LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 235. Sarion dan Luna.



Lazarus sudah menikahi Freya, sekarang Freya adalah salah satu istrinya. Iris memberkati pernikahan Lazarus dan Freya, dia mengetahui bahwa Freya adalah wanita yang baik.


Tetua Agung High Elf Laurels menghampiri Lazarus bersama dengan Alyssa, Legolas dan Ararik.


Alwyn dan beberapa pria Elf lainnya menggertakan giginya. Bukankah Lazarus sangat serakah, dia sudah menikahi Iris, Lilian, Carissa, Freya dan yang lainnya. Namun Lazarus ingin menikahi salah satu permata Kerajaan Yggdrasil.


"Hahaha. Ras yang mementingkan tentang garis darah murni sekarang merelakan putrinya untuk menikah dengan manusia." Seorang Demon kekar berambut hitam panjang, tanduk hitam seperti banteng, sayap kelelawar dan mata merah tertawa terbahak-bahak. Dia adalah saudara Sebastian dan Pangeran Ke 3 Kekaisaran Moonlight Demon King Sarion Moonlight sang pembuat onar.


"Sarion, berhentilah berbicara!" Ararik berteriak.


"Apakah, kalian tidak mengingat masa lalu? Aku ingin menikah dengan Luna Blue Light dan kalian menolak aku dengan alasan aku akan mencemari garis darah High Elf. Padahal aku mencintai Luna dan Luna juga mencintaiku! Kalian mengurungnya di sebuah kastil agar dia tidak menemui ku dan sekarang kalian mengizinkan manusia itu menikah dengan Keturunan Langsung Leluhur High Elf Alannia!" Sarion berteriak.


Lazarus mengetahui ada masalah diantara Sarion dan para Elf. Namun Lazarus mengetahui bahwa ekspresi Sarion adalah kejujuran.


Kaisar Agathias menyentuh dahinya.


"Bajingan itu! Aku seharusnya tidak membawa dia ke pernikahan adik bungsunya." batin Agathias.


Sarion berjalan ke arah Lazarus, dia memakai armor hitam dengan ukiran bulan purnama. Meskipun tidak sekuat Sebastian, tetapi Sarion sudah menembus ranah Legendary level 87 sama kuat dengan Altair.


Galan dan semua orang bersiap-siap untuk menahan Sarion. Mereka takut Sarion membuat keributan di pesta pernikahan ini.


"Apakah kamu Grand Duke Lazarus Regulus?" Sarion bertanya.


"Namaku Grand Duke Lazarus Regulus, tetapi orang-orang memanggilku Urs The North."


Suasana menjadi dingin. Sarion dan Lazarus tidak bergerak dari tempatnya. Alyssa yang berada di samping Lazarus bersiap-siap menggunakan Skill sihirnya.


"Huhuhu. Saudara Ipar! Bantu aku dalam menyelesaikan ketidak adilan ini!" Sarion menangis tersedu-sedu seraya memeluk Lazarus.


Semua orang terkejut dengan apa yang mereka lihat. Mereka berpikir Sarion akan menyerang Lazarus, tetapi dia meminta bantuan kepadanya.


"Siapa namamu? Mengapa kamu meminta bantuan kepadaku?"


"Namaku Sarion! Saudara Sebastian mengatakan bahwa kamu adalah Tuannya dan dapat membantuku menyelesaikan masalah ini dengan mudah." Sarion berkata.


Lazarus berpikir, jika Kelahiran ke 2 melihat salah satu ras Eternal Night Demon seperti ini. Dia akan langsung menggorok leher Sarion dan memajangnya di alun-alun Ibukota Regulus.


"Cesare, Sarion memang keturunanmu." batin Lazarus.


Lazarus mengeluarkan aura yang sangat mengerikan dari tubuhnya. Ilusi sayap burung berwarna hitam legam terlihat di punggung Lazarus. Aura membunuh yang sangat intens membuat semua orang terintimidasi.


Lazarus menggenggam tanduk Sarion.


"Bang!!!"


Lazarus membenturkan kepala Sarion ke tanah dengan sangat keras. Semua orang terkejut dengan peristiwa yang baru saja terjadi di hadapan mereka.


"Sarion, ingatlah kamu adalah seorang Demon yang kuat dan perkasa! Kamu tidak boleh membungkuk dan mengemis pada orang lain!"


"Baiklah, saudara ipar!" Sarion menjawab dengan suara gemetar, dia melihat ilusi seorang Demon yang sangat kuat di dalam tubuh Lazarus.


