
Di sebuah tempat di tutupi oleh salju putih dan angin yang berhembus sangat kencang meniup salju itu. Seorang pria berambut putih berlutut dengan sebuah Longsword yang menembus dadanya. Meskipun sore hari suasana sangat gelap karena matahari tertutupi oleh awan.
"Six King, Seven Sun, mengapa kalian tidak membunuhku sekarang."
"White King, apakah kamu sudah mengetahui dosamu?"
"Fire King, Ignisia dan yang lainnya telah terbunuh! Semua sahabat dan keluargaku telah terbunuh,, rakyatku semuanya sudah binasa! Apakah kamu mengetahui siapa yang salah? Fire King dan anggota Seven Sun terima kasih untuk menghentikan aku." White King tersenyum.
"White King, aku mengetahui bahwa kita yang salah dalam hal ini. Akan tetapi, kita tidak merencanakan tentang pembantaian keluarga dan rakyatmu."
"Green King, aku mengetahui bahwa aku terlalu kuat dan harus di singkirkan. Apabila, aku tetap hidup tidak akan ada perdamaian. Ignisia, Fern dan yang lainnya telah mati mempertaruhkan hidupnya untukku. Sekarang penggal kepalaku dan tuliskan di dalam sejarah aku adalah seseorang yang menghancurkan banyak Kerajaan dan membunuh milyaran nyawa. Sejarah hanya di tulis oleh pemenang, kalian adalah pemenangnya di pertarungan akhir ini." White King tersenyum.
Seorang Demon berambut hitam berlutut. "White King, maafkan bawahanku karena telah merencanakan semua ini dan menghasut yang lainnya. Golden King, penggalah kepalaku untuk mengantikan nyawa White King... Helen dan Lana pasti akan sangat senang di Taman Eden saat melihat pria yang mereka cintai tetap hidup."
"Black King, hapus air matamu! Aku tahu bahwa semua ini bukan kesalahanmu. Akan tetapi, semua ini adalah kesalahan dunia. Dunia tidak ingin aku bahagia dan dunia tidak ingin aku hidup. Apakah kamu tahu bahwa kamu Thunder King, Snow Flower King dan Moonlight King terbunuh di sini. Para Demon, Beastman dan Dark Beastman akan menyerang manusia dan Kedamaian tidak akan pernah ada."
"Berhentilah berbicara dan cepat matilah bayar semua dosamu di dasar Abyss paling dalam."
"Hahaha. Black Fire King kamu tetap sama. Aku masih mengingat awal pertemuan kita. Hapuslah air matamu dan tusuk jantungku biarkan aku bebas dari rasa sakit ini!" White King menjawab seraya tersenyum tulus.
"White King, apakah kamu ingin mati? Hiduplah dan perbaiki semua kesalahanmu! Bukankah kamu yang selalu mempunyai cita-cita untuk membuat semua ras di Antares hidup damai!" Golden Sun King berkata.
"Hahaha. Golden Sun King, kamu terlalu bersemangat! Cepat bunuh aku! Aku ingin segera bertemu dengan istriku di Taman Eden. Tidak! Aku tidak akan bertemu mereka karena aku akan masuk ke Abyss. Aku sudah tidak dapat merasakan semua anggota tubuhku dan kesadaran ku mulai hilang. Jadilah seorang pahlawan yang membunuh seorang Dewa Penghancur yang diceritakan di dalam sejarah. Aku juga tidak mengetahui mengapa kamu di sebut Golden Sun King? Padahal kamu berambut hitam. Sekarang aku mengetahui alasannya. Kamu mempunyai jiwa yang terang seperti matahari emas."
"White King, berhentilah berkata-kata dan matilah dengan tenang!"
"Brown King, aku menyembunyikan Wine Of Heaven yang aku buat di reruntuhan Kerajaanku. Aku memerlukan banyak usaha untuk membuatnya! Ambil dan minumlah bersama semua Dwarf."
"White King, hiduplah! Kamu tidak harus melakukan semua ini! Apabila kamu mengatakannya kepadaku sebelumnya aku akan membantumu untuk membalas dendam."
"Red King, aku tidak ingin kamu bernasib tragis sama sepertiku. Aku rasa setelah kematianku kalian semua akan berdamai, bukankah aku seperti pahlawan Cesare? Aku sangat keren! Aku berhasil membuat Antares damai. Meskipun aku menjadi penjahatnya, kalian adalah pahlawannya. Bagaimana jika setelah kematianku kalian mengganti nama kalian menjadi 13 Pahlawan yang membunuh seorang Dewa Kehancuran dan membuat dunia damai."
