LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 375. Organisasi Dark Crows.



Seorang gadis cantik berambut perak dan mata ungu gradasi merah membawakan makanan dan obat-obatan.


"Ash, terima kasih telah menjagaku selama ini." Lucius berkata.


"Tuan Lucius, kamu akan baik-baik saja. Organisasi Dark Crows sedang mencari Herbal Eternal Blue Lily untuk mengobati mu." Ash menggenggam erat tangan Lucius yang mempunyai tubuh kurus dan wajah pucat.


"Ash, apakah aku pernah mengatakan kamu sangat cantik sebelumnya?" Lucius bertanya.


"Kamu hanya mengatakan warna mataku sangat indah." Ash tersenyum.


"Apakah sekarang waktunya kita berpisah?" Lucius bertanya.


"Tidak, Tuan Lucius kamu harus hidup!" Ash berteriak.


"Hahaha. Aku sudah mati sejak dulu, aku tidak memercayai para Dewa karena mereka mengambil istriku Amara. Acasha, apakah dia baik-baik saja bersama putraku Aris?" Lucius bergumam.


"Tuan Lucius, kamu pernah mengatakan akan membawaku melihat kampung halamanmu yang indah. Kamu mengatakan ada sebuah kebun bunga yang sangat indah di halaman rumahmu yang luas." Ash menangis tersedu-sedu.


"Maafkan aku karena tidak bisa menepati janjiku dan apakah kamu sekarang sudah menembus ranah Legendary?" Lucius tersenyum.


"Aku sudah menembus ranah Legendary dan kamu adalah seorang ranah King. Kamu tidak boleh mati, semua anggota Marcenary Golden Crows pasti akan sangat sedih dan membalas dendam kepada orang yang membuatmu seperti ini." Ash menjawab.


"Ash, semoga kita bisa bertemu lagi di Taman Eden dan jangan biarkan mereka membalas dendam kematianku." Lucius tersenyum dan perlahan menutup matanya.


"Selamat tinggal. Tuan." Ash berlutut dan menangis tersedu-sedu di samping mayat Lucius.


Ash keluar dari ruangan Lucius di sana terlihat 10 orang dan Beast yang sedang menunggu Ash.


"Apakah Tuan Lucius sudah mati?" Seekor Emperor Beast Red Dragon bertanya.


"Tuan, sudah mati dan sekarang saatnya kita membalas dendam." Ash berkata seraya mengeluarkan sebuah Long Sword berwarna hitam Cursed Sword Arachne Rank Emperor salah satu Artefak terkutuk yang membuat seseorang menjadi kuat karena rasa balas dendam.


Seorang pria tampan dan wanita cantik yang sangat kuat dan berbakat di Planet Auriga dijuluki Twelve King dan Twelve Queen. Mereka berasal dari 4 Benua dan kekuatannya sudah diakui oleh semua orang di 4 Benua. Slaughter Queen, Winter Queen, Golden Dragon Queen, Violet Rose Queen semua orang yang mempunyai julukan Queen dan King adalah pilar masa depan Planet Auriga.


Dark Rose Queen Ash adalah seorang yang diberkahi Skill Rainbow Eye Rank SSS,, dia mempunyai kemampuan untuk melihat energi mana, arah serangan, Skill mata pembatuan, Skill mata pesona dan semua menguasai Skill mata apapun, kecuali 3 Skill mata tertinggi seperti Eye Of Soul, Eye Of True dan Eye Of World yang sudah bangkit sepenuhnya dan mempunyai rank yang sama.


Dark Rose Queen Ash adalah pendiri salah satu Kekuatan Besar di Planet Auriga. Meskipun anggotanya sangat sedikit, tetapi 4 Kekaisaran dan 20 Kekuatan Besar yang lain tidak berani memandang rendah mereka.


Setiap anggota Organisasi Dark Rose mempunyai bakat diatas rata-rata dan untuk menjadi anggota Organisasi Dark Rose harus melalui seleksi yang sangat ketat dari Ash dan 12 Eksekutif. Dari 1000 orang yang melamar hanya akan ada 1 atau 2 orang yang terpilih bahkan terkadang tidak ada orang yang terpilih.


Death Mountain adalah tempat perekrutan anggota Organisasi Dark Rose dan banyak orang yang cacat atau mati setelah mengikuti perekrutan itu.


Organisasi Dark Rose dibagi menjadi 4 Divisi. Yaitu, Marcenary Dark Crows, Guild Petualang Dark Eagle, Serikat Pedagang Dark Horse dan Pedagang Informasi Dark Wolf.


Dark Rose Queen Ash sedang duduk di timbunan mayat seekor Beast Poison Hydra. Sesaat kemudiannya seorang pria ras Demon berambut jingga pendek dan mata hijau terbang menghampirinya.


"Ra, apa yang terjadi?" Ash bertanya.


"Slaughter Queen Rias menghilang. Mereka menemukan bahwa Slaughter Queen Rias dan pelayannya Nightmare terbawa oleh pusaran ruang." Ra menjawab.


