
Kawanan One-Horned Green Lion pergi ke arah Emerald dan kelompok Lazarus totalnya adalah 17 ekor. 3 ekor Beast One-Horned Green Lion jantan, 12 ekor Beast One-Horned Green Lion betina dan 5 ekor bayi One-Horned Green Lion yang terdiri dari 2 jantan dan 3 betina.
"Urs, mengapa Emerald bisa menjadi Alpa Beast One-Horned Green Lion itu? Seharusnya species Beast Green Lion mempunyai garis darah lebih rendah dari One-Horned Green Lion. Mereka, juga hanya dapat mencapai ranah Demon Beast, tetapi Emerald dapat menembus ranah Grand Demon Beast?" Alf bertanya.
"Emerald adalah Variant Green Lion. Aku rasa dia awalnya hidup sendirian dan menemukan kawanan kecil Beast One-Horned Green Lion, kemudian mengalahkan Alpa sebelumnya dan menjadi Alpa baru. Lynelle, apakah kamu ingin mengontrak banyak kawanan Beast One-Horned Green Lion? Karena aku hanya akan mengontrak Emerald." Lazarus bertanya.
"Slot Beast milikku sudah penuh dan aku hanya dapat mengontrak Beast element es. Aku rasa aku juga tidak dapat mengontrak Beast One-Horned Green Lion ini." Lynelle berkata.
"Nona Cordelia, Alf, Ren.. kalian boleh memilih Beast One-Horned Green Lion yang kalian suka." Lazarus berujar.
Cordelia, Ren dan Alf merasa malu untuk membuat kontrak dengan kawanan Beast One-Horned Green Lion terlebih dahulu karena mereka tidak berbuat apapun dalam perburuan.
"Tapi..."
"Nona Cordelia, apabila kamu tidak ingin membuat kontrak, maka aku akan meninggalkan kawanan Beast One-Horned Green Lion di sini." Lazarus berkata.
Cordelia, pergi ke arah Beast One-Horned Green Lion jantan yang paling besar, kemudian menyentuh kepalanya. Dia, berusaha membuat kontrak sesaat kemudian kontrak terbentuk.
"Aku, akan memberikan kamu nama Mufasa." Cordelia berkata.
"Tuan Urs, bisakah kamu memilihkan aku satu Beast One-Horned Lion untuk di kontrak?" Eleanor bertanya.
Lazarus menggunakan Skill Eye Of Divine Master ke arah kawanan Beast One-Horned Green Lion. Dia, kemudian melirik ke arah salah satu bayi One-Horned Green Lion jantan.
Jenis: Variant One-Horned Green Lion.
Rank: War Beast —> Epik Beast.
Lazarus membawa bayi Beast One-Horned Green Lion dari ibunya, kemudian memberikannya kepada Eleanor. Eleanor membuat kontrak dengan bayi Beast One-Horned Green Lion jantan. Kontrak pertama gagal.
"Apa yang terjadi! mana milikku terkuras dengan cepat! Berbeda saat membuat kontrak dengan snow!" Eleanor berseru.
"Beast Ice Lion saat dewasa dapat menembus ranah Grand Demon Beast. Mereka, adalah Beast yang setara dengan One-Horned Green Lion. Mengapa, Nona Eleanor tidak dapat mengontrak bayi Beast One-Horned Green Lion yang setara dengan Ice Lion, kecuali bayi Beast itu adalah Variant!" Cordelia berseru.
Mengontrak Beast rank Epik menggunakan energi mana yang lumayan banyak. Begitupun, saat Lazarus mengontrak Ignis pertama kali dia saat itu berada di ranah Master dan hampir semua energi mananya habis. Berbeda dengan Eleanor yang masih di ranah Elite.
"Eleanor, apakah kamu bisa bersabar dan menunggu sampai kamu menembus ranah Epik?" Charlotte berkata.
Apabila seseorang gagal mengontrak Beast kontrak 3 kali 1 Slot Beast kontrak Beast Master itu akan hancur. Meskipun Eleanor mempunyai 12 Slot Beast kontrak, tetapi setiap slot Beast bagi Beast Master sangat berharga.
"Tidak! Aku akan mencoba lagi! Aku pasti akan dapat mengontrak Little Green.."
Eleanor mencoba kembali mengontrak bayi Beast One-Horned Green Lion itu. Dia, menggunakan semua energi mana yang dia miliki. Kontrak akhirnya berhasil. Namun, Eleanor jatuh ke tanah karena kehabisan banyak mana. Lazarus segera memberikan mana Potion kepada Eleanor.
