
Kelompok Lazarus berpamitan kepada Heath, Adonis, Amara dan semua wanita ras Vampire. Mereka akan melanjutkan perjalanannya ke Magic Tower untuk menggunakan Altar Summoner Beast yang berada di Green Tower.
"Amara, apakah kamu tidak ingin mencium ku?" Lazarus bertanya.
Amara berlari ke arah Lazarus dan memeluk lembut tubuh Lazarus. Dia meneteskan air mata ke pipinya, seperti sebuah mimpi dia bisa bertemu dan hidup bersama kekasih masa kecilnya.
"Aku akan pergi ke Regulus 1 bulan lagi." Amara berkata.
"Aku akan menunggumu." Lazarus mengelus rambut emas Amara.
Master Heath membawa 10 Grand Demon Beast Giant Green Forest Eagle berukuran 6 meter di sampingnya seekor Grand Demon Beast Silver Donkey sedang mengunyah buah pepaya.
"Silver Donkey!" Lazarus berteriak dan berlari ke arah Master Heath.
Semua orang melebarkan matanya saat melihat Silver Donkey yang sangat langka. 21 Mage wilayah Regulus, Red Dragon Ignis dan kawanan Dragon terbang ke arah kelompok Lazarus.
9 ekor Beast Dragon itu sangat mencolok dan memancing perhatian semua orang. Murid dan pasukan Akademi Sirius segera berkumpul untuk melihat kawanan Dragon.
"Sudah 3000 tahun aku tidak melihat Silver Donkey." Silver Dragon Soldrake berkata.
"Hahaha. Aku hanya beruntung karena menemukan Hengroen saat perang Hutan Emerald." Heath tertawa seraya mengelus kepala Hengroen.
"Master Heath, apakah kamu akan menjualnya kepadaku?" Lazarus bertanya dengan mata berbinar.
"Aku tidak akan menjualnya dengan harga berapapun." Heath menolak dengan tegas.
"30 Miliar Koin emas dan 1 Kastil besar di Benua Selatan Moonlight seharga 20 Miliar Koin emas. Aku juga akan menukarnya dengan Artefak Archion Spear Rank Mythical untuk Silver Donkey ini." Lazarus berkata.
Semua orang menatap ke arah Lazarus. Iris segera memeluk tangan kanan Lazarus, dia tidak mengetahui mengapa Lazarus menawar keledai jelek itu dengan harga yang sangat tinggi.
"Apakah kamu serius?" Heath bertanya dengan tubuh gemetar.
"Aku serius." Lazarus menjawab.
Heath mulai ragu dan melirik ke arah Hengroen. Dia mengetahui bahwa Hengroen adalah Silver Donkey spesial yang sangat langka, tetapi dia tidak mengetahui mengapa Lazarus menukar 50 Miliar koin emas dan 1 Artefak Rank Mythical untuk membeli Hengroen.
"Lazarus, aku tidak ingin menjual Hengroen." Heath menolak tawaran Lazarus.
"Master Heath, Hengroen mempunyai garis darah Eight Winged Light Unicorn. Seekor Beast kuda yang bisa menjadi seekor Saint Beast di masa depan." Lazarus berkata.
"Eight Winged Light Unicorn!" Rias, Louise dan Roland berteriak.
"Eight Winged Light Unicorn adalah Beast keberuntungan dan salah satu dari 3 Saint Beast kuda. Mereka bisa terbang dengan sangat cepat dan memurnikan sebuah sungai yang terkontaminasi oleh racun hanya dengan sentuhan kakinya." Helene berkata.
"Apakah keledai itu mempunyai garis darah Saint Beast?" Rias bertanya dengan mata penuh keserakahan.
"Semua itu hanya spekulasi ku dan Master Heath jika kamu berubah pikiran atau mempunyai pertanyaan tentang Silver Dragon Hengroen kamu bisa menemui aku." Lazarus tersenyum.
"Baiklah." Heath menjawab.
Kelompok Lazarus menaiki punggung Red Dragon Ignis dan yang lainnya, sedangkan 21 calon murid Magic Tower menaiki punggung 10 Grand Demon Beast Giant Green Forest Eagle.
"Urs, tenang saja karena kawanan Giant Green Forest Eagle itu sudah jinak dan terlatih. Setelah sampai di Kota Golden Snake tempat Magic Tower, mereka bisa kembali sendiri ke Akademi Sirius." Lidya berkata.
