburu Artemis sangat menguntungkan untuk berbisnis karena banyak orang yang datang ke sini. Bisnis Perdagangan, Penginapan, Restauran, Hiburan dan keuntungan paling besar adalah perjudian. Golden Bank, Black Market dan 4 Kekaisaran yang menjadi penyenggara mendapatkan ratusan miliar koin emas." Cleon berkata.


"Apakah aku harus membuat Coloseum? Tidak aku tidak bisa membuat Coloseum, aku adalah penguasa 7 wilayah dan aku tidak boleh membuat kompetisi perburuan," batin Lazarus.


Reese, Mo Lei, Adonis, Shiroyasha, Erland, Castor, Ryan, Raegal, Daji, Darren, Arie, Galan, Agatha, Aldric dan banyak orang-orang kuat di Planet duduk di kursi paling atas. Jumlah mereka adalah 50 orang, bahkan Lazarus tidak mengenal semuanya. Namun dari aura yang yang terpancar dari mereka, dia tahu bahwa orang-orang itu adalah orang kuat.


Reese dan Rias bangkit untuk memberitahu hadiah juara tiga sampai satu. Kedua wanita ras Demon itu sangat menarik perhatian. Mereka terlihat sangat cantik, seperti kembar identik hanya berbeda warna bola mata.


"Hadiah juara ketiga adalah Artefak Ascalon Long Sword Rank Mythical, Telur Legendary Beast Green Dragon, Snow Mountain Great Sword Rank Legendary, 30 Kg Ice Adamantine Rank Legendary, setengah Kg logam Uru Rank Mythical kualitas terbaik, 100 Herbal Umbra Rose Rank Legendary dan 90 Miliar koin emas." Rias berkata.


Semua perwakilan berteriak karena mendengar hadiah juara ketiga, mereka tahu hadiah juara 50 besar sudah sangat besar, tetapi juara 10 besar lebih besar kekayaan yang tidak pernah mereka bayangkan, sedangkan juara ketiga adalah sebuah keajaiban. Kelihatannya tahun ini adalah tahun yang sangat baik.


"Hadiah juara kedua adalah Artefak Soul Chain Rank Mythical, 2 Telur Legendary Beast Dark Fenrir, 1 Kerangka Mythical Beast Green Dragon, Twins-Blade Of Soul Rank Legendary, 50 Kg Dark Adamantine, 1 Kg Uru Rank Mythical, 300 Herbal Rainbow Rose Rank Legendary, 90 Miliar Koin" Reese berkata..


"Hadiah Juara Pertama adalah Artefak Gungnir Spear Rank Mythical, 2 Telur Legendary Beast Golden Lion, 3 kerangka Mythical Beast Red Dragon, 4 Artefak Rank Legendary, 50 Kg Fire Adamantine Rank Legendary, 70 Kg Adamantine Rank Legendary, 2 Kg Uru Rank Mythical, 100 Herbal Rainbow Lily Rank Legendary, 10 Herbal Rank Mythical dan 100 Miliar koin emas." Kyros berkata.


Hadiah juara pertama dan ketiga sangatlah banyak, bahkan untuk Lazarus hadiah itu sungguh besar. Akan tetapi, dia sudah memutuskan untuk berkompetisi untuk menjadi juara.


Lazarus melirik ke arah kursi Vip dan menemukan Iris duduk bersama yang lainnya. Leonhart memakai ikat kepala, sedangkan Gardenia mengendong bayi Ainar.


Leonhart bangkit, seraya membawa sebuah bendera besar dan Artefak pengeras suara. "Urs, Ibu mengatakan kamu tidak boleh mati! Kamu tidak boleh masuk kedalaman Hutan karena kamu selalu sial!"


"Urs, aku tidak akan memaafkan kalian, jika salah satu dari kalian mati!" Arion berteriak.


"Urs, bersemangatlah!" Ariana berteriak.


"Urs, kata yang pertama kali dikatakan oleh Julius adalah Urs. Ingatlah kalian harus kembali dengan selamat!" Akari berteriak.


Akihiro mengibarkan bendera besar dengan gambar kepala singa hitam. "Urs, kembalilah dengan selamat kami akan berada di Kota Artemis selama 2 Minggu untuk menunggumu sampai kembali."


"Urs, cincang mereka yang berani mengincar mu!" Akira berteriak.


"Keledai bodoh, tunjukanlah kekuatanmu di kompetisi ini. Kemenangan sebenarnya adalah kembali hidup-hidup!" Alyssa berteriak.


