LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 144. Pengkhianat II.



Semua Bangsawan yang bekerja sama dengan Count Baul Stewart untuk memeras wilayah Regulus mempunyai wajah pucat. Mereka segera berlari ke hadapan Altair dan Lazarus, kemudian bersujud.


"Duke Regulus, maafkan kami karena telah di hasut oleh Count Baul Stewart! Ampuni kami dan kami akan melunaskan semua hutang wilayah Regulus!"


Lebih dari 15 Bangsawan bergelar Marquis, Count, Viscount dan Baron bersujud. Mereka mengetahui bahwa Altair akan memenggal kepala mereka semua.


"Kaisar Altair, keluarga Bangsawan Stewart sudah menjadi pengikut keluarga Kekaisaran Lion Heart selama beberapa generasi. Saya memohon ampuni hamba demi nama kehormatan leluhur dan ayah saya." Count Baul bersujud seraya berusaha mencium kaki Altair.


Altair hanya diam di tempatnya seraya melihat ke arah 15 Bangsawan di hadapannya. Mereka adalah orang yang mengambil uang dan menjebak wilayah Regulus.


"Baul, kamu sudah 10 tahun menjabat jadi penasihat dan menteri administrasi Kekaisaran Lion Heart. Apakah kamu mempunyai perkataan terakhir sebelum aku memenggal kepalamu!"


Sebagai orang Kaisar Altair terlalu baik kepada semua pengikutnya. Dia selalu memikirkan tentang rakyat Kekaisaran Lion Heart.


"Ampuni hamba! Hamba hanya melaksanakan perintah Count Erick Oshborne!" Baul berteriak.


Lazarus melirik ke arah Count Oshborne yang duduk di samping Duke Elenio Aslan. Pria tua itu sebenarnya bukan dalang sebenarnya, tetapi Duke Leontios, Duke Aslan dan Duke Leandro adalah dalang sebenarnya dari kejadian ini.


"Sebastian, Bangsawan Regulus dan eksekutif Aliansi The North!" Lazarus berteriak.


Sebastian, Rion dan yang lainnya segera berlutut. Mereka mengetahui sesuatu telah terjadi di wilayah Regulus dari alat transmisi suara yang mereka berikan kepada transmisi suara.


"Bergabunglah dengan pasukan Bangsawan Regulus dan pasukan Regulus yang lain! Kalian boleh menghancurkan semua bangunan di wilayah Ibukota Regulus karena aku sudah mengevakuasi semua penduduk Regulus ke tempat yang aman menggunakan kawanan Violet Mink. Berhati-hatilah mereka berasal dari organisasi Silver Wind yang sudah ada sejak zaman ke lima dan pasukan besar 15 Bangsawan." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu, Duke Regulus/Tuan Urs."


Altair dan semua Bangsawan yang berada di sana terkejut mendengar perkataan Lazarus. Mereka tidak mengetahui wilayah Regulus di serang saat mereka melakukan pertemuan.


Lazarus mendekat ke arah Count Baul, kemudian menjambak rambutnya dengan sangat keras.


"Bajingan, apakah kamu berpikir aku tidak mengetahui semua rencanamu! Kalian pergi ke sini bersama 50,000 Pasukan yang di pimpin oleh 21 orang ranah Legendary. Organisasi Silver Wind yang di bentuk oleh para pemberontak pada zaman kelima. Meskipun mereka hampir terlupakan seiring waktu karena bersembunyi, tetapi kalian bekerja sama dengan mereka. Pasti kalian membayar harga yang sangat mahal!" Lazarus berteriak.


"Bagaimana kamu mengetahuinya? Kamu bukan Duke Lazarus Regulus! Kamu pasti seseorang yang menyamar menjadi dirinya!"


Semua Bangsawan melihat wajah Count Baul yang sangat pucat. Mereka mengetahui Count Baul berada di balik ini semua.


"Hahaha. Apakah kamu mengakuinya? Aku awalnya tidak mengetahui siapa yang berada di balik penyerangan ini, tetapi kamu sudah mengakui dengan sendirinya! Altair, apa hukuman bagi seorang pengkhianat?"


"Kematian!"


"Apakah kamu akan memenggal kepala Count Baul dan yang lainnya? Percuma kamu menginterogasi mereka semua karena seseorang yang di belakang mereka sudah memasang kutukan jiwa dan mereka tidak bisa dibangkitkan menjadi Undeath. Apabila mereka berbicara jujur jiwa dan ingatan mereka akan hancur. Aku berpikir sihir kuno ini lebih kejam dari Skill Sihir Perbudakan, Artefak Perbudakan dan Tato Budak." Lazarus berkata.


