LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 307. Claymore Aurora.



Lazarus kembali ke kelompok semua orang, dia mengenakan topeng Black Dragon dan tidak menunjukkan wajahnya kepada semua orang di sana.


"Ayah, apakah semuanya sudah selesai?" Alastair bertanya.


Lazarus mengangguk. "Masalah ini belum selesai, tetapi kita akan melanjutkannya setelah keluar dari Hutan Cerulean hidup-hidup. Akira dan Reina, kalian tidak boleh bertarung."


"Kami masih bisa bertarung!" Reina dan Akira menjawab.


"Tidak, seorang wanita hamil tidak boleh bertarung. Lazarus, Aku dan Deviela sudah setuju agar kalian tidak ikut dalam pertempuran yang akan terjadi." Carissa berkata.


"Apabila kami tidak bertarung, maka kekuatan pasukan kita akan sangat berkurang. Kami tidak ingin menjadi beban kalian." Akira berkata.


"Tenang saja, Reiga dan Sebastian sudah berada di sini dan kita mempunyai peluang lebih besar untuk memenangkan perang ini." Lazarus berkata.


Semua orang menatap ke arah Sebastian dan Reiga, kedua Demon itu terlihat tidak mempunyai aura yang kuat. Yun Shan mencoba melihat status Reiga dan Sebastian menggunakan Eye Of World, tetapi dia hanya melihat mereka hanyalah seorang ranah Legendary.


Yun Shan melihat nama asli Sebastian dan Reiga. Tulisan Bodoh dan Gila terlihat di nama status Sebastian dan Reiga.


"Hahaha. Bajingan, apakah kamu mengintip status seseorang tanpa permisi?" Sebastian tertawa.


"Kekeke. Apabila aku yang dulu, maka aku akan segera mencongkel kedua bola matamu." Reiga tersenyum lebar.


Sebastian dan Reiga menonaktifkan Artefak penyembunyian status dan aura. Terlihat Sebastian mempunyai level 94 dan Reiga mempunyai level 96. Galan juga ikut menonaktifkan Artefak penyembunyian status miliknya level 96 terlihat di status Galan.


"Tunggu! Bagaimana kalian bertiga mempunyai level setinggi itu, padahal meningkatkan 1 level di ranah Mythical sangatlah sulit!" Yun Shan berteriak.


"Yun Shan, kamu pasti pernah mendengar tentang kisah Ice King Galan dan Black King Reiga?"


"Mungkinkah!"


"Sebastian Eternal Night Moonlight adalah sahabat, kakak ipar dan tangan kananku, bahkan jika aku menggunakan semua kekuatan dan kartu as milikku aku pasti akan kalah. Black King Reiga Eternal Night Moonlight adalah pengikutku, dia sudah bersumpah setia kepadaku. Kakekku adalah Ice King Galan Boreas, dia adalah pendiri Kekaisaran Boreas dan teman leluhurmu Golden Sun King Feng Ling. Apakah kamu berpikir kita masih tidak mempunyai peluang menang?"


Semua orang terkejut mendengar identitas Galan dan Reiga. Kedua orang itu adalah orang yang sangat kuat dan sudah hidup sejak zaman keempat.


"Tunggu! Bukankah Tuan Galan adalah seorang ras manusia? Mengapa dia mempunyai usia yang panjang?" Duke Levin bertanya Golden King pendiri Kekaisaran Zephyra sudah mati 15,000 tahun yang lalu.


"Hahaha. Aku bertarung dengan seekor Ancient White Dragon ranah Mythical berdarah murni, kemudian memakan jantung dan mandi dengan darahnya. Aku mendapatkan Skill panjang umur, tubuh yang kuat dan sedikit sifat garis darah Dragon saat mengalahkan White Dragon itu." Galan menjawab.


"White Dragon King Colden adalah salah satu Beast kontrak White King Orion dan merupakan salah satu dari 72 Beast pembawa kehancuran." Lazarus berkata.


Reiga dan Galan melirik ke arah Lazarus, hanya ada sedikit orang dari zaman ini yang mengetahui tentang nama White Dragon Colden karena semua catatan tentangnya telah dimusnahkan.


