
Kelompok Lazarus sampai ke ujung lorong yang menghubungkan Kerajaan Terra dan labirin Red Dragon Ignatius.
"Manusia, Kerajaan Terra berada di balik batu besar." Ignatius mengangkat batu besar yang menjadi pintu masuk ke Kerajaan Terra.
"Sebastian, gunakan Skill Camouflage Rank A milikmu dan lapisi tubuh kami."
"Camouflage!"
Kelompok Lazarus tertutupi oleh sihir ilusi mereka menjadi tidak terlihat. Akan tetapi, Skill ini hanya bertahan selama 3 jam. Mereka harus menyelamatkan semua penduduk Kerajaan Terra dalam waktu 3 jam.
Kelompok Lazarus masuk ke sebuah lubang yang berada di belakang batu besar. Mereka melihat banyak bekas galian dan Artefak menggali yang terbengkalai di sana.
"Apakah ini tambang terbengkalai yang berada di wilayah Dvalin? Tunggu tempat ini berada di sebelah Barat Kerajaan Terra! Aku mengetahui jalan menuju Kerajaan Terra."
"Bang! Bang! Bang!"
Terdengar suara benturan logam di depan kelompok Lazarus. Mereka segera pergi ke asal suara di tambang itu mereka melihat lebih dari 700 orang penduduk Dwarf di serang oleh pasukan budak Demon, Beastman manusia dan Dark Beastman. Seorang Dwarf berambut abu dan Dwarf wanita berambut jingga bertarung dibarisan paling depan.
"Dvalin! Olga! Urs mereka adalah dua Elder Dwarf Dvalin dan Olga! Kita harus membantu mereka!" Elder Tyron berseru.
"Elder Vulcan, kamu harus menunggu sebentar lagi. Aku sedang menilai situasi. Iris berapa jumlah musuh yang berada di depan."
"Jumlahnya adalah 300 Ras Demon, Beastman dan Dark Beastman. 20 Ranah Epik , 100 ranah Expert dan sisanya ranah Grand Master, Master dan Elite." Iris menjawab.
"Iris, gunakan Skill Light Barrier untuk melindungi para Dwarf, aku akan menggunakan racun pelumpuh dan racun tidur untuk melumpuhkan pasukan itu. Sebastian racun ini sangat lambat bekerja untuk ranah Expert dan Epik. Pada saat itu kamu harus melumpuhkan mereka." Lazarus berkata.
"Sesuai perintahmu, Urs."
"Light Barrier!" Saint Iris menggunakan Skill penghalang cahaya untuk menutupi para Dwarf.
"Siapa yang menggangu pertarungan kita!" Seorang budak Ras Demon berteriak.
Lazarus segera melemparkan bom asap racun pelumpuh dan bom asap tidur. Meskipun, bom asap beracun ini tidak berguna untuk orang yang mempunyai ranah diatas Expert dan orang yang mempunyai Skill imun racun, tetapi bom asap beracun ini berpengaruh pada sebagian besar pasukan budak.
Satu persatu budak jatuh ke tanah dan pingsan, sampai akhirnya hanya 40 orang yang tersisa di sana.
"Sebastian sekarang! Akan tetapi, Jangan bunuh mereka!" Lazarus memerintahkan.
Sebastian menyerang ke arah para budak rank Epik dan budak yang tidak terpengaruh oleh bom asap racun dengan sangat cepat. Dia memukul tengkuk leher, dada dan wajah budak itu sampai budak yang tersisa jatuh pingsan ke tanah.
"Olga, Dvalin, apakah kalian baik-baik saja?" Elder Vulcan berlari ke arah Olga dan Dvalin.
"Vulcan, kami baik-baik saja! Akan tetapi, Elder yang lain telah ditangkap oleh Alberich, dan Naugrim." Dvalin menjawab.
"Apakah Naugrim juga terlibat dalam kudeta ini?" Elder Vulcan mempunyai merah.