Lazarus membantu Sarion untuk bangkit, kemudian ekspresi wajah Sarion lebih percaya diri. Seorang Pangeran Kekaisaran Zephyra tidak boleh menunjukkan kelemahan di hadapan orang lain, berapa besar masalah apa yang dia hadapi.


"Ceritakan apa yang terjadi padamu? Aku akan membantumu!"


Sarion menceritakan kisahnya, dia mencintai seorang High Elf bernama Luna. Namun semua High Elf menantangnya karena akan mempengaruhi garis darah murni High Elf. Kerajaan Yggdrasil dan Wilayah Kekuasaan Sarion kebetulan hanya terhalang oleh lautan, dia bertemu Luna saat berpetualang ke Hutan Great Beast.


Lazarus mengangguk. "Tetua Laurels, apakah semua itu benar?"


"Urs, bagaimanapun Demon dan High Elf tidak bisa bersatu. Luna adalah pemimpin Klan Blue Light Forest selanjutnya." Laurels berkata.


"Sarion mencintai Luna dan Luna juga mencintai Sarion! Mengapa kalian menantang cinta mereka? Kaisar Agathias dan Raja Legolas, apakah karena kalian tidak ingin garis darah kalian tercampur?" Lazarus bertanya.


"High Elf sulit untuk mempunyai keturunan. Satu orang High Elf sangatlah berharga, begitupun dengan Elf. Kami tidak akan menyerahkan Luna kepada Sarion karena Luna adalah harapan masa depan Kerajaan Yggdrasil." Raja Legolas bertanya.


"Urs, Sarion mempunyai darah Kekaisaran Moonlight. Aku tidak ingin keturunan Sarion dan Luna menjadi Half dan dikucilkan oleh para Bangsawan Kekaisaran Moonlight yang lain." Kaisar Agathias menjawab.


"Biarkan Sarion dan Luna bergabung dengan Aliansi The North! Aku akan menjaga mereka di sana, apabila mereka tidak tertarik menjadi seorang Bangsawan dan Pemimpin Klan." Lazarus tersenyum.


Semua orang terkejut dengan perkataan Lazarus. Bukankah sama saja dengan dia menantang Kerajaan Yggdrasil dan Kekaisaran Moonlight di waktu yang sama.


"Kekeke, bagaimanapun ras Demon dan ras Elf tidak bisa bersatu! Aku menantang pernikahan pangeran Sarion dan Luna!" Seorang Demon setinggi 2,3 meter berkulit hitam dengan otot kekar, 4 mata dan 4 tanduk tertawa.


"Kami juga tidak sudi menyerahkan Luna kepada kalian!!" High Elf Ararik berteriak.


"..."


Semua ras Demon dan ras Elf di sana saling menghina. Bagaimanapun hubungan antara ras Elf dan ras Demon sangatlah buruk karena perang yang sering terjadi di antara mereka.


Lazarus melirik ke arah Galan.


"Diam!!" Galan berteriak dan mengeluarkan aura ranah Mythical yang sangat kuat, semua orang terdiam merasakan kekuatan Galan.


"Sarion jadilah pria sejati! Aku tidak bisa membantumu, apabila kamu bukanlah anggota Aliansi The North! Tentukan pilihan hatimu, apakah kamu mau tetap menjadi anggota keluarga Kekaisaran Moonlight atau menjadi Aliansi The North? Kamu akan kehilangan jabatan dan kekuasaanmu, tetapi kamu akan bersama Luna." Lazarus tersenyum halus.


"Tuan Sarion jangan tergoda oleh bisikan Demon itu!" Seorang Demon berambut pirang berteriak.


"Bajingan! Tuan Sarion adalah ras Demon dan Urs adalah manusia! Meskipun manusia itu lebih mirip Demon!" Seorang wanita Demon memukul kepala Demon itu.


"Aku akan bergabung dengan Aliansi The North!" Sarion berteriak dengan penuh tekad.


Kaisar Agathias yang mendengarnya menjadi marah. Dia pergi ke arah Sarion dengan sangat cepat.


"Sebas!!"


Saat Agathias ingin memukul Sarion. Sebastian tiba-tiba menahan serangan Kaisar Agathias dengan Scorpio Sword.


"Sebastian! Apa yang kamu lakukan!" Kaisar Agathias berteriak.


"Ayah! Jangan membuat keributan di tempat ini, atau aku akan melawanmu!"


"Mengapa aku mempunyai anak-anak seperti kalian! Mengapa kalian berani melawan perintahku!" Agathias menatap tajam Sebastian.


Demon Emperor Rhodes berjalan ke arah Lazarus.


"Agathias, berhentilah membuat masalah."


"Rhodes, aku hanya ingin memberi pelajaran kepada kedua putraku!"


