LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 400. Pengunduran Pernikahan Amara.



Kelompok Lazarus kembali ke kastil Regulus, mereka sangat kelelahan setelah kembali dari Eksplorasi Dungeon Helios dan Kekaisaran Avalon.


Bleddyn berlari ke arah kelompok Lazarus. "Grand Duke, semua orang sedang menunggu kalian di taman Kastil Regulus."


"Baiklah, kami akan segera pergi ke sana." Lazarus berkata seraya mencium aroma tubuhnya, dia tidak ingin semua orang tahu bahwa dia sudah membunuh banyak orang.


Kelompok Lazarus sampai di taman Kastil Regulus. Semua orang sudah menunggu mereka, Vali, Astrid, Kaisar Aldric, Magnolia, Curtis, Erland, Permaisuri Azalea, Raegal, Reese, Rias, Merlin, Roland, Rhodes, Agatha dan semua kenalan Lazarus juga penjaga Hector beserta yang lainnya.


"Urs." Gardenia memeluk Lazarus, dia sangat khawatir tentang Ayahnya.


"Urs, aku mencium aroma darah manusia. Apakah kamu sudah membunuh banyak orang?" Gardenia bertanya.


"Aku hanya membunuh penjahat dan jangan khawatirkan aku." Lazarus mengusap kepala Gardenia.


Lazarus duduk di samping Deviela, Siegfried dan yang lainnya mempunyai wajah yang berseri-seri karena mereka mendapatkan keuntungan yang sangat besar dalam perjalanan ini.


Haley istri pertama Raja Eric, Hanna istri kedua Raja Eric dan Ibu Freya menatap Eric yang tersenyum menjijikan. Mereka mengetahui Eric mendapatkan keuntungan yang sangat besar dalam perjalanan ke Dungeon Helios.


"Eric, apakah kamu mendapatkan 2 Miliar koin emas?" Vali bertanya.


"Hahaha. 2 miliar koin emas? Aku mendapatkan 10 kali lebih dari itu." Eric tertawa terbahak-bahak.


Semua orang bangkit dari tempat duduknya, mereka terkejut dengan perkataan Eric.


"Aku dan Altair mendapatkan warisan leluhur Cesare." Eric berkata


Semua orang terkejut mendengar perkataan Eric. Pahlawan Cesare adalah leluhur semua penduduk berambut merah, dia adalah pendiri Kerajaan North Sea dan salah satu orang terkuat di zaman ketiga.


"Apakah kamu mendapatkan warisan Cesare?" Reese bertanya.


Eric mengangguk. "Aku dan Altair mendapatkan setengah warisan leluhur Cesare, di dalam Dungeon itu terdapat banyak ujian. Hanya aku dan Altair yang berhasil melewati semua ujian itu." Eric mengeluarkan 17 Artefak yang belum sesempurna, 30 Skill Book, Material, Herbal dan beberapa barang berharga yang lain.


"Aku sudah membagi adil kepada semua orang setengah dari semua harta ini dan yang paling aku banggakan adalah ini." Sebuah api berwarna biru melapisi tubuh Eric dan Altair.


"Purifying Blue Dragon Flame!" Semua orang berteriak.


"Hahaha. Leluhur Cesare diberkahi oleh api, dia mempunyai 21 Bibit Nature Treasure api Rank Legendary dan Mythical. Aku dan Altair memberi Belinda 1 Nature Treasure element api, Siegfried 1 Nature Element api, Sebastian 1 Nature Treasure element api dan Lazarus 5 Nature Treasure element api. Akan tetapi, Lazarus menolak saat aku memberikan Nature Treasure Purifying Blue Dragon Flame Rank Mythical karena api ini adalah api paling panas." Eric tertawa.


"Raja Eric, api ini sangat berguna untuk Black Smith. Apakah kamu mempunyai Nature Treasure Purifying Blue Dragon Flame?" Rhodes bertanya.


"Aku memiliki, tetapi hanya Purifying Blue Dragon Flame Rank Legendary." Eric menjawab.


