LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 399. Masalah Keluarga Garcia.



Fire Phoenix Hyacinth, Ice Phoenix Colden, Forest Phoenix Linwood, Golden Phoenix Krisan, Three-Legged Golden Crow Little Gold dan Celestial Blue Dragon Roc Blue Rose terbang mengantarkan kelompok Lazarus ke Kerajaan Pendragon.


"Raja Aland, sekelompok orang menaiki Beast burung tidak dikenal menuju kemari." Seorang penjaga berkata.


Aland memerintahkan penjaga untuk bersiap-siap bertarung. Mereka mengaktifkan Artefak pertahanan Ibukota, kemudian memasang panah raksasa, meriam raksasa berbentuk kepala seekor Dragon, dan pelontar batu.


Para pemanah menarik tari busurnya bersiap-siap untuk menerima perintah Aland untuk menyerang. 150 Pasukan penunggang Wyvern dan Griffin terlihat terbang keluar dari Ibukota Pendragon. 5000 pasukan keluar dari gerbang siap untuk bertempur habis-habisan.


Aland menggunakan sebuah Artefak berbentuk teropong untuk melihat siapa orang yang menaiki Beast terbang rank tinggi itu.


"Urs!" Aland berteriak.


"Duke Urs?" Semua penjaga menjadi lega mendengar nama Lazarus.


Kelompok Lazarus mendarat di depan pasukan Kerajaan Pendragon. Lazarus mengetahui sudah melakukan kesalahan karena tidak mengirimkan pesan kepada Aland sebelumnya yang membuat para penduduk Kerajaan Pendragon sangat takut tentang kemunculan kelompok Beast rank tinggi.


"Duke Urs!" Semua orang berlutut ke arah Lazarus.


"Bajingan, kamu membuat kami sangat takut karena kedatanganmu. Ignite dan Evanthe tidak ada di ibukota saat ini dan kami berpikir harus bertarung habis-habisan dengan Beast rank tinggi liar." Alden berkata.


"Hahaha. Maafkan aku karena membuat kalian khawatir." Lazarus tertawa.


Raja Alden memandu semua kelompok Lazarus ke Kastil Pendragon. Semua penduduk Ibukota Pendragon menyambut kedatangan kelompok Lazarus.


"Salam Urs, Siegfried, Kaisar Hector..." Aland memberi salam kepada semua orang, tetapi dia berhenti saat melihat seorang pria ras Demon yang sangat tampan berambut putih dan mata biru. Seumur hidupnya dia belum pernah melihat seorang ras Demon setampan Demon Emperor Laufey bahkan dia lebih tampan dari Lazarus, Sebastian dan Raja Kerajaan Arsen Caldwell Arsen.


"Aland, dia adalah Kakekku Kaisar Kekaisaran Eternal Frost Demon Emperor Laufey Eternal Frost." Lazarus berkata.


Aland dan Alden melebarkan matanya, di hadapan mereka adalah seseorang yang dituliskan dalam buku kuno. Seorang ras Demon penguasa Utara Benua Selatan Moonlight yang mempunyai kekuatan setara Demon Emperor Reese dan salah satu dari 5 Demon terkuat di Benua Selatan Moonlight.


Lazarus menceritakan apa yang terjadi di Pergunungan Helios, kemudian dia menceritakan tujuannya pergi ke Kerajaan Pendragon.


"Aland, aku akan membeli wilayah Zander." Lazarus berkata.


"Tunggu, aku akan memberikan wilayah kosong itu kepadamu kamu sudah melakukan banyak hal untuk Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Lion Heart. Semua Bangsawan juga akan setuju, apabila kamu menjadi penguasa tanah Zander yang baru." Aland berkata.


"Aland, aku mempunyai banyak Putra dan Putri aku tidak ingin mereka saling berperang untuk memperebutkan wilayah Regulus. Sebagai seorang ayah aku masih khawatir dan aku ingin memberi beberapa wilayah untuk mereka. Terutama untuk Putraku dari Diana Aidan Regulus.


"Aku mengerti saat ini wilayah Garcia sedang mengalami konflik tentang siapa yang akan menjadi penerus. Diana adalah salah satu calon penerus, meskipun sudah menikah denganmu dan salah satu dari 10 Nyonya Regulus. Putra pertama Oliver Garcia menghilang dan pewaris kosong. 4 orang putra Donovan saling memperebutkan kekuasaan Lucas Garcia, Magnus Garcia, William Garcia dan Gaius Garcia saling memperebutkan wilayah Garcia." Aland berkata.