"Apakah Kaisar Arseus memerintahkan aku untuk mencari Rias?" Ash bertanya.


Ra memberikan Artefak penyimpanan skala besar kepada Ash. "Nona Ash, Kaisar menyewa kamu untuk mencari Slaughter Queen Rias."


"Bayaran ini sangat sedikit untuk menyewa jasaku." Ash berkata.


"Nona Ash uang ini baru uang muka, setelah kamu menemukan Slaughter Queen Rias Kaisar Arseus akan memberimu 10 kali lipat dari bayaran ini." Ra berkata dengan dahi berkeringat dingin, dia mengetahui wanita cantik yang berada di hadapannya adalah salah satu dari Twelve Queen.


"Baiklah, aku menerimanya." Ash menjawab.


"Terima kasih." Ra membungkuk, kemudian berbalik untuk pergi.


"Tunggu, apakah aku sudah memperbolehkan kamu pergi?" Ash menghentikan Ra.


"Nona Ash, apa yang kamu butuhkan dariku?" Ra bertanya.


"Apabila Arseus tidak membayar uangnya setelah aku menemukan Rias, aku akan membunuhmu beserta seluruh keluarga dan orang-orang yang dekat denganmu." Rias menjawab.


Ra segera berlutut. "Aku bersumpah dengan nyawaku, Kaisar Arseus akan membayar uang itu."


"Baiklah, kamu boleh pergi." Ash berkata.


Seekor Blue Dragon betina mendekat ke arah Ash. Blue Dragon itu mempunyai sisik berwarna biru berukuran 27 meter dan mata hijau yang sangat indah.


"Ash, apakah kamu akan pergi sendirian untuk mencari Slaughter Queen Rias?" Blue Dragon itu bertanya.


"Irina, apakah kamu sudah menembus level 94?" Ash bertanya.


"Aku sudah menembus level 94 dalam 7000 tahun ini. Aku adalah Beast Dragon pemalas dan tidak berpikir untuk bertambah kuat." Blue Dragon Irina menjawab.


"Kelihatannya 7 anggota kita sedang merekrut orang-orang kuat di Planet Antares. Mereka mengirimkan pesan kepadaku 10 hari yang lalu. Mereka sudah mendapatkan 7 nama orang berbakat yang ingin bergabung dengan Organisasi Dark Rose. Hybrida Elf dan Demon Dark Hero Melida, Fire King Apollo, Thunder King Leonidas..." Ash tersenyum.


"Apakah orang-orang di Planet tingkat rendah sangat hebat sehingga bisa menarik perhatianmu?" Blue Dragon Irina bertanya.


"Fufufu. Irina, mereka sangat kuat dan tidak kurang mengenai bakat dari orang-orang di Planet Auriga. Aku ingin merekrut banyak orang berbakat di Planet Antares lebih dulu, sebelum 4 Kekaisaran Besar dan 20 Kekuatan Besar yang lain mengetahui potensi mereka." Ash tertawa.


"Elder Claudius berasal dari Planet Antares. Dia adalah salah satu Elder Dragon yang sangat kuat, meskipun dia harus mati karena terlalu banyak bercocok tanam." Blue Dragon Irina berkata.


"Irina, Demon Sovereign Tartarus, Blue Sea Knight Sebasta, Cintaku Tuan Lucius dan masih banyak lagi orang-orang serta Beast kuat yang berasal dari Antares. Menurut Medi seorang Ahli sejarah Planet Auriga semua orang yang tinggal di Planet Auriga dan Arcturus berasal dari Planet Antares, meskipun sekarang energi mana Planet Antares lebih lemah dari masa lalu." Ash tersenyum.


"Apakah kita akan pergi ke Planet Antares?" Blue Dragon Irina bertanya.


"Aku akan pergi ke Planet Antares untuk mencari Rias dan membawanya kembali. Aku akan meminta bantuan Lucian untuk membuka pintu dimensi ke Planet Antares." Ash menjawab.


"Apakah kamu akan pergi sendiri?" Blue Dragon Irina bertanya.


"Aku akan membawa beberapa orang karena Rias sangat kuat. Aku sendiri tidak cukup untuk membawanya kembali. Kelihatannya Rias menemukan sesuatu di Planet Antares sehingga dia tidak ingin kembali. Padahal dia bisa saja kembali dengan mudah, jika dia melepas paksa segel kekuatannya." Ash menjawab.


Blue Dragon Irina, Ash, 2 King Beast dan 5 orang ranah King pergi ke sebuah goa untuk meminta izin kepada Guardian Beast Gin Yue dan Jin Yue untuk bertemu Tuan Lucian.


"Ash, apa yang kamu butuhkan?" Seekor Silver Moon Dragon Tiger bertanya.


"Ash, apakah kamu membuat kekacauan dengan 20 Kekuatan besar yang lain dan membutuhkan kita untuk membantumu?" Seekor Celestial Jinlong bertanya.


"Aku ingin bertemu dengan Lucian." Ash berkata.


"Kamu tidak boleh menganggu Nyonya Lucian, dia sudah kehilangan banyak mana saat membawa Verga, Ran dan Claris pergi ke Planet Antares." Jin Yue menggeram ke arah


"Biarkan Ash masuk." Suara seorang wanita muda menggema.