"Bukan hanya Naugrim, tetapi Green dan Mountain juga terlibat dalam kudeta ini. Aku sudah memperingatkan Raja Thorin, tetapi dia tidak percaya kepadaku. Maafkan aku karena tidak bisa membantu banyak karena kami tidak memiliki Job pertarungan." Olga yang sedang disembuhkan oleh Saint Iris berkata.
"Elder Naugrim dan Elder Green adalah Elder Dwarf yang mempunyai Job Swordsman dan Spearman ranah Legendary. Mereka adalah 2 orang yang mempunyai kekuatan kedua dan ketiga setelahku. Urs, apakah kamu mempunyai rencana? Bukankah, kamu mempunyai seekor Epik Beast Violet Mink Variant? Mengapa kamu tidak membuat celah dimensi dan mengirimkan 30.000 pasukan Dwarf ke sini?" Elder Vulcan bertanya.
"Elder Vulcan, masih ada 65 orang Elder Dwarf yang berada di tangan Alberich!!! Raja Thorin juga masih berada di tangan Alberich. Celes, bahkan masih tertidur! Masih ada total 50,000 Penduduk Kerajaan Dwarf yang masih berada di Kerajaan Terra untuk saat ini kita harus menyelamatkan semua penduduk dan Elder Dwarf!" Lazarus berkata.
Elder Vulcan mempunyai wajah yang pucat. Dia baru menyadari masih ada 50,000 penduduk yang di sandera. Raja Thorin dan Elder yang lain masih berada di dalam genggaman Alberich.
"Goldinia, bisakah kamu memandu Elder Olga dan 700 penduduk Dwarf ini keluar dari Goa melalui labirin Red Dragon Ignatius?"
"Master, serahkan kepadaku!" Goldinia menjawab.
Seekor Legendary Beast Ancient Golden Fire Snake tiba-tiba muncul di samping Lazarus dan Elder Vulcan.
"Camouflage! Vulcan, apakah kamu membawa bantuan?" Dvalin bertanya.
"Hahaha. Mereka adalah orang yang dapat dipercaya tenang saja." Elder Vulcan tertawa.
"Vulcan, aku tidak ingin pergi dari sini! Alberich menjadikan para penduduk Dwarf sebagai budak tambang! Di 10 tambang aktif di Kerajaan Terra terdapat 5000 orang penduduk yang menjadi budak tambang karena menantang Alberich menjadi Raja! Di ibukota hanya ada Klan Green Stone dan Klan Purple stone yang sedang menikmati makanan enak dan menghitung uang. Aku sangat menyesal karena tidak dapat merawat adikku Alberich dengan baik." Olga berkata.
"Olga semua ini bukan kesalahanmu! Tenang kelompokku akan menyelamatkan semua penduduk Dwarf! Pantas saja pasukan Klan Green Stone dan Purple Stone tidak ikut dalam Perang Kerajaan Pendragon ternyata mereka telah bekerja sama dengan Alberich!" Elder Vulcan berkata.
"Master, di 10 tambang aktif itu aku, Goldinia dan Brontes telah membuat lubang yang menghubungkan tambang dan labirin Tuan Ignatius." Rex keluar dari Skill kamuflase milik Sebastian.
"Black, Gold, Brown, aku sudah mengatakan untuk tidak pergi ke Kerajaan Terra! Apakah kalian melanggar perintahku!" Ignatius keluar dari skill kamuflase milik Sebastian.
"Ig-Ignatius!" Dvalin berkata terbata-bata.
"Dwarf tenanglah! Aku sudah berdamai dengan kalian." Ignatius berkata.
Lazarus menyentuh dagunya untuk menyusun sebuah rencana. Menjadikan para penduduk yang menantangnya sebagai budak akan membantu Lazarus untuk mengevakuasi penduduk Dwarf.
"Fyuuu!"
Lime bersinar keperakan.