"Urs, ingatlah aku tidak ingin menjadi janda!" Lilian berteriak.


"Fufufu. Pria bodoh, aku tidak akan pernah memaafkan mu. Apabila kamu mati lebih dulu!" Carissa berteriak.


"Urs, tenanglah apabila kelompok kalian di ganggu katakan saja kepada saudara Elias dan yang lainnya. Mereka pasti akan membantai kelompok yang mengganggumu dengan kejam!" Deviela berteriak.


"Urs, kembalilah dengan selamat! Aku tidak ingin menjadi seorang janda, aku tidak ingin putraku tumbuh tanpa sosok Ayah!" Theresia berteriak.


"Tunjukan kepada mereka kemenangan sesungguhnya. Nyaww!" Cathrine berkata seraya mengibarkan bendera besar dengan lambang singa hitam.


"Kami akan mendukungmu bagaimana pun hasilnya! Kami akan selalu mendukungmu dan kamu sudah berjanji untuk kembali, kamu adalah seorang pria yang tidak pernah mengingkari janji!" Diana berteriak seraya mengendong Aidan.


"Amelia, Altair kalian harus kembali hidup-hidup!" Florencia berteriak.


"Urs The North! Urs The North!" Arion dan semua anak Lazarus berteriak serempak. Sedangkan Lilian dan yang lainnya hanya tersenyum halus melihat ke arah Lazarus.


...****************...


"Siapa Urs The North?" Kerumunan menjadi sangat berisik.


"Sangat cantik, setiap istrinya mempunyai kecantikan yang sangat langka! Aku pasti akan sangat puas hanya dengan melihat mereka setiap hari!" Seseorang berteriak.


"Aku sangat iri bajingan!" Seseorang berteriak.


"Apakah dia Lilian? Aku sudah 200 kali mencoba melamarnya begitupun banyak pria lainnya, tetapi dia selalu menolaknya. Dia sekarang sudah mempunyai seorang putri, siapa suaminya! Urs The North nama yang sangat tidak asing." Seseorang berteriak.


"Urs, bukankah nama yang sering dibicarakan? Pemimpin Aliansi The North dan Grand Duke Regulus Kekaisaran Lion Heart, dia adalah orang yang sering dibicarakan oleh banyak orang kuat." Seseorang menjawab.


"Aku sudah melamar Dewi Iris sebanyak 10 kali, tetapi dia selalu menolaknya. Siapa bajingan yang disukai Dewi Iris dan bukankah suaminya sudah mati 40 tahun lalu?" Seseorang bertanya.


"Dewi Iris, aku sudah lama tidak melihatnya terlahir aku bertemu 20 tahun lalu, tetapi orang-orang mengatakan suaminya masih hidup." Seseorang menjawab.


Para pria Iri kepada Lazarus, dia bisa menaklukan banyak wanita cantik dan mempunyai banyak anak. Bukankah dia adalah seorang pria yang sangat subur dan mempunyai banyak anak.


"Menarik." Seorang wanita cantik berambut hitam panjang dan mata merah seperti Ruby dengan bekas luka sayatan di mata kanannya bergumam.


"Semua wanita itu sangat cantik, bahkan di Benua Timur Golden Sun dan 4 Benua. Tunggu bukankah ras Oni berambut emas dan mata ungu itu Reina? Dia adalah penguasa wilayah hiburan di Benua Timur dan seseorang yang sangat cantik. Bahkan aku mengingat banyak pria yang menjadi gila karena Reina menolak cintanya." Seseorang berkata.


"Aku kagum dengan pria itu karena bisa menaklukkan banyak wanita yang sangat cantik. Semua wanita itu sangat akur berbeda dengan semua selirku yang selalu bertengkar dan berusaha menjatuhkan satu sama lain."


...****************...


Altair menoleh ke arah Lazarus, terlihat wajah Lazarus sangat merah seperti tomat. Dia tidak mengetahui Iris dan semua orang akan datang untuk mendukungnya.


"Tuan Urs, aku tidak mengetahui bahwa kamu bisa tersipu seperti itu. Lihatlah kulitmu lebih merah dari tomat yang sudah matang." Ares berkata.


"Ares, aku manusia dan aku masih merasakan malu." Lazarus bersembunyi di surai Ludger.


"Hmm.." Laufey terbatuk.


Semua orang terdiam, sesaat kemudian 12 Perwakilan Great Beast pergi ke 12 menara yang tinggi.


"Kami hanya menjadi pengawas di sini. Keponakanku Ludger, mari kita sedikit berbincang setelah kompetensi berburu Artemis berakhir." Seekor Six-Winged Blizzard Horned Tiger berkata menggunakan transmisi suara ke arah Ludger.