"Apakah aku berhasil?" Eleanor bertanya.
"Kamu berhasil." Lazarus menjawab.
Alf mengontrak 1 Beast One-Horned Green Lion jantan, 5 Beast One-Horned Green Lion betina dan 1 bayi One Horned Green Lion jantan. Sedangkan Ren mengontrak 1 Beast One-Horned Green Lion jantan, 4 ekor Beast One Horned Green Lion jantan, dan 3 bayi Beast One-Horned Green Lion yang tersisa.
Ternyata Alf dan Ren mempunyai 2 Job yaitu Job Archer dan Beast Master. Mereka, sudah mencapai ranah Expert.
"Terima kasih, tuan Urs." Cordelia, Alf dan Ren berterima kasih.
"Alf, Ren apakah kalian ingin mendirikan pusat pengembang biakkan dan perawatan Beast?" Lazarus bertanya.
"Iya... kami mempunyai cita-cita untuk membuat tempat pengembang biakkan dan perawatan Beast. Kami sangat bahagia karena sudah mengontrak Beast One-Horned Green Lion yang merupakan salah satu Beast penguasa Hutan Emerald." Ren dan Alf menjawab.
"Apakah, kalian akan melanjutkan perburuan?"
"Tuan Urs, kami akan melanjutkan perburuan karena Nona Cordelia masih harus mengontrak 3 ekor Beast." Ren dan Alf menjawab.
"Master, kelompok orang beserta Beast kontrak mereka mendekat ke arah kita." Asterion berkata menggunakan kontrak jiwa.
"Urs, banyak orang yang mendekat ke arah kita! Apakah aku harus membunuh mereka?" Sebastian tersenyum lebar.
"Tidak.. Aku rasa mereka tidak bertujuan untuk menyerang kita." Lazarus menjawab.
Di kejauhan terlihat banyak orang seraya menaiki berbagai jenis Beast mendekat ke arah kelompok Lazarus. Mereka adalah kelompok Beast Master yang sedang berburu dan mencari Beast kontrak di Hutan Emerald.
Para Beast Master itu berhenti saat melihat kelompok Lazarus beserta kawanan Beast kontrak Rank tinggi muda.
"Kyaaaattt.."
Seorang pria paruh baya berambut abu-abu turun dari punggung seekor Epik Beast Green Forest Griffin. Kelompok Lazarus pernah bertemu Beast Green Forest Griffin dan Beast Master itu saat berada di luar Hutan Emerald.
"Tuan dan Nona, kami datang ke sini bukan untuk berbuat jahat... apakah, Anda Tuan Urs? Tuan Iefan sudah menceritakan banyak hal tentang Anda. Perkenalkan namaku Frank... Aku menerima berita dari para petualang bahwa mereka di serang oleh seekor Beast dan kemari untuk memburu dan menangkap Beast itu." Frank melirik ke arah Fenris yang berada di samping Sirius. "Nona, apakah kamu baru membuat kontrak dengan Legendary Beast Ice Fenrir itu?"
"Aku sudah lima bulan menjadi Beast Kontrak Lynelle." Fenris menjawab.
"Kami mendapat 7 laporan dari para petualang. Pertama kelompok pedagang di serang oleh seekor Demon Beast Green Lion yang mempunyai ukuran dua kali lipat dari Demon Beast Green Lion biasa."
Semua orang menatap ke arah Emerald yang berada di samping Lazarus. Mereka sudah mengira bahwa Emerald adalah pelakunya karena tidak ada Demon Beast Green Lion Variant lain di Hutan Emerald selain Emerald.
"Akan tetapi, dari laporan itu tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, para pengawal terluka parah dan kehilangan 3 ekor Demon Beast Green Bull yang menarik kereta." Frank melanjutkan.
Semua orang menatap ke arah kawanan One-Horned Green Lion. Sudah musim bagi telur One-Horned Green Lion menetas. Emerald pasti memburu Beast yang menarik kereta untuk memberi makan para bayi Beast One-Horned Green Lion.
"Tuan Frank, aku baru mengontrak Beast ini. Aku akan mengganti semua kerugian yang dialami oleh para pedagang." Lazarus berkata.
"Urs, mengapa Emerald menjarah para pedagang? Bukankah habitat Grand Demon Beast One-Horned Green Lion dan Green Lion berada jauh di dalam hutan?" Iris bertanya.
