
Iris menaiki punggung Heros untuk pergi ke tempat pertarungan Red Dragon Ignatius dan Black Dragon Heather. Terlihat banyak sekali Beast Dragon yang melihat pertempuran Red Dragon Ignis dan Crossbreed Black Dragon Heather.
Seekor Light Dragon dengan ukuran 28 meter dari kepala sampai ekor melihat pertarungan dengan ekspresi serius. Begitupun dengan seekor White Dragon dengan ukuran panjang 32 meter dari kepala sampai ekor.
Black Dragon Heather mempunyai mata berwarna merah, sisik hitam dan ukuran lebih besar dari Red Dragon Ignatius dan Black Dragon Melanthios. Mereka berdua terus saling menyerang menggunakan Skill element api, cakaran, gigitan, cambukan ekor dan kepakan sayap.
"Grooooarr!"
Red Dragon Ignatius menerkam sayap Black Dragon Heather dan Black Dragon Heather menggigit bahu kanan Red Dragon Ignatius.
"Aku pernah mendengar seekor Red Dragon jantan bernama Ignatius di masa lalu. Akan tetapi, aku tidak mengira kamu akan sekuat ini." Black Dragon Heather berkata seraya meludahkan darah.
"Heather, kamu lebih kuat dari mawar hitam. Akan tetapi, aku sekarang bahkan puluhan kali lebih kuat dari masa lalu." Red Dragon Ignatius berkata seraya melapisi tubuhnya dari api berwarna merah menyala.
"Hahaha. Mari kita bertarung dan kamu adalah lawan terkuat yang pernah aku hadapi. " Black Dragon Heather terkekeh dan melapisi tubuhnya dengan api berwarna hitam.
Red Dragon Ignatius dan Black Dragon Heather dengan cepat berakselerasi ke udara, kemudian bertarung dengan cepat. Red Dragon Ignatius dapat mengimbangi kecepatan dan kekuatan Black Dragon Heather karena pengalaman mengerikan yang dia alami di masa lalu saat melawan Black Dragon Melanthios.
Red Dragon Ignatius terus berlatih untuk membalas dendam dan mengambil kembali kebanggaannya saat Black Dragon Melanthios mengalahkannya dengan sangat menyedihkan.
Kelompok Iris menghampiri Black Dragon Asterion dan White Dragon Aneira yang sedang memperhatikan pertarungan dari kejauhan.
"Asterion, Aneira, apakah Ignatius baik-baik saja?" Iris bertanya.
"Iris, sejauh ini Ayah dapat mengimbangi kekuatan Bibi Heather. Aku mengira pertarungan ini akan berlangsung selama berhari-hari." Black Dragon Asterion menjawab.
"Ignis, bagaimana dengan urusanmu?" White Dragon Aneira bertanya.
"Aku belum mendapat pasangan lain, menaklukkan Beast Dragon betina sangatlah sulit. Aku harus belajar banyak dari Master dan Goldie untuk membentuk sebuah Harem." Ignatius menjawab.
"Fufufu, apabila kamu gagal mencari betina. Mengapa 6 Beast Dragon betina itu mengikuti kamu sampai ke sini." Iris terkekeh kecil.
Semua anggota kelompok Iris melirik ke arah Annora, Griselda, Celena, Reynasha, Aquamarine Thalassa dan Floral Calista yang terbang ke arah mereka.
Blue Dragon Aquamarine Thalassa hinggap di dahan pohon raksasa di dekat kelompok Iris. Dia sangat penasaran dengan Red Dragon Iris, Black Dragon Asterion dan White Dragon Aneira yang berada di samping Red Dragon Ignis. Red Dragon Reynasha dan yang lainnya hinggap di dahan pohon tidak jauh dari sana seraya menatap ke arah Iris, jarang sekali mereka melihat manusia berada di Dragon Valley dan dekat dengan Beast Dragon terutama Colour Dragon.
"Ignis, siapa mereka dan siapa wanita ras manusia itu?" Aquamarine bertanya.
Semua Beast Dragon betina melirik ke arah kelompok Iris. Mereka mengenal 2 Red Dragon yang berada di samping Iris, Red Dragon Heros dan Red Dragon Blaze.
"Namaku adalah White Dragon Aneira, dia adalah Black Dragon Asterion pasanganku. Ingatlah, apabila kalian berani mendekati pasanganku aku akan membunuh kalian." White Dragon Aneira mengeluarkan aura haus darah.
