LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 422. Kota Ice Eagle.



Lazarus kembali ke Kasti Regulus setelah pergi bersama Baxia. Mereka membicarakan bahwa pemulihan fase pertama Planet Antares sudah selesai dan memasuki pemulihan fase kedua.


Pada saat pemulihan fase ketiga gerbang dunia yang sudah lama tertutup di Planet Antares akan kembali terbuka. Semua orang di Planet Auriga bisa datang ke Planet Antares dengan bebas.


"Bajingan, mengapa pemulihan Planet Antares semakin cepat diluar perkiraan ku," batin Lazarus.


"Roooarr." Draken mengaum di bahu Lazarus.


"Draken, kamu harus kembali ke Cincin Draupnir di sana banyak sekali makanan yang bagus untuk pertumbuhanmu." Lazarus berkata.


Pagi hari di wilayah Regulus. Semua orang keluar untuk melakukan pekerjaannya. Seorang pria ras Beastman serigala salju menaiki Demon Beast Black Iron Wolf menghampiri Lazarus.


"Tuan Urs, mengapa kamu berada di sini?" Bleddyn bertanya.


"Bleddyn, berikan aku tumpangan untuk kembali ke Kastil Regulus. Aku sangat kelelahan setelah menyelesaikan sebuah urusan." Lazarus menjawab.


"Sesuai perintahmu." Bleddyn menjawab.


Lazarus menaiki punggung Demon Beast Black Iron Wolf bersama Bleddyn kembali ke Kastil Regulus. Pagi di wilayah Regulus sangat dingin, tetapi semua penduduk Regulus sudah terbiasa dengan wilayah Regulus.


Elena dan Anastasya mengasuh Julius yang menangis di taman Kastil Regulus. Mereka terlihat sangat senang saat bermain dengan Julius, sedangkan Theresia dan Freya berlatih Skill pedang tidak jauh dari sana.


"Apakah kalian tidak tidur?" Lazarus bertanya.


"Urs, selamat datang." Theresia menjawab.


"Grand Duke." Elena dan Anastasya berkata.


Lazarus memeluk Julius, terlihat dia sangat senang berada di dalam pelukan Lazarus. Julius tertawa manis saat berada di pelukan Lazarus.


"Theresia, Skill pedangmu lebih hebat dari saat pertama kali kamu berlatih pedang. Sebagai Seorang Mage kamu sudah bekerja keras untuk mempelajari Skill pedang. Gerakan milikmu sangat lembut dan halus, kamu mempunyai bakat menjadi seorang Swordman." Lazarus berkata.


"Sebenarnya aku yang mengajari Siegfried Skill Swordman, tetapi aku lebih memilih menjadi seorang Elemental Mage dalam pemilihan Job pertamaku." Theresia tersenyum.


Seorang pengawal bersama seorang pria paruh baya dengan rambut pirang disisir klimis menghampiri kelompok Lazarus. Pria itu adalah Ferdinand salah satu Eksekutif The North.


"Tuan Urs, maafkan aku karena telah menganggu mu di pagi hari." Ferdinand berkata


"Tuan Ferdinand, kamu terlihat sangat kuat dan bukankah tubuhmu sekarang terlihat sangat berotot?" Lazarus tersenyum.


"Hohoho. Aku rajin berlatih dan selalu makan-makanan enak khas Regulus yang paling penting adalah semua hutangku sudah lunas. Terima kasih karena kamu sudah memberikan jalan yang baru untukku dan aku ingin menyampaikan tentang Kota Ke 12." Ferdinand menjawab.


"Apakah kamu sudah menemukan orang untuk tinggal di Kota ke 12 wilayah Regulus?" Lazarus bertanya.


"Tidak, Serikat Pedagang Benua ingin menyewa Kota ke 12 selama 2 minggu untuk berdagang. Aku memerlukan persetujuan mu dan aku sudah mendiskusikan harga dengan mereka." Ferdinand membisikan sesuatu ke telinga Lazarus.


"Mengapa mereka berani menyewa harga semahal itu?" Lazarus bertanya.


"Para pedagang adalah orang-orang yang licik. Mereka melihat wilayah Regulus adalah sumber uang dan mereka sudah menghitung bahwa keuntungan berdagang di wilayah Regulus akan berkali-kali lipat. Bangunan dan Fasilitas di Kota Ke 12 wilayah Regulus juga sangat bagus, berbeda dengan kota lainnya. Wajar bila aku memasang harga mahal untuk uang sewa Kota ke 12." Ferdinand berkata.


"Freya, apakah kamu mempunyai saran untuk nama Kota ke 12?" Lazarus bertanya.


