
Setelah bernegosiasi dengan kelompok Solon, mereka berpamitan dengan Solon dan memutuskan untuk melakukan perjalanan terpisah. Tidak lupa, Lazarus memberikan Raegal Earring untuk saling berhubungan dengan kelompok Solon dengan radius jarak 10 KM.
"Hahaha, artefak yang sangat berguna! Manusia, kamu ternyata lebih berguna dari apa yang aku kira!" Jino tertawa seraya menepuk pundak Lazarus. Lazarus hanya memaksakan senyumannya. Jino merupakan seseorang yang sangat cerdas dan kuat, tetapi Solon memberitahunya bahwa Jino mempunyai 3 kepribadian. Jino pemarah dan konyol, Jino Tenang dan Cerdas, dan Jino Pembantai, setiap kepribadian dapat menggunakan Skill element dan senjata yang berbeda.
Jino pemarah dan konyol adalah seorang Spearman dengan elemen api, Jino Tenang dan Cerdas adalah seorang Swordman dengan elemen air, dan Jino Pembantai adalah seorang Scythe Master dengan elemen petir. Lazarus mengetahui bahwa setiap orang yang hidup di Antares mempunyai Skill Unique miliknya masing-masing. Namun, Jino adalah kasus yang sangat langka.
"Hmmm... Urs, apakah kamu ingin membawa Mythical Beast Ancient Amethyst Winged Fire Lion itu bersamamu?" Hali bertanya seraya melirik Beast singa hitam bersayap ungu yang duduk di belakang Lazarus.
Tubuh Beast singa hitam bersurai dan bersayap ungu itu gemetar saat Hali, Solon, dan Jino melihatnya. Dia merasakan sabit Dewi Kematian Thanatos tepat berada 1 inci dari lehernya.
"Hahaha, aku melupakannya! Dia bukanlah kelompok kami, kalian sudah mengincarnya berbulan-bulan dan baru sekarang kesempatan kalian untuk membunuhnya. Kami tidak ingin ikut campur dengan urusan kalian dan kalian bebas melakukan apapun saat kami sudah pergi." Lazarus tertawa terbahak-bahak.
Lazarus dan kelompoknya melangkah pergi meninggalkan tempat itu, sesaat kemudian Auman singa terdengar memilukan. Beast singa itu sadar, dia yang diikuti dan diincar oleh kelompok Jino sampai ke tempat ini. Meskipun dia adalah seekor Mythical Beast, tetapi saat dia melawan 3 ranah Mythical, dia pasti akan mati dengan tragis.
"Manusia, berhenti!!" Beast singa itu memanggil kelompok Lazarus.
Kelompok Lazarus menoleh ke arahnya.
"Apa yang ingin kamu katakan?" Beast Fire Winged Lion bertanya.
"Senior, namaku Purple Wing!! Apakah kalian tega meninggalkan aku di sini bersama 3 monster itu? Beast Fire Winged Lion, Purple Eyed Black Horned Lion, Emerald Lion, kita adalah Beast dengan jenis yang sama! Apakah kalian tega meninggalkan aku dan dibunuh dengan kejam! Sebagai Beast rank tinggi dengan jenis yang sama kita harus saling membantu." Purple Wing berkata.
"Kyaaat, di alam liar sudah wajar Beast dan ras humanoid saling memangsa! Meskipun kalian mempunyai jenis yang sama, tetapi apabila Vulcano terluka parah. Kamu pasti akan menyerangnya dan mengambil inti Beast miliknya." Tempest berkata.
"Senior Elang, aku bukanlah Beast singa se picik itu! Aku belum pernah membunuh Beast rank tinggi lain dan aku akan berhutang budi, jika kalian menyelamatkan aku." Purple Wing duduk dengan wajah memelas.
"Urs, apa keputusanmu? Di sini kamu adalah Alpa dari kelompok ini dan apabila singa itu berkhianat, aku dan Tempest yang akan membunuhnya." Volcano bertanya.
"Solon, aku akan membawa Beast singa itu dan kalian pasti bisa memburu Beast rank tinggi lainnya. Bukankah Artefak Penyimpanan Skala besar yang aku berikan dapat menyimpan 5 mayat Beast ukuran besar?" Lazarus bertanya.
"Baiklah, kami akan melepaskan buruan kami. Akan tetapi, apabila dia lolos dari pengawasan kalian. Kami akan membunuh Beast itu." Hali menyeringai.
Kelompok Lazarus melanjutkan kembali perjalanan ke tempat Mythical Beast Ancient Mountain Turtle.
Setelah kelompok Lazarus pergi, Solon, Hali, dan Jino menghela nafas dalam-dalam, kemudian segera meminum Healing Potion Rank Epik yang diberikan oleh Lazarus.
"Monster." Jino berkata, kemudian tombak merahnya berubah warna menjadi biru.