"Orang tua, aku sudah mengatakan jangan ganggu aku lagi dan memaksaku untuk mencari betina." Ludger menjawab menggunakan transmisi suara.


12 Perwakilan Great Beast menatap ke arah Ludger dengan tajam, mereka mengetahui kekuatan Ludger setara dengan mereka. Mereka bingung mengapa Ludger bersama manusia, tetapi sesuai perjanjian kuno mereka hanya akan menjadi pengawas. Mereka akan berbicara kepada Ludger setelah Kompetisi Berburu Artemis berakhir.


"Kaisar Altair, Grand Duke Lazarus Regulus dan yang lainnya bisakah kalian berpamitan kepada keluarga kalian sebelum kompetisi berburu Artemis dimulai?" Kyros bertanya.


Lazarus, Altair dan yang lainnya segera pergi ke arah keluarga mereka yang datang untuk mendukung mereka.


Mereka mengetahui kompetisi berburu Artemis sangat berbahaya dan di masa lalu hanya kurang dari setengahnya yang bertahan. Akan tetapi, ada yang masih tetap di arena Coloseum karena keluarga/sahabatnya tidak datang.


"Iris, aku terkejut kalian datang kesini!" Lazarus memeluk tubuh Iris dengan lembut.


Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka sangat penasaran dengan suami Iris dan yang lainnya.


"Kamu harus berhati-hati kami akan di Kota Artemis selama 2 Minggu dan berhati-hatilah wanita gila itu mengikuti Kompetisi Berburu Artemis." Iris berkata.


"Fufufu. Iris, apakah kamu memanggilku wanita gila? Dasar wanita pencuri yang tidak tahu diri. Apakah kamu ingin menggunakan air mata lagi untuk merebut pria milikku?" Permaisuri Griselda, Perwakilan Kerajaan Golden Phoenix, Perwakilan Kerajaan Blue Dragon dan Perwakilan Kerajaan Amazones melangkah ke arah Lazarus.


Lazarus melirik ke arah Griselda, dia merasakan rasa takut saat melihat tatapan tajam Griselda.


"Iris, siapa wanita gila yang kamu maksud? Apakah Permaisuri Griselda Red Dragon?" Lazarus bertanya.


"Bajingan, seseorang yang pergi ke pelacuran di usia 15 tahun dan membuat identitas palsu berusia 19 tahun. Berlari telanjang di Kota Red Rose Fortress memperlihatkan sesuatu yang menjijikan, kemudian menipu seorang wanita berusia 17 tahun dengan menggodanya. Sekarang pria itu melupakan wanita yang telah di sakitinya, meskipun sudah hampir 5 dekade berlalu. Kamu memang pria yang menjijikan!" Permaisuri Griselda berkata.


"Grand Duke Regulus, tidak akan melakukan itu semua!" Lilian berteriak.


"Meskipun kamu adalah seorang Permaisuri, tetapi lidahmu sangat tajam! Apakah kamu berpikir kita adalah seseorang yang mudah di gertak!" Theresia berteriak.


"Pergilah!" Felicity mengusir Griselda.


Mereka sudah mengetahui kisah kelam Lazarus dan sekarang mereka bertemu dengan Regina. Mereka harus melindungi Lazarus dari Regina.


Regina melangkah ke arah Iris, kemudian dada mereka bersentuhan. Terlihat Regina lebih tinggi dari Iris, tetapi Iris hanya tersenyum halus.


"Gadis pencuri."


"Wanita gila."


Altair segera menarik tangan Lazarus dengan wajah ketakutan, mereka melarikan diri ke tempat Kyros dan yang lainnya. Mereka mengetahui Lazarus akan mati, jika tetap berada di sini.


"Diana, jaga anak-anak. Aku akan membantu Iris untuk menyelesaikan semuanya di sini." Alyssa berkata.


"Serahkan kepadaku." Diana mengangguk dan pergi dari tempat itu bersama anak-anak.


"Apakah kamu masih ingat saat kamu menangis?"


"Apakah kamu masih mengingat saat ayahmu akan memotong Lazarus menjadi 2 bagian?" Iris bertanya.


"Seorang Saint sepertimu merebut seorang pria milik seorang gadis." Griselda berkata.


"Fufufu. Lazarus memilihku dan dia melakukan pilihan terbaik. Aku hidup dengan bahagia, memiliki 2 orang anak dan 3 Cucu. Para Dewa memberkahi pernikahan kami berdua." Iris tersenyum.