Ash dan yang lainnya masuk kedalam goa, disana mereka melihat seorang wanita cantik berambut merah panjang dan mata emas.


"Nyonya, tolong bantu aku pergi ke Planet Antares untuk melakukan suatu pekerjaan." Ash dan yang lainnya berlutut.


"Ash, apakah kamu memercayai takdir?" Lucian bertanya.


"Aku tidak memercayai takdir dan aku hanya memercayai diriku sendiri." Ash menjawab.


Lucian duduk bersila, kemudian jiwa seekor Beast Phoenix dengan bulu merah gradasi jingga dengan 12 sayap keluar dari tubuhnya. Semua orang tidak dapat melihat jiwa seekor Beast Phoenix raksasa yang keluar dari tubuh Lucian.


Jauh di Planet Antares Baxia merasakan aura yang sangat kuat mendekat, dia kemudian menutup matanya dan jiwa seekor Black Dragon Turtle dengan ekor ular keluar dari dalam tubuh Baxia.


"Sudah lama tidak bertemu kura-kura kecil." Lucian berkata.


Baxia melebarkan matanya, kemudian kembali ke dalam ketenangan. "Lucian, apakah kamu masih hidup dan bukankah kamu sudah menghancurkan Planet Infernal tempatmu menjaga."


"Planet Infernal tidak layak untuk di tepati, aku tidak menghancurkannya. Namun aku hanya meninggalkannya dan tinggal di Planet Auriga dengan izin Aruru." Twelve Winged Eternal Sun Phoenix Lucian menjawab.


"Pasti kamu sangat kesepian karena hanya ada gunung berapi dan beberapa Beast Slime element api di sana." Baxia berkata.


"Semua Slime itu sangat pintar dan sekarang banyak Beast element api dan ras humanoid di Planet Auriga melakukan eksplorasi ke Planet Infernal." Lucian tersenyum.


"Apakah kamu masih mengingat tentang Archion dan Chiron?" Baxia bertanya.


"Gold Dragon berkepala sembilan dan Black Dragon berkepala sembilan dengan sembilan element itu mati saat bertarung satu sama lain. Mereka mati saat merebutkan betina sungguh nasib yang sangat tragis, padahal masih banyak Saint Beast betina yang ingin menjadi pasangan mereka." Lucian menggertakan paruhnya.


"Mereka berdua seakan-akan menikmati pertarungan. Archion awalnya adalah penguasa Planet Rigel dan Chiron adalah mantan penguasa Planet Antares dan merupakan seniorku. Namun apakah kamu tahu adikku Pulao mendapat sebuah lamaran bahwa seseorang yang mewarisi garis darah mereka berdua telah terlahir?" Baxia bertanya.


"Apakah Archion dan Chiron mempunyai keturunan?" Lucian bertanya.


"Apakah kamu masih mengingat Medan perang Primordial yang menghancurkan 25 Planet ukuran besar?" Baxia bertanya.


"Perang yang sangat menakutkan. Hanya 5% Saint Beast dan ras humanoid ranah Saint yang bisa selamat dalam perang itu." Lucian berkata.


"Aku menemukan fakta bahwa White, Brown dan Black pergi ke Planet Antares dan membawa ribuan telur Beast kurang dari 10 Beast yang berhasil menetas karena dibekukan oleh Ice Of Time oleh White. Salah satunya adalah Son Of Archion yang sekarang masih seekor Golden Lizard kecil, setelah menetas aku memerintahkan bawahanku untuk membawanya ke Benua Barat Zephyra." Baxia berkata.


"Dimana tempat kadal kecil itu?" Lucian bertanya.


"Kadal kecil itu berada di Hutan Emerald, dia mempunyai jenis kelamin betina. Sedangkan Son Of Chiron, aku tidak bisa menemukannya. Akan tetapi, Aruru mengatakan Chiron mempunyai seorang putra dari seekor Black Dragon tidak murni. Black yang mengetahuinya segera menyembunyikannya di Valley Of Death yang merupakan tempat mayat Chiron dan Archion berada." Baxia berkata.


"Cih. Bukankah berarti Archion adalah pemenang dalam pertarungan?" Lucian bertanya.


"Gold Dragon itu adalah pemenang dalam Primodial War." Baxia menjawab.


"Seandainya Kaira mengetahui bahwa dia mempunyai seorang putri dari Archion. Aku tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya." Lucian melebarkan matanya.


"Aku hanya mengatakan ini kepada Aruru, kamu, Blue dan 8 saudaraku. Aku tidak ingin Kaira mengetahuinya karena aku mengetahui tempramen Kaira." Baxia berkata.


"Baiklah, bolehkah aku mengirimkan beberapa orang lagi ke Planet Antares?" Lucian bertanya.


"Kamu boleh mengirimkan mereka, tetapi mereka tidak boleh membunuh dan mencampuri langsung urusan ras humanoid di Planet Antares. Apabila mereka berani membunuh dan mencampuri langsung urusan Planet Antares . Aku sendiri yang akan membunuh mereka semua." Baxia berkata.


