
Regina, Iris, Altair dan Lazarus menceritakan semua yang terjadi. Agatha dan semua orang berusaha menilai masalah yang sangat rumit, bahkan Feng Yun dan Shui Yin yang diam saja mulai tertarik.
Semua wanita menatap ke arah Altair, dia adalah pria sampah sebenarnya. Dia adalah pengaruh buruk untuk Lazarus, mereka semua sadar bahwa Regina dan Iris hanya korban. Lazarus dan Altair adalah pelaku utama dalam masalah ini.
"Masalah yang sangat rumit." Feng Yun berkata.
"Mengapa kalian tidak menikah?" Mo Lei bertanya.
"Mo Lei tidak semudah itu. Kamu tahu Regina adalah Permaisuri Kekaisaran Red Dragon, dia adalah pemimpin sebuah Kekaisaran. Semua Bangsawan tidak akan mengizinkan mereka menikah, kecuali Lazarus mempunyai gelar yang sama." Reese berkata.
"Kalian membuatnya menjadi rumit, dia tinggal memberontak dan menjadi Kaisar Kekaisaran Lion Heart." Agathias berkata.
"Ayah, kamu tahu bahwa Lazarus adalah adik ipar Altair. Dia bisa saja memberontak kapanpun, tetapi dia tidak ingin memberontak. Lazarus bukanlah orang yang picik sepertimu dan rela membunuh keluarganya hanya demi kekuasaan." Deviela berkata.
"Aku tidak setuju, apabila kita menerima wanita lagi. Aku tidak ingin Lazarus menikah dengan tujuan politik dan bukankah dia bisa saja mengamuk dan memonopoli Lazarus sendiri?" Alyssa bertanya.
"..."
"Kakek Hugo, aku memerlukan kebijaksanaan mu." Lazarus berkata.
"Hohoho. Darren Grace Well bisakah kamu menceritakan apa yang terjadi?" Hugo bertanya.
"Aku memberitahu Regina, jika dia menjadi lebih kuat dan bisa mengalahkanku dalam pertarungan. Aku akan mengizinkannya untuk memilih jalannya sendiri, dia berlatih dengan keras sehingga bertambah kuat dengan cepat. Regina berhasil mengalahkanku dan memotong tanganku, dia ingin pergi ke Regulus dan mendengar bahwa Lazarus sudah mati. Regina mulai menutup diri untuk pelatihan dan Kekaisaran Red Dragon mulai sedikit menjauh dari masalah 4 Benua. Akhirnya Regina sudah menjadi orang terkuat dalam sejarah Kekaisaran Red Dragon, dia akhirnya menjadi seorang Permaisuri karena tidak mempunyai tujuan lagi." Darren Grace Well berkata.
"Darren Grace Well, kamu pantas mendapatkannya dan aku sendiri yang akan memotong tanganmu. Kamu ingin membunuh Cucuku, aku akan membunuhmu dengan kejam!" Galan berteriak.
"Apakah Lazarus adalah cucu Ice King Galan? Bukankah cucumu hanya Alcander dan Carissa?" Darren Grace Well bertanya.
"Lazarus adalah Putra dari Paman Arka. Pewaris Kekaisaran Boreas sebenarnya, tetapi dia menolak karena tidak ingin berebut kekuasaan dengan Alcander. Apakah kamu tahu wilayah Snow Flower milikku? Wilayah bekas pemerintahan White King Orion? Lazarus bisa memilikinya, tetapi dia menolak dan akhirnya mewariskannya kepada Putraku Atalla Regulus. Atalla akan menjadi seorang Duke Kekaisaran Boreas penguasa Snow Flower di masa depan." Carissa berkata seraya mencium Atalla.
"Apakah dia mempunyai banyak anak dalam 10 tahun ini? Apakah anak-anak yang mendukungnya adalah anaknya?" Regina bertanya.