Garis darah semua Beast Dragon yang berada di sana gemetar karena merasakan garis darah dengan 7 suku kata nama White Dragon Aneira. Mereka merasakan bahwa White Dragon ini akan menjadi seekor Beast King di masa depan, apabila dia tidak mati saat pertarungan.
"Aneira, kami tidak akan mengganggumu. Kami tidak tertarik kepada seekor Betta Male." Blue Dragon Aquamarine tersenyum.
"Bajingan! Kadal merah, pasanganmu mempunyai mulut yang berbisa!" Black Dragon Asterion berteriak.
"Blue Dragon Aquamarine bukanlah pasanganku!" Red Dragon Ignis menjawab.
"Manusia, mengapa kamu berada di Dragon Valley bersama kelompok Dragon? Apakah kamu adalah hewan peliharaan salah satu Beast Dragon itu." Seekor Mythical Beast Black Dragon dengan mata hijau dan sisik hitam berkata.
"Miyaawww."
Seekor kucing hitam menerkam dan memukul kepala Beast Black Dragon itu, sehingga dia terlempar dan menghantam pepohonan hingga tumbang.
Kucing hitam itu melirik ke arah Iris, dengan mata hijaunya emeraldnya yang tajam. Sesaat kemudian Beast kucing hitam itu berubah menjadi seekor Black Dragon berukuran 32 meter, dia adalah Black Dragon King Magna.
"Iris, sudah lama tidak bertemu." Black Dragon Magna berkata.
"Salam Black Dragon King Magna." Iris berlutut.
Semua Beast Dragon yang berada di sana terkejut dengan kehadiran tiba-tiba Black Dragon Magna.
"Lord, maafkan aku!" Mythical Black Dragon itu bersujud.
"Kembalilah ke Klan dan tunggu hukumanmu!" Black Magna berteriak.
"Baiklah," Mythical Beast Black Dragon terbang meninggalkan tempat itu.
"Apakah kamu melupakan sesuatu?" Black Dragon King Magna bertanya.
"Bajingan! Kamu harus minta maaf, apabila Master mengetahuinya kamu akan menjadi makanan Master!" Black Dragon Asterion tersenyum lebar.
"Manusia, maafkan aku!" Black Dragon itu membungkuk, kemudian terbang dengan cepat meninggalkan tempat itu.
"Iris, maafkan kekasaran pengikutku."
Iris menggeleng ringan. "Tidak, aku memaafkannya karena tidak seharusnya seorang manusia berada di berada di Dragon Valley."
"Iris, kamu adalah pasangan Urs. Kamu sangat diterima di Dragon Valley, kamu juga adalah anggota Kekaisaran Suci." Light Dragon King Hogni terbang ke arah Iris.
"Lord Hogni!" Iris segera berlutut.
"Tenanglah, aku ke sini hanya ingin melihat pertarungan. Kebetulan Kekaisaran Suci sekarang berada dalam kondisi yang baik-baik saja."
"Semua Beast Dragon dari Klan Colour Dragon, Metalik Dragon dan Netral Dragon kalian harus selalu ingat bahwa wanita berambut perak dan mata merah ini bernama Iris The Dragon Princess. Apabila kalian bertemu dengannya kalian harus menghormatinya, apabila kalian menyinggungnya kalian akan mendapat hukuman dan apabila kalian berani menyerangnya aku sendiri yang akan membunuh kalian." Black Dragon King Magna berteriak.
"Grooooarrr!!"
Semua Dragon yang berada di sana menjawab perintah Black Dragon King Magna dengan Auman. Begitupun dengan 4 Dragon King lain yang berada di wilayah itu.
Black Dragon Magna terbang ke samping Black Dragon Asterion dan Red Dragon Ignis. Dia merasakan bahwa Black Dragon Asterion adalah kerabat darahnya, tetapi dia belum pernah melihat Crossbreed Black Dragon Asterion.
"Siapa namamu?"
"Asterion Argus Licus Nyxe Black Dragon."
Asterion mengetahui bahwa Black Dragon King Magna adalah Lord Klan Black Dragon generasi ini. Dia tidak boleh berbohong kepada Black Dragon King Magna tentang nama aslinya. Semua Beast Dragon yang berada di sana terkejut saat Asterion menyebutkan nama aslinya, seekor Crossbreed Black Dragon jantan dengan 6 suku kata nama seperti Black Dragon Heather.