"Baiklah, aku mengerti." Lucian menjawab, kemudian terbang kembali ke tubuhnya.


Seekor normal Slime tiba-tiba berada di kepala Baxia.


"Bachi, apakah kamu tidak mengatakan kepada Lucian tentang Uchi?" Aruru bertanya.


"Aruru, aku belum memastikan Urs adalah Archion."


...****************...


Ash dan semua orang berteleportasi ke Planet Antares, mereka melihat sebuah gunung yang sangat tinggi dengan kota megah yang berada di puncaknya.


"Nona!" Seorang ras Demon berambut hitam dan mata ungu terbang ke arah kelompok Ash.


"Verga, katakan kepada semua Organisasi Marcenary Dark Crows lupakan tentang para Mage dan kita mempunyai tugas yang sangat penting!" Ash berteriak.


Ash mengeluarkan botol berisi darah Rias, kemudian dia menggunakan Skill pencarian kepada darah itu. Darah itu berubah menjadi seekor kupu-kupu, kemudian terbang ke arah Kota Golden Snake.


Ash dan semua pengikutnya terkejut mengetahui hal itu, mereka mengira akan membutuhkan waktu selama 3 bulan sampai 2 tahun untuk menemukan Rias, tetapi Rias berada sangat dekat dengan tempat mereka.


"Verga, aktifkan Barrier dan jangan biarkan siapapun keluar dari Kota itu!" Rias berteriak.


"Sesuai perintahmu, Nona." Verga berlutut dan memerintahkan yang lainnya untuk segera mengaktifkan Barrier.


Lazarus melihat kupu-kupu darah terbang ke arah kelompok mereka, dia mengetahui Skill ini adalah Skill Bloody Butterfly yang pernah Lucius buat untuk mencari seseorang.


"Urs, apa yang terjadi?" Rias bertanya.


"Sial, Kekaisaran Eternal Night mengirim tim pencari untuk membawamu kembali dan mereka sudah menemukanmu." Lazarus berkata dengan segera membekukan kupu-kupu darah itu.


Rias, Louise, Roland dan Merlin terkejut.


"Serangan Skala besar!" Lazarus berteriak.


"Roseanne, segera evakuasi para penduduk ke tempat yang aman karena pertempuran akan terjadi!" Merlin berteriak.


"Tunggu, sudah 300 tahun tidak ada yang berani menyerang Magic Tower." Roseanne berkata.


"Mereka bukan berasal dari Planet Antares." Iris berkata.


Roseanne segera mengirimkan peringatan bahaya kepada semua orang, sedangkan semua Beast King dan Beast rank tinggi yang berada berwaspada.


"Baxia, bolehkah aku menggunakan Skill Past Live Strong Power dan menjadi Emperor Beast atau orang ranah Emperor atau diatasnya untuk sesaat?" Lazarus bertanya.


"Kamu bisa menggunakannya selama 2 Jam." Baxia berkata.


"Apa bayarannya?" Lazarus bertanya.


"Tertidur di tempat tidur selama 1 tahun, mungkin bisa lebih buruk karena kamu sudah menggunakan Skill itu saat melawan Klan Great Snake." Baxia menjawab.


"Aku menerimanya." Lazarus menjawab.


36 pilar cahaya terlihat di luar kota Golden Snake, kemudian pilar cahaya itu berubah menjadi sebuah Barrier yang sangat kuat seperti penjara.


Soldrake dan semua Beast King terbang ke atas langit dan berusaha menyerang Barrier itu menggunakan semua kekuatannya, tetapi Barrier itu tidak tergores sedikitpun oleh serangan gabungan mereka.


"Brontes coba menggali ke bawah tanah dan semua Beast element ruang bisakah kalian menggunakan Skill teleportasi?" Lazarus bertanya.


"Sesuai perintahmu, Tuan."


Brontes menggali ke bawah Barrier, tetapi dia menemukan Barrier itu juga berada di bawah tanah. Sedangkan semua Beast element ruang tidak bisa menggunakan Skill ruang milik mereka.


"Louise, Rias buka segel kalian karena di dalam Barrier kalian bisa menggunakan kekuatan asli kalian." Lazarus berkata.


"Baiklah." Rias dan Louise menjawab.


Seekor Beast rank tinggi dan 2 orang yang sangat kuat mendekat dengan cepat ke arah kelompok Lazarus.


Seekor King Beast Vermilion Bird dan seorang wanita High Elf berpenampilan seperti anak berusia 15 tahun. Membawa Magic Staff dan memakai jubah hijau mendekat ke arah kelompok Lazarus.


"Fern, Lena?" Rias bertanya.


Fern seorang High Elf yang mempunyai rambut perak dan mata hijau, dia adalah salah satu Eksekutif Organisasi Marcenary Dark Crows dan Lena adalah salah satu dari Beast kontraknya.


"Anu..." Fern membungkuk.


"...."


Semua orang terkejut melihat Fern yang mempunyai aura 2 kali lipat lebih kuat dari Reese terlihat sangat pemalu.