Kelompok Lazarus berpamitan kepada Master Heath dan semua orang, kemudian mereka terbang ke Magic Tower.
Magic Tower adalah tanah suci semua Mage di Benua Barat Zephyra. Magic Tower berada di puncak gunung Golden Snake yang berada di tengah perbukitan, hutan dan tebing-tebing terjal.
Mereka membutuhkan waktu 1 bulan perjalanan dengan berjalan kaki, tetapi dengan menaiki Beast terbang mereka hanya membutuhkan waktu 5 jam perjalanan.
"Tuan Urs, apakah Magic Tower di bangun di puncak gunung?" Elena bertanya.
Lazarus mengangguk. "Magic Tower berada di Kota Golden Snake yang merupakan salah satu wilayah Kerajaan Golden Phoenix. Kota itu di bangun di puncak gunung Golden Snake dengan energi mana yang berlimpah. Semua orang yang pergi ke Magic Tower kebanyakan menggunakan jasa pemandu atau menyewa Beast terbang karena Gerbang Dimensi tidak bisa berteleportasi ke sana."
"Magic Tower adalah salah satu tempat wisata yang sangat indah." Iris tersenyum.
Kelompok Lazarus melihat banyak sekali orang yang menaiki Beast terbang menuju Magic Tower. Akan tetapi, mereka hanya menaiki Beast rank sedang seperti Giant Eagle, Griffin, Wyvern, Winged Tiger, Hippogriff, Darkness Crow dan yang lainnya.
"Ayah, aku merasa seperti orang kaya saat menaiki seekor Green Dragon." Alastair berkata seraya berdiri di atas punggung Green Dragon Andara bersama Cassandra.
Apabila di bumi Giant Eagle adalah mobil biasa, Griffin adalah Super Car, maka Dragon dan Beast rank tinggi lainnya adalah Hyper Car. Beast tunggangan seseorang menunjukkan status dan kekayaan seseorang.
"Master, 5 Beast rank tinggi terbang ke arah kita." Ren berkata.
Seorang wanita berambut perak panjang, mata emas dengan bekas luka di matanya, memakai gaun berwarna perak menaiki seekor Red Dragon jantan terbang ke arah kelompok Lazarus.
"Ignis, Asterion sudah lama tidak bertemu. Apakah kalian ingin pergi ke Magic Tower?" Red Dragon jantan muda itu bertanya.
"Ainar, sudah lama tidak bertemu dan apakah wanita yang berada di punggungmu adalah Mastermu Putri Belinda Silver Phoenix?" White Dragon Aneira bertanya.
Lazarus menatap ke arah Belinda, dia mengetahui saat perang Hutan Cerulean. Dia adalah salah satu orang yang memimpin pasukan Kekaisaran Silver Phoenix dan melemparkan tombak ke arahnya.
"Grand Duke Lazarus Regulus." Belinda bergumam seraya mengeluarkan aura haus darah yang pekat.
"Putri Belinda, aku tidak ingin bertarung denganmu. Aku hanya ingin pergi ke Green Tower untuk menggunakan Altar Summoner Beast, aku sudah bertemu dengan Cynthia, Victor dan Liana di Kota Sirius. Sekarang aku bertemu denganmu lagi di sini." Lazarus berkata.
"Apakah kamu membunuh saudara Islwyn?" Belinda bertanya.
"Pasukanku memang bertarung dengan Pangeran Islwyn dan pasukannya di Hutan Cerulean, tetapi aku bukanlah orang yang membunuh Islwyn. Meskipun kematian Islwyn masih ada hubungannya denganku." Lazarus menjawab.
"Baiklah, aku akan memercayai mu." Belinda menjawab,, kemudian terbang dengan cepat melewati kelompok Lazarus.
"Wanita yang sangat aneh." Lazarus bergumam.
Seorang pria tua berjubah hijau terbang, menaiki seekor Golden Roc bersama seorang wanita tua. Mereka adalah Pemimpin Green Tower Iefan dan Duchess Anya, orang tua dari Delia.
"Hohoho. Urs, sudah lama tidak bertemu." Tuan Iefan tertawa.
"Tuan Iefan, apakah Golden Roc itu adalah Beast kontrak barumu?" Lazarus bertanya.
"Golden Moon, adalah Beast kontrak baruku dan merupakan Putra dari Golden Sky. Aku menemukannya di wilayah Leonis." Iefan menjawab.