"Aku mempunyai 15 anak, tetapi putraku Ragna Putra Freya kembaran dari Ainar meninggal saat dia lahir. Regina, apakah kamu mengetahui banyak hal yang terjadi setelah 10 tahun aku kembali ke wilayah Regulus?" Lazarus bertanya.
"Kamu tahu seorang ranah Legendary dan Mythical membutuhkan ratusan sampai ribuan tahun untuk melahirkan seorang putra. Semakin tinggi ranah mereka, semakin sulit mereka mempunyai seorang putra dan siapa gadis High Elf berambut emas cantik itu." Ariel berkata.
"Sayangku, Ariana kemari lah." Lazarus berkata.
Ariana berjalan ke arah Lazarus, kemudian duduk di pangkuan Lazarus.
"Salam untuk semua orang. Semoga Dewa Kehidupan Gail memberkahi kalian semua." Ariana membungkuk.
"Semua putramu sangat tampan dan putrimu sangat cantik." Mo Lei berkata.
"Hahaha. Mereka mewarisi ketampanan ku dan kecantikan semua istriku. Terima kasih atas pujianmu Kaisar Mo Lei." Lazarus menjawab.
"Heterochromia, seorang Elf dengan Heterochromia sangat langka dan mempunyai kuantitas mana 2 kali lebih besar dari Elf biasanya, sedangkan aku hanya mengetahui 3 High Elf yang mempunyai mata Heterochromia." Ariel berkata dengan mata berbinar.
"Siapa ibunya?" Regina bertanya.
"Alyssa adalah ibunya."
"Sangat cantik dan apakah kamu ingin aku menjadi Mastermu? Aku akan mengajari segalanya kepadamu." Ariel bertanya.
"Urs, lebih hebat dari kalian semua. Aku ingin menjadi murid dan Urs, dia juga sudah berjanji akan mengajari kami semua Skill hebat." Ariana menjawab.
Lazarus segera menutup mulut Ariana. "Ariel, dia masih sangat muda dan mereka harus mempelajari banyak hal. Bisakah kita simpan ini sampai mereka sudah menyelesaikan Upacara Kebangkitan?"
"Lazarus, angkat Magic Staffmu dan berduel Skill sihir denganku! Aku akan membuktikan tidak ada yang layak menjadi Master Ariana di Planet Antares ini, kecuali aku!" Ariel menantang Lazarus.
"Duduklah. Mari kita lanjutkan pembicaraan ini lain kali." Galan berkata.
"Aku mengerti." Ariel duduk, tetapi tetap menatap tajam ke arah Lazarus.
...****************...
Masalah akan di selesaikan 1 bulan lagi di Pengadilan Kekaisaran Suci. Namun kelompok Lazarus dan Regina menandatangani perjanjian jiwa agar mereka tidak saling bertarung di Kedalaman Hutan Artemis.
Lazarus mengendong Akari di pundaknya, kemudian Regina berjalan melewatinya.
"Apakah kamu memaafkan ku?" Lazarus bertanya.
"Pria sampah sepertimu pantas untuk mati puluhan kali!" Regina berteriak.
Alyssa ingin menjawab hinaan Regina, tetapi Iris segera menghentikannya. Dia tidak ingin memancing emosi Regina yang lumayan reda.
"Namun aku senang kamu baik-baik saja. Ingatlah kamu tidak boleh mati sebelum aku mengatakan kamu boleh mati." Regina melanjutkan.
"Aku tidak bisa berjanji kepadamu, tetapi aku akan bertahan hidup di Kompetisi Perburuan Artemis ini." Lazarus menjawab.
"Kamu harus berjanji kepadaku untuk tetap hidup!" Regina berteriak.
"Maafkan aku, tetapi aku tidak bisa berjanji untuk terus hidup karena masalah di masa depan akan semakin banyak. Suatu keberuntungan aku masih hidup sampai hari ini." Lazarus menjawab.