Tubuh Black Dragon Magna gemetar mendengar nama Asterion. Dia mengetahui Black Dragon muda itu adalah cucunya.
"Aku adalah putra Black Dragon Melanthios dan Red Dragon Ignatius yang sedang bertarung di sana." Asterion menjawab.
"Kadal kejam, apakah sifat tsundere milikmu masih belum berubah? Mengapa kamu tidak memperkenalkan dirimu sebagai Cucunya! Kakek, aku adalah Red Dragon Ignis aku mempunyai 6 suku kata nama yang sama seperti Asterion. Akan tetapi, namaku sungguh indah dan aku tidak ingin memperkenalkan namaku. Berbeda dengan Asterion yang mewarisi sedikit ingatan Ibu, aku mewarisi sedikit ingatan Ayah." Red Dragon Ignis dan Black Dragon Asterion berlutut.
"Apakah kalian berdua Cucuku! Aku tidak mengira Melanthios melahirkan 2 telur yang masih hidup dan aku mengira Urs berbohong saat dia mengatakan sudah membesarkan 2 anak Melanthios. Bagaimana seorang yang telah membunuh Ibu kalian dapat mengasihani dan membesarkan kalian." Tubuh Black Dragon King Magna gemetar, dia menganggap Lazarus berbohong bahwa sudah membesarkan 2 cucunya.
"Cih! Kakek tua, mengapa kamu sangat melankolis? Berbeda dengan Kadal merah tua yang seakan-akan tidak peduli kepada kita semua. Dia bahkan mencuri sarangku untuk dia tinggali!" Red Dragon Ignis berkata.
"Apakah kalian bertemu dengan Red Dragon Agni? Dia sudah menghilang selama beberapa tahun dan Klan Red Dragon sibuk mencarinya."
"Kakek buyut Agni tinggal di Hutan King bersama Kakek Ignite, Nenek Evanthe dan Kadal merah dengan penuh luka itu." Asterion menjawab.
"Sejak kapan Agni menjadi selembut itu, dia meninggalkan Klan tanpa menunjuk seorang penerus."
"Kakek Ignite akan kembali ke Klan Red Dragon dan menjadi pemimpin Klan Red Dragon selanjutnya. Dia membutuhkan waktu sedikit lagi untuk menembus level 93." Red Dragon Ignis berkata.
"Hahaha. Dewi Naga Tiamat! Kejayaan untuk Klan Black Dragon mempunyai 2 Crossbreed Black Dragon dengan 6 suku kata nama." Black Dragon King Magna tertawa terbahak-bahak.
"Baiklah, Iris aku akan secara pribadi pergi ke wilayah Regulus untuk berterima kasih kepada Urs setelah pertarungan ini berakhir."
"Lord Magna, Suamiku sedang pergi ke Hutan Cerulean untuk berlatih."
Black Dragon Magna tersenyum. "Aku sudah 3000 tahun tinggal di Hutan Cerulean, mari kita pergi ke Hutan Cerulean. Kebetulan aku sudah lama tidak mengunjungi Silver Dragon Soldrake."
Mata merah Iris berbinar, dia juga ingin bertemu Lazarus, Icarus dan Alastair. Dia ingin sekali melihat keadaan mereka semua.
"Terima kasih."
"Semenjak aku bangun, aku juga belum melihat Master. Aku bahkan tidak membantunya saat Perang Kerajaan Terra." Red Dragon Ignis mengangguk.
Celena dan Beast Dragon betina lainnya terkejut mendengar identitas Ignis. Mereka tidak mengetahui bahwa Ignis mempunyai darah 2 Dragon King generasi ini pantas saja Red Dragon Ignis sangat kuat dan ahli bertarung.
"Putriku Annora, apakah kamu tertarik kepada Ignis atau Asterion?" Light Dragon King Hogni bertanya.
"Bukankah, Ignis adalah Red Dragon? Di masa lalu Klan Light Dragon beraliansi dengan Klan Darkness Dragon berperang dengan Klan Red Dragon karena Light Dragon King generasi itu dibunuh oleh Red Dragon Ignisia."
"Cerita sebenarnya adalah cinta segitiga. Pamanku Light Dragon King Lambert mencintai Darkness Dragon King Melas, tetapi Darkness Dragon Melas tidak mencintainya. Akhirnya Darkness Dragon Melas jatuh cinta kepada Red Dragon Ignisia, pamanku yang tidak terima menantang Red Dragon Ignisia duel satu lawan satu dengan adil dan Ignisia berhasil membunuh paman dalam duel yang adil."