"Lime, apakah kamu menembus ranah Magical Beast!" Lazarus berteriak.
Nama: Lime.
Jenis: King Slime.
Rank: Magical Beast.
...
...
"Bagaimana mungkin kamu mendapat lebih dari 5 Skill baru dan Leader adalah Skill untuk memerintahkan Slime lain yang mempunyai ranah di bawah kamu." Lazarus bergumam.
Kelompok Metal Slime dan Slime normal pergi ke arah Lazarus seraya memandu Greisy, Calvin, Kalia, Liavin, Carissa dan Alyssa.
"Master!!" Celestial yang berada di bahu Alyssa melompat ke bahu Lazarus dan menggosokan wajahnya ke wajah Lazarus.
"Celes, mengapa kamu berada di sini?"
"Master, aku tidak bisa berteleportasi ke Kerajaan Terra karena mereka memasang Artefak anti Skill element ruang. Aku menghawatirkan kamu jadi aku pergi melewati Dungeon labirin bersama Alyssa dan yang lainnya. Kami takut sesuatu yang buruk terjadi kepadamu dan yang lainnya." Celestial menjawab.
"Urs, aku bersyukur kamu baik-baik saja. Dwarf mempunyai banyak Artefak jebakan yang bisa menjebak ranah Mythical aku takut kalian di jebak oleh Alberich." Alyssa berkata.
Lazarus menceritakan apa yang terjadi kepada Alyssa dan yang lainnya.
"10 tambang yang aktif berjarak sangat jauh. Aku berpikir seseorang harus mengulur waktu sedangkan yang lainnya menyelamatkan para penduduk. Agar kita dapat bertarung dengan leluasa." Lazarus berkata, kemudian melirik ke arah Ignatius, Evanthe dan Nine Head.
"Baiklah, kami mengerti!"
Gold Dragon Evanthe dan Nine Head Golden Lion Nine Head berubah ke bentuk aslinya, kemudian pergi ke ibukota Kerajaan Dwarf.
"Ignatius, mengamuk lah! Hancurkan setiap bangunan Kerajaan Dwarf!!!" Lazarus berteriak.
"Hahaha. Akhirnya aku akan membalas penghinaan di masa lalu." Red Dragon Ignatius tersenyum lebar.
"Sekarang kita harus fokus untuk menyelamatkan penduduk Dwarf di 10 tambang. Kita akan membagi kelompok menjadi 10. Bawa Beast Slime itu karena mereka mengetahui semua letak jalan masuk ke Dungeon labirin Ignatius dan mereka mengetahui semua jalur Dungeon Ignatius."
"Sesuai perintahmu, Sir!"
"Anak muda, bagaimana dengan kami?" Kelompok Dwarf yang dipimpin oleh Elder Dvalin bertanya.
"Saudara Dvalin, pimpin para Dwarf dan bawa semua budak yang tidak sadarkan diri ini bersama kalian dan keluar dari Dungeon ini. Para Slime akan memandu kalian untuk keluar."
"Raja Hector, Sebastian, Elder Vulcan, Saint Iris mari pergi bersamaku kita akan menyusup ke Istana Kerajaan Terra dan membebaskan Raja Thorin dan para Elder."
"Sesuai perintahmu, Sir!"
"Urs The North, siapa kamu?" batin Elder Olga dan Elder Dvalin, kemudian memasuki Dungeon labirin Ignatius di pandu oleh para Slime dan Goldinia.
...****************...
"Raja Alberich, Red Dragon Ignatius dan 2 ekor Legendary Beast menyerang Ibukota dan menghancurkan banyak bangunan."
"Bagaimana mungkin! Green Viper, Blue Tarantula, Deathly Mantis, Purple Orchid, Celestial Bee! Aku sudah membayar kalian dengan harga yang sangat mahal cepat bunuh Ignatius dan 2 Legendary Beast itu! Sebelum mereka menghancurkan Ibukota!" Alberich berteriak.