Regina menjadi sangat marah mendengarnya, saat dia mengalami penderitaan melalui banyak perang dan berlatih mati-matian. Lazarus dan Iris hidup bahagia, dia kemudian menatap ke arah Reina dan yang lainnya.


"Siapa mereka?" Griselda bertanya dia tidak mengenal Lilian dan semuanya karena jauh dalam politik dan fokus menjadi kuat. Urusan politik diselesaikan oleh ibunya mantan Permaisuri Adaline dan Ayahnya Darren Grace Well.


"Mereka adalah saudariku." Iris berkata.


"Apakah mereka adalah istri dan selir pria menjijikan itu! Apa yang dia berikan kepada kalian sehingga kalian menikahi sampah itu!"


"Bisakah kalian menghentikan perkelahian kalian?" Duke Aldebaran Green Phoenix berkata.


"Diam!" Iris dan semua orang berteriak.


"Griselda, kamu terlalu menghina Lazarus, meskipun kamu dan Lazarus mempunyai masalah di masa lalu. Akan tetapi, masalah itu sudah berlalu selama beberapa dekade. Pada masa itu Lazarus masihlah pria yang sangat naif." Felicity menatap tajam ke arah Griselda.


"Hahaha. Lazarus adalah pria yang polos, tetapi rubah perak dan singa jantan memberi pengaruh buruk kepada Lazarus. Aku bertemu dengan Lazarus di sebuah restauran, dia mengatakan bahwa dia sedang putus hati karena kekasihnya meninggalkannya. Semua orang di Kerajaan Red Dragon merasa takut kepadaku dan bahkan saudaraku menganggap aku monster. Namun Lazarus tetap mau berteman denganku tanpa memandang status dan siapa aku. 5 bulan yang aku rasakan saat itu sangat berarti dan kamu bilang dengan mudahnya harus melupakan semua itu?" Permaisuri Griselda bertanya.


"Itu semua adalah kesalah pahaman. Pada saat itu aku adalah calon Saint selanjutnya dan Lazarus sendiri yang menjauhiku. Party kita saat itu masih beranggotakan 5 orang dan Carissa bisa menjadi saksiku. Kamu tahu Kekaisaran Lion Heart pada saat itu berada di dalam konflik? Aku harus menjadi seorang Saint agar dilindungi oleh Kerajaan Light/Kekaisaran Suci dari pamanku Halbert Lion Heart. Lazarus merasa dirinya tidak percaya diri untuk mendekatiku karena aku adalah calon Saint. Dia menganggap masih banyak pria yang lebih sempurna darinya yang lebih cocok jadi pasanganku." Iris berkata.


"Aku merelakan menyerahkan posisiku demi Lazarus."


"Aku merelakan segalanya untuk Lazarus, bahkan aku mundur dari pencalonan Saint. Saudaraku Altair berjuang mati-matian untuk menjadikan Lazarus seorang Grand Duke. Aku bahkan rela menjadi rakyat biasa untuk menikahi Lazarus, tetapi semua orang menentangnya." Iris berkata.


"Plak!"


Regina menampar pipi Iris.


Semua orang penasaran apa yang terjadi, tetapi kerumunan Perwakilan Kekaisaran Red Dragon, Blue Dragon, Golden Phoenix, dan Amazones menghalangi mereka semua.


"Lazarus adalah manusia yang punya hati dan perasaan, dia bukanlah benda yang bisa kamu akui." Griselda berkata.


"Plak!"


Iris kembali menampar pipi Regina. "Aku tidak melarang Lazarus mempunyai istri lagi. Aku rela membiarkan Carissa dan yang lainnya menikah dengan Lazarus."


"Permaisuri Griselda, bisakah kita mengakhiri masalah ini disini?" Freya menatap tajam ke arah Regina.


"Apakah kalian pantas untuk bahagia? Sedangkan aku tidak pantas untuk bahagia!" Griselda berteriak.


"Tutup mulutmu! Aku sudah sabar dari awal dan mendengar semua omong kosong yang keluar dari mulutmu. Iris juga menderita, dia membesarkan 2 anaknya selama 30 tahun! Kamu tahu Lazarus tidak kembali setelah menantang Black Dragon Melanthios di Hutan Eternal Poison? Bukan kamu saja yang merasakan penderitaan! Aku, Iris, Diana, kedua putra Lazarus dan semua sahabatnya mengalami penderitaan saat kehilangannya. Iris terus menunggu dan menderita setiap malam, dia berharap keajaiban terjadi dan Lazarus pulang. Pada Dewa mendengarkan doa Iris dan Lazarus kembali pulang, meskipun terlihat seperti orang yang berbeda." Alyssa berkata.