"Kota Ice Eagle." Freya tersenyum.


"Baiklah, sekarang nama Kota ke 12 adalah Kota Ice Eagle. Aku akan menyewakan Kota Ke 12 sekali dalam 3 bulan kepada Serikat Pedagang Benua. Kota pertama sampai ke 12 belum mempunyai nama dan aku akan menyerahkan pemberian nama kepada semua istriku. Sedangkan Kota Ke 13 Kota Ice Unicorn adalah Kota untuk orang-orang sakit dan kandang Slime." Lazarus tersenyum.


"Grand Duke Baron Brian ingin bertemu denganmu." Seorang pengawal berkata.


Sesaat kemudian seorang pria kekar berambut cokelat dengan tubuh penuh bekas luka pergi ke arah Lazarus. Dia adalah Baron Brian salah satu dari 12 Bangsawan Regulus dan penguasa Kota ke 12. Meskipun gelar Baron miliknya hanya sekedar gelar karena semua wilayah adalah milik Lazarus.


"Lazarus, Karavan Serikat Pedagang Benua menunggu di gerbang Kastil ku. Mereka mengatakan ingin menyewa Kota ke 12 dan menawarkan harga yang lumayan mahal." Brian berkata.


"Brian, biarkan mereka menggunakan Kota ke 12 dan sekarang nama Kota itu adalah Kota Ice Eagle. Berapa orang yang tinggal di Kota ke 12?" Lazarus bertanya.


"15 orang dan semuanya adalah keluargaku. Wilayah Cleon, Bell dan yang lainnya sudah penuh dengan orang, sedangkan wilayahku hanya dihuni oleh 15 orang. Meskipun wilayahku sama luasnya dengan wilayah Bell dan yang lainnya. Aku terkadang lebih memilih tinggal di Ibukota Regulus, tetapi Istriku Salma mengatakan untuk mencari penduduk. Namun karena penampilanku seperti bandit, aku kesulitan untuk mencari orang." Brian menjawab seraya mengepalkan tinjunya.


"Bodoh, berapa orang yang tinggal di Kota ke 11 wilayah Kekuasaan Bell?" Lazarus bertanya.


"20 orang." Brian menjawab.


Ferdinand dan Lazarus menatap kosong ke arah Brian. Mereka mengetahui bahwa kota ukuran sedang bisa dihuni oleh 50.000 orang, tetapi Kota 11 dan 12 hanya di huni oleh 20 dan 15 orang.


Lazarus menyentuh dagunya. "Aku akan bekerja sama dengan Guild Marcenary Beast King dan mendirikan Guild Marcenary di Kota Ke 12 Ice Eagle. Kamu akan menjadi Pemimpin Guild Marcenary itu dan bertanggung jawab di sana."


"Terima kasih!" Brian memeluk Lazarus.


"Brian, lepaskan aku!" Lazarus berteriak.


"Lazarus, aku adalah seorang Marcenary Rank A dan butuh seorang Marcenary Rank S untuk menjadi Pemimpin Cabang Guild Marcenary. Aku sudah lama tidak aktif dalam menjalankan misi Marcenary." Brian berkata.


"Hahaha. Kamu bisa menjadi Pemimpin Cabang Guild Marcenary Beast King, kamu mempunyai kekuatan dan pengalaman yang cukup untuk itu." Lazarus tertawa.


"Aku tetaplah seorang Marcenary Rank A karena menurut peraturan Guild Marcenary hanya seorang Marcenary Rank S yang bisa menjadi Pemimpin Cabang. Aku akan menyelesaikan 3 misi peringkat A untuk menjadi Pemimpin Cabang Guild Marcenary." Brian tersenyum.


"Bodoh, apakah kamu mengenal Galia dan Hedin?" Lazarus bertanya.


"Sedna dan Hedin adalah seorang Marcenary Rank B, mereka berdua adalah Marcenary yang sangat lemah. Namun Sedna bisa menjadi Pemimpin Guild Marcenary Cabang Ibukota Kekaisaran Lion Heart dan Hedin menjadi Pemimpin Guild Cabang Kerajaan Pendragon. Para bajingan itu pasti menyuap eksekutif Guild Marcenary Beast King untuk menjadi Pemimpin Cabang Guild Marcenary, mereka tidak pantas untuk mendapatkan gelar itu!" Brian menggertakan giginya.