"Si-siapa pemimpin kota i-ini?" Fern bertanya.


Roseanne mempunyai tubuh gemetar orang yang berada di hadapannya berasal dari Planet Antares, meskipun tidak sekuat aura Calista. Namun orang ini bisa membunuh sua orang dengan mudah, bahkan Beast Vermilion Bird yang dia tunggangi dapat membunuh semua Beast rank tinggi pengikut Lazarus.


"Roseanne, aku akan ikut denganmu. Jika mereka ingin menghancurkan Kota Golden Snake, mereka akan langsung menghancurkannya dengan mudah tanpa bernegosiasi terlebih dahulu." Lazarus berkata.


Semua orang terkejut dengan keberanian Lazarus dan sebagian menganggap hal itu adalah sebuah kebodohan. Cathrine menggenggam erat tangan Lazarus dan menyuruhnya untuk diam di sini.


"Aku akan baik-baik saja." Lazarus menenangkan semua orang.


"Apa yang kalian inginkan?" Roseanne bertanya.


"Kami hanya ingin membawa Slaughter Queen Rias kembali. Ka-kami tidak akan menyerang dan membunuh orang-orang yang berada di sini, anggotaku sedang mengevakuasi semua penduduk Kota ini bisakah kamu membantu kami untuk mengevakuasi semua penduduk agar tidak menjadi korban dalam pertarungan kami." Fern berkata.


Roseanne melirik ke arah Lazarus, kemudian Lazarus mengangguk untuk mengevakuasi semua orang ke tempat yang aman.


Roseanne mengangguk. Dia kemudian memerintahkan semua pengikutnya untuk membantu evakuasi para penduduk Kota Golden Snake.


Fern mengendus aroma yang familiar.


Fern berlari ke arah Lazarus. "Aroma ini adalah aroma banyak herbal rank tinggi yang sangat langka. Tunggu aroma serbuk sari sembilan Elemental Tree, Yggdrasil Tree dan 3 Herbal Rank Void! Apakah semua orang yang tinggal di Planet tingkat rendah sangat kaya!" Fern berteriak.


Lazarus segera menutup mulut Fern. Sedangkan Siegfried dan yang lainnya menatap tajam ke arah Lazarus.


"Kyaaat!" Vermilion Bird Lena berteriak dan semua Beast yang berada di sana gemetar ketakutan.


"Nona, bisakah kamu tidak membocorkan rahasia seseorang?" Lazarus berbisik.


Fern mengangguk dan Lazarus segera melepaskan tangannya.


"Kamu pasti mempunyai kebun herbal dan bisakah aku membelinya darimu?" Lena bertanya.


Lazarus menciptakan meja dan kursi yang terbuat dari es, dia mengetahui Fern adalah konsumen potensial untuknya.


"Duduklah." Lazarus tersenyum.


"Kamu tidak bisa berbohong kepadaku, kamu tahu aku mempunyai satu mata Eye Of True untuk mendeteksi kebohongan?" Fern menatap tajam ke arah Lazarus.


"Baiklah, aku akan memberikan penawaran yang rendah untuk pelanggan pertamaku dari alam atas." Lazarus tersenyum.


"Urs." Rias berkata.


"Slaughter Queen Rias, tenang saja aku tidak ingin bertarung denganmu sendirian. Aku pasti akan mati mengenaskan jika bertarung denganmu sendirian. Setelah Pemimpin datang kita akan membawamu kembali ke Planet Auriga dengan paksa." Fern berkata.


Lazarus mengeluarkan Elemental Fire Tree Rank Mythical.


"Elemental Fire Tree!" Helene berteriak, dia bahkan belum pernah melihatnya di Planet Antares.


"30.000.000 Spirit Stone Kualitas tinggi, aku akan membelinya sekarang." Fern berkata.


"Apakah kamu berusaha menipuku?" Lazarus menatap tajam ke arah Fern.


"35.000.000 Spirit Stone Kualitas Tinggi adalah harga yang sangat mahal. Kamu bisa membeli seekor Legendary Beast remaja dengan uang itu." Fern menjawab.


"Kakek, bisakah kamu menilai harga dari Elemental Fire Tree?" Lazarus bertanya.


Merlin segera pergi ke arah Lazarus dan terkejut saat melihat Elemental Fire Tree Rank Mythical yang berada di hadapannya.


"Hohoho. Harga paling renda adalah 40.000.000, tetapi berdasarkan kelangkaan Elemental Fire Tree akan laku senilai 50.000.000 Spirit Stone kualitas Tinggi." Merlin tertawa.


"Kamu telah menipuku! Bahkan kamu menawar di bawah harga pasaran. Nona apakah kamu adalah seorang High Elf, aku mempunyai seorang Istri seorang High Elf yang sedang memasak di rumah untukku dan dia belum pernah membohongiku." Lazarus berkata.


"Berapa yang kamu inginkan?" Fern bertanya.


"50 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Lazarus. menjawab.


"45 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Fern menawar.


"Sepakat." Lazarus menggenggam tangan Fern.