"Elder Dwarf Alberich, membangkitkan Black Dragon King Raegal saat perang Kerajaan Terra. Aku melihat beberapa ingatan Raegal saat bertarung melawannya." Lazarus menjawab.


"Brown King Gian adalah orang yang membunuh Raegal dan menguburnya dibawah Gunung Terra, kemudian dia membuat Kerajaan Terra di atas kuburan Raegal." Reiga menjawab.


"Cucuku, 72 Beast kontrak Orion adalah Beast terkuat di sepanjang sejarah Antares. Meskipun Ryan mengontrak 72 Beast rank tinggi, tetapi Orion 10 kali lebih kuat dari Ryan dalam level yang sama. Semua Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan Besar di Benua Barat dan Timur, bahkan menggunakan kekuatan terkuatnya untuk mengalahkan 72 Beast kontrak Orion." Galan berkata.


Sebastian membuka topeng Lazarus, kemudian semua orang melihat wajah Lazarus yang terlihat seperti kepala babi. Bahkan mata dan hidungnya lebam sangat besar. Wajah tampan Lazarus terlihat seperti seekor babi.


"Urs, apa yang mereka lakukan?" Magnolia bertanya.


"Apakah kalian tidak melihatnya? Aku dipukuli oleh tongkat dari batang pohon Yggdrasil. Aku dapat pulih dengan cepat dan karena kondisi saat ini sangat membutuhkanku sebagai pemimpin, mereka melepaskan aku untuk saat ini dan akan melanjutkannya saat kembali ke Regulus." Lazarus memakai kembali topengnya.


"Hahaha. Bajingan, sepertimu pantas mendapatkannya!" Alcander tertawa.


"Bang!!" Lazarus memukul wajah Alcander, tetapi dia bisa menahannya.


"Baiklah, mari kita lakukan persiapan selama 1 Minggu ini. Ren, aku menyerahkan kepadamu untuk pengawasan." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu, Master." Ren terbang keluar dari goa.


...****************...


Lazarus mengeluarkan Artefak Nine Element Schyte Regalia Rank Mythical, Nine Headed Golden Dragon Spear Rank Mythical dan Claymore Frostmoure Rank Mythical.


"Raegal, kekuatanmu akan sangat berkurang tanpa memakai Artefak Rank Mythical dan aku akan meminjamkan kamu Regalia lagi." Lazarus memberikan Regalia kepada Raegal.


"Hahaha. Aku sangat bahagia dengan bersama sahabatku Regalia. Urs, bisakah kamu memberikan Regalia kepadaku? Aku rasa Regalia dan aku terhubung oleh benang merah takdir." Raegal tersenyum.


"Master! Aku tidak ingin bersamanya!" Regalia berteriak.


"Regalia, aku akan bersamamu seumur hidupku dan apabila aku sudah mati, kamu bisa memilih Mastermu sendiri." Lazarus berkata seraya memberikan Nine Headed Golden Dragon Spear Archion kepada Hector.


"Urs, apakah kamu meminjamkan Artefak tombak Rank Mythical kepadaku?" Hector melebarkan matanya.


"Aku meminjamkan Archion kepadamu dan dia adalah Artefak yang sangat sombong. Namun aku sudah meyakinkannya untuk membuatnya membuat kontrak sementara denganmu." Lazarus berkata.


"Cih. Aku lebih baik menjadi senjata Tuan Urs, karena dia adalah seorang Black Smith dan mengetahui bagaimana cara merawat Artefak." Archion berkata.


Julian, Levin dan semua orang terkejut melihat Lazarus meminjamkan Artefak rank Mythical miliknya kepada Reiga dan Hector. Artefak Rank Mythical sangatlah langka dan berharga, bahkan tidak semua Seven King dan Seven Sun memilikinya. Apalagi Artefak Rank Mythical yang sudah mempunyai ego.