"Hahaha, bajingan itu adalah monster sebenarnya! Dia menjinakkan 3 Mythical Beast liar yang arogan dan kejam seperti menjinakkan anak anjing. Solon, aku mengetahui bahwa kita bertarung dengan mereka dengan kondisi terluka. Kita hanya mempunyai kemungkinan kurang dari 20% untuk menang." Hali berkata seraya meminum Mana Potion.
"Urs sudah mengetahui kita sedang terluka parah! Apabila hanya seorang ranah Mythical, kita bisa menang, tetapi dengan adanya 3 ranah Mythical, Mythical dan beberapa ranah Legendary. Kita tidak mempunyai kesempatan untuk menang." Solon menjawab.
"Hahaha, Solon, kamu adalah pemimpin yang hebat! Apabila kamu tidak ada bersama kami, mungkin kami sudah mati berkali-kali." Jino tertawa.
"Lebih baik kita melanjutkan perjalanan dan kita harus segera keluar dari Hutan Terkutuk ini. Meskipun Lazarus sudah membunuh banyak Pasukan Kekaisaran Black Desert di masa lalu, tetapi itu saat perang. Aku tidak menyimpan dendam kepada Urs, tetapi aku kagum kepadanya." Solon tersenyum, kelompok mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke arah yang berbeda dengan Lazarus.
Semua orang melirik ke arah Lazarus. Mereka sangat kagum karena Lazarus dapat menyelesaikan masalah dengan 3 orang ranah Mythical tanpa pertarungan.
"Manusia, aku sangat berterima kasih karena kamu sudah menyelamatkanku." Mythical Beast Ancient Amethyst Winged Fire Lion Purple Wing berkata.
"Purple Wing, kita harus selalu berhati-hati dalam perjalanan ini, karena lebih banyak ras humanoid ranah Mythical yang berada di Hutan Cerulean. Mereka mempunyai tujuan yang berbeda-beda, tetapi mereka bisa saja bekerja sama untuk memburu Mythical Beast. Kalian pasti sudah merasakan aura dari Solon, Hali, dan Jino, meskipun mereka bertiga terluka. Namun, mereka dapat membunuh 1 Mythical Beast dengan mudah." Lazarus tersenyum di atas punggung Emerald seraya mengelus surai hijau Emerald.
"Tunggu dulu! Bukankah banyak ras humanoid ranah Legendary dan Mythical yang pergi ke kedalaman Hutan Cerulean? Apa tidak bahaya bagi sarang kita? Meskipun Black dan Red Eyes menjaga sarang kita, tetapi jika mereka diserang oleh beberapa ras humanoid ranah Legendary dan Mythical, mereka akan tewas!" teriak Ancient Black Lightning Dragon Eagle.
"Bajingan! Kita harus segera kembali ke sarang!" jawab Fire Winged Lion Vulcano.
"Tempest, kami akan membantu kalian! Mengapa tidak membentuk aliansi dan bekerja sama sampai konflik ini mereda?" tanya Lazarus.
Tempest, Vulcano, dan Purple Wing memandang Lazarus. Mereka melihat kuatnya kemampuan Lazarus seperti 4 Beast kuno yang kuat.
"Baiklah!"
Kelompok Lazarus naik ke punggung Linwood dan orang lain, dan terbang ke wilayah Vulcano dan Tempest di tebing-tebing Hutan Cerulean.
Seiring dengan berjalannya waktu, kelompok Lazarus tiba di wilayah lembah dengan tebing-tebing terjal wilayah Beast terbang. Lazarus menggunakan Skill Golden Viper Eye untuk melihat sekitarnya, kemudian melihat mayat seekor Mythical Beast Golden Roc yang sudah terpenggal.
Kelompok Lazarus mendarat di tebing yang ditunjukkan oleh Lazarus. Mereka melihat mayat seekor Beast Golden Roc dan 32 orang ras Demon dan Dark Beastman.
"Golden Wings! Bagaimana salah satu Beast penguasa Cerulean Valley bisa mati seperti ini!" seru Tempest.
Tempat ini disebut dengan Cerulean Valley, ketika banyak Beast terbang Rank tinggi tinggal di sana.
Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanannya ke sarang Vulcano yang merupakan wilayah terdekat dari wilayah Golden Wings.
"Purple Wings, apakah kamu ingin pulang karena ini bukan urusanmu?" ajak Lazarus.
"Urs, aku ingin membantu kalian. Lebih baik aku mati saat bertarung bersama kalian, daripada mati sendirian di sarangku," jawab Purple Wing.
Sesampai di sarang Vulcano, kelompok Lazarus merasa sedikit lega karena tidak melihat bekas pertempuran di sarang Vulcano. Namun, mereka mendengar auman Beast jenis kucing besar dari dalam goa.
Seekor Mythical Beast Ancient Fire Winged Lion betina keluar dari goa. Dia mempunyai bulu merah dan sayap merah yang dilapisi oleh api merah, tetapi tidak mempunyai surai yang lebat seperti Vulcano.
