LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 173. Permainan Takdir II.



Wanita Ras Vampire Blue Moon dan High Elf berambut emas memberi tempat untuk Lazarus dan Iris duduk. Mereka penasaran dengan siapa kedua manusia yang berada di depan mereka.


Selama ribuan tahun mereka hidup dan 4 zaman mereka lewati, tetapi mereka baru melihat manusia yang menarik minat mereka.


High Elf dan Dark Beastman Rank 10 adalah harta yang tidak ternilai harganya. Seperti sebuah berlian yang belum diolah, tetapi Lazarus dan Iris membuang semua kesempatan itu.


Lazarus mengendong Cruel, meskipun Cruel masihlah anak berusia 7 tahun. Namun dia mempunyai tubuh seperti seorang remaja manusia.


"Tuan Urs, apakah kamu akan memberikan ku kepada Kekaisaran Moonlight?" Cruel yang berada di pangkuan Lazarus bertanya.


"Diamlah dan pesan semua makanan daging dan apapun yang kamu mau! Aku akan membayar semua pesananmu!" Lazarus berkata.


"Apakah makanan ini adalah makanan terakhirku bersamamu? Seperti seekor sapi gemuk yang diberi makan banyak sebelum di sembelih?" Cruel menoleh ke arah Lazarus dengan wajah memelas.


"Hahaha." Wanita Ras Vampire Blue Moon tertawa terbahak-bahak.


"Ada... Maksudku Bella tertawa! Sudah lama aku tidak melihat Bella tertawa lepas seperti itu." Wanita ras Demon itu tersenyum.


Cruel membawa sapu tangan yang berada di pinggang Lazarus, kemudian menggunakannya untuk membersihkan air mata dan ingusnya. "Tuan Urs, mengapa sapu tangan ini basah dan di penuhi banyak ingus?" Cruel bertanya dengan wajah polos.


"Hahahaha. Cruel, sapu tangan itu adalah sapu tangan bekas Tuan Yun Che untuk mengelap air mata dan ingusnya yang belum di bersihkan." Iris tertawa terbahak-bahak.


"Apaaa!" Cruel melemparkan sapu tangan itu tepat mengenai wajah Lazarus.


"Hahahah." Iris dan 3 wanita itu ikut tertawa terbahak-bahak.


"Cruel, aku berubah pikiran! Aku akan menjual kamu ke Pedagang Budak Black Fox dengan harga 1 Koin Perunggu! Tidak setengah Koin perunggu! Apabila aku tidak memakai helm, maka wajahku akan dipenuhi dengan ingus!" Lazarus mencubit kedua pipi gemuk Cruel.


"Maafkan aku, Tuan Urs! Jangan jual aku!" Cruel memohon ampun.


Lazarus menarik nafas dalam, kemudian menjadi tenang kembali. Dia memasukan sapu tangan yang penuh ingus itu ke dalam Cincin Draupnir.


Seorang pelayan membawa banyak makanan ke meja Lazarus, tetapi Lazarus memakannya melalui sedikit lubang yang bisa di buka tutup di sekitar mulutnya.


"Tuan, mengapa kamu kamu tidak memperkenalkan diri dan melepaskan helm milikmu? Bukankah tidak sopan makan tanpa melepaskan Helm?" Ras Vampire Blue Moon berkata.


Lazarus melihat sekelilingnya terlebih dahulu. Dia takut Acasha, Lilith, Aidyn, Demon Emperor Reese, Leluhur High Elf Laurels, Demon King Ars dan beberapa musuh lainnya yang bersembunyi dalam bayang-bayang.


"Nona bukankah kita seharusnya memperkenalkan nama terlebih dahulu? Namaku Lazarus Regulus seorang Beast Master ranah Epik dan Black Smith ranah Legendary. Aku adalah pemimpin Aliansi The North yang menjalankan penginapan, restaurant dan menjual Herbal, Material dan Artefak." Lazarus berkata.


"Perkenalkan nama saya Iris Lion Heart saya adalah istri Lazarus dan Saint Kekaisaran Suci."


"Namaku Yggdrasil, salah satu High Elf yang berada di Kerajaan Yggdrasil."


"Namaku Rees... Namaku Mira Darkness Eternal Moonlight. Aku adalah putri bungsu dari Demon Emperor Agathias."


"Tunggu bukankah putri bungsu dari Demon Emperor Agathias adalah Deviela Moonlight?" Lazarus menjawab.


Reese mempunyai wajah pucat takut penyamarannya terbongkar. Namun dia segera berkata. "Apakah kamu mengenal Deviela? Apakah kamu tidak melihat wajahku mirip dengan Deviela? Akan tetapi, dia mempunyai rambut pirang, mata biru, tanduk putih dan sepasang sayap putih." Reese tersenyum memperlihatkan 2 taring di giginya.


Lazarus menyentuh dagunya. Dia mencurigai Mira menyimpan rahasia. Namun, Mira mempunyai wajah yang mirip dengan Deviela.


"Mengapa Deviela tidak mengatakan dia mempunyai saudara kembar? Bukankah hal itu sangat mencurigakan? Aku tahu dia berasal dari keluarga Kekaisaran Moonlight. Apa jangan-jangan?...., dia adalah anak haram Agathias dan Adik tiri Sebastian yang dirahasiakan dari Deviela dan Sebastian. Di Benua Selatan Moonlight penuh konspirasi aku tahu bahwa Agathias merahasiakan anaknya untuk melindunginya? Seperti hal yang dilakukan oleh Leluhur pertama Vampire Silver Moon Adonis kepada Jiang Yun .........." batin Lazarus.