"Salam Tuan." Golden Moon berkata.
Mendengar nama Golden Sky Ignis dan Asterion menatap tajam ke arah Golden Moon. Mereka mengingat tentang Golden Sky yang merupakan Guardian Beast wilayah Leontios dahulu.
"Apakah kamu ingin membalas dendam Ayahmu?" Black Dragon Asterion bertanya.
"Asterion." Lazarus menatap tajam ke arah Asterion.
Asterion segera memalingkan wajahnya, dia mengetahui bahwa Golden Sky adalah salah satu Beast kuat yang dapat mematahkan tanduk Red Dragon Melys. Meskipun levelnya jauh di bawah Red Dragon Melys.
"Aku tidak ingin membalas dendam karena Ayahku mati dengan keinginannya sendiri. Dia bahkan menikmati pertarungannya dengan Red Dragon King Melys." Golden Moon tersenyum.
"Golden Sky bisa saja melarikan diri, tetapi dia tetap bertarung sampai mati. Meskipun Golden Sky adalah Beast yang berada di pihak yang salah, tetapi aku sangat menghormati Golden Sky." Red Dragon Ignis berkata.
Seekor Legendary Fire Phoenix terbang ke arah kelompok Lazarus.
"Sebastian, apakah kamu berhasil?" Lazarus tersenyum.
Sebastian melompat dari punggung Fire Phoenix Hyacinth dan mendarat di punggung Silver Dragon Soldrake.
"Urs, aku mendapatkan pesan darimu dan langsung pergi menuju ke sini." Sebastian tersenyum lebar.
"Aroma darah, apakah kamu membunuh seseorang sebelum datang ke sini. Nyaww?" Cathrine bertanya.
"Aku akan menceritakannya nanti." Sebastian tersenyum.
Sebuah kereta terbang berwarna emas ditarik oleh 3 Legendary Beast Fire Pegassus menghampiri kelompok Lazarus. Artefak Kereta terbang adalah Artefak Rank Legendary dan ditarik oleh 3 Fire Pegassus dewasa membuat kereta itu sangat indah.
"Urs, apakah kamu juga pergi ke Magic Tower?" Siegfried bertanya.
"Hahaha. Menantuku sudah lama tidak bertemu. Bagaimana kondisi Putriku Theresia dan Felicity?" Kaisar Erland Zephyra bertanya.
"Salam Kaisar Erland." Iris, Alastair, Cassandra, Deviela dan semua orang yang mempunyai kekuasaan di bawah Kaisar Erland memberikan salam.
"Mereka baik-baik saja." Lazarus tersenyum.
"Fufufu. Si kecil Helene, Iris dan Cathrine sudah lama tidak bertemu." Suara merdu seorang wanita terdengar dari dalam kereta.
"Permaisuri Azalea." Iris dan yang lainnya berkata.
"Ibu mertua?" Lazarus bergumam.
Permaisuri Azalea membuka jendela keretanya. Terlihat seorang wanita cantik bertubuh gemuk, mata hijau dan rambut berwarna emas cerah melihat ke arah Iris dan yang lainnya.
"120 Kg, tidak tapi 123 Kg," batin Merlin.
Lazarus melebarkan matanya saat melihat Permaisuri Azalea. Lazarus membayangkan bahwa Permaisuri Azalea adalah seorang wanita yang sangat cantik bertubuh kurus dan anggun. Namun Permaisuri Azalea sangat berbeda dengan apa yang dia bayangkan.
"Fufufu. Lazarus, saat aku masih berusia 30 tahun aku mempunyai penampilan seperti Theresia. Akan tetapi, saat aku berusia 31 tahun tiba-tiba berat badanku terus naik dan sekarang setelah sakit berat badanku turun menjadi 125 Kg." Permaisuri Azalea terkekeh.
"Azalea, kamu terlihat sangat kurus." Reese berkata.
"Salam, Master Reese sudah lama tidak bertemu." Permaisuri Azalea berkata.
"Reese, mengapa kamu mengatakan Ibu Mertua sangat kurus?" Lazarus bertanya.
"Awalnya berat badan Azalea 200 Kg karena dia sangat menyukai makanan dan minuman manis." Reese menjawab.
"Hahaha. Aku belum memberikan hadiah kepadamu karena telah mengobati Istriku Azalea." Kaisar Erland berkata.
Tubuh Lazarus gemetar, dia merasakan suatu perasaan bahaya yang mendekat ke arahnya.