"4 faksi Bangsawan yang mempunyai kekuatan sama kuat berada di belakang mereka, sehingga mereka harus menggunakan cara lain untuk menang. Memanfaatkan adik mereka Diana Garcia yang menikahi Grand Duke dari Utara. Siapapun yang mendapat dukungan mu, dia akan menjadi Duke Garcia selanjutnya. Wilayah Garcia adalah wilayah yang sangat luas, subur, makmur dan kaya, bahkan wine mereka terkenal di 4 Benua. Donovan pasti tidak ingin wilayah Garcia hancur di tangan 4 putranya dan faksi Bangsawan di belakang mereka yang ingin memanfaatkan Keluarga Bangsawan Garcia." Alden menambahkan.


"Duke Donovan, melihat Aidan adalah calon yang cocok untuk menjadi Duke Garcia selanjutnya. Aidan adalah calon yang cocok dan adalah putra paman Urs, dia pasti berpikir semua orang tidak akan berani melawannya saat Aidan menjadi Duke Garcia." Ratu Chloe yang baru saja tiba berkata.


"Sebagai seorang Ayah aku tidak ingin Putraku di manfaatkan oleh orang lain. Aku sudah menunjuk Alastair sebagai penguasa Regulus dan penerusku. Akan tetapi, bajingan itu merasakan dia belum layak menjadi seorang Grand Duke. Aku tidak khawatir kepada Putraku yang lain, tetapi aku sangat mengkhawatirkan Aidan." Lazarus berkata.


"Paman, Apakah itu tujuanmu untuk membeli wilayah Zander?" Chloe bertanya.


"Chloe, kamu adalah pewaris wilayah Zander. Aku akan membelinya kepadamu dan membayar hutang semua wilayah Zander ke Gold Bank." Lazarus memberikan sebuah surat kepada Chloe, surat itu berisi nilai uang untuk membeli wilayah Zander.


"Paman, uang ini sangat banyak." Chloe melebarkan matanya.


"Wilayah Regulus dan Blackton berkembang dengan pesat uang itu hanya hasil keuntungan 2 tahun dari wilayah Regulus. Aku rasa uang itu lebih dari cukup untuk membeli wilayah Zander dan membayar semua hutangnya." Lazarus berkata.


"Aku akan mengembalikan setengahnya karena aku bukanlah seseorang yang picik. Aku tidak ingin rumor menyebar selain aku menjual wilayah Zander kepadamu, aku juga menaikan harga sebanyak 2 kali lipat. Meskipun dulu wilayah Zander sangat subur dan di penuhi penduduk, tetapi sekarang wilayah Zander adalah wilayah kosong." Chloe berkata.


"Baiklah, aku menerimanya."


"Terima kasih." Chloe menjawab.


"Urs, apa yang akan kamu lakukan sekarang?" Iris bertanya, dia mengingat tentang 4 saudara Diana yang mengunjungi Diana 4 bulan lalu saat Lazarus tertidur, dia pasti mendengar apa yang di bicarakan oleh saudara Diana. Wajah Carissa, Deviela dan Cathrine ada di pikiran Iris saat menebak siapa yang memberikan informasi itu kepada Lazarus.


...****************...


*Kekaisaran Avalon.


Semua Bangsawan berkumpul di ruang pertemuan Kastil Kekaisaran Avalon, Kaisar Andre duduk di singgasana dan Kaisar Cyril duduk di sebelahnya.


"Donovan, apakah kamu sudah menentukan siapa yang akan menjadi pewaris wilayah Garcia?" Cyril tersenyum.


Donovan hanya terdiam sesaat, dia mengetahui ke empat anaknya tidak cocok untuk menjadi pewaris. Irene hanya menatap kosong ke arah Donovan, dia mengetahui siapapun yang di pilih oleh Donovan akan menyebabkan perang saudara.


Gerbang pertemuan dibuka dengan keras.


"Bajingan, siapa yang berani menganggu Pertemuan Kekaisaran Avalon!" Putra Ketiga Magnus Garcia berteriak.


"Kakak Ipar, apakah kamu ingin aku memotong lidahmu?" Lazarus bertanya dengan suara dingin.