"Tunggu, apakah kamu menjebakku?" Fern bertanya.


"Aku tidak menjebak mu, kamu yang menawar 45 Juta Spirit Stone kualitas tinggi dan aku setuju dengan penawaran mu." Lazarus menjawab.


Fern membungkuk dan mengeluarkan 45 Juta Spirit Stone kualitas tinggi.


"45 miliar koin emas," batin Iris.


"Iris, bisakah kamu mengambilnya." Lazarus berkata.


"Baiklah." Iris segera memasukkan semua Spirit Stone kualitas tinggi berwarna merah kedalam Artefak penyimpanan.


"Baiklah, sekarang adalah penjualan selanjutnya." Lazarus mengeluarkan Elemental Gold Tree Rank Legendary.


"Kakek berapa harganya di pasaran Planet Auriga?" Lazarus bertanya.


"7.000.000 Spirit Stone Kualitas tinggi dan di pelelangan akan lebih mahal." Merlin tersenyum.


Fern menggertakan giginya. "Aku hanya mempunyai 1 Juta Spirit Stone kualitas tinggi yang tersisa."


"Apakah kamu ingin menukarnya dengan barang yang mempunyai harga yang sama?" Lazarus bertanya.


"Aku tidak membawa banyak Spirit Stone seandainya aku kembali ke rumah. Aku bisa saja membeli semua barang berharga yang kamu miliki. Apakah aku bisa berhutang untuk semua barang yang kamu miliki?" Fern bertanya dengan wajah memelas.


Lazarus melihat ke arah tubuh Fern, tetapi Fern segera menutupi tubuhnya.


"Ecchi." Fern berkata.


"Aku hanya melihat barang berharga yang kamu bawa, aku tidak tertarik dengan tubuh seorang gadis kecil dan lihat ketiga wanita itu adalah istriku!" Lazarus berteriak.


"Aku tidak bisa menggadaikan Artefakku dan aku tidak membawa barang berharga apapun. Apabila aku mengetahui akan bertemu seorang penjual herbal berharga di sini, aku akan membawa banyak herbal, Spirit Stone dan barang berharga. Aku bahkan berusia lebih tua dari Kakekmu, kamu tidak boleh memanggilku gadis kecil!" Fern berteriak.


"Berapa usiamu?" Lazarus bertanya.


"Aku berusia 5.000 tahun." Fern menjawab.


"Kakekku sekarang berusia lebih dari 15.000 tahun." Lazarus berkata.


"..."


Seorang ras Demon terbang ke arah Fern yang sedang mengobrol dengan seorang manusia, dia adalah Verga ras Black Fire Demon dan seorang Demon ranah King.


"Fern, apa yang kamu lakukan?" Verga bertanya, kemudian dia berkeringat dingin saat melihat Rias berdiri tidak jauh dari tempat Fern duduk.


"Verga, apakah kamu mempunyai uang? Aku membutuhkan 7 juta Kristal Stone kualitas tinggi." Fern tersenyum.


"Golden Element Tree Rank Legendary. Aku sudah berada 3 tahun di Antares, tetapi aku belum pernah melihat pohon ini. Harganya berkisar 10 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Verga menjawab.


Lazarus menatap tajam ke arah Merlin


"Tuan, bukankah harga Elemental Fire Tree Rank Mythical adalah 45 Juta-50 Juta Spirit Stone dan harga Elemental Golden Tree Rank Legendary adalah 7 Juta Spirit Stone kualitas tinggi?" Merlin bertanya.


"Apakah kamu mempunyai Elemental Fire Tree Rank Mythical? Harganya adalah 45 Juta-50 Juta Spirit Stone kualitas tinggi saat di lelang tergantung dengan kelangkaan di pasaran. Akan tetapi 3 tahun lalu Elemental Golden Tree mengalami kenaikan karena sangat langka di pasaran harganya adalah 10-15 juta Spirit Stone kualitas tinggi untuk Rank Legendary dan 50-75 Juta Spirit Stone kualitas tinggi untuk Rank Mythical. Bahkan Elemental Golden Fruit, Elemental Thunder Fruit dan Elemental Thunder Fruit mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan." Fern menjawab.


"Verga tutup mulutmu. Seharusnya kamu mengatakan harganya kurang dari 7 Juta Spirit Stone Kualitas tinggi! Kamu membuatku rugi 3 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Fern menatap tajam ke arah Verga.


"Tuan, berapa harga yang kamu inginkan untuk Elemental Golden Tree Rank Legendary?" Verga bertanya.


"9 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Lazarus menaikan harganya.


"Aku hanya membawa 5 Spirit Stone kualitas tinggi dan 3 miliar koin emas. Aku akan menukarkan 1 Juta Spirit Stone sisanya dengan Inti Epik Beast." Verga tersenyum.


"Setuju." Lazarus mengulurkan tangannya.


Verga memberikan lencana Serikat Pedagang Dark Crows kepada Lazarus. "Saat di Planet Auriga jika kamu mempunyai barang berharga kamu harus mencari ku di Serikat Pedagang Black Eagle salah satu dari 4 Divisi Organisasi Dark Rose."