"Nenek!" Lazarus berteriak.
Ibu Suri Agatha terbang ke arah Lazarus, kemudian memeluknya. "Cucuku, sudah lama tidak bertemu dan bagaimana dengan keadaan Carissa?"
"Agatha, bisakah kamu tidak meninggalkanku?" Galan yang menaiki Legendary Beast Ice Phoenix berkata.
"Fufufu. Galan lihatlah siapa yang aku temukan." Agatha tersenyum.
Galan melompat ke punggung Silver Dragon Soldrake. "Hahaha. Aku ingin pergi ke wilayah Regulus untuk melihatmu, tetapi sekarang aku bertemu denganmu di sini."
"Hahaha. Senang bertemu dengan kalian." Lazarus tertawa.
"Bagaimana kondisi Carissa?" Agatha bertanya.
"Hahaha. Freya, Carissa, Diana, Lilian, Theresia dan Felicity sedang hamil. Alyssa menjaga mereka dan mereka akan baik-baik saja di Kastil Regulus." Lazarus tertawa.
"..."
Semua orang terdiam mendengar jawaban Lazarus.
"Apakah Adikku hamil?" Siegfried bertanya.
"Bisakah kalian melupakan apa yang kalian dengar?" Lazarus tersenyum canggung.
"Hahaha. Aku sekarang akan mempunyai seorang cicit darimu." Galan tertawa.
"Fufufu. Aku ingin pergi ke wilayah Regulus untuk melihat Theresia dan Felicity." Permaisuri Azalea terkekeh.
"Tunggu, bukankah mereka adalah seorang ranah Legendary?" Kaisar Erland bertanya.
"Seorang ranah Legendary sulit untuk hamil." Siegfried berkata.
"Felicity adalah seorang ranah Mythical dan tidak mungkin hamil dengan mudah. Aku mengira harus menunggu selama 100 tahun." Kaisar Erland berkata.
Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka baru sadar bahwa seorang ranah Legendary dan Mythical sangat sulit untuk hamil seperti mendaki ke atas langit.
"Aku adalah pria yang diberkahi." Lazarus tersenyum canggung.
"Urs, apabila berita ini menyebar pasti kamu akan berada di dalam bahaya besar." Kaisar Aldric yang menaiki punggung Beast King Light Dragon Hogni berkata.
"Sejak kapan kamu berada di sana?" Kaisar Erland bertanya.
"Ayah Mertua, apa maksudmu Ayah Mertua sudah berada di sana sejak tadi." Lazarus menjawab.
"..."
Kelompok Lazarus sampai di Magic Tower. Terlihat sebuah kota megah dan indah yang berada di puncak gunung, terlihat 5 Tower berbeda warna yang berada di sana.
"Selamat datang di Magic Tower." Pemimpin Magic Tower Roseanne seorang wanita berambut merah muda menyambut kedatangan semua orang di pintu gerbang.
"Magic Tower, terlihat lebih indah dari saat aku masih menjadi pemimpin." Merlin tersenyum.
"Master." Roseanne tersenyum.
"Roseanne, bisakah aku menggunakan Altar Summoner Beast?" Lazarus bertanya.
"Urs, biaya menggunakan Altar Summoner Beast adalah 300 Juta Koin emas untuk sekali pemanggilan." Roseanne berkata.
"Bukankah biayanya 200 Juta Koin emas?" Lazarus bertanya.
"5.000 tahun yang lalu biayanya adalah 100 juta koin emas." Roseanne menjawab.
Lazarus menghitung semua sisa uangnya.
"Iris, bisakah aku meminjam 1 Miliar Koin emas?" Lazarus bertanya.
Iris memberikan satu Artefak penyimpanan berisi 1 miliar koin emas kepada Lazarus.
"2,1 Miliar koin emas. Aku akan menggunakan Altar Summoner Beast 7 kali." Lazarus memberikan 2,1 miliar koin emas kepada Roseanne.
"Baiklah, aku dan Iefan akan mengantarmu ke sana dan senang berbisnis denganmu. Semoga kamu mendapatkan 1 Beast rank tinggi." Roseanne tersenyum cerah.
"Hahaha. Urs, apakah kamu tidak mengetahui bahwa seseorang mendapatkan seekor belalang hijau di Altar Summoner Beast," batin Roseanne.
Roseanne dan Tuan Iefan bersama kelompok Lazarus pergi ke sebuah bangunan megah di samping Green Tower.