"Kamu tidak pernah berubah, kamu tidak bisa berjanji atas apa yang kamu tidak bisa tepati dan berhentilah meminta maaf, aku sudah memaafkan mu karena kamu sudah menepati janjimu untuk tetap hidup." Regina melambaikan tangannya, kemudian berjalan pergi meninggalkan Lazarus.
"Apakah kamu masih mengingat janjiku hari itu?" Lazarus bertanya.
"Diamlah, pria tercela, pria busuk.." Regina menghina Lazarus dengan berbagai sebutan, kemudian tersenyum dan menghilang di kerumunan orang.
"Lazarus, apakah kita akan bertemu kembali?"
"Regina, aku berjanji kepadamu bahwa kita akan bertemu kembali di masa depan."
"Fufufu. Apakah kamu berjanji?"
"Aku adalah seorang pria yang tidak pernah mengingkari janjiku." Lazarus menjawab.
...****************...
"Apakah masalah ini sudah selesai?" Theresia bertanya.
"Tidak, masalah ini belum selesai. Regina adalah seorang wanita yang berjuang untuk mencapai tujuannya, keyakinannya tidak tergoyahkan dan instingnya sangat tajam. Aku terkadang berpikir Regina bisa menebak seseorang dengan tepat. Namun Regina sudah berdamai denganku dan Iris dia tidak akan membalas dendam kepada keluarga Regulus." Lazarus tersenyum.
"Cih, dia mengetahui bahwa aku menggunakan obat kepadamu dan menggoda kamu dengan tubuhku." Akira berkata.
"..."
...****************...
Semua orang berkumpul di arena Coloseum, terlihat Duke Adrian Leandro dan Elenio Aslan duduk di kursi penonton. Begitupun dengan Ash, Serkan, Alika, Emil dan beberapa tokoh kuat di Planet Antares duduk di kursi penonton.
"Tuan, apakah aku boleh keluar sekarang?" Aiden bertanya.
"Aiden, kamu terlalu menarik perhatian dengan penampilan seperti Dewi Colour Dragon Tiamat, kamu bisa menimbulkan masalah yang besar. Aku akan mengeluarkan mu saat berada di dalam Hutan Artemis." Lazarus berkata.
Kyros naik ke podium. "Aku Pangeran Mahkota Kyros Albion menyatakan Kompetisi Berburu Artemis ke 300 sekarang di mulai!"
Semua perwakilan Kekaisaran, Kerajaan dan Kekuatan Besar di Planet Antares. 5 Gerbang terbuka, gerbang itu adalah gerbang menuju ke 5 gerbang yang menuju 5 wilayah luar bagian wilayah Artemis.
Lebih dari 1000 perwakilan dan 218 kelompok memasuki 5 gerbang itu.
"Urs, aku akan pergi lebih dulu." Sebastian berkata.
"Saudara Urs, aku akan memberikanmu sedikit inti Beast untuk bisa masuk ke 50 besar." Noa berkata dan masuk ke dalam gerbang bersama kelompok Kekaisaran Zephyra.
"Fufufu. Mari kita bertemu lagi di Hutan Artemis." Seorang wanita cantik berambut hitam panjang dan mata merah, dengan bekas luka di mata kanannya berkata.
Kelompok Lazarus menghela nafas panjang, sedangkan Alastair menggertakan giginya karena banyak orang yang menghina Perwakilan Kekaisaran Lion Heart yang tidak mengincar kemenangan.
"Kita harus mengingat tujuan awal kita dan mari kita tunggu semua orang pergi ke Hutan Artemis. Mengapa harus terburu-buru? Kompetisi akan berjalan selama 2 Minggu." Amelia berkata.
"Ludger, Ignis dan yang lainnya seperti ingin mengamuk di dalam ruang penyimpanan. Kebanggaan mereka sebagai Beast rank tinggi tidak terima dengan hinaan mereka." Lazarus berkata.
"Amor juga terlihat seperti itu." Helene tersenyum.
"Mengapa kita tidak mengincar juara 3 besar dengan kekuatan kita, mungkin kita bisa mendapatkan juara 30 besar!" Ethan menggertakan giginya.