"Tidak masalah. Seiring waktu Nature Treasure itu bisa menjadi Nature Treasure Rank Mythical. Aku akan membayarnya dengan harga yang sesuai." Rhodes berkata.


"5 miliar koin emas dan apakah kamu bisa menyempurnakan 17 Artefak milikku."


"Setuju." Rhodes menjawab tanpa berpikir panjang.


Eric berjalan ke arah Lazarus, kemudian memeluknya dengan keras. "Terima kasih, kamu adalah bintang keberuntunganku. Aku tidak akan mendapatkan semua ini tanpamu dan sebelumnya kamu memberitahu kami tentang jebakan ilusi mental. Tanpamu aku tidak bisa mendapatkan keuntungan yang sangat banyak."


"Ayah Mertua, aku baik-baik saja." Lazarus berkata. "Semua tulangku remuk karena kamu memelukku terlalu keras."


"Hahaha. Maafkan aku." Eric segera melepaskan Lazarus.


Eric pergi ke arah Freya dan Astrid, kemudian memberikan mereka kristal berwarna ungu. Kedua kristal itu adalah Purple Thunder Fire Rank Legendary, dia masih mempunyai 3 Nature Treasure lain di Artefak penyimpannya.


"Ayah, apakah kamu memberikannya kepadaku?" Astrid bertanya.


"Astrid, kamu harus segera menembus ranah Mythical dan menjadi lebih kuat. Sebagai wakil Guild Petualang Benua Barat Zephyra kamu harus menjadi lebih kuat." Eric tersenyum.


Altair berjalan ke arah Icarus, Calista dan Florencia. "Aku akan memberikan hal yang sama kepada kalian, maafkan aku karena menjadi seorang suami dan ayah yang tidak baik."


"Fufufu. Terima kasih." Florencia tertawa.


...****************...


Altair menatap ke arah Lazarus dan Iris, kemudian Lazarus melemparkan kristal berwarna biru ke arah Altair. "Bocah, aku tidak akan melupakan putraku sendiri."


"Ayah, terima kasih." Alastair tersenyum.


"Simpan terima kasihmu dan segera serap api itu karena kompetisi perburuan akan dimulai seminggu lagi. Kamu harus menjadi lebih kuat sebelum hari itu." Lazarus berkata.


"Baiklah."


Kaisar Erland menatap Siegfried dengan mata berbinar. Dia seakan-akan melihat Siegfried seperti harta Karun yang sangat berharga.


"Ayah, aku akan melunasi semua hutangku yang berjumlah 9 miliar koin emas kepadamu." Siegfried berkata.


"Tidak, aku hanya ingin melihat apa saja yang di dapatkan putraku tercinta dalam eksplorasi Dungeon Helios." Kaisar Erland berkata dengan mata berbinar.


"Ayah, Hector dan Victor yang menerima warisan Thunder Hero Ray. Bajingan, harta yang paling berharga di sana adalah kristalisasi Skill Eye Of Soul dan aku sudah mempunyainya, seharusnya aku memilih memasuki Dungeon Fire Hero Cesare." Siegfried berkata.


"Tunggu, apakah kamu memberikan Eye Of Soul kepada Victor?" Kaisar Erland bertanya.


"Mengapa kamu memberikannya kepada Victor? Bukankah kamu bisa membawanya dan memberikannya kepada kami?" Permaisuri Azalea bertanya.


Siegfried terdiam. "Oh... Dewa, aku melupakannya. Aku mengira kristal Skill itu tidak bisa di bawa keluar dari Dungeon Helios."


Permaisuri Azalea menatap Siegfried dengan mata melotot, dia mengetahui Skill Eye Soul lebih berharga dari Nature Treasure.


"Aku akan membunuhmu." Kaisar Erland menyerang Siegfried tiba-tiba.


Keributan terjadi di sana, semua orang segera menghentikan Kaisar Erland. Namun Permaisuri Azalea hanya mengibaskan kipas karena mereka sudah sering bertengkar.


"Ayah, seharusnya kamu menjadi Ayah yang baik seperti Urs." Siegfried berkata dengan mata yang lebam.


"Cih, kebodohan. Siegfried, kamu terlalu baik karena memberikan mata itu kepada Victor." Kaisar Erland berkata.