"Sedna terbunuh saat menjalankan misi Marcenary Rank B, dia tergigit oleh seekor Grand Demon Beast Golden Crown Black Cobra. Sedangkan Hedin sedang diselidiki karena melakukan korupsi dan terikat dengan Organisasi Kriminal. Brian, kamu berada di puncak ranah Epik dan sebentar lagi kamu menembus ranah Legendary. Kamu 10 tahun lebih muda dariku dan apakah kamu lupa bahwa aku sangat dekat dengan Hector?"


"Apakah kamu akan memberikan uang suap agar aku bisa menjadi Ketua Cabang Guild Marcenary Beast King? Aku adalah seorang Bangsawan yang jujur!" Brian berteriak.


"Aku tidak akan memberikan suap, aku hanya akan mengajukan misi Rank S kepada Guild Marcenary Beast King yang harus diselesaikan olehmu. Bukankah dengan begitu kamu akan menjadi seorang Marcenary Rank S?" Lazarus tersenyum lebar.


"Hahaha. Baiklah, biarkan aku memburu Legendary Beast." Brian tertawa terbahak-bahak


Celestial melompat ke bahu Lazarus, kemudian Lazarus menulis misi Rank SS yang berharga 1 miliar koin emas. Dia memberikan surat itu kepada Celestial untuk dikirimkan kepada Hector.


"Ferdinand, katakan kepada Karavan Serikat Pedagang Benua. Aku sudah setuju mereka untuk menyewa Kota Ke 12 Ice Eagle." Lazarus tersenyum.


"Hohoho. Seperti yang diharapkan dari Tuan Urs." Ferdinand tertawa.


"Elena katakan kepada Tiara dan Divisi Administrasi untuk mengurus pedagang Serikat Pedagang Benua. Bleddyn bawa para pasukan Regulus untuk berjaga-jaga di Kota ke 12 Ice Eagle. Mereka harus menggunakan armor putih agar bisa dikenali." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu."


"Urs, apakah kamu yang mengajukan misi ini?" Hector bertanya.


"Aku yang mengajukannya dan apakah ada yang salah dalam misi ini?" Lazarus bertanya.


"Membersihkan sarang Dragon yang berada di Hutan King. Bukankah misi ini adalah misi yang sangat berbahaya?" Hector bertanya.


Brian dan 7 Marcenary Rank S melebarkan mata mereka saat mendengar misi yang diberikan oleh Lazarus.


Lazarus meminum secangkir tehnya. "Apakah Guild Marcenary Beast King tidak bisa menyelesaikan misi yang aku berikan? Aku akan mengajukan misi ini kepada Guild Petualang."


"Urs, meskipun aku sudah mengetahui bahwa kamu mengenal Ignite. Namun untuk membersihkan sarang Dragon sangat berbahaya, meskipun kamu membayar 1 miliar koin emas." Hector mengerutkan dahinya.


"Freya dan Celestial akan ikut bersama kalian." Lazarus berkata.


"Baiklah, tetapi apakah kalian setuju?" Hector bertanya.


"Kaisar Hector, meskipun kami adalah seorang Marcenary Rank S. Namun kami masih menyayangi nyawa kami." Seorang pria Beastman kucing hitam dengan tombak perak menjawab.


"Membersihkan sarang Dragon, orang gila mana yang akan melakukan hal itu." Seorang pria botak ras Giant berotot kekar menjawab.


"Hahaha. Apakah Marcenary Rank S adalah kumpulan pengecut? Lihatlah sahabatku Brian, dia adalah seorang Marcenary Rank A dan berani untuk menerima misiku." Lazarus berkata seraya memperlihatkan nama Brian di surat pengajuan misi itu.


"Kamu!" Seorang wanita berambut hijau dan mata biru menggertakan giginya.


Brian berdiri membeku, dia tidak mengetahui bahwa misi yang diberikan Lazarus adalah membersihkan sarang Dragon. Namun Brian sudah setuju untuk mengikuti rencana Lazarus.


"Istriku Freya juga akan berada di sana dan sebagai seorang Marcenary Rank S, kalian harus menjadi orang berani yang bisa melakukan apapun untuk menjalani misi." Lazarus berkata.


"Baiklah, aku Jack sebagai pemimpin Marcenary Black Cat Rank S setuju untuk melakukan misi ini." Pria Beastman kucing hitam itu menandatangani surat pengajuan misi Lazarus.


Lazarus tersenyum halus.


Celestial membuat celah dimensi ke sarang Beast Dragon. Brian, Freya dan 7 orang Marcenary Rank S memasuki celah dimensi itu.


...****************...


Brian dan Party Marcenary Rank S sampai di sarang Dragon. Mereka melihat banyak goa dan tebing-tebing terjal yang berada di sana.


"Rooooarr!" Banyak Auman Beast Dragon terdengar.