Semua Light Dragon dan Darkness Dragon yang berada di sana terkejut. Mereka baru mengetahui cerita itu dari Light Dragon King Hogni, bahkan para Elder Dragon tidak pernah menceritakan cerita sebenarnya alasan Klan Aliansi Darkness Dragon dan Light Dragon berperang dengan Klan Red Dragon. Hanya beberapa saja Dragon yang masih hidup sejak zaman itu.
"Ragnar, kamu adalah orang adik kecil Melas. Kamu pasti lebih mengetahui cerita itu karena kamu adalah Dragon yang memulai perang." Light Dragon Hogni melirik ke arah bayangan di bawah pohon.
"Cih . Hogni kamu sangat peka merasakan kehadiranku. Perang itu hanyalah salah paham! Melas menganggap Ignisia melanggar janjinya dan meninggalkannya padahal Red Dragon Ignisia mati bersama Kakek tua zaman pertama Raegal, Titania, Astrea dan yang lainnya saat berperang melawan ras humanoid bersama White King Orion. Aku tidak mengetahuinya dan menghasut setengah Klan Light Dragon dan Darkness Dragon untuk berperang melawan Klan Red Dragon karena selalu melihat kakakku Melas selalu bersedih. Mengapa Ignisia tidak mengunjungi saudari Melas, padahal dia sudah melahirkan telurnya. Untung saja Lord Karserin dan Lord Gyr datang tepat waktu dan menceritakan tragedi yang telah terjadi pada Ignisia sebelum perang berlarut-larut. Saat aku mengatakan Ignisia telah mati kepada saudari Melas, dia tidak makan selama bertahun-tahun dan akhirnya mati. Dia memberikan inti mananya kepada Putranya Darkness Dragon King Aeolus." Dragon King Ragnar menjelaskan.
"Hahaha. Agni saat itu seperti Dragon bodoh, padahal dia menjadi saksi pertempuran antara Pamanku dan saudaranya Ignisia. Namun dia malah menikmati perang dan mematahkan semua tulang Ragnar." Hogni tertawa.
"Hogni, Diamlah!'
"Tunggu! Berarti alasan Klan Darkness Dragon memusuhi Klan Red Dragon sampai saat ini sebenarnya Kakek Agni!" Ignis tersadar akan sesuatu.
"Alasannya Agni yang mematahkan semua tulang Ragnar saat berperang." Hogni berbaring malas.
"Cih. Memang semua Klan Red Dragon sangatlah arogan! Aku akan pergi dari tempat ini!" Ragnar mengaum, kemudian terbang ke arah gerbang keluar Hutan Cerulean.
...****************...
*Satu Minggu berlalu.
Heather berbaring tidak berdaya di tanah, dia dipenuhi dengan banyak luka yang berdarah. Satu sayapnya robek dan satunya lagi terpotong. Ekornya putus akibat serangan Red Dragon Ignatius, wajah yang penuh bekas cakaran dan lebam sudah dikenali serta beberapa sisik yang terkelupas dan gigi yang lepas.
Red Dragon Ignatius tidak jauh berbeda. Meskipun dia tetapi berdiri, tetapi dia sudah kehilangan kedua sayapnya, luka cakaran dan gigitan yang berdarah-darah terlihat di setiap bagian tubuh Ignis. Wajah Ignis sulit dikenali karena luka lebam, dia juga sulit untuk melihat karena banyak racun Heather banyak memasuki matanya.
"Groooaarrr! Bangunlah dan lanjutkan pertarungan!" Red Dragon Ignatius mengaum ke arah Crossbreed Black Dragon Heather.
Wilayah sejauh 10 mil sudah hancur berantakan akibat pertempuran itu. Para Green Dragon dan Brass Dragon memerlukan waktu lama untuk memulihkan wilayah ini.
Red Dragon Ignatius perlahan melangkah ke arah Black Dragon Heather dengan nafas terengah-engah. Dia ingin menyerang kembali Black Dragon Heather untuk mengambil kembali kebanggaannya yang diambil Melanthios. Wajah Ignatius terutama matanya terlihat seperti pantat seekor Beast babi dan susah dikenali, dia juga kehilangan sepasang sayapnya. Dia sangat mirip seperti seekor Drake besar daripada seekor Dragon.