"Aku mendapatkan keuntungan urutan kedua lebih banyak dari Tuan Laufey dan Lazarus. Aku mengambil semua harta bagian Victor, bahkan aku mengambil Heavenly Thunder Divine Glove Rank Mythical dan Great Sword Heavenly Golden Thunder Rank Semi Void warisan Thunder Hero Ray." Siegfried berkata.


"Hahaha. Aku akan memaafkan setengah kesalahanmu. Cepat keluarkan semua harta jarahanmu, aku akan menyimpannya." Kaisar Erland tertawa.


Siegfried mengeluarkan tumpukan harta bagiannya yang dia dapatkan dari Dungeon Helios dan Pergunungan Helios.


Semua orang terkejut melihat harta sebanyak itu. "Urs, mempunyai harta 10 kali lebih banyak dan berharga dariku. Aku hanya mempunyai sedikit harta."


"Apaa! Kamu tahu hartamu hampir 1/10 total jumlah harta di ruang penyimpanan Harta Kekaisaran Zephyra?" Permaisuri Azalea bertanya.


Kaisar Erland terjatuh, tetapi Galan segera menangkapnya.


"Tunggu, berapa harta yang Lazarus dan Laufey dapatkan. Apabila harta Siegfried sudah berjumlah 1/10 harta di ruangan penyimpanan harta Kekaisaran Zephyra." Reese bertanya.


"Mengapa kalian menatapku? Gold Bank mempunyai harta berkali-kali lebih banyak dariku dan aku hanyalah seorang taipan kecil yang harus merawat 13 istri dan 14 anakku." Lazarus menjawab.


"Hahaha. Cucuku adalah bintang keberuntungan. Agatha, aku memberikan semua harta bagianku kepadamu." Galan mengerahkan Cincin Draupnir kepada Agatha.


"Tunggu, apakah kalian merampok Gold Bank?" Agatha bertanya.


"Tidak, semua harta itu adalah harta yang aku dapatkan dengan cara yang legal. Kamu tahu kita harus bertarung mati-matian mempertaruhkan nyawa untuk semua harta itu." Galan menjawab.


...****************...


Lazarus mengeluarkan seekor boneka logam Dragon yang terbuat dari Material logam. Semua orang terkejut melihatnya karena boneka logam itu seperti boneka logam yang menjaga Akademi Ilmu Pengetahuan Austin.


"Machina, aku sudah lama tidak melihatnya." Melin bertanya.


"Aku mengambilnya dari Baldur dan Harald, mereka menemukan Machina yang sudah tidak berfungsi." Lazarus berkata, kemudian memasukan Inti Mythical Beast ke dada Golem itu. Spirit King element api masuk ke dalam tubuh Golem itu.


"Tuan, aku Salamander akan memerintahkan perintahmu." Machina Dragon itu berkata.


"Namamu sekarang Guardian Machina Dragon, kamu harus menjaga Kastil Regulus diatas menara itu." Lazarus berkata.


"Baiklah." Machina Dragon itu terbang, semua orang menatap Naga yang terbuat dari campuran logam berwarna hitam itu. Naga itu mempunyai mana ranah Mythical.


"Hahaha. Machina adalah tubuh Spirit King dan kamu hanya tinggal memasukkan inti Mythical Beast sebagai intinya. Kamu akan mendapatkan sebuah pengawal setara ranah Mythical Beast." Merlin berkata.


"Pengawal yang tidak bisa tidur dan selalu menuruti perintah, tetapi Inti Beast itu akan habis saat bertarung dalam waktu lama. Kelemahannya Machina juga sama seperti Slime yaitu menyerang intinya langsung." Lazarus menjawab.


...****************...


"Fufufu. Tuan, apakah kamu melupakan sesuatu?" Amara bertanya.


"Amara, maafkan aku." Lazarus menjawab.


"Baiklah, aku akan memaafkan mu dan pernikahan akan diadakan setelah kompetisi berburu Artemis." Amara berkata.


"Darimana kamu mendapatkannya dan kamu sangat beruntung karena Blue Spider Lily hanya mekar selama 1 jam." Adonis berkata.