"Kucing Hitam, Biarkan aku yang memenggal sendiri kepala bawahanku! Maafkan aku karena tidak bisa menjaga mereka dengan baik." Duke Elenio Aslan berkata, seraya mengeluarkan Artefak Short Sword Rank Epik dengan bilah melengkung.


"Lazarus, aku juga akan memenggal sendiri kepala bawahanku!" Duke Gigas berkata seraya mengeluarkan Artefak Long Sword rank Legendary dari Artefak penyimpannya.


"Hahaha. Aku tidak mengetahui selain kelompok Viscount Hall masih ada tikus yang bersembunyi di wilayah Leandro! Charlotte penggal mereka!" Duke Adrian Leandro memerintahkan.


"Sesuai perintahmu, ayah."


Charlotte berjalan ke arah Bangsawan pengikut Leandro yang berkhianat. Mereka semua mempunyai wajah pucat dan putus asa, kemudian melirik dengan tajam ke arah Duke Gigas dan yang lainnya.


"Aku tidak akan mati tanpa perlawanan! Bajingan! Sekarang aku tidak mempunyai pilihan untuk melawan kalian semua." Count Erick Oshborne dan 14 Bangsawan yang lain mengeluarkan aura ranah Legendary dan Epik dan melirik ke arah semua orang yang berada di ruang pertemuan.


Lazarus berjalan ke arah kursinya, kemudian duduk santai seraya melihat ke arah para Bangsawan yang saling bertarung. Ruang pertemuan ini di buat dengan material dan teknik yang hampir sama seperti lantai 3 Dungeon Sage Merlin.


Iris, Lilian, Carissa dan Felicity menggunakan Skill Barrier mereka untuk melindung Raja Arden dan para Bangsawan yang tidak bersangkutan.


"Raja Arden dan Kaisar Cyril, apakah kita harus memisahkan mereka? Aku takut ruang pertemuan ini akan hancur!" Sean berkata.


"Sean, apakah kamu tidak mengetahui semua lantai, langit-langit, patung dan dinding ini dilapisi material apa?" Kaisar Cyril tertawa.


"Black Stone yang dilapisi oleh White Snow Stone! Black Stone tidaklah langka, tetapi seperti halnya Orichalcum Black Stone adalah Isolator mana dan White Stone dapat mempunyai kemampuan untuk menyerap mana dan menjadi lebih kuat. Meskipun White Snow Stone mempunyai batasan dalam menyerap mana, tetapi apabila ruang pertemuan ini di bangun dengan tembok dua lapis Black Stone di bagian luar dan White Snow Stone di bagian dalam. Bukankah tempat ini menjadi tempat latihan terbaik!!" Sean terkejut dengan ruang pertemuan.


"Hahaha. Kekaisaran Avalon mempunyai ruang latihan yang dibuat dari Black Stone, tetapi meskipun tahan terhadap mana ruangan itu segera hancur karena Kekuatan murni para prajurit dan harus di bangun setiap satu tahun." Kaisar Cyril terkekeh.


"Aku harus memuji leluhur karena dapat membuat ruangan sekuat ini. Meskipun ruangan ini tidak akan bertahan lama apabila dipakai latihan oleh Job Mage. Akan tetapi, ruangan ini akan bertahan lama apabila dipakai oleh seorang yang mempunyai job pertarungan dekat ranah Epik atau Legendary." Ignite mengangguk.


Semua orang melirik ke arah Lazarus. Mereka bingung mengapa Lazarus sangat tenang saat wilayahnya di serang dan di ambang kehancuran.


"Urs, apakah kita harus membantu Sebastian dan yang lainnya?" Freya bertanya.


"Duke Regulus, aku setuju dengan Freya kita harus membantu Tuan Sebastian!"


"Lazarus, apakah kamu tidak memikirkan anggota Aliansi The North dan pasukan Regulus? Meskipun Sebastian sudah menembus ranah Mythical, tetapi melawan 21 orang ranah Legendary dan 50,000 pasukan adalah hal yang sulit!" Iris berkata.


"Sairorgh dan Nine Head, apakah kalian ingin melihat pertempuran dengan Alastair?" Lazarus bertanya.


"Leluhur, Apakah kamu membutuhkan bantuan? Aku dan Evanthe akan membantumu dalam pertempuran ini." Ignite berkata.