"Hahaha. Aku belum pernah mengalami kekalahan selama ini, aku kira kekuatanmu setara dengan saudariku Melanthios. Namun kamu ternyata lebih kuat dari saudariku Melanthios."
"Aku tidak ingin mendengar nama betina itu." Ignatius menjawab seraya meludahkan taringnya yang lepas.
Seekor Beast rank tinggi bisa menumbuhkan kembali bagian tubuhnya yang terpotong atau hancur. Namun butuh waktu puluhan, bahkan belasan tahun untuk pulih seperti semula. Dragon Heart adalah bagian terpenting bagi seekor Dragon dan apabila Dragon Heart itu hancur, maka Dragon itu akan mati.
"Groooarr!".
Iris, Asterion, Ignis, Heros, Blaze, Hogni dan Magna segera terbang untuk melerai pertarungan Black Dragon Heather dan Red Dragon Ignatius. Di Dragon Valley pertarungan sampai mati diantara Dragon sangatlah dilarang.
"Ayah, kamu sudah menang! Berhentilah!" Red Dragon Asterion berseru.
"Paman Ignatius, minumlah Mana Potion Rank Legendary ini! Juga Eliksir merah darah yang diberikan oleh Master Urs!" Celestial memberikan 2 Mana Potion Rank Legendary dan 3 Eliksir merah darah kepada Ignatius.
"Terima kasih, Celestial!!" Ignatius menangis tersedu-sedu, dia sangat terharu dengan Celestial memberikan hartanya yang berharga.
Ignatius meminum 3 Eliksir merah darah dan 1 Mana Potion Rank Legendary yang diberikan oleh Celestial.
"Aku merasa hidup kembali." Ignatius bergumam.
"Light Sanctuary!" Iris menggunakan Skill penyembuhan cahaya Rank SS miliknya untuk menyembuhkan luka Red Dragon Ignatius dan Black Dragon Heather.
"Light Dragon Blessed!" Light Dragon Hogni menggunakan Skill penyembuhan Rank SS miliknya untuk menyembuhkan Red Dragon Ignatius dan Black Dragon Heather.
"Sudahlah, semua itu sudah tidak berguna. Mana di Dragon Heart milikku sudah kosong, Skill sihir penyembuhan Rank SR sekalipun tidak akan bisa memulihkan lukaku karena di tubuhku sekarang tidak ada energi mana. Syarat menggunakan Skill penyembuhan adalah tubuhku harus menyimpan beberapa energi mana." Black Dragon Heather berkata.
Ignatius melemparkan satu botol Mana Potion Rank Legendary kepada Black Dragon Heather.
"Mengapa kamu memberikan aku Mana Potion Rank Legendary yang berharga?"
"Aku tidak menyimpan dendam kepadamu. Aku hanya melampiaskan semua amarahku kepada Melanthios kepadamu."
Black Dragon Heather meminum Mana Potion Rank Legendary itu dan seketika Skill Penyembuhan Iris dan Light Dragon Hogni berpengaruh.
"Kita sudah tidak mempunyai dendam!" Red Dragon Ignatius berkata, Blaze dan Heros segera membantu Ignatius untuk berdiri.
"Terima kasih!" Black Dragon Heather perlahan bangkit dan menatap ke arah Red Dragon dengan kepala babi di hadapannya.
"Mari kita pulang ke sarangku. Aku sudah tidak kuat untuk berjalan dan sahabatku Heros, Blaze tolong gendong aku ke rumahku karena aku sudah kehilangan sepasang sayapku." Red Dragon Ignatius berkata.
"Baiklah." Heros dan Blaze mengangguk.
Iris menaiki punggung Red Dragon Ignis, sudah saatnya mereka untuk pulang. Little White, Ao Yue dan para White Dragon Horse berada di Artefak kantung penyimpanan Beast.
"Selamat tinggal." Red Dragon Ignatius melangkah pergi ke arah gerbang keluar Dragon Valley
"Tunggu!" Black Dragon Heather menghentikan Red Dragon Ignatius.
"Apa yang kamu inginkan? Apabila kita berdua melanjutkan pertarungan kita berdua akan mati!" Red Dragon Ignatius berteriak.
"Ignatius, kamu sudah mengalahkanku. Sekarang kamu adalah pasanganku, aku akan ikut pulang ke sarangmu."
"Apa maksudmu?"