"Namaku Bella berasal dari Kekaisaran Black Fortress."


"Tunggu! Apakah kamu adalah leluhur Vampire?" Lazarus bertanya.


"Wanita ini berbohong! Mereka menggunakan Artefak untuk menghalangi Skill Eye Of World milikku. Tunggu Seorang Leluhur Vampire tidak mempunyai nama yang berawalan huruf B. Evangeline yang mengatakannya kepadaku, oh dia pernah mengatakan mempunyai seorang adik yang lucu dan polos (Amara) berarti wanita ini adalah adik Evangeline yang sengaja menyembunyikan namanya. Mereka sengaja merahasiakan identitas mereka aku mengerti sekarang!"


Lazarus melirik ke arah 3 wanita itu. Dia sudah mengetahui identitas asli mereka.


"Apakah kalian bertiga sedang menyamar dan menggunakan Skill atau Artefak untuk mengelabui Skill 3 mata tertinggi?" Lazarus berkata dengan dingin.


Ketiga wanita itu mempunyai wajah pucat. Mereka tidak mengetahui penyamaran mereka yang sempurna dapat terbongkar oleh pria berarmor hitam di hadapan mereka. Entah mengapa mereka seperti sedang berada di mulut seekor Dragon.


"Yggdrasil adalah nama yang buruk! Berarti kamu sangat berhubungan dekat dengan pohon Yggdrasil dan melupakan salah satu Tetua High Elf. "


Jantung Tetua High Elf Laurels berdetak dengan kencang. Entah mengapa dia seperti sedang di adili oleh seorang hakim yang sangat pintar.


"Mira, kamu memang berhubungan dengan Kaisar Agathias, tetapi kamu bukan putri bungsu Agathias. Aku mengenal Sebastian dan Deviela, mereka selalu menceritakan semua tentang keluarganya kepadaku."


Reese menggigit jarinya. Pria dihadapannya sangat cerdas dan dia tidak dapat menyangkal perkataan Lazarus. Seolah-olah bukan mereka bertiga yang mempermainkan Lazarus, tetapi Lazarus yang mempermainkan mereka. Lazarus adalah seorang yang berpikir 5-6 langkah ke depan.


"Bella! Tidak ada satupun Leluhur Vampire Blue Moon yang mempunyai awalan huruf B di namanya. Evangeline Ketua Aliansi Black cabang Kekaisaran Avalon yang memberitahukannya kepadaku. Namun kamu masih mempunyai hubungan dengan Evangeline."


Adara berusaha tetap tenang, tetapi dia masih tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya.


"Aku tahu Yggdrasil adalah adik dari Raja Legolas, Mira adalah anak haram Kaisar Agathias dan Bella adalah adik dari Evangeline."


"Apa!!!" Reese, Adara dan Laurels mengebrak meja.


"Baiklah, aku akan melepaskan helmku." Lazarus berkata, kemudian dia melepaskan Artefak Raegal Helm dari kepalanya.


Seorang pria tampan berambut hitam panjang, mata biru seperti permata safir, pipi tirus dan bibir tipis. Lazarus memanglah seorang pria tampan yang jarang dilihat di Planet Antares.


Laurels, Adara dan Reese membeku saat melihat wajah Lazarus. Mereka sangat mengenal wajah itu, meskipun sudah ribuan tahun berlalu. Walaupun rambut dan matanya berbeda, tetapi banyak kemiripan antara Lazarus dan Cesare.


Reese membawa Artefak Raegal Helm, kemudian menyentuhnya.


"Skill Black Smith Cesare Rank SS." batin Reese.


Mereka seperti berada di sebuah taman dengan banyak bunga yang berguguran di musim kemarau. Mengingat kenangan manis antara mereka bertiga dengan Cesare sebelum sebuah Tragedi menempanya.


"Mengapa kalian terdiam? Aku sudah mempunyai 10 istri, 2 anak dan 1 cucu. Meskipun aku terlihat muda aku hanyalah ras manusia yang tidak mempunyai usia panjang seperti Demon, Vampire berdarah murni dan Elf." Lazarus tersenyum cerah.


"Plaaaak!"


Reese bangkit dan menampar wajah Lazarus.


"Nona Mira, mengapa kamu menamparku? Apakah aku mirip dengan mantan kekasihmu yang meninggalkanmu? Hahaha. Orang-orang mengatakan aku mirip dengan Pahlawan Cesare, White King Orion dan Raja Arthur Pendragon! Namaku adalah Lazarus Regulus! Seorang Grand Duke dari Regulus, meskipun aku sudah pensiun." Lazarus memakai kembali Raegal Helm, kemudian menikmati semua makanan yang berada di meja makan.


"Maafkan aku." Reese menarik kembali tangannya.


"Sial apakah mereka Reese, Laurels dan Adara? Bodoh! Bodoh! Aku sangat idiot aku seharusnya sudah menebaknya. Sudahlah nasi sudah menjadi bubur, aku tidak mempunyai Skill pengatur ruang dan waktu. Aku ingin kembali ke 1 menit sebelum aku membuka Helm."


"Tuan Lazarus, apakah kamu bisa menceritakan tentang Aliansi The North dan Beast kontrakmu?" Adara bertanya.


"Baiklah, aku akan menceritakan semuanya. Kebetulan aku dan Iris mempunyai banyak waktu."


"Aku akan menemani suamiku di sini." Iris memeluk tangan Lazarus dengan erat menempel ke dadanya.


Laurel, Adara dan Reese menatap Iris dengan tatapan tajam.