"Ignite, kalian harus membawa orang yang terluka dan terbunuh. Aku akan sangat menghargai bantuan kalian." Lazarus berkata.


"Anak muda, cepat naik ke punggungku!" Nine Head berkata.


"Lazarus, apakah kamu juga membutuhkan bantuanku dan Bangsawan yang lain?" Altair bertanya.


"Altair, kalian harus tetap berada di sini. Aku yakin Sebastian dan yang lainnya akan memenangkan pertempuran dengan mudah! Apakah kalian tidak mengetahui Kaisar Alcander, Kaisar Erland, Kaisar Fengyun, Kaisar Agathias dan yang lainnya tidak akan meninggalkan putrinya di wilayah Regulus tanpa pengawasan?."


"Duke Regulus, apa maksudmu?" Deviela bertanya.


"Aku merasakan banyak orang kuat yang mengawasi kalian dari bayang-bayang. Mereka tidak lebih lemah dari Rion. Aku juga mengetahui sekarang mereka sedang bertempur di Medan Pertempuran. Aku menebak kalian semua mempunyai masing-masing 2 pengawal." Lazarus tersenyum.


"Bagaimana kamu mengetahuinya? Nyaww! Ibuku adalah seseorang yang sangat ahli dalam menyamar dan bersembunyi dia juga mengawasi dari jarak jauh Nyaww!" Catherine terkejut.


"Hahaha. Mungkin aku mempunyai Skill insting yang tajam melebihi seorang Archer dan Legendary Beast." Lazarus tertawa canggung.


"11 orang ranah Legendary dan 5 ranah Mythical. Apakah Kaisar Erland, Kaisar Alcander, Kaisar Feng Yun dan Kaisar Agathias ingin membunuhku? Mereka


bahkan memberikan putri mereka yang paling berbahaya. Aku mengetahui mereka berempat sangat waspada kepadaku, meskipun semua orang merahasiakan tantang kejadian saat aku berubah menjadi Archion, tetapi aku harus terus waspada. Terutama dengan Deviela, Feng Xueyin dan Felicity instingku mengatakan mereka mempunyai maksud tertentu," batin Lazarus.


Sesaat kemudian pertarungan selesai Duke Adrian Leandro sudah membunuh semua pengkhianat. Meskipun, Charlotte dan Marquis Edgard terluka, tetapi mereka semua tetap selamat.


"Kaisar Ampuni Hamba!" Count Baul yang terluka parah bersujud ke arah Altair.


Altair bangkit dari kursinya, kemudian berjalan ke arah Baul dengan ekspresi kosong. Count Baul adalah pengikutnya yang sudah dia anggap saudaranya sendiri, dia tidak tega untuk membunuh Count Baul.


"Kaisar Altair, apakah aku harus menggantikan kamu untuk memenggal pengkhianat ini!" Seorang Bangsawan bertanya.


"Altair, sebagai seorang Kaisar kamu tidak boleh naif. Kamu tidak ingin menjadi pemimpin tirani seperti Kaisar Halbert Lion Heart, tetapi seorang penguasa juga harus menjadi tegas dan kejam terutama kepada seorang pengkhianat sebagai contoh untuk semua orang." Lazarus berkata dengan dingin.


Altair memanggil Raja Roh Salamander, mana element api berkumpul di sekitar Altair, kemudian berkumpul dan berubah menjadi seekor Dragon yang terbuat dari api berukuran kecil.


"Bagaimana bisa dia memanggil Raja roh mana element di ruangan tertutup yang dibuat dari Black Stone ini!!" Sean terkejut dan bangkit dari kursinya.


"Sean, apakah kamu tidak melihat lubang-lubang langit yang ditutupi oleh Material Kayu. Bukankah mana akan masuk melewati lubang yang tertutupi oleh kayu itu." Raja Arden merasakan mana element yang masuk melalui lubang langit, gerbang dan lubang dinding yang dibuat menggunakan material kayu.


"Kayu Light Tree! Meskipun kayu itu berasal dari pohon Light Tree Rank Unique, tetapi material itu tidaklah langka dan merupakan salah satu konduktor mana terbaik. Mereka biasanya digunakan sebagai material dalam membuat Magic Staff rank Unique. Aku tidak mengetahui kayu itu bisa digunakan seperti itu!" Sean berteriak.


"Duke Lazarus Regulus, kamu sangat cerdas. Aku harus membuat hubungan denganmu," batin Sean.