Terlihat sebuah lingkaran sihir Rune pemanggilan dengan 12 Kristal hijau bercahaya di sana. Summoner Altar Beast adalah Artefak rank Mythical yang bisa memanggil Beast dari suatu tempat, tetapi memerlukan energi yang sangat besar.
"Urs, kamu harus memegang mutiara biru yang berada di samping Altar Summoner." Roseanne berkata.
Lazarus memegang mutiara biru, kemudian 12 orang memasukan banyak Crystal mana element di 12 titik.
Lazarus mengalirkan mananya ke kristal biru sesaat, kemudian lingkaran sihir yang berada di altar Summoner Beast bercahaya. Seekor Beast Ice Locus berukuran 5 Cm tiba-tiba berada di tengah lingkaran sihir Altar Beast Summoner.
Semua orang melebarkan matanya saat melihat belalang es itu.
"Hahaha." Sebastian tertawa terbahak-bahak.
"Urs, kamu belum beruntung." Roseanne tersenyum cerah.
"Hahaha. Seekor belalang seharga 300 Juta Koin emas." Sebastian tertawa terbahak-bahak dan berguling-guling.
"Cih. Masih ada 6 kesempatan lagi dan Ren makan belalang itu." Lazarus berkata.
Lazarus mencoba 2 kali lagi dan mendapatkan 2 ekor Black Rat, yang merupakan Beast hama dan perusak perkebunan dan pertanian.
"Hahaha. Cucuku, apakah keberuntunganmu sudah habis?" Galan tertawa terbahak-bahak.
"900 Juta koin emas hanya untuk belalang dan tikus. Nyaww." Cathrine terkejut.
Belinda memasuki Altar Summoner Beast, kemudian membayar Roseanne 300 Juta Koin emas untuk menggunakan Altar Summoner Beast.
"Grand Duke Lazarus Regulus, bisakah aku menggunakannya satu kali?" Putri Belinda bertanya seraya tersenyum melihat Violet Mink Celestial yang sedang memakan 2 Black Rat.
"Baiklah." Lazarus tersenyum.
Belinda menggunakan Altar Summoner, kemudian seekor Golden Griffin muda berukuran panjang 6 meter berada di tengah Altar semua orang terkejut melihat Legendary Beast muda.
Belinda segera merantai Golden Griffin itu, kemudian membuat kontrak dengannya. Dia bersujud di hadapan semua orang dengan air mata yang terus mengalir dari pipinya.
"Akhirnya aku mendapatkan Legendary Beast setelah percobaan ke 50 kali!" Belinda berteriak.
Semua orang terkejut mendengar Belinda sudah mencoba sebanyak 50 kali. 15 Miliar koin emas bukanlah jumlah yang sedikit.
Lazarus memfokuskan semua mananya ke Mutiara Altar Summoner Beast, kemudian seekor Multi Colour Chicken tiba-tiba berada di tengah Altar Beast.
"Fufufu. Urs, apakah kamu lapar?" Iris tidak bisa menahan tawanya.
"Hahaha. Multi Colour Chicken yang sangat besar." Roland tertawa.
...****************...
Lazarus merasakan keberuntungannya kali ini menurun, dia tidak mengetahui apa yang terjadi dengan jari emasnya.
"Dewi Electra yang agung tolong kasihani aku dan aku akan membayar 1 Miliar Koin emas, Jika aku mendapatkan seekor Legendary Beast." Lazarus berdoa.
Lazarus mengalirkan mana lagi ke dalam Mutiara Altar Summoner. Seekor bayi White Dragon jantan berukuran 45 Cm dengan sisik putih menatap ke arah Lazarus.
"Jari emasku belum hilang!" Lazarus berteriak, kemudian membawa bayi White Dragon itu.
Silver Dragon Soldrake dan Aneira memasuki ruangan Summoner Beast Altar karena merasakan aura jenisnya.
"Bayi White Dragon." White Dragon Aneira berkata.
Silver Dragon Soldrake menatap ke arah bayi White Dragon itu.
"Theseus Draconia Atalla Altair White Dragon."
Bayi White Dragon itu memperkenalkan nama aslinya kepada semua orang.
"6 Suku Kata nama!" Rias berteriak.
"Hahaha. Theseus, nama yang bagus." Lazarus tertawa bangga seraya membusungkan dadanya.