"Urs, mengapa kita tidak mengincar juara 10 besar!" Edgard menggertakan giginya.
"Altair dan Lazarus mempunyai hal lain dan jangan terprovokasi dengan hinaan mereka. Altair, aku sudah memasang di tempat perjudian siapa yang akan menjadi juara 1-10. Kalian memberikanku 6 miliar koin emas, aku memasang setiap juara 600 juta emas. Apabila kita menang berturut-turut taruhan terakhir akan di kali 100 berarti kita akan mendapatkan 65,4miliar koin emas dan 6 miliar koin emas kita akan kembali. Apabila kita hanya bisa menebak 5 kemenangan terakhir akan dikalikan 10." Cleon berkata seraya memberikan bukti pembayaran kepada Altair dan Lazarus.
"Lazarus, aku dan Helene memercayai kamu. Meskipun kita kalah, hanya 3 miliar koin emas hanya uang yang sedikit untuk Kekaisaran Lion Heart saat ini." Altair tersenyum.
"Fufufu. Keuntungan wilayah Leonis selama 2 bulan bisa menutupi kerugian 3 miliar koin emas. Seperti perjanjian apabila kita menang dalam taruhan, kita akan membaginya menjadi 3." Helene berkata.
Alastair, Ethan, Edgard dan Ares melebarkan matanya, mereka tidak mengetahui bahwa Lazarus bertaruh dengan menebak kemenangan. Mereka mengetahui Lazarus adalah orang yang sangat licik dan dia juga ahli dalam berjudi.
"Hahaha. Herbal dan Material yang akan kita dapatkan bisa menutupi kerugian anggap saja kemenangan itu hanya bonus. Kita akan menjarah bagian luar dan tengah wilayah Artemis yang belum terjamah. Orang-orang bodoh itu lebih memilih memburu Beast dan ras humanoid. Mereka tidak memikirkan sumber daya besar dan langka di Hutan Artemis. Hadiah yang kita dapatkan akan lebih besar dari juara pertama Kompetisi Berburu Artemis." Lazarus tertawa.
Lazarus mengingat saat dia berbincang dengan Orion di ruang jiwa.
"Urs, aku ingat tentang Hutan Artemis. Hutan itu hanya terjamah 100 tahun sekali dan aku mengetahui tempat-tempat yang ditumbuhi herbal langka dan tempat keberadaan material langka. Awalnya aku ingin menyimpannya untuk diriku sendiri dan menunggu sampai herbal itu berada di dalam kompetisi puncak, tetapi takdir berkata lain aku mati terlebih dahulu." Orion berkata.
...****************...
Semua orang bingung mengapa kelompok Lazarus sangat tenang dan tidak masuk kedalam gerbang. Kelompok Lazarus seperti menunggu semua orang memasuki Hutan Artemis, hingga akhirnya semua kelompok sudah memasuki Hutan Artemis.
"Lazarus, mengapa kamu tidak masuk? Apakah kelompokmu mengundurkan diri?" Kyros bertanya.
Lazarus mengeluarkan semua Beast kontraknya, kecuali Aiden. Semua orang terkejut melihat Lazarus mengeluarkan semua Beast kontraknya, bahkan 12 Tetua Klan Great Beast terkejut melihat semua itu.
"Groooarrr!" Ignis mengaum diikuti oleh teriakan, raungan, Auman, desissan semua Beast miliknya.
"Mereka semua menghina dan memprovokasi ku, aku tidak ingin semua Beast ku mengamuk dan membunuh mereka sebelum memasuki Hutan Artemis." Lazarus berkata seraya mengelus kepala ular putih Winter.
"Bajingan, apakah kamu ingin berperang!" Kaisar Erland berteriak.
Semua orang terkejut, mereka tidak mengetahui seorang Beast Master membawa lebih dari 50 Beast kontrak rank tinggi untuk mengikuti kompetisi Berburu Artemis.