Ketua Sean semakin tertarik kepada Lazarus. Bukan hanya dapat bertindak selangkah lebih cepat untuk menghadapi masalah yang akan datang. Dia juga dapat membuat penemuan yang baru di Planet Antares.


Altair menyuruh Raja Roh Api Salamander itu terbang ke arah Count Baul yang bersujud, kemudian membakarnya menjadi abu.


"Kedua anak singa itu telah menjadi singa Dewasa, tetapi Leontios yang akan menjadi pemenang," batin Duke Gigas Leontios.


"Bocah tercela, Altair berbeda dengan 33 tahun yang lalu sekarang dia menjadi lebih kuat. Aku juga sekarang tidak yakin untuk mengalahkan Altair dalam pertarungan 1 Vs 1," batin Duke Elenio Aslan.


"Aku kira mereka sudah selesai dan sekarang sedang dalam perjalanan kembali ke ruang pertemuan."


Pintu Gerbang terbuka. Sebastian, Bangsawan Regulus dan para Eksekutif The North memasuki ruang pertemuan dengan Armor dan tubuh berlumuran darah musuhnya.


"Duke/Tuan, kami telah melaksanakan semua perintah Anda!" Sebastian dan Eksekutif The North berlutut.


"Apakah kalian terluka?" Lazarus bertanya.


"Hahaha. Kami hanya sedikit terluka, tetapi kami sudah meminum Potion yang telah Nyonya Tiara berikan sebelumnya." Orcblorg tertawa.


Siegfried dan 15 orang memasuki ruang pertemuan. Lazarus mengetahui 3 orang dari kelompok itu, tetapi dia tidak mengetahui wajah dan bertemu dengan yang lainnya.


"Sean, mengapa kamu berada di sini?"


"Hahaha. Kyros, aku hanya sedang menikmati hidangan dengan Cyril dan Arden."


"Kakak tertua! Bagaimana kamu berada di sini?" Theresa bertanya.


"Hahaha. Bukankah aku harus mengawasi kedua saudariku tercinta? Terutama dari 3 Iblis busuk ini." Kyros melirik ke arah Sebastian dan 2 Demon di sampingnya.


"Kyros! Apakah kamu ingin berduel denganku sampai mati!"


"Berhentilah! Kaisarku dan Kaisar kalian pasti tidak memerintahkan kalian semua untuk saling bertengkar. Tugas kita hanya untuk mengawasi dan pengawal putri. Duke Lazarus Regulus, kamu pasti sudah mengetahui semua ini pasti akan terjadi dan mengevakuasi semua penduduk wilayah Regulus sebelumnya. Sangat mengerikan! Kamu bahkan belum genap berusia 100 tahun, tetapi sudah menebak rencana seperti itu. Menurutku semua rumor yang beredar tidak salah dan dilebih-lebihkan." Seorang pria berambut hitam panjang dengan mata berwarna ungu berkata.


"Aku sangat terhormat menerima pujian dari Tuan." Lazarus menjawab.


"Urs, kamu sekarang sangat bertambah kuat! Aku tidak mengetahui bagaimana kamu menjadi sekuat ini dalam waktu singkat." Sieg tersenyum seraya melihat Lazarus menggunakan Skill Eye Of Soul. Sekarang jiwa Lazarus terlihat seperti bukan jiwa seorang manusia. Dia berpikir sekarang dia lebih kuat dari Lazarus saat ini, tetapi dia sekarang hanya mempunyai kemungkinan 50% apabila bertarung dengan Lazarus menggunakan semua kekuatannya.


"Sieg, kamu harus memanggilku kakak ipar. Bukankah kamu lebih kuat dariku." Lazarus menjawab.


"Bajingan! Aku tidak boleh menjadi musuh Sieg! Aku tidak mempunyai kemungkinan menang apabila melawan Sieg tanpa bantuan Ignis dan yang lainnya. Apabila aku bertarung bersama semua Beast kontrakku aku hanya mempunyai kemungkinan menang 50%, tetapi aku harus membayar harga yang sangat mahal," batin Lazarus.


Altair berjalan ke depan Lazarus.


"Lazarus, aku sudah membunuh pengkhianat, Bagaimana jika sekarang kita selesaikan urusan kita berdua." Altair berkata dengan dingin seraya mengeluarkan Artefak tombak Golden Lion Rank Legendary.


"Altair, apakah itu adalah keputusanmu? Aku akan melawanmu dengan serius!" Lazarus mengeluarkan Regalia dari Cincin Draupnir.