"Grand Duke Lazarus Regulus, aku mempunyai total aset senilai 40 Miliar Koin emas bisakah kamu menjualnya kepadaku?" Belinda bertanya.
"Urs, aku akan memberikanmu 90 Miliar Koin emas cash dan jual bayi White Dragon itu kepadaku." Roseanne berkata.
"Urs, aku akan membelinya seharga 92 Miliar koin emas." Reese berkata.
Lazarus berjalan ke arah Galan, kemudian memberikan bayi Beast White Dragon itu.
"Cucuku, apa maksudmu?" Galan bertanya.
"Namanya Theseus, Kakek bisakah kamu merawatnya dengan baik?" Lazarus tersenyum.
Galan mengambil Theseus, kemudian memeluknya dengan erat. Dia kemudian memberikannya kepada Agatha dan mengangkat tubuh Lazarus dengan mudah.
"Hahaha. Cucuku, aku sangat menyayangimu." Galan berputar-putar dengan cepat.
"Kakek, berhenti aku ingin muntah." Lazarus berkata.
"Maafkan aku." Galan berkata dan menurunkan Lazarus.
Lazarus duduk, kemudian memuntahkan makan siangnya.
"Urs, apakah kamu baik-baik saja?" Iris bertanya.
"Aku baik-baik saja dan aku membutuhkan segelas air. Roseanne, maafkan aku karena mengotori lantai ruangan Altar Summoner Beast." Lazarus menjawab.
"Fufufu. Tenang saja." Roseanne tersenyum.
Lazarus mempunyai 2 kesempatan lagi untuk menggunakan Altar Summoner Beast. Dia memusatkan mananya dan sesaat kemudian lingkaran sihir Altar Summoner Beast bercahaya seekor Golden Winged Horned Tiger berada di tengah Altar. Beast harimau dengan bulu berwarna emas, sepasang sayap berwarna emas dan tanduk emas itu menatap ke arah Lazarus.
Mata Golden Fang dan Lazarus saling bertemu.
"Goldie?"
"Master?"
"..."
Terjadi keheningan di ruangan Summoner Beast Altar. Semua orang terkejut bahwa Beast yang terpanggil adalah Beast kontrak Lazarus sendiri.
"Master, aku sedang berada di Pergunungan Golden Tiger untuk mengunjungi Kakek dan Ibuku. Akan tetapi, saat aku beristirahat di sarang sebuah celah dimensi muncul di hadapanku dan aku memasukinya." Golden Fang berkata.
"Kucing, pergilah kemari kamu telah membuat Master kehilangan banyak uang!" Celestial berteriak.
"Maafkan aku." Golden Fang berlari ke arah Celestial.
"Apakah ini kesempatan terakhir?" Lazarus bertanya.
Semua orang mengangguk.
Lazarus memasukkan mananya ke dalam Mutiara berwarna biru dan seekor Demon Beast Purple Poison Skunk berada di tengah lingkaran sihir Altar Summoner Beast.
"Tutup hidung dan mulut kalian!" Merlin berteriak.
Beast sigung itu mengeluarkan asap beracun berbau sangat busuk dari kelenjar yang berada di dekat ekornya. Semua ruangan menjadi berbau busuk Iris dan semua orang segera berlari keluar dari ruangan Altar Summoner Beast.
"Sial." Lazarus bergumam.
"Urs, apakah kamu ingin melakukan Summoner Beast lagi?" Reese bertanya.
"Aku sudah kehabisan uang." Lazarus menjawab.
"Fufufu, kamu tidak usah mempedulikan tentang uang." Permaisuri Azalea tertawa.
"Apakah kamu melupakan aku adalah seorang wanita yang sangat kaya?" Reese bertanya.
"Hahaha. Apakah kamu melupakan Kakek dan Nenekmu berada di sini?" Galan tertawa.
"Baiklah, aku akan mencoba 3 kali lagi." Lazarus tersenyum.
...****************...
Lazarus mengalirkan mananya ke dalam Mutiara Altar Summoner Beast. Lingkaran sihir yang berada di Altar bercahaya dan seekor burung hantu berwarna hitam dengan lambang bulan biru di dahinya terlihat.
"Bayi Legendary Beast Black Moon Owl !" Merlin berteriak.
"Black Moon Owl adalah Beast yang mempunyai 3 otak dan 7 jantung. Mereka adalah ahli dalam sihir element kegelapan, racun dan api seperti ahli nujum. Mereka juga bisa meniru Skill sihir ras humanoid. Beast langka yang berkaitan erat dengan seorang Mage dan Partner terbaik untuk seorang Magician." Reese berkata.