"Red Eyes!" panggil Vulcano.
Red Eyes ingin tahu mengapa banyak ras humanoid kuat memasuki Hutan Cerulean, yang tidak pernah terjadi selama ribuan tahun. Namun, setelah mendengar kisah dari Vulcano, ekspresi Red Eyes menjadi gelap.
"Mythical Beast Ancient Golden Roc, Golden Wings telah mati? Bagaimana Beast yang sangat kuat, arogan, dan kejam itu bisa mati sebelum kita membunuhnya!" teriak Red Eyes.
Kelompok Lazarus menjadi saksi dari pertempuran di mana teman-teman mereka sedang bertarung dengan pasukan Demon, Manusia, dan Beastman. Tempest ingin segera membantu istrinya, Ancient Black Lightning Dragon Eagle betina, dan mati-matian untuk menyerang Mythical Beast Ancient Three-legged Golden Crow.
"Purple, Vulcano tahan dia!" perintah Lazarus.
"Sesuai perintahmu, Urs," jawab Purple dan Vulcano, kemudian menahan Tempest yang ingin terbang ke medan pertempuran.
"Lepaskan aku! Black berada dalam bahaya, dan mengapa Jiang berada di sini? Wilayahnya berada di tengah Cerulean Valley!" Teriak Tempest, dan tubuhnya dilapisi oleh aliran petir berwarna hitam.
Red Sky menatap manusia di hadapannya dengan tatapan kosong. Vulcano dan Tempest adalah Beast yang tidak pernah menuruti perintah seseorang, bahkan perintah dari penguasa tertinggi Cerulean Valley. Namun, mereka menuruti Lazarus hanya dengan kata-kata sederhana.
Lazarus menggunakan Skill Viper Eyes, kemudian mengeluarkan Artefak teropong dari Cincin Draupnir.
"Jumlah pasukannya sekitar 3000 orang yang terdiri dari 5 Ranah Mythical, 12 Ranah Legendary, 50 Ranah Epik, dan sisanya adalah ranah Expert dan Grand Master. Mereka berasal dari kekuatan yang berbeda, yaitu Kekaisaran Silver Phoenix, Kerajaan Nebula, dan Kekaisaran Darkness Dragon," ujar Lazarus.
"Apa?! Bagaimana Kekaisaran terkuat kedua di Benua Barat dapat bekerja sama dengan 3 Kerajaan Benua Selatan?!" Seru Ludger.
"Aku mengira mereka mengincar Mythical Beast Three-legged Golden Crow itu karena luka yang didapatkan Beast itu sangat Fatal, dan Beast Three-Legged Golden Crow itu melarikan diri ke sarang Tempest," jawab Lazarus.
"Tunggu! Apakah Blue dan Tosca sudah mereka bunuh?" Tempest sedikit terkejut.
Blue adalah seekor Mythical Beast Blue Sky Eagle, dan Tosca adalah Green Dragon Eagle. Mereka adalah Beast yang menempati wilayah Cerulean Valley.
"Yaps. Kelihatannya 3 orang ranah Mythical di kelompok mereka terluka parah. Aku berpikir sekarang saatnya kita bertarung," tutur Lazarus yang mengeluarkan Raegal Sword dan merubahnya menjadi sebuah Katana berwarna hitam legam.
Magnolia, Ludger, Bedros, Icarus, Alastair, dan Hector mengeluarkan Artefak senjata mereka dan siap memasuki Medan pertempuran.
"Icarus, Alastair, apakah kalian takut? Bukankah pertarungan ini adalah pertarungan besar yang pertama kali kalian alami?" Tanya Lazarus.
"Hahaha. Ayah, bukankah kamu yang mengajari kami agar tidak takut kepada kematian? Kami tidak takut bertarung dengan mereka, berapa banyak dan beberapa kuat mereka," jawab Alastair.
"Baiklah, ingatlah kalian harus selalu berhati-hati dan jangan mengasihani musuh kalian di Medan perang."
"Sesuai perintahmu, Sir."
...****************...
Seorang wanita ras Oni berambut perak dengan sepasang tanduk berwarna merah dan mata merah. Ia memakai kimono yang longgar yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang indah dan menatap ke atas langit. Ia merasakan aura seorang pria yang kuat menuju ke arah mereka.
"Fufufu. Bajingan! Apakah kalian sudah memulihkan diri? Banyak tamu tidak diundang datang kemari!" Teriak Akira Nara, adik Demon Emperor Shiroyasha, ketika ia mengeluarkan sebuah Artefak pedang katana Odachi dengan panjang sepanjang 2 meter. Bilah Odachi itu memiliki panjang 80 Cm dari Raegal Sword yang berbentuk katana yang digunakan oleh Lazarus yang hanya 120 Cm.