Galan menatap ke arah Lazarus dan Artefak Claymore Frostmoure Rank Mythical. Sebagai orang terkuat di Benua Utara Boreas, dia tidak mempunyai Artefak Rank Mythical karena sudah memberikan Herpe Sword miliknya kepada Alcander dan Great Sword Colden hancur saat melawan Blue Dragon Oceanus dan Red Dragon Ignisia saat perang melawan Orion.


"Kakek, aku punya sesuatu sebagai hadiahku untukmu. Aku sangat beruntung karena menemukannya di pelelangan, meskipun dia sedang tertidur lelap. Namun dia akan bangun saat merasakan seorang yang ditakdirkan menjadi tuannya." Lazarus mengeluarkan sebuah kotak kayu yang berisi sebuah Great Sword berkarat dan tumpul.


Semua orang menatap ke arah Artefak Great Sword yang dipenuhi oleh karat. Mereka merasakan Great Sword itu telah mati dan sudah tidak dapat digunakan karena sudah dimakan oleh usia.


"Cesare menciptakan 7 Great Sword yang menjadi Master Piece miliknya. Claymore Laevateinn, Claymore Gorgon, Claymore Frostmoure, Claymore Atlanta Claymore Aurora, Claymore Frost Light dan Odachi Ame No Murakumo No Tsurugi . Claymore Laevatinn adalah Claymore yang Cesare gunakan, Claymore Gorgon adalah mas kawinnya saat melamar Demon Emperor Reese, Claymore Atlanta adalah Claymore yang di berikan kepada sahabatnya High Elf Alda Moonlight Forest, Claymore Aurora yang melambangkan rasa cintanya kepada seorang wanita di Benua Utara Boreas dan merupakan saudara dari Claymore Frostmoure, Claymore Frost Light adalah Claymore pasangan Frostmoure dan Odachi Ame No Murakumo No Tsurugi adalah Artefak yang Cesare dan Black Smith di Benua Timur buat untuk seseorang samurai wanita."


"Cucuku, apa maksudmu?" Galan menatap Claymore itu dengan tajam.


"Berbeda dengan Claymore Frostmoure yang mempunyai atribut element es dan kegelapan, Claymore Aurora mempunyai atribut element es dan angin. Kakek, aku akan memberikanmu Claymore Aurora ini untukmu semoga kamu dapat hidup selama seribu tahun lagi." Lazarus menjawab.


Semua orang terdiam mendengar jawaban Lazarus. Mereka tidak memercayai Artefak Great Sword yang penuh dengan karat di hadapan mereka adalah Artefak Rank Mythical.


"Kucing hitam, berapa harga saat kamu membelinya?" Alcander bertanya.


"20..."


"Apakah 20 Milyar Koin Emas? Aku akan membayar 20 kali lipat dari harga aslinya!" Alcander berseru.


"20 Koin Perak, aku menemukannya di rak paling belakang di pelelangan dan akan dibuang." Lazarus menjawab.


"Bajingan!! Kamu mendapatkan Artefak Great Sword Rank Mythical dengan harga 20 Koin Perak. Bukankah Dewi Keberuntungan Fortuna mencintaimu? Kamu sangatlah beruntung!!" Alcander menggenggam bahu Lazarus dengan keras.


"Bukankah bukti Claymore itu adalah Artefak Rank Mythical belum terbukti?" Ares bertanya.


Semua orang menatap ke arah Ares, terutama Bangsawan Kekaisaran Zephyra.


"Ares, pasti kamu sudah lama berada di Hutan Cerulean. Saat Pertemuan Aliansi Kerajaan." Levin membisikan sesuatu ke telinga Ares.


"Mustahil!!" Ares terkejut.


"Tidak, Master menemukan aku yang berada di dalam batuan sedimen saat berjudi di Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar." Rainbow melilitkan tubuhnya ke tubuh Lazarus.


"Aku sangat iri!"


Galan meneteskan darahnya ke bilah Artefak Claymore berkarat itu. Perlahan karat yang melapisi Artefak Claymore itu memudar terlihat sebuah bilah berwarna biru es dengan ukiran Rune kuno yang sangat rumit. Akira, Ronin Yun Shan, Alcander, Sebastian dan Lazarus merasakan Artefak Rank Mythical mereka gemetar.


