LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 64. Pertempuran IV.



Area pertempuran di penuhi oleh mayat Beast rank rendah dan sedang. Pasukan gabungan belum kehilangan satu orang pun.


Delia, menatap ke arah medan pertempuran dengan mata yang lebar. Pasukan gabungan dapat membunuh banyak Beast tanpa kehilangan satu orang pun.


"Kyaaat."


Legendary Beast Jade Scale Eagle sepanjang 16 meter dengan rentang sayap 17 meter memimpin para Beast elang terbang ke arah pasukan gabungan. Elang yang tertutupi sisik keras indah berwarna hijau seperti giok, serta cakar dan paruh yang tajam mendekat ke arah pasukan gabungan.


"Gunakan Barrier! Archer olesi panah kalian dengan racun Winged Black Cobra! Mage Element angin dukung para Archer siap untuk memanah kawanan Green Eagle!" Lazarus berteriak.


"Yes Sir." Diana dan semua Archer menjawab.


"Tuan Iefan, Tuan Ellar sekarang giliran kalian."


Tuan Iefan mengeluarkan Epik Beast Royal Griffin dan 10 Beast Kontraknya dari Artefak penyimpanan Beast miliknya. Royal Griffin, mempunyai bentuk seperti Griffin normal, tetapi mempunyai empat sayap dan ukuran lebih besar.


"Lava, pimpin semua Beast untuk membantu pasukan gabungan yang berada di bawah! Aku, akan meregangkan otot tuaku bersama Roy." Tuan Iefan berkata.


"Sesuai perintahmu, Master." Lava dan Beast kontrak Tuan Iefan yang lain pergi ke bawah untuk membantu pasukan gabungan.


Tuan Iefan dan Tuan Ellar melompat ke punggung Roy, kemudian Roy terbang ke arah Legendary Beast Jade Scale Eagle. Mereka, bertujuan untuk menarik perhatian Beast Jade Scale Eagle dan pasukan Beast terbang.


"Kyaaat."


Legendary Beast Jade Scale Eagle melihat ke arah Roy.


"Silver Lighting Spear Art gaya pertama Silver Spear At Night."


Tuan Ellar menggunakan Skillnya, aura mana berbentuk petir berwarna perak menghantam tubuh Legendary Jade Scale Eagle beserta kawanan Beast jenis burung. Meskipun, tuan Ellar hanya mempunyai satu mata, tetapi mata itu menatap ke arah Legendary Beast Jade Scale Eagle dengan tajam.


Tombak Silver Storm rank Legendary yang berada di dalam genggaman tuan Ellar tertutupi oleh aura petir berwarna perak. Jade Scale Eagle merasakan bahaya dari Tuan Ellar dan menyerangnya dengan lebih agresif.


Jade Scale Eagle mengepakan sayapnya sehingga tercipta hembusan angin yang kencang.


"Silver Lightning Silver Art gaya kedua The Emperor mounted a silver horse."


Tuan Ellar mengayunkan tombaknya aura berbentuk kuda yang terbuat dari petir perak bertabrakan dengan hembusan angin kencang yang dibuat oleh Jade Scale Eagle. Pasukan gabungan melihat ke atas langit yang sudah tertutupi oleh Artefak Barrier. Meskipun, mereka sudah berada di dalam Barrier, tetapi dampak dari pertempuran Tuan Ellar dan Jade Scale Eagle sangat terasa.


Tuan Iefan, memerintahkan Roy untuk terbang menjauh dengan kecepatan tinggi. Dia, tahu apabila mereka bertempur di sini pasukan aliansi yang berada di bawah akan terkena dampak dari pertarungan. Epik Beast Royal Griffin terkenal dalam kecepatannya yang setara dengan seekor Legendary Beast.


Jade Scale Eagle dan kawanannya sekarang fokus menyerang ke arah Roy, mereka tidak mempedulikan pasukan aliansi yang berada di bawahnya.


Ketika kawanan Beast jenis elang menjauh Lazarus memberi perintah. "Archer tembak sekarang!"


Ribuan panah beracun melesat ke arah Beast berjenis elang dan burung dengan kecepatan tinggi. Hujan panah tercipta sampai menutupi matahari. Diana dan para Archer terus menembakan panah mereka. Mayat Beast jenis burung yang terbang satu persatu jatuh ke tanah dengan tubuh sedikit membiru karena terkena racun.


"Pria itu, sengaja menggiring Jade Scale Eagle beserta kawanannya ke arah jauh dari pasukan, tetapi masih berada di radius jarak Archer. Mengakibatkan, panah dari para Archer tidak merusak Barrier dan mengenai pasukan dibawahnya. Tunggu, apakah itu Golden Winged Tiger! dan Bayi Blue Sky Leopard? Dia adalah seorang Beast Master. Bagaimana, Beast rank sedang dapat mati dengan mudah saat terkena panah?" Delia berteriak.


"Delia, kapan kamu berada di sini?" Alyssa yang berada di samping Delia bertanya.


"Alyssa! Siapa pria itu?"


"Urs, namanya adalah Urs The North. Dia, adalah seorang pria Beast Master yang sangat berbakat."


"Semuanya tetap waspada jangan lengah! Masih tersisa 15 Legendary Beast yang belum muncul." Lazarus berteriak.


Lazarus memperhatikan pasukan aliansi yang berada di bawah benteng. Untuk saat ini semua situasi terkendali pasukan yang mempunyai Job petarung jarak dekat membunuh Beast rank rendah yang berhasil melewati wilayah lumpur dengan mudah. Para Black Mage dan Red Mage melemparkan bom racun Winged Black Cobra ke arah kawanan Beast dan membagikan darah Winged Black Cobra ke anggota pasukan aliansi gabungan.


