
Lazarus sedang merawat 3 Ice Element Tree di halaman kastil Regulus. Di sebuah pondok kecil yang indah Theresia sedang merawat Julius, sedangkan Freya menjahit pakaian dari kulit Beast.
Lazarus pergi ke sebuah kolam sarang Heilong Ao Yue dan Celestial Jinlong Golden Sun. Seekor Beast GoldFish berwarna hitam sangat mencolok, dia berenang mengitari Golden Sun dan Ao Yue.
"Golden Sun, bukankah Little Black sekarang harus dilepaskan di alam liar?" Lazarus bertanya.
"Little Black, terlalu kecil untuk dilepaskan di alam liar!" Ao Yue menjawab.
"Ao Yue, kasih sayangmu akan membunuh Little Black di masa depan. Sebagai seorang Beast Long, dia harus belajar untuk bertahan hidup sendiri jauh dari keluarganya. Kamu tahu ras Beast berbeda dengan ras humanoid?" Lazarus bertanya.
Ao Yue memandang Little Black dengan mata berlinang. Dia tidak ingin melepaskan Little Black sendirian.
"Golden Sun, Ao Yue, aku tidak mengatakan bahwa kalian harus melepaskan Little Black sendirian. Pergilah bersama Little Black ke sungai besar Zephyra yang melewati Hutan Emerald, kamu tahu sungai itu adalah sungai terpanjang di Benua Barat." Lazarus berkata.
"Baiklah. Akan tetapi, aku harus meminta izin kepada Iris untuk pergi." Ao Yue berkata.
Lazarus mengangguk.
Lazarus berjalan ke arah pondok kecil itu dan bermain sebentar dengan putranya Julius, dia sangat menyayangi semua putranya karena dia adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang.
"Aku akan pergi ke Kekaisaran Lion Heart untuk bertemu Altair." Lazarus berkata.
"Pergilah dan kamu harus kembali sebelum malam." Freya menjawab.
Lazarus berpamitan kepada Freya dan Theresia, dia kemudian pergi ke kandang kuda. Di sana terlihat Alastair yang mengajarkan Veronika dan semua adiknya menunggangi kuda dan Beast terbang.
"Ayah/Urs." Semua orang berteriak bersamaan.
"Aku sudah mengatakan kepada kalian semua untuk memanggilku Ayah!" Lazarus berteriak.
"Urs, apakah kamu ingin pergi?" Akihiro bertanya.
"Apakah kalian ingin ikut denganku?" Lazarus bertanya.
"Kami ingin ikut denganmu." Leonhart, Gardenia, Arion, Ariana, Akihiro, Akari, Aris dan Veronika berkata.
Lazarus membuka sebuah gudang di sana ada sebuah kereta kuda berwarna putih yang sangat indah. Lazarus menarik kereta kuda itu keluar dari gudang, kemudian memasang tali penarik kereta kepada 15 White Dragon Horse.
"Urs, bukankah 3 White Dragon Horse juga bisa menarik kereta kuda itu?" Arion bertanya.
"Aku menggunakan 15 White Dragon Horse agar mereka tidak kelelahan." Lazarus menjawab.
"Urs, bukankah tujuanmu sebenarnya adalah untuk pamer kepada orang-orang?" Ariana bertanya.
Ariana mempunyai lidah yang tajam seperti pedang. Ariana tidak mempunyai sifat seperti Alyssa dan dirinya, tetapi dia mengetahui bahwa Ariana dekat dengan Carissa sehingga lidahnya setajam pedang.
"Aku mempunyai banyak Beast rank tinggi. Bukankah apabila aku ingin pamer, aku akan menggunakan mereka untuk menarik kereta?" Lazarus tersenyum halus.
Amarilis dan Blossom menghampiri Lazarus yang sedang memasang tali kuda, mereka mengetahui Lazarus ingin pergi ke suatu tempat.
"Ayah, bolehkah aku ikut dengan kalian?" Amarilis bertanya.
"Kakek, aku juga ingin ikut dengan kalian." Blossom berkata.
"Kursi kereta tidak cukup untuk kalian berdua dan Blossom, bukankah ibumu ingin menghabiskan waktu denganmu?" Alastair bertanya.
"Alastair, kamu terlalu kaku seperti masa lalu." Amarilis berkata.
"Amarilis, kamu adalah wanita yang sangat bebas. Sebagai saudaramu aku hanya ingin mengatakan kamu sudah mempunyai seorang putra dan harus menjadi seorang ibu yang baik." Alastair menatap tajam Amarilis.
Amarilis dan Blossom bersiul seekor rubah perak dengan 2 ekor dan seekor rubah emas berlari ke arah mereka dari kejauhan.
Lazarus mengendong Akari kedalam kereta, kemudian dia membantu Arion dan yang lainnya memasuki kereta.
"Tuan, apakah kamu ingin pergi?" Ras Beastman Snow Wolf Helga bertanya.
Lazarus berada di bangku kusir, awalnya dia akan menjadi kusir kereta sampai ke Istana Kekaisaran Lion Heart.