Semua Bangsawan Kekaisaran Avalon mengenali suara itu. Sesaat kemudian kelompok Lazarus dan yang lainnya memasuki ruang pertemuan di pandu oleh 4 penjaga.


"Kaisar Hector, Pangeran Siegfried, Kaisar Altair, Raja Eric, Saint Iris..." Semua Bangsawan terkejut dengan kedatangan yang tiba-tiba. Ice Phoenix Colden dan yang lainnya masuk ke ruang pertemuan yang sangat luas.


"Kaisar Andre, maafkan aku karena menganggu pertemuan kalian." Lazarus membungkuk.


"Grand Duke Lazarus Regulus, kalian tidak menganggu pertemuan." Kaisar Andre tersenyum.


Para pelayan segera menyiapkan tempat duduk untuk kelompok Lazarus. Ruangan menjadi hening dan Donovan terkejut dengan kedatangan kelompok Lazarus.


"Urs, apakah kamu terlibat dalam kemunculan Baxia di Pergunungan Helios?" Cyril bertanya.


"Aku dan kelompokku pergi ke Pergunungan Helios untuk melakukan eksplorasi Dungeon Helios. Kami mendapatkan keuntungan yang sangat besar di sana dan sebagai tamu aku seharusnya memberikan sebuah hadiah." Lazarus mengeluarkan 2 Artefak busur Rank Legendary dan 5 kotak Elemental Fruit Rank Legendary, kemudian dia memberikannya kepada seorang pelayan.


Pelayan itu berjalan ke arah Kaisar Andre dan memberikan kedua Artefak busur dan 5 kotak yang berisi Elemental Fruit Rank Legendary.


"Grand Duke, terima kasih atas hadiahmu. Para pelayan sajikan makanan yang enak kepada tamu kita." Andre memerintahkan.


Para pelayan menjadikan makanan dan Wine terbaik untuk Kelompok Lazarus.


"Lanjutkan, aku hanya akan memperhatikan pertemuan kalian." Lazarus berkata.


Donovan melebarkan matanya. Dia mengira Lazarus sudah mengetahui bahwa dia akan menunjuk Aidan sebagai pewaris keluarga Garcia.


"Cucuku dari Diana Garcia, Ai—"


"Tunggu!"


Lazarus menghentikan perkataan Duke Donovan.


"Ayah Mertua, apakah kamu ingin menunjuk putraku Aidan Regulus untuk menjadi Duke Garcia? Diana sekarang bukanlah Diana Garcia, tetapi Diana Regulus karena sudah menikah denganku. Dia adalah istri sah ku dan dia sekarang tidak lagi mempunyai hak menjadi pewaris wilayah Garcia." Lazarus berkata.


"Alastair adalah pewaris wilayah Regulus dan Aidan bukanlah seorang pewaris, Aidan juga mempunyai hak untuk mewarisi keluarga Garcia daripada dia tidak dianggap di wilayah Regulus." Donovan menatap tajam ke arah Lazarus.


"Hahaha. Ayah Mertua, 4 putramu datang ke wilayah Regulus dan mengancam Diana agar mendukung mereka menjadi pewaris keluarga Garcia." Lazarus berkata.


Duke Donovan dan Irene menatap tajam ke arah 4 putranya, mereka mengetahui 6-5 bulan lalu para putranya pergi ke suatu tempat tanpa memberitahu mereka.


Lazarus berjalan ke arah Magnus, kemudian mencekik dan mengangkat lehernya ke udara. "Serigala licik, kamu mengancam Diana agar dia mendukung mu menjadi pewaris keluarga Garcia. Namun Istriku Diana tidak menurutinya, kemudian kamu mencekik Diana seperti ini. Apabila aku melihatnya langsung, aku bersumpah akan memenggal lehermu!"


"Hentikan." Cyril menggenggam tangan Lazarus.


Lazarus membanting Magnus dengan keras, terlihat Magnus mempunyai wajah biru karena kehabisan nafas.


Sesaat kemudian Raja Aland, Ratu Chloe dan Mantan Raja Alden memasuki ruang pertemuan setelah menyelesaikan administrasi wilayah Zander.


"Urs, aku sudah menyelesaikan administrasi wilayah Zander dan sekarang wilayah Zander adalah milikmu." Aland berkata.