"Tujuanku pergi ke Dragon Valley adalah untuk mencari pejantan yang lebih kuat dariku dan aku bersumpah akan menjadi pasangan pejantan yang dapat mengalahkanku." Black Dragon Heather menjawab.
"Aku tidak ingin menjadi pasanganmu!"
"Aku lebih memilih pergi ke pelukan Dewi Tiamat, jika kamu menolak aku."
"Cih.. Kamu sangat keras kepala seperti Mawar Hitam, mari kita pergi ke sarangku. Apabila kamu mati Black Dragon tua di sampingmu pasti akan mengirim aku bersamamu ke pelukan Dewi Tiamat." Red Dragon Ignatius melirik ke arah Black Dragon King Magna.
Black Dragon King Magna mengendong Black Dragon Heather di pangkuannya. "Hahaha, mari kita pergi ke sarangmu bersama. Aku juga ingin bertemu dengan Agni dan Ignite."
"Fufufu. Ignis, kelihatannya hanya kamu yang belum menyelesaikan tujuanmu di Dragon Valley." Iris terkekeh kecil.
Light Dragon Annora dan Darkness Dragon Celena terbang ke arah Ignis.
"Apa yang kalian inginkan."
"Apakah tawaranmu masih berlaku? Aku sudah meminta izin kepada Kakek buyut dan Ibu untuk menjadi pasanganmu." Darkness Dragon Celena bertanya.
"Ayahku Hogni, juga sudah mengizinkanku untuk menjadi pasanganmu." Annora menambahkan.
"Bajingan! Apa yang kalian lihat dari kadal merah itu? Apakah kadal merah itu sudah mencuci otak kalian berdua!"
"Adik Ipar, kamu terlalu kejam! Sebagai seorang Dragon betina kami akan memilih seekor Dragon yang sesuai dengan kriteria kami dan Ignis adalah Beast Dragon jantan yang sesuai dengan Kriteria kami berdua." Annora menjawab.
"Ingatlah aku adalah pasangan pertama!" Gold Dragon Rhea berseru.
"Baiklah, kami mengerti." Annora dan Celena menjawab.
"Iris, apakah kamu menikmati perjalanan ini?" White Dragon Aneira bertanya.
"Fufufu. Aku sangat menikmati perjalanan ini." Iris menjawab.
Celestial melompat dari kepala Red Dragon Ignatius, kemudian dia menggunakan Skill element dimensi miliknya untuk menciptakan celah dimensi ke Sarang Red Dragon Ignatius.
"Ayo kembali dengan cepat. Aku ingin bertemu dengan Regulus untuk berburu empedu Ice Cobra untuk menambah mana" Celestial membusungkan dadanya.
Iris, Ignatius dan semua Beast yang berada di sana terkejut. Mereka tidak mengetahui Celestial bisa menciptakan pintu celah dimensi di Dragon Valley.
"Celes, apakah kamu bisa menciptakan pintu celah dimensi ke sarang Ibu?" Red Dragon Ignatius bertanya.
"Aku bisa menciptakan pintu celah dimensi dari dalam Dragon Valley, tetapi aku tidak bisa membuat pintu celah dimensi untuk memasuki Dragon Valley dari luar." Cerpelai ungu dengan Rune emas Celestial mengangguk.
"Kadal kejam, apakah kita akan memasak musang untuk makan malam?" Ignis bertanya.
Tubuh Celestial gemetar, kemudian berlari ke bahu Iris. "Iris, mereka akan memakan ku!"
"Fufufu, Celestial mengapa kamu tidak mengatakan kamu bisa membuat pintu dimensi?" Iris bertanya.
"Kalian tidak bertanya."
"...."
...****************...
Iris dan semua Beast Dragon yang berada di sana masuk ke dalam pintu celah dimensi yang dibuat oleh Celestial, kemudian mereka sampai di luar sarang Ignite setelah matahari terbenam.
"Mari masuk!!" Red Dragon Ignatius menyuruh semua orang masuk, kebetulan di sarang Ignatius hanya ada Red Dragon Agni yang menjadikan sarangnya tempat singgah sementara.
"Ignatius, Ignis, Asterion apakah kalian sudah pulang?" Six Winged Red Dragon Ignite bertanya karena mencium aroma Ignis, Ignite dan Asterion.