"Helga, aku akan pergi bersama anak-anak ke Istana Kekaisaran Lion Heart." Lazarus berkata.
"Tuan Urs, biarkan aku yang menjadi kusir kereta kuda." Helga menawarkan dirinya sebagai kusir kuda Lazarus.
Lazarus berpikir sejenak. Helga mempunyai banyak pengalaman pertempuran langsung, dia mempunyai tubuh yang ramping dan otot yang kekar. Namun apakah wanita secantik Helga tidak malu untuk menjadi kusir kuda.
"Ayah, biarkan aku menjadi kusir kuda." Alastair menawarkan diri.
"Apakah Liza dan Lizzy tidak berada di sini?" Lazarus bertanya.
"Liza dan Lizzy mengalami demam dan aku menggantikan mereka mengurus kuda." Helga menjawab.
Lazarus menatap ke arah Helga. Sesaat kemudian Helga menunduk seolah-olah dia ingin menjadi kusir Lazarus.
"Baiklah, kamu akan menjadi kusir kereta dan pengawal keluarga Regulus." Lazarus berkata.
"Baiklah." Helga tersenyum cerah dan ekor serigala berwarna putihnya bergoyang-goyang.
Helga memacu Beast kuda-kuda itu pergi ke Istana Kekaisaran Lion Heart, dia sudah lama mengagumi Lazarus. Namun Lazarus memperlakukan semua orang sama dan Helga tidak mempunyai kesempatan untuk pergi bersama Lazarus.
Liza dan Lizzy pergi ke kandang kuda, mereka melihat 15 White Dragon Horse sudah tidak ada di arena pacuan kuda. Blossom dan Amarillis menaiki punggung Beast rubah di samping kereta kuda Lazarus.
"Apakah Tuan Urs pergi membawa kereta?" Lizza bertanya.
"Siapa yang akan menjadi kusir kuda!" Lizzy menjawab.
...****************...
Lazarus melihat ke arah semua putra, putri dan cucunya. Sekarang dia mempunyai 5 putra, 4 putri dan 3 cucu.
"Akari, pergilah ke sini." Lazarus tersenyum.
Akari gadis ras Oni lucu berambut hitam panjang dan mata biru duduk di pangkuan Lazarus.
"Urs, apakah kamu ingin bermain denganku?" Akari bertanya.
Lazarus mengeluarkan sisir dan menyisir rambut hitam panjang Akari. Dia sangat menyayangi Akari seperti anaknya yang lain, dia tidak pernah melihat Alastair dan Amarilis tumbuh dewasa. Namun sekarang dia mempunyai 7 anak yang masih kecil dan bisa menghabiskan waktu dengan mereka.
"Rambut yang sangat indah." Lazarus tersenyum.
"Maafkan aku karena tidak bisa selalu bersamamu." Lazarus berkata.
Akari menggeleng ringan. "Ibu, mengatakan kamu sangat sibuk."
Lazarus memasangkan jepitan rambut kupu-kupu berwarna biru ke rambut Akari dan menata rambut Akari dengan sangat indah.
"Apakah ini untukku?" Akari tersenyum.
"Putriku, kamu sangat cantik." Lazarus memeluk lembut Akari, dia seperti boneka porselen kecil yang sangat indah.
Akari dan Akihiro terlihat seperti saudara kembar, meskipun mereka berasal dari ibu yang berbeda. Mereka berbeda dengan Leonhart dan anak Lazarus yang lain, mereka hanya menerima sedikit kasih sayang Lazarus.
"Ayah." Akari membalas pelukan Lazarus dengan berlinang air mata.
Akari dibesarkan di rumah bordil. Para wanita rumah bordil selalu menghina Akari karena tidak mempunyai Ayah. Semua pria pelanggan rumah bordil menghina Akari karena Reina yang di juluki bunga mawar tidak tersentuh tiba-tiba kembali membawa seorang bayi perempuan.
"Leonhart, sebagai putra tertua kedua kamu harus melindungi semua adikmu terutama adik perempuanmu." Lazarus berkata.
"Urs, aku akan melindungi mereka semua." Leonhart menjawab.
Gardenia duduk di salah satu paha Lazarus, gadis ras Beastman singa berambut emas dan mata biru itu menatap ke arah Lazarus.
"Aku mengerti."
Lazarus menyisir rambut Gardenia. Dia kemudian memberikan jepit rambut kupu-kupu biru yang sama seperti Akari.
"Urs, apakah kamu akan mengunjungi aku ke Kekaisaran Beastman?" Gardenia bertanya.
"Aku akan mengunjungimu ke Kekaisaran Beastman." Lazarus menjawab.
Ariana pergi ke samping Lazarus. "Aku ingin makan makanan masakanmu. Makanan Kerajaan Yggdrasil sangat hambar dan tidak enak. Aku sudah bosan memakan buah dan sayuran."