"Apabila kamu terus membuat masalah di sini, mari cari tempat yang luas dan aku akan menjadi lawanmu!"


"Apakah kamu berpikir aku takut kepadamu?"


Demon Emperor Agathias dan Demon Emperor Rhodes mengeluarkan aura ranah Mythical yang sangat kuat. Alcander tersenyum lebar, dia berpikir bahwa mereka akan bertarung.


"Bisakah kalian diam!!" Lazarus berteriak.


"Urs, menyingkirlah semua ini bukan urusanmu!"


"Urs, tenang saja! Aku akan bertarung di luar wilayah Regulus!"


"Cesare, kamu mempunyai 3 putra yang sangat merepotkan," batin Lazarus.


Lazarus tersenyum lebar. Semua orang mengetahui ada yang tidak beres dari senyuman Lazarus.


Kaisar Cyril, Raja Alden dan semua orang yang sudah mengenal Lazarus. Mengetahui bahwa Lazarus sedang memikirkan rencana yang sangat jahat. Lazarus dapat merubah kesialan menjadi keberuntungan dan yang tidak mungkin menjadi mungkin.


Iris hanya tersenyum halus.


"Hahaha. Kaisar Agathias, apakah kamu masih sering menyusup ke ruang harta Root dan mencuri hartanya diam-diam?" Lazarus terkekeh kecil.


"Tidak!!"


"Paman itu berbohong." Celine menjawab.


"Eye Of True!! Gadis kecil itu mempunyai Skill Eye Of True." Laurels berteriak.


"Kamu tidak bisa berbohong, kamu menyelinap ke ruang harta Root dan mencuri Artefak Rank Legendary miliknya. Meskipun Rhodes sudah memasang Artefak Barrier penjagaan, tetapi kamu mengetahui Rune yang benar untuk ruang harta itu. Rune nya adalah tanggal lahir Demon Emperor Daryan!" Lazarus tersenyum lebar.


"Tunggu, mengapa kamu mengetahuinya!" Demon Emperor Agathias menjawab.


"Aku hanya menebaknya! Apakah tebakanku benar? Kamu menjawab dengan spontan seolah-olah aku menjawab benar. Berarti secara tidak langsung kamu mengakui perbuatanmu!" Lazarus berkata.


Demon Emperor Rhodes mengeluarkan aura yang lebih kuat. Lantai di bawah kaki Demon Emperor Rhodes tiba-tiba retak karena aura itu.


"Agathias!!!"


"Apakah Sebastian yang memberitahu semua itu?"


"Sebastian, tidak mengetahui semua itu! Aku hanya berbohong dan mengarang semua cerita itu." Lazarus menjawab.


"Tuan Urs, jujur." Celine berkata.


"Apaa!!" Kaisar Agathias berteriak seraya memegang dadanya, semua yang dikatakan Lazarus benar.


"Root, kamu juga mempunyai sebuah kesalahan. Apakah kamu menjalin asmara diam-diam dengan salah satu High Elf? Tunggu, aku berpikir Tetua High Elf Lavender mengetahui sesuatu." Lazarus melirik ke arah seorang High Elf berambut ungu dan mata ungu.


Rhodes mempunyai wajah pucat dan tidak mengatakan apapun.


"Mengapa kamu diam? Apakah semua itu benar?"


"Aku menganggap Lavender adalah wanita yang baik."


"Dan wanita yang sangat aku cintai..." batin Rhodes.


"Demon Emperor Rhodes jujur!" Celine berkata.


Demon Emperor Rhodes menghela nafas lega. Untung saja, dia mengetahui apa kelemahan Skill Eye Of True.


"Nyonya Lavender, apakah kamu mencintai Root?" Lazarus bertanya.


High Elf Lavender mempunyai wajah pucat. Laurels dan semua High Elf menatapnya dengan tajam.


"Tidak!"


"Nyonya Lavender berbohong!" Celine berkata.


Rhodes dan Lavender mempunyai wajah pucat.


"Root, Sarion mempunyai keberanian menyatakan cintanya di hadapan semua orang begitupun dengan Luna!! Namun kalian berdua menyembunyikan hubungan kalian, sampai kapan kalian menahan rasa sakit itu? Meskipun kalian belum membuat keturunan, tetapi aku mengetahui cinta kalian sangat besar. Root alasan kamu membela Sarion adalah karena kamu mempunyai nasib yang sama dengan Sarion, tetapi kamu adalah seorang pengecut yang tidak berani mempertahankan cintanya." Lazarus tersenyum lebar.