"Jebakan!" Jack berteriak.


Kelompok 7 orang Marcenary Rank S berlari menjauh dari sarang Dragon, sedangkan Brian ingin ikut melarikan diri. Namun Freya segera menghentikannya.


Seekor Black Dragon betina menghadang kelompok Marcenary Black Cat. Jack dan yang lainnya terjatuh hanya dengan melihat Black Dragon bermata merah itu.


"Manusia, apa tujuan kalian datang kesini?" Black Dragon Heather bertanya seraya memperlihatkan giginya yang tajam.


Celestial berlari ke arah Anggota Party Black Cat, kemudian melompat ke kepala Jack dan melompat lagi ke bahu Heather.


"Apakah kalian menerima misi untuk membersihkan sarang Dragon?" Black Dragon Heather bertanya.


"Lord Black Dragon, kami akan segera pergi dari sini dan berjanji tidak akan kembali lagi seumur hidup kami." Pria botak Ras Giant bersujud ke arah Black Dragon Melanthios.


"Bajingan, bukankah kalian mendapatkan misi membersihkan sarang Dragon? Kebetulan banyak sekali sisik Dragon yang berada di sana. Siapa pemimpin kalian?" Black Dragon Heather bertanya.


"Seorang pria bernama Brian yang menjadi pemimpin kami." Jack menjawab.


"Baiklah, ikut denganku." Black Dragon Heather pergi ke samping Freya dan Brian yang berdiri membeku.


Tubuh Jack dan anggota Partynya gemetar ketakutan. Mereka membasahi celana mereka karena melihat puluhan Beast Dragon yang berada di sana.


"Dewi Bumi Gaia, apabila aku mati di sini. Tolong katakan kepada Linda bahwa aku sangat menyayanginya." Pria botak ras Giant berdoa seraya meneteskan air mata.


"Luca, Linda adalah nenekku dan dia sudah meninggal seminggu yang lalu. Luca, aku ingin mengakui bahwa aku jatuh cinta kepadamu dan aku tidak ingin mati menjadi makanan Dragon." Seorang gadis berambut hijau panjang dan mata biru memeluk tangan Luka.


Aroma busuk tercium semua orang menatap ke arah Jack, selain membasahi celana Jack bahkan mengeluarkan sisa makanannya.


"Nona Freya selamatkan kami!" Jack berteriak.


"Bajingan, kami tidak akan memakan kalian dan bukankah kalian datang ke sini untuk membersihkan sarang?" Red Dragon Sarion bertanya.


"Kalian harus membersihkan 42 sarang Dragon yang berada di Hutan King. Kami akan memakan kalian, apabila kalian tidak membersihkan sarang kami dengan benar." Red Dragon Ignatius berkata.


"Siapa orang yang bernama Brian?" Red Dragon Melys bertanya.


Brian berlutut. "Aku adalah Brian."


"Kamu adalah orang yang akan mengambil semua sisik dan kotoran. Kamu akan bertanggung jawab tentang pembersihan sarang Dragon, apabila ada herbal kamu boleh mengambilnya. Si Kembar Red Dragon akan mengawasi kalian dan untuk ke tujuh pengecut apabila kalian mempunyai pikiran buruk kepada Brian kami akan mencari kalian." Red Dragon Ignatius berkata seraya memperlihatkan gigi taringnya yang tajam.


"Kami bersumpah jiwa tidak akan berbuat jahat kepada Tuan Brian!" Jack dan yang lainnya bersumpah.


"Tunggu apakah kami harus membersihkan 42 sarang Dragon?" Jack bertanya.


"Fufufu. Urs menulis misi tentang membersihkan sarang Dragon di Hutan King dan jumlah sarang Dragon di Hutan King adalah 42." Freya tersenyum.


"Cepat kerjakan!" Black Dragon Heather berteriak.


"Tunggu, sebelum itu kalian semua harus membersihkan diri kalian terlebih dahulu. Aromanya sangat menyengat dan untuk apa manusia memakai celana apabila mereka tetap mengompol dan buang air besar di celana." Six Winged Gold Dragon Evanthe berkata.


Celestial menciptakan celah dimensi, kemudian semua orang menatap ke arah Celestial dan Freya.


"Nona Freya, apakah kamu akan pergi? Bukankah kamu akan menemani kami?" Jack bertanya.


"Brian yang akan menjadi pemimpin kalian di sini dan semoga beruntung." Freya tersenyum.


Brian memegang 10 Artefak kantung penyimpanan skala besar yang diberikan Freya.


"Kelihatannya aku harus mengganti celanaku." batin Brian.