"Great Sword Beautiful Winter Aurora, aku sekarang akan menjadi Tuanmu." Galan menggenggam gagang Claymore Aurora menggunakan tangannya. Perlahan tangan Galan mulai membeku dan tercabik-cabik oleh bilah angin dingin.


"Hahaha. Menyerahlah dan akui aku menjadi Tuanmu!" Galan mengeluarkan aura ranah Mythical Level 96 sesaat kemudian wilayah di sekitar Galan membeku.


"Sebastian! Evakuasi semua orang keluar dari tempat ini!" Lazarus berteriak.


Sebastian mengevakuasi semua orang keluar dari goa dan Reiga, Carissa, Ares, Hector juga beberapa ranah Mythical tetap berada di sana untuk menjaga Galan yang berusaha menaklukkan Claymore Aurora Rank Mythical.


"Aurora, menyerahlah karena Mastermu telah mati ribuan tahun yang lalu." Lazarus berkata.


"Bukankah kamu adalah Masterku?" Aurora bertanya.


"Aku mempunyai wajah yang mirip dengan Mastermu, tetapi aku adalah orang yang berbeda." Lazarus menjawab.


"Tidak! Aku ingin kamu menjadi Masterku, aku tidak ingin orang tua bau tanah ini menjadi Masterku!" Aurora berteriak.


"Kamu seperti wanita yang merajuk! Menyerahlah karena Tuan, sudah memiliki 4 Artefak Rank Mythical Kualitas tinggi." Claymore Frostmoure berkata.


"Pedang muda, apabila kamu terus seperti ini. Lama kelamaan kamu akan hancur." Regalia berkata.


"Apabila kamu ingin menjadi Masterku, maka buktikan kekuatanmu!" Aurora memperkuat auranya goa yang sangat luas membeku.


"Sebastian, Reiga gunakan Skill Barrier kalian sebelum goa ini hancur dan Kakek, apabila kamu tidak bisa menaklukkannya kamu akan terluka parah atau mati. Aku mengira Raja Roh Element Es Glacies yang berada di Claymore Aurora mempunyai sifat seperti perempuan." Lazarus berkata.


"Tutup mulutmu! Aku sedang berkonsentrasi! Mengapa kamu tidak menggodanya agar menyerah! Bukankah kamu sangat ahli dalam menggoda wanita!" Galan berteriak dengan keringan dingin yang mengucur di wajah dan badannya.


"Kakek, aku sudah menggodanya. Namun dia mempunyai sifat seperti Iris dan Alyssa yang keras kepala! Apabila kamu tidak bisa menaklukannya menyerah dan kembalikan Aurora kepadaku. Aku akan meminjamkannya kepadamu."


"Tidak! Kamu sudah memberikannya kepadaku! Aku sangat menyukai pedang ini, mari kita lihat siapa yang akan bertahan lebih lama dalam pertempuran ini!" Galan memperkuat auranya, seketika goa bergetar karena aura kekuatan Galan.


3 jam kemudian Galan masih belum bisa menaklukkan Aurora. 1 Hari berlalu terlihat Galan mempunyai wajah dan tubuh penuh dengan luka kecil sayatan berdarah dahi mengkerut dan nafas terengah-engah.


"Apakah Kakek sudah selesai menaklukkan Aurora?" Lazarus bertanya.


"Diam! Aku hampir berhasil menaklukkannya."


Semua orang kembali ke dalam goa karena aura Galan dan Aurora tidak se mengerikan dahulu. 3 Hari kemudian Galan dan Aurora sudah mencapai batasnya.


"Tua Bangka, menyerahlah!"


"Aku tidak akan menyerah sampai aku mati!"


4 hari berlalu goa di serang oleh beberapa Beast liar, tetapi kelompok Lazarus berhasil mengalahkan mereka dengan mudah .


"Kakek Apakah kamu ingin makan daging Golden Sheep?"


5 Hari berlalu Galan dan Aurora mengeluarkan sisa-sisa kekuatan terakhirnya dan ini adalah penentuan siapa yang akan memenangkan pertarungan.