"Apaaa!" Semua Bangsawan terkejut mendengar Lazarus menjadi Penguasa wilayah Zander. Meskipun wilayah Zander sudah hancur, tetapi wilayah itu sangat subur dan luas.


"Duke Donovan, Putraku Aiden dan yang lainnya bisa menentukan jalan hidupnya sendiri. Aku memberi wilayah Zander yang luas untuk mereka dan mereka bebas untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri termasuk menjadi seorang Bangsawan dengan wilayah yang luas. Kamu tahu wilayah Zander 2 kali lebih luas dari wilayah Garcia?" Lazarus bertanya.


"Tunggu, bagaimana dengan Gelombang Beast yang sering muncul dari Hutan King?" Seorang Bangsawan bertanya.


"Hahaha. Apakah kamu mengatakan tentang Gelombang Beast Hutan King?" Ice Phoenix Colden mengeluarkan auranya.


"Beast King!"


"Tuan Urs adalah Alpa Beast Hutan King. Para Beast di Hutan King tidak akan keluar dari Hutan King. Ignite dan Evanthe juga akan melindungi wilayah Zander." Ice Phoenix Colden bertanya.


"Raja Aland, wilayah Zander sangat luas dan Kerajaan Pendragon dulu adalah satu wilayah dengan Kekaisaran Avalon. Duke Urs, sudah diberikan wilayah Blackton dengan cuma-cuma sekarang apakah kita boleh memberikan wilayah Zander untuk Tuan Urs?" Viscount Rodriguez bertanya.


"Aku tidak setuju Duke Urs, menjadi penguasa wilayah Zander. Dia bukanlah Bangsawan Asli Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon." Baron White berkata.


"Hahaha. Bodoh, dimanapun banyak sekali serigala." Galan tertawa.


"Siapa kamu berani-beraninya menertawakan aku Baron White putra bungsu dari Duke Trembeline!" Baron White berteriak.


Duke Trembeline berjalan ke arah Baron White, kemudian memotong tangannya.


"Arggggghhh" Baron White berteriak kesakitan.


"Pendiri Kekaisaran Boreas, Galan Boreas. Maafkan kekasaran anakku." Duke Trembeline berkata.


"Trembeline sudah lama tidak bertemu dan kamu tetap keras seperti biasanya kepada keluargamu." Galan berkata.


"Pendiri Kekaisaran Boreas!" Semua orang berteriak.


...****************...


"Ayah mertua Donovan, aku mengetahui keberadaan Kakak Ipar Oliver." Lazarus berkata.


"Apakah kamu mengetahui keberadaannya?" Duke Donovan bertanya.


"Ruang bawah tanah Viscount Golden Valley, dia adalah orang yang mendukung William untuk menjadi pewaris dan dia ingin menjadikan William sebagai Duke Garcia. Pelayan yang selalu berada di samping William Riza adalah Assasins ranah Legendary, dia selalu mengikuti William di sampingnya. Apabila William menceritakan sesuatu kepada orang lain, Riza akan langsung membunuhnya." Lazarus tersenyum.


"Dia berbohong!" Viscount Golden Valley berteriak.


"Tidak, semua yang dikatakan oleh Urs benar. Aku sendiri yang menjebak saudara Oliver." William berkata dan disampingnya terlihat seorang pria berambut coklat dan mata hijau di adalah Riza.


"Riza bunuh William." Viscount Golden Valley berkata menggunakan transmisi suara.


Riza menatap ke arah William, kemudian melepaskan Artefak Chameleon Mask terlihat seorang pria berambut coklat dan mata hijau. Dia adalah Dyonisius.


"Hahaha. Tuan Urs, apakah tugasku sudah selesai dan Viscount Golden Valley, aku mempunyai hadiah untukmu." Dyonisius mengeluarkan tubuh dan kepala William yang di penuhi oleh banyak luka dan melemparkannya kepada Viscount Golden Valley.


"Aku telah di jebak oleh mereka!" Viscount Golden Valley berteriak.


Gerbang ruang pertemuan terbuka. Rion, Brant, Elise, Ignite, Count Brown Mountain dan beberapa Bangsawan Kekaisaran Pendragon membawa seorang pria berambut pirang pendek dan mata hijau, dia adalah Oliver Garcia.


"Oliver!" Irene dan Donovan berteriak.