"Aku menemukan 100 Blue Spider Lily di sarang Grung, tetapi Sebastian salah memetiknya dan semua Blue Spider Lily di perkebunan itu mati. Aku hanya bisa memetik 30 tangkai ini." Lazarus menjawab.


Semua ras Leluhur Vampire yang berada di sana menatap tajam ke arah Sebastian. "Apakah kamu sengaja salah memetiknya?"


"Kekeke. Aku mengira Lily itu hanyalah Lily biasa dan tidak sengaja memetiknya. Setelah aku memetik satu, tiba-tiba semua Blue Spider Lily menjadi layu." Sebastian berkata.


"Baiklah, mungkin semua ini sudah menjadi takdir dan Urs terima kasih." Camilla berkata.


"Tenang saja." Lazarus berkata.


"Apakah Lily biru itu sangat berharga?" Eric bertanya.


"Blue Spider Lily sangat berharga untuk ras Vampire atau ras Blood Demon." Adonis menjawab.


"Aku menemukan perkebunan bunga Lily biru itu di dalam Dungeon Fire Hero Cesare, kemudian Vulcan mencabutnya seketika ribuan bunga Lily biru itu layu setidaknya lebih dari 10.000 bunga yang berada di sana." Eric berkata.


"Apakah kamu bersumpah."


"Aku bersumpah atas nama Dewa Perang Hoaar dan Altair juga berada di sana." Eric menjawab.


"Vulcan, mencabutnya dan semua perkebunan bunga itu layu." Altair berkata.


"Bajingan, kita harus membuat perhitungan kepada Dwarf berambut merah itu!" Camilla berkata.


Semua ras Vampire yang berada di sana menjadi kesal.


"Tidak, apakah kalian ingin berperang dengan ras Dwarf?" Lazarus bertanya.


"Kami hanya akan mencuri banyak hal dari ruang harta Dwarf dan rumah Vulcan. Kamu tahu ras Vampire Blue Moon sangat ahli dalam mencuri dan Skill Kamuflase." Evangeline tersenyum.


"Hahaha. Aku teringat masa lalu saat aku menemukan sebuah perkebunan besar Blue Spider Lily dan tidak sengaja mencabutnya. Perkebunan itu seketika layu dan mati, bahkan ras Vampire banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara mencabut Blue Spider Lily." Adonis tertawa.


Lazarus menghela nafas lega, dia takut Adonis mengubah Vulcan menjadi Vampire. Namun Adonis bukanlah seseorang yang berpikiran sempit.


"Diana, aku sudah menyelesaikan masalah Keluarga Bangsawan Garcia." Lazarus berkata.


"Urs, apakah kamu mengetahui tentang masalah Keluarga Bangsawan Garcia?" Diana bertanya.


"Aku mengetahuinya dari Carissa, aku menyuruhnya untuk mengawasi setiap orang yang datang ke Regulus. Aku juga tahu Magnus mencekik dan mengancam kamu agar mendukungnya menjadi Duke Garcia selanjutnya." Lazarus menjawab.


"Apakah kamu membunuh Magnus?" Diana bertanya.


"Aku mengampuninya dan aku sudah menemukan Oliver di ruangan bawah tanah Viscount Golden Valley. Apakah kamu ingat seorang penjaga ranah Legendary yang selalu bersama William?" Lazarus bertanya.


Diana mengangguk.


"Orang itu adalah bawahan Viscount Golden Valley untuk mengawasi William. Carissa menyelidiki orang itu dan dia ternyata adalah seorang Assasins ranah Legendary. Carissa memerintahkan semua Eksekutif Aliansi The North untuk membunuhnya tanpa menyakiti William, kemudian memerintahkan Dion untuk menyamar menggunakan Chameleon Mask dan memata-matainya." Lazarus berkata.


"Apakah semua ini adalah rencana Viscount Golden Valley?" Diana bertanya.


"Viscount Golden Valley bekerja sama dengan Organisasi Kriminal. Akan tetapi, semua rencananya hancur karena mengirim William pergi ke Wilayah Regulus." Sebastian tersenyum halus .