"Kamu adalah lawan terkuat selain Orion."


Lazarus duduk di belakang punggung Galan, kemudian melepaskan Artefak armor Galan dan memegang punggung Galan menggunakan telapak tangannya.


"Cucuku, apa yang kamu lakukan?"


"Mana Transfer!"


Lazarus mengalirkan energi mananya ke tubuh Galan. Seketika tubuh Galan merasakan kekuatannya melonjak dan perlahan terisi.


"Ini Skill Unique?"


"Cepat taklukkan dia karena pertarungan akan terjadi. Kekuatanmu akan meningkat 2 kali lipat dengan Aurora berada di sisimu."


Sesaat kemudian Aurora mulai kelelahan dan tidak lagi melawan. Jalinan jiwa terhubung diantara Galan dan Aurora.


"Curang! Kamu mendapatkan bantuan dari orang lain!"


"Hahaha. Kemenangan tetaplah kemenangan, Aurora sekarang kamu adalah milikku."


"Cucuku, Terima.."


Galan melirik ke arah Lazarus yang mempunyai wajah pucat pasi, dengan kantung mata hitam di matanya.


"Tolong!! Magnolia, Curtis, Priest! Tolong Cucuku, dia terlihat sudah kehilangan energinya seperti sudah dihisap oleh Succubus!" Galan mengendong Lazarus keluar dari Barrier.


"Urs, apa yang terjadi!" Magnolia memeriksa keadaan Lazarus, dia tidak merasakan sedikit manapun di tubuh Lazarus.


"Mana Potion! Urs, kehabisan semua mananya dan memerlukan banyak Mana Potion!" Magnolia berteriak.


"Kakek, kamu juga memerlukan Mana Potion. Setelah keluar dari Hutan Cerulean, aku akan pergi ke Benua Utara Boreas bersama Alastair dan Icarus, kemudian aku akan pergi mengunjungi Kakek Buyutku Demon Emperor Luffey Di Wilayah Utara Benua Selatan Moonlight."


"Tidurlah." Galan menggenggam erat Aurora, apabila saat itu dia mempunyai Aurora mungkin putranya Arka masih hidup saat ini.


"Kakek, apa yang terjadi?"


"Hahaha. Aku hanya mengenang masa lalu."


...****************...


Pertengahan Samudera Inti utama Lime terus berenang melintasi banyak pulau dan samudera tujuannya adalah tempat Baxia yang sering di ceritakan oleh Masternya Lazarus. Lime ingin sekali menjadi lebih kuat untuk melindungi Lazarus dan yang lainnya.


"Fyuuuu. Limu, Limu, Limu." Lime terus berenang dengan semangat. Dia sesekali pergi ke dasar laut untuk mencari logam sebagai makanan.


Seekor Black Scale Shark menerkam Lime dari bawah laut. Namun Lime berubah menjadi sebuah bola berdiri sehingga Beast itu memuntahkan kembali Lime.


"Limu- Limu-Limu." Lime terus berenang, dia kemudian bertemu seekor Ancient Black Sea Orca menatap ke arahnya.


"Apakah kamu Metal Slime? Mengapa kamu berada di tengah lautan? Kamu sangat jauh dari daratan."


Lime berubah menjadi seekor kura-kura.


"Kamu sangat pintar!! Apakah kamu juga ingin pergi ke tempat Pertapa Agung Baxia! Mari kita pergi bersama, kebetulan jaraknya sudah sangat dekat."


"Limu!!" Lime melompat-lompat, kemudian naik ke kepala Ancient Black Sea Orca itu.


3 Minggu kemudian mereka sampai disebuah pulau yang sangat besar.


"Selamat datang Orcus, apakah kamu sudah menembus level 97?" Baxia berkata menggunakan telepati suara.


"Pertapa Agung, aku sudah menembus level 97 dan ingin tinggal di punggungmu bersama yang lainnya. Beast tua sepertiku ingin mempunyai ketenangan sampai aku naik ke alam atas dan mengamuk kembali di sana."