"Hahaha. Mencari betina sungguhlah susah, mari kita minum sampai pagi. Kebetulan aku menemukan 500 tong Monkey Wine dan 1000 tong Wine berkualitas lainnya yang Cucuku Ignis sembunyikan. Kita berdua sudah menghabiskan 120 tong Monkey Wine dalam satu bulan ini. Bajingan kecil itu menyembunyikan sesuatu yang berharga dari kami berdua."
Red Dragon Ignis menggertakan giginya, sebelum dia melakukan Rebirth dia menyimpan 500 tong Monkey Wine dan 1000 tong Wine Garcia untuk dinikmati.
"Pencuri! Aku akan membunuh kalian berdua!" Ignis dengan cepat berlari dengan cepat memasuki ujung gua tempat Ignite dan Ignatius berada.
"Ignis, ingatlah jangan gunakan element apimu di sarang. Master, akan sangat marah, apabila koin emas dan peraknya meleleh." Asterion berkata.
Iris melepaskan Ao Yue, Little White dan kawanan Beast White Dragon Horse.
"Apakah kamu Ao Yue?"
"Sudah lama tidak bertemu Black Dragon King Magna." Ao Yue menjawab.
Bayi Ice Qilin Little Snow ketakutan saat melihat kelompok Beast Dragon. Akan tetapi, Iris segera memeluk dan menenangkan Bayi Ice Qilin Little Snow.
"Celestial, bisakah kamu membawa mereka ke tempat Regulus?" Iris mengetahui Little Snow dan Ao Yue merasa tidak nyaman di sarang Dragon.
"Baiklah, Iris." Celestial melompat ke kepala Ao Yue. "Iris, aku akan menjemputmu kembali setelah ini."
Iris menjawabnya dengan senyuman.
Red Dragon Ignatius dan Iris memandu semua Dragon di lorong goa yang sangat panjang. Sarang Red Dragon Ignatius sudah di renovasi dan dijadikan tempat penyimpanan kekayaan Aliansi The North dan Wilayah Regulus karena sarang Ignite menjadi tempat semua Beast kontrak Lazarus bermeditasi dan melakukan Rebirth. Di setiap lorong tertanam Blue Light Crystal alami.
Mereka akhirnya sampai di ruangan sarang Ignatius. Ruangan raksasa yang sangat indah berwarna putih dengan Yellow Light Crystal dan beberapa Blue Light Stone di atapnya. Ruangan itu bisa menampung banyak sekali Beast Dragon dewasa. Ruangan ini dibuat oleh para Beastman White Dragon dan Red Dragon selama 2 tahun.
"Lepaskan aku! Aku akan membunuh kalian! Kalian mencuri rumahku dan sekarang kalian mencuri hartaku!" Ignis berteriak mencoba melepaskan diri dari cengkraman seekor Mythical Gold Dragon jantan.
"Hahaha. Ingatlah hartamu adalah milik Kakek dan harta kakek adalah milik Kakek. Dia adalah paman tertua mu Gold Dragon Zlatan." Six Winged Red Dragon Ignite tertawa, kemudian melirik ke arah Black Dragon King Magna.
"Lord Magna!!"
"Magna? Apakah dia berada di sini?" Agni melirik ke arah Magna dan Beast Dragon kawanan Beast Dragon yang baru datang. Dia terlihat sangat mabuk.
"Hahaha. Magna, Hogni dan Ragnar kecil datang ke sini. Ignite, aku mengira Putra dan cucumu membuat masalah." Red Dragon Sarion berkata seraya meminum satu tong anggur.
"Aku tidak keberatan untuk mati esok. Aku sudah menikmati Wine yang sangat enak." White Dragon Galan bergumam seraya berbaring.
Seekor kelelawar hitam kecil dan burung merpati putih kecil terbang dari dalam bulu Light Dragon Annora.
"Bajingan! Kalian bermalas-malasan dengan meminum Wine langka sepuasnya dan makanan Lezat tanpa mengundangku!" Light Dragon King Hogni berseru.
"Celena, seekor Red Dragon tidak dapat dipercaya! Lihatlah 3 Red Dragon itu, mereka menghabiskan beberapa botol Wine." Darkness Dragon King Ragnar duduk di samping White Dragon King Galan dan meminum satu tong Wine.
"Aku merasa hidup kembali. Aku biasanya menyamar menjadi Demon untuk membeli Wine murahan. Aku kira Wine ini seharga beberapa ribu Koin emas." Darkness Dragon King Ragnar berkata.
"...."
...****************...