"Jinlong, Black Dragon, Red Dragon, Fire Phoenix..." Semua orang mengetahui bahwa masing-masing dari Beast kontrak itu sangat kuat.
"Aku mengerti pasti kamu memiliki tujuan jahat dengan memburu perwakilan dengan menunggu mereka di gerbang kembali! Kita harus mendiskualifikasinya sebelum korban jiwa bertambah banyak!" Kaisar Feng Yun berteriak.
"Feng Yun, meskipun aku Kakeknya. Aku setuju Cucuku harus di diskualifikasi dari kompetisi ini, terkadang cucuku sangat licik." Galan menjawab setelah melihat Lazarus selama ini, dia juga merasa ketakutan.
Reese, Agathias dan yang lainnya mengangguk.
"Apabila aku bertujuan untuk hal seperti itu, aku tidak mengeluarkan semua Beast kontrakku di sini!" Lazarus berjalan ke arah Patung Dewi Perburuan Artemis.
Semua orang terdiam, mereka mengetahui jika Lazarus mempunyai rencana seperti yang dikatakan oleh Kaisar Feng Yun Golden Sun, dia tidak akan mengeluarkan semua Beast kontraknya di Coloseum secara terang-terangan.
Lazarus menatap ke arah patung cahaya Dewi Perburuan Artemis berwarna hitam, patung ini awalnya Artefak yang dibuat oleh campuran Celestial Silver dan berwarna perak. Namun di masa lalu tercipta keracunan masal dan semua orang menggunakan patung itu untuk menetralisir racun sehingga patung yang awalnya berwarna perak menjadi hitam karena racun.
Lazarus mengeluarkan belati dan menyayat tangannya hingga darah mengucur dengan deras.
Semua orang terdiam melihat semua itu. Lazarus melemparkan darahnya ke patung Dewi Perburuan.
"Aku bersumpah dengan nama Dewi Perburuan yang menjadi saksiku. Aku dan kelompokku tidak akan membunuh orang, kecuali mereka yang mengincar dan menyerang kami terlebih dahulu!" Lazarus berteriak.
Semua orang gemetar ketakutan melihat semua itu, mereka mengetahui bahwa Lazarus sudah bersumpah jiwa. Bahkan seseorang yang paling jahat pun tidak berani untuk bersumpah jiwa di hadapan Dewa.
Rias, Emil, Qinlei, Lucia, Ash dan semua orang yang berada di Planet Auriga melebarkan matanya. Magnolia, Ver, Elisa, Lumina dan Iris tersenyum, sebagai seorang Saint mereka mengetahui Lazarus bersungguh-sungguh. Mereka ingin mendoakan kelompok Lazarus untuk menang, tetapi kelompok Lazarus tidak mengincar kemenangan.
"Paman, aku bukanlah orang picik sepertimu." Lazarus berkata.
Kaisar Feng Yun mengerutkan dahinya, dia merasakan harga dirinya sudah jatuh dan dipermalukan di hadapan banyak orang. Namun dia sekarang tidak berada di Benua Timur Golden Sun, tetapi Benua Barat Zephyra.
"Meskipun kamu picik, tetapi Agathias lebih picik berhati-hatilah dan gunakan Artefak pertahanan berlapis karena dia bisa saja mencuri di ruang harta Kekaisaran Golden Sun." Lazarus berkata
"Bajingan, kamu yang membuat masalah, tetapi kamu yang menyelesaikannya. Meskipun aku dan kamu musuh," batin Feng Yun.
"Hahaha. Aku mengerti."
Agathias hanya duduk dengan keringat dingin, dia tidak bisa menjawab Lazarus.
Altair pergi ke depan Lazarus yang berlutut, kemudian Alastair dan yang lainnya ikut berlutut sedangkan Ignis dan para Beast hanya membungkuk.
"Aku Kaisar Altair Lion Heart, bersumpah tidak akan membunuh seseorang, kecuali mereka menyerang dan mengincar kami terlebih dahulu!" Altair berkata.