"Siapa teman kecil yang kamu bawa?" Baxia bertanya.


"Aku bertemu dengannya di tengah lautan dan dia adalah Metal Slime yang sangat pintar. Dia mengatakan ingin mengunjungimu."


Baxia memperhatikan Lime dengan seksama dan tubuhnya gemetar. Terlihat Beast rank tinggi terbang dari punggung Baxia karena terkejut, sedangkan Orcus terseret oleh gelombang dari getaran tubuh Baxia.


"Apakah kamu anaknya? Mengapa kamu berada di sini!" Baxia berkata dengan pelan, tetapi gelombang angin menghantam lautan dan menciptakan sebuah gelombang air yang sangat besar.


"Pertapa Agung! Apakah kamu ingin membunuh kami semua!" Para Beast rank tinggi yang tinggal di punggung Baxia berteriak.


"Maafkan aku karena kehilangan ketenangan." Baxia menjawab.


"Fyuuuu! Fyuuuu! Fyuuuu!"


"Apakah kamu pergi ke sini untuk berlatih? Mastermu mengatakan bahwa di punggungku adalah tempat Beast kuat rank tinggi di seluruh Antares tinggal."


"Fyuuuu! Fyuuuu!"


"Kamu sedang bermain dan terbawa oleh pusaran dimensi, kemudian bersahabat dengan serigala ompong dan singa botak? Mastermu Lazarus menyelamatkanmu, tetapi kamu tidak bisa membalas kebaikannya karena kamu terlalu lemah?"


"Fyuu!!' Lime bergumam sedih.


"Baiklah, Semua Beast dengarlah perintahku. Aku memerintahkan kalian untuk mengajari Metal Slime, Lime agar menjadi lebih kuat!"


"Sesuai perintahmu, Sir." Semua Beast menjawab.


Orcus berubah kedalam bentuk manusia dan Lime hinggap di punggungnya saat mereka sampai di punggung Baxia pemandangan yang sangat mengejutkan terlihat. Banyak sekali Beast rank tinggi dengan level paling rendah 94 yang hidup di punggung Baxia. Beast-Beast terbang dan Titan-Titan Colosal berlalu lalang di sana, seekor ular raksasa melingkar di sebuah gunung dan seekor Kun Peng berenang di danau air asin.


Seekor rakun berukuran tinggi 7 meter dengan bulu putih, ekor tebal dan Rune berwarna hijau menghampiri Orcus dan Lime.


"Apakah kamu Metal Slime itu? Baiklah ikuti kami dan kita akan memulai pelatihan, kebetulan di tempat ini tinggal beberapa Beast Rank tinggi jenis Slime."


"Bake Tanuki, sudah 29,000 tahun tidak bertemu.' Orcus berkata.


"Orcus, sudah lama juga tidak bertemu. Kamu bisa tinggal di kolam air laut itu."


"Baiklah, Lime aku akan mengunjungimu."


Lime melompat ke bahu Tanuki, kemudian Tanuki membawanya ke wilayah tengah Hutan Baxia.


"Selamat datang Slime kecil, namaku Noroi semua Beast rank tinggi di sini akan mengajari dan melatihmu menjadi lebih kuat." Seekor kupu-kupu raksasa dengan 3 pasang sayap hitam keunguan berkata.


Lime melihat ribuan Beast rank tinggi di sana. Dia melihat banyak sekali jenis dan spesies yang paling langka.


"Auuuuuu.. " Seekor Moonlight Fenrir yang berukuran setengah kali lebih besar dari Sirius. Dengan bulu yang lebat mendekati Lime dan mencium tubuh Lime.


"Fyuuu." Lime mengeluarkan sehelai bulu Sirius yang disimpan di tubuhnya.


"Apakah keturunanku masih ada yang bertahan hidup! Bahkan dia mempunyai darah yang lebih murni dariku." Moonlight Fenrir itu berteriak.


"Moonlight, apakah kamu akan pergi ke daratan untuk mencari keturunanmu?" Seekor Violet Phoenix bertanya.