Gardenia menyingkir dari pangkuan Lazarus dan Ariana menggantikannya duduk di pangkuan Lazarus. Semua orang pasti pernah mendengar bahwa Ayah anak perempuan adalah cinta pertama anak perempuan itu.
"Aku sudah memasakan banyak makanan untukmu dan kamu bisa membawanya untuk bekal ke Kerajaan Yggdrasil." Lazarus tersenyum.
Mata Heterochromia emas dan biru Ariana menatap ke arah Lazarus. "Kakek Legolas, mengatakan kepadaku bahwa aku akan menjadi Ratu Elf selanjutnya. Aku lebih bahagia tinggal di wilayah Regulus bersama Ayah, Ibu dan Saudara."
"Apakah kamu menyayangi Kakek Legolas?" Lazarus bertanya.
"Aku menyayangi Kakek Legolas, tetapi aku lebih menyayangi kamu dan 12 Ibu." Ariana menjawab.
"Seekor burung suatu hari nanti pasti akan meninggalkan sarangnya. Ariana, kamu adalah gadis yang sangat cerdas. Di masa depan kamu boleh pergi ke Regulus karena Regulus akan tetap menjadi rumahmu." Lazarus tersenyum seraya memakaikan jepit rambut kupu-kupu biru yang sama dengan Akari.
...****************...
Kelompok Lazarus sudah sampai di Istana Kekaisaran Lion Heart. Para penjaga menyambut mereka.
Lazarus mengendong Akari dan berjalan ke arah para penjaga itu bersama Alastair.
"Apakah Altair berada di Istana?" Lazarus bertanya.
Lazarus memanggil Altair langsung dengan namanya. Namun semua penjaga tidak marah karena Lazarus adalah seorang Grand Duke dan adik ipar dari Altair.
"Grand Duke Lazarus Regulus, apakah kamu tidak mengetahui bahwa Kaisar Altair rujuk dengan 92 istri dan selirnya?" Penjaga itu berbisik di telinga Lazarus.
Lazarus melebarkan matanya, dia mengetahui Altair sudah menceraikan 92 istrinya. Namun dia mendengar berita bahwa Altair sudah rujuk dengan mereka semua.
"Paman." Icarus dan Calista berlari ke arah Lazarus.
"Aku ingin bertemu dengan Altair sekarang." Lazarus berkata.
"Paman, aku akan memandu mu bertemu dengan Ayah." Calista berkata.
Lazarus masuk ke ruangan istana Kekaisaran Lion Heart tempat Altair berada. Dia kemudian melihat Altair yang sedang menunggunya di meja makan bersama Ratu Florencia.
"Lazarus, apakah kamu mengunjungi ku?" Altair bangkit dan tersenyum halus.
"Aku mengunjungi mu bersama semua anak dan cucuku. Akari, Leonhart pergilah bermain dengan Amarilis dan Blossom, aku mempunyai sedikit urusan di sini bersama Alastair." Lazarus berkata.
"Baiklah." Akari mencium pipi Lazarus dan berlari ke arah Blossom.
Lazarus dan Alastair duduk di meja makan. Terlihat Altair sudah menyiapkan banyak makanan sepertinya seseorang sudah melaporkan kepada Altair tentang kedatangannya.
"Paman anggur mu." Calista memberikan piring anggur kepada Lazarus.
"Apa urusanmu datang ke sini?" Altair bertanya.
"Aku mempunyai banyak urusan denganmu. Pertama adalah mengapa kamu rujuk dengan 92 istrimu?" Lazarus bertanya.
"Aku masih mencintai mereka dan mereka rela untuk memutuskan hubungan dengan keluarga mereka." Altair menjawab.
"Aku akan pergi ke Benua Utara Boreas dan Benua Timur Golden Sun. Apakah kamu dan Icarus ingin ikut bersamaku?" Lazarus bertanya.
Altair dan Icarus mempunyai mata berbinar. Dia sudah lama tidak berpetualang dan jiwa petualang miliknya masih membara.
Florencia mengangguk. "Baiklah, serahkan urusan Kekaisaran Lion Heart kepadaku."
"Ayah, apakah kamu tidak mengajakku?" Alastair bertanya.
"Tiara, Cassandra dan Iris sudah cukup untuk mengurus wilayah Regulus. Baiklah Alastair kamu juga boleh ikut denganku, kita juga membutuhkan seseorang yang berpengalaman sebagai pemandu kita." Lazarus berkata.
"Aku mengetahui siapa orang yang bisa menjadi pemandu kita!" Altair berkata.
"Athan Aslan, adalah orang yang akan menjadi pemandu kita. Dia sudah berpetualang ke wilayah di 4 Benua." Icarus berkata.
"Baiklah, kita akan pergi ke Benua Utara Boreas besok." Lazarus tersenyum.
"Apakah kamu akan membawa Beast Kontrakmu?" Alastair bertanya.
"Aku akan membawa Celestial, Haru, Ren dan Gin." Lazarus menjawab.
"Ayah, aku akan membawa Ice Wyvern Ursa." Alastair tersenyum.
"Aku akan membawa Nemea." Altair tersenyum.