Lazarus bangkit, kemudian Perwakilan Kekaisaran Lion Heart bersama banyak Beast kontrak mereka memasuki gerbang ke Hutan Artemis.
"Hahaha. Menarik, aku Mo Lei mengakuimu!"
"Urs, adalah seorang pria yang menarik." Shiroyasha tersenyum.
"Aku tidak mengetahui tujuan mereka mengikuti Kompetisi Berburu Artemis, tanpa mengincar kemenangan." Leonhart Zephyra berkata.
Semua orang membicarakan Lazarus, kemudian Iris memperhatikan sesuatu terjadi pada patung Dewi Artemis.
"Lihatlah patungnya!" Iris berteriak.
Semua orang menatap ke arah patung Dewi Perburuan Artemis yang bersinar, kemudian lapisan hitamnya menghilang digantikan oleh warna perak yang berkilau.
"Apa yang terjadi di sini!" Hugo berteriak.
"Apakah darah Lazarus yang membuat patungnya seperti ini?" Gavin bertanya.
"Berjaya untuk kota Artemis! Bukankah patung itu adalah Artefak? Semua orang sudah berkali-kali meneteskan darahnya. Namun tidak ada yang berhasil, hingga akhirnya Artefak itu menerima darah yang cocok!" Kyros berteriak.
"Apakah ini berarti para Dewa mendengar sumpah Lazarus?" Reese bertanya.
"Para dewa mendengar sumpahnya." Rias menjawab.
"Hahaha. Ini semua takdir dan bukan sebuah kebetulan semata!" Hugo tertawa.
Permaisuri Azalea bersama 3 penjaga berlari ke arah area Coloseum. "Sayang seseorang sudah menjarah ruang penyimpanan Harta Kekaisaran Zephyra!"
Semua orang bingung siapa yang bisa menjarah ruang penyimpanan Harta Kekaisaran Zephyra yang dijaga ketat.
Reese dan semua orang di podium menyipitkan matanya dan melihat ke arah Agathias. Lazarus mengatakan bahwa Agathias akan menjarah ruang penyimpanan Harta Kekaisaran Golden Sun.
"Agathias, kembalikan semua harta yang telah kamu curi." Reese berkata dengan dingin.
"Urs, bajingan aku akan menghajar mu, aku akan mematahkan semua tulang rusukmu dan mematahkan kakimu! Aku sudah menganggap mu sebagai putraku sendiri, tetapi kamu menjebakku!" batin Agathias.
"Baiklah." Agathias mengeluarkan banyak harta dari Artefak penyimpanannya.
"Hitung semua hartanya dan jika ada yang kurang. Aku akan membayar ganti rugi 3 kali lipat, kalian tahu pencurian sudah mendarah daging di ras Eternal Night Demon?" Reese bertanya.
"Hahaha. Tenang saja, kami akan memaafkannya karena Kaisar Agathias tidak mencuri banyak sekali harta." Kaisar Erland berkata.
"Sayang, Kaisar Agathias mencuri salah satu Eternal Blue Lily Rank Void yang diberikan oleh Urs!" Permaisuri Azalea berteriak.
Aura haus darah keluar dari tubuh Kaisar Erland, "Agathias, bajingan aku akan menghajar mu, aku akan mematahkan semua tulang rusukmu dan mematahkan kakimu!"
"Ayah aku akan membantumu." Kyros berkata.
"Urs, aku sudah menganggap mu Putraku sendiri, tetapi kamu mengkhianati ku!" Agathias berteriak.
Semua orang mencoba memisahkan Agathias dan yang lainnya. Sebuah kotak terlempar ke arah Laufey, kemudian Laufey dengan tenang ingin mengambilnya. Sebuah tangan menggenggam tangan Laufey.
"Fey, kamu tidak pernah berubah dan mari kita bagi 2 Eternal Blue Lily Rank Void ini, atau menjadikannya menjadi Eliksir atau Pil agar efeknya meningkat." Adonis berkata.