"Hahaha. Alasan para Beast One-Horned Green Lion itu memburu Beast di Hutan bagian tengah dan luar cuman ada dua. Mereka kekurangan makanan atau mereka takut akan sesuatu. Kita harus menghapus alasan tentang kekurangan makanan karena banyak sekali Beast rank rendah bahkan di bagian luar Hutan dan alasannya cuman mereka takut akan sesuatu ." Sebastian tertawa.
"Aummmm..." Emerald mengaum ke arah Lazarus mencoba untuk menyampaikan sesuatu.
"Golden Fang, bisakah kamu menerjemahkannya." Lazarus berkata.
"Aumm.."
"Sarangku dan kelompokku awalnya berada di kedalaman hutan."
"Aummm.."
Emerald menunjuk ke arah Fenris.
"Beast Green Lion Variant ini sangat pintar!" Semua Beast Master berseru seraya menatap Lazarus dengan iri.
"Fenris... tidak! maksud Emerald... seekor Legendary Beast Ice Fenrir muda menyerang sarangku."
Emerald mencoba mencoba menirukan apa yang terjadi.
"Aku bertarung dengan Legendary Beast Ice Fenrir itu dan kalah, kemudian kelompokku membawaku ke arah tepi sungai. Akan tetapi di tepi sungai ada seekor Burung Besar Berwarna hitam yang bahkan lebih kuat dari Legendary Beast Ice Fenrir di sana aku kehilangan setengah kelompokku. Aku dan kelompokku pergi ke wilayah Pergunungan berbatu, tetapi di sana ada seekor Griffin berbulu Merah. Aku tahu dia sama kuatnya dengan burung hitam, kemudian kami melarikan diri ke arah goa besar.. Di sana kami di serang oleh dua ekor singa berbulu ungu.. Aku dapat mengalahkan satu ekor singa, tetapi tidak dapat mengalahkan satu ekornya lagi.. Aku dan kelompokku akhirnya meninggalkan goa besar itu." Emerald mengeluarkan ekspresi sedih.
"Bajingan! Kamu hanya melarikan diri! Padahal kamu sangat kuat.." Golden Fang mengumpat.
"Aummm.."
"Saat bertemu denganmu aku ingin melarikan diri bersama kelompokku. Akan tetapi, kami sudah terkepung jadi aku tidak bisa melarikan diri dan melawanmu mati-matian." Golden Fang menerjemahkan.
Seorang Beast Master menulis kisah Emerald.
"Aku dan kelompokku, kemudian pergi ke wilayah danau di tengah hutan. Kami bertemu dengan kelompok Beast lain yang wilayah teritorialnya di rebut. Seekor Epik Beast Normal Griffin yang aku temui di danau menceritakan bahwa dia adalah Beast kontrak seorang manusia. Tuannya di bunuh oleh seekor Ular putih berkepala tiga saat mencari manusia yang menghilang di kedalaman Hutan Emerald. Dan menyarankan aku untuk tidak membunuh manusia karena apabila aku membunuh manusia akan banyak manusia lain yang akan berusaha membunuhku."
"Ayah, sudah mati..." Seorang wanita berlutut ke tanah, kemudian menangis tersedu-sedu.
"Tuan Frank, apakah kamu mengenalnya?" Lazarus bertanya.
"Floyd, adalah saudaraku... Dia pergi ke kedalaman Hutan Emerald untuk menyelidiki penampakan Beast rank tinggi di Hutan Emerald." Frank berkata.
"Aummm..."
Emerald menunjuk ke arah Kyle, kemudian ke sisik Asterion.
"Malam hari aku dan kelompokku beristirahat.. Seekor macan tutul berbulu hitam, menyerang kawanan Beast yang sedang beristirahat. Aku, Griffin bersama kelompokku melarikan diri ke wilayah tengah hutan. Griffin terluka parah, aku dan kelompokku menyembunyikan Griffin yang terluka di goa tidak jauh dari sini... sebagai harapan kelompok aku berburu untuk Beast Griffin yang terluka dan menyuruh sisa kelompok untuk melindungi bayi Beast. Aku juga menemukan buah yang enak berbau wangi di kedalaman hutan, tetapi di jaga oleh burung besar berwarna hijau."
"Goldie, ulangi sekali lagi!" Iris berseru.
"Aku juga menemukan buah yang enak berbau wangi di kedalaman hutan, tetapi di jaga oleh burung besar berwarna..." Golden Fang menyadari sesuatu.
"Herbal Celestial Rainbow Fruit Rank Legendary! Herbal itu bisa menaikan 1 ranah Beast meskipun tidak berpengaruh apabila di makan oleh Legendary Beast dewasa.. Aromanya sangat harum bahkan dapat tercium sangat jauh." Iris berkata.