"Terima kasih Tuan, mari kita pergi ke barang selanjutnya." Lazarus mengeluarkan 3 buah Thunder Fruit Rank Mythical.


"Tunggu, apakah kamu menjarah banyak Element Tree dan Fruit Tree!" Fern menjawab.


"Aku hanya beruntung." Lazarus tersenyum.


"Untung saja aku sudah memberikan barang-barang itu untuk di simpan Ignis, Deviela, Asterion, Golden Fang, Iris dan Cathrine," batin Lazarus.


"1 Juta Spirit Stone kualitas tinggi untuk setiap buah dan aku akan menukarnya dengan 3 Inti Mythical Beast." Verga menawar.


"Aku setuju. Aku sekarang hanya mempunyai satu harta lagi dan kalian harus membayar dengan harga yang mahal. Jangan berpikir untuk membunuh dan mencuri semua herbalku karena aku mempunyai seseorang yang kuat di belakangku." Lazarus melirik ke arah Rias dan Louise.


"Baiklah, kami mengerti. Kami tidak ingin membuat masalah dengannya dan tugas kami adalah membawanya hidup-hidup." Fern berkata.


Lazarus mengeluarkan sebuah kotak kayu dan di dalamnya adalah sekuntum Herbal Eternal Blue Lily Rank Void.


"200 Juta Spirit Stone Kualitas tinggi, apakah kalian mempunyainya?" Lazarus tersenyum lebar.


"Eternal Blue Lily!" Semua orang terkejut.


"Tunggu, berarti Urs memiliki lebih dari selusin herbal Eternal Blue Lily Rank Void," batin Iris.


"Kita tidak boleh melepaskannya." Verga berkata menggunakan transmisi suara.


"Kita tidak mempunyai uang dan harus menunggu yang lainnya datang." Fern menjawab menggunakan transmisi suara.


"Urs, apabila Spirit Stone berguna bisakah kamu menjualnya kepadaku seharga 250 juta Spirit Stone kualitas tinggi?" Rias bertanya seraya mengeluarkan 250 juta Spirit Stone kualitas tinggi. Bagaimanapun herbal Rank Void sangat berharga.


"Slaughter Queen, kami datang lebih dulu dan bukankah kamu yang harus dilayani terlebih dahulu?" Fern menatap tajam ke arah Rias.


"Pembeli adalah Raja dan kalian adalah rakyat jelata yang tidak mempunyai uang. Apakah kalian sekarang mempunyai 200 Juta Spirit Stone?" Rias tersenyum halus.


"Tunggu sampai pemimpin kembali." Fern menjawab.


"Rias, aku akan menjualnya kepadamu." Lazarus berkata.


"Fufufu terima kasih." Rias menjawab.


"Seharusnya aku membawa lebih banyak Spirit Stone dan barang berharga. Sekarang aku hanya mempunyai 100 Juta Spirit Stone kualitas tinggi," batin Rias.


Lazarus mengeluarkan Nine Element Lotus Rank Void semua orang terkejut melihat hal itu, bahkan mata Merlin hampir keluar karena melihatnya.


"Kakek berapa harga pasarannya?" Lazarus bertanya.


"300 Juta Spirit Stone kualitas tinggi. Bahkan akan laku lebih mahal di pelelangan, semua orang ranah Sovereign dan Supreme pasti akan memperebutkannya." Merlin berkata.


"350 Juta Spirit Stone kualitas tinggi. Apakah kalian ingin membelinya?" Lazarus bertanya.


Sesaat kemudian Roseanne, Ash 4 Beast rank tinggi dan 14 orang kuat Organisasi Dark Crows menghampiri Lazarus dan yang lainnya.


"Fern dan Verga, apa yang kalian lakukan? Bukankah kita seharusnya menyelesaikan misi sekarang?" Seekor Mythical Beast Blue Dragon Irina bertanya.


"Nine Element Lotus Rank Void!" Ash segera terbang ke arah Lazarus.


"Pemimpin apakah kamu mempunyai 350 Juta Spirit Stone kualitas tinggi untuk membelinya?" Verga bertanya.


"Tuan, berapa yang kamu inginkan? Aku hanya membawa 200 Juta Spirit Stone kualitas tinggi." Ash melihat wajah Lazarus dan terdiam seketika.


"350 Juta Spirit Stone Kualitas tinggi dan kamu boleh menukar kekurangan uang dengan barang yang mempunyai harga yang sama." Lazarus tersenyum.


Dark Rose Queen Ash seperti bermimpi saat melihat wajah yang sangat familiar. Wajah Lazarus, bentuk mata dan hidungnya sangat mirip dengan Lucius.


"Nyonya, apakah kamu ingin membelinya?" Lazarus bertanya.


"Aku ingin membelinya. Apakah kalian mempunyai uang dan barang berharga untuk ditukar?" Ash bertanya kepada semua pengikutnya.


Semua pengikut Ash memberikan semua uang dan herbal berharga sehingga senilai 350 Juta Spirit Stone kualitas tinggi.