"Aku akan membelinya seharga 110 Miliar dan semua aset ku yang berada di luar Magic Tower seharga 72 miliar. Apakah kamu ingin menjualnya kepadaku?" Roseanne bertanya.
"Tidak." Lazarus mengendong bayi Black Moon Owl itu, kemudian berjalan ke arah Merlin.
"Urs, apakah kamu memberikannya kepadaku?" Merlin bertanya.
"Aku sudah mengambil rumah dan ruang penelitian mu yang berada di Hutan King untuk dijadikan Markas utama Aliansi The North. Anggap saja ini sebagai bayaranku atas semua jasamu. Kelihatannya kamu lebih layak membuat kontrak dengan seekor burung hantu daripada aku karena aku bukanlah seorang Magician." Lazarus tersenyum.
"Hohoho. Aku terlalu tua untuk mendapatkan kata-kata manis seperti itu. Apabila aku menikah dan mempunyai seorang anak, aku ingin anakku sepertimu." Merlin tertawa dengan air mata haru mengucur dari matanya.
"Hahaha. Kamu masih sangat muda, apakah kamu tidak melihat Kakek dan Reese sudah berusia lebih dari 10,000 tahun? Bahkan Nenek..." Lazarus menghentikan perkataannya saat melihat Agatha tersenyum lembut seraya mengeluarkan aura haus darah.
"Seandainya aku bisa meminum Eliksir Stay Young Rank Void, aku akan kembali lagi muda." Merlin berkata.
"..."
"Cyril, aku berdoa semoga Kakek Merlin tidak mengamuk dan membakar mu menjadi abu," batin Lazarus.
Lazarus mencoba sekali lagi dan dia merasakan perasaan yang sangat dingin dan halus dari percobaan kali ini. Seekor Kadal hitam dengan Rune putih di kepalanya berukuran 30 Cm menatap ke arah Lazarus.
Lazarus merasakan dirinya sedang berhadapan dengan seekor Beast kuno yang sangat menakutkan saat melihat kadal itu.
Celestial segera membawa kadal itu, kemudian ingin memakannya.
"Celestial, jangan makan kadal itu!" Lazarus berteriak.
"Master Magical Beast Black Lizard sangat enak." Celestial berkata.
"Celes, Jika kamu memakan kadal itu, aku akan membatalkan kontrak denganmu. Aku tidak ingin bersama dengan seekor Beast yang sangat nakal." Lazarus menekankan.
"Baiklah." Celestial membawa kadal hitam dengan Rune putih di kepalanya itu kepada Lazarus.
"Urs, apakah ada yang spesial dari Beast kadal itu?" Deviela bertanya.
Lazarus membuat kontrak dengan Beast kadal itu karena kadal itu adalah kadal biasa, dia hanya menggunakan sedikit mana untuk membuat kontrak.
"Deviela, menurut instingku kadal ini sangat spesial." Lazarus tersenyum.
Semua orang membiarkan Lazarus membuat kontrak dengan Beast kadal karena dia sudah mempunyai banyak Beast rank tinggi. Bahkan Lazarus mengontrak seekor Metal Slime, jadi mereka tidak keberatan Lazarus mengontrak seekor Black Lizard.
"Aku akan memberimu nama Raegal seperti nama Black Dragon terkuat di Planet Antares." Lazarus tersenyum.
Raegal hanya menatap tajam ke arah Lazarus tanpa mengatakan apapun, tetapi dia mempunyai mata berbinar saat mencium aroma herbal elemen es.
"Apakah kamu lapar?" Lazarus mengeluarkan Ice Apple dari sakunya, kemudian Raegal memakannya dengan lahap.
"Lime." Lime melompat-lompat ingin melihat Junior barunya.
Lazarus tersenyum. "Lime, kamu harus menjaga Raegal dan katakan kepada Goldie dan yang lainnya agar tidak menganggu Raegal kecil."
"Limee!!"
Lazarus menyimpan Raegal di samping Lime. Meskipun Raegal seperti kadal biasa, tetapi Lazarus merasakan hal yang tidak asing sejak pertama kali melihat Raegal.
Lime mendekat ke arah Raegal, kemudian Raegal memandang Lime dengan tatapan yang tajam dan tenang. Lime merasakan jiwanya sangat ketakutan dan garis darahnya bergejolak, bahkan saat bertemu dengan Baxia dan Ibunya, dia belum pernah merasakan perasaan seperti ini.