"Viscount Golden Valley ingin menjadikan William boneka untuk menguasai Keluarga Bangsawan Garcia." Lazarus berkata.


"William adalah pria yang sangat penakut, dia sangat takut dengan kematian dan tidak cocok untuk menjadi Duke Garcia selanjutnya. Bukankah dia bisa saja memberikan isyarat kepada Donovan dan Irene tentang seorang Assasins ranah Legendary yang berada di sisinya?" Galan bertanya.


"Aku setuju, dia seperti menyimpan seekor harimau liar di sampingnya." Hector bertanya.


"Bodoh." Laufey berkata seraya meminum secangkir teh Jasmine.


Semua orang menatap ke arah Laufey, mereka tidak mengetahui mengapa Laufey menyebut mereka semua bodoh.


"Laufey, bukankah William adalah korban?" Reese bertanya.


"Aku mengatakan kalian semua bodoh bukan tanpa alasan, usia kalian sudah sangat tua. Namun kalian masih belum melihat lebih dalam ke jiwa seseorang." Laufey berkata dengan dingin.


"Hahaha. Laufey, bukankah usia bukanlah penentu soal kebijaksanaan dan kecerdasan. Kedalaman samudera masih dapat di ukur, tetapi ke dalam hati seseorang siapapun tidak tahu. Seseorang yang tidak memercayai seorang pun seperti kita pasti mengetahui bahwa masalah ini lebih besar dari yang terlihat dari permukaan." Adonis memainkan cangkir Wine.


"Urs, apakah kamu mengetahuinya?" Rias bertanya.


"William adalah orang yang menyembunyikan niat aslinya." Lazarus menjawab.


"Urs, apa maksudmu?" Diana bertanya dengan wajah pucat.


"Magnus adalah orang yang berbicara apa adanya dan tidak pernah menyembunyikan niatnya, dia adalah seorang bajingan sejati. Gaius adalah seorang pria yang cerdas, tetapi dia gemar berjudi, mabuk dan bermain wanita. Oliver sebagai putra tertua mempunyai sifat seperti Duke Donovan, dia sangat pemberani, kuat, cerdas dan setia. Sedangkan William adalah orang yang sangat licik dan manipulatif, dia tidak segan mengorbankan dan menggunakan apapun untuk mencapai tujuannya." Lazarus tersenyum.


"Bagaimana kamu mengetahuinya?" Diana bertanya.


"Diana, aku mencari informasi terperinci tentang diri sendiri dan juga musuhku sebelum aku melawan mereka. William sebenarnya ingin sekali menjadi Duke, tetapi dia tidak mempunyai kekuatan untuk meraih itu. William berpura-pura mematuhi perintah Viscount Golden Valley dan setuju menjadi bonekanya. Namun William sudah menyusun rencana selanjutnya, dia bahkan mempunyai rencana cadangan saat rencananya gagal." Lazarus meminum secangkir teh.


"Organisasi Kriminal hanya bekerja sama dengan seseorang paling menguntungkan." Carissa berkata.


"Viscount Golden Valley sangat bodoh, dia berpikir William dan Organisasi Kriminal menari di telapak tangannya. Namun dia yang sebenarnya menari di telapak tangan William." Lazarus berkata.


"Seekor kadal yang melepaskan ekornya saat berada di dalam bahaya. Namun ekor itu akan tumbuh lagi, dia pasti akan menyusun rencana baru sampai dia bisa mencapai tujuannya." Adonis berkata.


"Tuan Adonis, aku sudah memotong kepala kadal itu sehingga kadal itu sehingga dia tidak bisa menumbuhkan ekornya kembali." Lazarus tersenyum.


Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka mengetahui Lazarus adalah orang yang sangat berbahaya.


"Lazarus, apakah kamu membunuh saudaraku William?" Diana bertanya dengan wajah pucat pasi, bagaimanapun William adalah saudaranya.


"Diana aku bukan orang yang membunuh William, seseorang pasti akan membunuhnya. Aku tidak harus mengotori tanganku untuk membunuhnya sendiri."