"Kamu yang menyerang Iris terlebih dahulu dan kamu mengetahui bahwa yang telah kamu lakukan bisa di kenai hukuman?" Theresia bertanya.


"Pergilah dan jangan ganggu Iris lagi. Nyaww." Cathrine menatap tajam ke arah Regina.


"Aku sudah mengatakan berkali-kali bahwa keluarga Regulus tidak takut dengan gertakan mu." Felicity berkata.


"Apakah kalian berpikir aku takut menghadapi kalian semua bersamaan." Griselda mengeluarkan auranya.


"Aku sendiri sudah cukup untuk menghadapi mu." Akira berkata seraya memperkuat auranya.


...****************...


"Permaisuri Griselda bertarung!" Semua orang berteriak.


Semua orang segera berkerumun ingin melihat pertarungan Griselda.


"Pelacur Oni berambut perak, apakah kamu memberikan obat kepada Lazarus dan menggodanya menggunakan tubuhmu?" Griselda bertanya.


Aura Akira semakin kuat, petir berwarna biru dan element angin melapisi tubuhnya. "Aku akan memotong tanganmu!"


"Fufufu. Apakah tebakanku benar?" Griselda tertawa terbahak-bahak.


"Berhenti!" Udara dingin membekukan wilayah sekitar.


Akira menatap ke arah Lazarus yang bersembunyi di balik punggung Agatha dengan ekspresi ketakutan dan tubuh gemetar. Altair bersama Reese dan yang lainnya berlari ke arah Lazarus, mereka berdua meminta pertolongan kepada Kyros dan yang lainnya.


"Fufufu. Bajingan, apakah kamu bersembunyi di balik punggung seorang wanita karena takut bertemu denganku?" Griselda tertawa terbahak-bahak.


Reese dan semua orang tidak pernah melihat Lazarus takut seperti itu, bahkan menghadapi lawan yang berkali-kali lebih kuat darinya.


"Hahaha Kucing Hitam, apakah harga dirimu sudah hilang! Apakah Griselda awalnya adalah kekasihmu, kemudian kamu mencampakkannya dan dia datang untuk membalas dendam." Alcander tertawa terbahak-bahak.


Sesaat kemudian Griselda menyerang Alcander menggunakan bilah gelombang petir berwarna merah.


"Alcander, bisakah kamu tidak mencampuri urusanku?" Griselda menatap tajam Alcander.


Tubuh Alcander gemetar, keringat mengucur di dahinya. Dia tahu bahwa semua yang dikatakannya benar. "Kucing Hitam, aku berdoa kamu baik-baik saja wanita yang marah sangat menakutkan."


"Sampah, katakan kepada mereka apa yang terjadi! Apakah kamu akan melarikan diri selamanya?" Griselda bertanya.


"Urs, hiraukan perkataan wanita gila ini. Biarkan kami yang mengurusnya!" Reina berteriak.


Lazarus berlutut. "Maafkan aku, semua ini adalah kesalahanku. Maafkan aku atas semua penderitaan yang telah aku perbuat!" Lazarus berlutut.


"Bajingan, tegakkan dirimu! Apakah kamu tidak malu berlutut kepada seorang wanita!" Agathias berteriak.


"Hahaha. Anak muda kamu adalah orang yang bertarung kemarin, mengapa sekarang kamu seperti seorang tikus yang ketakutan?" Mo Li tertawa.


Altair membisikan sesuatu kepada semua orang, kemudian Agathias dan yang lainnya terdiam.


"Aku adalah Nenek Lazarus dan kalian bisa menceritakan semua ini sebelum Kompetisi Berburu Artemis di mulai 1 jam lagi. Mari kita selesaikan masalah ini di altar pengawasan aku tidak ingin kalian saling membunuh saat Kompetisi Berburu Artemis dimulai." Agatha berkata.


"Bukankah aku orang yang menyebabkan masalah ini menjadi rumit? Aku akan memberikan kesaksianku." Grand Duke Grace Well berjalan bersama beberapa orang kuat di belakangnya.


"Baiklah." Griselda menarik kembali auranya.


"Pertarungan ini harus di selesaikan, aku Ron seorang perwakilan ranah Legendary dari Serikat.." Sebelum Ron menyelesaikan perkataannya, Adonis segera memenggal kepala Ron.


"Bubar!" Kyros berteriak.