Laufey mengangguk. "Baiklah."
Sebuah tangan halus menggenggam kotak itu. "Putraku yang mencurinya, bukankah aku juga akan mendapatkan bagian?" Reese tersenyum halus.
"Baiklah, kita bagi 3 kebetulan aku mempunyai kenalan seorang Alchemist yang sangat hebat." Adonis menjawab.
Sebuah tangan wanita menggenggam kotak itu. Laufey, Adonis dan Reese melihat orang itu, seorang wanita cantik berambut hitam panjang dan Iris mata hitam. "Eternal Blue Lily ini bukan milik kalian, Reese, Laufey dan Adonis. Kalian tidak pernah berubah."
"Veron!"
Saint Ver mengambil kotak itu, kemudian memberikannya kepada Permaisuri Azalea. "Hentikan perkelahian sebelum seseorang terluka."
Azalea melihat isi kotak itu, kemudian menenangkan Erland dan Kyros.
...****************...
Kelompok Lazarus sampai di wilayah rawa.
"Haru, gunakan Skill Lucky Cat Rank SS."
"Baiklah." Haru menggunakan Skillnya dan setiap anggota kelompok Lazarus mendapatkan Statistik Luck (+1).
"Lime, perintahkan para Slime liar untuk memberitahu situasi Hutan Artemis. Fiona perintahkan semua Beast serangga untuk mengawasi keadaan wilayah sekitar. Hyacinth dan Beast burung awasi wilayah sekitar dari puncak pohon, apabila ada Beast liar yang mendekat kalian bisa memburunya. Albion, Golden Sun, Kai dan Winter menyelam ke sungai itu untuk mencari herbal dan material. Sedangkan sisanya awasi tempat ini, kalian harus mengusir ras humanoid yang mendekat dan memburu semua Beast liar, mencari herbal dan material di wilayah ini. Aku sudah memasang tanda jiwa sehingga para perwakilan akan mengetahui kalian adalah Beast kontrak. Apabila mereka tetap menyerang kalian, kalian harus memberitahu kami dan kalian boleh membunuh mereka untuk pertahanan diri."
"Ingatlah jangan pergi ke kedalaman Hutan dan Manarik perhatian. Ethan pergilah bersama Hyacinth untuk mengawasi Beast burung. Cleon pergilah bersama White Fang untuk mengawasi kelompok serigala, Amelia dan Helene pergilah bersama Ludger untuk mengawasi kelompok kucing besar. Alastair dan Ares kalian akan pergi bersama Ignis untuk mengawasi kelompok Beast Dragon. Helene gunakan Spirit King element angin, bumi dan kayu untuk mengawasi wilayah sekitar laporkan kepadaku dan Lazarus tentang sesuatu yang terjadi menggunakan Raegal Ring."
"Sesuai perintahmu." Semua orang menjawab.
Yang tersisa hanya Lazarus dan Altair. Lazarus kemudian mengeluarkan tikar dan Altair membantunya untuk memasangnya. Lazarus mengumpulkan kayu bakar, kemudian membuat api dan mengeluarkan banyak bahan untuk memasak.
Altair mengeluarkan 10 botol Wine, kemudian mengeluarkan rokok dia membakar ujung rokok itu, kemudian menghirupnya dan bersandar di sebuah pohon.
"Aku merasa hidup kembali." Altair berkata.
"Hahaha. Biarkan mereka yang melakukan tugas mereka dan kita hanya bersenang-senang kecuali keadaan darurat. Mereka membutuhkan banyak pengalaman bertahan hidup di alam liar." Lazarus tersenyum.
"Aku akan membantumu memasak." Altair berkata.
"Tenanglah aku akan memasak semuanya dan kamu boleh bersantai karena Kompetisi Berburu Artemis masih panjang. 13 hari lagi, aku kira keuntungan yang kita dapatkan akan sangat banyak." Lazarus berkata.
"Hahaha. Kamu benar." Altair berkata.