"Aku mencintai Root!! Manusia, bukankah kamu juga mencintai Putri Alyssa? Mengapa Legolas merestui cinta kalian, tetapi tidak dengan cintaku dan Root!! Mereka semua menantang cinta kami karena dendam dan kemurnian garis darah! Semua Pria Elf sangat arogan dan kaku tidak seperti pria ras lain, mereka juga terkadang egois!" Lavender berteriak.


"Demon!" Adonis berteriak.


"Kekeke, pantas saja Putri Deviela memilihnya." Seorang Demon terkekeh.


"Urs, darimana kamu mengetahuinya?"


"Aku hanya mengarangnya, kemudian memperhatikan High Elf Lavender mempunyai ekspresi pucat untuk sesaat." Lazarus tersenyum.


"Siapa kamu sebenarnya?"


"Penguasa Regulus, Grand Duke Lazarus Regulus."


"Aku bisa membocorkan semua rahasia kalian yang lainnya!! Apabila kalian terus menantang hubungan Sarion dan Luna!" Lazarus berteriak.


"Urs, meskipun kamu adalah calon menantuku. Akan tetapi, aku tetap tidak akan merestui hubungan itu!"


"Bajingan Diamlah! Kamu sudah membuat Kerajaan Yggdrasil menjadi miskin karena terus berjudi! Benarkan Tuan Gladius, atau Raja Legolas! 8 bulan lalu kamu menghabiskan uang kompensasi dari Kerajaan Beastman senilai 70 Milyar Koin Emas, hadiah dari Kerajaan Terra 3 Milyar Koin Emas dan kamu juga meminjam uang senilai 83 Milyar Koin Emas kepada Golden Bank!!"


"Maafkan aku!! Tolong jangan sebutkan satu- persatu!" Legolas membungkuk, dia tidak mengetahui berita itu dari siapa.


"Aku mengetahuinya dari Istriku Iris! Dia kehilangan 1 Milyar Koin emas saat berjudi di tempat yang sama denganmu! Dia mengatakan bahwa dia melihat dua orang High Elf berambut hijau yang mirip denganmu dan Ararik! Iris membuntuti kalian dengan menggunakan Artefak penyamaran dan..."


"Bang!!"


Iris tiba-tiba memukul kepala Lazarus dengan sangat keras. "Apabila kamu terus melanjutkan perkataanmu! Aku bersumpah akan mengikatmu di alun-alun kota Regulus selama satu Minggu setelah upacara pernikahan selesai." Iris mengembungkan pipinya.


"Maafkan aku "


Laurels tersenyum halus. "Legolas dan Ararik, apakah kalian bisa membicarakan semua ini tepat waktu? Kerajaan Yggdrasil kekurangan uang, tetapi kalian menghambur-hamburkan uang dengan berjudi!"


"Kami mengerti!" Legolas dan Ararik membungkuk.


"Nyonya Reese dan Nyonya Laurels bagaimana keputusan kalian?" Lazarus bertanya.


"Bagaimana dengan masalah garis darah dan keturunan?"


"Mereka akan menghasilkan 50% High Elf berdarah murni dan 50% Demon rank tinggi berdarah murni! Aku berjanji Root dan Sarion akan mempunyai 3 anak dalam waktu hanya 3 tahun!!" Lazarus berkata.


"Apa maksudmu?" Laurels bertanya.


Lazarus mengeluarkan sebuah Herbal berbentuk pisang dengan kulit berwarna hitam dan bau yang sangat busuk.


"Keledai bodoh, apa yang kamu keluarkan!" Alyssa menutup hidungnya.


"Hartaku paling berharga! Harta yang tidak ternilai harganya."


"Eternal Lion Mighty Fruit Rank Mythical!!" Tuan Ryan berteriak.


"Apa! Kakek, apakah itu benar?" Raja Hector bangkit dari kursinya.


"Aku tidak merupakan bau ini! Harta yang tidak ternilai, Urs aku akan membelinya sebanyak 170 Milyar Koin Emas dan 3 bayi Legendary Beast Fenrir!! Pasti kamu menemukan pohonnya di suatu tempat, dan mempunyai 3 buah seperti itu!" Ryan berteriak.


Semua orang tidak mengetahui buah itu, tetapi dari bentuk dan aromanya seperti herbal buah yang sangat beracun. Meskipun buah itu mirip Mighty Red Dragon Fruit dan Mighty Golden Lion Fruit.


"Apakah buah itu sangat berharga? Bukankah buah itu berbau sangat busuk!!" Reese menutup hidungnya.


"Reese, buah itu sangat berharga untuk para High Elf. Bahkan Kerajaan Yggdrasil rela berperang untuk buah itu." Laurels menjawab.


.