Legendary Beast Purple Thunder Centipede kelihatan terluka parah melawan tiga orang Mage Element api yang mempunyai 3 serangan setara Ranah Legendary.


"Legendary Purple Thunder Centipede itu masih bisa bertahan dengan serangan element api sekuat itu?" batin Lazarus.


"Lava, terus awasi Purple Thunder Centipede apabila ada pergerakan kamu harus bertarung dengannya." Lazarus memerintahkan memakai Artefak telepati suara.


"Yes Sir." Lava menjawab.


"Yes Sir." Calvin membungkuk.


"Tuan Urs, seekor Legendary Beast Frozen Water Bear terlihat di sungai!" Seseorang memberikan informasi.


"Tunggu! Wyrm itu muncul sebelum Duchess Anya memulihkan mana miliknya. Dari semua Legendary Beast Frozen Water Wyrm adalah Legendary Beast terlemah. Dengan Duchess Anya dan 5 orang Mage Element api ranah Epik yang mempunyai sihir setara ranah Legendary dapat mengalahkannya dengan mudah."


"Anak Muda, aku akan menggantikan ibuku." Delia berjalan ke arah Lazarus.


"Delia, kamu harus mengunakan sihir element es untuk membekukan sungai dan sihir element tanah untuk membatasi gerakannya. Bawa 5 orang Mage ranah Epik yang membawa Core Fire Stone bersamamu." Lazarus memberi perintah.


"Bagaimana kamu tahu namaku?"


"Aku mengetahuinya dari Duchess Anya."


"Core Fire Stone? Bagaimana, kamu mendapatkan barang berharga itu? Apakah kamu pergi ke dasar gunung berapi?" Delia terkejut mendengar perkataan Lazarus.


"Delia, cepat pergi!" Duchess Anya berseru.


"Baiklah, ibu. Urs, aku akan bertanya lagi setelah ini."


Melompat ke punggung Desert Eagle milik seorang Beast Master. Dia, kemudian pergi ke arah aliran sungai untuk melawan Frozen Water Wyrm.


"Duke Ray, bagaimana kondisi di bawah?"


"Urs, semuanya masih terkendali. Kelompok Sieg membunuh banyak Beast rank sedang yang keluar dari wilayah lumpur."


"Cathrine, Charlotte, Amarilis bagaimana kondisi di bagian Utara, Selatan dan Timur pasukan?" Lazarus bertanya.


"Urs, di bagian Utara hanya ada beberapa Beast rank rendah yang menyerang nyaww." Cathrine menjawab.


"Urs, di bagian Selatan ada seekor Epik Beast Earth Drake dan 3 ekor Grand Demon Beast Earth Worm yang menyusup. Namun, pasukan berhasil mengalahkannya." Charlotte menjawab.


"Urs, di bagian Timur ada 10 Ekor Epik Beast Fire Wyvern dan Beberapa Grand Demon Beast. Akan tetapi, 10 orang Mage Element api yang membawa Core Fire Stone berhasil mengalahkannya. Kita kehilangan 190 orang." Amarilis menjawab.


"Amarilis, kita sekarang hanya mempunyai 5 orang Mage Element api yang mempunyai Fire Core Stone. Kita harus berhati-hati untuk sekarang Duke Donovan akan segera pergi ke sana!"


"Tuan Leon, bagaimana dengan para White Mage dan Dark Mage?"


"Urs, hanya sedikit orang yang terluka parah dan berhasil ditangani oleh para White Mage."


"Aku berhasil menangani 5 Legendary Beast. Masih ada 15 Legendary Beast di pihak mereka. Meskipun, kita dapat menang dalam pertempuran ini, tetapi jumlah orang ranah Legendary yang berada di pihak kita sekarang. Termasuk pasukan bantuan Raja Arden hanya berjumlah 12 orang dan satu Mythical Beast Gold Dragon Evanthe. Kita masih kekurangan 5 orang ranah Legendary," batin Lazarus seraya menyentuh dagunya.


"Tuan Urs, Yang Mulia Arden..." Seorang prajurit melaporkan dengan tubuh yang gemetar.


"Apa yang terjadi?" Raja Arden bertanya.


"Wakil ketua Guild Perjalanan Aquila, Tuan Leonardo, beserta Legendary Beast Namean dan Mythical Beast White Slaughter ingin bertemu dengan tuan Urs."


"Namean, bagaimana dia kemari dan sang pembantai putih? Mengapa kedua Beast kuat itu mencari aku," batin Lazarus.


"Raja Arden, dan Duchess Anya kalian yang akan memberikan perintah. Aku akan menyelesaikan urusanku terlebih dahulu. Kyle dan Golden Fang kalian tetap berada di sini bersama Raja Arden."


"Sesuai perintahmu, Master." Golden Fang menjawab, sedangkan Kyle melompat ke bahu Raja Arden.


"Urs,.." Raja Arden ingin berkata, tetapi dihentikan oleh Lazarus.


"Kamu adalah Raja Kerajaan Pendragon, nasib Kerajaan Pendragon berada di punggungmu! Berdirilah tegak! Orang tua sepertimu harus sedikit bersikap kejam." Lazarus berkata.


Lazarus, Alyssa dan Freya pergi ke tempat Namean dan White Slaughter yang sedang menunggu.