Sesaat kemudian seekor Beast Wind Pigeon hinggap di bahu Diana, Beast itu membawa sebuah surat di kakinya. Diana membaca surat itu, kemudian menatap tajam ke arah Lazarus.


Diana membuang surat itu ke meja, kemudian menampar pipi Lazarus dan pergi meninggalkan tempat itu.


Iris membaca surat itu. "Oliver memenggal kepala William atas banyak kejahatan yang dilakukan oleh William. Kepala William di gantung di Gerbang Kastil Garcia, sedangkan Magnus di asingkan dari wilayah Garcia."


"Urs, kamu orang yang sangat jahat." Laufey berkata.


"Aku tidak mengetahui kamu sudah merencanakan semuanya. Bukankah kamu terlalu berlebihan? Bagaimanapun William adalah Kakak iparmu." Carissa bertanya.


"Di masa depan William akan menghancurkan wilayah Garcia. Aku hanya menghapus ancaman yang akan terjadi di masa depan, Diana pasti mengetahui bahwa aku melakukan semua ini untuk keluarganya." Lazarus menjawab.


"Grand Duke Regulus, apakah kamu tidak mempunyai cara lain selain menghukum mati William?" Lilian bertanya seraya mengendong Aidan dan Eleanor.


"Aku mempunyai banyak cara untuk mengatasinya, tetapi setelah aku melihat Donovan yang diracuni oleh Mana Poison. Aku tidak bisa memaafkan William, dia adalah rubah yang sangat licik." Lazarus menjawab.


"Mana Poison adalah racun tingkat rendah yang menyerang mana, meskipun racun itu tidak berakibat buruk. Namun apabila di konsumsi terus-menerus, racun itu akan berakibat sangat mengerikan kepada tubuh seseorang." Alyssa berkata.


"Aku meneteskan penawar di Wine yang diminum Donovan, kelihatannya Donovan mengetahui bahwa teh yang selalu diberikan William kepadanya mengandung Mana Poison yang dibuat menggunakan campuran Racun Elite Beast Black Scorpion, Magical Beast Black Tarantula dan Buah Purple Mana Poison. Namun Ayah Mertua Donovan tidak menghukum William karena dibutakan oleh kasih sayangnya sebagai ayah." Lazarus meminum segelas Wine.


"Seorang anak yang tega meracuni Ayahnya harus di hukum mati." Akira berkata.


Ariana dan yang lainnya berlari ke arah Lazarus, mereka selesai berlatih bersama Reina.


"Urs, aku haus. Bisakah kamu memberikan jus apel buatanmu kepadaku?" Leonhart bertanya.


Lazarus mengeluarkan satu botol Jus Apel, kemudian memberikannya kepada Leonhart dan yang lainnya. Namun saat Akihiro dan Akari memintanya Lazarus tidak memperbolehkan mereka meminumnya.


"Aku mempunyai jus lain untuk kalian." Lazarus mengeluarkan jus anggur dan madu untuk Akari dan Akihiro.


"Terima kasih." Akari dan yang lainnya berpamitan kepada semua orang untuk belajar menunggangi Griffin.


Agatha penasaran dengan jus apel yang diberikan oleh Lazarus kepada anak-anak, dia kemudian mencoba satu cangkir jus itu seketika matanya melebar.


"Racun!" Agatha berteriak.


Semua orang menatap ke arah Lazarus, mereka terkejut bahwa Lazarus mencampurkan racun kepada jus apel dan madu yang diberikan kepada semua anaknya.


"Hahaha. Aku sengaja memberikannya agar mereka mempunyai Skill Poison Immune, aku memberikannya sesuai dosis dan tidak akan terlalu mempengaruhi mereka. Racun dan bisa adalah hal yang sangat berbahaya. Skill Poison Immune/Poison Resistance sangat berguna untuk mereka di masa depan." Lazarus tertawa.


"Siapa orang tua yang tega memberi racun kepada anak-anaknya!" Astrid berteriak.


Lazarus memberikan sebotol racun Black Dragon kepada Alastair, kemudian Alastair meminumnya dan tidak ada apapun yang terjadi.


"...."