"Senang berbisnis denganmu." Lazarus tersenyum, kemudian berjalan ke arah semua orang.


"Semua yang tidak ingin terbawa orang pertempuran segera menyingkir dari tempat ini." Lazarus berkata seraya mengeluarkan Artefak Regalia Schyte.


Semua orang dan Beast rank tinggi pergi ke tempat yang aman. Hanya ada Lazarus, Rias, Louise, Roland, Reese, Daryan, Laurels, Sebastian, Roseanne, Kaisar Erland, Siegfried, Iris, Helene, Sebastian, Melys, Magna, Agni, Soldrake, Ignis, Galan, Agatha yang berada di sana. Sedangkan Iris dan semua Beast rank tinggi yang berada di sana pergi ke tempat yang aman.


"Galan, mereka bukanlah lawanmu." Fire King Leonidas berkata.


"Leonidas, aku sudah tahu. Namun aku masih penasaran saat bertarung dengan seseorang ranah Void dan diatasnya." Galan menjawab.


"Bukankah pertempuran ini bukan pertempuran sampai mati?" Lazarus bertanya.


"Tuan, kami hanya ingin membawa Rias kembali dan tidak ingin membuat masalah dengan kalian." Ash berkata.


"Kembalilah dan Rias tidak akan kembali ke Kekaisaran Eternal Night. Kalian sudah membuat kekacauan di Planet Antares dan jika Guardian Beast Planet Antares mengetahuinya. Kalian pasti akan mati." Lazarus berkata.


"Manusia, kamu sangat arogan. Apakah kumpulan tikus ranah Mythical bisa mengalahkan 4 orang ranah Void dan Void Beast, 3 orang ranah King dan 2 orang ranah Emperor." Seekor Void Beast Storm Dragon berisik ungu tua menggeram ke arah Lazarus.


"Past Live Strong Power kelahiran ke 7 aku meminjam kekuatanmu." batin Lazarus.


Energi mana element berkumpul di sekitar tubuh Lazarus, rambutnya berubah menjadi pirang, dua pasang tanduk berwarna putih tumbuh dari kepala Lazarus dan matanya berubah menjadi merah. 3 pasang sayap berwarna emas tumbuh di punggung Lazarus, dia menatap ke arah Ash dan yang lainnya.


"Bagaimana jika 2 orang ranah Emperor melawan kalian semua?" Lazarus bertanya.


Ash dan yang lainnya terkejut menyaksikan semua itu, mereka merasakan Lazarus adalah seorang ranah Legendary. Namun tiba-tiba Lazarus berubah menjadi seorang ranah Mythical.


"Tidak, dia hanya bisa dalam wujud itu karena menggunakan Skill Unique, dia hanya bertahan sebentar dalam wujud itu!" Fern berteriak.


Ash dan semua anggota Marcenary Dark Crows siap untuk bertarung, mereka mengetahui bahwa pertarungan akan berlangsung lama dan Barrier hanya bisa bertahan selama 3 jam.


"Frozen Prison Sword!" Lazarus menggunakan Skillnya. Sebuah Great Sword raksasa yang terbuat dari es tercipta di atas Kota Golden Snake, kemudian terlihat banyak rantai dengan ujung tombak yang keluar dari pedang itu. Rantai itu melesat dan berusaha mengejar semua anggota Organisasi Dark Crow.


Leonidas, Melida dan Apollo berusaha menghindari rantai itu, sedangkan Ash dan semua orang yang berada di atas ranah Mythical menghadang dan menghancurkan rantai itu, tetapi rantai es itu terus beregenerasi.


"Fire Sun Breath!" Vermilion Bird Lena menembakan api ke arah Pedang es itu, tetapi pedang es raksasa itu tetap baik-baik saja.


Leonidas terikat oleh rantai es itu dan merasakan tulangnya remuk, tetapi Verga segera menghancurkan rantai yang mengikat Leonidas.


"Terima kasih." Leonidas berkata.


"Berhati-hatilah." Verga berkata dan terbang ke arah Lazarus.


"Manusia!" Void Beast Storm Dragon berusaha menyerang ke arah Lazarus, tetapi dengan cepat Lazarus terbang ke arahnya dan menendang Storm Dragon itu sampai menciptakan retakan tanah yang sangat besar di tengah Kota Golden Snake. Sedangkan Storm Dragon itu pingsan tidak sadarkan diri karena organ dalamnya rusak.


"Tuan, apakah kamu berasal dari ras Celestial Demon?" Ash bertanya.


"Aku berasal dari Planet Antares dan bukankah pertempuran sudah dimulai!" Lazarus tersenyum lebar dan menyerang ke arah Ash.


"Baiklah, aku harus membawamu juga ke Planet Auriga bersama dengan Rias!" Ash berteriak.


"Mengapa kalian hanya diam! Pertempuran sudah dimulai dan kalian hanya akan terluka parah, jika kalian tidak ikut untuk bertarung!" Lazarus berteriak.


Sebastian dan yang lainnya menggunakan semua Skill mereka menyerang anggota Organisasi Dark Crows.