"Apakah kamu ingin mengantarku ke daratan? Sahabatku."


"Apabila Karserin dan Gyr aku tidak akan mengantarnya menggunakan Skill element ruangku, tetapi apabila itu kamu yang selalu membantuku di masa lalu. Maka aku akan mengantarmu dengan senang hati. Di Benua Mana dia berasal?"


"Wilayah Regulus, Kekaisaran Lion Heart tempat Orion dan Ignisia bertarung." Baxia berkata menggunakan transmisi suara.


"Aku mengetahuinya." Violet Phoenix itu menciptakan celah dimensi raksasa.


"Sahabatku pergilah dan kembali lagi setelah 5 tahun."


"Great Sage, apakah kamu mengizinkanku untuk mengunjungi keturunanku?"


"Pergilah dan ingatlah jangan campuri urusan ras humanoid, di dunia luar kamu adalah entitas yang tidak terkalahkan. Apabila berurusan dengan Beast kamu boleh menggunakan kekuatanmu, tetapi apabila kamu menyerang ras humanoid. Aku terpaksa akan membunuhmu." Baxia berkata.


"Terima kasih, Great Sage." Moonlight Fenrir itu memasuki celah dimensi.


"Great Sage, mengapa aku tidak boleh keluar dari punggungmu untuk mengunjungi keturunanku dan membiarkan Moonlight keluar!" Tanuki bertanya.


"Bake Tanuki! Kamu akan menciptakan kekacauan! Apakah kamu ingat saat kamu menghancurkan sebuah Kerajaan di zaman kedua dengan badai pasir? Bahkan saat mengutus Gyr dan Karserin, mereka membuat masalah di Dragon Valley! Aku tidak ingin kalian membuat kekacauan di dunia luar."


"Pilih Kasih, Great Sage pilih kasih! Kamu lebih menyayangi Moonlight daripada aku!"


"Kalian semua masukan Tanuki Bodoh ke tempat perenungan dosa selama 1 tahun!" Baxia memerintahkan.


"Tunggu! Aku tidak ingin bersama dua Dragon bodoh itu!" Tanuki berteriak, tetapi sulur tanaman mengikat tubuh Tanuki, kemudian membawanya ke tempat perenungan.


...****************...


"Yo, Tanuki Bodoh, apakah kamu mendapat hukuman?" Three Headed Golden Dragon Gyr bertanya.


"Cih, Tanuki bodoh sudah 4 tahun tidak bertemu. Hukuman kami akan selesai sebulan lagi." Red Dragon Karserin berkata.


"Tidak! Lord Baxia, aku tidak ingin di hukum sendirian! Aku sudah bertingkah laku baik!" Tanuki berteriak.


"Baiklah, aku akan memberikanmu teman." Sesaat kemudian seekor Violet Phoenix tiba-tiba berada di ruangan Bake Tanuki.


"Kyaat. Lord Baxia mengapa kamu menghukumku!"


"Vior, kamu sudah keluar dari punggungku tanpa izin dan membuat keturunan dengan Beast Phoenix betina di dunia luar. Aku akan menghukum kamu dengan perenungan dosa selama 100 tahun, tetapi karena kamu sudah membantu Moonlight hukumanmu akan dikurangi dan kamu akan dihukum 1 tahun."


"Syukurlah. Terima kasih karena telah mengampuniku." Vior bernafas lega.


Gyr, Karserin dan Tanuki mengeluarkan aura haus darah. Mereka menatap tajam ke arah Vior.


"Bajingan! Kamu menyelinap diam-diam dan mencari pasangan tanpa mengajakku!" Tanuki berteriak.


"Kamu menolak saat aku dan Gyr meminta bantuanmu untuk membuat celah dimensi. Kami harus terbang selama 3 bulan dengan kecepatan penuh untuk ke Benua Barat Zephyra." Karserin berkata.


"Great Sage, tolong aku mereka bertiga akan membunuhku!"


"Jangan bunuh dia! Akan tetapi, kalian boleh mematahkan sayapnya."


"Sesuai perintahmu, Great Sage."


"Tidakkkk!"