Bayangan seekor Nine Element Black Dragon raksasa dengan gigi yang tajam berada di hadapan Lime.
"Limee!" Lime berubah menjadi bola berduri saat terkejut. Dia mengetahui kadal hitam kecil yang berada di depannya adalah keberadaan yang seharusnya tidak berada di dunia ini. Kadal itu berjalan ke arah Lime, kemudian menggosokkan kepalanya dengan lembut.
"Garaa?" Raegal bertanya.
"Lime." Lime menjawab.
"Gara-gara." Raegal berkata.
Lime bernafas dengan lega bahwa kadal itu tidak mempunyai maksud jahat kepada dirinya dan Lazarus. Kadal hitam itu mengatakan akan menjadi pengikut Lime.
Celestial melompat ke arah Lime dan Raegal, kemudian memberikan banyak herbal element es kepada Raegal.
"Maafkan aku karena ingin memakan mu."
Kadal hitam itu melompat ke tumpukan herbal dan memakan banyak herbal element es dengan senang.
Lime, Raegal, Ren dan Celestial pergi ke tempat Ignis dan yang lainnya.
"Ignis, Black Lizard ini bernama Raegal Beast kontrak baru Master." Celestial berkata.
Ignis melihat ke arah Raegal. "Selamat datang di keluargaku."
"Garaa." Raegal mengangguk.
"Hahaha. Apakah kadal hitam itu adalah Beast kontrak baru Master?" Green Dragon Andara tertawa terbahak-bahak.
"Diamlah!" Golden Fang berteriak.
"Senior Asterion, kadal hitam jelek ini sangat lemah. Dia bahkan tidak bisa menghadapi seekor Magical Beast, dia seperti hidangan pencuci mulut yang sangat enak." Green Dragon Andara tertawa terbahak-bahak.
"Garaa." Raegal bersembunyi di balik tubuh Lime, Ren dan Celestial.
"Green Dragon itu menggali kuburannya sendiri." Fire Phoenix Hyacinth bergumam.
"Apakah kamu menghina Junior Raegal?" Celestial menatap tajam ke arah Andara.
"Mari kita potong sayap Green Dragon itu." Ren berkata, kemudian menembakan banyak jaring yang sangat lengket ke arah Green Dragon Andara.
"Tunggu, mengapa seekor kumbang badak bisa menggunakan Skill sekuat ini?" Green Dragon Andara bertanya seraya mencoba melepaskan diri dari benang lengket.
"Lime!" Lime berubah menjadi Metal Slime yang sangat besar, kemudian tubuhnya membentuk tubuh Lazarus yang terbuat dari besi yang mempunyai tinggi 15 meter, kemudian dia memukuli Green Dragon Andara dengan brutal.
"Senior Lime, maafkan aku!" Green Dragon Andara berteriak.
Raegal melihat Lime, Ren dan Celestial yang membelanya dengan mata berbinar.
"Lime, sudahlah kamu tidak boleh membuat keributan di sini." Red Dragon Ignis berkata.
Lime melepaskan Green Dragon Andara yang sudah terluka sedang.
"Lime." Lime berkata kepada Andara, kemudian pergi bersama Ren, Celestial dan Raegal.
"Apa yang senior Lime katakan?" Green Dragon Andara bertanya.
"Lime mengatakan, jika kamu menganggu Raegal lagi. Dia akan memotong burungmu sehingga kamu tidak akan mendapatkan betina." Black Dragon Asterion tersenyum lebar.
Green Dragon Andara segera berlari ke arah Lime dan yang lainnya untuk meminta maaf.
"Asterion, apakah kamu mengetahui apa yang dikatakan oleh Lime? Bahkan aku yang mempunyai Skill penerjemah bahasa Beast tidak mengetahui apa yang dikatakan Lime." White Dragon Aneira berkata.
"Hahaha. Aku hanya sedikit menggoda Andara." Black Dragon Asterion menjawab.
"..."
Lazarus menyentuh mutiara Altar Summoner Beast, sesaat kemudian lingkaran sihir bersinar kebiruan dan sebuah telur Beast berwarna hitam berada di tengah lingkaran sihir itu.
"Aku tidak mengetahui telur Beast jenis apa itu, tetapi aku akan merawatnya sampai menetas." Lazarus bergumam.