"Tuan Urs, para bajingan ini adalah orang-orang Viscount Golden Valley yang ditempatkan di rumah Viscount Golden Valley." Elise berkata.


"Apakah kamu sudah menyelidiki siapa orang yang berada di belakang Viscount Golden Valley?" Lazarus bertanya.


"Sebuah organisasi kriminal yang bernama Night Eagle. Organisasi itu mempunyai 3 orang ranah Mythical, 30 orang ranah Legendary dan 10.000 anggota. Kami sudah mengirimkan semua pasukan Regulus dan 50.000 pasukan Regulus untuk menghancurkannya." Elise tersenyum.


"Baiklah, masalah ini telah selesai. Andre, apa hukuman untuk seorang pengkhianat?" Lazarus bertanya.


"Hukuman mati." Ander berkata.


Lazarus bangkit dari tempat duduknya, kemudian bergerak dengan cepat ke arah Viscount Golden Valley. Dia mengikat erat tubuh Viscount Golden Valley dengan benang yang sangat tajam.


"Grand Duke, Maafkan aku." Kata-kata terakhir Viscount Golden Valley.


Lazarus menarik benang tajam itu, sesaat kemudian semua bagian tubuh Viscount Golden Valley tercabik-cabik menjadi potongan daging dan darah.


"Viscount Golden Valley, keserakahan akan menghancurkan mu." Lazarus bergumam.


Semua Bangsawan Kekaisaran Avalon menatap Lazarus dengan ngeri, dia kemudian melangkah ke arah Magnus, Lucas, Maxim dan William. Akan tetapi, Lazarus hanya melewatinya dan melangkah menuju para pengkhianatan.


"Tuan Urs, ampuni kami!" Semua pengkhianat itu menangis tersedu-sedu, tetapi Lazarus segera mengeluarkan Regalia dan mencabik-cabik tubuh semua orang di hadapan semua orang. Dia membunuh banyak orang tanpa berkedip, bagian tubuh berserakan semua Bangsawan merasakan kengerian dari pembantaian.


"Maafkan aku karena sudah mengotori ruang pertemuan." Lazarus berkata.


Gerbang terbuka Grace segera memasuki ruang pertemuan setelah mendengar kedatangan Lazarus, tetapi yang dia lihat adalah pembantaian dan Lazarus yang berlumuran darah dengan tetapan kosong.


"Magnus, Lucas, William dan Gaius, duduklah bersama denganku." Lazarus bertanya.


4 pria itu duduk bersama, di sebuah meja yang di persiapkan. Lazarus menatap tajam ke arah mereka, kemudian mengeluarkan sebuah Artefak belati dan menancapkannya di tengah meja.


"Apabila kalian menindas Diana lagi, aku bersumpah akan membunuh kalian dengan cara yang lebih kejam dari ini. Aku akan memberikan kalian hidup yang lebih buruk dari kematian." Lazarus bertanya.


"Aku mengerti dan maafkan aku karena sudah mencekik leher Diana." Magnus berkata.


"Saudara Ipar, maafkan aku karena telah membuat saudari Diana berada dalam masalah yang telah aku perbuat." William berkata.


...****************...


"Andre aku akan kembali ke wilayah Regulus dan maafkan aku sudah menganggu pertemuan kalian." Lazarus berkata.


"Hahaha. Tenang saja, aku akan menyuruh pada pelayan untuk membersihkannya dan apakah kamu akan mengikuti kompetisi berburu di Kekaisaran Zephyra seminggu lagi?" Andre bertanya.


"Urs, aku melupakan tentang kompetensi berburu yang diadakan Kekaisaran Zephyra setiap 100 tahun untuk menghormati Dewi Perburuan Artemis seminggu lagi. Setiap Kerajaan dan Kekaisaran akan mengirimkan 7 perwakilan dan pemenang akan mendapatkan hadiah yang sangat besar." Siegfried berkata.


"Castor adalah pemenang kompetisi berburu 100 tahun yang lalu dan Alcander adalah juara kedua. Alcander mendapatkan Harpe Sword Rank Mythical saat memenangkan kompetisi berburu dan kelompoknya mendapatkan herbal dan barang berharga lainnya." Galan berkata.


"Altair, apakah kamu akan ikut dalam kompetisi berburu?" Lazarus bertanya.


"Aku akan ikut." Altair menjawab.