"Pahlawan Cesare terbunuh dengan sangat tragis. Dari 7 Pahlawan, dia adalah orang yang mempunyai nasib paling tragis. Meskipun dia adalah pahlawan yang paling kuat di antara 7 pahlawan. Sama sepertimu yang bernasib tragis semoga gelombang laut menuntun jalanmu di Abyss untuk kembali ke Taman Eden."
"Blue King! Apakah kamu mempunyai kelanjutan kisahnya? Aku tidak mengetahui akhir riwayat Cesare."
"White King, tidurlah semoga kita akan bertemu kembali di Taman Eden dan aku akan memberitahumu kelanjutan kisah pahlawan Cesare." Golden King menggenggam tangan White King.
"Te-terima kasih sahabatku." White King perlahan menutup matanya.
Golden King, mengangkat mayat White King dan Claymore Frostmoure.
"Golden King, apakah kamu akan menguburkan White King di sini?" Green King bertanya.
"Tempat ini adalah saksi bisu pertarungan kita dengan White King. Aku akan menguburkan White King dan Frostmoure di sini agar semua orang tidak bisa mengambil Frostmoure." Golden King berkata.
"White King, sebenarnya adalah korban dalam peristiwa ini. Apakah kalian mengetahui bahwa White King menahan diri dalam melawan kita? Dia berusaha untuk tidak membunuh kita." Desert King berkata.
"Golden King, kita harus menghapus semua sejarah tentang peristiwa ini agar tidak diketahui oleh anak dan keturunan kita di masa depan." Golden Sun King berkata.
"Aku setuju denganmu!" Green King menjawab.
Moonlight King dan anggota Seven Sun berjalan pergi meninggalkan tempat itu.
"Mengapa kalian pergi?" Red King bertanya.
"Red King, kami mengetahui semua peristiwa ini juga terjadi karena kesalahan kami. Kami harus segera kembali ke wilayah kami dan menyelamatkan semua rakyat kami yang masih tersisa, kemudian membangun ulang wilayah kami." Moonlight King berkata.
"Apakah kalian ingin kembali berperang dan membalas dendam?" Golden King bertanya.
"Golden King, kami tidak akan membalas dendam sesuai keinginan White King untuk perdamaian. Meskipun kita mempunyai ras, budaya, makanan dan semua hal yang berbeda. Akan tetapi, kita dapat hidup berdampingan." Golden Sun King menjawab.
"Hapuslah, nama Seven Sun di dalam sejarah! Aku mengetahui bahwa kalian bertujuh sangat pantas untuk gelar Raja." Desert King berkata.
"Golden King, aku akan kembali ke Utara dan membangun sebuah Kerajaan. Meskipun aku dan White King tidak mempunyai hubungan darah. Akan tetapi, kita tinggal di Klan yang sama. Aku ingin agar sejarah mengetahui bahwa rakyat White King tidak hancur. Akan tetapi, pergi ke Utara dan membangun sebuah Kerajaan." Ice King berkata.
"Terima kasih! Aku menghargai keputusanmu." Golden King menjawab.
Seven Sun meninggalkan tempat itu seraya tidak melihat ke arah belakang. Meskipun Seven Sun dan Seven King sering bertarung satu sama lain. Akan tetapi, mereka tahu White King adalah Raja sejati tanpa kematiannya Antares masih menjadi Medan perang besar semua ras dan kelompok saling membunuh setiap jam, menit dan detik.
"Dunia damai selama 2000 tahun dan masuk ke zaman kelima. Di sana semua ras berkembang pesat. Semua catatan tentang tragedi yang terjadi 2000 tahun di hancurkan hanya 2 cetakan yang berhasil di sembunyikan. Meskipun dunia sudah damai selama 2000 tahun perang terjadi kembali karena Ras Demon dan Dark Beastman menjajah Benua Barat, Benua Utara dan Benua Timur." Seorang wanita bergumam.
Wanita berambut emas dan mata emas itu menutup bukunya. "Urs, aku merindukanmu! Entah di kehidupan ini atau kehidupan sebelumnya! Aku akan tetap berada di sampingmu dan tidak akan membiarkanmu jatuh dalam jurang keputusasaan."
"Theresia!! Urs sudah mengirimkan kamu sebuah surat! Dia mengundang kita untuk mampir ke Restauran barunya."
"Sieg, tunggu sebentar! Aku akan segera pergi kesana!" Theresia menjawab.