"Mengapa Beast rank tinggi burung berwarna hijau itu tidak memakannya?? Banyak sekali Beast berjenis burung berwarna hijau! Tunggu Legendary Beast jenis elang adalah Beast yang normal di temukan di belahan planet Antares." Lazarus memerintahkan Ren untuk mengeluarkan Beast kontrak Green Eaglenya.
"Aummm.."
"Beast burung itu lebih besar dari burung elang hijau itu dia mempunyai leher yang panjang dan ekor panjang menjuntai."
"Legendary Beast Forest Phoenix!" Semua orang berseru.
"Aku juga melihat seekor Rusa hijau, merah, biru, kuning... Tidak! Maksud Emerald dia melihat seekor rusa dengan bulu seperti pelangi di perjalanan. Akan tetapi, dia tidak peduli denganku, Griffin yang terluka dan kelompokku. Setelah aku melewati teritorial dari rusa itu aku sampai di wilayah seekor Burung yang tertutupi oleh api berwarna merah. Burung itu membiarkan aku dan kelompokku untuk menjadi pengikutnya dan membawa kami keluar dari Hutan Emerald. Namun, aku menolaknya! Burung itu membakar bokongku dan kami melarikan diri, kami juga bertemu seekor cerpelai berbulu ungu yang sangat pintar yang menunjukkan kami untuk pergi ke wilayah ini dan bertemu harimau berbulu putih. Akhirnya setelah berduel dan aku kalah. Aku dan kelompokku menjadi pengikut harimau putih itu."
"Fire Phoenix, Ancient White Tiger!"
Emerald dan kelompoknya memandu semua orang ke arah goa tempat Beast normal Griffin itu memulihkan diri.
"Kyaaat.."
"Troy! Kamu masih hidup!" Tuan Frank berkata seraya mengusap kepala Roy.
Di kaki Roy terikat sesuatu. Ternyata di kaki Troy terikat surat laporan tentang kedalaman Hutan Emerald.
"Katakan kepada semua orang yang berada di Hutan Emerald untuk keluar dari Hutan Emerald secepatnya! Sekarang Hutan Emerald menjadi zona bahaya Rank SS!"
"Sesuai perintahmu, tuan!" Semua Beast Master menjawab.
"Tuan Frank, apa isi surat itu?" Amarilis bertanya.
Tuan Frank, memberikan surat itu kepada Amarilis.
"Charlotte, temani aku pergi ke Istana Kerajaan Simfonia!" Amarilis berteriak, kemudian memberikan surat itu kepada Iris.
"Apabila dibiarkan Hutan Emerald, akan menjadi seperti Hutan King!" Iris berkata.
"Aku mengetahui bahwa seseorang sengaja menanam Herbal itu untuk memancing kehadiran Legendary Beast muda.. Akan tetapi aku sangat bahagia karena akan segera mengontrak banyak Beast rank tinggi muda yang berada di Hutan Emerald." Lazarus tersenyum halus.
"Hahaha. Urs, aku Sebastian akan membantumu! Sudah lama aku tidak melihat senyuman itu. Terakhir aku melihatnya saat kamu menantang pasukan Demon dan Dark Beastman." Sebastian tersenyum lebar.
"Sebastian, aku rasa hal ini tidak sesederhana itu. Meskipun Herbal Rainbow Fruit tidak berguna pada Legendary Beast, tetapi Legendary Beast dewasa di wilayah sekitar pasti dapat mencium baunya.. Apabila Legendary Beast dewasa itu kejam dia pasti akan memakan semua Legendary Beast muda untuk meningkatkan kekuatannya.. Kamu tahu selain berbatasan dengan Hutan King .. Emerald Forest juga berbatasan dengan Pergunungan Helios dan Hutan Wild Land.. apabila Beast kejam itu lebih dari satu.. . pergi ke hutan Emerald dan memicu Gelombang Beast.. Kerajaan Simfonia akan hancur! Amarilis sudah mengetahui itu semua dan melaporkannya kepada Ratu Alicia untuk segera mengevakuasi rakyatnya." Iris berkata.
"Urs, apakah kamu lupa tentang bagaimana menakutkannya Gelombang Beast seperti yang terjadi di wilayah Pendragon?" Carissa bertanya.
"Bajingan! Saint Iris dan Nona Carissa aku baru menyadarinya.. Apakah ini ulah para Demon? Atau seseorang yang mempunyai dendam dengan Kerajaan Simfonia?"
Cordelia tanpa sadar menggigit bibirnya.