"Hahaha. Legendary Beast! Kita mendapatkan uang tambahan dari material tubuh Legendary Beast." Seorang pria berambut pirang dan mata biru tertawa dia mempunyai tato lebah di pipi kanannya.
"Celestial Bee, kita harus berhati-hati Instingku mengatakan bahwa kita berada di dalam bahaya." Green Viper menjawab.
"Mengapa Ignatius menyerang Kerajaan Terra sekarang? Apakah dia bersembunyi di suatu tempat di Kerajaan Terra dan menunggu untuk membalas dendam?" Naugrim berkata.
"Tenang saja kita masih mempunyai banyak budak, 9 orang ranah Legendary dan 1000 Earth Golem dan Metal Golem ranah Demon Beast dan Grand Demon Beast yang dibesarkan oleh Naugrim." Seorang Dwarf berambut dan janggut ungu berkata dia adalah Elder Mountain.
"Hahaha. Dewi Bumi Gaia telah menghukum kalian para Pengkhianat semoga kalian abadi di dalam Abyss!" Seorang Elder Dwarf muda berambut merah di dalam penjara tertawa.
"Swosh."
Tiba-tiba seorang Dwarf berambut hijau menusuk jantung Dwarf itu dengan sebuah tombak berwarna hijau tua.
"Avril!!!" Semua Elder Dwarf yang berada di dalam penjara berteriak. Seorang Elder Dwarf berambut dan janggut merah dengan 4 anting di telinganya memeluk mayat Elder Avril.
"Green, aku bersumpah atas Nama Dewi Bumi Gaia, akan membunuhmu! Vulcan tidak akan membiarkanmu hidup karena kamu telah membunuh keponakannya." Dwarf berambut merah itu mengeluarkan sumpah serapah seraya meneteskan air mata dan melirik Green dengan mata merah yang tajam.
"Hahaha. Vula, putramu Avril telah menghina sang Raja! Aku sebagai wakil sang Raja harus menghukumnya." Green tersenyum lebar.
"Green! Apakah kamu tahu membunuh Elder Dwarf muda adalah suatu hal yang dilarang sejak zaman kuno!" Raja Thorin berkata.
"Hahaha. Aku tidak peduli pada itu semua!" Green tertawa.
Naugrim yang berada di sana mempunyai wajah pucat. Dia tidak mengetahui bahwa Naugrim berani membunuh Avril yang merupakan salah satu Elder Dwarf. Sekarang 73 Elder Dwarf sudah menjadi 72 Elder Dwarf di seluruh Planet Antares.
"Pelayan perintahkan para budak, Fire Phoenix dan Ancient Darkness Eagle untuk menjaga Istana Kerajaan."
"Sesuai perintahmu, Raja Alberich." Pelayan itu pergi meninggalkan ruang singgasana.
"Naugrim, kamu harus tetap melaksanakan rencana yang telah kita buat! Kamu harus terus menyusup di dalam kelompok Alberich dan mencari kesempatan untuk melepaskan kita." Seorang Dwarf berambut abu berkata menggunakan telepati suara.
"Sesuai perintahmu, ayah." Naugrim menjawab.
Elder Dwarf: Mempunyai telinga yang lebih panjang dari Dwarf biasa usia mereka juga lebih panjang dari Dwarf biasa. Kekuatan, Sihir, Mana dan Skill membuat Artefak mereka lebih tinggi dari Dwarf normal.
High Elf: Mempunyai telinga yang lebih panjang dari Elf biasa. Mempunyai kapasitas mana lebih tinggi, ahli dalam menggunakan Skill sihir Support dan Magic element lainnya. Usia mereka lebih panjang dari Elf biasa.
Bisa dikatakan Elder Dwarf dan High Elf adalah Variant dari rasnya yang mempunyai genetik lebih kental dari Leluhur pertama mereka.